Anda di halaman 1dari 13

PENGOBATAN TRADISIONAL JAWA

DALAM MANUSKRIP SERAT PRIMBON JAMPI JAWI

Hesti Mulyani, Sri Harti W., dan Venny Indria E.


FBS Universitas Negeri Yogyakarta
email: hesti_mulyani@uny.ac.id

Abstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengobatan tradisional Jawa dalam
manuskrip Serat Primbon Jampi Jawi. Penelitian menggunakan pendekatan filologi modern.
Sumber data penelitian adalah Serat Primbon Jampi Jawi Jilid I koleksi Perpustakaan
Reksapustaka Mangkunegaran Surakarta. Hasil penelitian sebagai berikut. Pertama,
pengobatan tradisional Jawa yang ditemukan adalah untuk penyakit cacingan dan disentri
(berak berdarah). Kedua, bahan ramuan/resep pengobatan berupa: akar (bakung), kayu/
kulit kayu (cendana, kayu timur, dan mesoyi), daun (asam, lampes, dan trawas), buah (adas,
cabe, jambe, dan pala), biji (jinten hitam dan ketumbar), bunga (cengkih dan apen), umbi
(bawang putih), dan rimpang (bengle, dringo, dan temuireng). Bahan-bahan lain sebagai
pelengkap adalah air tawar panas, garam, ikan kutuk, dan tajin. Ketiga, cara pengolahan
ramuan/resep: (a) dibakar, (b) dikukus dalam tanakan nasi, (c) dikunyah, (d) dihaluskan/
di-pipis, dan (e) direbus. Keempat, metode pengobatan dengan caracekok (diminum) dan
sembur (pengobatan luar).

Kata kunci: pengobatan tradisional, manuskrip Jawa, cekok, sembur

JAVANESE TRADITIONAL MEDICAL CARE


IN THE SERAT PRIMBON JAMPI JAWI MANUSCRIPT

Abstract
This study aims to describe Javanese traditional medical care in the Serat Primbon
Jampi Jawi manuscript. It used the modern philology approach. The source of the research
data was Serat Primbon Jampi Jawi Volume I, a collection of the Reksapustaka Library,
Mangkunegaran, Surakarta. The research findings are as follows. First, Javanese traditional
medical care is found for intestinal worms and dysentery (bloody stools). Second,
the ingredients/medical prescriptions are in the form of: root (narcissus), wood/bark
(sandalwood, kayu timur, and mesoyi), leaves (tamarind, lampes, and trawas), fruits (anise,
chili, areca nut, and nutmeg), seeds (black cumin and coriander), flowers (clove and apen),
bulbs (garlic), and rhizomes (bengle, dlingo, and black curcuma). Other complementary
ingredients are hot fresh water, salt, snakehead murrel, and starch. Third, herb/prescription
processing methods include: (a) burning, (b) steaming in a rice steamer, (c) chewing, (d)
smoothing, and (e) boiling. Fourth, the medical care methods include cekok (force-feeding)
and sembur (spraying from the mouth for an external treatment).

Keywords: traditional medical care, Javanese manuscript, cekok, sembur

PENDAHULUAN Jampi Jawi”ini adalah bagian dari laporan


Artikel berjudul “Pengobatan Tradisio- penelitian kelompok tentang “Pengoba-
nal Jawa dalam Manuskrip Serat Primbon tan Tradisional Jawa pada Manuskrip-

139
140

Manuskrip Mangkunegaran, Kasunanan Dalam hal ini, jamu yang dimaksud


Surakarta, dan Museum Radyapustaka”. adalah ramuan dari bahan racikan jamu
Melalui penelitian tersebut diharapkan yang berasal dari tanaman obat (tum-
diperoleh: (a) deskripsi jenis pengobatan buhan herbal). Keberadaan tanaman
tradisional Jawa dan (b) deskripsi jenis- sebagai obat sudah dikenal sejak ribuan
jenis bahan pengobatan dalam manuskrip- tahun yang lampau. Bukti sejarah telah
manuskrip Jawa yang tersimpan di kraton terukir di helaian lontar, dinding-dinding
Mangkunegaran, Kasunanan Surakarta, candi, dan tulisan dalam manuskrip Jawa
dan Museum Radyapustaka. (primbon). Manuskrip Jawa (primbon),
Pengobatan tradisional pada awalnya yakni SPJJ I (Serat Primbon Jampi Jawi jilid
merupakan tradisi turun-temurun yang I) mencatat pemakaian obat tradisional
disampaikan secara lisan dari satu gene- yang telah dilakukan oleh masyarakat
rasi ke generasi berikutnya. Seiring de- Jawa. Dalam dunia tentang obat-obatan,
ngan dikenalnya tradisi tulis, pengobatan obat tradisional jika memenuhi syarat-
tradisional yang awalnya merupakan syaratnya dapat dimanfaatkan untuk
oral tradition, akhirnya dituliskan. Sam- pengobatan. Pemanfaatan obat tradisional
pai sekarang, tulisan-tulisan kuna oleh dari tumbuhan herbal yang utama adalah
nenek moyang bangsa Indonesia terse- untuk pengobatan tradisional (Redaksi
but tersimpan di museum-museum dan Trubus, 2012: 7, 10).
perpustakaan-perpustakaan di Indonesia Sampai saat ini, pengobatan dengan
dan luar negeri. Tulisan tersebut dikenal obat herbal ada tiga istilah yang terkait di
dengan sebutan naskah atau manuskrip. dalamnya, yaitu obat tradisional, obat asli,
Darusuprapta menjelaskan bahwa dan obat bahan alam. Badan Kesehatan
manuskrip atau naskah adalah karangan Dunia (WHO) mendefinisikan obat tra-
tulisan tangan nenek moyang, baik yang disional sebagai obat asli di suatu negara
masih asli maupun salinannya (Mulyani, yang digunakan secara turun-temurun di
2014:1). Jawa adalah nama pulau yang di- negara itu dan negara lain (Redaksi Tru-
huni oleh masyarakat yang melestarikan bus, 2012: 10). Selanjutnya, obat asli adalah
suatu tradisi dari waktu ke waktu dan suatu obat bahan alam yang ramuannya,
dilanjutkan oleh generasi penerusnya. cara pembuatan, pembuktian khasiat,
Manuskrip Jawa adalah karangan tulisan keamanan, dan cara pemanfaatannya ber-
tangan nenek moyang Jawa, baik yang dasarkan pengetahuan tradisional pen-
masih asli maupun salinannya, berisi urai- duduk suatu daerah. Obat bahan alam
an tentang suatu tradisi (Baroroh-Baried, adalah semua obat yang dibuat dari bahan
1994: 1-3, 55). alam yang proses pembuatannya belum
Salah satu tradisi yang termuat dalam merupakan isolat murni. Obat bahan alam
manuskrip tersebut adalah tradisi pengo- dapat berupa obat asli, obat tradisional,
batan tradisional Jawa. Tradisi pengoba- atau pengembangan dari keduanya.
tan tradisional Jawa adalah pengobatan Di Jawa, sampai sekarang, masyarakat-
dengan menggunakan tanaman obat atau nya masih memanfaatkan ramuan tra-
tumbuhan herbal yang diolah secara tra- disional. Ramuan tradisional Jawa masih
disional, cara penyembuhannya pun juga diyakini membantu kesulitan kesehatan
secara tradiional, dan diwariskan secara terutama bagi masyarakat yang tinggal
turun-temurun. Kegiatan tersebut tadinya di pedesaan. Hal itu terjadi karena alam
hanya dikenal oleh kalangan tertentu pedesaan dimungkinkan masih mudah
kemudian menyebar hingga masyarakat untuk mendapatkan banyak bahan tana-
luas, termasuk masyarakat Jawa (Redaksi man yang berkhasiat obat (Mulyani, 2015:
Trubus, 2012: 1). 2). Lama kelamaan, begitu besarnya per-

