Anda di halaman 1dari 5

Kesehatan Jiwa adalah kondisi dimana seorang individu dapat

berkembang secara fisik, mental, spiritual, dan sosial sehingga individu


1. DEFINISI tersebut menyadari kemampuan sendiri, dapat mengatasi tekanan, dapat
bekerja secara produktif, dan mampu memberikan kontribusi untuk
komunitasnya

2. TUJUAN Untuk mengidentifikasi masalah-masalah pasien dengan gangguan mental


psikiatri, merencanakan secara sistematis
3. KEBIJAKAN SK Kepala Puskesmas No. tentang Penetapan SOP

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2014 Tentang


4. REFERENSI Kesehatan Jiwa

1. Menerima Pendaftaran pasien kunjungan baru/lama, Memeriksa


persyaratan, Menuliskan identitas pasien di buku register dan buku
rekam medis, memberikan kartu pendaftaran dan buku rekam medis
kepada pasien
2. Pemeriksaan Pasien, meliputi: Anamnesis, Pemeriksaan tanda vital,
Pemeriksaan fisik, Penentuan diagnosis, Penulisan resep, dan
prognosis
LANGKAH- 3. Pemeriksaan Penunjang, meliputi: menerima formulir pemeriksaan
5.
LANGKAH lab, mengambil sediaan pem.darah/urine/feses/dahak, melakukan
pemeriksaan, menuliskan hasil pemeriksaan&membuat laporan,
menyerahkan hasil pemeriksaan lab. Kepada pasien
4. Pemberian dan Penyerahan Obat
Rujukan ke RSU / Klinik Utama

1
Menerima
pendaftaran

Pemeriksaan Pasien

Pemberian dan
Pemeriksaan
Penyerahan Obat
6. DIAGRAM ALIR Penunjang

Rujukan ke RSU /
Klinik Utama

1. Loket
2. Laboratorium
3. R. Rujukan
7 UNIT TERKAIT 4. Apotek

8. REKAM HISTORIS PERUBAHAN

No Halaman Yang dirubah Perubahan Diberikan Tgl.

2
3
1. Pengertian Kesehatan Jiwa adalah kondisi dimana seorang individu dapat
berkembang secara fisik, mental, spiritual, dan sosial sehingga individu
tersebut menyadari kemampuan sendiri, dapat mengatasi tekanan,
dapat bekerja secara produktif, dan mampu memberikan kontribusi
untuk komunitasnya
2. Tujuan Untuk mengidentifikasi masalah-masalah pasien dengan gangguan
mental psikiatri, merencanakan secara sistematis
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. 500/05/PKM-LW/II/2016 tentang
Penetapan SOP
4. Referensi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2014 Tentang
Kesehatan Jiwa
5. Alat dan Bahan 1.Alat :
a. Tensimeter
b. Alat Tulis
c. Timbangan Digital
6. Langkah- Langkah Bagan Alir
5. Menerima Pendaftaran pasien kunjungan
baru/lama, Memeriksa persyaratan, Menuliskan
identitas pasien di buku register dan buku rekam Menerima pendaftaran
medis, memberikan kartu pendaftaran dan buku
rekam medis kepada pasien
6. Pemeriksaan Pasien, meliputi: Anamnesis,
Pemeriksaan tanda vital, Pemeriksaan fisik,
Penentuan diagnosis, Penulisan resep, dan
prognosis Pemeriksaan Pasien
7. Pemeriksaan Penunjang, meliputi: menerima
formulir pemeriksaan lab, mengambil sediaan
pem.darah/urine/feses/dahak, melakukan
pemeriksaan, menuliskan hasil
pemeriksaan&membuat laporan, menyerahkan Pemeriksaan Penunjang
hasil pemeriksaan lab. Kepada pasien
8. Pemberian dan Penyerahan Obat
9. Rujukan ke RSU / Klinik Utama
Pemberian dan Penyerahan Obat

Rujukan ke RSU / Klinik Utama

7. Hal-hal yang perlu diperhatikan Hasil pemeriksaan tanda-tanda vital


Hasil pemeriksaan fisik dan psikis
8. Unit terkait 1. Loket
2. Laboratorium
3. R. Rujukan
4. Apotek

4
5