Anda di halaman 1dari 14

Pembahasan OSN Kab.

Tahun 2018

OLIMPIADE SAINS NASIONAL ( OSN )


MATEMATIKA SMP TINGKAT KABUPATEN/KOTA
TAHUN 2018
MATEMATIKA
TAHUN 2018

PEMBAHASAN OSN MATEMATIKA KABUPATEN KODE : OSN.KK.M.R2


Mata Pelajaran : Matematika
Pelaksanaan : Sabtu , 24 Maret 2018

Soal Pilihan Ganda !

1. Diketahui x, y dan z adalah bilangan bulat positif. Tiga bilangan terurut ( x, y , z ) yang
memenuhi ( 3x + y )2z = 256 ada sebanyak ....
A. 6 C. 91
B. 90 D. 128

Pembahasan :
( 3x + y )2z = 2561 = 162 = 44 = 28 , x,y,z bilangan bulat positif
Kasus 1 : ( 3x + y )2z = 2561
Tidak ada nilai z yang memenuhi
Kasus 2 : ( 3x + y )2z = 162
z = 1, 3x + y = 16 → (x, y) yang memenuhi { (1, 13), (2, 10), (3, 7), (4, 4), (5,1)}
(x,y,z) yang memenuhi { (1,13,1), (2,10,1), (3,7,1), (4,4,1), (5,1,1)} = 5 pasang
Kasus 3 : ( 3x + y )2z = 44
z = 2, 3x + y = 4 → (x, y) yang memenuhi { (1, 1)}
(x,y,z) yang memenuhi { (1,1,2)} = 1 pasang
Kasus 4 : ( 3x + y )2z = 28
z = 4, 3x + y = 2 → (x, y) yang memenuhi { }
(x,y,z) yang memenuhi tidak ada
Jadi banyaknya pasangan (x,y,z) yang memenuhi sebanyak 6 (Jawab A)

2. Rata – rata usia sepasang suami isteri pada saat mereka menikah adalah 25 tahun. Rata – rata
usia keluarga pada saat anak pertama mereka lahir adalah 18 tahun. Rata – rata usia keluarga
pada saat anak kedua lahir adalah 15 tahun. Rata – rata usia keluarga saat anak ketiga dan
keempat lahir ( kembar ) adalah 12 tahun. Jika saat ini rata – rata usia enam orang ini adalah 16
tahun, maka usia anak pertama adalah .... tahun
A. 7 C. 9
B. 8 D. 10

Pembahasan :
Misalkan usia suami = s, usia isteri = i,
Lama setelah menikah sampai anak ke-1 lahir = a
Lama usia anak ke-1 sampai anak ke – 2 lahir = b
Lama usia anak ke-2 sampai anak ke – 3 lahir = c
Lama usia anak ke-3 sampai anak ke – 4 lahir = d

Oleh : Eko Hadi Purnomo, S.Pd. Guru Matematika SMP 2 Nganjuk – Jawa Timur 1
Pembahasan OSN Kab. Tahun 2018
𝑠+𝑖
Usia rata –rata saat mereka menikah = = 25 → s + i =50
2
(𝑠+𝑎)+(𝑖+𝑎)+0
Usia rata –rata saat anak ke- 1 lahir = = 18 → s + i + 2a =54
3
(𝑠+𝑎+𝑏)+(𝑖+𝑎+𝑏)+𝑏+0
Usia rata –rata saat anak ke- 2 lahir = = 15 → s + i + 2a + 3b =60
4
(𝑠+𝑎+𝑏+𝑐)+(𝑖+𝑎+𝑏+𝑐)+(𝑏+𝑐)+𝑐+0+0
Usia rata –rata saat anak ke- 3 dan ke-4 lahir = = 12
6
→ s + i + 2a + 3b + 4c = 72
saat ini rata–rata usia enam orang ini adalah 16 =
(𝑠+𝑎+𝑏+𝑐+𝑑)+(𝑖+𝑎+𝑏+𝑐+𝑑)+(𝑏+𝑐+𝑑)+(𝑐+𝑑)+𝑑+𝑑
= 16 → s + i + 2a + 3b + 4c + 6d = 96
6

s + i =50
s + i + 2a =54 → 50 + 2a = 54 → a = 2
s + i + 2a + 3b =60 → 54 + 3b = 60 → b = 2
s + i + 2a + 3b + 4c = 72 → 60 + 4c = 72 → c = 3
s + i + 2a + 3b + 4c + 5d = 96 → 72 + 6d = 96 → d = 4
Jadi saat ini usia anak pertama = b + c + d = 2 + 3 + 4 = 9 tahun ( Jawab C )

