Anda di halaman 1dari 22

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

I. PENGKAJIAN KELUARGA
1. Data Umum Keluarga
Nama kepala keluarga : Tn. A
Umur : 52 tahun
Agama : Islam
Pendidikan : SLTA
Pekerjaan : wiraswasta
Suku / Bangsa : Sunda
Alamat : cisantren wetan, RT 002 RT 003
\ Kecamatan Cinambo, Kota Bandung

Daftar Anggota Keluarga


No Nama Hub. P Usia Agam Pendi Pekerj Data Imm Ket
Anggota dgn / a dikan aan Kesehat KB unis
Keluarga KK L an asi
2. Ny. E Istri P 48 thn Islam SD IRT Sehat Suntik -
KB
3 Saudari. N Anak P 19 thn Islam SMA Karyaw Sehat - leng
ke 4 an kap
swasta
4 Sdr. C cucu L 16 thn Islam Pelaja - Sehat - leng
r kap
SMA
2. Genogram:

Ny.E
Tn A 48 thn
52
.

Sdr N
19 thn

\ Sdri C
16 thn

Keterangan :
: Laki-laki : Klien
: Perempuan : Tinggal serumah
: Menikah Atau : Meninggal
: Cerai

3. Data Khusus keluarga


a. Tipe Keluarga
Keluarga Tn. A termasuk ke dalam Extended Family, adalah keluarga yang
terdiri dari tiga generasi yang hidup bersama dalam saru rumah.
b. Suku (kebiasaan kesehatan terkait suku bangsa)
Keluarga Tn. A berasal dari suku Sunda. Keluarga menjunjung tinggi adat
ketimuran. Tidak ada kebiasaan yang bertentangan dengan kesehatan.
c. Agama (kebiasaan kesehatan terkait agama)
Keluarga Tn. A menganut agama Islam, tidak ada kepercayaan yang
bertentangan dengan kesehatan. Semua aktivitas yang dilakukan tidak boleh
bertentangan dengan ajaran agama.
d. Status Sosial Ekonomi Keluarga
• Hubungan Dengan Orang lain
Hubungan dengan orang lain cukup baik, klien mengatakan
berinteraksi dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitar.
• Kegiatan Organisasi Sosial
Keluarga sering mengikuti kegiatan sosial di masyarakat atau di
sekitar rumahnya.
• Keadaan Ekonomi
Keluarga mempunyai penghasilan cukup UMR (upah minimum
regional).
e. Aktivitas rekreasi keluarga
Seluruh anggota keluarga sesekali melakukan rekreasi ke tempat-tempat
wisata. Aktivitas rekreasi biasanya melakukan rekreasi ke tempat tempat
wisata alam .

II. RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA


A. Tahap perkembangan keluarga
a. Tahap perkembangan keluarga saat ini
Pada tahap perkembangan keluarga dengan keluarga usia remaja, keluarga
mempunyai tugas-tugas yang harus dipenuhi yaitu:
- Memberikan kebebasan yang seimbnag dengan tanggung jawab.
- Mempertahankan hubungan yang intim dengan keluarga.
- Mempertahankan komunikasi yang terbuka antara anak dan orang tua.
Hindari perdebatan, kecurigaan dan permusuhan.
- Perubahan sistem peran dan peraturan untuk tumbuh kembang keluarga
- Biaya semakin meningkat
Keluarga telah terpenuhi semua tugas perkembangan tersebut.
b. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
Tidak ada tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi.
c. Riwayat keluarga inti
1. Tn. A : Tidak ada, serta tidak ada penyakit keturunan dari orang
tuanya.
2. Ny. N : menderita penyakit hipertensi sejak kurang lebih 2 tahun
lalu, dan rutin mengkonsumsi obat.
3. Sdri N : Tidak ada penyakit
4. Sdr. I : Tidak ada penyakit
Pelayanan kesehatan yang biasa digunakan yaitu Puskesmas