LITERA, Volume 16, Nomor 1, April 2017


141

hatian masyarakat pada pengobatan tra- secara tradisional Jawa). Hal itu ditulis se-
disional maka mereka yang hidup di kota bagai dokumentasi khasanah pengobatan
besar pun juga mulai membudidayakan alternatif yang telah berabad-abad dilaku-
tanaman obat (Hartati, 2011:22). Ramuan kan oleh masyarakat Jawa, tidak saja me-
tradisional berbahankan tanaman obat narik perhatian pada bidang sosio-budaya
atau tumbuhan herbal digunakan untuk pada umumnya, tetapi juga menarik pada
pengobatan. Pengobatan itu merupakan bidang pengobatan tradisional.
sesuatu yang tidak dapat terlepas dari Dengan sarana tulisan ini, demi un-
kehidupan sehari-hari manusia, baik dari tuk pelestarian, baik dokumen tertulis
pengobatan penyakit yang paling ringan (manuskrip) maupun isi yang dikandung-
maupun sampai pengobatan penyakit nya, diangkat dan dianalisis isi teks-
yang terberat. nya. Manukrip SPJJ I adalah salah satu
Perkembangan ilmu pengobatan me- manuskrip sebagai sumber data dalam
ngikuti perkembangan peradaban manu- penelitian yang sudah dan sedang di-
sia. Oleh karena itu, semakin berkembang lakukan (Mulyani, 2015, 2016), dipilih
peradaban manusia, ternyata penyakit untuk diangkat dan dianalisis khusus cara
pun ikut berkembang pula. Faktanya, pengobatan tradisional Jawa, yakni cekok
pesatnya kemajuan pengobatan hingga dan sembur untuk mengobati penyakit
ditemukannya obat-obatan kimia, ternya- cacingan bagi penderita anak-anak.
ta tidak dapat menggantikan fungsi obat
herbal. Obat kimia selalu ditakuti karena METODE
efek samping yang tidak baik bagi tubuh, Penelitian yang dilakukan mengguna-
sedangkan obat herbal lebih aman dan kan metode penelitian deskriptif dengan
nyaman digunakan oleh masyarakat. Obat pendekatan filologi modern. Pendekatan
herbal berbahan dasar alam atau alami filologi modern digunakan, karena peneli-
itu mampu menanggulangi efek samping tian ini memanfaatkan sumber data beru-
yang buruk (Wind, 2014: v). Sehubungan pa manuskrip dan teks kuno. Pendekatan
dengan hal tersebut, maka sampai saat deskriptif digunakan karena semua
ini pun banyak ditulis buku-buku yang hasil penelitian berdasarkan pendekatan
terkait dengan tanaman obat tradisional, filologi disajikan secara deskriptif atau
manfaat, dan ramuan yang dapat dibuat diuraikan.
untuk mengobati penyakit-penyakit ter- Penelitian dengan pendekatan filologi
tentu. Namun demikian, sumber-sumber itu dilakukan berdasarkan langkah kerja
rujukan belum dicantumkan pada tulisan- penelitian filologi (Mulyani, 2015:15).
tulisan tersebut, terutama yang terkait Langkah kerja penelitian filologi yang di-
dengan manuskrip Jawa. lakukan ada lima hal, meliputi: (1) inven-
Dalam khasanah manuskrip Jawa, tarisasi manuskrip berdasarkan studi kat-
manuskrip SPJJ I adalah termasuk manus- alog dan pengamatan langsung di tempat
krip dalam pengelompokan teks sastra penyimpanan manuskrip sebagai sumber
primbon (Behrend, 1990: xii). Kategori teks data penelitian; (2) deskripsi manuskrip,
sastra jenis primbon itu memuat uraian ten- meliputi semua hal yang berhubungan
tang racikan jamu asli Jawa. Di samping dengan keadaan fisik manuskrip; (3) alih
itu, juga merupakan ungkapan pikiran tulis yang dilakukan adalah menulis kem-
dan perasaan nenek moyang sebagai hasil bali teks yang dimuat dalam sumber data
budaya bangsa masa lampau (Baroroh- dengan aksara Latin; (4) menerjemahkan
Baried, 1994: 55) yang sarat dengan ajaran teks, yakni mengalihbahasakan dari ba-
tentang jamu (bahan jamu, racikan, cara hasa Jawa ke bahasa Indonesia dengan
pengolahan, dan cara pengobatannya metode terjemahan harfiah jika mungkin