3. Diketahui sisi trapesium adalah 5 cm, 7 cm, 7 cm dan 13 cm. Pernyataan di bawah yang salah
adalah ….
A. Tinggi trapesium = √33 cm C. Luas trapesium = 10√6 cm2
B. Tinggi trapesium = 2√6 cm D. Luas trapesium = 9√33 cm2

Pembahasan :
Kemungkinan 1 :

Tinggi trapesium = t2 = 72 - 42
= 49 – 16
t = 33
t = √33 cm
(𝑎+𝑏)𝑥 𝑡 (13+5)𝑥 √33
Luas trapesium = =
2 2
= 9√33 cm2

Kemungkinan ke-2 :
Tinggi trapesium = t2 = 52 – x2 = 72 – (6 - x )2
= 25 – x2 =49 – (36 – 12x + x2)
= 25 – x2 = 13 + 12x – x2
= 12x = 12
= x = 1
t = √5 − 𝑥 2
2

t = √25 – 1 = 2√6 cm
(𝑎+𝑏)𝑥 𝑡 (13+7)𝑥 2√6
Luas trapesium = =
2 2
= 20√6 cm2

Jawab C

Oleh : Eko Hadi Purnomo, S.Pd. Guru Matematika SMP 2 Nganjuk – Jawa Timur 2
Pembahasan OSN Kab. Tahun 2018
4. Bilangan prima p dan q masing – masing dua digit. Hasil penjumlahan p dan q merupakan
bilangan dua digit yang digitnya sama. Jika bilangan tiga digit r merupakan perkalian p dan q,
maka dua nilai r yang mungkin adalah ....
A. 121 atau 143 C. 403 atau 989
B. 169 atau 689 D. 481 atau 121

Pembahasan :
Bilangan prima dua digit p dan q : 11, 13, 17,19,
23,29,
31,37,
41,43, 47,
53,
61, 67,
71, 73, 79,
83, 89,
91, 97.
Alternatif Solusi 1:
Cara coba – coba : di jumlahkan 2 digit dan digitnya sama , yang mungkin : 13 dan 31, 17 dan
71, 19 dan 91, 23 dan 43,
Hasil kali 3 digit : 13 x 31 = 403 ( memenuhi )
17 x 71 = 1207 ( tidak memenuhi )
19 x 91 = 1729 ( tidak memenuhi ) 19 + 91 = 110 ( tidak memenuhi )
23 x 43 = 989 ( memenuhi )
Jadi yang memenuhi 403 dan 989 Jawab : C

Alternatif Solusi 2:
p + q = aa = 10a + a = 11a → p = 11a - q
p x q = r = xyz ( tiga digit )
(11a – q ) . q = r
P dan q bil. Ganjil ( karena bil. Prima 2 digit) , maka a = bil. Genap , dan a > 2
Jika a = 4 → (11a – q ) . q = r → (44 – q).q = r
q < 34 ( karena p, q bil. 2 digit)
p, q yang mungkin ( 13 dan 31 ) → p x q = 13 x 31 = 403

Jika a = 6 → (11a – q ) . q = r → (66 – q).q = r


q < 56 ( karena p, q bil. 2 digit)
p, q yang mungkin ( 23 dan 43 ) → p x q = 23 x 43 = 989

Jika a = 8 → (11a – q ) . q = r → (88 – q).q = r


q < 78 ( karena p, q bil. 2 digit)
p, q yang mungkin ( 17 dan 71 ) → p x q = 17 x 71 = 1207 ( tidak memenuhi syarat r bil. 3
digit )
Jadi yang memenuhi 403 dan 989 Jawab : C

Oleh : Eko Hadi Purnomo, S.Pd. Guru Matematika SMP 2 Nganjuk – Jawa Timur 3
Pembahasan OSN Kab. Tahun 2018
5. Nilai sudut x dan y pada gambar berikut adalah ....
A. x = 74o ; y = 104o y
B. x = 37o ; y = 104o 135o
C. x = 74o ; y = 114o
D. x = 37o ; y = 106o