d. Riwayat Kesehatan Keluarga Sebelumnya


Ny.N sudah menderita penyakit hipertensi sejak tahun 2017 dan rutin
mengosumsi obat dan tidak ada riwayat penyakit keturunan maupun
menular. Ny N rutin memeriksa kesehatan ke puskesmas setiap satu
minggu sekali.
a) Kebersihan Keluarga
Kebiasaan dalam membersihkan diri anggota keluarga Tn. A seperti mandi
sebanyak 2 kali sehari dengan menggunakan sabun mandi, menggosok
gigi setiap kali mandi, kebiasaan mencuci rambut seminggu 2 kali dengan
menggunakan shampo. Kebersihan badan dan pakaian anggota keluarga
cukup. Keadaan rumah tampak bersih dan rapi.
b) Masalah Kesehatan Keluarga (Keturunan)
Di dalam keluarga tidak ada yang menderita penyakit keturunan.
c) Pola Makan
 Jenis makanan : Nasi, tahu, tempe, lauk-pauk (ayam, telur) setiap
hari, sayuran setiap hari namun jarang makan buah-buahan
 Frekuensi makan : 3 kali sehari

d) Pola Istirahat
(1) Tidur siang
Keluarga Tn. A sering tidur siang.
(2) Tidur malam
Seluruh anggota keluarga biasa tidur malam pukul 21.00 WIB dan
bangun pukul 05.00 WIB (lamanya + 7 jam).

III. PENGKAJIAN LINGKUNGAN


A. Lingkungan Rumah
a. Karakteristik rumah (tipe, ukuran, jumlah ruangan)
Tipe rumah : permanen, berdinding tembok, berlantai keramik, keadan
kamar bersih.
. Ukuran : 3 x 6 m2
Jumlah ruangan : 4 ruangan/ kamar.
b. Ventilasi dan penerangan
Ventilasi : tidak terdapat lubang ventilasi kecuali pintu kamar yang
sering dibiarkan terbuka
Penerangan : cahaya matahari tidak masuk ke kamar sehingga lampu
kamar menyala terus, jika dimatikan cahaya tidak cukup mendukung
untuk dapat melakukan aktivitas. Kamar terkesan gelap.
c. Persediaan air bersih
Tersedia air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mandi,
mencuci, sumber air yang digunakan berasal dari sumur galian. Sumber
air minum untuk dikonsumsi menggunakan air yang dijual oleh penjual
air minum keliling.
d. Pembuangan sampah
Keluarga membuang sampah dengan cara dikumpulkan dalam keresek
kemudian dibuang ke TPS baru diangkut oleh petugas.
e. Pembuangan air limbah
Pembuangan limbah dibuang kesungai yang letaknya <10 meter dari
rumah dan saluran limbah lancar.
f. Jamban / WC (tipe, jarak dari sumber air)
Keluarga mempunyai jamban sendiri, jamban yang tersedia bertipe leher
angsa yang berada persis disebelah kamar keadaan kamar mandi tampak
bersih .
g. Kebersihan dan Kerapihan
Kamar kelihatan bersih namun sedikit berantakan
h. Sumber Pencemaran
Pencemaran dari air hujan jika banjir yang menguap disekitar rumah.
B. Denah rumah

Dapur Kamar
Mandi
Kamar

Kamar & Kamar Kamar


ruang
keluarga Kamar

a. Karakteristik tetangga dan komunitas


Lingkungan kamar letaknya berdekatan dengan tetangganya. Keluarga
Tn, A sering keluar rumah, hubungan dengan tetangganya harmonis.
Keluarga mengikuti kegiatan di lingkungan RT dan RW seperti senam.
b. Mobilitas geografis keluarga
Keluarga Tn A tinggal dirumah ini sejak Tn. A menikah dengan Ny.E
yang sudah berlama 35 tahun.
c. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Keluarga mempunyai hubungan yang cukup baik dengan tetangganya.
Keluarga sering berkumpul di rumah Tn A karena anak-anak sering pulang
kampung menjenguk keluarga Tn.A
d. Sistem pendukung keluarga
Jumlah anggota keluarga yang sehat sebanyak 3 orang. Fasilitas kesehatan
terdekat yang dapat digunakan oleh keluarga adalah puskesmas . Keluarga
saling mendukung dan selalu membantu dalam melakukan pengontrolan
kesehatan, berobat dan lain-lain.
e. Pola Komunikasi Keluarga
Keluarga berkomunikasi dengan menggunakan Bahasa Indonesia dan
bahasa Sunda. Keluarga saling terbuka satu sama lain. Pengambilan
keputusan didahului dengan cara diskusi/musyawarah.
f. Struktur Kekuatan Keluarga
Orang yang memegang power dalam keluarga adalah kepala keluarga,
yaitu Tn. A. Bila ada masalah, Tn. A yang biasanya memegang keputusan
terakhir. Keluarga Tn. A saling menghargai satu sama lain..
g. Struktur Peran (formal dan informal)
Menurut keluarga, setiap anggota memiliki perannya masing-masing.
 Tn.A adalah kepala keluarga. Tn.A bertugas mencari nafkah untuk
keluarganya.
 Ny.N adalah wakil kepala rumah tangga yang bertugas merawat
suami dan anak serta cucunya
 Sdri N adalah anak dari Tn A dan Ny E yang bertugas membantu
Ny E dalam kehidupan sehari hari .
h. Nilai dan Norma Keluarga
Nilai dan norma yang dipegang dan dijalankan keluarga adalah nilai dan
norma berdasarkan agama dan kepercayaan yang keluarga anut.

