Anda di halaman 1dari 80

Edisi 108 TH.

XLIII, 2013
PENGAWAS UMUM:
Pimpinan DPR-RI

PENANGGUNG JAWAB/
KETUA PENGARAH:
Dr. Winantuningtyastiti, M. Si
(Sekretaris Jenderal DPR-RI)

WAKIL KETUA PENGARAH:


Achmad Djuned SH, M.Hum
(Wakil Sekretaris Jenderal DPR-RI)

PIMPINAN PELAKSANA:
Drs. Djaka Dwi Winarko, M. Si.
(Karo Humas dan Pemberitaan)

PIMPINAN REDAKSI:
Dadang Prayitna, S.IP. M.H.
(Kabag Pemberitaan)

WK. PIMPINAN REDAKSI:


Dra. Tri Hastuti (Kasubag Penerbitan),
Mediantoro, SE (Kasubag Pemberitaan)

REDAKTUR:
Sugeng Irianto, S.Sos
M. Ibnur Khalid
Iwan Armanias

SEKRETARIS REDAKSI:
Suciati, S.Sos

ANGGOTA REDAKSI:
Nita Juwita, S.Sos
Supriyanto
Agung Sulistiono, SH

PENANGGUNGJAWAB FOTO:
Eka Hindra

FOTOGRAFER:
Rizka Arinindya

SEKRETARIAT REDAKSI:
I Ketut Sumerta, S. IP

SIRKULASI:
Abdul Kodir, SH

ALAMAT REDAKSI/TATA USAHA:


BAGIAN PEMBERITAAN DPR-RI, Lt.II
Gedung Nusantara III DPR RI,
Jl. Jend. Gatot Soebroto-Senayan, Jakarta
Telp. (021) 5715348,5715586, 5715350
Fax. (021) 5715341,
e-mail: dpr.pemberitaan@gmail.com;
www.dpr.go.id/berita
2 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013
Pengantar Redaksi
Edisi terakhir Parlementaria tahun tekad dan strategi yang lebih realistik
2013 ini sengaja diisi mengenai rang- dalam memerangi dan mencegah ko-
kuman kegiatan Dewan yang menonjol rupsi di tingkat regional, yang disebut
selama setahun dalam bentuk kalei- Deklarasi Medan.
doskop. Hal ini dimaksudkan seba­gai
evaluasi pelaksanaan tugas DPR Kemudian, pada 2 dan 5 Desem-
dalam mengemban amanah rakyat ber 2013, di Bali, DPR telah menjadi
khususnya mencakup tiga tugas po- tuan rumah Konperensi Parlemen ke-
kok yaitu legislasi, pengawasan dan 13 bersama WTO (PC-WTO) tentang
penetapan anggaran negara. Perdagangan Bebas. Tanggungjawab
DPR menjadi sangat berat, sebab me-
Tugas pengawasan dan penetapan nyangkut nasib 230 juta lebih rakyat
anggaran negara relative berjalan cu- Indonesia di masa depan. Potensi na-
kup baik, namun bidang legislasi atau sional berupa nasib komoditas seluruh
penyusunan undang-undang sering sektor perdagangan internasional dan
mendapatkan kritikan tajam ma- pemasukan devisa nasional darinya,
syarakat. DPR mengapresiasi namun dipertaruhkan di fora PC-WTO.
masyarakat juga perlu memahami,
bahwa fungsi perundang-undangan Ketua DPR RI Marzuki Alie meng-
dilaksanakan oleh dua lembaga yaitu ingatkan agar upaya mewujudkan
DPR dan Pemerintah. perdagangan bebas tidak sampai
menggangu ketahanan ekonomi na-
Perlu menjadi catatan, meski produk sional suatu negara. Inilah yang men-
UU tidak mencapai target, tetapi ada dorong anggota parlemen berkumpul
produk undang-undang yang monu- pada saat pelaksanaan sidang WTO
mental dilahirkan DPR tahun 2013 ini untuk mengkritisi dan memastikan
yaitu UU Administrasi Kependudukan. perdagangan bebas berjalan secara
(UU Adminduk). UU ini merupakan adil dan bermanfaat.
tonggak baru bagi terwujudnya admi­
nistrasi data kependudukan yang lebih Masalah aktual yang diangkat
modern, efektif, efisien, tidak bertele- adalah kisruhnya DPT dan soal penya­
tele dan tidak menyusahkan rakyat. dapan. Sedangkan pengawasan TKI
di Malaysia disajikan dalam rubrik lipu-
Tak kalah menarik adalah kiprah tan khusus. Dalam pantauan langsung
DPR dalam forum internasional, ber- Timwas DPR ke negeri jiran itu untuk
hasil menggelar Konperensi Anti- mengecek apakah apakah kemen­
Korupsi Anggota Parlemen Asia terian dan lembaga serta KBRI sudah
Tenggara (Southeast Asia Parliamen- berkoordinasi dengan baik demi ter-
tarians Against Corruption –SEAPAC) wujudnya perlindungan TKI di Malay-
di Medan. Forum ini menghasilkan sia.

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 3


Dapatkan di:

Loby Gedung Nusantara 1 DPR RI


Loby Gedung Nusantara 2 DPR RI
Loby Gedung Nusantara 3 DPR RI
Loby Gedung Setjen DPR RI
Ruang Loby Ketua
Ruang Loby Wakil Ketua
Ruang Yankes

Terminal 1 dan 2
Bandara Soekarno Hatta

Semua Majalah dan Buletin Parlementaria dibagikan secara gratis tanpa dipungut biaya apapun.
Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi Bagian Sirkulasi Majalah dan Buletin Parlementaria di
Bagian Pemberitaan DPR RI, Lt.II Gedung Nusantara III DPR RI, Jl. Jend. Gatot Soebroto-Senayan, Jakarta,
4 Telp.
PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII,
(021) 5715348,5715586, 2013
5715350 Fax. (021) 5715341, e-mail: dpr.pemberitaan@gmail.com.
PROLOG | 11 PESAN PIMPINAN 8
Inovasi Kreatif Masyarakat Indonesia

PROLOG
Kaleidoskop DPR Tahun 2013
11

LAPORAN UTAMA 13
Kaleidoskop Pimpinan

SUMBANG SARAN
Mengkaji Kinerja
34
Kaleidoskop DPR Tahun 2013 Parlemen Tahun 2013
Sepanjang tahun 2013 Dewan telah melakukan
tugas dan fungsinya dengan penuh dinamika
PENGAWASAN 39
Penyadapan Australia
dan kerja keras. Meski demikian sorotan kepada Langgar Kedaulatan NKRI
lembaga ini masih cukup kencang, kendati para
anggota Dewan telah berupaya meningkatkan
Pemerintah Belum Mampu Sajikan 41
Data Kependudukan yang Valid
kinerjanya.

PROFIL Harry Azhar Azis


| 55
LEGISLASI 43
Kinerja Dewan Harus
Lebih Maksimal
Pribadinya sederhana
dan tenang. Tutur lembut
FOTO BERITA 51
penuh keramahan. Saat
Parlementaria menemui KIAT SEHAT
Nggak Kuat Asam Urat
53
di ruang kerjanya, ia
menyambutnya dengan
baik, seraya senang bisa PROFIL
Harry Azar Aziz,
55
berbagi kenangan cerita
Kesederhanaan Seorang Politisi
masa kecil dan perjalanan
karirnya sebagai politisi.
Inilah Harry Azhar Azis,
KUNJUNGAN KERJA 61
Atensi Khusus Komisi V untuk
Wakil Ketua Komisi XI Provinsi di Wilayah Batas Negara
DPR RI dari Fraksi Partai
Golkar. Komisi VII DPR : Soroti Illegal Tapping 65
dan Infrastruktur Gas

| 39 SOROTAN
PENGAWASAN
Pemerintah Diminta Serius
67
Tangani TKI Overstay
Penyadapan Australia
Langgar Kedaulatan NKRI liputan khusus
Bali Session of the PC on the WTO Berakhir,
63
 DPR RI sangat prihatin terhadap kasus
penyadapan yang dilakukan oleh Negara Terima Kasih DPR
Amerika Serikat dan Australia. Penyadapan ini SELEBRITIS
juga merupakan ujian bagi Indonesia di dalam Fatin Sidqia Lubis Juara I X Factor Indonesia 72
memaknai
kedaulatan PERNIK
Indonesia di Lengkap Sih, Tapi… 76
hadapan pada
Pemimpin POJOK PARLE
dunia. 79
Kali Ini DPR Ditantang
ASPIRASI

Informasi tentang SP3 atas 22 Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi


Surat dari Sdr. Valentinus Gunawan selaku Praktisi Hukum, Jurnalis medai cetak, elektronik
Ketua LSM Forum Komunikasi Masyarakat dan online yang jumlahnya sekitar 100 (seratus)
Tionghoa Indonesia/FKMTI Kota Padang, yang orang bertempat di Kejaksaan Tinggi Sumbar
ditujukan kepada Komisi III DPR RI, perihal pada tgl 29 Mei 2013, dimana Kejaksaan Tinggi
penyampaian informasi tentang terjadinya protes Sumatera Barat akan memberikan salinan berkas
terhadap keputusan SP3 atas 22 (dua puluh dua) perkara 22 (dua puluh dua) kasus dugaan tindak
kasus dugaan tindak pidana korupsi di Sumatera pidana korupsi yang di SP3 tersebut.
Barat dan rencana untuk mempraperadilkan
Kejati, pasca diumumkannya SP3 tersebut oleh Pelapor sebagai anggota LSM FKMTI memohon
Kepala Kejati Provinsi Sumatera Barat. agar Kejaksaan Tinggi Sumbar dapat menjelaskan
alasan dilakukannya SP3 dan mengkaji ulang
Berkaitan dengan diumumkannya SP3 atas terhadap 22 (dua puluh dua) kasus korupsi
22 (dua puluh dua) kasus dugaan tindak pidana tersebut.
korupsi tersebut, terjadi kesepakatan bersama
dalam pertemuan antara Kepala Kejaksaan Pelapor memohon agar Komisi III DPR RI ikut
Tinggi Sumatera Barat dengan Gerakan Lawan memberi perhatian dan penanganan terhadap
Mafia Hukum (GLMH) Sumatera Barat, LSM-LSM, masalah tersebut.

Penyampaian Sengketa Lahan Perkebunan masyarakat


Buku Laporan Desa Samba Danum dan Rantau Asem
Keuangan dengan PT Karya Dewi Putra
Bersama ini kami sampaikan Surat dari Sukriansyah, dkk., ten- tanggal 1 April 2013, yang intinya
dengan hormat surat dari Sdr. tang permohonan penyelesaian meminta Bupati Katingan untuk
M. Zamkhani selaku Deputi sengketa lahan perkebunan antara memfasilitasi penyelesaian perma-
Bidang Usaha Industri Primer masyarakat Desa Samba Danum salahan tersebut sesuai dengan ke-
Kementerian BUMN RI yang dan Rantau Asem dengan PT Karya wenangan dan ketentuan yang ber-
ditujukan kepada Ketua Panja Dewi Putra (PT KDP) yang beroper- laku.
Kelapa Sawit dan Karet Komisi asi di Desa Tumbang Kalemei, Keca-
VI DPR RI perihal Penyampaian matan Katingan Tengah, Kabupaten Kemudian pelapor menyampai-
B u k u L a p o r a n Ke u a n g a n Katingan, Provinsi Kalimantan Ten- kan permasalahan tersebut secara
BUMN Perkebunan yang sudah gah karena sampai saat ini belum langsung kepada Bupati Katingan
di audit secara detail selama 5 ada penyelesaian. dan Gubernur Kalimantan Tengah
tahun terakhir (tahun buku pada bulan April 2013, namun tidak
2008 – 2012). Pelapor telah menggarap lahan mendapatkan penyelesaian seperti
tersebut sejak Tahun 1990 dan yang diharapkan pelapor.
Surat pelapor tersebut dalam telah mempunyai Surat Pernyataan
rangka menindaklanjuti surat Penggarapan Tanah (SPPT) yang Pelapor memohon Komisi III
Sekjen DPR RI No. PW/05651/ ditandatangani oleh Kepala Desa DPR RI membantu menyelesaikan
DPR- RI/ V/2013 tgl 24 Mei Tumbang Kalemei pada tanggal 25 permasalahan tersebut dengan
2013 perihal Permintaan Buku November 2011. meminta Menteri Kehutanan dan
Laporan Keuangan yang sudah Perkebunan mengecek kembali izin
di audit secara detail selama 5 Pelapor menyampaikan, bahwa dan luas lahan perkebunan kelapa
tahun terakhir dan terlampir kebun karet sejumlah 3.000 pohon sawit yang dikelola oleh PT KDP
disampaikan pula Buku yang sudah panen dan rumah tem- serta memanggil Bupati Katingan
L aporan Keuangan BUMN pat peristirahatan digusur rata den- Duel Rawing, Gubernur Kalteng
Perkebunan (kelapa sawit dan gan tanah oleh PT KDP dan telah dan Ketua DPRD Provinsi Kalteng
karet) tersebut. diadukan kepada Presiden berdasar- dan diteruskan kepada Komisi IV
kan surat tanggal 28 Februari 2013 DPR RI yang membidangi kehutan-
dan telah mendapatkan tanggapan an dan perkebunan sebagai bahan
dari Plh. Asisten Deputi Pengaduan masukan dalam rangka pelaksa-
Masyarakat Kemensekneg RI pada naan fungsi Pengawasan Dewan.

6 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


Kondisi Fisik Bangunan SPAM KTM Rambutan Terbengkalai
Surat dari Sdr. Naslim Herwadi, Amd., selaku sendiri secara manual di tempat kerja dengan alat
Ketua LSM Brantas Orang Korupsi Tegakkan berupa molen.
Kebenaran Bersama Rakyat (LSM BONKKAR),
tentang laporan kondisi fisik bangunan SPAM Anggaran untuk pemeliharaan bangunan
KTM Rambutan yang terbengkalai. reservoir KTM Rambutan Ogan Ilir yang 5%
diduga fiktif terlihat dari kondisi bangunan yang
Pelapor menyampaikan hasil investigasi di saat ini tidak terawat dan tidak ada pemeliharaan
lapangan pada kegiatan Pengembangan SPAM bangunan dan perawatan lokasi bangunan.
Rambutan Satker SNV T Dirjen Cipta Kar ya
Kementerian Pekerjaan Umum, antara lain: Bangunan SPAM KTM Rambutan tidak berfungsi
dan tidak terawat atau diduga Dirjen Cipta Karya
Pondasi water reservoir diduga tidak sesuai Kementerian Pekerjaan Umum salah dalam
dengan gambar rancangan kerja (soft drawing) membuat program perencanaan sehingga
sehingga terjadi keretakan konstruksi bangunan. bangunan SPAM KTM Kabupaten Ogan Ilir tidak
bermanfaat, terbengkalai dalam kondisi + 50%
Pembesian dinding water reservoir (booster) rusak dan fasilitas tidak berfungsi sama sekali atau
terindikasi tidak sesuai dengan spesifikasi karena hanya menghambur-hamburkan uang negara saja.
hanya menggunakan besi Æ8 dan Æ10 KS yang
semestinya menggunakan besi ulir berukuran Æ13 Pelapor memohon agar Komisi V DPR RI
SNI. memeriksa dan meninjau lokasi pembangunan
SPAM KTM Rambutan tersebut karena diduga
Dari penampakan visual, mutu beton untuk terjadi tindak pidana KKN dalam pelaksanaannya
peven kanan terindikasi bukan mutu beton serta memproses sesuai dengan peraturan
K.350 tetapi beton plastis yang diauk/diolah perundang-undangan yang berlaku.

