Anda di halaman 1dari 14

BERITA ACARA PENJELASAN KANTOR

Nomor : 3/BA/SATKER/PJSA.SDA-NT.II/PKJ-SP/XII/2016
Tanggal : 19 Desember 2016

UNTUK PAKET
1. Pembangunan Penahan Gelombang Laut Pantai Namosain dan
Pantai Nunbaun Sabu (0.20 ) di Kota Kupang
2. Pembangunan Sarana/Prasarana Pengendalian Banjir Sungai Talao
(0.30 km) di Kab.Belu
3. PembangunanPengamanan Pantai Puunaka/Rate (0.2 Km) di
Kabupaten Ende
4. Lanjutan Pembangunan Pengamanan Pantai Larantuka (0.20 km) di
Kab. Flores Timur

PADA SATKER PJSA SDA NUSA TENGGARA II PROVINSI NTT


PADA KEGIATAN SUNGAI DAN PANTAI

Pada hari ini Senin tanggal Sembilan Belas bulan Desember Tahun Dua Ribu Enam Belas,
Jam 10:45 WITA, kami yang bertanda-tangan di bawah ini Kelompok Kerja (Pokja)
Pengadaan Penyedia Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Konsultansi di Kegiatan Sungai dan
Pantai Satker Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Nusa Tenggara II Provinsi NTT Direktorat
Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Tahun
Anggaran 2017 yang diangkat berdasarkan Surat Keputusan Kasatker PJSA SDA NT.II Prov.
NTT Nomor : HK.01.22/SATKER/PJSA-NT.II/X/24.2/2016 Tanggal 24 Oktober 2016, dengan
dihadiri oleh peserta lelang, telah bersama-sama melaksanakan penjelasan kantor untuk paket-
paket pekerjaan tersebut diatas.
Penjelasan dalam berita acara ini dilakukan sesuai ketentuan dalam dokumen pengadaan,
apabila ada perubahan yang bersifat merubah ketentuan yang ada dalam dokumen
pengadaan, maka akan dimuat dalam addendum dokumen pengadaan dan merupakan satu
kesatuan yang tidak terpisahkan dari dokumen pengadaan.

I. UMUM

1. Rapat dibuka oleh Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pengadaan Penyedia Pekerjaan
Konstruksi dan Jasa Konsultansi di Kegiatan Sungai dan Pantai Satker
Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Nusa Tenggara II Provinsi NTT Direktorat
Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Tahun Anggaran 2017
2. Jumlah peserta lelang yang hadir = 1 (satu).

3. Pelaksanaan penjelasan kantor ini dilaksanakan bersama untuk Paket Pekerjaan


Konstruksi tersebut diatas
II. PENJELASAN UMUM

A. Lingkup Pekerjaan;

1. Pokja ULP : Kelompok Kerja (Pokja) Pengadaan Penyedia Pekerjaan


Konstruksi dan Jasa Konsultansi di Kegiatan Sungai dan Pantai Satker
Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Nusa Tenggara II Provinsi NTT Direktorat
Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat Tahun Anggaran 2017
2. Alamat Pokja ULP : Kantor Satker PJSA SDA NT.II Prov. NTT
Jl. Jembatan Liliba No. 2 Bundaran PU – Kupang
Telp/Fax. 0380 825192
3. email : pokjapjsantt@gmail.com
4. Website : LPSE Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat: lpse.pu.go.id
5. Sumber Dana : Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan: APBN
Rupiah Murni Tahun Anggaran 2017
6. Data Paket Pekerjaan

Harga Klasifikasi
No Kualifikasi
Perkiraan Kategori
Pa- Nama Paket Pekerjaan (Sub
Sendiri Pengadaan
ket Kualifikasi) Bidang Sub Bidang
(HPSxRp.1000)

