Anda di halaman 1dari 17

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR GAMBAR
BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang………………………………………………..1
1.2 Objek Yang di Survey…………………………………….….1
1.3 Lokasi…………………………………………………............1
1.4 Rumusan Masalah…………………………………………...2
1.5 Tujuan………………………………………………………....2
1.6 Manfaat Survey ………………………………………..….2
BAB 2 ISI
2.1 Pengertian Struktur………………………………………….3
2.2 Pengertian Konstruksi……………………………………….4
2.3 Struktur Bawah Rumah Tambi……………………………..5
2.4 Struktur Tengah Rumah Tambi…………………………….6
2.5 Struktur Atas Rumah Tambi………………………………..10
BAB 3 PENUTUP
3.1 Kesimpulan…………………………………………………..13
3.2 Saran………………………………...……………………….13
DAFTAR PUSTAKA

1
DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Struktur Bawah…………………………………………………………………..5


Gambar 2.2 Pondasi Rumah Tambi…………………………………………………………..6
Gambar 2.3 Struktur Tengah…………………………………………………………………..6
Gambar 2.4 Nama Lokal Kolom dan Balok…………………………………………………..6
Gambar 2.5 Balok……………………………………………………………………………….7
Gambar 2.6 Balok Penopang………………………………………………………………….7
Gambar 2.7………………………………………………………………………………………8
Gambar 2.8 Rotan Seagai Pengikat……………………………………………………….....8
Gambar 2.9 Tangga…………………………………………………………………………….9
Gambar 2.10 Pintu dan Jendela………………………………………………………………9
Gambar 2.11 Struktur Atas……………………………………………………………………10
Gambar 2.12……………………………………………………………………………………10
Gambar 2.13……………………………………………………………………………………11
Gambar 2.14……………………………………………………………………………………11
Gambar 2.15 Lubang Lantai………………………………………………………………….12
Gambar 2.16 Dena Rumah Tambi…………………………………………………………..12

2
BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Arsitektur rumah tradisional merupakan wujud paling nyata dari kebudayaan. Budaya bertempat
tinggal pada satu lingkungan dan tempat yang mapan untuk berkehidupan. Salah satu bentuk rumah
tradisional adalah rumah Tambi yang merupakan satu wujud budaya dan sosial ekonomi masyarakat
suku Lore Sulawesi Tengah.
Keberadaan rumah Tambi ini merupakan satu bukti bahwa Indonesia adalah negeri dengan seribu
budaya.

Tidak bisa dipungkiri, dengan berkembangnya zaman tentu kebudayaan-kebudayaan di Indonesia


lambat laun akan mengalami kepunahan. Untuk mengantisipasi kepunahan tersebut diperlukan studi
mendalam tentang system struktur dan konstruksi bangunan arsitektur rumah Tambi.
Tujuannya agar
diperolehnya karakter unsur-unsur dan keterkaitan antar unsur dalam sistem struktur dan konstruksi
yang digunakan dalam bangunan rumah Tambi secara jelas dan reasonable secara struktural.

1.2 Objek Yang di Survey


Rumah tradisional Sulawesi Tengah yaitu Tambi. Dengan lebih memperhatikan bagaimana
struktur dan konstruksi dari rumahTambi

1.3 Lokasi
Desa Doda kecamatan Lore Tengah, kabupaten Poso, Sulawesi Tengah

3
4
1.4 Rumusan Masalah
1. Bagaimana seni dan budaya suku Lore mempengaruhi struktur dan konstruksi rumah Tambi
2. Apa saja komponen-komponen struktur dari rumah Tambi yang menunjang konstruksi yang
tahan dan kuat

1.5 Tujuan
1. Untuk mengetahui apakah seni dan budaya suku Lore mempengaruhi struktur dan konstruksi
rumah Tambi
2. Untuk mengetahui komponen-komponen struktur rumah Tambi

1.6 Manfaat Survey


Dapat mengetahui sejarah, seni, adat istiadat, serta budaya masyarakat suku Lore Tengah terutama
pada rumah tradisional Tambi secara langsung dari sumber dan lokasi survey

5
BAB 2
PEMBAHASAN

STRUKTUR DAN KONSTRUKSI

2.1 Pengertian Struktur

Struktur adalah bagian-bagian yang membentuk bangunan seperti pondasi, sloof, dinding, kolom,
ring, kuda-kuda, dan atap. Pada prinsipnya, elemen struktur berfungsi untuk mendukung keberadaan
elemen nonstruktur yang meliputi elemen tampak, interior, dan detail arsitektur sehingga membentuk
satu kesatuan. Setiap bagian struktur bangunan tersebut juga mempunyai fungsi dan peranannya
masing-masing.