2x
61o
Pembahasan :

a = 180o – 135o = 45o


y 2x = 180o – (61o + 45o ) = 74o
135o bo x = 37o
a o
b = 2x = 74o ( dalam berseberangan )
y = 360o – (135o + a + b )
= 360o – (135o + 45o + 74o )
= 360o – (135o + 45o + 74o )
2x = 360o – (254o ) = 106o
61o

Jawaban : D

6. Misalkan Un dan Sn masing – masing menyatakan suku ke-n dan jumlah n suku pertama suatu
𝑛2 −𝑛
barisan. Jika Sn = , maka U2 – U4 + U6 = ….
2𝑛
6 1
A. C.
32 2

11 21
B. 32 D. 32

Pembahasan :

𝑛2 − 𝑛
Sn =
2𝑛
12 − 1
S1 = =0 → U1 = 0
21

22 − 2 1 1
S2 = =2 → U2 = 2
22

32 − 3 3 3 1 1
S3 = =4 → U3 = 4 - =
23 2 4

42 − 4 3 3 3
S4 = =4 → U4 = 4 - =0
24 4

52 − 5 5 5 3 1
S5 = =8 → U5 = 8 - =-8
25 4

62 − 6 15 15 20 5
S6 = = 32 → U3 = 32 - = - 32
26 32

1 5 16 5 11
U2 – U4 + U6 = 2 - 0 + (- 32 ) = − =
32 32 32

Jawaban : B

Oleh : Eko Hadi Purnomo, S.Pd. Guru Matematika SMP 2 Nganjuk – Jawa Timur 4
Pembahasan OSN Kab. Tahun 2018
7. Jika x dan y adalah bilangan genap dengan x < y , maka bilangan genap yang lebih besar daripada
x dan lebih kecil daripada y ada sebanyak ….
𝑦−𝑥−2
A. 2 C. y – 2x
𝑦−2𝑥
B. D. y – x - 2
2

Pembahasan :
Missal : z adalah bilangan genap yang lebih dari x dan kurang dari y → x < z < y
Ambil contoh :
x =2 dan y = 6 , maka z = 4 ada 1 bilangan
x =2 dan y = 8 , maka z = 4 , 6 ada 2 bilangan
x =2 dan y = 10 , maka z = 4, 6, 8 ada 3 bilangan
x =2 dan y = 12 , maka z = 4, 6, 8, 10 ada 4 bilangan
𝑦−𝑥 𝑦−𝑥 2 𝑦−𝑥−2
dari pola tersebut banyak bilangan : 2 – 1 = 2 − 2 = 2

Jawaban : A

8. Diberikan bilangan asli dua digit. Peluang bahwa bilangan tersebut memiliki digit penyusun
prima dan bersisa 3 jika dibagi 7 adalah ….
1 1
A. 45 C. 8

1 1
B. D.
30 4

Pembahasan :

Ruang sampelnya asli dua digit = 10,11,12,13,14,.., 99 ada 90 bilangan


Penyusunnya prima = 2,3,5,7
Bilangan tersebut :
bilangan 22 23 25 27 32 33 35 37 52 53 55 57 72 73 75 77
Sisa jika 1 2 4 6 4 5 0 2 3 4 6 1 2 3 5 0
dibagi 7

Nampak bilangan 52 dan 73 sisa 3 jika dibagi 7 jadi ada 2 bilangan yang dimaksud.
𝟐 𝟏
Peluang = 𝟗𝟎 = 𝟒𝟓 jawaban A

9. Perhatikan grafik berikut ini yang menampilkan profil PT ABC dari sisi jenis kelamin, usia, dan
rata – rata penjualan per minggu yang dihasilkan oleh stafnya. Diketahui semua staf di bawah35
tahun adalah pria dan semua staf 45 tahun ke atas adalah wanita. Dua pertiga dari staf berusia 35
– 44 tahun adalah pria.

