Anda di halaman 1dari 5

STUDI BANDING

KUTA BEACHWALK BALI

Gambar 1 Tampak Kuta Beachwalk dari udara


Sumber: Architizer (2018)
Kuta Beachwalk, terletak di Kuta, Bali berhadapan langsung dengan pantai Kuta dengan
lahan seluas 3,7 hektar, merupakan sebuah kompleks rekreasi yang terdiri dari shopping mall,
restaurant dan area hiburan lainnya.
Kuta Beachwalk terdiri dari dua fungsi bangunan, pertama adalah hotel yang dioperasikan
oleh Sheraton, yang kedua adalah social hub yang bebas dimasuki semua orang, di dalamnya
terdapat toko, cafe, butik, ruang bermain, bahkan ruang pameran. Fungsi di sini tidak hanya mal
untuk belanja, namun sebagai salah satu titik bertemu yang menyenangkan di kawasan tersibuk di
pulau Bali ini.
Banyaknya sawah di Pulau Bali memberi inspirasi hamparan hijau berterasering untuk
diterapkan. Bentuk kurva dan lengkung mendominasi tapak, memberikan gestur yang tidak kaku,
seperti bentuk-bentuk yang ada di alam. Pada atap-atapnya, terdapat beberapa cungkup penutup
yang terinspirasi dari topi petani. Seperti di sawah, ketika berdiri di koridor-koridor terbuka
Beachwalk dapat merasakan angin laut berhembus semilir sambil ditemani suasana yang hangat.
Gambar 2 dan 3 Bentuk kurva dan terasering yang mendominasi desain
Sumber: Arsitag (2016)

Koridornya yang bermaterial floor hardener dengan pembagi setiap 1 m2. Material
sederhana ini mendominasi lantai dasar, yang juga sudah dihuni oleh beberapa tenant fashion yang
sudah buka di situ. Langit-langitnya terbuat dari multipleks yang difinishing natural, tersusun
setiap 60 x 120 cm, dengan lampu-lampu di antaranya. Jika berjalan ke tengah bangunan, akan
sampai di tepian dengan kolam-kolam dan taman yang mengelilingi ‘pulau’ yang difungsikan
sebagai restoran. Tepian yang disebut alfresco ini ditutup dengan material terakota dari produk
lokal, sehingga terasa sejuk di kaki.

Gambar 4 Lantai natural dan langit-langit plywood


Sumber: Tindak tanduk arsitek (2014)
Garis lengkung bangunan tertangkap jelas ketika bersandar di tepi bangunan memandang
laut. Keseluruhan dinding rendah ambang tepinya melengkung yang terbuat dari GRC, tertutup
oleh tanaman bersulur menggantung yang memberi kesan sejuk dan rimbun. Seperti berada di
tengah taman, menikmati kehijauan di bawah matahari pantai yang terik, dalam bangunan
bernuansa alami.
Untuk mengatasi air hujan ke lantai koridor, ada gutter besar yang akan menampung
tampias air hujan. Gutter ini juga sebagai penghalang tak langsung ke railing transparan yang
mengamankan area tepi koridor, sehingga tidak membahayakan orang yang berdiri di lantai-lantai
atas. Ada banyak sekali elemen air di bangunan ini. Memandang ke bawah, ada air mengalir
sepanjang plaza yang bisa dinikmati dari tepian koridor.

Gambar 5 Perpaduan antara air dan elemen hijau


Sumber : Tindak tanduk arsitek (2014)
Desainnya dibuat sangat tropis dengan banyak ruang terbuka sehingga hanya ruang tertentu
yang menggunakan penghawaan udara buatan. Terdapat banyak tanaman hijau dan elemen air
yang menyejukkan. Konsepnya seperti sebuah pedesaan dan oase di tengah gurun pasir pantai.
Bangunan-bangunan utamanya memiliki atap yang terisnpirasi dari topi pak tani. Atap tersebut
bermaterial struktur bambu dan penutupnya terbuat dari material sintesis yang sangat menyerupai
alang-alang.

Gambar 6 Rangka atap ruang foodcourt


Sumber : Tindak tanduk arsitek (2014)
Gambar 7 Atap “cungkup” Pak tani
Sumber : Kura-Kura Guide (2014)
Keindahan yang ditawarkan lokasi ini menarik banyak turis karena tidak seperti pusat
perbelanjaan yang berkonsep modern, tempat ini menawarkan tempat belanja sekaligus liburan
dengan lingkungan layaknya pedesaan. Kesejukannya sangat terasa bagaikan oasis dengan
banyaknya kolam-kolam dengar air yang menetes. Lokasinya yang dekat dekat pantai membuat
banyak turis yang datang kesini setelah penat bermain di pantai.

Gambar 8 Denah Beachwalk


Sumber : Beachwalk (2017)
Sumber

Kura-Kura Guide. 2015. Semua yang perlu diketahui tentang Beachwalk Shopping Mall diaskes
tanggal 16 Desember 2018 pada http://blog.kura2guide.com/all-there-is-to-know-about-
beachwalk-shopping-mall/?lang=in

Juwono, Indri. 2014. Kuta Beachwalk: Oase Hijau dan Air di Tepi Pantai. Tindak Tanduk
Arsitek diakses tanggal16 Desember 2018 pada
https://tindaktandukarsitek.com/2014/05/24/kuta-beachwalk-oase-hijau-dan-air-di-tepi-pantai/

BeachWalk Bali diaskes pada 16 Desember 2018 pada https://beachwalkbali.com/directory