Anda di halaman 1dari 3

MENGIDENTIFIKASI ALUR PROSES PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN

METODE FAULT TREE ANALYSIS DAN FILURE MODE AND EFFECT


ANYLISIS
Produk cacat merupakan barang atau jasa yang dibuat dalam proses produksi namun
memiliki kekuarangan yang menyebabkan nilai atau mutunya kurang baik. Menurut hansen
dan mowen, 2001:964) produk cacat adalah produk yang tidak memenuhi spesifikasinya.
Produk cacat adalah produk yang tidak memenuhi standart mutu yang telah ditentukan tetapi
dengan mengeluarkan biaya pengerjaan kembali untuk memperbaikinya, produk tersebut
secara ekonomis daat disempurnakan lagi menjadi produk yang lebih baik lagi (Mulyadi,
1999:328) semakin banyak produk cacat yang dihasilkan makan semakin besat pula biaya
kualitas yang harus dikeluarkan, hal ini didasarkan pada semakin tingginya biaya kualitas yang
dilakukan pada produk acat makan akan muncul tindakan inspeksi, rework dan sebagainya

Pengaruh produk cacat pada perusahaan berdampak pada biaya kualitas, image
perusahaan, dan kepuasan konsumen. Semakin banyak produk cacat yang dihasilkan maka
semakin besar pula biaya kualitas yang dikeluarkan, hal ini didasarkan pada semakin tingginya
biaya kualitas yang dilakukan pada produk cacat maka akan muncul tindakan inspeksi, rework,
dan sebagainya. Begitu juga semakin tinggi produk cacat maka image perusahaan akan
semakin turun, hal ini dikarenakan konsumen menilai suatu perusahaan dikatakan baik apabila
menghasilkan produk yang berkualitas serta memberikan kepuasan terhadap konsumen dan
jika konsumen menilai produk yang dihasilkan kurang memuaskan, maka perusahaan akan
dinilai kurang baik oleh konsumen dan berdampak pada kepercayaan konsumen terhadap
kualitas dari produk yang dihasilkan.

Upaya untuk mengurangi produk cacat terdapat beberapa metode pengendalian kualitas
yang dapat digunakan. Tujuan dari pengendalian kualitas adalah untuk mengurangi tingkat
kegagalan produk yang dihasilkan pada proses produksi dan menghasilkan produk yang
berkualitas. Salah satu metode pengendalian kualitas yang dapat digunakan adalah Fault Tree
Analysis (FTA) dan Failure Mode and Effect Analyis (FMEA). FTA merupakan suatu alat
analisis yang membuat gabungan dari kegagalan yang pasti terhadap suatu sistem. FTA ini
berguna untuk menggambarkan kejadian dalam suatu sistem. Kelebihan dari FTA adalah dapat
menganalisa kegagalan sistem, dapat mencari aspek-aspek dari sistem yang terlibat dalam
kegagalan utama, dan menemukan penyebab terjadinya kecacatan produk pada proses
produksi. Sedangkan FMEA adalah teknik yang digunakan untuk mendefinisikan,
mengidentifikasi, dan menghilangkan kegagalan dan masalah pada proses produksi, baik
permasalahan yang telah diketahui maupun yang potensial terjadi pada sistem. FMEA dapat
memberikan usulan perbaikan pada proses produksi yang mempunyai tingkat kegagalan yang
tinggi.
IDENTIFY THE FLOW OF THE PRODUCTION PROCESS USING THE FAULT
TREE ANALYSIS METHOD AND FALURE MODE AND EFFECT ANALYSIS

Background :

Defect product is item or service defective product, the image of the


made during the production process but company will decrease, this because
having a deficeiency that causes value or consumers value a company as good when
quality less than good. According ( hansen producing a product quality and provide
and mowen, 2001: 964 ) defect product is satisfaction to consumers and if consumers
product not qualified standart product and value the product produced is not
need to back to fix it but with extra money, satisfactory, the company will be judged to
that product economically can refined to be be poor by consumers and have an impact
a better. More of a detective product on consumer confidence in the quality of
produced and te greater the cost of quality the product produced.
expended. This is based on higher cost A means to reduce of a defective
quality of being to defective product would product the index points to some a method
emerge the act inspection, rework and etc. of on the control of the quality of being
usable .The purpose of from the restraint of
The influence of defective
quality is to reduce the level of the failure
products on the company has an impact on
of a product produced to the process the
the cost of quality, corporate image, and
promotion of production and produce
customer satisfaction. The more defective
products with the target of high quality
products that are produced, the bigger it
.One of the methods by on the control of the
will be quality costs incurred, this is based
quality of being able used of these tests are
on the higher quality costs done on
fault tree analysis ( fta ) and failure mode
defective products inspection, rework, and
and second effect analyis ( fmea )
so on will appear. Likewise the higher the