Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

REMATIK PADA ORANG DEWASA

DISUSUN OLEH :

CLAUDIUS KEVIN (201812006)

SEKOLAH TINGGI ILMU KEPERAWATAN SINT CAROLUS

TAHUN AJARAN 2018/2019

JAKARTA
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

REMATIK PADA ORANG DEWASA

Bidang studi : Promosi Kesehatan

Pokok Bahasan : Rematik pada orang dewasa

Sasaran : Orang Dewasa

Hari/Tanggal : Kamis/11 Oktober 2018

Waktu : 30 menit

Penyaji : Claudius Kevin

Peserta : Orang Dewasa (16 Orang)

Tempat : Balai Desa Suka Mulya

I. Tujuan

1. Tujuan Pembelajaran Umum

Setelah selesai mengikuti penyuluhan, peserta (orang dewasa) dapat memahami


tentang penyakit rematik, sehingga diharapkan dapat melakukan upaya pencegahan
dan cara melakukan terapi menggunakan air rebusan serei jika terjangkit penyakit
rematik.

2. Tujuan Pembelajaran Khusus

Setelah selesai mengikuti penyuluhan, peserta (orang dewasa) dapat:

 Menyebutkan kembali pengertian rematik.


 Menyebutkan kembali penyebab penyakit rematik.
 Menyebutkan kembali minimal 2 tanda dan gejala penyakit rematik.
 Menyebutkan kembali minimal 2 upaya pencegahan penyakit rematik.
 Menyebutkan kembali tentang bagaimana cara melakukan terapi
menggunakan air rebusan serai.
II. Materi
Terlampir

III. Media

1. Materi SAP
2. Laptop (Powerpoint)
3. Leaflet
4. LCD

IV. Proses Pelaksanaan

KEGIATAN KEGIATAN
NO WAKTU MEDIA METODE
PENYULUHAN PESERTA
1. 3 Menit Pembukaan :  Menjawab salam. Ceramah
 Mengucapkan salam.  Mendengarkan.
 Memperkenalkan diri.
 Memperhatikan.
 Menjelaskan tujuan
dari penyuluhan.  Memperhatikan.
 Menyebutkan materi
yang akan diberikan.
2. 20 Menit Pelaksanaan : Ceramah
 Menjelaskan definisi  Menyimak dan dan tanya
rematik.
Mendengarkan. jawab
 Menjelaskan penyebab
penyakit rematik.  Menyimak dan
 Menjelaskan tanda dan Mendengarkan.
gejala penyakit
rematik.  Menyimak dan
 Menjelaskan upaya
Mendengarkan.
pencegahan penyakit
rematik.  Menyimak dan
 Mendemonstrasikan
Mendengarkan.
tentang cara melakukan
terapi menggunakan air  Mendengarkan.
rebusan serei.
 Bertanya.
 Memberikan
kesempatan kepada
peserta untuk bertanya.
3. 5 Menit Terminasi :  Tanya jawab. Tanya
 Melakukan evaluasi.  Menjawab salam jawab dan
 Mengucapkan salam ceramah
penutup.

V. Evaluasi

Metode evaluasi : tanya jawab

Jenis pertanyaan : Lisan

Jumlah soal : 5 pertanyaan

Pertanyaan :

1. Sebutkan pengertian penyakit Rematik!


2. Sebutkan penyebab penyakit Rematik!
3. Sebutkan tanda dan gejala penyakit Rematik!
4. Sebutkan minimal 2 upaya pencegahan penyakit Rematik!
5. Sebutkan bagaimana cara melakukan terapi menggunakan air rebusan serei untuk
mengatasi nyeri pada rematik!
LAMPIRAN MATERI REMATIK PADA ORANG DEWASA

1. Definisi
Penyakit rematik yang sering disebut arthritis (radang sendi) adalah penyakit yang
mengenai otot-otot skelet, tulang, ligamentum, tendon dan persendian pada laki-laki
maupun wanita dengan segala usia (Tedampa, 2016).

