Anda di halaman 1dari 4

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


002/SPO/RJ/DIR/RSGM/III/2017 0 1/2
SPO
Tanggal Terbit : Disahkan oleh:
TRIAGE SISTIM Direktur,
PENANGGULANGAN
GAWAT DARURAT TERPADU
SEHARI - HARI

drg. Liana Zulfa, Sp.Perio, MARS

Pengertian Sistem pemilahan pasien berdasarkan pemeriksaan klinis singkat untuk


menilai tingkat kegawat daruratan pasien.
Tujuan a. Terjalinnya koordinasi yang baik antar bagian di dalam Rumah sakit.
b. Tercapainya Tertib administrasi dalam pelayanan korban massal /
bencana.
Kebijakan a. SK Menkes RI no. 28/Menkes/SK/I/1995 mengenai petunjuk
pelaksanaan umum penanggulangan medik korban bencana.
b. SK Menkes no. 709/Menkes/SK/VI/1998 menenai “Prosedur tetap
pelayanan kesehatan penanggulangan bencana”.
c. Protap Pelayanan medis RSGM Yarsi
Prosedur Triase adalah melakukan seleksi korban berdasarkan tingkat kegawat
daruratannya untuk memberikan prioritas penanganan, untuk itu digunakan label
berwarna yang telah disepakati secara nasional terdiri dari label merah, kuning,
hijau dan hitam.
Pengelompokan pasien :
a. Label Merah : Pasien gawat darurat yang merupakan prioritas pertama
dalam penanganan. Pertolongan diberikan segera pada saat ditemukan atau
pada saat pasien diterima.
b. Label Kuning : Pasien tidak gawat yang merupakan prioritas kedua.
Pertolongan harus diberikan tidak lebih dari 6 jam, dengan catatan tidak ada
pertolongan yang harus dilakukan untuk prioritas 1.
c. Label Hijau : Pasien yang tidak gawat dan tidak darurat yang merupakan
prioritas ke 3. Pertolongan dapatdiberikan sesudah prioritas 1 dan 2
dilakukan.
Label hitam : Pasien yang sudah meninggal, merupakan prioritas terakhir yang
dilakukan pada PPGD.

Unit Terkait IGD, rawat inap, security

1
2
1.
Unit Terkait - Poliklinik integrasi
- Ruang instrumen dan material.

3
4