Anda di halaman 1dari 5

F C 90 °

FPF

FC 0°

Gambar 2.5.1. Lokus FPF (Sumber:


http://help.solidworks.com/2013/English/SolidWorks/cworks/r_Guidelines_for_S
electing_Failure_Criterion_2.htm?id=2fe459a2e2594ea3a764e8d90aea4de0)

F C 9 0 ° d e g ra d e d

LPF

F C 0°d e g ra d e d

Gambar 2.5.2 Lokus LPF (Sumber:


http://classes.mst.edu/civeng120/lessons/failure/theories/index.html)
Gambar 2.5.3 Gabungan LPF dan FPF (Sumber:
https://knowledge.autodesk.com/support/helius-composite/learn-
explore/caas/simplecontent/content/composites-pin-board-composite-
coordinate-systems.html)
4.3.2. Kegagalan pada Laminat IM6-Epoxy

Susunan lamina: (0, ±45, 90, 0, ±45, 90)


Temperatur: 25oC
Distribusi tegangan yang terlihat pada GENLAM berbeda untuk setiap lamina,
disebabkan oleh adanya beban higrotermal pada laminat. Pada laminat ini, nilai
1/R-intake dan 1/R-degrade sangat kecil (mendekati nol). Hal ini menunjukkan nilai
R pada laminat ini sangat besar dan laminat ini cocok digunakan pada temperatur
ruang.
1. Gambarkan secara skematis distribusi tegangan pada sumbu x konstruksi
laminat (02, ±45,90)s akibat pembebanan elastis tarik dan bending arah x!
Jawab: Distribusi tegangan dan regangan laminat (02, ±45,90)s

Gambar 5 Distribusi Tegangan

Gambar 6 Distribusi Regangan