Anda di halaman 1dari 18

ASUHAN KEPERAWATAN PERIOPERATIF

PRE INTRA POST


TENTANG SECTIO CAESAREA PADA Ny. U
DENGAN G1P0A0 H 37+2 MINGGU INDIKASI PRESENTASI BOKONG
DI RUANG OK INSTALASI GAWAT DARURAT
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) BANYUMAS

Disusun Oleh:

Dea Permata Putri

NIM. P1337420216090

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

JURUSAN KEPERAWATAN PURWOKERTO

PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN PURWOKERTO

2019
Nama Mahasiswa : Dea Permata Putri
NIM : P1337420216090
Tanggal, jam pengkajian : 12 Januari 2019, 23.30 WIB

I. PENGAKJAIN
1. IDENTITAS PASIEN
a. Nama Pasien : Ny. U
b. Tgl lahir/ Umur : 1 Oktober 1991/ 27 Tahun
c. Agama : Islam
d. Pendidikan : SD
e. Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
f. Suku : Jawa
g. Alamat : Wlahar Kulon RT 03 RW 01
Kecamatan Patikraja
h. No CM : 886980
i. Diagnosa Medis : G1P0A0 H 37+2 minggu indikasi presbo
2. IDENTITAS ORANG TUA/PENANGGUNG JAWAB
a. Nama : Tn. A
b. Umur : 27 Tahun
c. Agama : Islam
d. Pendidikan : SMA
e. Pekerjaan : Karyawanswasta
f. Suku : Jawa
j. Alamat : Wlahar Kulon RT 03 RW 01
Kecamatan Patikraja
g. Hubungan dengan pasien : Suami
h. Asal pasien : Puskesmas
A. PRE OPERASI
1. Keluhan Utama : Pasien mengatakan merasa kenceng-kenceng
2. Riwayat Penyakit : Pasien mengatakan tidak memiliki riwayat
penyakit
3. Riwayat Obstetrik :
a. Menstruasi : 14 Tahun
b. Siklus Menstruasi : 25 Hari
c. Lama Menstruasi : 7 Hari
d. HPHT : 24 April 2018
e. HPL : 31 Januari 2019
f. UK : 37+2 Minggu
4. Riwayat Kehamilan : Tidak ada
5. Riwayat Operasi/anestesi : Pasien mengatakan belum pernah melakukan
operasi
6. Riwayat Alergi : Pasien mengatakan tidak ada riwayat alergi
7. Jenis Operasi : Sectio Caesarea
8. TTV
Suhu : 36 ºC
Respirasi : 20 x/menit
Nadi : 80 x/menit
TD : 120/70 mmHg
9. TB/BB : 150 cm/69 kg
10. Golongan Darah :O

RIWAYAT PSIKOSOSIAL/SPIRITUAL
11. Status Emosional : Kooperatif
12. Tingkat Kecemasan : Cemas
13. Skala Cemas : 5 (Panik)
14. Skala Nyeri menurut VAS (Visual Analog Scale) : Nyeri sedang

0-1 2-3  4-5 6-7 8-9 10


P : Nyeri karena kontraksi uterus
Q : Nyeri seperti diremas-remas
R : Nyeri pada perut bagian bawah
S : Skala nyeri sedang dengan skala 5
T : Nyeri hilang timbul
15. Survey Sekunder
Normal
Bagian Jika tidak normal, jelaskan
Ya Tidak
Kepala 
Leher 
Dada 
a. Leoplod I :
TFU = 27 cm, fundus teraba kepala
b. Leopold II : Sebelah kanan teraba muka
Abdomen  c. Leopold III : Teraba bokong
d. Leopold IV : Divergen
e. DJJ = 140 x/menit
f. Kenceng-kenceng
a. VT = normal
Genitalia  b. Ketuban rembes : -
c. Terpasang DC
Integumen 
Ekstremitas  Atas : tangan kanan terpasang infus