Permohonan Pengembalian Tanah Masyarakat


Ds. Sungai Belida Kabupaten Oki
Surat dari M. Jais, tentang permohonan ganti rugi atas penggusuran tersebut kepada
pengembalian tanah masyarakat Desa Sungai PT BCW melalui Pemerintah Kabupaten OKI dan
Belida, Kabupaten Ogan Komering Ilir, yang DPRD Provinsi Sumatera Selatan, namun sampai
dikuasai oleh PT Buluh Cawang Plantations (PT saat ini belum dapat terealisasi dan tanah seluas
BCW), Kebun Bumi Arjo sejak Tahun 1989 sampai 222 hektar tersebut masih dikuasai oleh PT BCW
saat ini seluas 222 hektar a.n. M. Jais dkk karena hingga kini.
sampai saat ini belum diberikan ganti rugi.
Pelapor mengkhawatirkan situasi dan kondisi
Masyarakat sebanyak 111 KK telah menggarap yang terjadi di wilayah tersebut karena pada
tanah tersebut sejak Tahun 1986 sebagai tanah bulan Mei 2013, anak-anak pelapor telah
persawahan dan perkebunan. menguasai tanah dimaksud secara paksa.

Bahwa sejak diberikan HGU pada tahun 1989, Pelapor memohon Komisi III DPR RI membantu
PT BCW yang bergerak pada bidang perkebunan menyelesaikan permasalahan tersebut dan
kelapa sawit dan karet telah menggusur tanaman dapat diteruskan kepada Komisi IV DPR RI yang
padi dan kebun yang digarap masyarakat tanpa membidangi kehutanan dan perkebunan dan
ada penyelesaian ganti rugi. Komisi II DPR RI yang membidangi Pemerintahan
Daerah sebagai bahan masukan dalam rangka
Pada tahun 1996, pelapor telah mengajukan fungsi Pengawasan Dewan.

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 7


PESAN PIMPINAN

Oleh Dr. Marzuki Alie

Konferensi Nasional Riset Manajemen VII di Palembang beberapa waktu yang lalu, menyadarkan kita
bahwa masyarakat Indonesia harus lebih bersiap dalam menghadapi era global. Sebab, tepat setahun
jelang diresmikannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC) pada 2015, masyarakat kita dinilai kurang siap.
Keanggotaan Indonesia di G-20 tidak menjamin bangsa ini langsung siap menghadapi era global. Perlu
inovasi kreatif untuk memacu kesiapannya.

Setiap organisasi masyarakat memajukan kesejahteraan


maupun masyarakat Indonesia umum, mencerdaskan kehidu-
sebagai unsur kekuatan sosial pan bangsa, dan ikut melak-
yang rasional dan mandiri, sanakan ketertiban dunia yang
amat perlu meretas jalan berdasarkan kemerdekaan,
bagi lahirnya “idiologi inovasi perdamaian abadi dan keadil­
dan kreativitas” yang bersifat an sosial. Sebagai sebuah
embedded dalam setiap proses produk peradaban, kehadiran
transformasi. Sebab, inovasi inovasi dan kreativitas yang di-
dan kreativit as bukanlah cetuskan oleh setiap aktor ma-
sesuatu yang sifatnya given syarakat dan organisasi secara
dalam setiap sistem sosial kelembagaan menjadi satu pi-
dan ekonomi apapun. Inovasi lar penting bagi pe­ningkatan
dan kreativitas merupakan daya saing dan kemandirian
sebuah proses melalui mana ekonomi bangsa. Di sinilah ti-
setiap individu atau kelompok tik irisan kepentingan antara
individu menghasilkan suatu pe­n guatan proses transfor-
perubahan atau efek yang masi organisasi dan masyara-
berarti baik, bagi kehidupan kat yang berbasis inovasi dan
pribadi maupun orang lain. kreativitas dengan tujuan
Menurut hemat saya, sejalan pembangunan ekonomi nasi-
dengan pemikiran Thomas onal ditemukan.
Kuhn misalnya, produk inovasi
dan kreativitas, tidak terjadi Pembangunan ekonomi na-
secara random tetapi sebuah sional merupakan instrumen
proses siklis yang berjalin- dalam mendorong penguatan
berkelindan. Dengan demikian, norma-norma maupun nilai-nilai produktivitas nasional. Keberhasil­
pandangan ini sekaligus menggugat yang dianut, merupakan parameter an penguatan yang berbasis ino-
sebuah “praksis sosial” sebagian penting yang turut memberikan vasi dan kreativitas tersebut pada
masyarakat kita tentang adagium: rambu-rambu dalam batas-batas gilirannya akan berimplikasi positif
“tiba masa, tiba akal”. mana setiap pribadi individu, terhadap upaya peningkatan kese-
dapat menghasilkan inovasi dan jahteraan rakyat. Menyadari bahwa
Saya juga meyakini segenap kreativitas. Dengan demikian, produktivitas inovasi dan kreativitas
proses yang mendorong bagi konsepsi kreativitas dan inovasi tidak akan bekerja sendiri betapa-
lahirnya inovasi dan kreativitas harus diletakkan dalam bingkai pun kondusifnya sistem sosial dan
tidaklah semata-mata sebagai sebagai sebuah karya (construct) ekonomi, peran aktor organisa-
produk yang dihasilkan oleh bakat sosial dan historis. sional dan sosial bagi terciptanya
individual. Sistem dan nilai-nilai produktivitas tersebut mutlak di-
sosial tertentu tetap memainkan Mandat Pembukaan UUD 1945 perlukan. Konsekuensinya, agenda
peran penting dalam hal ini. Pendek menegaskan bahwa kehidupan penguatan transformasi organisasi
kata, setiap struktur sosial berikut bernegara ditujukan dalam rangka dan masyarakat berbasis inovasi dan

8 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


kreativitas menjadi taruhan kepent- dan (4) m e milik i kete r k ait an Kedua, keberadaan investasi
ingan nasional. dengan pasar teknologi lokal dan asing langsung (foreign direct
internasional. Oleh karena itu, i n v e s t m e n t) d a n ke r j a s a m a
Indonesia telah tumbuh menjadi bagaimana memadukan semua pembangunan dengan negara-
negara dengan tingkat perekono- unsur bauran parameter tersebut, negara industri selama beberapa
mian yang berpendapatan menen- menjadi p ekerjaan b es ar kit a dekade ter akhir tidak banyak
gah. Perekonomian Indonesia ter- dalam menyongsong renc ana mendorong perkembangan
golong sangat dinamis dan bahkan pembangunan jangka panjang inovasi yang signifikan. Hal ini
kini sedang berperan dalam kancah nasional. Dalam kerangka inilah, merefleksikan urgensinya kesiapan
panggung politik dan ekonomi in- sinergitas politik pembangunan semua pemangku kepentingan
ternasional melalui keanggotaan- dengan politik pengembangan bagi pengembangan teknologi
nya di G-20 dan peran aktifnya di teknologi, inovasi dan kreativitas inovasi dan kreativitas yang bersifat
ASEAN. Dalam beberapa tahun menjadi sebuah keniscayaan. mandiri.
terakhir, kinerja perekonomian kita
dapat dikatakan selalu positif. Un- Konstelasi globalisasi ekonomi Ketiga, Indonesia b er ada
tuk me­ngelola momentum seperti dewasa ini telah melahirkan rezim dalam posisi “darurat prestasi ”
ini diperlukan kesiapan superstruk- ekonomi global yang tidak kunjung pengembangan inovasi dan iptek
tur yang memadai, yakni semangat bersifat inklusif dan adil bagi semua dalam pembangunan ekonomi
transformatif semua komponen ma- negara khususnya negara-negara nasional. Laporan Organization
syarakat dan kelembagaan untuk berkembang. Pada saat yang sama, fo r Eco n o mi c Co o p e r a t i o n &
menumbuhkan inovasi dan kreati- globalisasi ekonomi juga menawar- D e v e l o p m e n t ( O E C D ) 2 0 12
vitas. kan peluang manfaat ekonomis membuka mata bahwa peran inovasi
yang bisa diraih semua bangsa. dan Iptek dalam perekonomian
Namun demikian, kita harus me­ Dalam pemikiran seperti ini, proses ternyata masih di bawah negara-
ngakui bahwa struktur perekonomi- transformasi organisasi dan ma- negara tetangga.
an nasional masih didominasi oleh syarakat yang berbasis inovasi,
struktur industri yang sifatnya be- kreativitas dan kemandiriaan ten- Sebagai satu instrumen utama
lum intensive-technology. Konkret- tunya menjadi kebutuhan strategis. p er tumbuhan dan daya saing
nya, pengembangan teknologi Dalam konteks nasional, tiga alasan ekonomi, urgensi transformasi
dan inovasi kreatif memang telah berikut dapat memperkuat hal ini. organisasi dan masyarakat yang
dikembangkan tetapi belum banyak berbasis inovasi dan kreativitas
yang terserap dalam pembangunan Pertama, meminjam parameter juga bisa dilihat dalam konteks
ekonomi. Situasi seperti ini me­ Bank Dunia tentang konsepsi “indeks penuntasan persoalan kemiskinan
nguatkan adagium bahwa Indonesia ekonomi berbasis pengetahuan”,
berada dalam situasi di mana terjadi yakni suatu indeks yang mengukur
fenomena ketidakpaduan antara kemampuan setiap negara untuk Konstelasi
teknologi yang dihasilkan dengan menghasilkan dan menyebarkan
kebutuhan industri. pengetahuan. Nilai indeks Indone- globalisasi ekonomi
sia berada pada urutan ke-108 dari dewasa ini telah
Pertanyaannya, pengembangan 146 negara yag disurvei pada tahun melahirkan rezim
teknologi, inovasi akreatif 2012. Sebagai perbandingan, Si­
seperti apa yang berperan dalam ngapura menempati urutan ke-23, ekonomi global yang
menopang pembangunan ekonomi Malaysia ke-48, Thailand ke-66 dan tidak kunjung bersifat
secara kokoh ke depan? Vietnam pada posisi ke-104. Data ini inklusif dan adil
memberikan gambaran bahwa Indo-
Sejumlah parameter normatif nesia masih tertinggal dibandingkan bagi semua negara
misalnya, bahwa pengembangan dengan beberapa negara ASEAN khususnya
tek nolo gi dan inov asi k reatif lainnya yang mulai menapaki masa-
harus (1) berkualitas; (2) relevan masa pembangunan ekonomi yang
negara-negara
terhadap kebutuhan nasional; kurang lebih sama. berkembang.
(3) relevan terhadap tren global;

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 9


PESAN PIMPINAN

di Indonesia. penyelesaian isu kemiskinan. rakyat miskin. Namun demikian,


cara pengelolaan globalisasi selama
Mari kita sedikit telisik peta ke- Nilai tantangan juga bisa dilihat ini, termasuk di dalamnya segenap
miskinan kita. Data statistik menun- dalam kerangka globalisasi eko- persetujuan perdagangan multilat-
jukkan bahwa tingkat angka ke- nomi. Mari kita sitir kembali kritik eral yang berperan penting dalam
miskinan di Indonesia masih relatif Joseph Stiglitz, pemenang Hadiah penghapusan segenap penghalang
signifikan. Per September 2012, Nobel bidang ekonomi tahun 2001 perdagangan dan kebijakan yang
jumlah penduduk miskin mencapai terhadap globalisasi ekonomi. Sti- diberlakukan terhadap negara-neg-
28,59 juta orang (11,66%), dengan glitz menegaskan bahwa globalisasi ara berkembang perlu diubah se-
perincian jumlah penduduk miskin ekonomi yang diartikan sebagai cara total.
di perkotaan mencapai 10,51 juta penghapusan segala penghalang
orang sementara di perdesaan perdagangan dan integrasi semua Globalisasi sudah seharusnya
mencapai 18,08 juta orang. Dalam p erekonomian nasional dapat dapat menciptakan pertumbuhan
rentang waktu satu dekade tera- menjadi kekuatan berharga yang yang dapat dinikmati secara lebih
khir, penduduk miskin rata-rata berpotensi memakmurkan setiap merata bagi semua orang. Dalam
masih mencapai 14,92%. Diukur orang di seluruh dunia, khususnya konstelasi seperti ini, inovasi dan
dari indeks kedalaman dan indeks kreativitas untuk menopang daya
keparahan kemiskinan pun menun- saing ekonomi nasional menjadi
jukkan kecenderungan kenaikan. Ini satu kunci sukses integrasi ekonomi
mengindikasikan bahwa rata-rata
Globalisasi Indonesia secara global berdasar-
pengeluaran penduduk miskin cen- sudah seharusnya kan prinsip-prinsip kesetaraan dan
derung semakin menjauhi garis ke- dapat menciptakan keadilan. Untuk menuju ke sana,
miskinan dan ketimpangan pengelu- kesiapan segenap pemangku ke-
aran penduduk miskin juga semakin pertumbuhan yang pentingan baik aktor sosial maupun
melebar. Dengan melihat situasi dapat dinikmati secara kelembagaan perlu mentransforma-
sosio-ekonomis seperti ini, trans- lebih merata bagi sikan diri dengan basis inovasi dan
formasi organisasi dan masyarakat kreativitas menjadi taruhan pent-
yang berbasis inovasi dan kreativitas semua orang. ing.**** Foto:iwan armanias/parle.
menjadi tantangan tersendiri dalam

10 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


PROLOG

Sepanjang tahun 2013 Dewan telah melakukan tugas Menyangkut tiga tugas pokok Dewan yaitu legislasi,
dan fungsinya dengan penuh dinamika dan kerja keras. penyusunan APBN dan pengawasan, telah dijalankan
Meski demikian sorotan kepada lembaga ini masih dengan baik. Beberapa target penyelesaian RUU telah
cukup kencang, kendati para anggota Dewan telah dicanangkan, penyusunan dan penetapan APBN sudah
berupaya meningkatkan kinerjanya. berjalan setiap tahunnya dengan siklus pembahasan
yang teratur dan pelaksanaan fungsi pengawasan yang
Tahun 2013 yang merupakan tahun keempat anggota cukup intens.
DPR periode 2009-2014, sering disebut sebagai tahun
politik. Meski disibukkan dengan persiapan pencalonan Khusus di bidang penyusunan undang-undang,
kembali sebagai anggota Dewan periode 2014-2019, dalam tahun 2013 ini dipatok sebanyak 70 RUU untuk
perlu dievaluasi untuk mengukur sejauh mana capaian diselesaikan bersama pemerintah. Target tersebut
kinerja parlemen nasional Indonesia selama setahun ini. kelihatanya tidak akan bisa dicapai, mengingat sejumlah
Evaluasi ini adalah sebagai bagian dari kepedulian untuk kendala termasuk dari pemerintah dan perdebatan yang
terus memperbaiki kualitas praktek demokrasi menuju alot di kalangan fraksi-fraksi DPR. Ada kalanya Dewan
ke arah konsolidasi yang sesungguhnya. sudah begitu bersemangat untuk membahas RUU,
tetapi justru pemerintah belum siap baik substansi RUU

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 11


PROLOG

maupun masalah lain yang bertalian dengan perangkat ruptor yang melarikan diri.
perundang-undangan yang menyertainya.
Ketua DPR, Marzuki Alie, mengingatkan agar Singapura
Di bidang pengawasan, Dewan membentuk tim dapat memperlihatkan sikap yang lebih maju, dengan
pengawas yang cukup menonjol diantaranya Tim tidak lagi menghubung-hubungkan ekstradisi para
Pengawas (Timwas) Kasus Bank Century, Tim Pemantau koruptor dengan diijinkannya Singapura melakukan
Pelaksanaan UU No.11/2006 tentang Pemerintahan latihan militer di tanah Indonesia, di wilayah Pulau
Aceh dan Tim Pemantau Pemantau Pelaksanaan Sumatera. Dengan kata lain, Ketua DPR mengharapkan
Singapura bisa mengambil langkah lebih
maju dengan tidak mengaitkan ekstradisi
dengan perjanjian kerja sama pertahanan
kedua negara.

