Anda di halaman 1dari 2

Ny Y masuk ke ICU pada tanggal 13 November 2018 jam 22.

45 wita dengan Ku lemah, mengantuk, post


SC, riwayat alergi tidak ada. Ny Y umur 25 tahun, CM 229968, alamat Batu Agung, pekerjaan IRT.
Diagnosa medis saat masuk post SC ec impending eklamsi. Riwayat Gravida ke3. Kehamilan pertama
spontan, kehamilan kedua preeklamsi dan terminasi saat janin usia 7 bulan, kehamilan ketiga eklamsi
pasien sempet kejang di rumah dan terminasi usia 7 bulan. Riwayat HT tidak ada, saat hamil periksa
secara teratur dan mulai kehamilan bulan keenam TD 160/90mmHG. Setelah SC Akral teraba hangat,
Saturasi oksigen 100%, HR 99x/mnt, RR 20x/mnt suara nafas vesuikuler. pupil isokor (2+/2+), skala nyeri
3(VAS) Konjungtiva warna pucat, tidak tampak ada perdarahan aktif, PPV warna merah 50cc, kontraksi
uterus kuat, edema pada seluruh tubuh. Diet Rendah garam per oral. Terpasang DC produksi 250/6 jam
warna kuning pekat. Tampak oedema anasarka tetapi tidak ada gangguan pada tulang. Terapi RL 500cc+
drip oksitoksin 20 IU/24 jam di Tangan kiri, RL + MgSO4 24 gram di tangan kanan, ampicillin1gr@12 jam,
morphin 10 mg/24 jam, pantoperazole 40 mg@ 12 jam, asam traneksamat 1 gr @ 8 jam, ranitidine 50
mg @ 8 jam, ondancentron4 mg @ 8 jam, dexametason 5 mg @ 12 jam.Pada hasil foto thorax efusi
pleura + kardiomegali. Hasil lab DL: wbc 26.6, Hb 6.3, HCT 20.4, PLT 207, elektrolit : Na 145, K 3.9, cl 91,
hasil BUN/SC 64/1.6, GDS : 119mg/dl, Albumin 3.0. Advis medis : Cek OT/PT @ 24 jam, Cek GDS @ 24
jam, Tranfusi 3 kolf PRC dengan premedikasi furosemid 20 mg.

a. Buatlah makalah dari BAB I – VI


b. Bab I Pendahuluan : Latar belakang dan Tujuan
c. Bab II Tinjauan Pustaka : Tentang hal yang terkait dengan kasus + WOC
d. Bab III Asuhan Keperawatan : Pengkajian – Evaluasi (Menggunakan pengkajian intensif)
e. Bab IV Pembahasan : membahas patofisiologi terkait kasus, kondisi pasien sekarang, pengkajian
yang sudah dilakukan, terapi yang diberikan, fungsi terapi, keterkaitan pemberian terapi dengan
kondisi pasien, hasil setelah diberikan terapi, keterkaitan dengan pemeriksaan penunjang,
diagnose keperawatan terkait, dan evaluasi.
f. Bab V Penutup : Kesimpulan & Saran
g. Daftar Pustaka
Tn KS, umur 45 tahun, CM 186233, alamat Batu Agung, pekerjaan Buruh. masuk ke ICU pada tanggal 14
Februari 2018 jam 15.45 wita dengan keadaan umum lemah, kesadaran spoor, GCS E1V2M2. Pasien
terpasang NRM 8lpm. Diagnosa medis saat masuk dispnea ec reaksi anaphilaptik + DOC. Riwayat pasang
pen 1 bulan yll, pada hari ke 30 pasien merasa panas dan nyeri pada seluruh tubuh kemudian pasien
membeli obat antalgin dan PCT 500 mg di apotik setelah itu pasien mengalami urtikaria seluruh tubuh.
Setelah itu pasien ke dokter dan mendapat suntikan tapi tidak tahu apa yang telah disuntikkan
kemungkinan menurut asisten yang bekerja di praktik dokter obatnya adalah dexa 5 mg injeksi, setelah
mendapat suntikan keesokan harinya wajahnya bengkak terdapat angioderma dan setelah menjelang
sore pasien mulai merasakan nafasnya terasa berat. Pada waktu masuk ke ICU saturasi oksigen 89%,
sudah tampak ada retraksi otot pernafasan, akral teraba hangat. TD menurun 169/99mmHg. Terapinya :
NRM 8 lpm, Hidrokortison 100mg @ 12 jam, ceftazidime 1 gr, gigadryl C1 @ 8 jam, azithromycin
500mg@ 24 jam, aminophillin 0,5 mg/kgBB (titrasi dalam siringe pump). TD awal 169/99 mmHg dan
terus dimonitor setiap 30 menit, suara nafas ronkhi (+/+), pupil isokor (2+/2+), skala nyeri 3 dengan BPS.
Konjungtiva warna merah muda, tidak tampak ada perdarahan aktif. Terpasang NGT diet 100cc susu
entresol @ 8 jam. Terpasang DC produksi 50cc/6 jam warna kuning pekat. Pada hasil foto thorax
emfisematous lung. Hasil lab DL: wbc 13.6, Hb 17.0, HCT 50.1, PLT 332, elektrolit : Na 135, K 3.9, cl 92,
hasil BUN/SC 25/1.6, GDS : 109mg/dl, SGOT/SGPT 36/65. hasil AGD : ph 7.26, PCO2 75.2, PO2 74.3,
HCO3 32.8, SO2 92.6. Pada jam 19.30 pasien mulai mengalami penurunan kondisi TD 105/80 mmg, jam
20.00 TD Turun 80/55 mmHg, Saturasi 89%, kemudian terpasang norephinephire dosis 0,1 (titrasi siringe
pump), sempat asistole dan dilakukan RJP jam 23.00, jantung bendenyut kembali HR 135x/mnt, jam
24.00 pasien mengalami asistole lagi dilakukan RJP tetapi tidak tertolong

a. Buatlah makalah dari BAB I – VI


b. Bab I Pendahuluan : Latar belakang dan Tujuan
c. Bab II Tinjauan Pustaka : Tentang hal yang terkait dengan kasus + WOC
d. Bab III Asuhan Keperawatan : Pengkajian – Evaluasi (Menggunakan pengkajian intensif)
e. Bab IV Pembahasan : membahas patofisiologi terkait kasus, kondisi pasien sekarang, pengkajian
yang sudah dilakukan, terapi yang diberikan, fungsi terapi, keterkaitan pemberian terapi dengan
kondisi pasien, hasil setelah diberikan terapi, keterkaitan dengan pemeriksaan penunjang,
diagnose keperawatan terkait, evaluasi.
f. Bab V Penutup : Kesimpulan & Saran
g. Daftar Pustaka