Pengobatan Tradisional Jawa dalam Manuskrip Serat Primbon Jampi Jawi


142

atau metode terjemahan makna atau isi, (cacing), endjrak (sakit gomen/sariawan/
dan jika tidak dapat dilakukan dengan penyakit luka-luka pada bibir), Gom (sari-
kedua metode tersebut maka digunakan awan), ising-isingen (berak terus/cika).
metode terjemahan bebas dengan mem- Di antara beberapa jenis penyakit dan
perhatikan makna secara kontekstual; dan cara pengobatannya, salah satu jenis pe-
(5) menganalisis isi teks. nyakit yang banyak dikupas dalam Serat
Sumber data penelitian adalah Manus- Primbon Jampi Jawa Jilid I adalah penyakit
krip Serat Primbon Jampi Jawi (SPPJ) jilid cacingan dan cacingan yang disertai berak
I. Serat Primbon Jampi Jawi Jilid I meru- darah (disentri). Oleh karena itu, dalam
pakan salah satu koleksi Perpustakaan artikel ini yang dikupas lebih terperinci
Reksapus­taka Mangkunegaran Surakarta adalah jenis penyakit cacingan. Deskripsi
dengan Kode 25655 (M 19). Manuskrip dan penjelasan mengenai berbagai macam
ini merupakan salah manuskrip yang penyakit dan cara pengobatanya disajikan
memuat pengobatan tradisional Jawa, di secara lengkap dalam Laporan Penelian
samping manuskrip-manuskrip yang lain, tentang “Pengobatan Tradisional Jawa
seperti: (a) Serat Primbon Racikan Jampi Jawi pada Manuskrip-Manuskrip Mangkune-
Jilid II, (b) Serat Primbon Jampi Jawi Jilid IV, garan, Kasunanan Surakarta, dan Mu-
(c) Serat Memulya Sarira, dan (d) Serat Bab seum Radyapustaka”
Tetuwuhan ing Tanah Hindiya miwah Daya- Temuan hasil penelitian yang ber-
nipun kangge Jampi. hubungan dengan racikan dan ramuan/
Teknik analisis data yang digunakan resep jamu untuk penyakit cacingan de-
dalam penelitian ini adalah teknik deskrip- ngan sarana pengobatan tradisional Jawa
tif. Langkah-langkah dalam menerapkan cekokdan semburyang dimuat di dalam
metode analisis deskriptif, berturut-turut SPJJI disajikan pada Tabel 1.
(1) reduksi data, (2) klasifikasi data, (3) Berdasarkan Tabel 1 tampak bahwa
display data, (4) melakukan penafsiran terdapat tiga macam racikan dan ramuan/
dan mengambil simpulan (Kaelan, 2005: resep jamu tradisional untuk pengobatan
68-71). penyakit cacingandan satu macam racikan
dan ramuan/resep jamu tradisional untuk
HASIL DAN PEMBAHASAN pengobatan penyakit cacingan disertai be-
Jenis Penyakit dan Bahan Ramuan rak darah yang diderita oleh anak-anak.
Dalam Serat Primbon Jampi Jawi Jilid I Selanjutnya, dalam SPPJ I ditemukan
ditemukan deskripsi beberapa penyakit cara pengobatan untuk penyakit cacingan
yang menyerang anak-anak, orang dewa- dan cacingan yang disertai berak darah.
sa, dan keduanya. Penyakit dan ramuan Racikan dan ramuan/resep jamu tradisio-
yang ditemukan antara lain: bèrèngen nal yang didapatkan dalam manuskrip
(penyakit kulit berwarna merah), bedhed- SPJJ I tersebut disajikan pada Tabel 2.
heg (sesak di perut), bentèr (panas), cacing

Tabel 1. Deskripsi Penyakit Cacingan dalam SPPJ I

LITERA, Volume 16, Nomor 1, April 2017


143

Tabel 2. Komposisi Ramuan/Resep Jamu untuk Penyakit Cacingan

Kandungan atau Khasiat Bahan Ramuan timur, dan mesoyi), daun (asam, lampes,
Pengobatan penyakit cacingan dengan dan trawas), buah (adas, cabe, jambe, dan
pengobatan tradisional Jawa dari ramuan/ pala), biji (jinten hitam dan ketumbar),
resep jamu yang ditemukan terdiri atas bunga (cengkih dan apen), umbi (bawang
bahan-bahan jamu yang berupa: akar putih), dan rimpang (bengle, dringo, dan
(bakung), kayu/kulit kayu (cendana, kayu temuireng). Bahan-bahan lain sebagai