I PPK KEGIATAN SUNGAI DAN PANTAI I


1 Pembangunan Penahan Gelombang Laut 4.705.000 Pemilihan Menengah Bangunan
Pantai Namosain dan Pantai Nunbaun Sabu Langsung (M1) Sipil Jasa
(0.20 km) di Kota Kupang Pelaksanaan
2 Pembangunan Sarana/Prasarana 7.890.000 Pelelangan Menengah Bangunan untuk
Pengendalian Banjir Sungai Talao (0.30 km) Umum (M1, M2) Sipil Konstruksi
di Kab.Belu Saluran Air,
Pelabuhan,
II PPK KEGIATAN SUNGAI DAN PANTAI I
Dam, dan
3 PembangunanPengamanan Pantai 7.679.000 Pelelangan Menengah Bangunan Prasarana
Puunaka/Rate (0.2 Km) di Kabupaten Ende Umum (M1, M2) Sipil Sumber Daya
4 Lanjutan Pembangunan Pengamanan 5.054.000 Pelelangan Menengah Bangunan Air Lainnya
Pantai Larantuka (0.20 km) Kab. Flores Umum (M1, M2) Sipil (SI001)
Timur
B. Metode Pemilihan;
Metode pemilihan :
 e-Lelang Umum dengan Pasca Kualifikasi

C. Metode Pemasukan Dokumen Penawaran;


1. Metode pemasukan Dokumen Penawaran adalah : Metode Satu File
2. Dokumen penawaran dimasukan / diupload melalui website LPSE Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat : lpse.pu.go.id, dengan ketentuan dan
petunjuk penggunaan seperti pada website tersebut

D. Kelengkapan yang Harus Dilampirkan Bersama Dokumen Penawaran;


Kelengkapan yang harus dilampirkan bersama Dokumen Penawaran, adalah ;
1. surat penawaran;
2. jaminan penawaran asli (untuk paket pekerjaan dengan nilai diatas Rp
2.500.000.000,00);
3. surat kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan kepada penerima kuasa yang
namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan);
4. surat perjanjian kemitraan/kerja sama operasi (apabila bermitra);
5. daftar kuantitas dan harga;
6. dokumen penawaran teknis, a.l :
- Metoda Pelaksanaan;
- Jadwal Waktu Pelaksanaan;
- Spesifikasi Teknis [apabila mengajukan spesifikasi yang berbeda dari yang
ditetapkan]
- Bagian Pekerjaan yang akan disubkontrakkan;
- Analisa Teknis
- Analisa Harga Satuan
7. RK3K;
8. rekapitulasi perhitungan TKDN;
9. data kualifikasi;
10. daftar Barang yang diimpor (apabila impor).

E. Jadwal Batas Akhir Pemasukan Dokumen Penawaran dan Pembukaan Dokumen


Penawaran

1). jadwal batas akhir pemasukan Dokumen Penawaran, adalah :


Hari : Selasa
Tanggal : 27 Desember 2016
Pukul : 09:00 WITA
Tempat : diupload ke website LPSE PU-PERA : lpse.pu.go.id
2). jadwal pembukaan Dokumen Penawaran
Hari : Selasa
Tanggal : 27 Desember 2016
Pukul : 10.00 WITA - SELESAI
Tempat : Kantor Satker PJSA SDA NT.II Prov. NTT
Jl. Jembatan Liliba No. 2 Bundaran PU – Kupang

(jadwal pemasukan dan pembukaan penawaran jika ada perubahan akan kami sampaikan
dalam addendum dokumen)

