Anda di halaman 1dari 9

CRITICAL JOURNAL REPORT

“Using Android-Based Educational Game for


Learning Colloid Material”

DI SUSUN OLEH :

UCIA MAHYA DEWI


8176141011

Dosen Pengampu:
Dr. Ajat Sudrajat, M.Si

Mata Kuliah
Pengembangan Media Pembelajaran Kimia

PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN KIMIA


PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MEDAN
2018
Identitas Jurnal

Using Android-Based Educational Game for Learning Colloid Material

Penggunaan Game Pendidikan Berbasis Android Untuk Pembelajaran


Materi Koloid
Penulis S Sari, R Anjani, I Farida1 and M A Ramdhan

Tahun Jurnal 2017


International Conference on Mathematics and Science Education
Nama Jurnal
(ICMScE), hal : 1− 6
DOI 10.1088/1742-6596/895/1/012012

I. Pengantar
Konsep koloid adalah bagian dari kimia yang berkaitan erat dengan kehidupan sehari-
hari, misalnya dalam kimia industri, pada pembuatan berbagai produk seperti kosmetik,
bahan makanan, dan sejumlah produk lainnya. Pada materi koloid siswa diharuskan untuk
menghafalnya, tanpa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kesulitan siswa dalam
menerapkan materi koloid dalam kehidupan sehari-hari, menuntut guru untuk menjadi kreatif
dan inovatif, salah satunya dengan membuat media pembelajaran. Teknologi yang
berkembang menuntut para guru untuk dapat menggunakan teknologi untuk menciptakan dan
mengembangkan media pembelajaran sesuai dengan perkembangan teknologi.
Implementasi Informasi dan Teknologi (IT) dalam bidang pembelajaran diyakini dapat
meningkatkan kemampuan belajar siswa. Proses pembelajaran dengan menerapkan IT akan
memberikan materi pembelajaran menggunakan berbagai media yang akan mempengaruhi
prestasi belajar siswa dengan cara yang positif. Pembelajaran menggunakan multimedia
memiliki efek positif pada hasil belajar siswa. Salah satu contoh implementasi IT di bidang
pembelajaran adalah dengan membuat game edukasi.
Pembuatan game edukasi sangat penting terutama menerapkannya dalam pembelajaran
karena akan meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan siswa. Salah satu perkembangan
teknologi yang saat ini diminati oleh banyak orang adalah smartphone berbasis android.
Karena smartphone lebih mudah digunakan, memiliki sistem operasi terbuka yang
memungkinkan pengguna smartphone dapat menambahkan berbagai aplikasi. Game edukasi
ini bisa sangat memotivasi sambil tetap mempertahankan atau bahkan meningkatkan efek
pendidikan pada siswa. Pembelajaran kimia pada materi koloid dapat diperoleh dengan baik
jika guru menggunakan media pembelajaran yang tepat. Dengan demikian, perlu upaya untuk
mengembangkan media pembelajaran berbasis android.

II. Ringkasan Isi Jurnal


Tujuan utama dari penelitian ini adalah membuat game edukasi berbasis android pada
materi koloid untuk mengembangkan literasi kimia siswa. Subjek penelitian ini adalah dua
puluh siswa Fakultas Kimia Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Keguruan, UIN Sunan
Gunung Djati Bandung.
Ada enam tahap dalam pembuatan media permainan edukasi berbasis android pada
materi koloid yaitu:
1) Analisis SK dan KD materi koloid
2) Pembuatan proses media game edukasi berbasis android
3) Revisi media permainan edukasi berbasis-android
4) Uji coba terbatas
5) Analisis data, dan
6) Produksi media game edukasi berbasis-android pada materi koloid.