16. Hasil Data Penunjang


a. Laboratorium tanggal 12 Januari 2018
PARAMETER HASIL SATUAN NILAI NORMAL
HEMATOLOGI
Hemoglobin L 11.1 g/dl L: 14-18 P: 12-16 g/dl
Hematokrit L 33.4 % 36,0-46,0 %
Eritrosit 4.11 10^6/uL 4,06-5,80 10^6/uL
Leukosit H 14.78 10^3/uL 3,70-10,10 10^3/uL
Trombosit 273 10^3/uL 450-950 10^3/uL
MCV 81.3 fL 81.000-96.000 fL
MCH 27.0 pg 31.200-27.000 pg
MCHC 33.3 % 31.800-35.400 %
RDW 12.8 % 14.500-19.500 %
Neutrofil H 78.17 % 39.300-73.200 %
Limfosit L 16.74 % 18.000-108.300 %
Monosit 4.462 % 4.400-12.700 %
Eosinofil L 0.241 % 1.300-2.600 %
Basofil 0.382 % 8.000-8.300 %
HEMOSTATIS (PT &APIT – SITRAT)
PT L 10.9 % 11.100-36.200 %
APTT 32.0 % 23.000-37.000 %
KIMIA KLINIK
Bun 9.0 mg/dL 7-18 mg/dL
SGOT (AST) 28 u/L 0-50 u/L
SGPT (ALT) 31 u/L 0-50 u/L
Kreatinin 0.72 mg/dL 0,60-1,32 mg/dL
Nilai Klinis :
Ps non Hemodialisa >7
Ps Hemodialisa >10
Glukosa Sewaktu L 71 mg/dL 74-140
ELEKTRO (Na, K, Cl)
Natrium (Na) L 131 mEqlL 13,5-15,1 mEqlL
Kalium (K) 4.0 mEqlL 3,5-5,5 mEqlL
Klorida (Cl) 100 mEqlL 94-111 mEqlL
IMUNOSERULOGI
HbsAg 0.000 (Negatif) Index <0,30 = Negatif
˃0,30 = Positif
URIN
Protein Urin Negatif mg/dL Negatif
b. Pemeriksaan EKG : Normal Sinus Rhythm
c. USG
B. INTRA OPERASI
1. Anastesi dimulai jam : 23.50 WIB
2. Pembedahan dimulai jam : 00.00 WIB
3. Jenis anastesi : Spinal
4. Posisi operasi : Supine
5. Catatan anestesi :-
6. Pemasangan alat-alat : Kanul O2, Pulse Oxymetri
7. TTV
Suhu : 36.5 ºC RR : 18 x/menit
Nadi : 96 x/menit TD : 118/82 mmHg
Teraba : Kuat Saturasi O2 : 95%
8. Survey Sekunder
Normal
Bagian Jika tidak normal, jelaskan
Ya Tidak
Kepala 
Leher 
Dada 
Abdomen  Bayi letak sungsang (presentasi bokong)
Genitalia  Terpasang DC
Integumen 
Atas : tangan kanan terpasang infus
Ekstremitas 

Total cairan masuk :


Infus RL : 500 cc
Total Cairan Keluar
Perdarahan : 100 cc
15xBB 15 x69
IWL : 24 Jam = 24 jam = 43,12/Jam
Balance Cairan : Cairan masuk - (cairan keluar + IWL)
= 500 - (100 + 43,12)
= 500 – 143,12= 356,88 cc
C. POST OPERASI
1. Pasien pindah ke : Recovery room jam 01.00 WIB
2. Keluhan saat di RR : Sedikit pusing
3. Keadaan Umum : Baik
4. TTV
Suhu : 36ºC RR : 20 x/menit
Nadi : 80 x/menit SaO2 : 98 %
TD : 100/70 mmHg
5. Kesadaran : Composmentis (15)
6. Kelahiran Bayi :
Hari, tanggal : Minggu, 13 Januari 2019
Waktu : 00.20 WIB
Jenis Kelamin : Laki-laki
Berat : 30,3 gram
Panjang : 50 cm
7. Survey Sekunder
Normal Jika tidak normal, jelaskan
Bagian
Ya Tidak
Kepala 
Leher 
Dada 
Terdapat luka post sc melintang dengan panjang
Abdomen 
15 cm, tertutup perban kasa
Genitalia  Terpasang DC
Integumen 
Ekstremitas  Atas : tangan kanan terpasang infus
III. ANALISA DATA

