Anda di halaman 1dari 10

Soal HOTS Geografi Bab Budaya Nasional ( Beserta Jawabannya )

1. Indonesia terdiri dari beraneka ragam budaya, yang setiap wilayahnya berbeda-beda. Persebaran
kebudayaan Indonesia meliputi seluruh wilayah Indonesia. Kebudayaan tersebut menjadi suatu
kesatuan dan menjadikan suatu identitas nasional.

Dari pernyataan diatas apa yang kalian ketahui mengenai kebudayaan dari sudut pandang
etimologi, arti luas, arti sempit dan menurut beberapa ahli, jelaskan!

2 Indonesia adalah sebuah negara yang terkenal akan kemajemukan kebudayaannya, kurang lebih
terdapat 300 suku bangsa di Indonesia dan 726 bahasa daerah, rumah adat di setiap suku bangsa,
pakaian tradisional, kesenian dan agama yang tersebar di Indonesia. Indentifikasilah Apa yang
dimaksud keanekaragaman kebudayaan nasional itu !.

3. Suku Jawa merupakan suku Mayoritas di pulau jawa yang meliputi beraneka ragam suku-suku
lainnya bahkan suku jawa ada yang mendiami negara Suriname. Indonesia sekurang- kurangnya
terdapat 300 suku bangsa dari bernagai penjuru daerah di indonesia. Jelaskan contoh keragaman
budaya nasional dan daerah persebarannya.

4. Dari segi historis Indonesia merupakan negara yang punya cerita historis yang tak bisa dilupakan
dari zaman prasejarah, nenek moyang kita yang membawa kebudayaan dongson hingga zaman
islam adalah beberapa perjalanan perkembangan keanekaragaman budaya di indonesia hingga
sampai pada titik saat ini. Menurut kalian bagaimanakah perkembangan budaya nasional serta
unsur-unsur apa saja yang berpengaruh terhadap perkembangan kebudayaan nasional.

B. Mengidentifikasi keanekaragaman budaya nasional


1.Indonesia saat ini terdiri dari 34 provinsi, dari ke 34 provinsi tersebut terdapat suatu kebudayaan
yang berbeda dari masing-masing daerah hal tersebut disebabkan oleh pola interaksi yang berbeda
antar suatu kelompok masyarakat dan faktor historis daerah tersebut yang menyebabkan lahirnya
suatu budaya nasional. Dari ilustrasi tersebut apa yang kalian ketahui tentang budaya nasional

2. Dari gambar diatas merupakan contoh keragaman kebudayaan yang dalam perkembangan nya
mendapatkan pengaruh dari kebudayaan India, hal tersebut dapat terjadi karena dalam
kebudayaan terdapat berbagai faktor yang menyebabkan keragaman budaya nasional tersebut.
Jelaskan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan keanekarahaman kebudayaan nasional dan
berikan contohnya

3. Letak geografis indonesia yang terletak diantara 2 benua yaitu benua Asia dan Australia dan
Keadaan geografi Indonesia yang merupakan wilayah kepulauan yang terdiri dari lima pulau besar
dan lebih dari 13.000 pulau kecil sehingga hal tersebut menyebabkan penduduk yang menempati
satu pulau atau sebagian dari satu pulau tumbuh menjadi kesatuan suku bangsa, dimana setiap
suku bangsa memandang dirinya sebagai suku jenis tersendiri. Lepas dari itu suku bangsa
merupakan awal terciptanya suatu identitas budaya nasional. Dari paparan diatas Jelaskan
bagaimana lahirnya suatu identifikasi budaya nasional
'

KEARIFAN LOKAL

1.-Sopan santun merupakan suatu kearifan lokal yang mulai terkikis oleh perkembangan zaman
padahal Sopan santun merupakan suatu nilai kebaikan yang selalu di terapkan pada anggota
keluarga. Menurut kalian apa yang dimaksud kearifan lokal tersebut

