Anda di halaman 1dari 3

peralatan instalasi

Sebelum jauh mengenal LAN, ada baiknya anda mengenal peralatan yang dibutuhkan pada instalasi jaringan.
Peralatan ini digunakan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan pada suatu instalasi jaringan peralatan tersebut
antara lain:

1. Ethernet Card
Digunakan untuk mengirimkan dan menerima data oleh sebuah nude. Alat ini sangat dibutuhkan oleh komputer yang
bekerja dengan jaringan, sehingga jika alat ini tidak terpasang komputer tidak akan dapat dihubungkan melalui
jaringan. Cara kerja dari Ethernet adalah:

Pertama-tama sebelum mengirimkan data ke nude lain, nude pengirim akan mendeteksi jaringan komputer apakah
yang sedang sibutk atau tidak. Apabila jaringan sedang sibuk, nude pengirim akan menunggu jaringan sampai tidak
ada lagi sinyal pengiriman data. Namun jika jaringan sedang tidak digunakan, nude pengirim akan mengirimkan data
ke nude lain. Bila terdapat dua nude mengirimkan data atau yang lain dalam waktu bersamaan, akan terjadi tubrukan
pada jaringan atau yang disebut dengan collision. Jika terjadi collision, kedua nude akan menghentikan aktivitas
pengiriman dan mengirimkan sinyal jam terjadinya collision disertai dengan menunggu. Kemudian nude-nude yang
mengirimkan tersebut akan dikirim secara acak (random) ke jairngan dan pengiriman yang mengalami collision akan
dikirim kembali bila terdapat kesempatan pengiriman.

b. Repeater
Suatu alat yang digunakan untuk memperkuat sinyal pada jaringan komputer. Alat ini bertujuan menghubungkan
suatu daerah jaringan dengan daerah jaringan yang lebih jauh. Penggunaan repeater dianjurkan sekali bila anda
ingin mengembangkan jaringan menjadi jaringan yang lebih luas dari sebelumnya.

c. Bridge
Suatu alat yang digunakan untuk memisahkan suatu jaringan yang luas menjadi jaringan-jaringan yang lebih kecil.
Alat ini bertujuan untuk mengatasi tabrakan (collision) pada saat pengiriman data atau yang lain melalui jaringan.
Cara kerja dari Bridge adalah dengan mengisolasi atau membatasi jaringan yang besar menjadi jaringan yang lebih
kecil.

Bridge akan menyeleksi data yang akan lewat dengan ketat melalui jaringan kedalam jaringan yang lebih kecil.
Penggunaan bridge dianjurkan bila anda ingin mengembangkan jaringan menjadi jaringan yang lebih luas dari
sebelumnya. Karena itu komputer sering terjadi tabrakan, akan berakibat menurunnya kinerja dari komputer.

d. Router
fungsi dari router hampir sama dengan fungsi bridge, namun penyeleksian data yang ditransfer pada tingkatan yang
lebih tinggi daripada dengan cara bridge. Tingkatan seleksi tidak pada tingkatan alamat adari host, melainkan sudah
mencapai tingkatan alamat dari internet.

e. Token Ring
Suatu alat yang digunakan untuk mengatasi tabrakan (collision) pada transfer data atau yang lain dengan cara
mengirimkan tanda secara beranting. Cara kerja dari token ring adalah sebagai berikut:

Tanda (token) pada awalnya hanya berputar-putar dari nude yang satu ke nude yang lain dalam keadaan kosong.
Pada saat ada nude yang akan mengirimkan data atau yang lain, maka nude tersebut mengambil dan menempelkan
bingkai data atau yang lain kepada tanda yang sedang berjalan. Setelah tanda tersebut terdapat data yang akan
dikirim, nude yang lain tidak akan dapat menggunakan tanda tersebut sampai data yang dikirim mencapai nude
penerima.
Nude yang berisi data akan mengirimkan dengan cara mengecek satu persatu nude yang akan menerima sesuai
dengan alamat yang dikirim.Bila nude telah sampai pada nude yang menerima, nude penerima akan mengemabil
data yang dikirim dan dilanjutkan dengan melepaskan kembali tanda tersebut dalam keadaan kosong.

