Anda di halaman 1dari 24

TUGAS AKHIR

MODUL 3 MATEMATIKA

Bagian A
1. Berikanlah sebuah analisis untuk kesalahan pemahaman seperti gambar berikut ini! Menurut
anda, mengapa hal ini bisa terjadi?

2. Tentukan hasil dari 5 78  3 73 dengan menggunakan ilustrasi gambar!

Jawaban Bagian A
1. Analisis untuk kesalahan pemahaman pada sebuah gambar
a. Gambar pertama bisa terjadi kesalah pahaman karena perbandingan besar kedua
gambar yang dibandingkan tidak sama sehingga seolah-olah 23 lebih besar.
b. Gambar kedua bisa terjadi kesalah pahaman karena gambarnya berbeda, gambar
pertama dibagi secara horizontal sedangkan gambar kedua dibagi secara vertikal
sehingga seolah-olah tidak sama.
c. Gambar ketiga bisa terjadi kesalah pahaman karena proporsi ketiga bagian tidak sama
sehingga 13 bagian dan bagian yang diarsir bukan 13 yang aktual.

2. Langkah-langkah mengilustrasi perkalian pecahan 5 78  3 73 menggunakan ilustrasi gambar


adalah sebagai berikut:
Langkah 1. Mengubah pecahan yang akan dioperasikan menjadi pecahan biasa
7 47
 5 
8 8
3 24
 3 
7 7

Langkah 2. Memisahkan komponen pecahan menjadi beberapa komponen sederhana


47 8 8 8 8 8 7
      
8 8 8 8 8 8 8
24 7 7 7 3
    
7 7 7 7 7
Langkah 3. Menggambarkan operasi perkalian pecahan menggunakan ilustrasi gambar
sentuhan awal

3 73  24
7

7 7 7 3
7 7 7 7

8
8

8
8

8
8

5 78  47
8

8
8

8
8

7
8
Langkah 4. Menggambarkan operasi perkalian pecahan menggunakan ilustrasi gambar
sentuhan akhir.
3
3 7

7
8

Langkah 5. Menganalaisis ilustrasi gambar pada langkah 3 dan 4 yang telah dibuat untuk
menentukan hasil dari perkalian
 Pada langkah 3, untuk membentuk 1 bagian komponen satuan ternyata terisi 56 persegi
satuan
 Pada daerah yang berwarna biru adalah hasil dari perkalian ternyata terisi 1.128 persegi
satuan.
 Jumlah persegi satuan dari hasil perkalian yaitu 1.128 persegi satuan, kemudian dibagi
dengan jumlah persegi satuan untuk satu bagian komponen satuan yaitu 56 persegi satuan
diperoleh 20 bagian komponen satuan dan tersisa 8 persegi satuan. Jadi, hasil perkalian
dari 5 78  3 73 adalah 20 568 atau disederhanakan lagi menjadi 20 17 .
Langkah 6. Mengecek hasil perkalian menggunakan cara perkalian langsung
 5 78  3 73  478  247  1.56
128
 20 568  20 17
Setelah dilakukan pengecekan ternyata mendapatkan hasil yang sama pada langkah 5.

Bagian B
1. Buktikanlah rumus luas segitiga sama sisi  14 s 2 3 !
2. Berdasarkan rumus luas segitiga, tentukanlah rumus luas segi 6 beraturan!

Jawaban Bagian B
1. Bukti, perhatikanlah pada gambar segitiga di bawah ini!

Diketahui ABC merupakan segitiga sama sisi


Misalkan sisinya adalah s maka tinggi segitiga adalah
2
1 
 t  s   s
2 2

2 
1
 t 2  s2  s2
4
3
 t 2  s2
4
3 2
 t2  s
4
s
 t 3
2
Rumus Umum Luas Segitiga adalah
1
 L   alas  tinggi
2
Maka, luas segitiga sama sisi adalah
1 s 
 L   s 3
2 2 
1 2
 L s 3 (Terbukti)
4
2. Bukti, perhatikanlah pada gambar segi enam beraturan dibawah ini!