2. Amatilah gambar berikut


Dari gambar tersebut merupakan contoh kearifan lokal di pulau Bali yang dimana kearifan lokal di
Bali ini dianggap mampu memberdayakan komunitas masyarakatnya sehingga secara tidak
langsung mampu mencegah terjadinya kemiskinan, fenomena tersebut merupakan suatu ciri dari
kearifan lokal yang berkembang di Bali. Jelaskan dan sebutkan ciri-ciri kearifal lokal

3. Kearifan lokal merupakan tradisi dalam suatu daerah yang di dalamnya terdapat perpaduan
antara nilai-nilai luhur/arif yang merupakan produk budaya masa lalu yang harus terus menerus
dijadikan pegangan hidup karena itulah kearifan lokal mempunyai beberapa fungsi. Jelaskan fungsi
kearifan lokal

Dari gambar tersebut merupakan perayaan 1 suro di Semarang, dimana perayaan memperingati
tahun islam tersebut dianggap mistis, oleh karena itu pada malam pergantian tahun islam itu
digunakan untuk pengumbahan benda-benda mistis seperti keris dan benda pusaka lainnya. Hal
tersebut merupakan kearifan lokal yang patut disyukuri. Coba jelaskan contoh-contoh kearifan
lokal lainnya

Jawaban

A . Sebaran keragaman budaya nasional


1. Kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta “Buddayah” yaitu bentuk jamak dari
“Budhi” yaang berarti budi atau akal. Kebudayaan adalah hal-hal yang
berhubungan dengan akal.
. Budaya nasional dalam arti luas adalah seluruh daya pikiran, karya, dan hasil cipta
manusia yang tidak berakar pada nalurinya dan yang karena itu hanya bisa
dicetuskan oleh manusia sesudah suatu proses belajar (Koentjaraningrat,1974).
Budaya nasional dalam arti sempit adalah nilai-nilai tentang kebudayaan, tentang berbagai macam
masalah yang dihadapi manusia dalam hidupnya sehari-hari
Pengertian kebudayaan menurut paa ahli:
a. Dr. Koentjaraningrat
Kebudayaan merupakan keseluruhan manusi dari perilaku dan hasil perilaku yang
beraturan dari tata kelakuan yang didapat dengan belajar dan semuanya tersusun dalam
kehidupan sehari-hari.
b. Ki Hajar Dewantara
kebudayaan adalah "buah budi manusia adalah hasil perjuangan manusia terhadap
dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk
mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran didalam hidup dan penghidupannya guna
mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai".
c. Al-Kroeber dan C. Kluckohn
Kebudayaan adalah anifestasi atau penjelmaan kerja jiwa manusia dalam arti seluas-
luasnya.
Kebudayaan menurut saya adalah sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan dan dilaksanakan

2. keanekaragaman budaya nasional adalah suatu yang tidak dapat dipungkiri dari keberadaanya,
dalam konteks pemahaman masyarakat majemuk yang berwujud kebudayaan daerah

3. Contoh keragaman budaya nasional dan persebarannya :

1. Region Budaya Batak


Region Budaya Batak sebagian besar mendiami daerah pegunungan Sumatera Utara, mulai dari
perbatasan provinsi Nanggroe Aceh Darussalam di sebelah utara sampai ke perbatasan provinsi
Riau dan provinsi Sumatra Barat disebelah selatan.Kehidupan masyarakat Batak dipengaruhi oleh
beberapa agama seperti Islam, Kristen, Katholik, Hindu dan Budha. Agama Kristen dan Islam sejak
abad ke-19 telah masuk dan mempengaruhi masyarakat Batak. Menurut kepercayaan nenek
moyangnya, orang-orang Batak mengenal tiga konsep jiwa atau roh yaitu tondi, sahala dan begu.
Suku bangsa
Batak menganut sistem kekerabatan patrilineal yaitu mengikuti garis keturunan dari pihak bapak
atau laki-laki. Dalam hal kesenian,seperti yang telah ada pada tabel 1, kesenian Batak sangat kaya
mulai dari seni tari hingga bangunan tradisional. Kesenian suku Batak juga tercermin dari motif-
motif khas pada kain ulos, upacara kematian, pakaian adat dan lagu-lagu daerah.
Daerah persebarannya : pegunungan sumatra utara, dari NAD sampai perbatasan dengan Riau dan
sumatra barat di sebelah selatan