F. Tata Cara Pembukaan Dokumen Penawaran;


tata cara pembukaan Dokumen Penawaran, adalah sebagai berikut :
1. Dokumen Penawaran dibuka di hadapan peserta pada waktu dan tempat
sebagaimana tercantum dalam LDP yang dihadiri paling kurang 2 (dua) peserta
sebagai saksi.
2. Perwakilan peserta yang hadir pada saat pembukaan Dokumen Penawaran
menunjukkan tanda pengenal dan surat tugas kepada Pokja ULP.
3. Apabila tidak ada peserta atau hanya ada 1 (satu) peserta sebagai saksi, maka Pokja
ULP menunda pembukaan Dokumen Penawaran selama 2 (dua) jam.
4. Apabila setelah ditunda selama 2 (dua) jam, hanya ada 1 (satu) atau tidak ada peserta
sebagai saksi, maka pembukaan Dokumen Penawaran tetap dilanjutkan dengan
menunjuk saksi tambahan di luar Pokja ULP yang ditunjuk oleh Pokja ULP.
5. Dinyatakan sebagai penawaran yang masuk apabila dokumen penawaran
pokok/utama sebagaimana dimaksud pada Dokumen Pengadaan Bab.III pasal 16.1
terpenuhi. Surat pengunduran diri (misalnya) tidak termasuk sebagai penawaran.
6. Apabila jumlah penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) maka dilanjutkan dengan
klarifikasi teknis dan negosisasi harga/biaya terhadap penawaran yang masuk.
7. Pokja ULP membuka Dokumen Penawaran dihadapan peserta (apabila ada).
8. Pokja ULP memeriksa kelengkapan/ pemenuhan Dokumen Penawaran yang meliputi:
a. surat penawaran yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran dan
harga penawaran;
b. Jaminan Penawaran asli (untuk paket pekerjaan dengan nilai diatas
Rp2.500.000.000,00 (dua miliar lima ratus juta rupiah));
c. surat kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan kepada penerima kuasa
(apabila dikuasakan);
d. surat perjanjian kemitraan/kerja sama operasi (apabila bermitra);
e. daftar kuantitas dan harga;
f. dokumen penawaran teknis;
- Metoda Pelaksanaan;
- Jadwal Waktu Pelaksanaan;
- Spesifikasi Teknis [apabila mengajukan spesifikasi yang berbeda dari yang
ditetapkan]
- Bagian Pekerjaan yang akan disubkontrakkan;
- Analisa Teknis
- Analisa Harga Satuan
g. formulir rekapitulasi perhitungan TKDN;
h. RK3K;
i. data kualifikasi; dan
j. Daftar barang yang diimpor (apabila impor).
9. Pokja ULP tidak boleh menggugurkan penawaran pada waktu pembukaan
penawaran.
10. Pokja ULP membuat Berita Acara Pembukaan Penawaran yang paling kurang
memuat:
a. jumlah Dokumen Penawaran yang masuk;
b. jumlah Dokumen Penawaran yang lengkap dan tidak lengkap;
c. harga penawaran masing-masing peserta;
d. kelainan-kelainan yang dijumpai dalam Dokumen Penawaran (apabila ada);
e. keterangan lain yang dijumpai dalam pembukaan Dokumen Penawaran (apabila
ada);
f. tanggal pembuatan Berita Acara; dan
g. tanda tangan anggota Pokja ULP dan wakil peserta yang hadir atau saksi yang
ditunjuk oleh Pokja ULP apabila tidak ada saksi dari peserta.
11. Dalam hal terjadi penundaan waktu pembukaan penawaran, maka penyebab
penundaan tersebut harus dimuat dengan jelas dalam Berita Acara.
12. Setelah dibacakan dengan jelas, Berita Acara ditandatangani oleh anggota Pokja ULP
yang hadir dan 2 (dua) orang saksi.
13. Berita Acara dilampiri Dokumen Penawaran dalam bentuk file elektronik.
14. Salinan Berita Acara dibagikan kepada peserta yang hadir tanpa dilampiri Dokumen
Penawaran dan Pokja ULP dapat mengunggah salinan tersebut melalui aplikasi sistem
pengadaan secara elektronik (SPSE) sebagaimana tercantum dalam LDP yang dapat
diunduh oleh masing-masing peserta.
15. Tata cara pembukaan dokumen penawaran sesuai petunjuk penggunaan aplikasi
SPSE pada website LPSE.

G. Metode Evaluasi;

1. Metode evaluasi penawaran menggunakan sistim gugur


2. Tata cara evaluasi perpedoman pada :
 Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 yang terakhir diubah dengan Peraturan
Presiden No. 4 Tahun 2015 beserta petunjuk teknisnya
 Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 31/PRT/M/2015 tentang Perubahan
Ketiga Permen PU No. 7/PRT/M/2011 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan
Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Konsultansi
 Dokumen Pengadaan Pekerjaan Konstruksi untuk paket tersebut diatas beserta
addendumnya (jika ada).
H. Hal-hal Yang Menggugurkan Penawaran;

Hal-hal yang menggugurkan penawaran. antara lain :