Oleh : Eko Hadi Purnomo, S.Pd. Guru Matematika SMP 2 Nganjuk – Jawa Timur 5
Pembahasan OSN Kab. Tahun 2018
Pembulatan presentase penjualan oleh staf PT ABC terhadap keseluruhan hasil penjualan adalah
….
A. 81 % C.71 %
B. 76 % D. 66%

Pembahasan :
2
Staf Pria usia 35 – 44 = 3 x 15 = 10 orang → staf wanita usia 35 -44 tahun = 5 orang
Hasil Penjualan oleh staf Pria :
20 orang x 3.500.000 = 70.000.000
40 orang x 4.000.000 = 160.000.000
10 0rang x 3500.000 = 35.000.000
Jumlah = 265.000.000
Hasil Penjualan oleh staf Wanita :
5 orang x 3.000.000 = 15.000.000
10 orang x 3.000.000 = 30.000.000
5 0rang x 3500.000 = 17.500.000
Jumlah = 62.500.000

Keseluruhan hasil penjualan = 265.000.000+265.000.000 = 327.500.000


265.000.000
Persentase penjualan oleh staf pria = 327.500.000 x 100% = 80,9% = 81%

Jawab : A

10. Diketahui jajargenjang ABCD dengan AB = 10 cm. Titik P berada pada garis diagonal BD dan
sebagai titik potong garis BD dan AQ, serta titik Q terletak pada CD dan BP = 2DP. Panjang DQ
adalah …. cm
A. 2 C. 4
10
B. 3 D. 5

Pembahasan :
∆ ABP sebangun ∆ DPQ, maka berlaku perbandingan
𝐷𝑄 𝐷𝑃 𝐷𝑄 1
= 𝐵𝑃 → 10 = 2 → DQ = 5 cm
𝐴𝐵

Jawab : D

11. Diketahui tabel distribusi nilai siswa kelas A dan kelas B sebagai berikut.

Kelas A Kelas B

Nilai Frekuensi Nilai Frekuensi


65 4 65 6
70 3 70 4
75 6 75 6
80 7 80 3
85 6 85 7
90 5 90 6
95 4 95 2
100 1 100 2

Pernyataan berikut yang benar adalah ….


A. Median nilai ulangan sama untuk kelas A dan kelas B
B. Mean nilai ulangan sama untuk kelas A dan kelas B
C. Modus nilai ulangan sama untuk kelas A dan kelas B
D. Jawaban A, B, dan C salah.

Oleh : Eko Hadi Purnomo, S.Pd. Guru Matematika SMP 2 Nganjuk – Jawa Timur 6
Pembahasan OSN Kab. Tahun 2018
Pembahasan :

Nilai Frekuensi NxF Nilai Frekuensi Nx F


65 4 260 65 6 390
70 3 210 70 4 280
75 6 450 75 6 450
80 7 560 80 3 240
85 6 510 85 7 595
90 5 450 90 6 540
95 4 380 95 2 190
100 1 100 100 2 200
Jumlah 36 2920 Jumlah 36 2885

2920 2885
Rata – rata = 36 = 81,1 Rata – rata = 36 = 80,1
Median = 80 Median = 80
Modus = 80 Modus = 85

Jawab : A

12. Pada sebuah laci terdapat beberapa kaos kaki berwarna putih dan berwarna hitam. Jika dua kaos
1
kaki diambil secara acak, maka peluang terpilihnya kedua kaos kaki berwarna putih adalah 2 ,
Jika banyak kaos kaki berwarna hitam adalah genap, maka paling sedikit kaos kaki berwarna
putih adalah ….
A. 12 C. 18
B. 15 D. 21

Pembahasan :
Misalkan kaos kaki hitam = h dan kaos kaki putih = p
1
P ( putih ) = 2
𝑝
𝐶2 1
𝑝+ℎ =
𝐶2 2

𝑝!
(𝑝−2)!2! 1
(𝑝+ℎ)! =
2
(𝑝+ℎ−2)!2!

2 . 𝑝! ( 𝑝 +ℎ)!
(𝑝−2)!.2!
= (𝑝+ℎ−2)!.2!

2 . 𝑝 .(𝑝−1).( 𝑝−2 )! ( 𝑝 +ℎ)( 𝑝+ℎ−1)( 𝑝+ℎ−2)!