2. Region Budaya Minangkabau


Region ini berada di wilayah Sumatera Barat, Separuh Daratan Riau, Bagian Utara Bengkulu, Bagian
Barat Jambi, Pantai Barat Sumatera Utara, Barat Daya Aceh . Masyarakat Minang saat ini merupakan
pemeluk agama Islam, jika ada masyarakatnya keluar dari agama Islam (murtad), secara langsung
yang bersangkutan juga dianggap keluar dari masyarakat Minang, dalam istilahnya disebut
"dibuang” sepanjang adat.
Suku Minangkabau menganut sistem kekerabatan matrilineal yaitu mengikuti garis keturunan dari
pihak ibu atau perempuan. Kedudukan ayah berada diluar keluarga istri dan anak-anaknya.
Kekuasaan dan kekayaan sepenuhnya di pihak istri dan anak-anaknya walaupun suaminya yang
mencari nafkah.

3. Region Budaya Sunda


Berasal dan bertempat tinggal di daerah Pasundan, Jawa Barat. Daerah kebudayaan suku bangsa
sunda secara geografis di sebelah timur di batasi oleh sungai Cilosari dan sungai Citanduy yang
merupakan batas bahasa Sunda dengan bahasa Jawa. Dalam dialek bahasa sunda mengenal
tingkatan dari yang paling halus sampai yang paling kasar. Masyarakat sunda sebagian besar
memeluk agama islam. Orang-orang sunda di kenal cukup ta’at dalam menjalankan ajaran agama
islam. Namun di daerah-daerah pedesaan masih ada orang-orang sunda yang percaya pada hal-hal
yang bersifat ghaib dan takhayul. Sistem kekerabatan suku bangsa sunda ialah parental yaitu
mengikuti garis keturunan dari kedua orang tua (ayah dan ibu). Seni pertunjukan tradisional
seperti calung, angklung, gendang pencak, debus, sisingaan,wayang golek dan sebagainya. Seni tari
seperti tari jaipong, merak dan patilaras.

4. Region Budaya Jawa


Daerah kebudayaan suku bangsa jawa meliputi seluruh bagian tengah dan timur pulau
Jawa. Berdasarkan tingkatannya terdapat dua macam dialek bahasa Jawa, yaitu bahasa Jawa Ngoko
dan bahasa Jawa Krama. Bahasa Jawa ngokodigunakan kepada orang yang dikenal secara akrab,
orang yang lebih muda dan orang yang lebih rendah status sosialnya. Bahasa Jawa karma dipakai
untuk berbicara dengan orang yang belum dikenal secara akrab orang yang sebaya dalam usia
maupun derajat, serta orang yang lebih tua umur dan status sosialnya.

Suku bangsa Jawa umumnya memeluk agama Islam. Selain itu, orang Jawa percaya pada suatu
kekuatan yang disebut kesakten, seperti percaya kepada arwah leluhur, makhluk halus, jin, benda
keramat dan sebagainya. Mereka yang percaya bahwa makhluk halus selain dapat mendatangkan
keselamatan juga menimbulkan malapetaka. Untuk menghindarinya mereka berpuasa,
mengadakan selamatan dan bersaji. Sistem kekerabatan suku Jawa adalah bilateral dengan Corak
kesenian masyarakat jawa mencerminkan pengaruh seni budaya luar. Orang jawa memiliki
sejumlah pakaian adat, seperti pakaian adat solo, pakaian adat Yogyakarta dan pakaian adat
Surakarta.

