Anda di halaman 1dari 2

Analisis Pemisahan

Analisis pemisahan adalah suatu proses yang digunakan untuk mendapatkan satu atau lebih produk
yang lebih murni dari suatu campuran senyawa kimia.
1. Elektroforesis
a. Pengertian Elektroforesis
Elektroforesis merupakan teknik pemisahan komponen atau molekul bermuatan
berdasarkan perbedaan tingkat migrasinya dalam sebuah medan listrik. Elektroforesis
dapat digunakan untuk memisahkan senyawa-senyawa yang memiliki muatan berupa
kation ataupun anion. Teknik ini dapat digunakan dengan memanfaatkan muatan listrik
yang ada pada makromolekul, misalnya DNA yang bermuatan negatif. Jika molekul yang
bermuatan negatif dilewatkan melalui suatu medium, kemudian dialiri arus listrik dari
suatu kutub ke kutub yang berlawanan muatannya maka molekul tersebut akan bergerak
dari kutub negatif ke kutub positif. Kecepatan gerak molekul tersebut tergantung pada
muatan terhadap massanya serta tergantung pula pada bentuk molekulnya.
b. Prinsip Kerja Elektroforesis
Prinsip kerja elektroforesis mirip dengan kromatografi yaitu memisahkan
campuran bahan-bahan berdasarkan perbedaan sifatnya. Dalam elektroforesis, pemisahan
dilakukan berdasarkan adanya pergerakan komponen bermuatan positif (+) pada kutub
negatif (-) serta komponen bermuatan negatif (-) pada kutub positif (+). Pergerakan yang
terjadi disebut elektrokinetik. Hasil yang didapatkan dari elektroforesis adalah
elektroforegram yang memberikan informasi mengenai seberapa cepat perpindahan
komponen atau biasa disebut kecepatan migrasi.
Dalam proses elektroforesis, sampel molekul ditempatkan pada kolom-kolom yang
disebut well atau "sumur" pada sisi elektroda negatif, kemudian dialirkan listrik dengan
kutub yang terpisah satu sisi dengan sisi lainnya. Ketika aliran listrik diberikan, maka
terjadi pengaliran elektron, sehingga zat objek akan bergerak dari elektroda negatif ke arah
sisi elektroda positif. Molekul-molekul sampel tersebut akan bergerak di dalam matriks gel
ke arah salah satu kutub listrik sesuai dengan muatannya. Kecepatan pergerakan ini
berbeda-beda, tergantung dari muatan dan berat molekul sampel. Elektroforesis untuk
makromolekul memerlukan matriks penyangga untuk mencegah terjadinya difusi karena
timbulnya panas dari arus listrik yang digunakan. Pada elektroforesis terdapat dua material
dasar yang disebut fase diam dan fase bergerak. Fase diam berfungsi menyaring objek yang
akan dipisah, sementara fase bergerak berfungsi membawa objek yang akan dipisah.
Elektroda positif dan negatif diletakkan pada masing-masing ujung aparat elektroforesis.
Berikut merupakan alat elektroforesis yang digunakan untuk melakukan analisis DNA :
Peralatan Elektroforesis