Pengobatan Tradisional Jawa dalam Manuskrip Serat Primbon Jampi Jawi


144

pelengkapnya adalah air tawar panas, aromatis yang dihasilkannya menyebab-


garam, ikan kutuk, dan tajin. kan bahan ini sering digunakan untuk
Bakung atau Crynum asiaticum L me- bedak bersama-sama dengan cengkeh.
miliki sejumlah kandungan kimia berupa Bedak itu digunakan sebagai penghangat
likorina, krinidina, hemantamina, krinamina kulit di saat hujan atau saat udara dingin.
yang pada umumnya memiliki sifat anal- Baunya juga merangsang timbulnya has-
gesik (menghilangkan rasa nyeri) dan eks- rat seksual. Kadang-kadang kulit mesoyi
pektoran (peluruh dahak, mendorong me- ini dibakar supaya menyebabkan bau
ngeluarkan dahak). Di samping itu, akar harum ke seluruh ruang (seperti layaknya
tumbuhan bakung mengandung alkaloid kemenyan). Berdasarkan aktivitas biologi
likorin dan asetilkorin. Efek farmakologis yang telah diteliti, kulit kayu mesoyi
dalam akar bakung, di antaranya berkha- bersifat sebagai counter irritant (melem-
siat sebagai peluruh kencing, antiinflamasi babkan pembuluh darah kapiler) dan
(mengurangi pembengkakan), mencegah aromatikum (bahan pewangi,digunakan
pendarahan, peluruh keringat, peluruh sebagai campuran ratus wangi. (http://
muntah, sakit gigi, dan mengobati luka mahkotadewa.net/kesehatan/ kayu_me-
(http://www.indonews.co.id/1000-man- soyi.html). Dalam hal ini, mesoyi adalah
faat-tanaman-bakung-bagi-kesehatan/; salah satu bahan herbal yang digunakan
Redaksi Trubus, 2012:556; http://www. untuk menghangatkan perut pada kasus
smallcrab.com/kesehatan/1130-khasiat- diare/murus dan kejang perut pada pen-
tanaman-bakung). Dalam hal ini, akar ba- derita cacingan.
kung adalah salah satu bahan herbal yang Asam biasanya dikenal dengan asam
dimanfaatkan untuk mencegah pendarahan, jawa atau Tamarindus indica memiliki kan-
mengobati muntah, dan kemungkinan luka dungan vitamin B3, geranial limonene,
pada penyakit cacingan. peptin, dan sebagainya. Daun asam
Cendana atau Santalum album memi- memiliki kandungan stexin, iovitexin,
liki efek herbal berupa alpha-santalol, beta- isoorietin, flavovoid, saponin,dan tanin.
santalol, lanceol, santanen, alpha-santaldiol, Khasiat daun asam adalah untuk obat
dan beta-santadiol. Kandungan di dalam bisul dan koreng, termasuk cacar. Khasiat
cendana adalah minyak asiri, hars, dan lain dari daun asam adalah untuk mengo-
zat samak. Kandungan alpha-santalol, bati encok, eksim, campak, demam, sari-
beta-santalol merupakan 2 senyawa yang awan, kolesterol tinggi, asma, dan kencing
berhasil menekan pertumbuhan bakteri manis (Redaksi Trubus, 2012: 198-200;
dan virus. Di samping itu, khasiat cendana http://manfaatbuahdaun.blogspot.co.id/
dapat untuk mengobati gangguan pencer- 2014/10/30-manfaat-asam-jawa-untuk-
naan, radang usus besar, berak darah, kesehatan.html). Dalam hal ini, daun
infeksi saluran kemih bawah, sakit kepala, asam adalah salah satu bahan herbal yang
dan sakit pada dada atau sesak napas digunakan untuk mengobati cacingan
(Redaksi Trubus, 2012: 272-274; Hidayat, dengan cara pengobatan di-cekok-kan
2015: 92).Dalam hal ini, kulit kayu cendana (diminumkan) dan di-sembur-kan.
adalah salah satu bahan herbal yang Daun lampes atau Ocimisancti folium
dimanfaatkan untuk menekan pertumbuhan berkhasiat sebagai pelancar ASI (lakta-
bakteri dan virus serta mengobati radang usus goga), emmenagoga (membersihkan,
besar, dan berak darah. menuntaskan darah haid), karminatif
Di Jawa, secara tradisional kulit kayu (peluruh kentut, mengeluarkan angin),
mesoyi atau Cryptocarya massoia diguna- dan antipiretik (pereda demam) (Depkes
kan untuk menghangatkan perut pada RI, 1977 dalam Widyastuti, 2014: 248;
kasus diare/murus dan kejang perut. Bau Redaksi Trubus, 2012: 556).Dalam hal ini,

LITERA, Volume 16, Nomor 1, April 2017


145

daun lampes adalah salah satu bahan Buah pala atau Myristica fragrans
herbal yang digunakan untukmengobati memiliki efek herbal stomakik (menam-
jenis penyakit cacingan. bah nafsu makan, menguatkan lambung),
Daun trawas atau Litsea odorifera Val karminatif, sedatif (penenang), dan stimu-
mempunyai bau aromatik dan rasanya lan. Kandungan buah pala adalah minyak
kelat. Daun trawas memiliki kandungan asiri, minyak lemak, zat samak, saponin,
minyak atsiri, damar, metil nonil keton, miristinin, elemisi, pektin, hars, lamonena,
dan tanin. Daun trawas berkhasiat un- asam tetradekanoid, dan asam oleanoat.
tuk penurun demam dan memperlancar Buah pala berkhasiat untuk mengobati
ASI.(http://seputar-kandungan.blogspot. gangguan pencernaan, seperti disentri,
co.id/2012/10/mmanfaat-dan-khasiat- maag, mencret, kembung, mual, dan ke-
daun-trawas.html; http://diu.ff.unair. jang (Redaksi Trubus, 2012: 438-439; 556;
ac.id/obatherbal/?page=home&view=det Hidayat, 2015: 295). Dalam hal ini, buah
ail&id=246). Dalam hal ini, daun lampes pala adalah salah satu bahan herbal yang
adalah salah satu bahan herbal yang di- digunakan untuk mengobati jenis penya-
gunakan untukmengobati jenis penyakit kit cacingan.
cacingan. Biji jintan (jinten) ada dua macam,
Adas atau Feoniculum vulgare memiliki yaitu jintan hitam dan jintan putih. Dalam
efek herbal menghilangkan nyeri, mengu- ramuan/resep jamu untuk jenis penyakit
rangi pembengkakan, melancarkan pere- cacingan yang digunakan adalah jinten
daran darah, peluruh kentut, menambah hitam. Jintan hitam berkhasiat mening-
nafsu makan, dan mengobati gangguan katkan sistem kekebalan tubuh, mening-
lambung. Kandungan di dalam buah adas katkan jumlah produksi ASI, mengobati
adalah limonena, minyak lemak, minyak asma/batuk dan alergi, kanker, gangguan
asiri, stigmasterol, kamfena, aponin, fla- pencernaan, peradangan, mencegah kank-
vonoida, polifenol, anetol, dan sebagainya. er serviks, mengobati wasir, mengobati
Kandungan minyak asiri dalam buah adas kanker payudara, sebagai bahan dengan
berkhasiat sebagai peluruh dahak, stimu- herbal lain untuk menurunkan kolesterol,
lan, laksatif, diuretik, dan antiperadangan hipertensi, dan gula darah(http://www.
(Redaksi Trubus, 2012: 174-175). Dalam hal carakhasiatmanfaat.com/artikel/khasiat-
ini, adas adalah salah satu bahan herbal manfaat-jinten-hitam-untuk-kesehatan-
yang digunakan untukmengobati jenis dan-pengobatan.html). Dalam hal ini,
penyakit cacingan. biji jintan hitam adalah salah satu bahan
Cabe biasanya dikenal dengan cabe herbal yang digunakan untuk mengobati
jawa atau Piper retrofractum termasuk jenis penyakit cacingan.
tumbuhan fitofarmaka yang memi- Ketumbar atau coriandrum sativum
liki efek herbal androgenik, stimulan memiliki efek herbal sebagai karminatik,
(perangsang), analgesik (menghilangkan laktago, stomakik, antipasmodik, diuretik,
rasa nyeri), dan karminatif. Buah cabe digestive, decongestan, antiinflamasi,
memiliki kandungan zat pedas piperine, antioksidan, antibakteri, antijamur, dan
resin (kavisin), asam palmitik, minyak diaphoretik. Biji ketumbar memiliki kan-
asiri, sesamin, dan sebagainya. Buah cabe dungan resin, malic, acid, alkaloid, sabinene,
berkhasiat untuk mengobati disentri, di- mircene, dan sebagainya. Khasiat biji ke-
are, influensa, batuk, dan menanggulangi tumbar adalah sebagai obat masuk angin,
pencernaan terganggu, dan kejang perut influensa, meredakan sakit kepala/pusing,
(Redaksi Trubus, 2012: 127-130). Dalam hal gangguan pencernaan terutama lambung,
ini, cabe adalah salah satu bahan herbal mual, haid tidak teratur, dan sariawan.
yang digunakan untuk mengobati jenis Di samping itu, juga berkhasiat untuk
penyakit cacingan.