Kemudian, pada 2 dan 5 Desember 2013,


di Bali, DPR telah menjadi tuan rumah
Konperensi Parlemen ke-13 bersama WTO
(PC-WTO) tentang Perdagangan Bebas.
Setelah seb elumnya dilak sanakan di
Manila (Filipina) dan Hong Kong, DPR kali
ini bertanggung jawab mempersiapkan
masuk an b agi prosp ek p er un din gan
perdagangan bebas Konperensi Menteri
WTO ke-9 (MC9) dari perspektif kepentingan
parlemen.

Tanggungjawab DPR menjadi sangat


berat, sebab menyangkut nasib 230 juta
lebih rakyat Indonesia di masa depan.
UU No.21/2001 tentang Otonomi Khusus Papua. Potensi nasional berupa nasib komoditas seluruh sektor
Timwas lainnya adalah Timwas Penyelesaian Sengketa perdagangan internasional dan pemasukan devisa
Pertanahan dan Konflik Agraria. nasional darinya, dipertaruhkan di fora PC-WTO, yang
masukannya kemudian dibawa dalam MC9.
Masih dalam rangka tugas pengawasan, Komisi-
komisi DPR juga membentuk panitia kerja. Tidak kurang Anggota parlemen dapat berkontribusi dalam
46 Panja dibentuk dewan untuk lebih mengotimalkan membantu perkembangan suatu sistem perdagangan
tugas pengawasan sebab berkaitan dengan komisi multilateral lewat fungsi pengawasan, legislasi dan
yang mempunyai pasangan kerja dengan kementerian anggaran yang dimilikinya. "Pertemuan kita di Bali
atau lembaga, dengan cepat dikoordinasikan dengan ini mendorong sistem perdagangan yang bebas dan
kemenerian yang menjadi pasangan kerjanya. adil diantara bangsa-bangsa untuk menciptakan
kesejahteraan bagi rakyat," kata Ketua DPR RI Marzuki
Diplomasi parlemen: Alie dalam pidato pengantar acara Jamuan Makan
Malam untuk menghormati anggota parlemen peserta
Sejumlah agenda dalam rangka diplomasi parlemen, PC WTO di Westin Bali Convention Center, Senin
telah berhasil digelar DPR pada tahun 2013 ini. Pada (2/12/13).
Oktober 2013, DPR menjadi tuan rumah penyeleng-
gaaran Konperensi Anti-Korupsi Anggota Parlemen Asia Ia meyakini kerja sama perdagangan internasional
Tenggara (Southeast Asia Parliamentarians Against Cor- antar bangsa merupakan salah satu pilar untuk
ruption –SEAPAC) di Medan, yang menghasilkan tekad meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran.
dan strategi yang lebih realistik dalam memerangi dan Namun perdagangan bebas itu harus berkeadilan dan
mencegah korupsi di tingkat regional, yang disebut berdasarkan aturan-aturan yang jelas.
Deklarasi Medan.
Masih banyak kiprah DPR di forum-forum internasional
Namun demikian, DPR mempertanyakan ketidakhadi- termasuk Organisasi Parlemen Dunia (IPU), Parlemen
ran anggota parlemen Singapura dalam Konperensi Asia Pasifik (APPF), Parlemen Asean (AIPA) dan peran
SEAPAC di Medan. DPR masih mempertanyakan kerja Grup Kerja Sama Bilateral (GKSAB) dengan parlemen
sama Singapura di masa depan untuk benar-benar mau sejumlah negara sahabat. Kiprah DPR di berbagai forum
membantu dalam perang memberantas korupsi di ka- antar parlemen telah memberi arti penting tidak saja
wasan, khususnya terhadap negara-negara tetangga bagi kepentingan nasional, tetapi juga kepentigan
yang telah dirugikan dan menjadi korban dari para ko- masyarakat internasional secara luas. (mp) Foto:wy/parle.

12 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


LAPORAN UTAMA

Kaleidoskop Pimpinan

Dari Target Legislasi, menjadi undang-undang ditambah Tinjau Korban Banjir


Kunjungi Korban Banjir dan RUU Administrasi Kependudukan
yang disetujui DPR pada bulan Sebagai negara tropis, iklim yang
Kenaikan BBM Nopember lalu. terjadi sesuai siklus tidak dapat
dielakkan. Pada setiap awal tahun,
Selama setahun mengisi kegiatan- Kondisi ini disadari Ketua DPR bertepatan dengan Pembukaan
nya, pada tahun 2013 ini DPR telah dan menyatakan dapat memahami Masa Persidangan I pada awal bulan
melakukan berbagai hal, selain tiga adanya kritik masyarakat mengenai Januari, musim penghujan sedang
tugas pokoknya, juga berpartisipasi rendahnya produk undang-undang besar-besarnya. Akibatnya Januari
aktif terhadap masalah-masalah yang dihasilkan. “ Dewan memahami yang sering dipadankan dengan
aktual yang berkembang. Sebagai kritik ini, namun masyarakat juga hujan sehari - hari, b erdampak
salah institusi pilar demokrasi, ke- perlu memahami, bahwa fungsi terjadinya banjir. Hampir dua pekan,
giatan Dewan selama setahun ini perundang-undangan dilaksanakan Pimpinan DPR memberi perhatian
penuh dinamika dan mewarnai per- oleh dua lembaga yaitu DPR dan pada korban dan mengunjungi
jalanan kehidupan demokrasi di ta- Pemerintah,” ungkap Ketua DPR. berbagai wilayah banjir di DKI
nah air. (Selengkapnya tulisan soal legislasi Jakarta, Banten dan Jawa Barat.
di rubrik legislasi).
DPR bersama Pemerintah pada Daerah yang dikunjungi dianta-
tahun 2013 telah menetapkan 70 ranya di Gedong Panjang, Penjarin-
Rancangan Undang-Undang (RUU) gan, Jakarta Utara, Jembatan Besi
sebagai RUU Prioritas. Optimalisasi Jakarta Barat serta lokasi korban
ini tidak hanya kita tuntut kepada banjir di desa terisolir Renged dan
kalangan Dewan, tetapi juga kepada Kampung Pule, Kecamatan Binuang,
Pemerintah, karena Pemerintah juga Serang Banten.
ikut memegang tanggung jawab
terhadap penyelesaian berbagai Setelah ke kawasan banjir di
RUU tersebut. Jakarta dan Banten, Ketua DPR RI
Marzuki Alie melanjutkan kunjungan
Namun demikian, target untuk silaturrahim, menyapa korban banjir
menyelesaikan 70 RUU, nampaknya di Desa Munibakti, Kecamatan
tidak bis a ter wujud. Terc at at Babelan, Kabupaten Bekasi, Provinsi
sampai akhir Oktober lalu baru 16 Jawa Barat.
RUU disetujui DPR untuk disahkan

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 13


LAPORAN UTAMA

Tak hanya Pimpinan Dewan alat


kelengkapan DPR- Badan Urusan
Rumah Tangga - BURT DPR RI men-
gunjungi korban banjir di Kelurahan
Rawajati, Jakarta Selatan. Kawasan
yang dilewati Sungai Ciliwung ini
berada tidak jauh dari Rumah Ja-
batan Anggota (R JA) DPR RI Ka-
libata. Minggu lalu wilayah padat
penduduk ini sempat terendam air
hingga ketinggian 3 meter.

“Kawasan terkena banjir di Rawa-


jati ini tidak jauh dari rumah dinas
Anggota DPR RI di Kalibata, jadi ten- Konferensi pers menjelaskan pen- pengurangan subsidi BBM sebagai
tu sebagai tetangga kita harus me­ gunduran diri Sekjen DPR RI Nining akibat dari kenaikan harga rata-rata
ngunjungi, bersilaturahim. Kita ban- Indra Saleh di Gedung Nusantara III dan menguatnya kurs dolar,” kata
tu apa yang bisa kita lakukan,” kata DPR RI, Selasa (22/1). Wakil Ketua DPR Pramono Anung.
Wakil Ketua BURT Indrawati Sukadis
disela-sela kunjungan di RW 07, Ke- Di tengah sorotan publik terhadap
lurahan Rawajati, Jakarta Selatan. lembaga DPR, Kesekretariat Jender-
al telah memperoleh berbagai peng-
Tidak ketinggalan Korpri Unit hargaan terbaik. Bahkan Koperasi
Sekretariat Jenderal DPR-RI juga Setjen DPR telah mendapat tujuh
menyerahkan bantuan korban penghargaan terakhir sebagai kop-
banjir kepada 32 keluarga pegawai erasi terbaik. “Koperasi merupakan
Setjen DPR dan 13 keluarga non PNS alat kesejahteraan untuk karyawan
terdiri outsourching dan karyawan Setjen DPR RI,” paparnya.  Belakan-
Pujasera . Ke 45 keluarga  ini tinggal gan diketahui, Nining menjadi salah
di berbagai wilayah Jabadetabek satu pengurus DPP Partai Nasdem
yang mengalami musibah banjir dan mencalonkan diri sebagai caleg
awal tahun 2013 ini. pada Pemilu 2014.

Mundurnya Sekjen DPR Kenaikan harga BBM


Dalam sejarah kesekjenan DPR, Salah satu topik hangat yang Ia menekankan rapat konsultasi
baru kali ini seorang Sekjen mundur terjadi pada tahun 2013 ini adalah ini bukan untuk menyetujui usulan
dari jabatannya. Sekjen DPR Nining kenaikan BBM sehingga terjadi kenaikan harga BBM terbebut.
Indra Saleh memilih mundur setelah pro kontra yang cukup tajam. Di «Kita bisa bicarakan bagaimana
sekitar lima tahun menduduki kalangan DPR sendiri terpecah ke p utus an itu dib uat ap ak ah
orang nomor satu di Setjen DPR. menjadi dua kubu antara yang dalam forum paripurna atau komisi
Ketua DPR Marzuki Alie memuji setuju dan menolak kenaikan BBM. terkait,» lanjutnya.
keberhasilan Sekjen DPR Nining
Indra Saleh di masa kepemimpinan Untuk membahas kenaikan BBM Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan
dirinya menjabat Sekjen DPR selama ini Pimpinan DPR RI, Senin (13/5) mengharapkan program kompensasi
5 tahun. memenuhi undangan Presiden yang diberikan pemerintah harus
Susilo Bambang Yudhoyono untuk tepat sasaran dan tepat guna. Dan
Menurut Marzuki, DPR RI telah melaksanakan rapat konsultasi di yang juga penting, jangan sampai
meraih opini wajar Tanpa Pengec- Istana Negara, Jakarta. Pertemuan terjadi penyimpangan di lapangan
ualian atas audit laporan keuangan diagendakan untuk membahas dalam pemberian kompensasi
oleh BPK RI tiga tahun berturut-tu- R APBN-P (Rancangan Anggaran tersebut.
rut. Pendapatan dan Belanja Negara
Perubahan) dan rencana kenaikan Menurut Taufik, subsidi BBM
“ Setjen DPR menerima peng­ harga BBM. membenani APBN yang berarti
hargaan dari Menteri Keuangan atas juga membenani uang rak yat,
keberhasilannya menyusun laporan “Ini forum positif menyangkut karena itu BBM bersubsidi perlu
keuangan dengan capaian standar pembahasan RAPBN-P yang akan ada penyesuaian di lapangan.
tertinggi dalam sistem pelaporan diusulkan p emerint ah. Dalam A k i b at p e ny e s u a i a n t e r s e b u t
keuangan pemerintah,” ujarnya saat RAPBN-P itu ada usulan tentang akan b erdamp ak p ada sek tor

14 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


organisasi masyarakat berunjuk rasa secara beruntun di beberapa tem-
menolak rencana kenaikan BBM (Ba- pat.  Yang terakhir, kata Priyo men-
han Bakar Minyak). jawab pers di Gedung DPR Senayan
Rabu (11/9), justru terjadi di depan
Ditemui Parle dari luar gedung Gedung KPK sehingga memuncul-
DPR Senayan, ditengah-tengah kan kecurigaan aksi itu terkait den-
demonstrasi sekitar dua ribuan bu- gan kasus korupsi.
ruh Presiden Majelis Pekerja Buruh
Indonesia (MPBI), Said Iqbal men-
gatakan bahwa rencana pemerintah
menaikan BBM sangat melukai hati
buruh Indonesia dan juga rakyat.