Symptom Problem Etiologi

Pre Operatif Nyeri akut (00132) Agen cedera


1. DS : biologis
Pasien mengatakan kenceng-
kenceng pada perut
P : Nyeri karena kontraksi uterus
Q : Nyeri seperti diremas-remas
R : Nyeri pada perut bagian bawah
S : Skala nyeri sedang dengan
skala 5
T : Nyeri hilang timbul
DO :
a. Pasien terlihat meringis
kesakitan
b. Pasien tampak berkeringat,
gelisah
2. DS : Ansietas (00146) Ancaman pada
Pasien mengatakan merasa panik status terkini
DO :
a. Pasien seringkali bertanya
tentang operasinya
b. Pasien terlihat gelisah,
khawatir
Intra Operatif Resiko Infeksi Prosedur invasif
DS : - (00004)
DO :
a. Pasien dilakukan prosedur bedah
b. TTV
Suhu : 36.5 ºC
RR : 18 x/menit
Nadi : 96 x/menit
TD : 118/82 mmHg
Teraba : Kuat
Saturasi O2 : 95%
Post Operatif
DS : Resiko jatuh Periode pemulihan
Pasien mengatakan sedikit pusing (00155) pasca operasi
DO :
a. Pasien dalam post regional
anastesi, masih terdapat efek
anastesi
b. Pasien terlihat tidur di tempat
tidur
c. Kekuatan ekstremitas bagian
bawah belum pulih

IV. DIAGNOSA KEPERAWATAN


Pre operatif
1. Nyeri akut berhubungan dengan agen cedera biologis
2. Ansietas berhubungan dengan ancaman pada situasi terkini
Intra operatif
Resiko infeksi berhubungan dengan prosedur invasif
Post operatif
Resiko jatuh berhubungan dengan periode pemulihan pasca operasi
V. RENCANA KEPERAWATAN
Pre operatif

NO. NOC NIC RASIONAL

1 Setelah dilakukan tindakan Manajemen nyeri 1. Sebagai data dasar


keperawatan selama 1x15 menit (1400) untuk mengevaluasi
diharapkan skala nyeri berkurang, 1. Lakukan pengkajian kefektifan tindakan
dengan kriteria hasil: komprehensif yang mengurangi nyeri.
Kepuasan klien : Manajemen nyeri meliputi lokasi, 2. Memastikan letak
(3016) karakteristik, durasi, nyeri.
Indikator A T frekuensi, kualitas 3. Mencegah tingkat
 Nyeri terkontrol 2 4 dan faktor pencetus keparahan nyeri

 Mengambil tindakan 2 4 2. Observasi adanya bertambah.

untuk mengurangi petunjuk nonverbal 4. Dapat

nyeri mengenai mempengaruhi

 Mengambil tindakan 2 4 ketidaknyamanan. respon

untuk memberikan 3. Kurangi faktor ketidaknyamanan.

kenyamanan pencetus nyeri, 5. Mengurangi

 Memberikan seperti aktivitas ketegangan otot-

informasi tentang 2 4 pasien. otot, dan

pembatasan aktivitas 4. Kendalikan faktor menciptakan


lingkungan. perasaan rileks.
Keterangan :
5. Ajarkan dan anjurkan
1 : Tidak puas
teknik non
2 : Agak puas
farmakologi nafas
3 : Cukup puas
dalam.
4 : Sangat puas
5 : Sepenuhnya puas
2 Setelah dilakukan tindakan Pengurangan
keperawatan selama 1x15 menit Kecemasan (5820)
diharapkan kecemasan pada pasien 1. Gunakan 1. Pendekatan dan
berkurang, dengan kriteria hasil: pendekatan yang motivasi membantu
Tingkat Kecemasan (1211) tenang dan pasien untuk
Indikator A T meyakinkan mengeksternalisasik
 Perasaan gelisah 2 5 2. Berada disisi klien an kecemasan yang
 Wajah tegang 2 5 untuk meningkatkan dirasakan

 Serangan panik 2 5 rasa aman dan 2. Menciptakan

Keterangan: mengurangi perasaan yang


ketakutan tenang dan nyaman
1 : Berat
3. Dorong verbalisasi 3. Membantu menilai
2 : Cukup berat
perasaan, persepsi situasi sekarang dan
3 : Sedang dan ketakutan mengenali