Melihat kembali bahwa rumus luas segitiga sama sisi adalah


1
L  s 2 3 maka, dari gambar di atas dapat diperoleh bahwa luas segi enam beraturan
4
adalah:
 L segi enam beraturan = 6 x L segitiga sama sisi
1
 L  6 s2 3
4
3
 L  s2 3
2
Bagian C
Tentukanlah: Mean, Median, Modus, Kuartil dari data berikut.
84 82 72 70 72 80 62 96 86 68
68 87 89 85 82 87 85 84 88 89
67 91 82 73 77 80 78 79 86 83
70 86 88 79 70 81 85 88 61 80
52 84 93 78 75 71 99 81 86 83
87 90 58 89 60 79 77 72 83 87
83 79 55 97 74 71 86 75 83 63
82 70 90 95 92 75 85 83 71 88

Jawaban Bagian C
Langkah 1. Membuat tabel distribusi frekuensi
1) Rentang (R)
R  x max  x min
R  99  52
R  47
2) Banyak Kelas (k)
k  1  3,3 log n
k  1  3,3 log 80
k  1  (3,3)(1,9091)
k  7,2801  7
3) Panjang Kelas (c)
R
c
k
47
c  6,71428  7
7

Tabel. Distribusi Frekuensi


Nilai Frekuensi ( f i ) Titik Tengah (xi) fi . xi Frekuensi Kumulatif (fk)
52 – 58 3 55 165 3
59 – 65 4 62 248 7
66 – 72 13 69 897 20
73 – 79 13 76 988 33
80 – 86 27 83 2.241 60
87 – 93 16 90 1.440 76
94 – 100 4 97 388 80
f i  80  f .x
i i  6.367
Langkah 2. Menentukan nilai data yang ditanya
1) Mean ( x )

x
 f .x
i i

f i

6.367
x
80
x  79,5875  79,6

2) Median (Me)
Letak kelas median adalah 1
2
n  12  80  40 , Jadi ada di data ke 40 yaitu kelas 80 – 86.
 1 n  f ks 
Me  TB   2 .c
 f Me 
 12 (80)  33 
Me  79,5     7
 27 
49
Me  79,5 
27
Me  81,314814  81,3

3) Modus (Mo)
Letak kelas modus yaitu pada kelas 80 – 86.
 d1 
Mo  TB   .c
 d1  d 2 
 14 
Mo  79,5   7
 14  11 
98
Mo  79,5 
25
Mo  83,42

4) Kuartil (Qi)
i
Letak kelas kuartil adalah 4
n
 i n  f ki 
Qi  TB   4 .c
 f 
 Qi 
a) Q1
Letak kelas kuartil 1 adalah 1
4
n  14 (80)  20 , maka terletak di data ke 20 yaitu pada
kelas 66 – 72.
 1 n  f k1 
Q1  TB   4 .c
 f 
 Q1 
 (80)  7 
1
Q1  65,5   4   7
 13 
 13 
Q1  65,5     7
 13 
Q1  72,5

b) Q2 = Me = 81,3

c) Q3
Letak kelas kuartil 3 adalah 3
4
n  34 (80)  60 , maka terletak di data ke 60 yaitu pada
kelas 80-86.
 3 n  f k3 
Q3  TB   4 .c
 f 
 Q3 
 3 (80)  33 
Q3  79,5   4   7
 27 
 27 
Q3  79,5     7
 27 
Q3  86,5
Bagian D
1. Pada materi utama, telah dibahas mengenai Tautology, kontradiksi, dan kontingensi.
Buktikanlah:
a.  p  q  ~ q  r    p  r  merupakan tautology
b. ~ ~ p  r    p ~ q  r merupakan kontingensi
2. Carilah dan buktikan pola bilangan untuk permasalahan berikut ini:
a. Sistem kompetisi penuh
b. Sistem setengah kompetisi
3. Pada pelaksanaan PPG seluruh peserta diminta untuk membuat RPP untuk kelas II, III, dan
IV. Dari 120 peserta PPG, 100 orang telah menyelesaikan RPP kelas II, kelas III, dan kelas
IV, 20 orang menyelesaikan RPP kelas II dan III, 25 orang menyelesaikan RPP kelas III
dan IV, 15 orang menyelesaikan RPP kelas II dan IV. Sementara itu, 65 orang membuat
RPP kelas II, 45 orang membuat RPP kelas III, dan 42 orang membuat RPP kelas IV. Dari
permaslahan tersebut berapakah banyaknya peserta yang belum menyelesaikan satupun
RPP yang harus dibuat? Ilustrasikan dengan menggunakan diagram venn.

