Anda di halaman 1dari 14

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN


POLITEKNIK KARYA HUSADA

KODE MK RUMPUN MK BOBOT SKS SEMESTER DIREVISI


FARMAKOLOGI WAT206 T=2 P= 1 II (Dua) -
PENGEMBANG RPS KOORDINATOR RMK KETUA PROGRAM STUDI
Ns. Diah Argarini, S.Kep., M.Kep. Ns. Diah Argarini, S.Kep., Hendrawati, SKM., M.Kes
M.Kep.
CAPAIAN Program Studi
PEMBELAJARAN 1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius.
2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika.
3. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik.
4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa
tanggungjawab pada negara dan bangsa;
5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan
orisinal orang lain.
6. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan
peradaban berdasarkan pancasila;
7. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
8. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
9. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.
10. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri.
11. Mampu bertanggung gugat terhadap praktik profesional meliputi kemampuan menerima tanggung gugat
terhadap keputusan dan tindakan profesional sesuai dengan lingkup praktik di bawah tanggungjawabnya,
dan hukum/peraturan perundangan.
12. Mampu melaksanakan praktik keperawatan dengan prinsip etis dan peka budaya sesuai dengan Kode Etik
Perawat Indonesia.
13. Memiliki sikap menghormati hak privasi, nilai budaya yang dianut dan martabat klien, menghormati hak
klien untuk memilih dan menentukan sendiri asuhan keperawatan dan kesehatan yang diberikan, serta
bertanggung jawab atas kerahasiaan dan keamanan informasi tertulis, verbal dan elektronik yang
diperoleh dalam kapasitas sesuai dengan lingkup tanggungjawabnya.
14. Menguasai konsep anatomi fisiologi tubuh manusia, patologi dan patofisiologi kelainan struktur dan
fungsi tubuh, gizi, mikrobiologi, parasitologi, dan farmakologi.
15. menguasai konsep teoritis dan prosedur pencegahan infeksi dan promosi kesehatan, pemberian obat oral,
obat topikal, supositoria dan parenteral.
16. Mampu memberikan (administering) dan mencatat obat oral, topikal, parenteral dan supositoria sesuai
estándar pemberian obat dan kewenangan yang didelegasikan

Mata Kuliah
Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa mampu :
1. Menjelaskan & menguraikan tentang konsep farmakologi keperawatan
2. Memahamai penggolongan obat
3. Memahami efek samping obat
4. Memahami bahaya penggunaan / pemberian obat pada pasien
5. Menerapkan prinsip farmakologi dalam melaksanakan peran kolaboratif

DESKRIPSI BAHAN Bahan Kajian


KAJIAN DAN Mata kuliah ini menguraikan tentang farmakologi dalam lingkup keperawatan, dengan menekankan tentang
POKOK BAHASAN dasar farmasetika, farmakodinamik, farmakokinetik, penggolongan obat berdasarkan sistem tubuh, meliputi
dosis, indikasi-kontra indikasi obat, efek samping dan pertimbangan pemberian obat pada pasien. Selanjutnya,
peran kolaboratif perawat dalam pelaksanaan prinsip farmakologi serta penghitungan dosis, termasuk
bagaimana implikasinya dalam keperawatan.

Pokok Bahasan
Pada mata ajar ini mahasiswa akan mempelajari :
1. Konsep dasar farmakologi, farmakodinamik, farmakokinetik
2. Peran perawat dalam pemberian obat kepada pasien
3. Penggolongan obat, efek samping obat, bahaya penggunaan/pemberian obat pada pasien
4. Peran kolaboratif perawat dalam pelaksanaan prinsip farmakologi
5. Penghitungan dosis.
6. Prinsip dalam pemberian obat (enteral, topical, dan parenteral)
METODE Absensi : 10%
EVALUASI DAN Tugas Mandiri : 10%
PEMBOBOTAN Tugas Kelompok : 15%
UTS : 30%
UAS : 35%
PUSTAKA UTAMA:
Karch A.M., (2011). Buku Ajar Farmakologi Keperawatan, 2nd ed. Jakarta: EGC
Lestari, S. (2016). Farmakologi dalam Keperawatan. Jakarta: Pusdik SDM Kesehatan Kementerian Kesehatan
Republik Indonesia
Priyanto. (2008), Farmakologi Dasar untuk Mahasiswa Keperawatan dan Farmasi. Jakarta: Leskonfi
(Lembaga Studi dan Konsultasi Farmakologi).

