Anda di halaman 1dari 2

Peraturan lingkungan terbaru ini ditetapkan untuk melaksanakan pasal 50 ayat (8) Peraturan

Pemerintah Nomor 27 tahun 2012 tentang Izin Lingkungan yang menyatakan bahwa Ketentuan
lebih lanjut mengenai kriteria perubahan Usaha dan/atau Kegiatan sebagaimana dimaksud pada
ayat (2) dan tata cara perubahan Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup, perubahan
Rekomendasi UKL-UPL, dan penerbitan perubahan Izin Lingkungan sebagaimana dimaksud
pada ayat (4), ayat (5), dan ayat (6) diatur dengan Peraturan Menteri. Serta pasal 52 Peraturan
Pemerintah Nomor 27 tahun 2012 tentang Izin Lingkungan yang menyatakan bahwa Ketentuan
lebih lanjut mengenai tata cara penerbitan Izin Lingkungan sebagaimana dimaksud dalam Pasal
47 sampai dengan Pasal 51 diatur dengan Peraturan Menteri. Perlu kita ketahui bahwa pada pasal
47 sampai 51 berisi tentang Penerbitan Izin Lingkungan.

Secara spesifik jika melihat pada pasal 4 peraturan ini menyatakan dengan jelas jenis dan kriteria
perubahan izin lingkungan yang pada peraturan pemerintah belum diatur. Misalnya pada pasal 4
ayat 3 poin (f) yang menjadi tambahan serta untuk lebih detail dapat melihat pada Lampiran
I. (Download Permen LHK No. 23 Th 2018)

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia


Nomor P/24/MENLH/SETJEN/KUM.1/7/2018 tentang Pengecualian
Kewajiban Menyusun Analisis Mengenai Dampak Lingkungan untuk
Usaha dan/ atau kegiatan yang berlokasi di Daerah Kabupaten/ Kota
yang Telah Memiliki Rencana Detail Tata Ruang.

Peraturan lingkungan terbaru ini ditetapkan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 13 ayat (3)
Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2012 tentang Izin Lingkungan, perlu menetapkan
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang Pengecualian Kewajiban Menyusun
Analisis Mengenai Dampak Lingkungan untuk Usaha dan/atau Kegiatan yang Berlokasi di
Daerah Kabupaten/Kota yang telah Memiliki Rencana Detail Tata Ruang. (Download Permen
LHK No. 24 Th 2018)

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia


Nomor P.25/MENLHK/SETJEN/KUM.1/7/2018 tentang Pedoman
Penetapan Jenis Rencana Usaha dan/atau Kegiatan Wajib Memiliki
Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan
Lingkungan Hidup dan Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan
Pemantauan Lingkungan Hidup.
Peraturan lingkungan terbaru ini ditetapkan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 35 ayat (5) dan
Pasal 69 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan
Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik, perlu menetapkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup
dan Kehutanan tentang Pedoman Penetapan Jenis Rencana Usaha dan/atau Kegiatan yang Wajib
Memiliki Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup dan
Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup. (Download
Permen LHK No. 25 Th 2018)

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia


Nomor P.26/MENLHK/SETJEN/KUM.1/7/2018 tentang Pedoman
Penyusunan dan Penilaian serta Pemeriksaan Dokumen Lingkungan
Hidup dalam Pelaksanaan Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi
Secara Elektronik.

Peraturan lingkungan terbaru ini ditetapkan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 51 ayat (3),
Pasal 55 ayat (7), Pasal 56 ayat (2), Pasal 61 dan Pasal 66 ayat (7) Peraturan Pemerintah Nomor
24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik, perlu
menetapkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang Pedoman Penyusunan
dan Penilaian serta Pemeriksaan Dokumen Lingkungan Hidup dalam Pelaksanaan Pelayanan
Perizinan Berusaha secara Elektronik. Baru-baru ini pemerintah memang telah me-launching
Online Single Submission (OSS) yang beralamat di oss.go.id. Nantinya segala proses perizinan
akan melalui website tersebut. Ya, sebelumnya beberapa portal online yang dikelola pemerintah
masih terpisah seperti LKPM, Online SPIPISE, dan Wajib lapor. Namun sejak hadirnya OSS ini
maka semua perizinan tersebut akan dijadikan satu termasuk perizinan lainnya yang
terkait. (Download Permen LHK No. 26 Th 2018)