Pengobatan Tradisional Jawa dalam Manuskrip Serat Primbon Jampi Jawi


146

mengobati wasir, menurunkan tekanan legakan hidung tersumbat dan mengelu-


darah/hipertensi, campak, keracunan, dan arkan lendir. Kandungan phytochemical
radang (Redaksi Trubus, 2012: 395-396). sebagai antivirus, yakni dapat membantu
Dalam hal ini, biji ketumbar adalah salah membunuh bakteri-bakteri dan virus pe-
satu bahan herbal yang digunakan untuk nyebab penyakit (Redaksi Trubus, 2012:
mengobati jenis penyakit cacingan. 222-224). Dalam hal ini, umbi bawang
Cengkih atau atau Syzygium aromati- putih adalah salah satu bahan herbal
cum memiliki efek herbal bersifat men- yang digunakan untuk mengobati jenis
dorong pengeluaran gas (karminatif), penyakit cacingan.
dan antimuntah (antiemetik). Bunga Rimpang bengle atau bangle atau Zin-
cengkih memiliki kandungan minyak giber cassumanar memiliki efek herbal yang
volatil (eugenol, eugenil asetat, metilsal- bersifat antiinflamasi, ekspektoran, penca-
isilat, metileugenol, fenilin, karyofilin, har, membersihkan darah, karminatif,
kaempferol, kampestrol, karbohidrat, laksatif, antibakteri, dan agen antidisentri.
asam oleanolik, stigmasterol, vitamin, Bangle memiliki kandungan senyawa
dan carvacrol. Bunga cengkih digunakan sabinene dan terpenin (golongan antimik-
dalam pengobatan tradisional karena kha- roba), minyak atsiri (sineol &penin), damar,
siatnya sebagai pereda nyeri, membantu pati, tanin, enzim lipose. Rimpang bengle
memberi rasa hangat, pereda sakit gigi, berkhasiat sebagai karminatif, untuk de-
mengobati campak, kolera, dan mengo- mam, perut mulas, sakit kepala, batuk,
bati iritasi (Redaksi Trubus, 2012: 275-276). perut nyeri, masuk angin, sembelit; sakit
Dalam hal ini, bunga cengkih adalah salah kuning, cacingan, reumatik, kegemukan;
satu bahan herbal yang digunakan untuk dan mengecilkan perut setelah mela-
mengobati jenis penyakit cacingan. hirkan (Arisandi,Yovita. 2011:21 dalam
Adapun umbi dari tumbuhan herbal Widyastuti, 2014: 183; Redaksi Trubus,
yang ditemukan adalah bawang putih. 2012: 210-212).Dalam hal ini, rimpang
Bawang putih meiliki efek herbal, yakni bengle adalah salah satu bahan herbal
efek antibakteri, antifungi, antivirus, yang digunakan untuk mengobati jenis
antitumor, dan antidiabetes. Selain itu, penyakit cacingan.
juga memiliki efek antikolesterol dan anti- Dringo, delingoatau jeringau atau
trombotik. Umbi bawang putih berkhasiat Acorus calamus memiliki efek herbal yang
meredakan tekanan darah tinggi, nyeri bersifat afrodisiak, aromatik, karminatif,
kepala, maag, dan sebagai pelindung hati ekspektoran, stimulan, sedatif, diafore-
(Tim Penyusun, 2012: 221). Kandungan tik, emmenagogue, psikotropik, dan
minyak asiri dalam umbi bawang putih hallusinosik. Rimpang dringo dapat
berhasiat sebagai antithepatotoksik, yakni mengobati demam dan nifas (Depkes RI.
antioksidan dan antigen yang dapat di- 1977 dalam Widyastuti, 2014: 199). Selain
gunakan sebagai pelindungi tubuh dari itu, dringo juga berkhasiatsebagai obat
pengaruh buruk lingkungan. Kandungan penenang, obat limpa, untuk mengatasi
organosulfida dalam umbi bawang putih gangguan lambung, mengurangi radang
berhasiat membantu hati memproses se- tenggorokan, mengobati bronkitis, mengo-
nyawa kimia beracun, termasuk senyawa bati artritis, dan digunakan sebagai bahan
kimia yang menyebabkan kanker. baku kosmetika (http://alfyfee.blogspot.
Kandungan sulfur dalam bawang com/2011/07/khasiat-dlingo.html; Redaksi
putih merupakan senyawa yang dapat Trubus,2012: 344-345).Dalam hal ini,
meningkatkan dan mempercepat kegiatan rimpang dringo adalah salah satu bahan
membran mucus pada saluran perna- herbal yang digunakan untuk mengobati
pasan. Efek tersebut ikut membantu me- jenis penyakit cacingan.