PENDUKUNG:
www.booksgoogle.com

MEDIA SOFTWARE: HARDWARE: Notebook, LCD, White Board, buku


PEMBELAJARAN 1. Student Centered e-Learning ajar, slide materi
2. Video pembelajaran
3. MS. Word
4. MS. Power point

DOSEN Ns. Diah Argarini, S.Kep., M.Kep.


AAya Afryandes, S.Farm., M.Farm., Apt.

MATA KULIAH -
SYARAT
Bentuk Penilaian
Mg Ke- Pembelajaran
Materi Pokok (Bahan
(Estimasi CP-MK (Metode Dan Dosen
Kajian) Indikator Bentuk Bobot
Waktu) Pengalaman
Belajar)
1 Setelah mengikuti 1. Konsep farmakologi Kuliah Ketepatan dalam Tes lisan 2% AA
perkuliahan, mahasiswa a. Pengertian Discovery menjelaskan
(TM= 2x mampu menjelaskan & farmakologi learning tentang konsep
50’) menguraikan tentang b. Berbagai istilah dasar
(BT= konsep farmakologi penting dalam farmakologi
2x60’ keperawatan farmakologi
BM= 2x c. Ruang lingkup
60’) farmakologi
d. Macam-macam
obat
e. Perundang-
undangan obat
(P= 1x Setelah mengikuti Rumus menghitung dosis Praktikum: Ketepatan dalam kuis AA
170’) perkuliahan, mahasiswa obat Case studi, Lab menghitung dosis
mampu menghitung dosis 1. Rumus dasar skills, Simulasi obat sesuai kasus
obat a. Rasio dan yang diberikan
proporsi
b. Berat badan (BB)
c. Luas permukaan
tubuh
2. Rumus menghitung
dosis oral
3. Menghitung dosis
injeksi
4. Perhitungan dosis
injeksi untuk anak
2 Setelah mengikuti 2. Farmakokinetika Kuliah dan Ketepatan dalam Tes lisan 2% AA
(TM= 2x perkuliahan, mahasiswa a. Pengertian diskusi menjelaskan
50’) mampu menjelaskan & b. Absorbsi (Discovery tentang fase
menguraikan tentang
(BT= c. Distribusi learning, Case farmasetika,
konsep farmakologi
2x60’ keperawatan d. Metabolism study, farmakokinetik
BM= 2x e. Ekskresi cooperative dan
60’) 3. Farmakodinamik learning) farmakodinamik
a. Pengertian
b. Mekanisme kerja
obat
c. Dosis obat
d. Efek obat
(P= 1x Mempraktekkan 1. Prosedur pemberian Praktikum: - Ketepatan Lembar DA
170’) pemberian obat secara obat secara oral Case studi, Lab dalam observasi
oral, bukal, dan sub 2. Prosedur pemberian skills, Simulasi melakukan
lingual
obat obat secara semua langkah
bukal prosedur
3. Prosedur pemberian sesuai SOP
obat obat secara sub
lingual
3. Memahami peran perawat 1. Peran perawat dalam Kuliah dan Ketepatan dalam Tes lisan 2% DA
(TM= 2x dalam pemberian obat pemberian obat diskusi menjelaskan
50’) kepada pasien kepada pasien (Discovery tentang peran
(BT= a. Pengkajian learning, Case perawat dalam
2x60’ b. Diagnosa study, pemberian obat
BM= 2x keperawatan cooperative pada pasien
60’) c. Perencanaan learning)
d. Implementasi
e. Evaluasi
2. Menjelaskan cara
mencegah kesalahan
pemberian obat
3. Keamanan dalam
pemberian obat
melalui injeksi
4. Hak klien dalam
pemberian obat
(P= 1x Memberikan obat topikal Prinsip pemberian obat Praktikum: Ketepatan dalam Lembar DA
170’) secara topikal kulit Case studi, Lab melakukan semua observasi
1. Prosedur umum skills, Simulasi langkah prosedur
2. Krim, salep dan sesuai SOP
lotion mengandung
minyak
3. Salep antiangina
(nitrogliserin)
4. Sprei aerosol
5. Lotion mengandung
suspense
6. Obat bubuk
4. Memahami prinsip Prinsip pemberian obat Kuliah,dan Ketepatan dalam Tes lisan 2% DA
(TM= 2x pemberian obat kepada pada pasien diskusi menjawab
50’) pasien 1. Benar pasien (Small Group pertanyaan
(BT= 2. Obat yang benar Discussion, tentang prinsip
2x60’ 3. Benar dosis Discovery benar obat
BM= 2x 4. Benar rute learning, Case
60’) 5. Benar Waktu study,
6. Benar dokumentasi cooperative
7. Benar pendidikan learning)
kesehatan perihal
medikasi klien
(P= 1x
170’) Setelah mengikuti Pemberian obat pada Praktikum: Ketepatan dalam Lembar DA
perkuliahan, mahasiswa mata: Case studi, Lab melakukan semua observasi
mampu mempraktekkan 1. Obat tetes mata skills, Simulasi langkah prosedur
pemberian obat topikal 2. Obat salep mata sesuai SOP

