Anda di halaman 1dari 14

MORNING REPORT

HELLP SYNDROM
ACUTE KIDNEY INJURY
ENSEFALOPATI UREMIKUM
PENYAJI:
DARA AGUSTI MAULIDYA

PEMBIMBING:
DR. RANTI WALUYAN

KEPANITERAAN KLINIK EMERGENSI RS ABDUL AZIZ SINGKAWANG


IDENTITAS PASIEN

▰Nama : Ny. Saptami


▰Jenis Kelamin : Perempuan
▰Tanggal Lahir : 9 September 1999
▰Usia : 19 Tahun
▰Tanggal Masuk : 10 Januari 2019

2
PRIMARY SURVEY

Keluhan Utama: Penurunan kesadaran


Airway: Jejas (-), Stridor (-), Snoring (-), Gurgling (-)
Breathing: Bernapas spontan. Simetris saat statis dan dinamis. Frekuensi napas: 22 kali/menit.
Retraksi dinding dada (-). Suara napas dasar vesikuler (+/+), Rh (-/-), Wh (-/-). Saturasi Oksigen 98%
dengan nasal canul 3 lpm.
Circulation: Tekanan darah: 180/100 mmHg. Capillary Refill Time: <2 detik, Nadi; frekuensi
78x/menit, kuat angkat dan reguler, Akral hangat, BJ S1S2 reguler, murmur (-), gallop (-)
Disability: GCS: E3V4M5. Kesadaran: apatis. Pupil isokor, bulat, 3mm/3mm OD/OS. Lateralisasi (-).
GDS = 105 mg/dl.
Exposure: Suhu tubuh: 36,5 ᵒC. CA +/+, SI +/+. Perdarahan (-).
3
SECONDARY SURVEY

A (Allergy) : Pasien tidak ada alergi obat

M (Medication) : Pasien tidak dalam konsumsi obat

P (Previous Ilness): PEB (+), gastritis (+)

L (Last Meal) : Makan siang pukul 11.00 SMRS

E (Environment) : Keluhan serupa di keluarga tidak ada

4
SECONDARY SURVEY

Riwayat Penyakit Sekarang


Pasien rujukan dari RS Sambas dengan HELLP syndrom.
▰Pasien datang dengan keluhan penurunan kesadaran sejak 6 hari lalu. Pasien
awalnya dalam perjalanan menuju RS, dirujuk dengan PEB (TD 200/140 mmHg).
Pasien melahirkan saat masih di perjalanan, spontan, ditolong oleh bidan perujuk.
Saat hamil, pasien sering merasa pusing, mata dan badan pasien menjadi kuning.
Setelah melahirkan pasien ada muntah darah berwarna hitam > 10 kali dan
mengalami penurunan kesadaran.
▰Keluhan kejang (-) sesak (-) demam (-) batuk (-) nyeri dada (-) pandangan kabur (-).
BAB dan BAK tak ada keluhan.
5
PEMERIKSAAN FISIK

Cor:

 I : Iktus cordis tidak terlihat


▰Kepala : Normocephal, simetris
 P: Iktus cordis teraba
▰Mata : Cekung (-/-), CA (+/+), SI (+/+)
 P: Batas jantung tidak dilakukan pemeriksaan
▰Leher : Pembesaran KGB (-)
 A: S1S2 regular, M(-), G(-)
▰Thorax
Abdomen:
Pulmo:
 I : Simetris (+), cembung, massa (-)
▻I: Pengembangan dada simetris saat statis dan dinamis
 A: BU(+) Normal
▻P: Tidak dilakukan
 P: Soepl, Defans muskular (-), Nyeri Tekan (-), TFU 2 jari bawah pusat
▻P: Tidak dilakukan
 P: Timpani (+)
▻A: Suara napas dasar vesikuler kanan=kiri, Rh(-/-), Wh(-/-)
Ekstremitas : Edem (-), Akral hangat, CRT <2 detik, Kesan lateralisasi (-)
6
PEMERIKSAAN PENUNJANG

Hematologi Kimia Klinik Kesimpulan


▰Hb: 10,2 g/dl (<) ▰GDS: 105 mg/dl ▰Anemia ringan
▰Leukosit: 26.470/Ul (>) ▰Bilirubin total: 2,07 mg/dl (>) ▰Leukositosis
▰Trombosit: 100.000/uL (<) ▰Bilirubin direk: 1,66 mg/dl (>) ▰Trombositopenia
▰Hematokrit: 29,6% (<) ▰SGOT: 29 U/l ▰Hiperbilirubinemia
▰Eritrosit: 3,85.106/uL ▰SGPT: 126 U/l (>) ▰Peningkatan enzim hati
▰Gol darah: A ▰Ureum: 193,5 mg/dl (>) ▰Uremia
▰HbSAg: NR ▰Kreatinin: 3,91 mg/dl (>) ▰GGA tahap 3
▰HIV: NR ▰Proteinuria
▰Protein urin: +3 (>) 7
ASSESSMENT

▰IGD: Pro ICU


▰Berdasarkan hasil anamnesis, pemeriksaan fisik, dan
pemeriksaan penunjang, pasien didiagnosis HELLP syndrom,
acute kidney injury, ensefalopati uremikum.

8
PLANNING

▰O2 via nasal canule 3 LPM


▰PO nocid 2 caps/8 jam
▰IVFD D5% drip bicnat 2 flc 16 tpm
▰PO lenal ace 1 tab/12 jam
▰Inj cefotaxim 1 gr/12 jam
▰PO telmisartan 8 mg/24 jam
▰Inf ciprofloxacin 200 mg/24 jam
▰PO diltiazem 200 mg/24 jam
▰Inj dexamethason 1 amp/12 jam
▰Inj omeprazole 1 amp/12 jam
▰Pasang DC
▰Inj furosemide 1 amp/12 jam
▰Pasang NGT
▰Inf paracetamol 500 mg/8 jam (K/P)
9
PROGNOSIS

▰Ad Vitam : Dubia Ad Malam


▰Ad Functionam : Dubia Ad Malam
▰Ad Sanactionam : Dubia Ad Malam

10
“ A mediocre physician treats advanced disease…
A good physician treats disease …
A great physician prevents disease.”
–Chinese proverb

THANK YOU
11
12
13
14