Anda di halaman 1dari 4

TUGAS SEJARAH

CANDI SINGOSARI

Nama :

Kelas :

Mapel :
Sejarah Candi Singosari

Candi Singosari dibangun pada masa Pemerintahan Kertanegara yang merupakan Raja Singosari
terakhir, Putra dari Raja Wisnuwardana. Keberadaan munculnya Candi Singosari memang tidak
lepas dari kisah Ken Arok yang menjadi pendirinya Kerajaan Singosari.Kerajaan Singosari
berhasil didirikan di tahun 1222 oleh Ken Arok setelah menikahi seorang putri cantik yang
bernama Ken Dedes. Ia juga telah menyatukan dua wilayah yang pada tahun 1049 telah
dipisahkan oleh Raja Airlangga.
Fungsi Candi Singosari

Banyak yang berkata bahwa Candi Singosari merupakan makam Raja Kertanegara yang
dilambangkan sebagai raja terakhirnya Kerajaan Singosari. Namun pada kenyataannya, disana
tidak ditemukan tempat penyimpanan abu jenazahnya Raja Kertanegara. Candi Singosari
merupakan peninggalan agama Hindu,sementara menurut kepercayaan umat Hindu, orang
yang meninggal, jenasahnya harus dibakar, abunya dibuang ke laut, lalu dibuatkan tempat
pendharmaannya. Lalu,seharusnya di dalam candi terdapat sebuah sumuran yang di dalamnya
berisi sebuah Bejana Garbhapatra, namun tidak ditemukan di Candi Singosari.Itulah sebabnya
mengapa Candi Singosari lebih cocok kalau disebut dengan tempat pemujaan agama Hindu.
Dan karena di Candi Kidal lah terdapat tempat abu Raja Kertanegara, maka diputuskanlah
bahwa Candi Kidal adalah tempat untuk makam Raja Singosari yang pertama.

Struktur Candi Singosari

Kalau berdasarkan struktur bangunannya, Candi Singosari juga digambarkan sebagai Lingga dan
Yoni. Teras pada sisi utaranya berbentuk segi empat dan memiliki cerat di sisi utaranya,
sehingga terlihat seperti Yoni. Sedangkan bagian badan candinya menumpang di atas teras
sehingga terlihat seperti Lingga yang menumpang permukaan Yoni.

Bagian-Bagian Candi Singosari

Bagian-bagian Candi Singosari terdiri dari beberapa uraian bangunan candi. Yang pertama
adalah Batur atau teras dapat dinaiki melalui anak tangga dari arah barat. Kemudian bagian di
atas Batur yang dihadapkan dengan kaki candi digunakan sebagai ruang utama di tengah yang
dikelilingi 5 ruangan lain. Dan yang terakhir adalah Badan Candi yang berisi ruang atau celah
kosong namun bukan untuk ditempatkan arca. Bagian berikutnya adalah Atap atau Puncak
Candi yang menjadi Swarloka atau simbol atas

Keunikan Candi Singosari

Keunikan dari Candi Singosari terletak dari cara pembuatan struktur bangunan Candi yang
berbentuk bujur sangkar ini. Candi dibuat dengan menumpuk batu-batu andesit hingga pada
ketinggian tertentu dengan mengukir batuan mulai dari atas hingga ke bawah.

Bangunan candi yang berbentuk vertikal sebenarnya berorientasi pada gambaran Gunung
Meru. Apabila Gunung Meru memiliki struktur kaki, lereng, dan puncak, maka Candi Singosari
pun mempunyai struktur kaki, tubuh, dan atap. Kaki candi yang digambarkan sebagai gunung,
badan candi yang digambarkan sebagai lereng gunung, dan atap candi yang digambarkan
sebagai puncak gunung.