Anda di halaman 1dari 2

JURUSAN KEPERAWATAN

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA


STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN 1-2
GANGGUAN PERSEPSI SENSORI (HALUSINASI)

Klien : Tn. D
Mahasiswa : Muhammad Cholid Al Fahrozi
NIM : 180070300011044

A. PROSES KEPERAWATAN
1. Kondisi klien:
Klien berpenampilan rapi, rambut klien tertata rapi, pakaian klien bersih, klien sedang duduk
di ruang konsultasi dokter bersama ibunya di Poli Jiwa RST dr. Soepraoen
2. Diagnosa keperawatan: Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Suara dan Pengelihatan
3. Tujuan khusus:
1) Pasien dapat mengidentifikasi isi, waktu, situasi pencetus, perasaan, dan respon dari
halusinasi
2) Pasien dapat menyebutkan cara mengontrol halusinasi
3) Pasien dapat melakukan cara mengontrol halusinasi dengan cara menghardik dan
dengan obat
4) Pasien dapat memasukkan dalam jadwal kegiatan latihan menghardik dan dengan obat
4. Tindakan keperawatan:
a. Evaluasi kemampuan klien mengontrol halusinasi dengan cara menghardik dan
memberikan pujian
b. Latih cara mengontrol halusinasi dengan obat (jelaskan 6 benar obat: jenis, guna,
dosis, frekuensi, cara, kontinuitas minum obat)
c. Bantu memasukkan jadwal kegiatan latihan menghardik dan minum obat

B. STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN


ORIENTASI
1. Salam Terapeutik:
“Selamat pagi mas saya Cholid, mahasiswa bimbingan Pak Adcha yang sedang praktik di
Poli Jiwa RST dr. Soepraoen. Hari ini saya sedang bertugas dan saya akan membantu mas.
Nama mas siapa, senangnya dipanggil apa?”
2. Evaluasi/ Validasi:
“Bagaimana perasaan imas saat ini?, Apa masih sering mendengar suara-suara atau melihat
bayangan-bayangan?”
3. Kontrak: Topik, waktu, dan tempat
Topik : “Apakah mas tidak keberatan untuk ngobrol dengan saya? Menurut mas D sebaiknya
kita ngobrol apa ya? Bagaimana kalau kita ngobrol tentang cara mengontrol suara-suara dan
bayangan-bayangan yang tidak nyata dengan obat?”
Waktu : “Berapa lama kira-kira kita bisa ngobrol? Mas maunya berapa menit? Bagaimana
kalau 10 menit? Bisa!”
Tempat : Di mana kita duduk? Di ruang konsultasi dokter? Di kursi itu, atau mau di mana?”

KERJA: Langkah-Langkah Tindakan keperawatan


“bagaimana mas apakah sudah latihan menghardik sesuai dengan yang telah diajarkan
sebelumnya?”
“jadi sekarang kita diskusi tentang cara mengontrol suara-suara dan bayang-bayang
dengan cara menggunakan obat ya mas”
“jadi obat yang mas konsumsi itu ada beberapa macam, konsumsi obatnya harus teratur
agar efeknya bisa terjadi ya mas, kalau mas mengonumsi obat tidak teratur percuma karena
tidak akan menimbulkan efek yang berarti”
“obatnya biasanya obat suntik ya mas, biasanya disuntiknya kapan?”
Kalau begitu harus rutin kontrol sebulan sekali ya mas agar obatnya juga tetap bisa
diberikan“

TERMINASI:
1. Evaluasi respon klien terhadap tindakan keperawatan:
Subyektif:
“Bagaimana perasaan mas D setelah berbincang-bincang tentang suara-suara yang mas
dengar dan bayangan-bayangan yang mas lihat dengan saya ini tadi?”.
Obyektif:
”Coba mas sebutkan tadi apa fungsi obat yang mas konsumsi? Disuntikkan berapa kali
mas?”
2. Tindak lanjut klien (apa yang perlu dilatih klien sesuai dengan hasil tindakan yang telah
dilakukan):
“Kalau suara-suara atau bayang-bayang itu muncul lagi, silakan mas coba cara tersebut!
Bagaimana kalau kita buat jadwal latihannya. Mau jam berapa saja latihannya?”
(Masukkan kegiatan latihan menghardik halusinasi dalam jadwal kegiatan harian klien).
3. Kontrak yang akan datang (Topik, waktu, dan tempat):
“Cukup sekian ya mas latihannya hari ini, jangan lupa untuk bulan depan kontrol ulang ke sini
untuk mendapatkan suntikan obat. Selamat pagi”