Seni bangunan tradisional Jawa memiliki bentuk-bentuk yang berbeda diantaranya bentuk joglo
adalah rumah adat Jawa Tengah sedangkan bangsal kencono adalah bentuk keraton Yogyakarta.
Jenis tarian yang paling terkenal, antara lain tari serimpi (tarian keratin pada masa lalu), tari
kendalen (tarian keprajuritan), tari merak (tarian yang mengisahkan keindahan), tari jejer (tarian
untuk menyambut tamu), tarian sacral bedhaya ketawang (tarian agar budaya keratin terus
lestari), dan sebaginya. Seni pertunjukan traisional Reog ponorogo.

5. Region Budaya Bali


Perbedaan pengaruh budaya Hindu-Jawa di daerah Bali pada zaman Majapahit dahulu,
menyebabkan terbentuknya dua golongan masyarakat, yaitu Bali-Aga dan Bali-Majapahit. Bali-Aga
kurang begitu dipengaruhi oleh kebudayaan Hindu-Jawa. Sebaliknya, Bali-Majapahit sangat
dipengaruhi oleh kebudayaan Hindu-Buddha.
Suku Bali umumnya menganut agama Hindu-Bali. Ajaran agama Hindu-Bali mengandung unsur-
unsur asli kebudayaan Bali yang telah lama berkembang. Orang Bali percaya pada satu konsep satu
Tuhan dalam satu Trimurti, yaitu Brahma (dewa pencipta), Swiya (dewa penghancur),
dan Wisnu (dewa pelindung).Semua ajaran itu tercantum pada kitab suci yang bernama Weda.
Perkawinan di Bali ditentukan oleh kasta. Wanita dari kasta tinggi tidak boleh menikah menikah
dengan laki-laki dari kasta rendah begitupun sebaliknya. Seni bangunan di Bali ampak pada
bangunan candi yang banyak terdapat di Bali, seperti Gapura Candi Bentar sedangkan tari
tradisional bali antara lain tari sanghyang, tari barong, tari kecak dan sebagainya serta upacara
keagamaan yang terkenal adalah ngaben.

6. Region Budaya Dayak


Suku bangsa Dayak terdapat di Kalimantan Barat, Kalimantan Timur,Kalimantan Tengah,
dan Kalimantan Selatan. Mereka biasanya hidup di pedalaman. Suku Dayak terkenal dengan
kepandaian menganyam kulit rotan yang berupa tikar, topi dan keranjang. Sistem religi suku
bangsa dayak ialah Kaharingan (air kehidupan). Dalam mitologi kuno masyarakat dayak, air
kehidupan itulah yang member kehidupan kepada manusia. Orang-orang dayak yang menganut
agama tersebut mempercayai bahwa alam semesta itu penuh dengan makhluk-makhluk halus dan
roh-roh (ngaju ganan) yang menempati batu-batu besar, pohon-pohon besar, hutan belukar, sungai,
danau, dan sebagainya. Sistem kekerabatan suku bangsa dayak adalah ambilineal, yaitu garis
keturunan dari laki-laki dan perempuan yaitu memungkinkan individu untuk memilih garis
keturunan mereka sendiri. Sejak dulu, orang dayak dikenal pandai membuat kain tenun dari kapas
dan kulit kayu. Pakaian adat asli laki-laki dayak disebut ewah (cawat) yang dibuat dari kulit kayu,
sedangkan kau wanitanya menggunakan kain sarung dan baju yang juga terbuat dari kuit
kayu. Rumah adat orang Dayak dinamakan rumah panjang. Tarian orang dayak banyak jenisnya,
antara lain tari balean dades, tari tambun, dan tari bungai.