1. Dokumen Penawaran tidak dapat didownload atau setelah didownload dokumen
Rusak (setelah dilakukan konfirmasi ke LPSE kementerian PU-PERA).
2. Dokumen penawaran yang berhasil dibuka tidak lengkap sebagaimana yang
disyaratkan.
3. Setiap peserta yang termasuk dalam kemitraan/KSO menjadi peserta baik secara
sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO yang lain pada paket pekerjaan yang
sama.
4. Tidak memenuhi syarat administrasi, antara lain:
a). Masa berlaku penawaran kurang dari yang disyaratkan dalam Dokumen
pengadaan.
b). Menyampaikan jaminan penawaran yang tidak memenuhi syarat seperti :
 Tidak diterbitkan oleh Bank Umum, perusahaan penjaminan, perusahaan
asuransi, konsorsium perusahaan asuransi umum, konsorsium lembaga atau
konsorsium perusahaan penjaminan, yang mempunyai program asuransi
kerugian (suretyship) sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan, atau
telah mendapat rekomendasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) apabila
berbentuk konsorsium
 Masa berlaku jaminan penawaran tidak sesuai dengan yang disyaratkan
dalam Dokumen pengadaan sekurang-kurangnya (90 HK + 14 HK = 104 HK)
terhitung sejak tanggal batas akhir pemasukkan penawaran.
 nama peserta tidak sama dengan nama yang tercantum dalam Jaminan
Penawaran
 Nilai jaminan penawaran tidak sesuai dengan yang disyaratkan dalam
Dokumen pengadaan.
 nama Pokja ULP yang menerima Jaminan Penawaran tidak sama dengan
nama Pokja ULP yang mengadakan pelelangan;
 Nama paket yang dijamin tidak sama dengan nama paket yang dilelangkan.
 Jaminan Penawaran atas nama perusahaan kemitraan (Kerja Sama
Operasi/KSO) tidak ditulis atas nama perusahaan kemitraan/KSO;
 Tidak menyampaikan jaminan penawaran asli sampai batas akhir pemasukan
penawaran.
c). Surat kuasa (jika dikuasakan) tidak ditandatangain oleh yang berhak.
d). surat perjanjian kemitraan/kerja sama operasi (apabila bermitra) tidak
memenuhi persyaratan
5. Tidak memenuhi syarat teknis. antara lain:
a). Metoda pelaksanaan tidak menggambarkan penguasaan penawar terhadap
pelaksanaan pekerjaan dari awal sampai dengan akhir dan tidak dapat
dipertanggung jawabkan secara teknis.
1. Tahapan / urutan pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar pada
metode pelaksanaan dalam penyelesaian pekerjaan utama tidak dapat
dipertanggung jawabkan secara teknis dan tidak diyakini menggambarkan
penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan.
2. Metode kerja setiap kegiatan bagian pekerjaan utama dan setiap kegiatan
pekerjaan penunjang/sementara yang terkait dengan pekerjaan utama tidak
dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dan tidak diyakini
menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan.
Dalam membuat Metode pelaksanaan minimal harus memuat/beriisi :
- Bagan alir kegiatan pokok yang menggambarkan urutan pelaksanaan kegiatan
secara sistematis mulai dari awal sampai dengan akhir pelaksanaan pekerjaan
dan sinkron dengan metode pelaksanaan, jadwal waktu pelaksanaan, jadwal
bahan, jadwal tenaga dan jadwal alat.
- Metode pelaksanaan harus menggambarkan semua uraian kegiatan sesuai
dengan daftar kuantitas dan harga dan urutan harus sinkron dengan bagan alir
kegiatan yang disampaikan.
- Pada metode pelaksanaan harus dapat menjelaskan kebutuhan alat, bahan
dan tenaga kerja sesuai dengan item pekerjaan dalam daftar kuantitas dan
harga dan perhitungan harus dengan koefisien pada analisa teknis dan analisa
harga satuan pekerjaan.
- Analisa teknis pekerjaan berisikan koefisien alat, bahan dan tenaga kerja yang
sesuai dengan analisa harga satuan pekerjaan.
- Analisa harga satuan untuk pekerjaan Lumpsump harus diuraikan.
b). Jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan.
Jadwal Waktu Pelaksanaan Pekerjaan yang ditawarkan tidak melampaui batas
waktu sebagaimana tercantum dalam LDP.
c). Jenis. kapasitas. komposisi dan jumlah peralatan tidak memenuhi syarat
minimum sebagaimana tercantum dalam dokumen pengadaan.
d). Personil inti tidak memenuhi syarat minimum sebagaimana tercantum dalam
dokumen pengadaan.
e). bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan tidak sesuai dengan persyaratan
sebagaimana tercantum dalam LDP (ketentuan subkontrak dipersyaratkan untuk
nilai penawaran harga di atas Rp 25.000.000.000,00);
f). RK3K tidak memenuhi persyaratan yaitu sasaran dan program K3 yang secara
umum tidak menggambarkan penguasaan dalam mengendalikan risiko bahaya
K3.
6. Total harga penawaran melebihi HPS
7. Tidak memenuhi syarat Kualifikasi. antara lain:
a). Tidak memiliki izin usaha sesuai dengan peraturan perundang-undangan (seperti
Izin Usaha Jasa Konstruksi dan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi) atau izin
usaha tersebut sudah tidak berlaku (surat / keterangan dalam proses
perpanjangan tidak dipakai);
b). Tidak menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang
bersangkutan dan manajemennya tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak
pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak
untuk dan atas nama perusahaan, tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana
sesuai contoh formulir isian kualifikasi pada dokumen pengadaan;
c). salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya masuk dalam Daftar
Hitam;
d). tidak memiliki NPWP dan tidak memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak
terakhir (SPT Tahunan 2015).
e). tidak memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia dalam kurun
waktu 4 (empat) tahun terakhir, baik di lingkungan pemerintah maupun swasta
termasuk pengalaman subkontrak, kecuali bagi Penyedia Usaha Kecil yang baru
berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun;
f). Tidak Memiliki kemampuan pada klasifikasi/sub klasifikasi pekerjaan yang
sesuai/sejenis untuk badan usaha non kecil;
g). Tidak memiliki kemampuan menyediakan fasilitas dan peralatan serta personil
yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan;
h). Tidak menyampaikan/mengisi daftar perolehan pekerjaan yang sedang
dikerjakan;
i). Tidak memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank
pemerintah/swasta untuk mengikuti pengadaan pekerjaan konstruksi paling
kurang 10% (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS, Dalam hal kemitraan yang
menyampaikan surat dukungan keuangan hanya lead firm;
j). untuk usaha non-kecil (paket di atas Rp 2.500.000.000,00) tidak memiliki
Kemampuan Dasar (KD=3NPT) pada sub klasifikasi pekerjaan yang
sejenis/kompleksitas yang setara.
Pengalaman Pekerjaan yang sejenis dan kompleksitas yang setara yang
digunakan untuk menghitung KD (Pekerjaan Sungai,Rawa, Pantai dan
Perawatannya) adalah :
- Dalam menghitung Pekerjaan yang sejenis dan kompleksitas yang setara yang
digunakan untuk menghitung KD adalah Pekerjaan Persungaian meliputi
pekerjaan :
a) Pembangunan Sarana/Prasarana Pengendalian Banjir
Sungai Talao (0.30 km) di Kab.Belu
- Dalam menghitung menghitung Pekerjaan yang sejenis dan kompleksitas yang
setara yang digunakan untuk menghitung KD adalah Pekerjaan Pantai meliputi
pekerjaan :
a) Pembangunan Sarana/Prasarana Pengendalian Banjir
Sungai Talao (0.30 km) di Kab.Belu
b) PembangunanPengamanan Pantai Puunaka/Rate (0.2 Km)
di Kabupaten Ende
c) Lanjutan Pembangunan Pengamanan Pantai Larantuka
(0.20 km) di Kab. Flores Timur