(𝑝−2)!. 2.1
= (𝑝+ℎ−2)!.2 .1

2p ( p – 1) = ( h + p) ( h + p -1)
2p2 – 2p = h2 + 2hp + p2 – h – p
2 (p2 – p) = h2 + 2hp – h + p2 – p
p2 – p = h2 + 2hp – h
p2 – p = h2 + (2p – 1) h
h + (2p – 1) h - p2 – p = 0
2

kemudian masukkan dan coba masing – masing option


option A = 12
untuk p =12 maka h2 + (2p – 1) h - p2 – p = 0
h2 + 23 h - 132 = 0
−𝑏 + √𝑏 2 − 4.𝑎.𝑐

h= 2𝑎

Oleh : Eko Hadi Purnomo, S.Pd. Guru Matematika SMP 2 Nganjuk – Jawa Timur 7
Pembahasan OSN Kab. Tahun 2018

−23 + √232 − 4. 1.−132



h=
2.1

h = 4,7557… atau h = -27,7558… ( bukan bil. Genap ) → Tidak memenuhi

option B = 15
untuk p =15 maka h2 + (2p – 1) h - p2 – p = 0
h2 + 29 h - 210 = 0
−𝑏 + √𝑏 2 − 4.𝑎.𝑐

h= 2𝑎

−29 + √292 − 4. 1.−210



h= 2.1

h = 6 atau h = -35 →( 6 bilangan genap ) → memenuhi

option C = 18
untuk p =18 maka h2 + (2p – 1) h - p2 – p = 0
h2 + 35 h - 324 = 0
−𝑏 + √𝑏 2 − 4.𝑎.𝑐

h= 2𝑎

−35 + √352 − 4. 1.−324



h= 2.1

h = 7,6047… atau h = -42,6048… ( bukan bil. Genap ) → Tidak memenuhi

option D = 21
untuk p =21 maka h2 + (2p – 1) h - p2 – p = 0
h2 + 41h - 420 = 0
−𝑏 + √𝑏 2 − 4.𝑎.𝑐

h= 2𝑎

−41 + √412 − 4. 1.−420



h= 2.1

h = 8,4870… atau h = -49,4871…( bukan bil. Genap ) → Tidak memenuhi

Jawab : B

13. Diketahui F = { 9, 10, 11, 12, 13, …, 49, 50 } dan G adalah himpunan bilangan yang anggota –
anggotanya dapat dinyatakan sebagai hasil penjumlahan tiga atau lebih bilangan – bilangan asli
berurutan. Anggota F ∩ G sebanyak ….
A. 14 C. 29
B. 26 D. 36
Pembahasan :
F = { 9, 10, 11, 12, 13, …, 49, 50 }
Kasus 1: ( 3 bilangan berururtan misalkan : x, x + 1, x + 2 → jumlahnya = 3x + 3 )
Untuk x = 1 → 1 + 2 + 3 = 3 + 3 = 6
G = { 6, 9,12,15,18,21,24,27,30,33,36,39,42,45,48 }
Kasus 2: ( 4 bilangan berururtan misalkan : x, x + 1, x + 2, x + 3 → jumlahnya = 4x + 6 )
Untuk x = 1 → 1 + 2 + 3 + 4 = 4 + 6 = 10
G = { 10, 14,18,22,26,30,34,38,42,46,50 }

Oleh : Eko Hadi Purnomo, S.Pd. Guru Matematika SMP 2 Nganjuk – Jawa Timur 8
Pembahasan OSN Kab. Tahun 2018
Kasus 3: ( 5 bilangan berururtan misalkan : x, x + 1, x + 2, x + 3 , x + 4 → jumlahnya =
5x + 10 )
Untuk x = 1 → 1 + 2 + 3 + 4 + 5 = 5 + 10 = 15
G = { 15, 20,25,30,35,40,45,50 }
Kasus 4: ( 6 bilangan berururtan misalkan : x, x + 1, x + 2, x + 3 , x + 4, x + 5 → jumlahnya =
6x + 15 )
Untuk x = 1 → 1 + 2 + 3 + 4 + 5 + 6 = 6 + 15 = 21
G = { 21, 27,33,39,45 }
Kasus 5: ( 7 bilangan berururtan misalkan : x, x + 1, x + 2, x + 3 , x + 4, x + 5 , x + 6 → jumlahnya
= 7x + 21 )
Untuk x = 1 → 1 + 2 + 3 + 4 + 5 + 6 + 7 = 7 + 21 = 28
G = { 28, 35, 42,49 }
Kasus 6: ( 8 bilangan berururtan misalkan : x, x + 1, x + 2, x + 3 , x + 4, x + 5 , x + 6, x + 7→
jumlahnya = 8x + 28 )
Untuk x = 1 → 1 + 2 + 3 + 4 + 5 + 6 + 7 = 8 + 28 = 36
G = { 36, 44 }
Kasus 7: ( 9 bilangan berururtan misalkan : x, x + 1, x + 2, x + 3 , x + 4, x + 5 , x + 6, x + 7,
x + 8→ jumlahnya = 9x + 36 )
Untuk x = 1 → 1 + 2 + 3 + 4 + 5 + 6 + 7 + 8 = 9 + 36 = 45
G = { 45 }
F ∩ G = { 9,12,15,18, 21, 24,27,30,33,36,39,42,45,48,10,14,22,26,34,38,46,50,20,25,35,
40,28,49,44}
n (F ∩ G) = 29 Jawab = C