IV. FUNGSI KELUARGA


a. Fungsi afektif
Dalam keluarga, terlihat bahwa sesama anggota keluarga mempunyai
perasaan saling memiliki dan dimiliki yang kuat. Keluarga sangat peduli
terhadap keadaan anggota keluarga yang lain.
b. Fungsi sosialisasi
Hubungan antar sesama anggota keluarga sangat baik. Tidak ada anggota
keluarga yang berselisih. Setiap anggota keluarga sering berinteraksi
terutama pada malam hari, di mana anggota keluarga berkumpul. Perilaku
anggota keluarga tidak bertentangan dengan nilai, norma, dan budaya
setempat.
c. Fungsi perawatan kesehatan
Keluarga mengenali adanya masalah kesehatan dalam keluarganya dengan
memeriksakan anggota keluarga yang sakit ke tempat pelayanan kesehatan
terdekat bila lebih 1 hari tidak sembuh.
Penapisan masalah berdasarkan 5 tugas perawatan kesehatan:
1). Kemampuan keluarga mengenal masalah kesehatan
- Hipertensi : keluarga mengatakan mengetahuai bahwa Ny. E
menderita hipertensi, Ny.E dapat menyebutkan
pengertian, penyebab dan tanda gejala dari hipertensi.
2) Kemampuan keluarga mengambil keputusan mengenai tindakan
kesehatan yang tepat : Tn.A mengambil keputusan bila keluarganya
merasa sakit merasa sakit tidak sembuh selama 1 hari, setelah itu baru
keluarga membawah berobat ke puskesmas.
3). Kemampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit
Keluarga mampu merawat anggota keluarganya yang sakit.
4). Kemampuan keluarga memodifikasi lingkungan
Keluarga belum mampu memodifikasi lingkungan, kondisi
kebersihan rumah yang kurang rapi.
5). Kemampuan keluarga memanfaatkan fasilitas kesehatan
Keluarga mampu memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada bila
keluarga merasa sakit saja.
c. Fungsi reproduksi
Ny.E telah melahirkan 4 anak, Ny. E sudah mengalami menopause.
d. Fungsi ekonomi
Ny.E mengatakan bahwa keluarga memiliki penghasilan dari suaminya
cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ny.N dan suami berusaha
mengatur keuangannya agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari
keluarganya.

V. STRESS DAN KOPING KELUARGA


a. Stressor jangka pendek dan jangka panjang
- Stress jangka pendek
Masalah yang dirasakan keluarga saat ini adalah bagaimana
penyakitnya bisa sembuh dan selalu sehat.
- Sterss jangka panjang
Keluarga memikirkan bagaimana cara menyembuhkan
p e n y a k i t n ya y a n g diderita anggta keluarga agar cepat sembuh..
b. Kemampuan keluarga berespon terhadap situasi atau stressor
Ketika ada stressor, keluarga bermusyawarah untuk mendapat
pemecahannya.
c. Strategi koping yang digunakan
Bila menghadapi permasalahan, keluarga lebih sering mendiskusikan
dengan sesama anggota keluarga untuk mencari pemecahan masalahnya.
d. Strategi adaptasi disfungsional
Dari hasil pengkajian, tidak didapatkan adanya cara-cara keluarga
mengatasi masalah secara maladaptif.
V. PEMERIKSAAN FISIK KELUARGA
N0 Aspek yang Di Ny.E Tn. A Sdri. N Sdr. C
nilai
1 Penampilan Bersih bersih bersih bersih
2 Kesadaran Compos Mentis Compos mentis Compos Mentis Compos Mentis
3 Tanda-tanda Vital
 Tekanan darah 140/90 mmHg 100/70 mmHg 120/70 mmHg 110/70 mmHg
 Nadi 78x/m 72 x/m 80x/m 78x/m
 Respirasi 20x/m 20 x/m 20x/m 18x/m
 Suhu 36, 20C 360C 36,30C 36,30C