HASIL DAN DISKUSI


Proses pembuatan media game edukasi berbasis android pada materi koloid
menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Metode penelitian ini digunakan untuk
menghasilkan dan menguji validitas suatu produk tertentu. Beberapa fase dilakukan dalam
proses ini. Tahap pertama adalah analisis materi koloid, yang bertujuan untuk merencanakan
urutan proses pembelajaran karena memainkan peran penting dalam mempelajari makna.
Dalam tahap mendesain, hal-hal yang dibutuhkan adalah mengintegrasi permainan
materi koloid dalam bentuk Flowchart (diagram alur) dan storyboard. Flowchart digunakan
untuk menjelaskan alur dari satu bagian ke bagian lainnya yang memudahkan pengguna
untuk mengoperasikan game koloid ini. Proses pembuatan media game edukasi berbasis
android pada materi koloid didasarkan pada tahap perancangan, seperti storyboard dan
flowchart.
Deskripsi bagian, desain visual dan audio, informasi, dan suara narasi akan dibuat
dalam tahap storyboard. Perangkat lunak dalam program ini menggunakan bahasa
pemrograman. Setelah itu, game edukasi disimpan dalam format * .apk agar dapat digunakan
di smartphone android.
Berikut ini adalah visualisasi dari media game edukasi berbasis android pada materi
koloid setelah menyelesaikan beberapa tahap.

1) Bagian Utama dari Game


Dalam bagian utama ini, ada beberapa tombol jenis koloid yang menampilkan
menu untuk memasuki level permainan sesuai dengan jenis koloid. Tombol
karakteristik terdiri dari menu untuk memasuki level permainan karakteristik koloid.
Tombol petunjuk terdiri dari bagaimana pengguna memainkan permainan. Tentang
tombol terdiri dari identitas aplikasi. Tombol pengaturan di kiri atas terdiri dari
pengaturan suara. Tombol keluar yang digunakan untuk keluar dari aplikasi ini. Ini
dapat dilihat pada Gambar 2

Gambar 1. Visualisasi Bagian Utama Gambar 2. Visualisasi Bagian Petunjuk

2) Bagian Pengaturan
Bagian ini adalah pengaturan untuk audio dan musik dalam aplikasi. Bagian ini
digunakan untuk menyalakan atau mematikan audio dan musik dalam aplikasi.
3) Bagian Instruksi
Bagian ini adalah instruksi tentang cara memainkan game dalam beberapa level
dalam aplikasi ini. Visualisasi adegan instruksi dapat dilihat pada Gambar 2.
4) Tentang Bagian
Bagian ini menampilkan informasi dan profil pembuat konten dan desain aplikasi
ini.
5) Menu Scene
Ada dua bagian dari menu scene. Bagian pertama dari menu terdiri dari jenis
materi koloid. Visualisasi bagian pertama dari menu dapat dilihat pada Gambar 3.
Bagian kedua dari menu adalah tentang sifat dan isi dari materi koloid. Visualisasi
bagian kedua dari bagian menu dapat dilihat pada Gambar 4

Gambar
Gambar 3. 4. Visualisasi
Visualisasi sifatKoloid
Jenis dan isi
materi
Pada koloid
Bagian MenuBagian
Menu

6) Levels Scene
Bagian ini menampilkan permainan tentang jenis koloid, karakteristik, dan konten.
Permainan ini disediakan dalam bentuk teks, gambar, dan animasi yang memudahkan
siswa untuk belajar koloid untuk mengembangkan literasi kimia siswa. Game ini adalah
tentang sol yang solid di mana siswa dapat mengidentifikasi penerapan sol padat dalam
kehidupan sehari-hari. Visualisasi permainan dapat dilihat pada Gambar 5.
Tingkat kedua dari permainan ini adalah tentang sol cair. Siswa dapat
mengidentifikasi berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dalam prosesnya
siswa akan dapat mengklasifikasikan jenis koloid dan cairan sol. Visualisasi permainan
dapat dilihat pada Gambar 6.

Gambar 5. Visualisasi Scene Level 1 Gambar 6. Visualisasi Scene Level 2


Tingkat ketiga dari permainan ini adalah tentang sol gas. Siswa dapat
mengidentifikasi berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dalam prosesnya
siswa akan dapat mengklasifikasikan jenis koloid dan sol gas (Gambar 7)
Pada tingkat keempat permainan, siswa dapat mengidentifikasi berbagai hal dalam
kehidupan sehari-hari, sehingga dalam prosesnya siswa akan dapat mengklasifikasikan
jenis koloid, cairan, gas, dan sol padat. Visualisasi pada Gambar 8.