5. Setelah mengikuti 1. Obat antiinflamasi Kuliah,dan - Ketepatan Tugas 2% AA


(TM= 2x perkuliahan mahasiswa a. Obat diskusi penyampaian makalah
50’) mampu memahami Antiinflamasi (Small Group topik
penggolongan obat, efek NonSteroid - Ketepatan Rubrik
(BT= Discussion,
samping obat, bahaya (AINS) menjawab deskriptif
2x60’ Discovery
BM= 2x penggunaan/pemberian b. Obat-obat Anti- learning, Case pertanyaan
60’) obat pada pasien gout study, - Pemahaman
cooperative topik pokok
2. Obat antiinfeksi learning) bahasan
a. Antibiotika - Kelancaran
b. Pembuatan komunikasi
antibiotika - Kerapian
c. Mekanisme kerja makalah
dan reaksi
merugikan
d. Golongan obat
antibiotika
(P= 1x Setelah mengikuti Pemberian Obat tetes dan Praktikum: Ketepatan dalam Lembar DA
170’) perkuliahan, mahasiswa Semprot Hidung Case studi, Lab melakukan semua observasi
mampu mempraktekkan skills, Simulasi langkah prosedur
pemberian obat topikal sesuai SOP

6. Setelah mengikuti 3. Obat tuberculosis Kuliah,dan - Ketepatan Tugas 2% AA


(TM= 2x perkuliahan mahasiswa 4. Antifungi diskusi penyampaian makalah
50’) mampu memahami 5. Antivirus (Small Group topik
penggolongan obat, efek a. Antivirus untuk - Ketepatan Rubrik
(BT= Discussion,
deskriptif
2x60’ samping obat, bahaya herpes Discovery menjawab
BM= 2x penggunaan/pemberian b. Antivirus untuk learning, Case pertanyaan
60’) obat pada pasien influenza study, - Pemahaman
c. Antivirus untuk cooperative topik pokok
HBV dan HCV learning) bahasan
- Kelancaran
komunikasi
- Kerapian
makalah