4 Kepala
 Bentuk Simetris Simetris Simetris Simetris
 Rambut Distribusi merata, Distribusi merata, Distribusi merata, warna Distribusi merata, warna
warna hitam warna hitam hitam hitam
 Kulit kepala Tidak ada luka, Tidak ada luka, Tidak ada luka, tampak Tidak ada luka, tampak
tampak bersih tampak bersih bersih bersih
5 Mata
 Bentuk Simetris Simetris Simetris Simetris
 Konjungtiva Tidak anemis Tidak anemis Tidak anemis Tidak anemis
Tidak ikteric Tidak iktetik Tidak ikteric Tidak ikteric
 Sclera Baik, Bisa melihat Baik, Bisa melihat dg Baik, Bisa melihat dg Baik, Bisa melihat dg
dg jelas benda dan jelas benda dan jelas benda dan tulisan jelas benda dan tulisan
 Fungsi tulisan pada jarak ± tulisan pada jarak ± pada jarak ± 50 cm. pada jarak ± 50 cm.
penglihatan 50 cm 50 cm.
6 Hidung
 Bentuk hidung Simetris Simetris Simetris Simetris
 Fungsi
penciuman Fungsi Penciuman Fungsi penciuman Fungsi Penciuman baik Fungsi Penciuman baik
baik baik
7 Telinga
 Bentuk Simetris Simetris Simetris Simetris
 Fungsi Fungsi pendengaran Fungsi pendengaran Fungsi pendengaran Fungsi pendengaran baik.
pendengaran baik. baik baik.
8 Mulut
 Bentuk Simetris Simetris Simetris Simetris
 Bibir Mukosa lembab Mukosa lembab Mukosa lembab Mukosa lembab
 Gigi Gigi sudah ompong Gigi utuh Gigi utuh Gigi utuh
bagian geraham
9 Leher
 Bentuk Simetris Simetris Simetris Simetris
 JVP Tidak meninggi Tidak meninggi Tidak meninggi Tidak meninggi
 KGB Tidak membesar Tidak membesar Tidak membesar Membesar
 Pergerakan Bebas Bebas Bebas Bebas
10 Dada
 Pergerakan Simetris Simetris Simetris Simetris
 Bunyi nafas Vesikuler Vesikuler Vesikuler Vesikuler
 Bunyi jantung Bunyi jantung S1 S2 Bunyi jantung S1 S2 Bunyi jantung S1 S2 Bunyi jantung S1 S2
reguler. Tidak ada reguler. Tidak ada reguler. Tidak ada bunyi reguler. Tidak ada bunyi
bunyi jantung bunyi jantung jantung tambahan. jantung tambahan.
tambahan. tambahan
11 Abdomen
 Bentuk Datar lembut Datar lembut Datar lembut Datar lembut
 Nyeri Tidak ada nyeri Tidak ada nyeri tekan Tidak ada nyeri tekan (- Tidak ada nyeri tekan (-),
tekan/kelainan tekan (-), tidak ada (-), tidak ada keluhan ), tidak ada keluhan tidak ada keluhan
keluhan
12 Genetalia / Anus Tidak ada lesi, Tidak ada lesi, Tidak ada lesi, hemoroid Tidak ada lesi, hemoroid
hemoroid (-) hemoroid (-) (-) (-)

13 Ekstrimitas
 Atas
 Pergerakan Pergerakan bebas Pergerakan bebas Pergerakan bebas Pergerakan bebas

 Bawah Pergerakan bebas Pergerakan bebas Pergerakan bebas Pergerakan bebas


 Pergerakan

Kekuatan otot 5 5 5 5 5 5 5 5
5 5 5 5 5 5 5 5
VI. HARAPAN KELUARGA
Keluarga berhadap dengan adanya tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan
dapat memelihara kesehatan keluarganya dan seluruh keluarga dapat hidup
sehat.