LITERA, Volume 16, Nomor 1, April 2017


147

Temuireng atau Curcuma aeruginosa Garam digunakan sebagai bahan pe-


memiliki efek herbal antelmintik atau me- lengkap ramuan jamu karena memiliki
luruhkan/mengeluarkan cacing. Rimpang efek antibakterial. Dengan kandungan
temuireng memiliki kandungan minyak antibakteri, garam memiliki manfaat
asiri, tanin, kurkumol, kurkumenol, untuk meredakan ruam di kulit akibat
isokurkumenol, kurdion, kurkumin, dan alergi dan infeksi, dapat meredakan rasa
sebagainya. Temuireng berkhasiat untuk sakit dan linu, dan secara alami dapat
mengobati ambien, gonorrhea, member- menyerap minyak dari kulit sehingga
sihkan darah setelah melahirkan, pem- mampu mencegah timbulnya jerawat
bengkakan dan penetralisir racun dalam (http://kabarimbo.com/5-manfaat-garam-
tubuh, peranakan turun, pencegah penu- untuk-kulit/). Di samping itu, meminum
laran penyakit pada bayi melalui ASI (Ha- air garam dapat digunakan sebagai obat
riana, 2013: 382 dalam Widyastuti, 2014: menangkal terhadap udara atau angin
305). Selain itu, rimpang temuireng dapat buruk. Garam yang sudah dicampur den-
digunakan sebagai obat untuk menambah gan air dapat menghilangkan kegatalan
nafsu makan, melancarkan keluarnya di kulit.
darah kotor setelah melahirkan, penyakit Dengan memakangaram secara lang-
kulit seperti kudis, ruam, dan borok, pe- sung dapat untuk mengembalikan tenaga,
rut mulas (kolik), sariawan, batuk, sesak menyembuhkan bengkak, dapat mem-
napas, serta anticacing gelang dan kremi bantu pengeluaran racun yang ada di
(Redaksi Trubus, 2012: 528-529). Dalam dalam perut (http://mustahabbah.blog-
hal ini, rimpang temuireng adalah salah spot.co.id/2015/10/fakta-tentang-man-
satu bahan herbal yang digunakan untuk faat-garam-untuk. html).Dalam hal ini,
mengobati jenis penyakit cacingan. garam adalah salah satu bahan pelengkap
Bahan-bahan lain sebagai pelengkap ramuan bahan herbal yang digunakan un-
ramuan/reep jamu untuk pengobatan tuk mengobati jenis penyakit cacingan.
penyakit cacingan adalah air tawar panas, Ikan kutuk atau ikan gabus atau Chan-
garam, ikan kutuk, dan tajin. Air adalah na striata memiliki kandungan protein, al-
bahan alami yang mengandung mineral. bumin, dan protein kolagen. Daging ikan
Khasiat air tawar (air masak yang sudah kutuk berkhasiat untuk membantu pem-
dingan) adalah untuk mencairkan ramuan bentukkan otot dalam tubuh, memperce-
jamu sehingga mudah pengolahannya pat penyembuhan luka, menjaga keseim-
dan kandungan alami dalam jamu herbal bangan cairan dalam tubuh, menyehatkan
tidak terlalu pekat atau ekstrak (http:// pencernaan, membantu penyembuhan
www.zonanesia.net/2016/03/manfaat- luka pasca operasi, membantu mengatasi
minum-air-putih-setelah-bangun.html). pembengkakan, dan membantu proses
Jika campuran ramuan jamu dengan air penyembuhan berbagai penyakit (seperti
yang sudah dipanaskan maka dapat ber- penyakit hepatitis, Infeksi paru, typhus,
manfaat untuk proses detox alami bagi diabetes, stroke) (http://khasiatikankutuk.
tubuh. Detox merupakan cara tepat untuk blogspot.co.id/p/blog-page_2190.html;
mengeluarkan racun yang ada di dalam http://manfaat.co.id/10-manfaat-ikan-
tubuh. Jadi, bahan pelengkap yang berupa gabus-untuk-kesehatan). Dalam hal ini,
cairan, yakni air tawar panas bermanfaat daging ikan kutuk yang sudah dibakar
sebagai pengobatan tradisional (http:// adalah salah satu bahan pelengkap ra-
manfaat.co.id/20-manfaat-minum-air- muan bahan herbal yang digunakan un-
hangat-bagi-kesehatan), dalam hal ini tuk mengobati jenis penyakit cacingan.
untuk pengobatan penyakit cacingan. Campuran ramuan/resep jamu lainnya
yang berupa cairan adalah tajin. Air tajin

Pengobatan Tradisional Jawa dalam Manuskrip Serat Primbon Jampi Jawi


148

memiliki kandungan enzim, mineral, anti- maksud karena bahan jamu tidak perlu
oksidan, serta vitamin B dan E. Selain itu, dimatangkan dengan cara dimasak lang-
ada mikro selenium yang sangat berman- sung. Dengan dikukus bahan jamu men-
faat untuk tubuh, khususnya bayi. Juga, jadi layu dan setengah matang kemudian
sebagai zat penetral dari segala macam zat dicampurkan dengan ramuan jamu yang
berbahaya. Air tajin beras putih berkhasiat lainnya untuk pengobatan.
meningkatkan energi dalam tubuh, me- Untuk pengolahan bahan jamu den-
ningkatkan sistem pencernaan, mencegah gan cara dikunyah dimaksudkan agar
timbulnya penyakit kanker, mencegah bahan jamu menjadi lembut dan airnya
pikun atau alzheimer, mengobati penya- dimanfaatkan untuk pengobatan dengan
kit panas dalam, dan menyembuhkan cara diminumkan, sedangkan ampasnya
penyakit sariawan, meringankan sakit dimanfaatkan untuk pengobatan dengan
tenggorokan (http://www.republika.co.id/ cara di-sembur-kan. Ada juga cara pen-
berita/koran/kuliner-koran/16/01/17/ golahan bahan jamu yang direbus. Hal
o13nro1-air-tajin-kaya-manfaat; http:// itu dimaksudkan agar kandungan bahan
www.firdaus45.com/2016/01/15-manfaat- jamu dapat bercampur menjadi satu, se-
air-tajin-beras-merah-dan.html). Dalam hingga lebih efektif berkhasiat untuk
hal ini, air tajin beras putih adalah salah pengobatan. Yang terakhir, pengolahan
satu bahan pelengkap ramuan bahan bahan jamu dengan cara dihaluskan (di-
herbal yang digunakan untuk mengobati pipis) dimaksudkan agar kandungan
jenis penyakit cacingan. bahan-bahan jamu dapat dimanfaatkan
semuanya, sehingga didapatkan pengo-
Pengolahan atau Peracikan Bahan Ra- batan yang efektif.
muan Pengolahan bahan jamu tersebut di
Ramuan jamu yang diracik menjadi atas adalah pengolahan yang dilakukan
resep jamu, maka pengolahannya bergan- secara tradisional yang sudah berahun-
tung dari sifat bahan jamunya. Adapun tahun dilakukan oleh masyarakat Jawa.
cara pengolahan jamu dalam ramuan/ Pengolahan bahan jamu yang ditemukan
resep jamu untuk penyembuhan penya- dalam SPJJ I ada yang hanya dengan
kit cacingan yangditemukan ada tujuh satu cara pengolahan saja. Akan tetapi,
macam, yaitu: (1) direbus, (2) dibakar, (3) ada pula ramuan/reep jamu yang diolah
dikerik/dikerok, (4) dituangi air panas, (5) dengan mengkombinasikan beberapa
direndam, (6) dijemur, dan (7) dihaluskan/ cara pengolahan. Hal itu dilakukan demi
di-pipis. Pengolahan ramuan jamu yang untuk mendapatkan pengobatan yang
direbus dengan campuranair tawar panas efektif sehingga pengobatan yang diolah
dimaksudkan agar khasiat bahan jamu secara tradisional oleh masyarakat Jawa
bercampur sehingga menimbulkan efek itu manjur atau ampuh untuk mengobati
herbal yang berkhasiat untuk pengobatan. penyakit, baik penyakit cacingan maupun
Namun, ada bahan jamu yang sebelum cacingan disertai berak darah bagi pende-
dicampur dengan ramuan/resep jamu, rita anak-anak.
dibakar dahulu agar menimbulkan efek
herbal yang bercampur dengan khasiat Cara atau Metode Pemberian Ramuan
materi pembakaran. Dengan demikian, (Pengobatan)
ada sifat jamu bila dibakar menimbulkan Untuk metode pemberian jamu yang
kekuatan manfaat untuk pengobatan. ditemukan dalam SPJJ I ada dua macam,
Pengolahan bahan jamu yang lain- yakni diminumkan dengan cara di-cekok-
nya adalah dengan cara dikukus dalam kan dan di-sembur-kan.Oleh karena
tanakan nasi. Hal itu dilakukan dengan penderitanya adalah anak-anak, maka