Gambar 7. Visualisasi Scene Level 3Gambar 8. Visualisasi Scene Level 4

Di tingkat kelima tentang emulsi padat, siswa dapat mengidentifikasi banyak hal
dalam kehidupan sehari-hari untuk mempertimbangkan contoh emulsi padat. Siswa
dapat mengklasifikasikan jenis koloid dan dapat menjelaskan tentang emulsi padat.
Visualisasi permainan dapat dilihat pada Gambar 9.
Di tingkat keenam tentang emulsi cair, siswa dapat mengidentifikasi dalam
kehidupan sehari-hari untuk mempertimbangkan contoh emulsi cair. Siswa dapat
mengklasifikasikan jenis koloid dan dapat menjelaskan tentang emulsi cair (Gambar 10)

Gambar 9.
Gambar 10.Visualisasi
VisualisasiScene
SceneLevel
Level5
6

Di tingkat ketujuh tentang emulsi gas, seorang siswa dapat mengidentifikasi


banyak hal dalam kehidupan sehari-hari untuk mempertimbangkan contoh emulsi cair.
Siswa dapat mengklasifikasi jenis pasir koloid dapat menjelaskan tentang emulsi gas.
Visualisasi permainan dapat dilihat pada Gambar 11.
Di level kedelapan dari game ini, seorang siswa dapat mengidentifikasi banyak
hal dalam kehidupan sehari-hari untuk mempertimbangkan contoh emulsi cair, padat,
dan gas. Siswa dapat mengklasifikasikan jenis koloid dan dapat menjelaskan tentang
emulsi cair, padat, dan gas. Visualisasi permainan dapat dilihat pada Gambar 12.

Gambar
Gambar11.
12.Visualisasi
VisualisasiScene
SceneLevel
Level7
8
Di tingkat kesembilan dari permainan ini adalah tentang busa di mana seorang
siswa dapat mengidentifikasi segala macam hal dalam kehidupan sehari-hari untuk
dianggap sebagai contoh busa.
Tingkat kesepuluh dari game ini adalah tentang Tyndall Effect yang
memvisualisasikan jalur sinar. Kemudian, siswa dapat memvisualisasikan jalur sinar,
dapat mengatasi masalah dengan kontennya.
Tingkat kesebelas dari game ini adalah tentang elektroforesis yang menampilkan
animasi sel elektroforesis. Siswa dapat menyimpulkan konten dalam koloid, untuk
menjelaskan bahan elektroforesis.
Tingkat kedua belas dari game ini adalah tentang adsorpsi yang menampilkan
animasi dari adsorpsi koloid. Siswa dapat menyimpulkan konten dalam koloid, untuk
menjelaskan materi adsorpsi.
Hasil pengolahan data pada kuesioner oleh beberapa validator dapat diperoleh
bahwa penilaian validator game koloid berbasis android dapat dilihat pada beberapa
aspek. Diperoleh bahwa r-value tertinggi adalah 0,93, sedangkan r-value terendah
adalah 0,60 dengan r-value rata-rata 0,77 untuk seluruh aspek yang dinilai. Maka dapat
disimpulkan bahwa media pembelajaran game koloid berbasis android ini dinyatakan
valid.
III. Kelebihan Isi Jurnal
1. Penelitian ini memberikan distribusi bagi tenaga pendidik dalam mengembangkan
media pembelajaran dalam bentuk permainan di aplikasi android
2. Pengembangan media dalam bentuk permainan materi koloid ini menyajikan konten
dalam bentuk animasi, gambar bersama dengan teks secara bersamaan serta video
sehingga seseorang akan lebih mudah memahami atau dengan mudah menerima
informasi dengan baik jika menggunakan animasi atau gambar dengan kata-kata.
3. Peneliti menyajikan gambar mengenai bentuk animasi dan permainan materi koloid
yang telah dibuat dalam bentuk aplikasi android.
4. Penulis menyajikan materi secara sistematis dan strukturalis, dengan menguraikan
materinya dari awal pendahuluan tentang permasalahan yang terjadi dalam proses
pembelajaran,solusi permasalahan,teori,metode penelitian, hasil pembahasan,diskusi
hingga kesimpulan dari hasil penelitian
5. Setiap gambar yang disajikan disertai dengan pembahasan mengenai isi gambar
tersebut sehingga pembaca lebih mudah dalam memahami gambar yang dimaksud.
6. Tinjauan pustaka yang disajikan penulis dalam jurnal ini sudah sangat sistematis
dan relevan penulis sudah mengaitkan teori yang digunakan dengan masalah yang
dihadapi dalam proses pembelajaran

