Anda di halaman 1dari 2

1.

Pada suatu clarifier yang berbentuk balok digunakan untuk menampung air
limbah. Air limbah yang ditampung harus kurang dari 1 jam. Buatlah
program, flowchart, dan hasil run untuk menghitung volume dan waktu
tinggal dalam clarifier, dengan ketentuan sebagai berikut :
𝑣𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 𝑐𝑙𝑎𝑟𝑖𝑓𝑖𝑒𝑟 (𝑚3 )
𝑤𝑎𝑘𝑡𝑢 𝑡𝑖𝑛𝑔𝑔𝑎𝑙 =
𝑚3
𝑑𝑒𝑏𝑖𝑡 𝑎𝑖𝑟 𝑚𝑎𝑠𝑢𝑘( 𝑠 )
𝑣𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 𝑐𝑙𝑎𝑟𝑖𝑓𝑖𝑒𝑟 = 𝑃 × 𝑙 × 𝑡

1. Debit air masuk (merupakan suatu input dalam satuan m3)


2. Panjang, Lebar, Tinggi merupakan suatu Input
3. Wajib memberi satuan dalam volume, debit, dan waktu tinggal.
4. Gunakan statement if then else.
5. Algoritma, listing program, dan hasil run.
2. Dalam suatu operasi industri menggunakan alat condensing vapour vertical
dan horizontal. Alat ini digunakan untuk mencari besarnya koefisien
perpindahan panas. Dengan rumus sebagai berikut:
𝑘𝑜𝑒𝑓. 𝑝𝑒𝑟𝑝𝑖𝑛𝑑𝑎ℎ𝑎𝑛 𝑝𝑎𝑛𝑎𝑠 𝑃𝑎𝑑𝑎 𝐶𝑜𝑛𝑑𝑒𝑛𝑠𝑖𝑛𝑔 𝑉𝑎𝑝𝑜𝑢𝑟 𝑉𝑒𝑟𝑡𝑖𝑘𝑎𝑙
𝐾𝑓 3 𝜌𝑓 2 𝜆 𝑔 0.25
𝐻𝑓(𝐵𝑡𝑢/𝑓𝑡2ℎ𝑟°𝐹) = [ ] × 0,943
𝐿 𝜇 ∆𝑡𝑓
𝑘𝑜𝑒𝑓. 𝑝𝑒𝑟𝑝𝑖𝑛𝑑𝑎ℎ𝑎𝑛 𝑝𝑎𝑛𝑎𝑠 𝑃𝑎𝑑𝑎 𝐶𝑜𝑛𝑑𝑒𝑛𝑠𝑖𝑛𝑔 𝑉𝑎𝑝𝑜𝑢𝑟 𝐻𝑜𝑟𝑖𝑧𝑜𝑛𝑡𝑎𝑙
𝐾𝑓 3 𝜌𝑓 2 𝜆 𝑔
𝐻𝑓(𝐵𝑡𝑢/𝑓𝑡2ℎ𝑟°𝐹) = × 0,725
𝐷𝑝 𝜇 ∆𝑡𝑓
𝑇1 𝑢𝑎𝑝 𝑎𝑖𝑟 + 𝑇2 𝑎𝑖𝑟 𝑝𝑒𝑛𝑑𝑖𝑛𝑔𝑖𝑛
𝑡𝑓 =
2
∆𝑡𝑓 = 𝑡𝑓 − 𝑇2 𝑎𝑖𝑟 𝑝𝑒𝑛𝑑𝑖𝑛𝑔𝑖𝑛
Dengan ketentuan :
𝐵𝑡𝑢
h= 𝑘𝑜𝑒𝑓. 𝑝𝑒𝑟𝑝𝑖𝑛𝑑𝑎ℎ𝑎𝑛 𝑝𝑎𝑛𝑎𝑠 (𝑓𝑡 2 ℎ𝑟 °𝐹)
Kf= 0,012738 (Btu/ft2 hr ᵒF)
𝜌𝑓= 61,0551 (lbm/ft3)
𝜆f = 1100 (btu/lbm)
𝑔 = 4,165 (ft/hr2)
𝐿 = 1,4435
µf= 1,2023 (lbm/ft hr)
T1 uap air (Suhu Masuk Condensing Vapour) = 100oC (Ganjil) 120oC (Genap)
T2 uap air (Suhu Keluar Condensing Vapour) = 65oC (Ganjil) 75oC (Genap)
T1 air pendingin (Suhu Masuk Condensing Vapour) = 25oC (Ganjil) 30oC
(Genap)
T2 air pendingin (Suhu Keluar Condensing Vapour) = 65oC (Ganjil) 75oC
(Genap)
Interval T1 uap air = 2oC (Ganjil) 3oC (Genap)
Interval T2 uap air = 8oC (Ganjil) 9oC (Genap)
Interval T1 air pendingin = 10oC (Ganjil) 11oC (Genap)
Interval T2 air pendingin = 14oC (Ganjil) 16oC (Genap)

buatlah program dengan bahas pemrograman Basica untuk mencari nilai


perpindahan panas dengan statement perulangan dengan ketentuan :
1. Menggunakan statement For Next
2. Kf interval 0,5
3. Terdapat 15 Kali Perulangan
4. Algoritma, Flowchart, Script dan Hasil Run

Bukaan P T uap T air Tf Deltatf µf λf kf g h (Btu


(Psi) o
air( C) pendingin o
( F) (lbm/ft (btu (Btu/ft2 (ft/hr2) /ft2hrᵒf)
o
( C) hr) lbm) hr ᵒf)
T1 T2 T1 T2

3. Kamu memiliki sebuah dadu dengan jumlah sisi yang diasumsikan sebagai
jumlah dari dua dari 3 digit terakhir ditambah dengan 1 digit terakhir
NPMmu. Kemudian kamu memainkannya dengan melempar sebanyak
jumlah 3 digit terakhir NPMmu. Sebutkan kemungkinan sisi yang muncul
dari digit NPMmu. (Contoh : NPM 17031010280. Tentukan kemungkinan
muncul angka 1, 3, 7, 2, dan 8 pada dadumu dengan jumlah sisi (280, 28+0=
28 sisi) dan dilempar sebanyak (2+8+0=10 kali).