LITERA, Volume 16, Nomor 1, April 2017


149

meminumkan jamunya dengan cara berupa akar (bakung), kayu/kulit kayu


di-cekok-kan. Hal itu dimaksudkan agar (cendana, kayu timur, dan mesoyi),
takaran atau dosis jamu dapat diminum daun (asam, lampes, dan trawas), buah
semuanya. Mengingat yang meminum (adas, cabe, jambe, dan pala), biji (jinten
jamu adalah anak-anak yang mayoritas hitam dan ketumbar), bunga (cengkih
tidak suka minum jamu, maka cara yang dan apen), umbi (bawang putih), dan
paling efektif adalah dengan cara di-cekok- rimpang (bengle, dringo, dan temu ireng).
kan. Namun, bahan-bahan jamu tersebut cara
Di samping itu, pengobatan dengan pengobatannya dikombinasikan dengan
ramuan jamu yang di-sembur-kan. Cara bahan-bahan lain sebagai pelengkapnya.
pengobatan ini dimaksudkan agar kha- Bahan-bahan lain sebagai pelengkap ra-
siat jamu dapat langsung mengena pada muan jamu untuk jenis penyakit tersebut
bagian puser dan di seluruh perut bagian adalahair tawar panas, garam, ikan kutuk,
depan dan belakang sehingga perut men- dan tajin).
jadi hangat. Dengan cara demikian maka Cara pengolahan jamu ditemukan
semua bahan jamu untuk penyembuhan masih tradisional, yakni dengan cara (1)
penyakit cacingan dan cacingan disertai dibakar, (2) dikukus dalam tanakan nasi,
berak darah secara langsung (di-cekok- (3) dikunyah, (4) dihaluskan/di-pipis, dan
kan)dan tidak langsung (di-sembur-kan) (5) direbus. Untuk metode pemberian
merasuk ke dalam tubuh dan penyakitnya jamu yang ditemukannya pun juga masih
pun terobati. tradisional, yakni dengan metode atau
cara di-cekok-kan untuk meminumkan
SIMPULAN jamu yang efektif untuk penderita anak-
Berdasarkan uraian di atas, dapat di- anak dan ramuan jamu yang di-sembur-
simpulkan bahwa manuskrip Jawa, khu- kan pada bagian puser dan perut bagian
susnya manuskrip SPJJ I (Serat Primbon depan dan belakang.
Jampi Jawi Jilid I) memuat uraian yang beri- Berdasarkan hasil penelitian ditemu-
si tentang pengobatan tradisional Jawa kan tiga macam ramuan jamu untuk
yang variatif untuk pengobatan penyakit pengobatan jenis penyakit cacingan. Jika,
cacingan yang diderita oleh anak-anak. pemanfaatan satu ramuan/resep jamu
Bahkan beberapa jenis tumbuhan yang belum sembuh, maka dapat dimanfaatkan
dipilih adalah sesuai dan efektif diguna- ramuan/resep jamu yang lainnya untuk
kan sebagai obat/jamu penyakit cacingan, penyembuhan dan seterusnya. Ramuan/
baik penyakit cacingan maupun cacingan ressep jamu tersebut sudah diuji dan
disertai berak darah yang diderita oleh dituliskan dalam beberapa buku tentang
anak-anak. Hal itu terbukti dari beberapa ensiklopedi atau kitab tumbuhan herbal
penelitian ilmiah yang mampu membuk- yang sudah dipublikasikan. Dengan
tikan efektivitas suatu tumbuhan herbal demikian, kearifan lokal, khusus ten-
untuk mengobati jenis penyakit cacingan. tang pengobatan tradisional Jawa, yang
Namun demikian, pengobatan penyakit terdapat dalam manuskrip Jawa dapat
cacingan berdasarkan ramuan/resep jamu dimanfaatkan untuk memudahringankan
yang ditemukan dalam SPJJ I pemanfaat- kebutuhan pengobatan sehari-hari oleh
an pengobatannya adalah kombinasi dari masyarakat Jawa.
beberapa tumbuhan herbal dan bahan Oleh karena itu, disarankan perlunya
pelengkap lainnya. dilakukan penelitian lebih lanjut dan uji
Ramuan/resep jamu yang ditemukan farmakologi terhadap tumbuh-tumbuhan
untuk pengobatan jenis penyakit cacing- serta resep-resep pengobatan tradisional
an terdiri atas bahan-bahan jamu yang yang ditulis di dalam manuskrip-