7. Region Budaya Bugis-Makassar


Daerah kebudayaan Bugis-Makassar meliputi daerah Sulawesi Selatan dan dibagi lagi menjadi
empat suku bangsa yaitu Bugis, Makassar, Toraja, dan Mandar. Suku bangsa Bugis menggunakan
bahasa Ugi dan suku bangsa Makassar menggunakan bahasa Mangasara. Sistem kepercayaan suku
Bugis dibagi menjadi dua yaitu kepercayaan Lo Tang dan Agama Islam. Kepercayaan Lo Tang dalam
bahasa bugis adalah kepercayaan yang menyembah Dewata Sawwa sebagai Tuhan. Sistem
kekerabatan masyarakat bugis disebut dengan assiajingeng yang tergolong bilateral/parental yitu
sistem kekerabatan yang mengikuti lingkungan pergaulan hidup dari ayah maupun dari pihak ibu
atau garis keturunan berdasarkan kedua orang tua. Hubungan kekerabatan ini menjadi sangat luas
disebabkan karena selain ia menjadi anggota keluarga ibu, ia juga menjadi anggota keluarga dari
pihak ayah. Kerajinan rumah tangga yang khas adalah tenunan sarung sutra dari Mandar dan Wajo.
Tenunan sarung samarinda dari bulukumba sangat terkenal tidak hanya di Nusantara, tetapi juga
sampai keluar negeri.

8. Region Budaya Papua


Suku di Papua adalah suku-suku yang tinggal di pulau Papua, mereka satu rumpun dengan
penduduk benua Australia asli yaitu suku/orang Aborigin. Suku papua yang berada di Indonesia
yang menempati sisi sebelah barat Pulau Papua/West New Guinea terdiri atas 466 suku bangsa.
Diantaranya yang terbesar jumlahnya adalahDani, Ahmad, Bauzi,Asmat, dan Amungme. Daerah
kebudayaan suku bangsa Asmat ialah daerah pegunungan yang lebat di bagian Selatan Papua
(Irian). Suku bangsa Asmat menggunakan bahasa lokal yang disebut bahasa Asmat, yang
merupakan rumpun bahasa non-Melanesia (bahasa Irian-Papua). Suku bangsa Asmat mempercayai
bahwa mereka merupakan keturunan dewa yang turun dari dunia gaib di seberang laut di belakang
ufuk matahari yang terbenam setiap hari. Suku bangsa Asmat juga mengenal macam-macam
upacara keagamaan untuk berkomunikasi dengan arwah leluhurnya. Upacara menghorati arwah
leluhurnya dahulu berkaitan erat dengan menghias perisai dan mengukir topeng. Pembuatan
patung dimeriahkan dengan pesta makan, nyanyian, dan tarian semalam suntuk. Garis keturunan
ditarik secara patrilineal (garis keturunan pria) dengan adat menetap sesudah menikah yang
virilokal. Adat virilokal adalah yang menentukan bahwa sepasang suami istri diharuskan menetap
disekitar kediaman kaum kerabat suami.

Sistem kesenian suku bangsa Asmat erat kaitannya dengan sistem religi atau kepercayaan. Orang
Asmat dikenal memiliki keahlian yang tinggi dalam bidang seni ukir, terutama ukir patung, topeng,
perisai, tifa dan tombak. Selain itu juga ala-alat rumah tangga seperti kapak dari batu.

Suku asmat memiliki cara yang sangat sederhana untuk merias diri mereka yaitu tanah merah
untuk menghasilkan warna merah, untuk menghasilkan warna putih dari kulit kerang yang sudah
dihaluskan dan untuk menghasilkan warna hitam dari arang kayu yang dihaluskan.