Ketua DPR RI Marzuki Alie me­


nanggapi para pendemo yang anti-
kenaikan BBM sebagai kontrol sosial
dari anak-anak kita sendiri. Pihak
kepolisian juga diminta prefesional
lain sehingga perlu ada program dengan tidak bersikap emosional
kompensasi kenaikan BBM, salah atau represif.
satunya BLSM. “Bagi kami itu sebagai
alternative terakhir,” katanya. Lima Fraksi Setuju, empat
Pramono Anung Wibowo meng­
menolak.
ingatkan, untuk mengantisipasi
maraknya demo yang menen - Sesuai prediksi maka pengambilan Sementara itu, Rapat Paripurna
tang  kenaikan harga BBM menjadi keputusan kenaikan BBM akhirnya DPR yang dipimpin Wakil Ketua
tugas pemerintah. “Yang jelas saya ditempuh melalui voting dalam rapat DPR Sohibul Iman Selasa (17/9)
minta pemerintah segera men- paripurna DPR Senin (17/6) malam. menyetujui Mirza Adit yaswara
gambil langkah-langkah antisipasi Postur APBN-P 2013 disiapkan untuk sebagai Deputi Senior Gubernur Bank
menangani  penolakan kenaikan menunjang rencana pemerintah Indonesia. Pria yang sebelumnya
harga BBM ini sebab  telah berdam- mengurangi subsidi BBM. APBN-P menjabat Kepala Eksekutif Lembaga
pak pada kegiatan pasar modal,” 2013 juga memuat kompensasi P enjamin Simp anan (L P S) ini
ujarnya kepada pers usai menerima dari kenaikan harga BBM meliputi berhasil mengungguli pesaingnya,
Delegasi Petisi 28 dan ormas lain Bantuan L angsung Sementara Anton Hermanto Gunawan melalui
yang menolak kenaikan harga BBM, Masyarakat (Balsem) untuk rakyat mekanisme voting.
di Gedung Nusantara III DPR RI, miskin sebesar Rp 150 ribu per
Rabu (13/6). kepala keluarga selama 4 bulan. Hasilnya, Mir za Adit yaswara
mendapatkan 32 suara, sedangkan
Sebelumnya, Wenry Anshory Pu- Hasil voting, 338 suara dari 5 Anto Hermanto meraih 2 suara. Se-
tra dari Dewan Mahasiswa yang partai yakni PD, Golkar, PAN, PPP, lain itu, ada 9 suara menolak kedua
menyampaikan tuntutan penolakan dan PKB menerima APBN-P 2013, calon, 4 suara abstain, dan kertas
kenaikan harga BBM kepada Pimpi- sedangkan 181 suara dari 4 partai suara kosong sebanyak 1 suara.
nan DPR menjelaskan bahwa Dewan yakni PDIP, PKS, Gerindra, dan
Mahasiswa Indonesia pada 14-15 Hanura menolak. Wakil Ketua DPR Sohibul Iman
Juni 2013 akan melakukan perte- berharap, Tim Dewan Gubernur BI
muan konsolidasi nasional akbar ten- Tak kalah menarik pada sepanjang harus mampu meyakinkan pasar,
tang  penolakan kenaikan harga BBM tahun 2013 ini beberapa aparat kop- bahwa BI mampu mengatasi tekanan
di Universitas Pajajaran Bandung.  olisian menjadi korban penembakan moneter ini. Kenapa baru sekarang
orang-orang tidak dikenal. Wakil kekosongan ini diisi? Posisi DGS BI itu
Panas di dalam dan di luar Ketua DPR Priyo Budi Santoso mene- penting, apalagi sekarang lagi ada
gaskan, tertembaknya anggota polri gonjang ganjing kondisi ekonomi.
Disaat DPR RI berdebat dalam si- Bripka Sukardi menunjukkan bahwa Saya berharap, penambahan DGS ini
dang paripurna Senin (17/6) dengan ketenteraman masyarakat berada dapat menambah energi baru untuk
agenda tunggalnya pengambilan pada garis merah.  tim Dewan Gubernur BI,” ungkap
keputusan terhadap Perubahan UU Politisi PKS ini menambahkan.(tim)
No.19 Tahun 2012 tentang APBN Ta- Dia khawatir,  kasus ini akan mem- Foto: Tim Parle.
hun Anggaran 2013, di luar gedung beri dampak kecemasan kepada 
DPR RI sejumlah massa dari berbagai masyarakat di Ibukota karena terjadi

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 15


LAPORAN UTAMA

KOMISI I

ini masih menumpang di Gedung


Sekretariat Negara Lt. VI di kawasan
Gajah Mada, Jakarta. Anggaran KPI
juga masih jadi sub anggaran Ke-
menkominfo. Belum diberi kelelua-
saan mengelola anggaran sendiri.

Penyelesaian Masalah
Papua

Separatisme di Papua seperti tak


pernah habis mucul. Organisasi
Papua Merdeka (OPM) tentu sangat
mengganggu kedaulatan negara.
Pada Mei 2013, Komisi I DPR sem-
pat mempersoalkan keterlibatan
pemerintah Inggris yang membuka
RUU Perjanjian han 60 h di Baturaja untuk sarana kantor perwakilan OPM di Oxford.
Internasional Dibahas latihan militer Singapura. Inilah con- DPR telah melayangkan keberatan-
toh kasus yang cukup mengganggu nya kepada Dubes Inggris atas
kedaulatan Indonesia. pembukaan perwakilan separatis
UU Nomor 24 Tahun 2000 ten- Papua tersebut. Komisi I DPR bah-
tang Perjanjian Internasional segera Kinerja KPI kan sempat mengundang Royal De-
diamandemen. Komisi I DPR RI su- fence College (Lemhanas Inggris)
dah menyiapkan RUU pengganti Komisi I DPR RI mengapresiasi visi untuk dimintai konfirmasi dan ke­
dan membahasnya bersama peme­ Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) jelasan seputar hal ini.
rintah. Kepentingan nasional tentu untuk mewujudkan penyiaran yang
mengemuka pada semua format berkeadilan dan bermartabat agar PM Inggris pun akhirnya me-
perjanjian internasional. Pemerin- bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya nyatakan dengan jelas bahwa Papua
tah sudah menyerahkan DIM RUU bagi kesejahteraan masyarakat. maupun Papua Barat adalah bagian
ini. Kebutuhan perlindungan hukum KPI juga sedang giat mengawasi tak terpisahkan dari NKRI. Dalam 2
atas semua kepentingan nasional penyiaran di kawasan perbatasan, tahun terakhir, Komisi I memberikan
menjadi urgen terhadap perubahan karena program siaran tv negara perhatian khusus pada dinamika di
politik dan tata hubungan di dunia sahabat mudah masuk ke sistem tv Papua. Akar persoalan ada pada ke-
internasional. RUU sudah dibahas masyarakat perbatasan Indonesia. sejahteraan masyarakat Papua yang
sejak awal tahun 2013. Banyak program KPI yang terus selalu menimbulkan separatisme.
direalisasikan untuk kepentingan Dan separatisme di Papua selalu
Komisi I juga telah mengundang bangsa. Misalnya, program t v menjadi komoditi pembahasan di
para akademisi dan pakar dari ber- digital. organisasi-organisasi internasional.
bagai perguruan tinggi nasional Untuk itu, Komisi I dalam raker Mei
untuk mencermati kelemahan UU Selain itu, KPI juga sedang menga- 2013 lalu dengan Menlu, Menhan,
lama dan memberi banyak masukan wasi iklan politik menjelang Pemilu dan Kepala BIN, telah memetakan
penting untuk format perjanjian in- ini. KPI tak punya sanksi berat bagi bagaimana sesungguhnya posisi
ternasional masa depan. Contoh para pelanggar kampanye sebelum dan sikap dunia internasional terha-
perjanjian yang cukup menggang- masa Pemilu. Yang bisa dilakukan dap persoalan Papua.
gu kedaulatan bangsa adalah saat KPI hanya pengurangan durasi jam
merancang perjanjian ekstradisi tayang atau penghentian semen- Jenderal Moeldoko
dengan Singapura. Indonesia me- tara. Komisi I sejak awal hingga per-
minta Singapura mengekstradisi tangahan tahun ini terus memantau
Panglima TNI
WNI yang tersangkut hukum. Na- kerja KPI. Yang menjadi persoalan Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq
mun, untuk memuluskan ekstradisi KPI saat ini adalah belum punya mengatakan, pergantian tampuk
WNI, Singapura ingin meminta la- sekretariat kantor sendiri. Selama pimpinan TNI merupakan bagian

16 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


dari penuntasan agenda reformasi Lemsaneg Mundur dan Australia melakukan penyada-
di tubuh TNI. Pada Agustus 2013, pan terhadap para pejabat negara
Komisi I menggelar fit and profer Setelah mendapat kritik tajam lain. Tak terkecuali, Indonesia men-
test terhadap calon Panglima TNI dari DPR dan masyarakat luas se- jadi obyek penyadapan yang dilaku-
saat itu Jenderal Moeldoko. Pan- lama Oktober hingga November kan pemerintah Australia. Spontan
glima TNI sebelumnya, Laksamana 2013, polemik keterlibatan Lem- ini membuat pemerintah Indonesia
Agus Suhartono sebetulnya sudah baga Sandi Negara (Lemsaneg), be- marah dan mengecam aksi peny-
hampir menyelesaikan Renstra ta- rakhir sudah. Lemsaneg mitra kerja adapan tersebut. Komisi I DPR sibuk
hap I di penghujung masa jabatan- Komisi I akhirnya mundur dari KPU mengecam dan mendesak pemerin-
nya. Karena terpotong oleh agenda setelah menandatangi MoU dengan tah untuk mengeluarkan pernyata-
suksesi TNI, maka Jenderal Moel- KPU untuk mengamankan teknologi an tegas soal ini.
doko harus segera menyelesaikan informasi dan komunikasi Pemilu
agenda mendesak tersebut saat 2014. Desakan agar Lemsaneg mun- Akhirnya, Presiden SBY pun
menjadi Panglima TNI. dur dari KPU tidak saja dilontarkan mengeluarkan kecaman kepada
Komisi I, tapi juga Komisi II DPR. Australia, bahkan membekukan
Banyak harapan kerja sama militer, intelijen, dan ke-
Persoalan netralitas dan keter- amanan dengan Australia. Dan pun-
digantungkan pada seorang bukaan kinerja menjadi persoa- caknya, pada 28 November 2013,
Moeldoko. lan krusial ketika Lemsaneg ikut Komisi I menggelar rapat gabun-
mengamankan data Pemilu 2014. gan tertutup dengan mengundang
Komisi I DPR, misalnya, mendesak Lemsaneg yang terbiasa beker- Menlu, Menhan, Kepala BIN, Kepala
TNI secepatnya membangun citra ja tertutup, dinilai para anggota Lemsaneg, Panglima TNI, Kapolri,
TNI yang berkelas. Profesionalisme Komisi I tidak tepat bekerja sama dan Kemenkominfo untuk memba-
dan modernisasi alutsista menjadi dengan KPU yang terbiasa terbuka has serius skandal penyadapan.
agenda penting lainnya ketika TNI dalam bekerja. Dan pada Oktober
dipimpin Jenderal Moeldoko. Komisi lalu, Komisi I sempat mengundang Ketua Komisi I Mahfidz Siddiq
I seperti dikemukakan Mahfudz semua lembaga yang terkait Pe- usai rapat tersebut membacakan 6
Siddiq harus tetap aktif berperan milu, dari KPU, Bawaslu, DKPP, KPI, poin penting kesepakatan DPR dan
menjaga perdamaian dunia dan dan Kemenkominfo, untuk mem- pemerintah. Di antaranya adalah
sebagai observer di wilyah konflik bahas keterlibatan Lemsaneg. Dan mendesak pemerintah menye -
di belahan dunia. Sebelum disetujui pada 28 November 2013, Lemsaneg diakan satelit khusus pengamanan
DPR, Komisi I telah memeriksa berkas resmi mundur dari KPU tanpa kom- komunikasi di semua kementerian/
administrasi Moeldoko. Catatan pensasi apapun. lembaga, kantor perwakilan Indone-
harta kekayaannya dilaporkan ke sia di luar negeri, dan juga komuni-
KPK dan jejak karirnya sebagai TNI Heboh Penyadapan kasi VVIP. Cyber defence juga segera
dilaporkan pula ke Komnas HAM. diterapkan dan kontrol terhadap
Dan akhirnya, Jenderal Moeldoko Skandal penyadapan terkuak pada operator seluler yang dikuasai pe-
disetujui DPR menjadi Panglima TNI. November 2013, setelah Edward rusahaan asing juga akan dilakukan
Snowden mengungkap kepada du- secara ketat. (as) Foto: Wahyu/Parle.
nia internasional bahwa Amerika

KOMISI II

Mengawal Persiapan Menanggapi hal tersebut, (ASN), dan berharap RUU ASN bisa
WamenPAN&RB Eko Prasodjo men- diselesaikan ditahun ini. Dibulan
Pesta Rakyat gakui ketidakcermatan pemerintah ini juga Komisi II DPR meminta
saat verval tahap satu, ketidakcer- Mendagri untuk segera menerbitkan
Diawali Januari tahun 2013, Komi- matan itu menurut Eko, karena Perppu mengenai Pilkada.
si II DPR, melakukan RDP dengan keterbatasan waktu, anggaran dan
WamenPAN&RB, Kepala BKN, dan SDM sehinga menyebabkan banyak Di bulan kedua, Februari 2013,
Kepala BPKP, dalam rapat tersebut komplain atas data tersebut. Komisi II DPR dalam keseimpulan-
Komisi II DPR menilai Pemerintah nya saat RDP meminta Dirjen Duk-
tidak konsisten dalam melakukan Masih dibulan yang sama, Komisi capil dan KPU sinkronisasikan data
verifikasi validasi (Verval) tahap satu II DPR menyetujui pelaksanaan penduduk, hal ini merupakan ben-
data honorer yang dianulir pemerin- sosialiasasi Rancangan Undang- tuk kekecewaan Komisi II atas keti-
tah. Undang (RUU) Aparatur Sipil Negara daksinkronan data KPU Jabar, Jatim,

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 17


LAPORAN UTAMA

Pada Juni 2013, Komisi II DPR


m a m p u m e ny e l e s a i k a n s a l a h
satu Rancangan Undang-Undang
(RUU) Daerah Otonom Baru (DOB)
terkait pembentukan Kabupaten
Musi Rawas Utara di Prov. Sulawesi
Selatan hingga di sahkan menjadi
Undang-Undang pada Paripurna
DPR.