Jawaban Bagian D
1. Membuktikan
a. Bukti  p  q  ~ q  r    p  r  merupakan tautology
p q ~q r pq ~ qr  p  r   ~ q  r  pr
B B S B B B B B
B B S S B S S S
B S B B S B S B
B S B S S B S S
S B S B B B B B
S B S S B S S B
S S B B B B B B
S S B S B B B B

 p  q  ~ q  r    p  r 
B
B
B
B
B
B
B
B
Kesimpulan:
Setelah melakukan percobaan pada tabel kebenaran didapatkan bahwa pada tabel
 p  q  ~ q  r    p  r  bernilai benar semua, sehingga dapat disimpulkan
 p  q  ~ q  r    p  r  terbukti merupakan tautology.

b. Bukti ~ ~ p  r    p ~ q  r merupakan kontingensi


p q r ~p ~q ~ p  r p ~ q ~ p  r    p ~ q
B B B S S B S B
B B S S S B S B
B S B S B B B B
B S S S B B B B
S B B B S B B B
S B S B S S B B
S S B B B B B B
S S S B B S B B

~ ~ p  r    p ~ q ~ ~ p  r    p ~ q  r


S S
S S
S S
S S
S S
S S
S S
S S

Kesimpulan:
Setelah melakukan percobaan pada tabel kebenaran didapatkan bahwa pada tabel
~ ~ p  r    p ~ q  r bernilai salah semua, sehingga dapat disimpulkan bahwa
~ ~ p  r    p ~ q  r tidak terbukti merupakan kontingensi.

2. Berikut ini contoh dan bukti pola bilangan untuk permasalahan berikut ini:
a. Sistem kompetisi penuh
Sistem kompetensi penuh adalah peserta bertanding dengan lawan yang sama sebanyak
dua kali
n( n-1)
Pola bilangan untuk sistem kompetisi penuh
Un = n(n-1)
Sebagai contoh, jika pertandingan sepak bola dengan sistem kompetisi penuh diikuti
sebanyak 11 kesebelasan, maka banyak pertandingan satu kesebelasan adalah 10 kali
pertandingan dan banyak pertandingan seluruh kesebelasan adalah 110 kali pertandingan.
Banyak kesebelasan
 n = 11
Pertandingan satu kesebelasan
 n-1 = 11-1 = 10
Pertandingan seluruh kesebelasan
 Un = n(n-1)
 U11 = 11(11-1) = 11(10) = 110
b. Sistem setengah kompetisi
Sistem setengah kompetensi adalah peserta bertanding dengan lawan yang sama hanya
satu kali kecuali jika peserta tersebut bertemu.
n/2 ( n-1)
Pola bilangan untuk sistem setengah kompetisi
Un = n(n-1)/2
Sebagai contoh, jika pertandingan sepak bola dengan sistem setengah kompetisi diikuti
sebanyak 11 kesebelasan, maka banyak pertandingan satu kesebelasan adalah 10 kali
pertandingan dan banyak pertandingan semua kesebelasan adalah 55 kali pertandingan.
Banyak kesebelasan
 n = 11
Pertandingan satu kesebelasan
 n-1 = 11-1 = 10
Pertandingan seluruh kesebelasan
 Un = n(n-1)/2
 U11 = 11(11-1)/2 = 11(5) = 55
Kesimpulan :
Pola bilangan untuk pertandingan sepak bola yang diikuti sebanyak n kesebelasan dengan
menggunakan sistem kompetisi penuh adalah n(n-1), sedangkan pola bilangan untuk
pertandingan sepak bola yang diikuti sebanyak n kesebelasan dengan menggunakan
sistem setengah kompetisi adalah n(n-1)/2.