14. Kubus ABCD PQRS memiliki sisi sisi yang panjangnya 4 cm. jika E titik tengah PQ dan F titik
tengah QR , maka luas daerah ACFE adalah …. cm2
A. 16 C. 32
B. 18 D. 64
Pembahasan:
AC = 4√2 cm
S R
F EF = 2√2 cm
E FC = √42 + 22 = √20 = 2√5 cm
P Q
𝐴𝐶−𝐸𝐹 4√2 − 2√2
GC = = = √2 cm
2 2
D G C FG = √202 − 22 = √18 = 3√2 cm
4 cm Luas Trapesium ACEF =
4 cm B (𝐴𝐶+𝐸𝐹).𝐹𝐺 4√2 + 2√2
= 3√2 = 9. 2 = 18 cm2
2 2
Jawab : B

Oleh : Eko Hadi Purnomo, S.Pd. Guru Matematika SMP 2 Nganjuk – Jawa Timur 9
Pembahasan OSN Kab. Tahun 2018
15. Jika -1 < x < y < 0, maka berlaku ….
A. xy < x2y < xy2 C. xy2 < x2y < xy
B. xy < xy2 < x2y D. x2y < xy2 < xy
Pembahasan:
-1 < x < y < 0, jelas x,y bilangan pecahan negatif
-1 < x < y < 0 < 1 ( dikalikan xy)
-xy < x2y < xy2 < 0 < xy
x2y < xy2 < 0 < xy
Jawab : D
16. Diketahui grafik fungsi bernilai real f dan g seperti gambar berikut.

Jumlah semua nilai x yang memenuhi f(x) – g(x) = -1 adalah ….


A. -3 - √2 C. 0
B. -1 D. 2

Pembahasan :
f(x) = x – 2 , untuk x ≥ 0
-x – 2 , untuk x < 0

g(x) = - x , untuk x ≥ 0
x + 2 , untuk x < 0

Untuk x ≥ 0
f(x) – g(x) = x – 2 – ( -x ) = -1
x–2+x = -1
2x =1
1
x =2
Untuk x < 0
f(x) – g(x) = -x – 2 – ( x + 2 ) = -1
-x – 2 – x - 2 = -1
- 2x =3
−3
x = 2

1 −3
+ = -1 Jawab : B
2 2

Oleh : Eko Hadi Purnomo, S.Pd. Guru Matematika SMP 2 Nganjuk – Jawa Timur 10
Pembahasan OSN Kab. Tahun 2018
17. Menjelang tahun baru harga sebuah kacamata dipotong ( di diskon ) dua kali seperti dinyatakan
pada tanda di samping. Seorang pembeli membayar sebesar Rp168.750,00 untuk kacamata
tersebut. Berapa harga kacamata tersebut sebelum dipotong harganya?
A. Rp168.750,00 C. Rp168.750,00 Diskon
B. Rp168.750,00 D. Rp168.750,00 50% + 20 %

Pembahasan :
Misalkan : harga sebelum diskon = P, harga setelah didiskon 50%= Q
P – 50%P = Q
Q – 10%Q = Rp168.750,00
100%
Q= x Rp168.750.,00 = Rp187.500,00
100%−10%
100%
P= x Rp187.500.,00 = Rp375.000,00
100%−50%
Jawab : C