Lebih lanjut, masih di bulan Juni,


seluruh fraksi di Komisi II DPR ber-
sepakat untuk membahas RUU
Perubahan Atas UU No.23 Tahun
2006 tentang Administrasi Kepen-
dudukan, kesepakatan tersebut ter-
cipta saat Raker dengan Mendagri
Gamawan Fauzi. Menurut beberapa
fraksi revisi ini salah satunya berkai-
tan dengan KTP elektronik, dimana
semua fraksi meminta menghapus
Jateng, dan Bangkalan. Dalam acara sudah sejauh mana Program Sistem masa berlaku e-KTP yang hanya 5
ini ditemukan adanya selisih data Informasi Data Pemilih (SIDALIH) tahun dan menerapkan e-KTP yang
kependudukan yang cukup tinggi dapat membantu KPU untuk berlaku seumur hidup kecuali ada
antara Pemerintah Pusat, Pemerin- memutakhirankan data pemilih sari perubahan elemen data.
tah Daerah dan Komisi Pemilihan sisi kemanfaatannya.
Umum (KPU). Juli 2013, Komisi II DPR mendo-
Menanggapi pernyataan tersebut, rong dibentuknya peradilan perta-
Pada Maret 2013, Komisi II DPR anggota KPU Hadar Nafis Gumay nahan, menurut Wakil Ketua Komi-
melakukan pergantian pimpinan, menjelaskan, bahwa dalam rangka si II DPR Abdul Hakam Naja, saat
Politisi PDIP Arif Wibowo menggan- membantu penyelenggaraan mendampingi Ketua DPR Marzuki
tikan Ganjar Pranowo selaku Wakil Pemilu 2014 yang lebih berkualitas, Alie menerima wakil Masyarakat
Ketua Komisi II DPR, penggantian khususnya untuk menyediakan Desa Paya Bagas, dan Wakil Kelom-
Ganjar Pranowo dilakukan karena daftar pemilih, KPU memanfaatkan pok Tani Bandar Rejo, Desa Naga
saat itu ia tengah sibuk dalam pen- sistem informasi dan teknologi yang Kesiangan Sumatera Utara, Problem
calonannya sebagai Calon Gubernur dinamakan Aplikai Sistem Informasi sengketa pertanahan di Indonesia
Jawa Tengah. Data Pemilih (SIDALIH). “Sistem ini ini seperti gunung es, oleh karena
adalah sebuah sistem informasi itu saat ini DPR tengah membahas
Berkomitmen Kawal b e r b as i s te k n o l o g i ko m p u te r RUU Pertanahan ini.
(aplikasi) yang digunakan KPU untuk
Pemilu 2014 membantu petugas dalam proses “Dalam RUU Pertanahan yang
pemuktakhiran dan penyusunan diajukan kita memang mendorong
Selanjutnya, pada Mei 2013, Komi- daftar pemilih,”kata anggota KPU agar dibuat sebuah peradilan perta-
si II DPR dalam berbagai kesempatan Hadar Nafis Gumay. nahan khusus, dimana dalam pera-
rapatnya, berkomitmen akan terus dilan tersebut akan membicarakan
mengawal Pemilu 2014 dan me­ Fungsi ut ama SIDA L IH, ujar permasalahan tanah yang lebih
nyelesaikan tugas kedewanan pada Hadar Nafis, antara lain mencakup spesifik lagi dibanding peradilan
periode ini “Sebagai bentuk komit- konsolidasi data pemilih, pemilihan umum,”jelas Hakam.
men perwakilan rakyat di Parlemen, dan pemutakhiran dan sosialisasi.
Komisi II DPR berkomitmen akan te­ “Sampai saat ini SIDALIH membantu September 2013, dibulan ini,
rus mengawal dan menjaga prinsip proses pemutakhiran mulai dari Komisi II DPR meminta pengumu-
luber, jurdil sebaik-baiknya dalam analisis DP4, menggugah DP T man Daftar PemilihTetap (DPT) un-
Pemilu 2014,” kata Ketua Komisi II Pemilu terakhir, Sinkronisasi DP4 dan tuk di tunda ini dikarenakan Masih
DPR Agun Gunanjar saat RDP de­ DPT Pemilu terakhir, distribusi data banyak yang harus diverifikasi dan
ngan Dirjen Dukcapil Kemendagri. pemilih (model A.KPU) ke seluruh divalidasi, walaupun Sekjen KPU Ir-
KPU Kab/Kot a, dan menyusun man menyatakan 99% data DPT su-
Dibulan Mei ini juga, dalam RDP pemilih kedalam TPS (model A.0 dah akurat.
dengan KPU dan Bawaslu, Komisi II KPU,” jelasnya.
DPR meminta penjelasan KPU terkait Pergantian pimpinan Komisi II DPR

18 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


juga terjadi dibulan ini, posisi Wakil sudah bisa diambil alih oleh institusi menjelaskan secara keseluruhan,
Ketua Komisi II DPR dari PD Taufik pemerintah yang sudah ada, tolong lahirny a R U U p erubahan at as
Effendi di gantikan oleh Khatibul di-review lagi,” ujarnya. Ia menam- UU No.23 Tahun 2006 tentang
Umam Wiranu yang juga politisi bahkan, menambahkan tugas pokok Adminduk ini merupakan sebuah
Partai Demokrat antara KPU dan Lemsaneg ini sangat tonggak bagi terwujudnya data
berlainan. “Yang satu harus dibuka kependudukan yang lebih baik, guna
Oktober 2013, dalam RDP dengan yang satu undercover, jangan sam- proses pembangunan demokrasi
KPU dan Lembaga Sandi Negara pai dengan dalih pengamanan yang yang lebih baik bagi NKRI ini.
(Lemsaneg), Komisi II DPR menolak terjadi justru sebaliknya,” katanya.
kerjasama KPU dengan Lemsaneg Beberapa poin penting dalam UU
terkait pengamanan data pemilu, Mendekati akhir tahun, pada No- Adminduk ini diantaranya adalah
menurut salah satu Anggota Komisi vember 2012, produk monumental masa berlaku KTP yang selama ini
II DPR Gamari Sutrisno kerjasama ini dipersembahkan oleh Komisi II DPR, hanya 5 tahun. Dalam RUU ini, KTP
perlu dipertimbangkan karena justru dimana setelah dilakukan pemba- diberlakukan seumur hidup dan
akan menimbulkan kecurigaan. hasan secara marathon, revisi RUU dalam perubahan UU ini telah dia-
perubahan atas UU No.23 Tahun manatkan juga bahwa dalam pela­
“Apakah kerjasama yang ada ma- 2006 akhirnya disahkan pada Rapat yanan administrai kependudukan,
sih belum dianggap cukup sehing- Paripurna yang dipimpin oleh Wakil untuk mendapatkan semua jenis
ga harus libatkan Lemsaneg untuk Ketua DPR Priyo Budi Santoso. dokumen kependudukan tidak di-
amankan data pemilih? Jika ini tim- perkenankan lagi dipungut biaya
bulkan kecurigaan dan kemudian Menurut Wakil Ketua Komisi II kepada masyarakat atau gratis. (nt)
timbulkan kontroversi dan perannya DPR Arif Wibowo dalam laporannya Foto: Rizka/Parle.

KOMISI III
Berharap Komisi III pemerintah dapat menuntaskan seluruh anggota Komisi III. “RUU
Membuat Sejarah produk legislasi ini pada periode ini. ini akan jadi monumen bagi anda,
Tantangan utama adalah kesibukan syukur anda terpilih kembali pada
menjelang tahun politik 2014, saat periode akan datang. Kalau tidak
Akhirnya datang juga. Mirip judul sebagian besar anggota DPR harus anda sudah mencatat sejarah yang
tayangan program salah satu tele- mempersiapkan diri mengikuti pe- sangat monumental bagi negeri ini,”
visi swasta, tapi itulah yang ter- milu legislatif pada awal bulan April. ujarnya.
jadi saat naskah revisi RUU KUHAP Wakil Ketua Komisi III Aziz Syamsu-
(Kitab Undang-undang Hukum din menyuarakan optimisme, “Kita Kursi Panas
Acara Pidana) dan RUU KUHP (Kitab akan membentuk panja, bentuk tim
Undang-undang Hukum Pidana) perumus, tim sinkronisasi yang akan Fit and Proper Test
diserahkan Presiden kepada DPR. kita paralelkan dengan beberapa uu
Sebenarnya tim penyusun sudah yang kita bahas. Mudah-mudahan Sepanjang tahun 2013 Komisi III
dibentuk pemerintah sejak tahun pembahasan RUU Kejaksaan, RUU DPR melakukan beberapa kali uji
1981 lalu, tetapi ganti pemerintah MA, RUU KUHAP dan RUU KUHP kepatutan dan kelayakan terhadap
ganti kebijakan. Barulah akhir De- dapat kami selesaikan dalam peri- Calon Hakim Agung, Hakim Konsti-
sember 2012, saat reses, naskah itu odisasi 2009-2014 ini,” paparnya. tusi, Kapolri, Komnas HAM dan LPSK.
mendarat di DPR. Jadilah pada awal 7 Januari, komisi hukum ini memu-
tahun 2013 ketika persidangan dim- Awal Ok tober lalu seluruh lainya dengan uji penulisan makalah
ulai kedatangan naskah ini menjadi fraksi telah menyerahkan Daftar 12 orang calon hakim agung paket
perbincangan hangat anggota de- Inventarisasi Masalah (DIM), RUU pertama dari seharusnya 24 kandi-
wan. KUHP khususnya buku kesatu 1704 dat. Penekanan utama dalam setiap
DIM, buku kedua 1596 DIM dan fit and proper test adalah menemu-
“Ini peristiwa bersejarah bagi DPR RUU KUHAP 1169 DIM. Semuanya kan anak bangsa memiliki moralitas
dan bangsa, kita akan merevisi 2 diklasifikasi berdasarkan jenis dan integritas. “Kalau kapasitas kita
kitab UU yang menjadi sumber dari masalah diantaranya redaksional, tidak ragu karena semua kandidat
segala sumber kita dalam berprak- meminta catatan atau penjelasan. sudah berkarir sekian puluh tahun,
tek hukum,” kataAnggota Komisi III, Secara khusus anggota Tim ada yang praktisi dan akemisi,” jelas
Eva Kusuma Sundari. Sejumlah pihak Penyusun Draf RUU, Prof. Muladi Wakil Ketua Komisi III Al Muzammil
menyangsikan apakah DPR bersama memberikan dukungan kepada Yusuf.

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 19


LAPORAN UTAMA

Dalam setiap proses uji kepatutan anggota Komisi III dari FPDIP Ahmad Agustus itu berlangsung tertutup.
dan kelayakan keterlibatan publik Basyarah juga bersuara keras. “Kita putuskan rapat ini berlangsung
selalu menjadi menjadi perhatian. Ketika anggota lain menyebut tertutup karena kita ingin mencari
Sejumlah masukan yang diperoleh nama Sutarman seperti Superman, akar masalah sesungguhnya, jadi
dari LSM, mahasiswa dan komponen ia memilih penggambaran yang para Kalapas bisa bicara tanpa be-
masyarakat lain terbukti sangat berbeda. “Nama Sutarman menjadi ban,” kata Wakil Ketua Komisi III Al
membantu dalam mengeksplorasi Superman barangkali itu bercanda Muzammil Yusuf yang memimpin
kemampuan para calon. Kejelian tapi ini sangat penting. Nama jalannya sidang.
dalam memilih dan mengajukan Sut ar m an itu m e m an g h ar us
pertanyaan membuat sejumlah m enjadi Sup er man dan tidak Dalam pertemuan itu Anggota
kandidat gelagapan. Barangkali boleh menjadi ‘Setirman’ apalagi Komisi III dari FPG Nudirman Munir
meminta penjelasan terkait realisasi
pembangunan lapas dengan
anggaran sebesar Rp.1 triliun
sesuai Inpres no.1/2010. Ia juga
mengkritisi keputusan pemerintah
m en geluar k an P P no.99/2012
tentang Pengetatan Remisi untuk
narapidana korupsi, narkotika
dan terorisme dinilai tidak tepat.
Sejumlah temuan menunjukkan
kebijakan itu malah membuat
para napi menjadi frustasi karena
upaya mereka untuk berubah
menjadi lebih baik tidak mendapat
apresiasi. Menurutnya dalam UU
dijelaskan lapas adalah tempat
pembinaan bukan balas dendam.
Prinsip pembinaan kalau berbuat
baik akan ada reward, pengurangan
hukuman. Setelah PP 99, upaya
remisi diperketat sejumlah napi
menjadi hilang harapan, jadi agresif.
“Seharusnya kalau mau menambah
itulah sebabnya ada yang menyebut ‘Setorman’. Apakah itu ‘Setirmen’ efek jera beri hukuman maksimal
kursi di Komisi III ibarat kursi panas karena Kapolri yang mudah disetir 20, 30 tahun, seumur hidup kalau
bagi kandidat yang sering memakan oleh kepentingan tertentu, apalagi perlu,” tandasnya.
korban. Hakim Daming Sanusi K ap o l r i y an g m e nye to r p a d a
misalnya saat fit and proper test atasannya. Tidak boleh Sutarman Pertengahan Mei, publik
keseleo lidah, menyebut korban dan menjadi ‘Setirman’ atau ‘Setorman’ dikejutkan dengan beredarnya
pemerkosa sama-sama menikmati. tapi harus menjadi Superman,” laporan PPATK tentang seorang
Pengalaman lain juga dialami paparnya. anggota polisi berpangkat Aiptu
kandidat hakim konstitusi Dr. Djafar yang memiliki rekening gendut
Albram, SH yang salah menyebutkan Pengawasan dan Anggaran dengan jumlah total transaksi Rp.1,5
sila kedua dan keempat Pancasila. triliun. Ini mengingatkan banyak
Media dan publik menyoroti insiden Sepanjang tahun 2013, Komisi pihak pada temuan serupa yang
ini, sebagian menyampaikan aspirasi III banyak menyoroti permasalah­ sempat diekspos daftar perwira
agar meminta Komisi III untuk tidak an yang terjadi di Lembaga Pema- tinggi kepolisian yang juga terendus
meloloskan mereka. “Kami meminta syarakatan. Mulai dari sidak Wa- punya rekening gendut. Bedanya
DPR tidak meloloskan hakim Daming men Denny Indrayana dari lapas kali ini aparat korps Bhayangkara ini
Sanusi menjadi hakim agung karena ke lapas, temuan produksi ekstasi, lebih sigap, Aiptu LS yang bertugas
telah melukai perasaan rakyat,” kata pesta seks dan narkoba seorang di Papua segera ditangkap dan
juru bicara aliansi LSM STPA, Ilma bandar di lapas, kasus napi koruptor dijadikan tersangka. “Kalau dulu
Sovri Yanti. Belakangan 2 kandidat hilang malam pulang pagi sampai ada rekening gendut melibatkan
ini memang tidak diloloskan. kepada kerusuhan antar napi atau perwira tinggi, laporan PPATK itu-
dengan sipir. Untuk mengurai per- kan raib ditelan bumi. Ini jangan
Pertengahan Oktober, pada saat masalahan itu komisi hukum secara artinya kepolisian itu tumpul ke
uji kepatutan dan kelayakan calon khusus mengundang para Kalapas atas runcing ke bawah, harusnya
Kapolri Komjen Pol. Sutarman dari seluruh Indonesia. Rapat akhir azas kesetaraan perlu diperhatikan

20 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


jangan double standar. Sekarang ka yang saat itu masih Ketua Komisi. asasi. Tim Komisi III yang kemudian
begitu reaktifnya polisi, LS segera memeriksa laporan ini ke rumah
diinvestigasi dan ditetapkan jadi Pengaduan Publik sakit, langsung meminta aparat
tersangka,” kata anggota Komisi III segera memulangkan jenazah
Edi Ramli Sitanggang. Setiap hari Selasa, Komisi III selalu kepada keluarganya. Keluarga lain
mengupayakan untuk menerima yang juga menyampaikan aspirasi
Apresiasi diberikan kepada KPK pengaduan publik yang mendapat ke komisi hukum ini adalah ibunda
ketika berhasil menangkap tangan masalah dalam upaya mencari Raf fi Ahmad. Ia mengeluhkan
kasus suap yang dilakukan Mario keadilan. Kegiatan ini sekaligus penanganan kasus anaknya oleh
C. Bernardo pengacara dari kantor d al am ke r an gk a p e n g aw as an B N N y an g dis an gk a m e milik i
Hotma Sitompul kepada seorang terhadap kinerja aparat penegak psikotropika/zat katinona tidak
oknum pegawai MA, Djodi Supra- hukum, apakah mereka sudah sesuai aturan perundangan.
tman. Uang suap sebesar Rp.128 b e ke r ja d e n gan b e nar. A k hir
juta dalam amplop berwarna coklat Januari, mantan wartawan Metro Cukup panjang daftar pengaduan
berhasil disita. Ini membuat sang- TV Luviana mengadukan kekerasan publik yang telah disampaikan ke
kaan publik soal aksi mafia peradi- yang diperolehnya saat melakukan Komisi III sepanjang tahun 2013,
lan yang mengatur perkara di MA, aksi unjuk rasa bersama anggota termasuk Sanusi Wiradinata yang
benar adanya. Sejumlah anggota AJI (Aliansi Jurnalis Independen) melaporkan aksi mafia peradilan
komisi bersuara agar momentum ini di depan kantor Partai Nasdem di oleh seorang oknum pengacara.
digunakan untuk membongkar aksi Jakarta. Niat hati ingin menyerahkan Ia datang ke ruang rapat komisi
busuk para mafia pengatur kasus. rekomendasi dari Komnas HAM dan hukum membawa sejumlah bukti
Komnas Perempuan kepada Surya dengan pengawalan khusus 4 orang
Keprihatinan mendalam me - Paloh, pemilik Metro TV yang juga petugas dari Lembaga Perlindungan
nyeruak karena sepanjang Agustus pengurus partai Nasdem. Polisi Saksi dan Korban. “”Kita sepakat
lalu 4 polisi telah gugur dalam se- menurut mereka membiarkan kasus tidak ada tempat bagi mafia hukum
rangkaian aksi teror penembakan. kekerasan yang dilakukan oleh di negara ini. Mereka bergerak
Rasa duka sekaligus dukungan simpatisan partai itu. karena kita memberi ruang kepada
mengemuka dari ruang rapat Komisi penegak hukum untuk melanggar
bidang hukum ini. Kebijakan sejum- Pengaduan lain dat ang dari hukum. Jadi jangan halangi lagi
lah Polda untuk melengkapi ang- keluarga yang melaporkan jenazah pemberian sanksi bagi penegak
gotanya dengan rompi anti peluru terduga terorisme ditahan aparat hukum yang melanggar UU. Ini
didukung, namun yang paling pent- kep o lisian s amp ai 26 har i di perlu diatur dalam revisi RUU KUHAP
ing adalah menjaga moral force. ”Ini ruang jenazah RS Polri Kramat Jati dan KUHP,” demikian Nudirman
aksi teror yang harus dikalahkan, Jakarta. Kebijakan tersebut dinilai Munir. (iky) Foto:Wahyu/Parle.
moral force polisi perlu ditingkat- tidak sesuai aturan perundang-
kan,” begitu kata Gede Pasek Suardi- undangan dan melanggar hak