3. Langkah-langkah penyelesaian
Langkah 1. Menuliskan data yang diketahui dengan permisalannya
Misalkan:
S = Himpunan peserta PPG adalah 120 orang
A = Himpunan peserta yang telah membuat RPP kelas II ada 65 orang
B = Himpunan peserta yang telah membuat RPP kelas III ada 45 orang
C = Himpunan peserta yang telah membuat RPP kelas IV ada 42 orang
A B = Peserta yang telah menyelesaikan RPP kelas II dan III ada 20 orang
B C = Peserta yang telah menyelesaikan RPP kelas III dan IV ada 25 orang
AC = Peserta yang telah menyelesaikan RPP kelas II dan IV ada 15 orang
A B C = Peserta yang telah selesai membuat RPP kelas II, III, dan IV ada 100 orang

Langkah 2. Menuliskan data yang ditanya dan yang belum diketahui


a. Peserta yang belum menyelesaikan satupun RPP yang harus dibuat
b. Peserta yang telah membuat RPP kelas II, III, dan IV
c. Peserta yang membuat RPP kelas II saja
d. Peserta yang membuat RPP kelas III saja
e. Peserta yang membuat RPP kelas IV saja
f. Peserta yang telah membuat RPP kelas II dan III
g. Peserta yang telah membuat RPP kelas III dan IV
h. Peserta yang telah membuat RPP kelas II dan IV

Langkah 3. Membuat gambaran ilustrasi awal diagram venn dari data-data yang diketahui
Sebagai langkah awal dimisalkan peserta yang telah membuat RPP kelas II, III dan IV
adalah x.
S
A

30 +
x
20 –
15 – x
x B
x
x
25 –
2+x
x
C

a. Peserta yang belum menyelesaikan satupun RPP yang harus dibuat adalah
S – ( A  B  C ) = 120 – 100 = 20 orang
b. Peserta yang telah membuat RPP kelas II, III, dan IV adalah
 (30 + x) + (20 – x) + x + (25 – x) + (2 + x) + (15 – x) + x = 100
 30 + 20 + 25 + 2 + 15 + x – x + x – x + x – x + x = 100
 92 + x = 100
 x = 100 – 92
 x=8
c. Peserta yang membuat RPP kelas II saja adalah
 30 + x = 30 + 8 = 38 orang
d. Peserta yang membuat RPP kelas III saja adalah
 x = 8 orang
e. Peserta yang membuat RPP kelas IV saja adalah
 2 + x = 2 + 8 = 10 orang
f. Peserta yang membuat RPP kelas II dan III saja adalah
 20 – x = 20 – 8 = 12 orang
g. Peserta yang membuat RPP kelas III dan IV saja adalah
 25 – x = 25 – 8 = 17 orang
h. Peserta yang membuat RPP kelas II dan IV saja adalah
 15 – x = 15 – 8 = 7 orang

Langkah 4. Membuat diagram venn

S
A

20
38
12
7
8 B
8
17
10

C
Bagian E
Rancanglah sebuah RPP matematika pada materi perkalian dua bilangan pecahan.

Rancangan Bagian E

PEMERINTAHAN KABUPATEN MERAUKE


DINAS PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN
SEKOLAH DASAR INPRES MUTING 3
Alamat: Kamp. Kafyamke, Distrik Ulilin, Kab. Merauke

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Satuan Pendidikan : SD Inpres Muting 3


Kelas/ Semester : V (Lima)/ Genap
Mata Pelajaran : Matematika
Materi Pokok : Perkalian Bilangan Pecahan
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (2 JP)

A. Kompetensi Inti
KI (1) Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
KI (2) Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangga.
KI (3) Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat,
membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk
ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di
sekolah.
KI (4) Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis dalam
karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam
tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.2 Menjelaskan dan melakukan 3.2.1 Membuat ilustrasi gambar perkalian
perkalian dan pembagian pecahan dua buah bilangan pecahan biasa
dan desimal. menggunakan pita pecahan.
3.2.2 Menentukan hasil perkalian dua buah
bilangan pecahan biasa .
4.2 Menyelesaikan masalah yang 4.2.1 Membuat kreasi Mid Mapping
berkaitan dengan perkalian dan perkalian bilangan pecahan dari
pembagian pecahan dan desimal. kegiatan belajar yang telah dilakukan.
C. Tujuan Pembelajaran
Adapun tujuan pembelajaran yang diharapkan yaitu sebagai berikut:
1. Siswa dapat membuat ilustrasi gambar perkalian dua bilangan pecahan biasa
menggunakan pita pecahan dengan baik dan benar.
2. Siswa dapat menentukan hasil perkalian dua buah bilangan pecahan biasa dengan benar.
3. Siswa dapat membuat kreasi Mid Mapping perkalian bilangan pecahan dari kegiatan
yang telah dilakukan dengan kreatif dan inovatif.