Pengobatan Tradisional Jawa dalam Manuskrip Serat Primbon Jampi Jawi


150

manuskrip, khususnya manuskrip Jawa- Hartati, Sri. 2011. Pengobatan dengan Herbal
koleksi Perpustakaan Reksapustaka dan Pijat Refleksi. Cara Mudah Hidup Se-
Mangkunegaran Surakarta. hatAlami. Surabaya: Bintang Usaha.
Hidayat, Syamsul dan Rodame M Napi-
UCAPAN TERIMA KASIH tupulu. 2015. Kitab Tumbuhan Obat.
Melalui artikel ini, kami menyampai- Jakarta: AgriFlo.
kan ucapan terima kasih kepada semua Kaelan. 2005. Metode Penelitian Kualitatif
pihak yang berperan serta dalam pene- Bidang Filsafat. Yogyakarta: Para-
litian tahap pertama dan tahap kedua. digma.
Artikel ini ditulis dari hasil Penelitian Mulyani, Hesti. 2014. Teori dan Metode
Fundamental dengan dana Tahun Ang- Pengkajian Filologi. Yogyakarta: As-
garan 2015 dan 2016 dengan judul “Pengo- tungkãra Media.
batan Tradisional Jawa pada Manuskrip- Mulyani, Hesti, dkk. 2015. Pengobatan Tra-
manuskrip Mangkunegaran, Kasunanan disional Jawa pada Manuskrip-manuskrip
Surakarta, dan Museum Radyapustaka”. Jawa Mangkunegaran, Kasunanan Sura-
Pertama, kami menyampaikan ucapan karta, dan Museum Radyapustaka.
terima kasih kepada Direktorat DP2M LaporanHasil Penelitian (Tahun ke-1).
DIKTI yang telah menghibahkan dana Penelitian Fundamental Dana DIPA
melalui Penelitian Fundamental. Kedua, UNY TahunAnggaran 2015. UNY.
kami menyampaikan ucapan terima Redaksi Trubus. 2012. Herbal Indonesia
kasih kepada Rektor Univeritas Negeri Berkhasiat: Bukti Ilmiah dan Cara Racik.
Yogyakarta lewat Ketua Lembaga Peneli- Vol. 10.Edisi Revisi. Jakarta: PT Tru-
tian dan Pengabdiankepada Masyarakat bus Swadana.
UNY yang telah memfasilitasi seluruh Tim Pengobatan Alternatif. 2011. Obat
penelitian ini. Selanjutnya, ucapan terima Herbal Luar Biasa! -: CV. Pustaka
kasih disampaikan kepada reviewer, baik Agung Harapan.
dalam seminar awal penelitian, monev Widyastuti, Sri Harti, dkk. 2014. Fitotherapi
internal maupun monev eksternal yang dalam Manuskrip-manuskrip Jawa. Lap-
telah membaca, mengoreksi, dan memberi oran Penelitian Fundamental Tahun
masukan terhadap penelitian dan artikel Kedua Lembaga Penelitian UNY.
ini. Ketiga, ucapan terima kasih juga kami Wind, Ajeng. 2014. Kitab Obat Tradisional
sampaikan kepada semua pihak pemberi Cina. Yogyakarta: Media Pressindo.
data dan informasi serta pihak-pihak lain- http://alfyfee.blogspot.com/2011/07/
nya yang tidak dapat kami sebutkan satu khasiat-dlingo.htmldiunduh: Senin,
demi satu dalam penelitian dan artikel 3 Maret 2014, 10.10.
ini. http://diu.ff.unair.ac.id/obatherbal/?page=
home&view=detail&id=246 diunduh:
Senin, 22 Agustus 2016, 06.53.
DAFTAR PUSTAKA http://kabarimbo.com/5-manfaat-garam-
Baroroh-Baried, Siti, dkk. 1994. Pengan- untuk-kulit/ diunduh: Senin, 8 Agus-
tar Teori Filologi. Yogyakarta: Badan tus 2016, 09.53.
Penelitian dan Publikasi Fakultas http://khasiatikankutuk.blogspot.co.id/p/
(BPPF) Seksi Filologi, Fakultas Sastra blog-page_2190.html diunduh: Senin,
Universitas Gadjah Mada. 22 Agustus 2016, 07.19.
Behrend. T.E. (et.al). 1990. Katalog Induk http://mahkotadewa.net/kesehatan/kayu_
Naskah-Naskah Nusantara: Museum mesoyi.html diunduh: Senin, 3 Maret
Sonobudoyo Yogyakarta. Jilid 1. Jakarta: 2014, 10.00.
Djambatan.

LITERA, Volume 16, Nomor 1, April 2017


151

http://manfaatbuahdaun.blogspot. html diunduh: Senin, 3 Maret 2014,


co.id/2014/10/30-manfaat-asam-ja- 09.40.
wa-untuk-kesehatan.html diunduh: http://www.firdaus45.com/2016/01/15-
Senin, 23 Mei 2016, 14.49. manfaat-air-tajin-beras-merah-dan.
http://manfaat.co.id/10-manfaat-ikan- html diunduh: Senin, 22 Agustus 2016,
gabus-untuk-kesehatan diunduh: 07.48.
Senin, 22 Agustus 2016, 07.05. http://www.indonews.co.id/1000-man-
http://manfaat.co.id/20-manfaat-minum- faat-tanaman-bakung-bagi-kesehatan/
air-hangat-bagi-kesehatan diunduh: diunduh: Jumat, 13 Mei 2016, 06.50.
Senin, 8 Agustus 2016, 12.39. http://www.republika.co.id/berita/koran/
http://mustahabbah.blogspot. kuliner-koran/16/01/17/o13nro1-air-
co.id/2015/10/fakta-tentang-manfaat- tajin-kaya-manfaat diunduh: Senin,
garam-untuk.html diunduh: Senin, 8 22 Agustus 2016, 0742.
Agustus 2016, 09.40. http://www.smallcrab.com/
http://seputar-kandungan.blogspot. kesehatan/1130-khasiat-tanaman-
co.id/2012/10/mmanfaat-dan-khasiat- bakung diunduh: Jumat, 13 Mei 2016.
daun-trawas.html diunduh: Senin, 22 07.02
Agustus 2016, 06.48 http://www.zonanesia.net/2016/03/man-
http://www.carakhasiatmanfaat.com/ faat-minum-air-putih-setelah-bangun.
artikel/khasiat-manfaat-jinten-hitam- html diunduh:
untuk-kesehatan-dan-pengobatan.

Pengobatan Tradisional Jawa dalam Manuskrip Serat Primbon Jampi Jawi