KOMISI IV
Pemerintah Perlu Jamin Untuk mencegah krisis pangan Komisi IV meminta penjelasan
Terwujudnya Kemandirian di Indonesia, ketahanan pangan Kementerian Pertanian mengenai
mutlak diperkuat, karena pangan progres program swasembada
dan Kedaulatan Pangan m e r u p a k a n ke b u t u h a n d a s a r dan swasembada berkelanjutan 5
manusia yang paling utama dan komoditas utama pertanian.
Memasuki tahun 2013 kekhawatir­ pemenuhannya merupakan bagian
an semakin parahnya krisis pangan dari hak asasi manusia yang dijamin “Intinya bisakah pada akhir tahun
menghantui sebagian besar nega- di dalam Undang-Undang Dasar 2014 mencapai swasembada dari
ra-negara di dunia, termasuk Indo- Negara Republik Indonesia Tahun 5 komoditas pangan tersebut, dan
nesia. Komisi IV Dewan Perwakilan 1945 sebagai komponen dasar kalau tidak bisa apa kendalanya,
Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk mewujudkan sumber daya serta tidak boleh terjadi fluktuasi
yang memiliki fungsi dan tugas bi- manusia yang berkualitas. harga di pasar,” kata Wakil Ketua
dang pertanian, perkebunan, ke- Komisi IV Firman Subagyo, kepada
hutanan, kelautan, perikanan, dan DPR mengharapkan Pemerintah Parlementaria, baru-baru ini.
pangan, menginginkan Pemerintah mencapai target swasembada 5
menjamin terlaksana dan terwujud- komoditas pangan utama yaitu padi, Untuk itu Komisi IV meminta Men-
nya kemandirian dan kedaulatan jagung, kedelai, gula dan daging, teri Pertanian untuk melaksanakan
pangan. sesuai dengan yang direncanakan. progres penyerapan anggaran un-

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 21


LAPORAN UTAMA

Begitu pula soal benih, Firman


memandang penting untuk me-
miliki prognosa penyaluran benih
bersubsidi, baik jadwal penyaluran
untuk setiap masa tanam, serapan
anggaran maupun total benih yang
disalurkan, agar pelaksanaan dan
penyaluran benih bersubsidi berja-
lan efektif.

Beberapa RUU berhasil disele-


saikan Komisi IV pada tahun 2013,
yaitu UU tentang Holtikultura, UU
tentang Pangan, UU tentang Per-
lindungan dan Pemberdayaan Pet-
ani, dan UU tentang Pencegahan
Pengerusakan Kawasan Hutan. Se-
mentara RUU yang tengah dibahas
adalah RUU Perkebunan, dan RUU
tentang Peternakan dan Kesehatan
Hewan serta RUU tentang Konser-
tuk persiapan kegiatan Kementerian 35,02%.Target produksi gula tahun vasi Tanah dan Air dalam tahap pe-
Pertanian 2013, persiapan panyalu- 2012 sebesar 2,66 juta ton dan pada nyusunan.
aran pupuk dan benih, serta progres tahun 2014 produksi mencapai 3,10
roadmap swasembada 5 komoditas juta ton dengan pertumbuhan ra- Terkait dengan pembinaan produk
pangan utama. ta-rata pertahun sebesar 4,53%. hortikultura local, Ketua Komisi IV
Sedangkan produksi daging sapi Romahurmuzy mendapatkan ke-
Berdasarkan Permentan, Pemer- ditargetkan tahun 2012 sebanyak luhan mengenai buruknya pembi-
intah menargetkan produksi padi 0,41 juta ton dan pada tahun 2014 naan sehingga tidak dapat bersaing
tahun 2012 sebanyak 67,82 juta produksi mencapai 0,53 juta ton dengan produk impor. Kondisi ini
ton dan mencapai 76,57 juta ton dengan rata-rata pertumbuhan per- diperparah dengan terjadi inkonsis-
tahun 2014 dengan rata-rata per- tahun sebesar 29,57%. tensi terhadap kontinuitas produksi
tumbuhan pertahun sebesar 3,64%. maupun mutu dan kualitas produk
Target produksi jagung sebanyak Sebagai penunjang swasembada holtikultura lokal yang dihasilkan.
18,86 juta ton dan pada tahun 2014 tersebut, Komisi IV berharap alokasi
produksi mencapai 20,82 juta ton pupuk sesuai musim tanam, dan Mengutip amanat UU No.13 Ta-
dengan rata-rata pertumbuhan per- segala keterlambatan serta harga hun 2010 tentang Hortikultura
tahun sebesar 3,33%. di atas Harga Eceran ter tinggi Pasal 46 Ayat (2), Ketua Komisi IV
(HET) tidak terjadi. Oleh karena menegaskan, Pemerintah dan atau
Komoditas kedelai ditargetkan itu alokasi pupuk dan benih perlu Pemerintah Daerah, berkewajiban
tahun 2012 sebanyak 1,10 juta ton mendapat pengawalan khusus, untuk melakukan pembinaan dan
pada tahun 2014 produksi menca- agar tepat sasaran dan tidak terjadi pengembangan kawasan hortikul-
pai 2,70 juta ton dengan rata-rata penyimpangan. tura. (as) Foto:Wy/Parle.
pertumbuhan pertahun sebesar

KOMISI V
Sejak tahun 2011-2014 timur. Selama ini pembangunan in- dalam meningkatkan pembangunan
Anggaran Infrastruktur frastruktur di kawasan tersebut se- di berbagai wilayah di Indonesia.
Capai Rp 755 Triliun lalu tertinggal dibandingkan dengan Karena keterbatasan anggaran
daerah lainnya. infrastruktur tentunya, pemerintah
Infrastruktur memegang peranan harus mampu mengelola pekerjaan
besar dalam mempercepat pertum- Ko n d i s i m e d a n y a n g s u l i t , infrastruk tur yang urgent dan
buhan perekonomian di Indone- anggaran yang minim, maupun soal memiliki dampak bagi masyarakat.
sia khususnya Indonesia kawasan teknis lainnya menjadi isu utama

22 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


“Kita mendorong segera mengelo- Direncanakan, Kementerian PU untuk pelabuhan laut.
la pekerjaan yang harus diselesaikan akan melakukan perbaikan irigasi
segera, dan Pemerintah pusat dengan luasan di bawah seribu hek- Untuk membangun bandar a
juga dapat melakukan intervensi tare (ha). Hal tersebut disebabkan dialokasikan dana sebesar Rp14
kekurangan anggaran daerah,” ujar kerusakan irigasi paling besar di triliun, kelistrikan mendapat alokasi
anggota Komisi V DPR Mulyadi ke- wilayah yang memiliki luasan itu. anggaran sebesar Rp288 triliun,
pada Parlementaria belum lama ini. Sementara alokasi anggaran untuk infrastruktur keairan Rp8 triliun,
perbaikan irigasi tersebut setara Rp telekomunikasi Rp102 triliun, serta
Saat ini, APBD memang terbatas 800 miliar untuk empat ribu desa lain-lain Rp13 triliun.
untuk pembangunan infrastruktur (setiap desa kurang lebih 50 ha).
karena itu, pemerintah pusat harus “Komisi V DPR RI akan terus mem-
melakukan intervensi se-
hingga memiliki multifier
efek. Ada daerah yang
memiliki potensi wisata
namun karena anggaran
infrastruktur minim jadi
wilayah tersebut tidak
tergarap secara maksi-
mal.

Komisi V DPR melihat


bahwa persoalan angga-
ran khususnya kabupat-
en banyak terserap untuk
biaya operasional. Berto-
lak dari pemikiran diatas,
Komisi Infrastruktur dan
perhubungan bersama
dengan pemerintah
menggelontorkan dana
infrastruktur dasar sebe-
sar Rp. 7.8 Triliun seperti
perbaikan infrastruktur
di desa, perbaikan em-
bung, maupun pemban-
gunan irigasi kecil.

Selain, itu perlu dilibatkan potensi Infrastruktur Terbesar berikan dorongan untuk terciptanya
warga sekitar sehingga muncul pelabuhan hub internasional atau-
semacam program padat karya, pun pembangunan infrastruktur
dimana dengan anggaran tersebut Berkat dukungan anggaran dari lainnya. Kita punya pelabuhan ban-
dapat meningkatkan taraf hidup 3.6 Komisi V DPR, pemerintah mengalo- yak tetapi tidak ada yang menjadi
juta orang kasikan anggaran infrastruktur dari kebanggaan luar biasa dan semua
tahun 2011-2014 mencapai Rp 755 harus dibawa ke Singapura padahal
Program infrastruktur yang diran- triliun guna mendukung Masterplan itu Negara yang kecil,”papar Wakil
cang dalam bentuk program per- Percepatan dan Perluasan Pemban- Ketua Komisi V DPR Muhidin Said
cepatan dan perluasan infrastruktur gunan Ekonomi Indonesia. dari Partai Golkar.
pemukiman dengan alokasi dana
Rp 250 juta per desa per kelurahan. Menurut Pemerintah, anggaran K husus p emb an gunan jalan
Kemudian, program percepatan sebesar Rp544 triliun berasal dari raya, Muhidin mengatakan, dirinya
dan perluasan sistem air minum pemerintah, dan sisanya Rp211 optimis jalan nasional pada tahun
untuk menambah layanan bagi 1,6 triliun dari kerja sama pemerintah 2014 akan mencapai 95 persen layak
juta penduduk serta percepatan dan swasta (Public Private Partnership/ namun itu hanya sejumlah 38.500
perluasan sumber daya air untuk PPP). Adapun alokasi pembangunan jalan Negara saja dibandingkan jalan
memperbaiki irigasi kecil di empat infrastruktur, sebesar Rp 143 triliun propinsi/kabupaten yang jumlahnya
ribu desa. digunakan untuk membangun jalan, lebih banyak dan kondisi yang tidak
Rp 138 triliun untuk membangun layak. (si) Foto:Ical/Parle.
jalur kereta api, dan Rp 49 triliun

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 23


LAPORAN UTAMA

KOMISI VI
yang melonjak tinggi. Namun, dag-
ing impor tak disambut pasar lokal
walau dijual Rp 70 ribu/kg.

Harga Kedelai Membumbung


Harga kedelai membumbung
tinggi, hingga para produsen tahu
tempe terkapar. Pada medio Agustus
harga kedelai mencapai Rp 10.000/
kg dari sebelumnya Rp 7.000/kg.
Komisi VI sempat menggelar rapat
kerja dengan Menteri Perdagangan
Inalum Jadi BUMN Merpati Dilokalisir membahas tata niaga kedelai.

Setelah kurang lebih 35 tahun Maskapai penerbangan plat merah Komisi VI selalu mengecam lang-
beroperasi di Indonesia, PT. Indo- Merpati akhirnya dilokalisir hanya kah impor kedelai yang dilakukan
nesia Asahan Alumunium (Inalum), melayani penerbangan ke wilayah pemerintah. Impor hanya langkah
akhirnya diambil alih menjadi BUMN Indonesia Timur. Komisi VI meminta jangka pendek. Komisi VI justru
sejak 1 November 2013. Tim dari 9 kepada Kementerian BUMN untuk meminta pemerintah mengajukan
kementerian yang dipimpin Menko membenahi manajemen Merpati solusi jangka panjang yang tidak
Perekonomian mengambil alih Ina­ yang terus merugi. Piutang pemer- bergantung pada impor, sehingga
lum. Persoalan sangat krusial di intah di Merpati akhirnya dijadikan secara perlahan kita bisa kembali
balik pengambilalihan ini adalah modal penyertaan. swasembada kedelai.
nilai buku yang belum disepakati
antara tim perunding Inalum dari Karena utang menumpuk dan Gula Rafinasi Merembes
Indonesia dengan pihak NAA. kerugian terus mendera, skala rute
pun diturunkan atau dipersempit ke Gula rafinasi (gula untuk industri)
Walau Inalum sudah diambil alih, rute-rute kawasan Indonesia Timur merembes ke pasar tradisional yang
ada selisih harga dari nilai buku saja. Namun, demikian Merpati tidak dikonsumsi masyarakat. Serbuan
yang belum mencapai titik temu perlu ditutup, karena keberadaannya gula rafinasi ke pasar konsumsi, telah
hingga pertengahan November sangat dibutuhkan oleh masyarakat merontokkan harga gula dari para
lalu. Pihak NAA semula mengklaim Indonesia Timur. Perlahan, Merpati petani tebu. Gula rafinasi jauh lebih
nilainya sebesar 626 juta USD, lalu diharapkan sehat kembali. murah daripada gula tebu. Dahulu
dikoreksi menjadi 558 juta USD atau harga gula dari petani di tingkat lelang
sekitar Rp 6,37 triliun. Pemerintah Daging Sapi yang Heboh sempat mencapai Rp 10.000 per kg.
pusat telah menyediakan dana Rp Lalu, turun menjadi Rp 8.900 per kg.
7 trilun dari APBN-P 2012 dan 2013 Pada April 2013 harga daging sapi
untuk mengambil alih Inalum. melejit mencapai Rp 100-110 ribu/ Harga Patokan Petani (HPP) pada
kg dari harga sebelumnya berkisar awal Oktober 2013 sempat turun
Kini, saham Inalum 100% dikuasai Rp 70-75 ribu/kg. Konsumsi daging di harga Rp 8.100/kg. Ini semakin
pemerintah pusat. Sementara Pem- menurun dan penjual daging mera- menyengsarakan pet ani tebu.
prov Sumut tetap diberi kesempatan na. Komisi VI menelisik tampaknya Komisi VI pada 8 Oktober lalu,
untuk membeli saham Inalum. Pada ada persoalan distribusi yang sen- sempat memanggil 11 produsen
17 Oktober lalu, Komisi VI mengun- gaja dimainkan oleh para spekulan. gula rafinasi untuk menghadiri rapat
dang seluruh bupati, wali kota, dan dengan BKPM, Dirjen Industri Agro
DPRD se-Sumut. Delegasi Pemprov Komisi VI sibuk memanggil ke- Kemenperin, Dirjen Perdagangan
Sumut ini dipimpin Wakil Guber- menterian terkait untuk mengklari- Luar Negri Kemendag, dan AGRI
nurnya Tengku Erry Nuradi. Mereka fikasi berbagai temuan di lapangan untuk membincang serius kasus
menuntut penguasaan saham In- menyangkut harga daging sapi. ini. Komisi VI meminta Kemendag
alum sebesar 58,88%. Pemerintah telah mengekspor dari menjatuhi sanksi pada perusahaan
Australia dan Selandia Baru seban- gula rafinasi yang sengaja menjual
yak 3000 ton untuk menekan harga produknya ke pasar konsumsi. (mh)
kebutuhan daging di dalam negeri Foto: Naefuroji/Parle.