Setelah anda mengetahui peralatan pendukung yang digunakan pada jaringan yang telah kita bahas pada artikel
sebelumnya (baca disini) nah sekarang anda akan diperkenalkan dengan kabel sebagai media yang
menghubungkan antara komputer yang satu dengan yang lain. Kabel yang digunakan terdiri dari:

1. Kabel Koaksial
Kabel koaksial digunakan untuk jaringan dengan skala kecil, yaitu antara 5 sampai dengan 10 komputer. Untuk
melihat kabel jenis ini, anda dapat melihat pada kabel antena TV. Jaringan dengan menggunakan kabel koaksial
merupakan jaringan dengan biaya rendah, namun jangkauannya sangat terbatas dan keandalannya juga sangat
terbatas, sehingga pada saat ini jarang yang memakai kabel ini.

Kabel koaksial pada umumnya digunakan pada jaringan dengan topologi BUS dan topologi RING (baca artikel
sebelumnya disini). Untuk menyambungkan antara kabel koaksial dengan ethernet cardd, anda membutuhkan alat
tambahan dengan nama BNC Connector, BNC T dan BNC Terminator.

b. Kabel Twisted Pair


Kabel Twisted Pair merupakan kabel berpasangan dan kabel terbut diplintir bersama dengan pasangannya. Untuk
melihat kabel Twisted Pair anda dapat membuka kabel jaringan telepon, karena kabel telepon pada dasarnya mirip
dengan kabel Twisted Pair. jaringan dengan menggunakan kabel ini pada umumnya lebih cepat jika dibandingkan
dengan menggunakan kabel jenis koaksial.

Kabel Twisted Pair terbagi dua, yaitu:

Kabel jenis Shielded Twisted pair (STP) yang memiliki pembungkus, yang berfungsi untuk ground.

Kabel jenis Unshield Twisted Pair (UTP), kabel ini tidak mempunyai pembungkus.

kabel UTP dalam penggunaannya terbagi menjadi dua kategori, yaitu:


Kategori Mega Bit (kecepatan 10/100) , kabel UTP Kategori 5 (CAT5) kebawah.

Kategori Giga Bit (kecepatan 10/100/1000), kabel UTP Kategori 6 (CAT 6)

Penggunaan kabel jenis Twisted Pair sangat cocok untuk jaringan dengan topologi STAR dan topologi
HIERARCHICAL TREE. Kabel jenis ini sangat mudah pemeliharaannya dan sangat cocok digunakan di perusahaan
yang maju dan berkembang, karena untuk mengembangkan jaringan sangat mudah. Selain itu, pada kabel jenis ini
masih membutuhkan alat tambahan untuk menghubungkan kabel dengan ethernet card.

Alat yang dibutuhkan adalah RJ 45 untuk 8 kabel dan RJ 11 untuk 4 kabel. Sesuai dengan standar EIA/TIA 568
Commercial Building Telecomunication Wirring Standard, kini digunakan kabel data dan telekomunikasi. kabel ini
sangat baik digunakan karena terdiri dari dua jenis kabel, yaitu kabel untuk data jaringan dan voice (telepon).
Kelebihannya adalah apabila kabel data putus atau tidak dapat digunakan, kabel voice dapat sebagai penggantinya.
Berarti kerja user tidak terhenti akibat kerusakan kabel data.

c. kabel Fiber Optic


Jenis kabel Fiber Optic merupakan kabel jaringan yang jarang digunakan pada instalasi jaringan tingak menegah ke
bawah. Pada umumnya, kabel jenis ini digunakan pada instalasi jaringan yang besar dan pada
perusahaanmultinasional, serta digunakan untuk antar lantai atau antar gedung. Karena kabel jenis Fiber Optic lebih
mahal dibandingkan dengan kabel dua jenis di atasnya.

Kebl fiber Optic digunakan untuk jaringan dengan kecepatan yang tinggi dan untuk pengiriman data atau informasi
yang terus menerus dilakukan secara cepat serta harus ditangani oleh tenaga ahli dibidangnya. Kabel jenis ini
memang sangat rentan dengan gangguan, karena jika kebal ini tertekuk sedikit saja, maka akan terjadi gangguan
pada jaringan (noise). Pada kabel jenis sebelumnya tidak terdapat gangguan yang berarti jika kabelnya tertekuk
sedikit.

Kelebihan kabel Fiber Optic dibandingkan kabel yang lain adalah, kabel Fiber Optic untuk mentransfer data antara
yang dikirim dengan yang diterima sama jumlahnya, sedangkan pada kabel yang lain akan berkurang pada saat
menerimanya. Umumnya kabel Fiber Optic digunakan hanya sebagai bacbone pada suatu jaringan, misalnya untuk
penghubung antara komputer yang terletak di lain lantai (lantai satu dengan lantai dua atau lebih). Selain itu kabel
Fiber Optic digunakan untuk jaringan antar gedung, ini banyak digunakan pada pabrik.