D. Materi Pembelajaran
Berikut ini materi pembelajaran yang akan dipelajari yaitu: Perkalian Bilangan Pecahan

Peta Konsep Kegiatan Belajar

Operasi Perkalian

Pecahan

Bentuk Bentuk Pecahan Bentuk Bentuk


Pecahan Biasa Campuran Desimal Persen

Membuat Menghitung Membuat Mid


Ilustrasi Perkalian Mapping
Gambar Pecahan Kegiatan Belajar
Perkalian Biasa yang telah
Pecahan dilakukan

E. Pendekatan, Model, dan Metode Pembelajaran


1. Pendekatan : Scientific Learning
2. Model : Kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division)
3. Metode : Demonstrasi, diskusi kelompok.

F. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran


Alokasi
Kegiatan Deskripsi
Waktu
Pendahuluan a. Siswa memberi salam dan guru menjawab salam.
b. Guru meminta seorang siswa untuk memimpin doa sebelum
memulai pembelajaran.
c. Guru mengecek kehadiran siswa dan meminta siswa untuk
menyiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan, 5
misalnya buku dan alat tulis. Menit
d. Guru menyampaikan indikator pencapaian kompetensi yang
akan dicapai siswa melalui pembelajaran.
e. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari hari ini
yaitu tentang perkalian bilangan pecahan biasa
f. Sebagai apresiasi, guru mengajukan pertanyaan yang terkait
dengan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan
dipelajari.

Inti Fase 1. Menyampaikan Tujuan dan Memotivasi Siswa 55


a. Sebagai langkah awal guru menyampaikan tujuan Menit
pembelajaran yang hendak dicapai oleh siswa, dan memberi
tau model kegiatan belajar hari ini.
b. Kemudian guru memberikan motivasi kepada siswa berupa
menampilkan gambar pada powerpoint tentang bilangan
pecahan.

Fase 2. Menyajikan atau Menyampaikan Informasi


a. Guru meminta siswa melihat melihat contoh mengilustrasikan
dan menentukan hasil perkalian pecahan pada powerpoint
yang disajikan oleh guru (tahap mengamati dan menyajikan
pembelajaran).
b. Guru meminta siswa untuk mencermati kemudian
mencontohkan penyelesaian menentukan hasil perkalian
pecahan (tahap menalar).
c. Siswa mengikuti, kemudian diminta untuk bertannya apabila
ada yang kurang dimengerti.

Fase 3. Mengorganisasikan Siswa dalam Kelompok Belajar


a. Guru membagi siswa dalam kelompok heterogen yang terdiri
dari 4-5 orang (tahap menyajikan kelompok).
b. Guru meminta siswa untuk duduk ke dalam kelompoknya
masing-masing untuk berdiskusi.

Fase 4. Membimbing Kelompok Bekerja dan Belajar


a. Guru memberi LKS yang dibedakan atas kelompok nomor
ganjil dan kelompok nomor genap kepada setiap kelompok
sesuai genap dan ganjilnya nomor kelompok.
b. Masing-masing kelompok diminta saling berdiskusi
menyelesaikan masalah pada LKS (tahap memberi tugas dan
mengumpulkan informasi).
c. Guru mendorong siswa agar bekerja sama dalam
kelompoknya membahas masalah yang diberikan.
d. Guru berkeliling memantau siswa bekerja, mencermati dan
menemukan berbagai kesulitan yang dialami siswa, serta
memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya hal-hal
yang belum dipahami.
e. Guru menghimbau kepada siswa yang mampu menjawab soal
yang telah diberikan untuk membantu teman-teman
kelompoknya dalam menyelesaikan soal tersebut (tahap
mengomunikasikan)
f. Guru meminta perwakilan setiap kelompok untuk presentasi
hasil diskusi kelompok mereka di depan kelas sesuai
permintaan guru.
g. Kemudian guru meminta setiap kelompok mengumpulkan
semua hasil diskusi kelompok untuk dinilai.