4. Unsur-unsur yang mempengaruhi perkembangan kebudayaan nasional:


a. kebudayaan indoneisa asli
b. kebudayaan india
c. kebudayaan modern
d. kebudayaan Bhinneka Tunggal Ika

Perkembangan keanekaragaman budaya nasional :

Kebudayaan Indonesia asli :

Terbentuk karena adanya interaksi dan penyesuaian terhadap kondisi geografis. Kebudayaan
Indonesia asli merupakan menggambarkan ciri khas Indonesia seperti zzaman kerajaan,
masyarakatnya percaya pada roh dan tenaga gaib

B. Kebudayaan India :

Kebudayaan yang berdasarkan agama hindu, oleh pengaruh kebudayaan itu maka terbentuklah
kebudayaan indonesia asli yang telah mendapat pengaruh kebudayaan india

C. Kebudayaan Islam :

Kebudayaan yang di bawa oleh para pefagang dari Arab

D. Kebudayaan Modern :

Kebudayaan terbentuk karena adanya pengaruh penjajahan yang dilakukan bangsa eropa

E. Kebudayaan Bhinneka Tunggal Ika :

Merupakan kesatuan kebudayaan di Indonesia. Kebudayaan indonesia yang berbeda-beda tetapi di


dalamnya terdapat kesatuan antara kebudayaan yang satu dengan yang lainnya

B. Mengidentifikasi keanekaragaman budaya nasional

. 1.. Budaya Nasional adalah suatu kebudayaan yang dipahami serta dapat dijadikan suatu ciri khas
dari suatu bangsa
Jadi budaya yang sudah ada dan mengakar pada suatu bangsa telah ada sejak dulu kala dan terus
diwariskan kepada anak cucu agar tetap lestari tidak termakan perubahan

2. Faktor ragaman budaya :

Keragaman Suku
Indonesia kaya akan suku bangsa yang terikat oleh kebudayaan di masing masing daerah yang
menimbulkan identitas usku-suku bangsa yang ada di indonesia diantaranya :
Suku Ambon, suku ampana, skuku anak dalam, suku baduy, suku bajau, suku jwa, suku sunda, dan
lain-lain.

Keragaman Bahasa :

Keragaman bahasa di indonesia dipengaruhi oleh kemajemukan suku bangsa. Suku bangsa
memiliki bahasa daerah dengan ciri khasnya. Bahasa yang paling besar di gunakan adalah bahasa
melayu

Keragaman Agama :

Keragaman agama di indonesia tidak lepas dari pengaruh yang di bawa oleh pedagang India,Cina,
Arab, dan penjajahan Bangsa eropa
Contohnya agama hindu, budha, islam, konghucu, kristen, katholik

Keragaman budaya :

Kebudayaan merupakan hasil cipta karya manusia, kondisi dimana manusia memiliki kebudayaan
yang berbeda-beda dipengaruhi oleh kondisi geografis suatu wilayah. Antar pulau di Indonesia di
pisahkan oleh selat dan laut, yang jumlahnya mencapai ribuan pulau. Kondisi geografis inilah yang
menyebabkan keanekaragaman budaya di Indonesia.

Salah satu contohnya adalah penduduk di pesisir mata pencahariannya adalah nelayan, penduduk
di dataran tinggi mata pencahariannya adalah petani. Jenis pekerjaan ini akan menyebabkan
beraneka ragam peralatan yang digunakan sesuai dengan kebutuhan

Begitupula untuk rumah adat yang menyesuaikan dengan lingkungannya. Di Sumatra dan
Kalimantan rumahnya dibuat panggung untuk menghindari hewan buas. Keadaan ini juga
memunculkan kebudayaan lainnya seperti alat kesenian, lagu daerah, dan pakaian adat dari
masing-masing daerah

3. Kebudayaan sebagai identitas nasional dapat diartikan sebagai jati diri bangsa atau kepribadian
bangsa. Munculnya identitas nasional sebagai hasil interaksi historis disebabkan oleh empat faktor
yaitu :

Faktor primer :

Meliputi etnisitas, teritorial, bahasa, agama, dan sebagainnya. Dalam hal etnis sebagian besar etnis
di Indonesia adalah austronesia yaitu pengaruh Australia-Asia dengan kondisi demikian sebagian
besar penduduk indonesia merasa bahwa mereka adalah satu ketuunan. Letak teritorial Indonesia
yang terletak di jalur perdagangan Internasional memberikan dampak pada pembentukan identitas
nasional dalam bidang agama dan pola hidup.