24 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


KOMISI VII

Perjuangan Bangun selalu mendorong pemerintah


Kedaulatan Energi Nasional untuk m emb er ik an p er hat ian
penuh terhadap energi baru dan
terbarukan guna menggantikan
Sepanjang tahun 2013 ini, Per- energi fosil di masa mendatang.
soalan subsidi dan kelangkaan BBM
serta impor BBM selalu mewarnai Misalnya saja dalam Rapat Kerja
perdebatan di Parlemen, maupun (Raker) antara Menteri ESDM den- energi selain fosil memang selalu
media elektronik. Bahkan kerap gan Komisi VII DPR RI terkait fungsi diutarakan diberbagai Raker, RDP,
Komisi VII DPR berdebat sengit den- Pengawasan baru-baru ini, meng- maupun RDPU dengan pemerintah.
gan Pemerintah sampai pagi hanya hasilkan 8 (delapan) kesepakatan S e c ar a te g as Ko m i s i V I I D P R
untuk menentukan besaran subsidi dimana salah satu butir kesimpulan menyat akan dukungan p enuh
BBM, maupun listrik. tersebut berbunyi, Komisi VII DPR RI terhadap energi baru dan terbarukan
meminta ESDM untuk melakukan namun dukungan tersebut nyatanya
Perdebat an ter sebut s angat sinkronisasi kebijakan energi nasi- kurang mendapat respon positif dari
alot, pasalnya memang besaran onal dengan mempertimbangkan Pemerintah. Pasalnya kita ketahui,
subsidi berdampak langsung target penurunan emisi Indonesia cadangan minyak bumi Indonesia
terhadap APBN. Disisi lain defisit pada COP-15 Kopenhagen, de­ngan saat ini hanya tersisa 3,7 miliar barel
pun semakin besar yang harus melakukan pengkajian secara men- dan diperkirakan akan habis 10-11
segera ditutup oleh utang kita. dalam atas penggunaan energi nuk- tahun lagi. Bahkan, berdasarkan
Dibalik persoalan tersebut, sejatinya lir, energi baru dan terbarukan lain- proyek si hin gga 2019, jus tr u
kedaulatan energi nasional semakin nya. cadangan energi Indonesia akan
tergadaikan saat ini, karena itu, lebih banyak didominasi gas bumi.
disetiap pertemuan, Komisi VII Perhatian Komisi VII DPR terhadap

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 25


LAPORAN UTAMA

Anggota Komisi VII DPR da­ri Partai DPR dari PPP Tommy Adrian Firman katan anggaran penelitian, bahkan
Golkar Bobby A Rizal­dy mengatakan, menyatakan dukungan penggunaan dalam Raker dengan Menteri Ristek
kendala pengem­b angan energi energi nuklir untuk menghasilkan Gusti Muhammad Hatta meminta
baru dan terbarukan ada pada in- listrik. Dirinya menilai penggunaan anggaran tersebut didorong men-
frastruktur. “Potensi energi terbaru- energi nuklir untuk menghasilkan jadi satu persen dari Produk Domes-
kan seperti geotermal dan air yang listrik lebih murah dan tepat. tik Bruto (PDB) Indonesia.
sumbernya cukup jauh dari pusat “Artinya ngapain kita subsidi PLN
beban penggunaan energi. Untuk sampai 10 MW, berapa Triliun kita Seperti kita ketahui, anggaran
itu, diperlukan pengembangan ja­ terus rugi,” ujarnya. Ristek Indonesia selalu tertinggal
ringan infrastruktur untuk mengalir- dibandingkan dengan Ne gar a
kan energi itu ke pusat beban energi Subsidi yang dilakukan oleh tetangga lainnya. Bahkan anggaran
(konsumen). Langkah yang diperlu- pemerintah kepada PLN menurut- riset Negara Maju seperti Amerika
kan, antara lain, membuka sentra nya sudah sampai pada tahapan Serikat, Jepang sangat besar karena
industri baru untuk menyerap EBT, yang sangat mengkhawatirkan. itu dengan dukungan tersebut
sehingga bisa lebih ekonomis dan Setiap tahun DPR RI diajak rembuk diharapkan riset dapat memberikan
terus dikembangkan,”ujarnya. menentukan nasib subsidi PLN. kontribusinya dalam memajukan
Kelazim­a n tingkah pemerintah perekonomian Indonesia.
Menurutnya, untuk pembang­ demikian menurutnya sudah pada
unan infrastruktur energi baru dan tingkat tidak wajar, hal itu diperkuat Sementara Dewi Aryani (F-PDIP)
terbarukan, diperlukan alokasi ang- dengan satatemennya. “Daripada Mengharapkan Ristek dapat
garan melalui APBN serta penam- kita subsidi gila-gilaan lebih baik memberikan kontribusi terkait
bahan insentif bagi produsennya. bangun energi nuklir,” jelasnya. persoalan kedelai yang harganya
“Kami mengarahkan RI harus lepas melambung tinggi. “Kedelai tidak
dari ketergantungan terhadap en- Dana Riset Indonesia hanya soal bi­b it karena itu bukan
ergi fosil dan bisa mandiri,” ujarnya hanya soal teknis mikro tetapi
Bobby. Yang tidak kalah menariknya, bah- Ristek harus menjadi leader dalam
wa Komisi VII DPR juga memberikan memecahkan persoalan ini,”
Bahkan secara tegas, Anggota perhatian penuh terhadap pening- katanya. (si) Foto: Iwan Armanias/Parle

KOMISI VIII
Sepanjang tahun 2013 ini banyak baik itu malah dihentikan total Pengurangan Kuota Haji
hal yang sudah dilakukan dan pelaksanaanya.
terjadi baik di Komisi VIII DPR RI, Komisi VIII DPR RI bersama mitra
maupun yang berkaitan dengan “Yang salah kan oknum yang me- kerjanya, Kementerian Agama RI ga-
para mitra kerjanya. nyalahgunakan wewenang program gal melakukan lobi kepada Pemerin-
tersebut, tapi program pengadaan tah Arab Saudi terkait pengurangan
Pengadaan Al Quran Al Quran nya tidak salah. Jadi menu- kuota haji 2013. Pemerintah Arab
rut saya program yang bertujuan Saudi tetap pada keputusannya me­
Setelah sempat menghentikan mulia ini tetap harus dijalankan,” ngurangi 20 persen kuota haji setiap
pengadaaan program pengadaan tegas Jazuli yang ketika itu masih Negara termasuk Indonesia. Akibat-
Al Quran di Dirjen Bimas Islam berada di Komisi VIII. nya sekitar 42 ribu calon jemaah haji
Kementerian Agama untuk tahun gagal berangkat tahun ini.
anggaran 2012-2013 lalu. Pada tahun Jazuli menilai, hal tesebut agar
Anggaran 2013-2014 ini Komisi tidak timbul permasalahan di ma- Dijelaskan Wakil Ketua Komisi VIII
VIII menyetujui dan mendukung syarakat. Seperti timbul kecembu- DPR RI, Sayed Fuad Zakaria pada
kembali proyek tersebut. Dalam ruan di umat Islam dimana pemer- Senin (1/7) silam, pengurangan
RDP dengan Eselon I Kementerian intah tidak mengeluarkan dan kuota haji itu dikarenakan tempat
Agama pada selasa (19/2) lalu, mengedarkan kitab suci Al Quran, Tawaf yang berada di lantai 2 dan
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, sementara kita suci umat lain terus 3 sedang mengalami renovasi atau
Jazuli Juwaini mengatakan jangan dicetak dan diedarkan. Bahkan bu- perbaikan.
sampai karena nila setitik rusak susu kan tidak mungkin akan beredar Al
sebelanga. Artinya jangan sampai Quran versi lain yang isinya malah “Tempat tawaf dari lantai satu,
karena adanya penyalahgunaan jadi melenceng dari ajaran yang ada dua dan tiga per jam nya bisa me-
wewenang dari oknum terdahulu dalam Al Quran yang semestinya. nampung 84 ribu jemaah per jam-
membuat program yang bertujuan nya. Sedangkan lantai 2 dan 3 seka-

26 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


rang belum bisa digunakan karena Dijelaskan Sayed di Press Room anggota KPAI (Komisi Perlindungan
sedang dalam perbaikan. Semen- (9/7) lalu ke khawatiran tersebut Anak Indonesia) Periode 2013-2016.
tara untuk lantai bawah kapasitas- dikarenakan adanya pemahaman
nya hanya 22 ribu jamaah per jam. yang multi tafsir terhadap bebe­ Kesembilan nama yang terpilih
Jika dipaksakan, hal itu tentu akan rapa kalimat yang terdapat dalam menjadi anggota KPAI Periode 2013-
mengkhawatirkan keamanan ja- draft RUU KKG sebelumnya. Mi­ 2016 itu adalah Maria Ulfa Anshor,
maah haji,”jelasnya. Meski demiki- salnya kalimat “tanpa memandang A shrorun Ni ’am Sholeh, Maria
an, Komisi VIII meminta untuk tahun status pasangan hidup”. Maksud Advianti, Rita Pranawati, Susanto,
depan Indonesia bisa mendapatkan pasangan hidup disini sebenarnya Budiharjo, Putu Elvina, Erlinda dan
penambahan kuota haji sebagai adalah suami istri. Namun karena Titi Haryati.
kompensasi pengurangan kuota haji adanya pemahaman yang multi
tahun ini. tafsir, seolah-olah pasangan hidup “Alhamdulillah, setelah tiga hari
yang dimaksud juga termasuk gay kami menggelar fit and proper
RUU Keadilan dan atau lesbian. Dan Panja KKG sudah test kandidat anggota KPAI Periode
mengganti kalimat tersebut dengan 2013-2016, hari ini kami berhasil
Kesetaraan Gender kalimat lain yang lebih tegas dan memilih dan mengesahkan
jelas, “Pasangan suami istri”. Sembilan dari delapan belas nama
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI yang diajukan presiden untuk
yang sekaligus sebagai Ketua Panitia Sembilan Nama Anggota menjadi calon anggota KPAI. Ke
Kerja (Panja) Rancangan Undang- Sembilan nama terpilih itu tiga
U n d a n g ( R U U ) Ke a d i l a n d a n
KPAI Terpilih diantaranya incumbent, dan enam
Kesetaraan Gender (KKG), Sayed nama lainnya tokoh baru yang
Fuad Zakaria mengatakan RUU KKG Setelah melewati proses fit memiliki komitmen dan kapabilitas
tidak akan menganut paham liberal and proper test selama tiga hari, yang tinggi terkait perlindungan
sebagaimana yang dicemaskan oleh akhirnya Kamis (5/11) Komisi VIII DPR terhadap anak,” jelas Ketua Komisi
banyak pihak selama ini. RI telah memilih dan mengesahkan VIII DPR RI, Ida Fauziyah.
sembilan nama yang akan menjadi

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 27


LAPORAN UTAMA

Kemenag Harus Tertib “Sesungguhnya yang terlambat proses penanganan bencana pun
Ajukan Anggaran diajukan itu anggaran keseluruhan bisa lebih cepat.
Ke m e n a g, p a d a p e r te n g ah an
Februari 2013, itu dengan sendirinya “Kami menyarankan Pemerintah
Ketua Komisi VIII DPR RI, Ida Fauzi- membuat anggaran itu terblokir. Kabupaten Karo untuk segera
yah mengatakan tidak cairnya dana Sementara mitra Komisi VIII lain mengusulkan membentuk Badan
BOS dan gaji guru itu lebih dise- mengajukan persetujuan anggaran Penanggulangan Bencana Daerah
babkan karena keterlambatan dari di awal Desember 2012, ”Jelas Ida (BPBD). Ini sangat diperlukan
Kementerian Agama dalam menga- Fauziyah. untuk mengantisipasi terjadinya
jukan anggaran. Ditambah adanya hal - hal yang tidak diinginkan
ketidaksinkronan angka yang terte- Erupsi Gunung Sinabung atas peningkatan erupsi Gunung
ra dengan jumlah yang dibutuhkan, Sinabung. Termasuk kemungkinan
membuat Menteri Keuangan tidak Komisi VIII menyarankan Bupati terjadinya bencana alam lainnya
bisa mencairkan anggaran tersebut. Karo, Kena Ukur Surbakti untuk di masa mendatang,”ungkap Ida
Oleh karena itu dengan tegas Ida segera mengusulkan pembentukan saat mengunjungi lokasi pengungsi
meminta agar Kemenag kedepan BPBD (Badan Penanggulangan Ben- Erupsi G.Sinabung,Kamis (21/11)
lebih tertib dan lebih rapi lagi dalam cana Daerah) Karo. Jika Karo memi- lalu. (Ayu) Foto:Ayu/Parle.
membuat anggaran dan laporan. liki BPBD maka proses penyelamatan
dan pengambilan keputusan dalam

KOMISI IX
atau tidak tahu harus melaporkan
kasusnya kemana. Kasus kelalaian
medik yang terungkap umumnya
melibatkan pasien dari kelompok
ekonomi menengah atas. Pasien
miskin lebih banyak pasrah.

Banyaknya kasus dugaan kela­


laian medik yang terjadi di bebera­
pa rumah sakit di Indonesia yang
berujung pada kematian pasien ini,
Komisi IX DPR RI di awal tahun 2013
memanggil beberapa rumah sakit
yang diduga melakukan kelalaian
medik, antara lain RSAB Harapan
Kita, RS Medika Permata Hijau, RS
Santa Elisabet Medan dan RS Ibu
dan Anak Dedari Kupang.