k). Tidak mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP)


l). dalam hal peserta akan melakukan kemitraan/KSO : evaluasi persyaratan pada
huruf a) sampai dengan huruf f), dan h), dan i) dilakukan untuk setiap perusahaan
yang melakukan kemitraan/KSO. Khusus untuk huruf g) evaluasi persyaratan
digabungkan sebagai evaluasi kemitraan/KSO, dukungan keuangan (huruf i)
hanya atas nama kemitraan/KSO sedangkan huruf j) hanya dinilai untuk
perusahaan lead Firm
8. Tidak memenuhi pembuktian kualifikasi, antara lain
a) Apabila peserta tidak hadir dalam pembuktian kualifikasi dan telah diberikan
kesempatan serta tenggang waktu yang cukup.
b) ditemukan data tidak benar/pemalsuan data/tidak dapat menunjukan dokumen
asli atau salinan dokumen yang sudah dilegalisir.
9. Hal-hal yang menggugurkan penawaran tetapi belum tercantum dalam point 1 s/d 8
di atas. maka dalam evaluasi penawaran Pokja ULP berpedoman pada ketentuan
yang dituangkan dalam Dokumen Pengadaan beserta adendumnya.

I. Jenis Kontrak yang Akan Digunakan;


Jenis kontrak yang akan digunakan adalah kontrak harga satuan

M. Ketentuan dan Cara Sub Kontrak Sebagian Pekerjaan Kepada Usaha Mikro dan
Usaha Kecil Serta Koperasi Kecil;
 Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan adalah bukan merupakan pekerjaan utama,
kecuali pekerjaan spesialis
 Penyedia menentukan sendiri bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan dan
menominasikan sub penyedia jasa setempat usulan dari peserta
 nilai penawaran < Rp25.000.000.000 tidak dipersyaratkan mensubkontrakan pekerjaan
 Penawaran terkait dengan bagian pekerjaan yang disubkontrakan memenuhi syarat
sebagai berikut:
a. sebagian pekerjaan utama disubkontrakkan kepada penyedia jasa spesialis;
dan/atau
b. mensubkontrakkan sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama kepada
penyedia jasa Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil.

N. Besaran, Masa Berlaku, Penjamin yang Dapat Menerbitkan Jaminan dan


Penyampaian Jaminan Penawaran Asli;
1. Besarnya Jaminan Penawaran minimal adalah :

Nilai Jaminan
Penawaran Minimal (2%
NO PAKET
HPS)
(Rp.)
I PPK KEGIATAN SUNGAI DAN PANTAI
Pembangunan Penahan Gelombang Laut Pantai Namosain dan Pantai
1 94.100.000,-
Nunbaun Sabu (0.20 km) di Kota Kupang
Pembangunan Sarana/Prasarana Pengendalian Banjir Sungai Talao (0.30 km)
2 di Kab.Belu 157.800.000’-

II PPK KEGIATAN SUNGAI DAN PANTAI I


PembangunanPengamanan Pantai Puunaka/Rate (0.2 Km) di Kabupaten
3 153.580.000’-
Ende
Lanjutan Pembangunan Pengamanan Pantai Larantuka (0.20 km) Kab. Flores
4 Timur 101.080.000,-

2. Jaminan penawaran berlaku selama 104 (seratus empat) hari kalender dan efektif
mulai tanggal batas akhir pemasukan penawaran.
3. Alamat penerima jaminan penawaran :
Kepada Yth. :
Kelompok Kerja (Pokja) Pengadaan Penyedia Pekerjaan Konstruksi dan Jasa
Konsultansi di Kegiatan Sungai dan Pantai Satker Pelaksanaan Jaringan Sumber
Air Nusa Tenggara II Provinsi NTT Direktorat Jenderal Sumber Daya Air
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Tahun Anggaran 2017
d.a. Jl. Jembatan Liliba No. 2 Bundaran PU Kupang-NTT Telp/Fax. (0380) 825192
4. Jaminan Penawaran diterbitkan oleh : Bank Umum, perusahaan penjaminan,
perusahaan asuransi, konsorsium perusahaan asuransi umum, konsorsium lembaga
atau konsorsium perusahaan penjaminan, yang mempunyai program asuransi
kerugian (suretyship) sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan, atau telah
mendapat rekomendasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) apabila berbentuk
konsorsium, dan diserahkan oleh Penyedia Barang/Jasa kepada Kelompok Kerja ULP;
atau
5. Jaminan penawaran asli bagi penyedia jasa yang mengikuti pengadaan secara
elektronik wajib diterima Pokja ULP sebelum batas waktu pemasukan penawaran
berakhir (Hari,Tanggal : Selasa, 27 Desember 2016, Jam 09.00 WITA).