18. Jika 0 < a < 1 dan grafik fungsi kuadrat y = a (x – 1)2 + 2a berada di bawah grafik fungsi
y = (a2 + 2a) (x + 1) – 2a (2a + 1), maka nilai x yang memenuhi adalah ….
A. 0 < x < 3 C. a + 1 < x < 3
B. a < x < 3 D. 3 < x < 3 + a
Pembahasan :
a (x – 1)2 + 2a < (a2 + 2a) (x + 1) – 2a (2a + 1)
a (x2 – 2x + 1) + 2a < a2x + 2ax + a2+ 2a – 4a2 – 2a
ax2 – 2ax + a + 2a < a2x + 2ax + a2+ 2a – 2a – 4a2
ax2 – a2x – 2ax – 2ax + 3a + 3a2 < 0
ax2 – a (ax + 4x) + 3a (1+ a) < 0
x2 – (ax + 4x) + 3 (1+ a) < 0
x2 – (a + 4) x + 3 (1+ a) < 0
(x - 3) (x – (1+ a) < 0
(x - 3) = 0 atau (x – (1+ a) = 0
x = 3 atau x = 1+ a ( karena 0 < a < 1 )
1 < x < 2

a+1 3

a+1 < x < 3 Jawab : C

1 1 𝑛 1 3
19. Jika – + – = , maka jumlah semua nilai n yang mungkin adalah ….
𝑛 3𝑛 3 2𝑛 2𝑛
A. 2 C. 0
B. 1 D. -1

Pembahasan :
1 1 𝑛 1 3
– + – =
𝑛 3𝑛 3 2𝑛 2𝑛
6 2 2𝑛2 3 9
– + – =
6𝑛 6𝑛 6𝑛 6𝑛 6𝑛
2n2 + 1 = 9
2n2 = 8

Oleh : Eko Hadi Purnomo, S.Pd. Guru Matematika SMP 2 Nganjuk – Jawa Timur 11
Pembahasan OSN Kab. Tahun 2018
n2 = 4
n = 2 atau n = -2

jumlah semua nilai n = 2 + -2 = 0 Jawab : C

20. Perhatikan ∆ ABC dan lingkaran dalam gambar di bawah.

F E

B C
D
JIka ∆ ABC sama sisi dengan CD = 6 cm, maka luas daerah lingkaran dalam adalah …. cm2

A. 16 C. 9
B. 12 D. 4

Pembahasan :
Sisi ∆ = 12 cm
Keliling ∆ = 12 x 3 = 36 cm
Setengah keliling ∆ = s = 18 cm
1 1
Luas ∆ sama sisi = x sisi x sisi x √3 = 4 x 12 x 12 x √3 = 36√3 cm2
4
𝐿𝑢𝑎𝑠 𝑠𝑒𝑔𝑖𝑡𝑖𝑔𝑎
Panjang jari – jari lingkaran dalam ∆ =r=
𝑠𝑒𝑡𝑒𝑛𝑔𝑎ℎ 𝑘𝑒𝑙𝑖𝑙𝑖𝑛𝑔 𝑠𝑒𝑔𝑖𝑡𝑖𝑔𝑎
36√3
r= = 2√3 cm
18

Luas Lingkaran =  r2 =  . 2√3 . 2√3 = 12 cm2 Jawab : B

21. Salah satu contoh situasi untuk system persamaan 2x + y = 10000 dan x + 3y = 20000 adalah
….

A. Dua orang siswa membeli pulpen dan buku tulis seharga Rp10.000,00. Selain itu dia juga
membeli dua buah pulpen dan sebuah buku tulis untuk adiknya seharga Rp20.000,00.
Berapakah harga masing – masing sebuah pulpen dan sebuah buku tulis?

B. Dua orang siswa membeli pulpen dan tiga buah buku tulis seharga Rp10.000,00. Salah
seorang siswa tersebut membeli pensil dan buku tulis seharga Rp20.000,00. Berapakah
harga masing – masing sebuah pulpen dan sebuah buku tulis?
C. Seorang siswa membeli dua buah pulpen dan tiga buah buku tulis. Siswa tersebut
memiliki uang Rp30.000,00. Berapakah harga masing – masing sebuah pulpen dan
sebuah buku tulis?
D. Seorang siswa membeli sebuah pulpen dan tiga buah buku tulis seharga Rp20.000,00.
Selain itu dia juga membeli dua buah pulpen dan sebuah buku tulis untuk adiknya
seharga Rp10.000,00. Berapakah harga masing – masing sebuah pulpen dan sebuah buku
tulis?