Fase 5. Evaluasi
a. Guru mengoreksi jawaban dan mengkonfirmasi kekeliruan
siswa dalam menyelesaikan soal pada LKS.
b. Guru memberikan jawaban yang benar dengan menampilkan
jawaban pada powerpoint.
c. Guru memberikan kesempatan kepada siswa yang merasa
kurang mengerti untuk bertannya.

Fase 6. Memberi Penghargaan


a. Guru memberikan penghargan kepada kelompok yang
bekerja paling baik (tahap pemberian penghargaan).
b. Guru memberikan timbal balik berupa motivasi kembali
untuk membuat kembali tugas pada nomor 3 yaitu membuat
MID MAPPING untuk dikerjakan dengan lebih baik
dirumah.

Penutup a. Siswa bersama guru melakukan refleksi atas pembelajaran 10


yang telah berlangsung: Menit
 Apa saja yang telah dipelajari dari kegiatan hari ini?
 Apa yang akan dilakukan untuk menghargai perbedaan di
sekitar?
b. Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran pada
hari ini.
c. Siswa menyimak penjelasan guru tentang aktivitas
pembelajaran pada pertemuan selanjutnya. Termasuk
menyampaikan kegiatan bersama orang tua yaitu: meminta
orang tua untuk menceritakan pengalamannya menghargai
perbedaan di lingkungan sekitar rumah lalu menceritakan
hasilnya kepada guru.
d. Siswa menyimak cerita motivasi tentang pentingnya sikap
disiplin.
e. Siswa melakukan operasi semut untuk menjaga kebersihan
kelas.
f. Kelas ditutup dengan salam.

G. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran


1. Media : Powerpoint, LKS
2. Alat : Papan Tulis, Leptop, Proyektor, kertas manila, kertas origami dan Spidol
3. Sumber :
 Buku Guru Matematika kelas V untuk sekolah dasar kurikulum 2013.

H. Penilaian Proses dan Hasil Belajar


1. Teknik Penilaian
a. Pengetahuan : Tes Tertulis
b. Keterampilan : Ujuk Kerja

2. Prosedur Penilaian
Teknik Waktu
Aspek yang dinilai
Penilaian Penilaian
Pengetahuan
3.2.1 Membuat ilustrasi gambar perkalian Tes
dua buah bilangan pecahan biasa Tertulis
menggunakan pita pecahan
3.2.2 Menentukan hasil perkalian dua buah
bilangan pecahan biasa Penyelesaian
tugas
Keterampilan kelompok
4.2.1 Membuat kreasi Mid Mapping Ujuk Kerja
perkalian bilangan pecahan dari dan
kegiatan belajar yang telah kreatifitas
dilakukan

I. Instrumen Penilaian Hasil Belajar


Bentuk Instrumen : Uraian/essai
Soal dan Kunci Jawaban Skor

Kelompok Nomor Ganjil


1 1
 menggunakan
1. Buatlah ilustrasi gambar hasil perkalian pecahan dari
2 4
pita pecahan! Kemudia berilah langkah-langkah untuk membuat ilustrasi
tersebut.
Jawaban
Langkah 1. Membuat Ilustrasi gambar awal masing-masing pecahan

10

Langkah 2. Menyatukan Ilustrasi gambar awal menjadi satu bagian

10

Langkah 3. Menentukan hasil perkaliannya dari ilustrasi gambar yaitu


daerah yang tergabung arsirannya.

10

2 4 3 7
2. Tentukanlah hasil perkalian dari  dan  adalah
3 7 4 3
Jawaban
2 4 8
   10
3 7 21
3 7 21 7 10
   
4 3 12 4

3. Buatlah Mid Maping dari kegiatan yang telah dilakukan pada hari ini,
sesuai dengan kreasi masing-masing kelompok. Isi Mid Mapping
setidaknya berisi contoh mengilustarikan perkalian pecahan dan
menentukan hasil perkalian pecahan secara langsung.