(P= 1x Setelah mengikuti Pemberian obat inhaler Praktikum: Ketepatan dalam Lembar DA
170’) perkuliahan, mahasiswa dosis terukur Case studi, Lab melakukan semua observasi
mampu mempraktekkan skills, Simulasi langkah prosedur
pemberian obat topikal sesuai SOP
7. Setelah mengikuti Obat-obat gangguan Kuliah,dan - Ketepatan Tugas 2% AA
(TM= 2x perkuliahan mahasiswa sistem pencernaan diskusi penyampaian makalah
50’) mampu memahami 1. Obat antidiare (Small Group topik
penggolongan obat, efek 2. Laksativa - Ketepatan Rubrik
(BT= Discussion,
deskriptif
2x60’ samping obat, bahaya 3. Antiemetic Discovery menjawab
BM= 2x penggunaan/pemberian 4. Obat antitukak learning, Case pertanyaan
60’) obat pada pasien study, - Pemahaman
cooperative topik pokok
learning) bahasan
- Kelancaran
komunikasi
- Kerapian
makalah
(P= 1x Setelah mengikuti Pemberian obat per Praktikum: Ketepatan dalam Lembar DA
170’) perkuliahan, mahasiswa vaginal Case studi, Lab melakukan semua observasi
mampu mempraktekkan skills, Simulasi langkah prosedur
pemberian obat topikal sesuai SOP

UTS (30%)

9. Setelah mengikuti Obat-obat gangguan Kuliah,dan - Ketepatan Tugas 2% AA


(TM= 2x perkuliahan mahasiswa sistem perkemihan diskusi penyampaian makalah
50’) mampu memahami 1. Antiseptic saluran (Small Group topik
penggolongan obat, efek kemih - Ketepatan Rubrik
(BT= Discussion,
deskriptif
2x60’ samping obat, bahaya 2. Analgesic, Discovery menjawab
BM= 2x penggunaan/pemberian perangsang, dan learning, Case pertanyaan
60’) obat pada pasien antispasmodic study, - Pemahaman
saluran kemih cooperative topik pokok
learning) bahasan
- Kelancaran
komunikasi
- Kerapian
makalah
(P= 1x Setelah mengikuti Pemberian obat Praktikum: Ketepatan dalam Lembar DA
170’) perkuliahan, mahasiswa supositorial rektal Case studi, Lab melakukan semua observasi
mampu mempraktekkan skills, Simulasi langkah prosedur
pemberian obat topikal sesuai SOP

10. Setelah mengikuti Obat jantung atau Kuliah,dan - Ketepatan Tugas 1,25% AA
(TM= 2x perkuliahan mahasiswa kardiovaskuler diskusi penyampaian makalah
50’) mampu memahami (Small Group topik
penggolongan obat, efek - Ketepatan Rubrik
(BT= Discussion,
deskriptif
2x60’ samping obat, bahaya Discovery menjawab
BM= 2x penggunaan/pemberian learning, Case pertanyaan
60’) obat pada pasien study, - Pemahaman
cooperative topik pokok
learning) bahasan
- Kelancaran
komunikasi
- Kerapian
makalah
(P= 1x Setelah mengikuti Menyiapkan obat dari Praktikum: Ketepatan dalam Lembar DA
170’) perkuliahan, mahasiswa ampul ke vial Case studi, Lab melakukan semua observasi
mampu mempraktekkan - Menyiapkan obat skills, Simulasi langkah prosedur
pemberian secara dalam ampul sesuai SOP
parenteral - Menyiapkan obat
dalam vial
11. Setelah mengikuti Obat pada saluran Kuliah,dan - Ketepatan Tugas 1,25% AA
(TM= 2x perkuliahan mahasiswa pernafasan diskusi penyampaian makalah
50’) mampu memahami (Small Group topik
penggolongan obat, efek - Ketepatan Rubrik
(BT= Discussion,
deskriptif
2x60’ samping obat, bahaya Discovery menjawab
BM= 2x penggunaan/pemberian learning, Case pertanyaan
60’) obat pada pasien study, - Pemahaman
cooperative topik pokok
learning) bahasan
- Kelancaran
komunikasi
- Kerapian
makalah
(P= 1x Setelah mengikuti Pemberian obat subcutan Praktikum: Ketepatan dalam Lembar DA
170’) perkuliahan, mahasiswa (SC) Case studi, Lab melakukan semua observasi
mampu mempraktekkan skills, Simulasi langkah prosedur
pemberian secara sesuai SOP
parenteral