4 : Ringan masalahnya

5 : Tidak ada

Intra operatif

NO. NOC NIC RASIONAL

1 Setelah dilakukan tindakan Perlindungan infeksi 1. Mengetahui tingkat


keperawatan diharapkan risiko (6550) keparahan infeksi
infeksi tidak terjadi dengan kriteria 1. Monitor adanya tanda 2. Mengetahui
hasil: dan gejala infeksi keadekuatan
Kontrol Risiko (1902) 2. Monitor kerentanan terhadap infeksi
Indikator A T terhadap infeksi 3. Meminimalkan
 Memonitor faktor 3 2 3. Pertahankan asepsis risiko infeksi
risiko pasien berisiko 4. Meminimalkan
 Perdarahan 3 2 4. Petugas gunakan patogen yang ada di

 Integritas jaringan: 3 2 sarung tangan steril sekeliling pasien

Kulit 5. Petugas cuci tangan 5. Mengurangi mikroba


sebelum dan sesudah bakteri yang dapat
Keterangan: tindakan menyebabkan
1 : Tidak pernah menunjukan infeksi
2 : Jarang menunjukan
3 : Kadang-kadang menunjukan
4 : Sering menunjukan
5 : Secara konsisten menunjukkan

Post operatif

NO. NOC NIC RASIONAL

1 Setelah dilakukan tindakan Pencegahan jatuh 1. Meningkatkan


keperawatan diharapkan resiko (6490) sirkulasi ke semua
jatuh pada pasien dapat dicegah, 1. Perhatikan posisi area kulit,
dengan kriteria hasil: pasien membatasi ikemia
Indikator A T 2. Berikan penyangga jaringan atau
 Penggunaan 2 5 ditempat tidur pasien mempengaruhi
prosedur 3. Identifikasi hipoksia seluler.
pemindahan yang lingkungan yang 2. Memberikan
aman meningkatkan kenyamanan kepada
 Strategi untuk 2 5 potensi jatuh pasien.
ambulasi yang aman 4. Instruksikan pasien 3. Kewaspadaan

Keterangan: untuk memanggil terhadap risiko jatuh.


1 : berat bantuan terkait 4. Membatasi aktivitas
2 : cukup berat
pergerakan yang berlebihan
3 : sedang
4 : ringan terkait yang beresiko
5 : tidak ada
VI. IMPLEMENTASI
Pre operatif

Tgl/Jam DX Implementasi Respon Pasien TTD

Sabtu, 1,2  Menggunakan DS : Pasien mengatakan nyeri


12/01/ pendekatan yang perut bagian bawah
2019
tenang dan P : Nyeri karena kontraksi
23.40
WIB meyakinkan uterus
 Melakukan pengkajian Q : Nyeri seperti diremas-
komprehensif yang remas
meliputi lokasi, R : Nyeri pada perut bagian
karakteristik, durasi, bawah
frekuensi, kualitas dan S : Skala nyeri sedang
faktor pencetus dengan skala 5
T : Nyeri hilang timbul
DO : Pasien tampak berkeringat,
meringis kesakitan, gelisah

1,2  Mengobservasi adanya DO : Pasien tampak memegangi


23.45 petunjuk nonverbal daerah perut, pasien
WIB mengenai tampak gelisah serta
ketidaknyamanan. berkeringat

 Meningkatkan rasa DS : Pasien mengatakan lebih


aman dan mengurangi rileks

ketakutan dengan
berada disisi klien

 Mendorong verbalisasi DO : Pasien kooperatif, sudah


1,2
perasaan, persepsi dan mulai bisa mengontrol rasa

ketakutan gelisahnya

 Mengurangi faktor DO : Pasien mampu mengikuti


pencetus nyeri, seperti prosedur teknik nafas
aktivitas pasien. dalam dengan baik.
 Mengajarkan dan
anjurkan teknik non
farmakologi nafas
dalam.