Faktor pendorong :

Meliputi pembangunan komunikasi dan teknologi. Melalui komunikasi dan teknologi seseorang
memungkinkan berhubungan meskipun jarak yang jauh. Dari komunikasi tersebut seseorang bisa
berinteraksi satu dan lainnya, yang mampu menumbuhkan rasa persaudaraan meskipun berbeda
etnis, agama, atau warna kulit

Faktor penarik :

Mencakup modifikasi bahasa dalam gramatika yang resmi, tumbuhnya biirokrasi, dan pemantapan
sistem pendidikan nasional. Sebagian besar bahasa yang digunakan di indonesia adalah bahsa
melayu, meskipun untuk dialek bahsa melayu sudah tidak seperti asalnya. Bahasa melayu tersebut
telah mengalami akulturasi akibat banyaknya suku bangsa yang ada di indonesia. Berbagai suku
bangsa tersebut menggunakan bahasa melayu sebagai bahasa komunikasi dalam kehidupan sehari-
hari, atau bahasa resmi negara

Faktor reaktif :

Meliputi penindasan, dominasi, dan pencarian identitas alternatif melalui memori kolektif rakyat.
Ketika bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa eropa yang telah menyengsarakan bangsa indonesia
akibatnya banyak terjadi penindasan, penganiayaan yang berujung pada kematian. Hal tersebut
tidak hanya dirasakan oleh satu suku saja di Indonesia. Kondisi perjuangan yang dialami oleh
rakyat Indonesia antar suku menimbulkan rasa persaudaraan dan persatuan untuk saling tolong
menolong. Sukung yang tersebar dari sabang hingga merauke merupakan kesatuan yang
merupakan identitas nasional

Jawaban KEARIFAN LOKAL :


1. Yaitu gagasan setempat yang bersifat bijaksana, penuhkearifan, bernilaibaik, yang
tertanam dan diikuti oleh anggota masyarakatnya.
2. – mampu bertahan terhadap budaya luar
-memiliki kemampuan mengakomodas iunsur-unsur budaya luar
-memiliki kemampuan mengintegerusi unsure budaya luar ke dalam budaya aasli
-memiliki kemampuan mengendalikan

Mampu member arah pada perkembangan budaya.


3. *untuk konservasi guna melestarikan SDA
*untuk prngrmbangan SDM
misalnya berkaitan dengan upacara untuk memperkenalkansiklus kehidupan,konsep kanda pat
rate
*untukpengembangankebudayaandanilmupengetahuan, misalnyaupacarasaraswati, kepercayaan,
pemujaanpadaparapanji.

4. 1. Serawai,Bengkulu,terdapat keyakinan Slako Kumali.


Kelestarian lingkunganterwujud dari kuatnya keyakinan ini,
yaitu tata nilai tabu dalam berladang dan tradisitanam pajak.
2. Daya kKenyah, KalTim, terdapat trades iTana’Olen.
Kawasan hutan dikuasaidan menjadi milik masyaraka tadat.Pengelolaan tanah diatur dan dilindung
i oleh aturanadat.
3. Bali dan Lombok, masyarakatnya mempunyai aturan hokum tak tertulis berupaawig-awig
4. Papua terdapat kepercayaan Te Aro Neweaklako (alam adalah aku). GunungEstberg dan
Gras berg dipercaya sebagai kepala mama,
tanah dianggap sebagai bagian darikehidupan manusia. Dengan demikian maka pemanfaaatan SDA
dilakukan secara hati-hati.

Anda mungkin juga menyukai