Anda di halaman 1dari 2

ASPEK FISIK TOPOGRAFI

VENESIA

Pengaruh faktor alam dan lingkungan terhadap


bentuk kota dari segi aspek fisik/Topografi
merupakan kondisi fisik yang mudah dilihat dan
yang mempengaruhi pertumbuhan dan keunikan
kota adalah landscape alamiah, seperti laut,
sungai, perbukitan dan gunung. Tujuan
pembahasan ini adalah untuk mengetahui
perubahan struktur dan bentuk kota venesia
yang mengalami perkembangan dari masa ke
masa.

Kota Venesia merupakan perpaduan antara kota


sungai dan kota pelabuhan, dengan pola jalan
yang berbentuk gird (pola jalan bersudut siku)
dan irregular (pola jalan tidak teratur) . Venesia
merupakan salah satu kota yang direncanakan
pembangunannya. Pertumbuhan kota Venesia dapat dilihat dari bangunan-bangunan bertingkat yang
pembangunannya kearah vertical.

Pusat kegiatan merupakan bagian dari konsep struktur kota. Piazza San Marco merupakan pusat
kegiatan kota Venesia. Piazza San Marco berbentuk persegi yang di dalamnya terdapat Campi. Campi ini
adalah bagian dari Plazza San Marco satu-satunya ruang public yang menjadi pusat dari beberapa
kegiatan keagamaan dan politik serta pusat kehidupan social Venesia.

Pola jaringan jalan merupakan salah satu dari komponen morfologi kota yang dapat secara kuat
menentukan periodesasi, pembentukan suatu kota. Ditinjau dari segi geografi, khususnya pada pola
jaringan jalan, Venesia memiliki pola jaringan jalan gird dan irregular. Apabila dilihat dari foto udara
Venesia terlihat memiliki pola jalan yang irregular karena hamper 80% kegiatan lalulintas dikota ini
dilakukan diatas air. Namun setelah dilakukan perbesaran terhadap peta bentuk kotanya, ternyata
Venesia memiliki pola jalan gird.

Hampir semua kota di Eropa pada awal pertumbuhannya memiliki pola jalan irregular. Ini disebabkan
oleh kondisi topografi kota yang mengharuskan bentuk kota menjadi tidak teratur. Ketidakberaturan ini
terlihat dari pola jalan yang bercabang-cabang mengikuti aliran sungai. Seperti halnya Venesia.
Keberadaan kanal-kanal sungai yang sangat mendomiasi kota ini, membuat bentuk kota mengikuti pola
aliran sungai yang meliuk-liuk.

Venesia termasuk dalam non compact city. Bentuk kota ini adalah terbelah karena dipisahkan oleh
kanal-kanal sungai yang sangat mendominasi wilayah ini. Sebenarnya kota ini adalah compact city,
namun karena kondisi topografinya (daerah bersungai) maka bentuk kota ini menjadi non compact city.