Kegunaan lain dari struktur bangunan yaitu meneruskan beban bangunan dari bagian bangunan
atas menuju bagian bangunan bawah, lalu menyebarkannya ke tanah.

Struktur bangunan pada umumnya terdiri dari struktur bawah, struktur tengah dan struktur
atas.Struktur bawah yang dimaksud adalah pondasi dan struktur bangunan yang berada di bawah
permukaan tanah,struktur tengah yang dimaksud adalah kolom an balok, sedangkan yang dimaksud
dengan struktur atas adalah atap.

6
2.2 Pengertian Konstruksi

Konstruksi dapat diartikan sebagai gabungan dari elemen struktur dan elemen nonstruktur.
Dengan kata lain, konstruksi bangunan adalah objek bangunan secara keseluruhan yang terbentuk
atas kesatuan struktur-struktur. Contoh konstruksi antara lain rumah, gedung, jembatan, dan jalan
raya.

 Sistem Struktural

Sistem struktural sebuah bangunan dirancang dan dikonstruksi untuk dapat menyokong
danmenyalurkan gaya gravitasi dan beban lateral ke tanah dengan aman tanpa melampaui beban
yang diizinkan atau yang dapat ditanggung oleh bagian-bagian sistem struktur itu sendiri.
a. Substruktur atau struktur bawah: adalah struktur dasar yang membentuk fondasi sebuah
bangunan.
b. Struktur: berupa kolom, balok, dan dinding penopang menyokong struktur lantai dan
atap.
c. Superstruktur atau struktur atas: adalah perpanjangan vertikal bangunan di atas fondasi.
Dari elemen-elemen bangunan tersebut diatas, selanjutnya dapat disusun sedemikian
sehingga sesuai dengan fungsinya masing-masing dan seefisien mungkin, karena elemen
yang satu terhadap yang lain saling berkaitan menjadi satu kesatuan yaitu yang disebut
gedung atau rumah.

 Sistem Selubung

` Sistem selubung merupakan cangkang atau selimut bangunan yang terdiri dari atap, dinding
eksterior, jendela, dan pintu.
a. Atap dan dinding eksterior melindungi ruang-ruang interior dari cuaca, mengkontrol
kelembaban, panas, dan aliran udara dengan susunan lapisan komponen konstruksi.
b. Dinding eksterior dan atap juga meredam kebisingan, serta memberikan keamanan dan
privasi bagi penghuni bangunan.
c. Pintu memberikan akses fisik.
d. Jendela memberikan akses terhadap cahaya, udara, dan pemandangan.
e. Dinding interior dan partisi membagi ruang interior bangunan menjadi satuan ruang-

7
ruang yang lebih kecil

Sistem struktur rumah adat tambi prinsipnya sama seperti rumah pada umumnya, yakni tersusun atas
•StrukturAtas

•StrukturTengah dan

•StrukturBawah

Namun dalam struktur rumah tambi dikenal istilah-istilah pada komponen struktur yang di ambil
dari bahasa asli suku lore.

2.3 Struktur bawah

a. Pondasi

Gambar 2.1 strukrur bawah

8
Gambar 2.2 Pondasi rumah Tambi

pondasi pada rumah tambi menggunakan material batu alam . Batu alam berjumlah 8 buah.

