Anda di halaman 1dari 2

ABSTRAK

Salah satu bentuk pelayanan yang diberikan oleh pihak pelabuhan perikanan
kepada pengguna baik nelayan maupun stakeholder lainnya adalah persediaan
kebutuhan. Bentuk pelayanan tersebut di antaranya bahan makanan, air bersih,
bahan bakar, garam, dan es, yang dibutuhkan oleh nelayan dengan waktu operasi
penangkapan lebih dari satu hari. Kelangkaan kebutuhan es dan solar di PPN Prigi
seringkali terjadi. Sebagai pengguna fasilitas pelabuhan, nelayan sangat
menginginkan pelayanan yang optimal, sehingga setiap pelabuhan perikanan
seharusnya dapat memberikan pelayanan yang dibutuhkan oleh nelayan secara
tepat, cepat dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fasilitas
pokok, fungsional, dan penunjang yang ada di PPN Prigi serta menganalisis
tingkat kepuasan nelayan terhadap pelayanan penyediaan kebutuhan perbekalan
melaut diantaranya kebutuhan es, air bersih, dan es di PPN Prigi. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Analisis yang
digunakan menggunakan analisis tingkat kepuasan pelanggan diantaranya
Customer Satisfaction Indeks (CSI), importance dan performance (IPA), dan
analisis kesenjangan (Gap). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat
kepuasan nelayan terhadap kebutuhan solar diperoleh sebesar 0,55 (55,21%)
cukup puas, kebutuhan air bersih diperoleh sebesar 0,73 (73,9%) puas, kebutuhan
es sebesar 0,62 (62,3%) puas. Tingkat kesenjangan terbesar terhadap kebutuhan
solar 1,80 (pengetahuan petugas dalam menangani pembayaran), kesenjangan
terkecil (-2,13) (harga solar). Tingkat kesenjangan terhadap kebutuhan air bersih
terbesar 2,40 (kapasitas fasilitas produksi), terkecil (-0,93) (ketersediaan air
bersih, dan sistem penerimaan keluhan). Tingkat kesenjangan kebutuhan es
terbesar 0,23 (pengaruh keberadaan agen dan terkecil (-2,63) (ketersediaan jumlah
es).

Kata kunci : PPN Prigi, tingkat kepuasan nelayan, Customer Satisfaction Indeks
(CSI), importance dan performance (IPA), dan analisis kesenjangan (Gap)
One form of service provided by the fishing port to the user either fishermen or
other stakeholders are inventory needs. The form of the Ministry of which food,
clean water, fuel, salt, and ice, needed by the fishermen with the operating time
the arrest of more than one day. The scarcity of ice and diesel needs in the fishing
port of Nusantara Prigi often occur. As a user of the port facilities, the fishermen
are very optimal service wants, so that each fishing port should be able to provide
the services required by the fishermen precisely, quickly and efficiently. This
research aims to identify the basic amenities, functional, and supporting existing
in the fishing port of Nusantara Prigi and analyze the level of satisfaction of
fishermen against provision of the supply needs of sea ice needs, including clean
water, and ice in VAT Prigi. The methods used in this study using a descriptive
method. The analysis uses the analysis of level of satisfaction of customers
including Customer Satisfaction Index (CSI), importance and performance (IPA),
and analysis of the gap (Gap). The results of this research show that the level of
satisfaction of the fisherman to the needs of solar acquired for 55,21 (0.55%) is
quite satisfied, needs clean water obtained amounted to 0.73 (73,9%) are
satisfied, the ice needs of 0,62 (62.3%) are satisfied. The biggest gap level to the
needs of solar 1.80 (knowledge of officers in handling payment), the smallest gap
(-2,13) (solar). The rate gap against the largest clean water needs of 2.40 (capacity
production facilities), the smallest (-0.93) (the availability of clean water, and the
acceptance of complaints). The level of the largest ice needs gap 0.23 (influence
of the existence of the agent and the smallest (-2.63) (availability the amount of
ice).