Jawaban
Menyesuaikan kreativitas masing-masing kelompok
Sebagai contoh Mid Mapping yang diharapkan sebagai berikut:

80

Kelompok Nomor Ganjil


1 1
1. Buatlah ilustrasi gambar hasil perkalian pecahan dari menggunakan
3 4
pita pecahan! Kemudian berilah langkah-langkah untuk membuat ilustrasi
tersebut.
Jawaban

Langkah 1. Membuat Ilustrasi gambar awal masing-masing pecahan

10

Langkah 2. Menyatukan Ilustrasi gambar awal menjadi satu bagian


10

Langkah 3. Menentukan hasil perkaliannya dari ilustrasi gambar yaitu


daerah yang tergabung arsirannya.

10

3 2 8 3
2. Tentukanlah hasil perkalian dari  dan  adalah
7 7 9 2
Jawaban
3 2 6 10
  
7 7 49
8 3 24 8 4 10
    
9 2 18 6 3

3. Buatlah Mid Maping dari kegiatan yang telah dilakukan pada hari ini,
sesuai dengan kreasi masing-masing kelompok. Isi Mid Mapping
setidaknya berisi contoh mengilustarikan perkalian pecahan dan
menentukan hasil perkalian pecahan secara langsung.

Jawaban
Menyesuaikan kreativitas masing-masing kelompok
Sebagai contoh Mid Mapping yang diharapkan sebagai berikut:
80

Total Skor yang diperoleh


Nilai Siswa 
Skor Total

Kafyamke, Februari 2019


Mengetahu, Guru Kelas V
Kepala Sekolah SD Inpres Muting 3

SAINGUN, S.Pd SAINGUN, S.Pd


NIP. 19680910 199305 1 001 NIP. 19680910 199305 1 001
J. Lampiran

LEMBAR KERJA SISWA


(LKS)
Kelompok Nomor Ganjil:
1. .......................................................................................................................................................
2. .......................................................................................................................................................
3. .......................................................................................................................................................
4. .......................................................................................................................................................
5. .......................................................................................................................................................
Petunjuk:
1) Tuliskan nama masing-masing anggota kelompokmu
pada tempat yang tersedia.
2) Bacalah soal dengan baik dan cermat.
3) Kerjakan dengan kelompokmu.
4) Apabila ada kesulitan dalam mengerjakan soal dalam
kelompok segera tanyakan kepada guru.

Soal Uraian:

1 1
1. Buatlah ilustrasi gambar hasil perkalian pecahan dari  menggunakan pita pecahan!
2 4
Kemudia berilah langkah-langkah untuk membuat ilustrasi tersebut.

2 4 3 7
2. Tentukanlah hasil perkalian dari  dan  adalah
3 7 4 3

3. Buatlah Mid Maping dari kegiatan yang telah dilakukan pada hari ini, sesuai dengan
kreasi masing-masing kelompok. Isi Mid Mapping setidaknya berisi contoh
mengilustarikan perkalian pecahan dan menentukan hasil perkalian pecahan secara
langsung.

SELAMAT MENGERJAKAN
LEMBAR KERJA SISWA
(LKS)
Kelompok Nomor Genap:
1. .......................................................................................................................................................
2. .......................................................................................................................................................
3. .......................................................................................................................................................
4. .......................................................................................................................................................
5. .......................................................................................................................................................
Petunjuk:
1) Tuliskan nama masing-masing anggota kelompokmu
pada tempat yang tersedia.
2) Bacalah soal dengan baik dan cermat.
3) Kerjakan dengan kelompokmu.
4) Apabila ada kesulitan dalam mengerjakan soal dalam
kelompok segera tanyakan kepada guru.

Soal Uraian:

1 1
1. Buatlah ilustrasi gambar hasil perkalian pecahan dari  menggunakan pita pecahan!
3 4
Kemudian berilah langkah-langkah untuk membuat ilustrasi tersebut.

3 2 8 3
2. Tentukanlah hasil perkalian dari  dan  adalah
7 7 9 2

3. Buatlah Mid Maping dari kegiatan yang telah dilakukan pada hari ini, sesuai dengan
kreasi masing-masing kelompok. Isi Mid Mapping setidaknya berisi contoh
mengilustarikan perkalian pecahan dan menentukan hasil perkalian pecahan secara
langsung.

SELAMAT MENGERJAKAN