2.4 Struktur Tengah

Gambar 2.3 Struktur tengah

a. Kolom dan Balok

Gambar 2.4 Nama local kolom dan balok

9
Balok D Balok C
Balok E
Balok B
Balok A

Gambar 2.5 Balok

a. Balok A berukuran panjang 375 cm dan berdiameter 34 cm.


b. Balok B berukuran panjang 500 cm dan berdiameter 24,7 cm.
c. Balok C berukuran panjang 496 cm dan berdiameter 10,5 cm.
d. Balok D berukuran panjang 454 cm dan berdiameter 23 cm.
e. Balok E berukuran tinggi 96 cm dan lebar 30 cm

Balok penopang

Papan
Papan C
Papan
B A

Gambar 2.6 Balok

10
a) Balok A berukuran panjang 690 cm, tinggi 23 cm, dan ketebalan 5,3 cm
b) Balok B berukuran panjang 480 cm, tinggi 25 cm, dan ketebalan 7,4 cm
c) Balok C berukuran panjang 485 cm, tinggi 27,5 cm

Gambar 2.7

Pada bagian papan terdapat coakan pada setiap ujung papan. Itu berfungsi sebagai penguat atau
memperkuat topangan. Karna masyarakat percaya jika bagian itu rata maka topangannya tidak akan
kuat.

b. Pengikat

Gambar 2.8 Rotan sebagai pengikat

11
Untuk memperkuat struktur, rotan digunakan sebagai pengikat antara struktur bagian bawah dan
bagian atas dari balok-balok bagian bawah diikat dan dikaitkan pada bagian balok ornament yang
menjuru kedalam.

c. Tangga

Tangga berukuran tinggi 270 cm, lebar 18 cm. Dan ukuran tinggi anak
tangga 12 cm, dan jarak dari anak tangga satu ke tangga berikut relatif antara
35- 41 cm. dan jumlah anak tangganya ada 6 buah.

Gambar 2.9 Tangga

d. Pintu dan jendela

Pada bagian pintu menggunakan material kayu yang ditambahkan


ornament. Ukuran pintu pada rumah tambi tinggi 120 cm dan lebar
55cm. Jarak dari pintu masuk ke bagian paling ujung tangga adalah 73
cm. dengan lebar 94 cm.
Pada bagian jendela memiki ukuran tinggi 7,5 cm dan lebar 11 cm.

Gambar 2.10

12
2.5 Struktur Atas

a. Atap

Gambar 2.11 Struktur Atas

Gambar 2.12

13
Gambar 2.13
Rumah Tambi sendiri memiliki kerangka rumah yang berasal dari bambu yang di rangkai menyerupai
dengan kuda=kuda yang disambungkan dengan ikatan rotan

Gambar 2.14

Keunikan pada rumah tambi adalah tidak memiliki dinding, dan ataplah difungsikan sebagai
dinding.Pada bagian lisplank memiliki ukuran tinggi 26 cm dan ketebalan 1,5 cm. Dan overstacknya
21,5 cm.Pada bagian penutup apa terbagi menjadi 2 lapisan pada atap bagian kiri dan kanan. Dan
pada bagian depan hanya ada 1 lapisan.
Pada bagian kiri dan kanan pertama ditutup oleh atap sirap, dan kemudian dilapisi lagi oleh ijuk.
Sedangkan pada bagian depan hanya dilapisi oleh atap sirap.

14
Lubang lantai perapian dari rapu

Pada bagian bawah rumah terdapat cerobong asap yang


digunakan sebagai keluar debu dari sisa perapian pada bagian
rapu.

Gambar 2.15 Lubang lantai

Denah Rumah Tambi

Gambar 2.16 Denah rumah Tambi

15
BAB 3
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Tambi merupakan rumah adat suku Lore yang berada di desa Doda kecamatan Lore Tengah,
kabupaten Poso, Sulawesi tengah. Tambi adalah nama tempat tinggal para bangsawan maupun
masyarakat biasa. Sama seperti rumah adat lainnya, struktur rumah Tambi juga terbagi atas tiga
bagian,yaitu struktur bawah, stuktur tengah, dan struktur atas. Pembagian struktur ini juga memiliki
makna. Struktur dan konstruksi rumah Tambi pun tidak terlepas dari budaya dan adat istiadat
masyarakat suku Lore.

3.2 Saran
Bagi masyarakat suku Lore perlu mengetahui struktur dan konstruksi rumah Tambi, agar
keeksistensi rumah Tambi tetap terjaga dan tidak punah ditelan perkembangan zaman

16
DAFTAR PUSTAKA

https://blog-mue.blogspot.co.id/2016/03/definisi-struktur-dan-kontruksi.html
https://www.scribd.com/doc/50382820/Pengertian-Konstruksi-Dan-Struktur

17