Oleh : Eko Hadi Purnomo, S.Pd. Guru Matematika SMP 2 Nganjuk – Jawa Timur 12
Pembahasan OSN Kab. Tahun 2018
Pembahasan :

Jawab : D ( sudah jelas )

22. Pada suatu data terdapat 25 bilangan bulat positif. Bilangan terbesar pada data tersebut adalah
55. Median dari data tersebut adalah 30. Rata – rata terbesar yang mungkin dari data tersebut
adalah ….

A. 40 C. 45
B. 42 D. 50

Pembahasan :
n = 25, median U13 = 30 U25 = 55
U1 → U13 → U25 agar menghasilkan rata – rata terbesar maka :

U1 sampai → U13 masing masing = 30


U14 sampai → U25 masing – masing = 55

30 𝑥 13 +55 𝑥 12 390 +660


Rata – rata = = = 42 Jawab : B
25 25

23. Perhatikan gambar berikut!


y
B
(4,4)

A
(0,2)

Persamaan garis hasil transformasi rotasi R[0,180o] dilanjutkan dengan pencerminan y = -x


terhadap garis AB adalah ….

A. y = 2x + 4 C. y = -2x + 4
B. y = 2x - 4 D. y = -2x – 4

Pembahasaan :
R(0,180o )
A(x,y) A’(-x,-y)
A(0,2) A’(0,-2)
B(4,4) B’(-4,-4)

y = -x
A(x,y) A’(-y,-x)
A’(0,-2) A’’(2,0)
B’(-4,-4) B’’(4,4)
4
Gradien = m = 2 = 2
Persamaan garis : y – y1 = m ( x – x1)
y – 0 = 2 ( x – 2)
y = 2x – 4 jawab : B

Oleh : Eko Hadi Purnomo, S.Pd. Guru Matematika SMP 2 Nganjuk – Jawa Timur 13
Pembahasan OSN Kab. Tahun 2018

24. Sebuah wadah memuat 5 bola merah dan 3 bola putih. Seseorang mengambil bola – bola tersebut
sebanyak 3 kali, masing – masing dua bola setiap pengambilan tanpa pengembalian. Peluang
bahwa pada setiap pengambilan bola yang terambil berbeda warna adalah ….

1 1
A. C. 56
448
7 1
B. D. 7
280

Pembahasan :

5M 4M 3M
3 P 2 P 1 P

8 .7 .6! 3 .5 15
1. 8C2 = = 28 → P = = 28
6!. 2! 28
6 .5 .4! 4 .2 8
2. 6C2 = = 15 → P = = 15
4!. 2! 15
4 .3 .2! 3 .1 1
3. 4C2 = =6 → P= =2
2!. 2! 6

15 8 1 1
Peluang = x 15 x 2 = 7 Jawab : D
28

25. Semua bilangan real x yang memenuhi pertidaksamaan x + 3 - 4√𝑥 − 5 ≥ 5 adalah ….

A. 5 ≤ x ≤ 14 C. 5 ≤ x ≤ 6 atau x ≥ 14
B. x ≤ 6 atau x ≥14 D. 0 ≤ x ≤ 6 atau x ≥ 14

Pembahasan :

x + 3 - 4√𝑥 − 5 ≥ 5
x+3 -5 ≥ 4√𝑥 − 5
(x – 2)2 ≥ 16 (x – 5)
x2 – 4x + 4 ≥ 16x - 80
x2 – 20x + 84 ≥ 0 –
+ +
(x – 14) (x – 6) ≥ 0
x = 14 atau x = 6 6 14

jadi x ≤ 6 atau x ≥ 14 Jawab : B

Jika terdapat kesalahan dan kekeliruan dalam pembahasan ini kritik dan saran sangat kami harapkan di alamat
kami : email : exxkosmp2@gmail.com atau di blog : www.matematikaku-pakeko.blogspot.com

Semoga Bermanfaat.

Oleh : Eko Hadi Purnomo, S.Pd. Guru Matematika SMP 2 Nganjuk – Jawa Timur 14

Anda mungkin juga menyukai