III. PENJELASAN TAMBAHAN

A. Penjelasan Lapangan
1). Semua pihak yang berkepentingan dengan kegiatan pejelasan lapangan. baik Pokja
ULP maupun masing-masing Peserta Lelang. menyiapkan biaya secara sendiri-sendiri
untuk kegiatan dimaksud.
2). Peserta lelang harus memberikan informasi kepada Pokja ULP tentang kehadirannya
untuk mengikuti kegiatan penjelasan lapangan. selambat-lambatnya pada:
Hari : Selasa
Tanggal : 20 s/d 21 Desember 2016
Waktu : 17:00 WITA.

B. Klarifikasi dan Konfirmasi Penawaran


1) Untuk menunjang penelitian dan evaluasi dokumen penawaran, Pokja ULP dapat
melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang tidak jelas dalam dokumen penawaran,
Peserta harus memberikan tanggapan atas klarifikasi. Klarifikasi tidak boleh
mengubah substansi dokumen penawaran dan harga penawaran. Klarifikasi dan
tanggapan atas klarifikasi harus dilakukan secara tertulis.
2) Terhadap hal-hal yang diragukan berkaitan dengan dokumen penawaran, Pokja ULP
dapat melakukan konfirmasi kebenarannya termasuk peninjauan lapangan kepada
pihak-pihak/instansi terkait.
3) Klarifikasi dan konfirmasi penawaran dilakukan apabila Pokja ULP meragukan hal-hal
yang tidak jelas dalam dokumen penawaran apabila Pokja ULP menganggap sudah
jelas yang tertulis dalam dokumen penawaran maka tidak diperlukan klarifikasi dan
konfirmasi.
C. Pembuktian Kualifikasi dan Verifikasi
1) Pembuktian Kualifikasi
a) Setelah evaluasi kualifikasi, pokja ULP akan mengundang rekanan untuk hadir
dalam acara pembuktian kualifikasi/verifikasi. Dalam pembuktian kualifikasi harus
dihadiri oleh penanggung jawab penawaran atau yang menerima kuasa dari
direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum
dalam akta pendirian atau perubahannya, atau kepala cabang perusahaan yang
diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik, atau
pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang
bekerja sama
b) Lampiran pendukung kualifikasi yang diminta pada saat pembuktian
kualifikasi/verifikasi adalah bukti asli atau salinan yang sudah dilegalisir oleh
pejabat yang berwewenang.
c) Lampiran dokumen kualifikasi yang dibuktikan adalah dokumen pendukung dari
yang tertulis/tertuang dalam Form Isian Elektronik Data Kualifikasi yang tersedia
pada aplikasi SPSE sehingga dalam mengisi form tersebut harus memperhatikan
kecocokan dengan dokumen sebenarnya.
d) Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada penerbit
dokumen, apabila dokumen yang digunakan dalam pembuktian kualifikasi masih
diragukan kebenarannya.
e) Apabila peserta tidak hadir pada saat pembuktian kualifikasi atau hasil
pembuktian kualifikasi ditemukan data tidak benar/ pemalsuan data/ tidak dapat
menunjukan dokumen asli atau salinan dokumen yang sudah dilegalisir, maka
peserta digugurkan, badan usaha dan/atau pengurusnya dimasukkan dalam
Daftar Hitam, Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan ke
kas Negara/kas Daerah.
f) Dihimbau untuk rekanan sesegera mungkin menyiapkan semua lampiran
dokumen pendukung kualifikasi (lampiran dokumen kualifikasi tidak perlu
diupload ke LPSE) sehingga pada saat pembuktian semua dokumen sudah siap
karena tidak ada dispensasi waktu untuk menunjukan dokumen yang diminta.
g) Evaluasi kualifikasi sudah merupakan kompetisi, maka data yang kurang tidak
dapat dilengkapi