VII. ANALISA DATA

Tanggal DATA ETIOLOGI MASALAH


28/02/2019 DS : Kurangnya
- Ny.E mengatakan pusing Hipertensi pengetahuan
- Keluarga mengatakan tidak berhubungan
mengetahui tanda dan gejala Kurangnya informasi dengan kurangnya
dari hipertensi informasi tentang
DO : hipertensi
- TD : 140/90 mmHg
- HR : 78x/m Kurang pengetahuan
- RR :20x/m
- T: 36, 20C

VIII. PENGKAJIAN KELUARGA MANDIRI


NAMA KK : Tn. A
Tanggal Masalah Masalah Kriteria Keluarga Kategori
kesehatan keperawatan Mandiri Masalah

1 2 3 4 5 6 7

28-02-19 Hipertensi Kurangnya


pengetahuan
berhubungan dengan    
(KM II)
kurangnya informasi
tentang hipertensi
IX. DIAGNOSA KEPERAWATAN
(actual/resiko/potensial)
Tanggal Masalah Data Fungsi Perawatan Kesimpulan
1 2 3 4
28/02/2019 Masalah kesehatan: 1. Keluarga tidak bisa Kurangnya
Hipertensi menyebutkan pengetahuan keluaga
Masalah ditanya mengenai tentang penyakit
Keperawatan: pengertian, tanda hipertensi.
Kurangnya dan gejala dari
pengetahuan hipertensi
berhubungan dengan 2. Keluarga tidak dapat
kurangnya informasi menyebut penyebab
tentang hipertensi terjadinya hipertensi
3. Keluarga tidak tahu
akibat yang
timbulkan
hipertensi
4.

X. DIAGNOSA KEPERAWATAN MENURUT PRIORITAS


Masalah :
Kurangnya pengetahuan berhubungan dengan kurangnya informasi tentang
hipertensi
XI. PENILAIAN (SCORING) DIAGNOSIS KEPERAWATAN

No Kriteria Perhitungan Skor Pmbenaran


1. Sifat masalah tidak atau kurang 3 X 1 1 Masalah yang terjadi
sehat 3 kurang sehat dan perlu
tindakan segera untuk
mencegah komplikasi

2 Kemungkinan masalah dapat 1 X 2 1 Tindakan dapat segera


diubah : hanya sebagian 2 dilakukan

3 Potensi masalah untuk 3 X 1 1 Masalah yang terjadi


dicegah : tinggi 3 dapat diperbaiki
keadaannya.

Keluarga menyadari
4 Menonjolnya masalah : ada 2 X 1 1 adanya masalah dan
masalah berat, harus segera 2 perlu penanganan .
ditangani
4
XII. RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN

No. Diagnosa Tujuan Kriteria Evaluasi Intervensi


Keperawatan Umum Khusus Kriteria Standar
1 2 3 4 5 6 7
1 Kurangnya Setelah dilakukan Setelah dilakukan
pengetahuan kunjungan selama tindakan
Ny.E 4 hari keluarga keperawatan Respon verbal : 1. Pengertian 1. Berikan pendidikan
berhubungan mampu keluarga selama 4 x keluarga dapat hipertensi kesehatan kepada
dengan mengetahui dan 30 menit keluarga menyebut
Tekanan darah keluarga tentang
kurangnya mampu mampu merawat pengetian hipertensi
informasi tentang mengenali anggota keluarga hipertensi disebut tinggi bila
hipertensi. hipertensi. yang memiliki
2. Diskusikan dengan
lebih dari dari keluarga tentang
masalah hipertensi
kurang dengan: 140/90 mmHg pengertian
1. Keluarga hipertensi
mengenal dan
mengetahui
tentang
hipertensi Respon verbal: 2.Penyebab terjadinya
1. Diskusikan dengan
keluarga dapat hipertensi
menyebut penyebab
keluarga tentang
hipertensi 1. Sebagian besar penyebab hipertensi
tidak diketahui
Respon afektif:
2. Penyakit ginjal
Keluarga menerima
dan menyimak
dengan seksama 3. Penyakit
penjelasan perawat
pembuluh darah
4. Kelainan
hormon
5. Keturunan
6. Lingkungan
yang penuh
stress
7. Banyak makan
garam