IV. Kelemahan Isi Jurnal


1. Hasil Penelitian yang disajikan kurang detail seperti data data akurat penelitian
berupa hasil uji coba terbatas dan analisis data
2. Peneliti tidak menyajikan hasil validasi produk yang diperoleh dari media yang
telah dikembangkan sehingga informasi yang diberikan kurang jelas
3. Peneliti tidak menyajikan literatur mengenai penelitian sebelumnya yang pernah
dilakukan
4. Peneliti tidak menjelaskan teknik pengolahan dan teknik analisis data yang
digunakan sehingga informasiyang disampaikan masih kurang
5. Peneliti tidak menjelaskan instrument apa saja yang digunakan dalam meguji media
yang telah dikembangkan
6. Penelitian ini hanya menjelaskan dan memaparkan tentang kelayakan media yang
dikembangkan dalam bentuk game di aplikasi android dan belum menjelaskan
pengaruh media tersebut terhadap hasil belajar siswa
V. Implikasi
Implikasi dari penelitian ini bisa menjadi motivasi dan rujukan oleh guru / penelti untuk
membuat media pembelajaran berupa game edukasi dalam bentuk aplikasi di android sehingga
siswa lebih mudah mempelajari kapan saja materi yang terdapat dalam aplikasi android tersebut.
Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa materi koloid yang disajikan dalam 12 level
permainan dalam bentuk pertanyaan dan tantangan, menyajikan visualisasi wacana, gambar
dan animasi secara kontekstual untuk mengembangkan proses berpikir dan sikap sehingga
layak digunakan dalam proses pembelajaran

VI. Kesimpulan Dan Saran


A. Kesimpulan
Penelitian dalam jurnal ini sudah sangat bagus karena topik yang diangkat dalam
penelitian ini mengenai pengembangan media berupa game edukasi berbasis android
yang memudahkan siswa dalam memahasi materi kimia. Dalam isi jurnal secara
keseluruhan hanya sedikit ditemukan kelemahan kelemahan dalam pemaparan dan
penyusunan isi materi/penelitian dari jurnal. Dan untuk Kesimpulan dari junal ini yaitu
pengembangan game edukasi berbasis android pada bahan koloid berorientasi kimia
melalui fase analisis dan fase desain. Dalam fase analitik, hasilnya adalah relevansi
materi antara indikator literasi kimia dalam strategi presentasi material. Tahap desain
menghasilkan game edukasi berbasis android yang memiliki karakteristik material yang
disajikan melalui pertanyaan yang divisualisasikan dengan game yang dilengkapi
dengan gambar dan animasi sehingga dapat meningkatkan literasi kimia siswa.

B. Saran
Disarankan agar peneliti lain dapat mengembangkan media pembelajaran berupa game
edukasi berbasis android tidak hanya pada materi koloid saja tetapi juga pada materi kimia
lainnya.

Kepustakaan

Sari,S,dkk., (2017), Using Android-Based Educational Game for Learning Colloid Material,
Journal Of International Conference on Mathematics and Science Education
(ICMScE),Hal 1-6.