2) Lampiran pendukung kualifikasi yang disiapkan untuk pembuktian kualifikasi /


verifikasi yaitu :
a) Akta perusahaan dan perubahannya.
b) Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) yang masih berlaku
c) Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang masih berlaku dan sudah dikonversi sesuai
ketentuan
 Menggunakan Sertifikat Badan Usaha (SBU) Bidang dan sub bidang yang sama
yang masih berlaku dan sudah dikonversi sesuai ketentuan.
 Penyedia Jasa yang ditunjuk sebagai pemenang harus mempunyai Sertifikat
Badan Usaha (SBU) yang masih berlaku termasuk sudah diregistrasi ulang oleh
Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) setempat.
d) Menunjukan SKA/SKT yang masih berlaku dan ijazah asli / legalisi basah bagi
personil inti.
e) Tanda terima surat setoran SPT tahun 2015.
f) Bukti kontrak dan Berita Acara Serah Terima Pertama Pekerjaan (PHO) paket
tertinggi untuk pengalaman di bidang/sub bidang pekerjaan yang sesuai selama
10 (sepuluh) tahun terakhir.
g) Bukti kepemilikan/sewa peralatan, antara lain :
i. Jika Milik Sendiri : STNK / BPKB / Invoice / Faktur Pajak Pembelian Alat.
ii. Jika Sewa : Surat Perjanjian Sewa yang dilengkapi bukti kepemilikan dari
pihak penyewa berupa : STNK / BPKB / Invoice / Faktur Pajak Pembelian Alat
h) Surat dukungan bank.
i) Harus menunjukan berkas asli atau salinan yang sudah dilegalisir untuk point a)
s/d point h) di atas

D. Lain-lain
1). Indikasi persekongkolan antar Penyedia Barang/Jasa harus dipenuhi sekurang-
kurangnya 2 (dua) indikasi di bawah ini :
a) Terdapat kesamaan dokumen teknis. antara lain: metode kerja. bahan. alat.
analisa pendekatan teknis. harga satuan. dan/atau spesifkasi barang yang
ditawarkan (merk/tipe/jenis) dan/atau dukungan teknis;
b) seluruh penawaran dari Penyedia mendekati HPS;
c) adanya keikutsertaan beberapa Penyedia Barang/Jasa yang berada dalam 1
(satu) kendali;
d) adanya kesamaan/kesalahan isi dokumen penawaran. antara lain
kesamaan/kesalahan pengetikan. susunan. dan format penulisan;
e) jaminan penawaran dikeluarkan dari penjamin yang sama dengan nomor seri
yang berurutan.

2). Untuk yang bermitra :


a) Yang berhak menandatangani dokumen adalah leader atau yang diberikan
kuasa yang dibuktikan dengan surat kuasa.
b) Kop surat dan cap perusahaan harus menggunakan kop dan cap kemitraan
(KSO).
3). Semua peserta wajib mengisi Form Isian Elektronik Data Kualifikasi yang tersedia
pada aplikasi SPSE karena evaluasi kualifikasi hanya berdasarkan Formulir Isian
Elektronik Kualifikasi tersebut.
Untuk yang bermitra: hanya ”leader” yang mengisi form isian elektronik sedangkan
anggota kemitraan mengisi form isian kualifikasi secara manual (sesuai contoh form
pada dokumen pengadaan) dan diupload bersama dokumen penawaran.
IV. Tanya Jawab
No. Pertanyaan Jawaban
1. PT.Lamuru Angkasa : Apabila ada perubahan
maka dituangkan dalam
Apakah waktu pemasukan penawaran
addendum
bisa diperpanjang mengingat
bertepatan dengan hari besar umat
beragama ? (Kristiani)

V. Penutup
Berita acara ini merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari dokumen pengadaan
konstruksi.

Demikian berita acara penjelasan ini dibuat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Kelompok Kerja (Pokja) Pengadaan Penyedia Pekerjaan Konstruksi dan Jasa


Konsultansi di Kegiatan Sungai dan Pantai Satker Pelaksanaan Jaringan
Sumber Air Nusa Tenggara II Provinsi NTT Direktorat Jenderal Sumber
Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Tahun Anggaran 2017

Costandji Nait Erens R.Z Ratu Radja Oktaf Lewen


Ketua/Anggota Sekretaris/Anggota Anggota

M.Nur Ishak Kasmiwati Thalib.SH


Anggota Anggota

Saksi :

PT. LAMURU ANGKASA


Fachmy Burhan
Staf