Respon 3. Tanda dan gejala 1.Diskusikan dengan


Psikomotor: hipertensi keluarga tentang
Keluarga mau tanda dan gejala
menyebutkan 1. Sakit kepala
hipertensi
kembali tentang (terutama di 2. Motivasi keluarga
penyebab, tanda
tengkuk) untuk menyebutkan
dan gejala
hipertensi kembali tanda dan
2. Jantung
gejala hipertensi
berdebar-debar 3.Berikan reinforcment
3. Sukar tidur positif jika keluarga
4. Napas pendek mampu
menyebutkan tanda
dan gejala hipertensi

Respon Afektif : 4. Akibat hipertensi : 1. Jelaskan


keluarga menerima pada keluarga akibat
1. Penebalan
dan menyimak hipertensi
dengan seksama pembuluh darah
2.Motivasi keluarga
penjelasan perawat 2. Penyakit untuk menyebutkan
jantung kembali akibat
hipertensi
3. Penyakit ginjal
3.Beri reinforcement
4. Gangguan positif atas jawaban
penglihatan keluarga
5. Stroke

5. Pencegahan 1.Jelaskan pada


Respon Afektif : hipertensi
2. Keluarga dapat keluarga hal-hal
keluarga menerima 1. Memeriksakan
mengambil yang penting
dan menyimak
keputusan tekanan darah diperhatikan dalam
dengan seksama
dalam upaya usaha menjaga
penjelasan perawat secara teratur
pencegahan tekanan darah tetap
hipertensi (sebulan sekali)
stabil
2. Menghindari 2. Motivasi keluarga
kegemukan untuk menyebutkan
(menghindari kembali hal-hal
makanan yang penting
diperhatikan dalam
berlemak)
mengangani
3. Menghindari keluarga yang
merokok hipertensi
3. Beri reinforcement
4. Menghindari
positif atas jawaban
stress keluarga
5. Mengatur
keseimbangan
antara kerja,
istirahat dan
rekreasi
6. Olah raga secara
teratur

6. Perawatan
Hipertensi
3. Keluarga 1. Diskusikan
mampu Respon 1. Minum obat dengan keluarga
merawat Psikomotor: cara perawatan
anggota Keluarga sesuai aturan
pada penyakit
keluarga yang menjelaskan 2. Mengurangi/ber hipertensi
mengalami kembali
masalah penatalaksanaan pantang garam 2. Memberikan
hipertensi perawatan klien terapi obat
dan makanan
dirumah dan Ny.E nonfarmakologis
mencoba dan berlemak
yaitu jus timun
menerapkan terapi 3. Hidup tenang 3. Menganjurkan
non farmakologis
dan teratur untuk minum jus
minum jus timun
timun secara
4. Olah raga secara
teratur 2 kali
teratur seminggu
5. Memberikan 4. Motivasi keluarga
untuk
tindakan non
menyebutkan
farmakologi kembali cara
(pemberian obat perawatan pada
herbal) penyakit
hipertensi
5. Beri
Respon Cara memodifikasi reinforcement
psikomotor: positif atas usaha
4. Keluarga dapat lingkungan yang
Keluarga mampu yang dilakukan
memodifikasi sesuai untuk penderita keluarga
memodifikasi
lingkungan
seperti melakukan hipertensi
berhubungan .1. Jelaskan pada
menyajikan makan
dengan 1. Menciptakan keluarga hal-hal
seimbang dan
hipertensi yang penting
kebersihan lingkungan yang
lingkungan diperhatikan
tenang dan
dirumah dalam
teratur menciptakan
Respon 2. Bila anggota lingkungan yang
psikomotor : tenang dan
Keluarga dapat keluarga sudah
nyaman
memanfaatkan mengalami 2. Motivasi keluarga
pelayanan
pandangan untuk
kesehatan yang
menyebutkan
tersedia kabur, ciptakan
kembali hal-hal
lingkungan yang yang penting
rumah yang diperhatikan
dalam
aman :
memodifikasi
a. Pencahayaan lingkungan
cukup 3. Beri reinforcement
b. Lantai tidak positif atas
jawaban keluarga
licin
c. Pegangan
untuk
berjalan
d. Rumah
tertata
dengan baik