Intra operatif

Tgl/Jam DX Implementasi Respon Pasien TTD

Sabtu,
12/01/  Memonitor adanya DO : Tidak ada tanda dan
2019 1
tanda dan gejala infeksi gejala infeksi
23.55
WIB  Memonitor kerentanan DO : Proses pembedahan
terhadap infeksi berjalan penuh dengan
kehati-hatian dan dengan
teknik steril
 Petugas DO : Petugas menggunakan
mempertahankan teknik steril
asepsis pasien berisiko
 Petugas menggunakan DO : Petugas menggunakan
sarung tangan steril teknik steril

 Petugas mencuci
tangan sebelum dan DO : Petugas menggunakan
sesudah tindakan teknik steril
Post operatif

Tgl/Jam DX Implementasi Respon Pasien TTD

Minggu, 1  Memperhatikan posisi DO : Pasien dalam posisi


13/01/ pasien supinasi
2019
01.00  Memberikan DO : Pasien tampak nyaman
WIB penyangga ditempat
tidur pasien

01.05  Mengidentifikasi DO : Lingkungan tampak aman


WIB lingkungan yang
meningkatkan potensi
jatuh
01.10  Menginstruksikan DS : Pasien mengatakan akan
WIB pasien untuk memanggil bantuan jika

memanggil bantuan membutuhkan sesuatu

terkait pergerakan

VII. EVALUASI
Pre operatif

Tgl/Jam DX Catatan Perkembangan TTD

Sabtu, 1 S : Pasien mengatakan nyeri perut bagian bawah berkurang


12/01/ P : Nyeri karena kontraksi uterus
2019 Q : Nyeri seperti diremas-remas berkurang
23.50 R : Nyeri pada perut bagian bawah
WIB S : Skala nyeri 3
T : Nyeri hilang timbul bekurang
O : Pasien terlihat lebih tenang
A : Masalah teratasi sebagian
Kepuasan klien : Manajemen nyeri (3016)
Indikator Awal Tujuan Akhir
 Nyeri terkontrol 2 4 3
 Mengambil 2 4 4
tindakan untuk
mengurangi nyeri
 Mengambil 2 4 4
tindakan untuk
memberikan
kenyamanan
 Memberikan 2 4 4

informasi tentang
pembatasan
aktivitas
Keterangan :
1 : Tidak puas
2 : Agak puas
3 : Cukup puas
4 : Sangat puas
5 : Sepenuhnya puas
P : Intervensi dilanjutkan:
- Lakukan pengkajian nyeri komprehensif
- Monitor rasa ketidaknyamanan
- Anjurkan teknik relaksasi nafas dalam
2 S : Pasien mengatakan sudah siap untuk dioperasi dan rasa
panik berkurang
O : Pasien terlihat lebih tenang, berdoa saat dilakukan
masuk ruang operasi
A : Masalah teratasi sebagian
Tingkat Kecemasan (1211)
Indikator Awal Tujuan Akhir
 Perasaan gelisah 2 5 3
 Wajah tegang 2 5 3
 Serangan panik 2 5 3
Keterangan:
1 : Berat
2 : Cukup berat
3 : Sedang
4 : Ringan
5 : Tidak ada
P : Tingkatkan intervensi
- Berada disisi klien untuk meningkatkan rasa aman
dan mengurangi ketakutan
- Dorong verbalisasi perasaan, persepsi dan
ketakutan

Intra operatif
Tgl/Jam DX Catatan Perkembangan TTD
Minggu, 1 S:-
13/01/ O : Suhu : 36 ºC
2019 RR : 20 x/menit
00.40 Nadi : 92 x/menit
WIB TD : 118/82 mmHg
Teraba : Kuat
Saturasi O2 : 95%
A : Masalah teratasi
Indikator Awal Tujuan Akhir
 Memonitor faktor risiko 3 2 2
 Perdarahan 3 2 2
 Integritas jaringan : Kulit 3 2 2
Keterangan:
1 : Tidak pernah menunjukan
2 : Jarang menunjukan
3 : Kadang-kadang menunjukan
4 : Sering menunjukan
5 : Secara konsisten menunjukkan
P : Masalah teratasi, tindakan dihentikan.

Post operatif
Tgl/Jam DX Catatan Perkembangan TTD
Minggu, 1 S:-
13/01/ O : Pasien tampak berbaring diatas tempat tidur dengan
2019 aman dan nyaman
01.10 A : Masalah teratasi
WIB Indikator Awal Tujuan Akhir
 Penggunaan prosedur 2 5 5
pemindahan yang
aman
 Strategi untuk 2 5 5
ambulasi yang aman
Keterangan:
1 : Berat
2 : Cukup berat
3 : Sedang
4 : Ringan
5 : Tidak ada
P : Hentikan intervensi