12. Setelah mengikuti Obat yang bekerja pada Kuliah,dan - Ketepatan Tugas 1,25% AA
(TM= 2x perkuliahan mahasiswa sistem persyarafan diskusi penyampaian makalah
50’) mampu memahami (Small Group topik
penggolongan obat, efek - Ketepatan Rubrik
(BT= Discussion,
deskriptif
2x60’ samping obat, bahaya Discovery menjawab
BM= 2x penggunaan/pemberian learning, Case pertanyaan
60’) obat pada pasien study, - Pemahaman
cooperative topik pokok
learning) bahasan
- Kelancaran
komunikasi
- Kerapian
makalah
(P= 1x
Setelah mengikuti Pemberian obat secara Praktikum: Ketepatan dalam Lembar DA
170’)
perkuliahan, mahasiswa intra muskuler Case studi, Lab melakukan semua observasi
mampu mempraktekkan skills, Simulasi langkah prosedur
pemberian secara sesuai SOP
parenteral

13. Setelah mengikuti Obat yang bekerja pada Kuliah,dan - Ketepatan Tugas 2% AA
(TM= 2x perkuliahan mahasiswa sistem muskuloskeletal diskusi penyampaian makalah
50’) mampu memahami dan integumen (Small Group topik
- Ketepatan Rubrik
(BT= Discussion,
deskriptif
2x60’ Discovery menjawab
BM= 2x learning, Case pertanyaan
60’) study, - Pemahaman
cooperative topik pokok
learning) bahasan
- Kelancaran
komunikasi
- Kerapian
makalah
(P= 1x Setelah mengikuti Pemberian obat secara Praktikum: Ketepatan dalam Lembar DA
170’) perkuliahan, mahasiswa intra cutan (IC) Case studi, Lab melakukan semua observasi
mampu mempraktekkan skills, Simulasi langkah prosedur
pemberian secara sesuai SOP
parenteral
14. Setelah mengikuti Obat yang bekerja pada Kuliah,dan - Ketepatan Tugas 1,25% AA
(TM= 2x perkuliahan mahasiswa sistem endokrin diskusi penyampaian makalah
50’) mampu memahami (Small Group topik
penggolongan obat, efek - Ketepatan Rubrik
(BT= Discussion,
deskriptif
2x60’ samping obat, bahaya Discovery menjawab
BM= 2x penggunaan/pemberian learning, Case pertanyaan
60’) obat pada pasien study, - Pemahaman
cooperative topik pokok
learning) bahasan
- Kelancaran
komunikasi
- Kerapian
makalah
(P= 1x Setelah mengikuti Pemberian obat secara Praktikum: Ketepatan dalam Lembar DA
170’) perkuliahan, mahasiswa intra vena Case studi, Lab melakukan semua observasi
mampu mempraktekkan skills, Simulasi langkah prosedur
pemberian secara sesuai SOP
parenteral

15. Setelah mengikuti 1. Resep Kuliah,dan Ketepatan Tes 1,25% DA


(TM= 2x perkuliahan mahasiswa a. Pengertian diskusi menjawab
50’) mampu mengetahui b. Unsur resep (Small Group pertanyaan terkait
(BT= aspek legal dan peran c. Penggunaan obat Discussion, aspek legal dalam
2x60’ perawat dalam berlabel dan tak Discovery pemberian obat
BM= 2x pengobatan berlabel learning, Case oleh perawat
60’) 2. Dasar hukum terkait study,
pengobatan oleh cooperative
perawat learning)
Setelah mengikuti Pengelolaan obat Praktikum: Ketepatan dalam Lembar DA
(P= 1x perkuliahan, mahasiswa 1. Cara penyimpanan Case studi, Lab melakukan semua observasi
170’) mampu mempraktekkan obat skills, Simulasi langkah prosedur
pengelolaan obat dan 2. Pencatatan dan sesuai SOP
cara penyimpanan obat pelaporan macam-
macam obat yang
digunakan
UAS (40%)

Jakarta, Februari 2019

Dra. Dedeh Rodiyah, S.SiT., M.Kes.