2. Etiologi
Rematik paling banyak ditemui disebabkan oleh faktor genetik, usia, jenis kelamin,
infeksi, berat badan/obesitas, aktivitas, lingkungan, dan pola makan. (Bawarodi,
2017)

3. Manifestasi Klinis
Tanda dan gejala yang umum ditemukan atau sangat serius terjadi pada penderita
rematik menurut Chabib (2016), yaitu:
a. sendi terasa kaku pada pagi hari.
b. Pada umumnya terjadi kekakuan pada daerah lutut, bahu, siku, pergelangan
tangan dan kaki, juga pada jari-jari.
c. Mulai terlihat bengkak setelah beberapa bulan.
d. Bila diraba akan terasa hangat.
e. Terjadi kemerahan dan terasa sakit/nyeri.
f. Demam.

4. Pencegahan
Agar terhindar dari penyakit rematik, maka upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk
mencegah terjadinya rematik antara lain :
a. Olahraga teratur.
b. Kurangi makanan yang mengandung lemak.
c. Hindari/kurangi merokok.
d. Hindari beraktivitas berat dalam jangka waktu yang lama.
e. Istirahat yang cukup.
f. Periksa kesehatan secara teratur.

(Bawarodi, 2017)
LAMPIRAN MATERI
TERAPI AIR REBUSAN SEREI

1. Pengertian
Merendam kaki dengan menggunakan air rebusan serei merupakan refleksi pada
bagian sendi yang mengalami nyeri

2. Tujuan
Untuk meredakan rasa nyeri pada penderita rematik.

3. Manfaat
a. Meredakan nyeri otot dan nyeri sendi.
b. Mengatasi kekakuan pada sendi.
c. Mengatasi pegal-pegal dan kesemutan.
d. Mengatasi bengkak pada daerah yang mengalami rematik.
e. Melancarkan sirkulasi darah.

4. Alat dan Bahan


a. Baskom/ember
b. Air
c. Panci
d. Serei

5. Cara kerja
 Siapkan serai yang sudah dibersihkan, rebus dalam air mendidih menggunakan
panci.
 Biarkan sebentar agar tidak terlalu panas di kulit.
 Pindahkan air rebusan kedalam baaskom atau ember.
 Rendam kaki dalam air rebusan serai tersebut selama 10-15 menit.
 Pijat lembut telapak kaki setelah kering sehingga dapat membantu
memperlancar peredaran darah.
DAFTAR PUSTAKA

Bawarodi, F., Rottie, J., & Malara, R. (2017). Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kekambuhan
Penyakit Rematik Di Wilayah Puskesmas Beo Kabupaten Talaud . e-Journal Keperawatan (e-
Kp), 1-7.

Chabib, L., Ikawati, Z., Martien, R., & Ismail, H. (2016). Review Rheumatoid Arthritis: Terapi
Farmakologi, Potensi Kurkumin dan Analognya, Serta Pengembangan Sistem Nanopartikel.
Jurnal Pharmascience, 10-18.

Hyulita, S. (2014). Pengaruh Kompres Serei Hangat Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Artritis
Rheumatoid Pada Lanjut Usia Di Kelurahan Tarok Dipo Wilayah Kerja Puskesmas Guguk
Panjang Bukittinggi Tahun 2013. AFIYAH, 1-13.

Nurarif, A. H., & Kusuma, H. (2016). Asuhan Keperawatan Praktis. Jogjakarta: MediAction.

Tedampa, R. G., Mulyadi, & Bataha, Y. B. (2016). Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan
Artritis Reumatoid di Puskesmas Kampung Baru Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai . e-
journal keperawatan (e-Kp), 1-5.

https://www.ibudanbalita.com/forum/diskusi/Air-Rebusan-Serai-untuk-Mengatasi-Pegal-dan-Kaki-
Bengka-saat-Hamil.