Pemanggilan pihak rumah sakit


ini, menurut Ketua Komisi IX DPR RI,
Ribka Tjiptaning, merupakan bukti
komitmen DPR untuk membela hak
rakyat. Ia berharap, jangan sampai
Pemanggilan Rumah Sakit 88 pengaduan yang dapat diproses hak rakyat dipertaruhkan karena
Bukti Komitmen DPR Bela dan melibatkan 121 dokter. Dari 121 kepentingan segelintir pihak.
dokter itu, hanya 57 orang yang
Rakyat terbukti melanggar disiplin. Dari Aksi Bersama DPR dan
jumlah itu, hanya 26 dokter yang
Jumlah pengaduan dugaan dicabut sementara STR-nya.
Buruh Panggil Paksa
kelalaian medik (mal praktek) yang Meneg BUMN
masuk ke KKI (Konsil Kedokteran Masih banyak kasus malpraktek
Indonesia) hingga awal 2013 yang tidak terdokumentasikan Sebagai tindaklanjut ketidakhadir­
sudah 183 kasus. Namun, hanya karena keluarga korban tidak mau an Menteri Negara BUMN, Dahlan Is-

28 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


kan, dalam tiga kali undangan Rapat Negara (BAKN) DPR RI dalam telaah- Pemerintah Dinilai Lamban
Kerja Komisi IX DPR RI, pada 18 Feb- annya menemukan adanya penyim- Atasi Persoalan TKI
ruari, 27 Februari, dan 5 Maret 2013, pangan proyek pembangunan sara-
Komisi IX memutuskan memanggil na dan prasarana pabrik vaksin flu Kerusuhan pecah di KJRI Jeddah,
paksa Menteri Negara BUMN terse- burung yang mengakibatkan keru- hal tersebut disebabkan lambannya
but. Pemanggilan Meneg BUMN ini gian negara mencapai 600 miliyar pelayanan pengurusan surat terkait
terkait dengan masalah buruh dan rupiah lebih dari total anggaran Rp kebijakan pemutihan atau amnesti
ketenagakerjaan. 2,4 Triliun. yang diberikan pemerintah Arab
Saudi bagi warga negara asing sejak
Sikap Dahlan Iskan yang dianggap Berkaitan temuan tersebut, 11 Mei hingga 3 Juli 2013.
tidak peduli terhadap nasib buruh Komisi IX DPR RI membentuk Panitia
BUMN ini, membuat Ketua Komisi Kerja (Panja) Pengadaan Sarana Pem er int ah dinilai lamb an
IX, Ribka Tjiptaning mengajak se- dan Prasarana Pembuatan Vaksin mengatasi persoalan TKI di Arab
jumlah perwakilan buruh melaku- Flu Burung untuk Manusia. Panja Saudi. Loket pengurusan dokumen
kan aksi bersama dan menemui menemukan data yang berbeda hanya dibuka di KBRI Ryadh dan
pimpinan DPR untuk meminta du- antara Kementerian Kesehatan KJRI Jeddah. Akibatnya KJRI Jeddah
kungan Ketua DPR mengenai upaya dan Kementerian Keuangan terkait didatangi para TKI tidak hanya dari
pemanggilan paksa terhadap Men- anggaran pengadaan sarana dan Jeddah, namun dari wilayah lain
teri Negara BUMN tersebut. prasarana pembuatan vaksin flu seperti dari Mekkah, Madinnah,
burung tersebut. Taif, Khamis, Musaid, Najran, Baha,
Komisi IX DPR Optimis Tabuk, dan Jiran. K JRI Jeddah
Data Dirjen Anggaran Kemen­ membuka 12 loket dan hanya
Januari 2014 BPJS terian Keuangan, disebutkan pagu melayani 200 orang per hari.
Kesehatan Dilaksanakan anggaran untuk keperluan bantuan Padahal banyak TKI overstayer yang
untuk PT Bio Farma pada Tahun sebetulnya ingin pulang ke tanah
Komisi IX DPR RI optimis, 1 Januari Anggaran 2008 sebesar Rp 200 M air.
2014 Badan Penyelenggara Jaminan melalui BA 069. Sedangkan data
Sosial (BPJS) Kesehatan dapat dilak- Dirjen Pengendalian Penyakit dan 12 Rekomendasi Panja
sanakan. Walaupun pemberian kar- Penyehatan Lingkungan Kemenkes
tu Jaminan Kesehatan Masyarakat menyatakan anggaran pembangun­
Outsourching Bagi
(Jamkesmas) belum menyeluruh, an fasilitas vaksin flu burung pada Meneg BUMN
masih banyak masyarakat yang be- 2008 sebesar Rp 143.
lum mendapatkan kartu kepeser- Sebagai pertanggungjawaban
taan Jamkesmas. Komisi IX Minta Tutup politik Panitia Kerja Outsourch-
ing Komisi IX DPR RI untuk menye­
Sebagai persiapan pelaksanaan
Industri Tidak Berijin lesaikan masalah perburuhan di
BPJS Kesehatan, Kementerian Kese- perusahaan-perusahaan BUMN ke-
hatan didesak untuk segera melaku- Kasus penyekapan dan perbuda- pada para pekerja dan keluarganya,
kan verifikasi dan menyelesaikan kan buruh pabrik panci CV. Sinar menetapkan dua belas rekomendasi
permasalahan kepesertaan serta Logam di Desa Lebak Wangin, Ke- pada 25 Oktober 2013.
pendataan Jamkesmas di seluruh camatan Sepatan, Tangerang men-
wilayah Indonesia, serta melaku- jadi perhatian Komisi IX. Pasalnya, Rekomendasi yang salah satunya
kan terobosan dalam sosialisasi, perbudakan yang terjadi di CV Sinar menghapuskan praktek ousourch-
sebagai upaya optimalisasi cakup­ Logam diluar batas kemanusiaan ing tersebut, harus dilaksanakan
an pelayanan kesehatan terutama dan kasus ini terjadi dekat dengan dalam waktu lima belas hari ker-
pada masyarakat sangat miskin, Ibukota Negara Indonesia, Jakarta. ja oleh perusahaan-perusahaan
miskin dan rawan miskin lainnya. BUMN, dan apabila diabaikan maka
Disamping itu, Kemenkes diminta Komisi IX DPR RI mendesak Bupati Komisi IX DPR RI merekomendasikan
mempersiapkan fasilitas pelayanan Tangerang untuk mengambil lang- kepada Meneg BUMN untuk mem-
kesehatan di Puskesmas dan mem- kah tegas berupa penutupan terha- berhentikan Direksi BUMN yang ber-
perbanyak jumlah tempat tidur di dap perusahaan, UKM dan industri sangkutan.
RS milik pemerintah. rumah tangga yang tidak memiliki
ijin usaha dan mengeksploitasi pe- Untuk mengawal seluruh
Panja Vaksin Flu Burung kerja, agar tidak ada lagi kasus per- rekomendasi, Panja membentuk
budakan sebagaimana terjadi di CV. Satgas bersama Kemenakertrans
Temukan Data Berbeda Sinar Logam. dengan melibatkan per wakilan
Kemenkes dan Kemenkeu Serikat Pekerja Outsourching. (sc)
Foto: Rizka/Parle.
Badan Akuntabilitas Keuangan

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 29


LAPORAN UTAMA

KOMISI X

DPR Setujui RUU Dikdok UN 2013 Amburadul Nasional Pendidikan (BSNP) yang
nyaris tidak jalan.
Pekan kedua Juli 2013, akhirnya Penyelenggaraan Ujian Nasional
DPR RI menyetujui RUU Pendidikan 2013 Tingkat SMA dan sederajat Sementara itu, Anggota Komisi X
Kedok teran (Dikdok) untuk dinilai sangat semrawut. Banyak Jefirstson R Riwu Kore menyatakan
disahkan menjadi Undang-undang ke l u h a n d i a l a m at k a n ke p a d a Mendikbud harus bertanggung ja­
(UU). Jalan panjang RUU yang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan wab atas amburadulnya penyeleng-
mengatur langkah strategis bagi Moh. Nuh. Mulai dari pelaksanaan garaan UN tahun ini. Sedangkan,
p erkembangan dan kemajuan UN yang tidak serentak, penundaan Anggota Komisi X Dedi Suwandi
pendidikan kedokteran ini cukup pelaksanaan ujian di 11 provinsi, Gumelar meminta hasil UN 2013 di-
berliku, melewati 7 kali masa sidang ker tas ujian yang terlalu tipis, batalkan.
serta melibatkan Komisi Pendidikan hingga kurangnya kertas soal ujian.
dan Komisi Kesehatan. Menindaklanjuti hal ini, Komisi X Untuk mengetahui kondisi UN
langsung memanggil Mendikbud 2013, Komisi X juga melakukan
Dalam Pengambilan Keputusan membentuk Tim Panja Evaluasi UN kunjungan lapangan ke beberapa
Tingkat I, sembilan fraksi memberi- 2013. daerah. Di Maluku Utara, Komisi X
kan catatan. Dengan adanya UU Dik- menerima keluhan kertas jawaban
dok ini, diharapkan segala masalah Dalam beberapa kali Raker antara terlalu tipis. Di Kalimantan Timur,
yang berhubungan dengan pen- Komisi X dengan Mendikbud yang kertas soal malah di fotocopy. Wa-
didikan kedokteran dapat teratasi, digelar pada periode April 2013, laupun mendapat berbagai keca-
termasuk mewujudkan biaya pendi- beberapa Anggota Komisi X menge- man, Kemendikbud malah me­
dikan dokter yang lebih terjangkau cam atas karut marutnya UN 2013. nyalahkan perusahaan percetakan
dan belum meratanya jumlah dok- Anggota Komisi X Reni Marlinawati yang gagal dalam memenuhi kon-
ter dan dokter spesialis. bahkan mempertanyakan keabsa- trak kerja, sehingga mengakibatkan
han UN 2013, karena banyak aturan mundurnya jadwal pelaksanaan UN
Kementerian dalam Badan Standar di beberapa daerah.

30 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


DPR Setujui Pelaksanaan Anggota Komisi X Tak MOS Harus Hindari Kontak Fisik
Kurikulum 2013 Terlibat Kasus Hambalang
Masa Orientasi Siswa (MOS)
kembali memakan korban. Kali ini,
Komisi X DPR menyetujui pelak- Ketua DPR RI Marzuki Alie meneri- Anin­da Puspita (16), siswi SMK N 1
sanaan Kurikulum 2013 yang akan ma laporan audit investigasi proyek Pandak Bantul, pertengahan Juli,
dimulai pada 15 Juli 2013. Kuriku- Pusat Pendidikan, Pelatihan dan meninggal dunia saat mengikuti
lum yang direncanakan menelan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) MOS disekolahnya. Melihat hal ini,
anggar­a n Rp 829 miliar ini akan Hambalang tahap II dari Ketua Komisi X meminta kegiatan MOS
diterapkan di 6.325 sekolah. Dalam Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) jangan sampai menggunakan kon-
pandangan mini fraksi pada Raker Hadi Purnomo. Sempat beredar tak fisik, dan fokus pada membagi
dengan Mendikbud, 6 fraksi me- kabar, ada beberapa anggota Komi- wawasan dan pengetahuan.
nyatakan setuju, dan 3 fraksi masih si X yang terlibat dalam kasus yang
keberatan. merugikan negara sebesar Rp 463 Pengamanan Museum Harus
miliar ini.
Sebelumnya, Komisi X menilai Ke-
Berstandar Bank
mendikbud terlalu buru-buru dalam Namun, setelah Komisi X memba-
mengajukan Kurikulum 2013. Selain hasnya dalam rapat internal, laporan Kasus kehilangan artifak di Muse-
itu, masih banyak kalangan pendi- resmi Laporan Hasil Pemeriksaan um Sonobudoyo dan Museum Gajah
dik yang belum siap merubah Kuri- Investigatif Tahap II BPK itu tidak dalam kurun waktu 3 tahun terakhir
kulum Tingkat Satuan Pendidikan menyebutkan adanya pelanggaran sangat disayangkan Komisi X. Untuk
(KTSP) ke Kurikulum 2013. Bukan atau penyimpangan yang dilakukan itu, Komisi X meminta pengamanan
hanya konsep dan pelatihan guru oleh Komisi X dalam proses pemba- museum harus memenuhi standar
saja yang belum dipersiapkan se- hasan anggaran Kemenpora dalam mutu yang memadai, bahkan pen-
cara matang, bahkan anggaran pun APBN-P TA 2010, APBN TA 2011 dan gamanannya harus melebihi kuali-
berubah-ubah. APBN TA 2012. tas pengamanan di perbankan. (sf)
Foto: Naefuroji/Parle.

KOMISI XI

DPR Setujui Agus Jadi BI dalam hal pengendalian inflasi antara BI dan pemerintah terkait pe­
Gubernur BI serta menjaga kestabilan nilai tukar. ngelolaan perubahan nilai tukar dan
tekanan nilai tukar terhadap beban
Komisi XI Pilih Perry Warjiyo fiskal negara.
Rapat Paripurna  awal April 2013,
menetapkan dan menyetujui Agus
dan Hendar Sebagai Deputi Awal Juli 2013, Komisi XI kem-
Martowardojo sebagai Gubernur Gubernur BI bali melakukan fit and proper test
Bank Indonesia (BI), menggantikan kepada tiga calon usulan Presiden
Darmin Nasution yang telah pensi- Pertengahan Maret 2013, DPR untuk menggantikan Muliaman D
un. Sebelumnya, Agus menjabat se- mengesahkan Perry Warjiyo sebagai Hadad sebagai Deputi Gubernur
bagai Menteri Keuangan, dan akan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Bank Indonesia (BI). Tiga calon itu
menjabat Gubernur BI untuk peri- bidang pengelolaan moneter untuk yaitu Asisten Gubernur BI Hendar,
ode 2013-2018. Tak lama kemudian, menggantikan Deputi Gubernur Asisten Gubernur BI Mulya Siregar
Kepala BKPM Chatib Basri ditunjuk Budi Mulya yang sudah memasuki dan Direktur Eksekutif Departemen
Presiden untuk menjabat Menteri mas a p ensiun. Perr y b erhasil Pengelolaan Devisa Treesna Wilda
Keuangan. mengungguli koleganya Hendar Suparyono.
setelah serangkaian fit and proper
Sebelumnya, Komisi XI melaku- test di Komisi XI. Seminggu kemudian, dilakukan
kan pemungutan suara terhadap voting untuk memilih satu nama
pencalonan Agus. Dari 54 anggota Dengan terpilihnya Perry, Komisi dari tiga calon. Dalam voting terse-
Komisi XI, 46 orang mendukung XI memberi beberapa catatan dan but, Hendar mendulang duku­ngan
Agus, 7 tidak mendukung, dan 1 rekomendasi kepada Perry untuk sebanyak 24 suara, mengung-
orang abstain. Seiring penyetujuan memperjuangkan kepentingan na- guli Treesna W Suparyono yang
kepada Agus, Komisi XI memberi- sional dalam menjalankan tugas mendapat 18 suara dan Mulya
kan 14 catatan sebagai bekal untuk dan fungsi sebagai Anggota Dewan Siregar sebanyak 5 suara. Satu surat
Agus memimpin BI. Catatan itu di Gubernur BI. Komisi XI meminta suara tidak sah karena memilih dua
antaranya, terkait fungsi dan tugas Perry untuk memperkuat koordinasi nama.

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 31


LAPORAN UTAMA

Agus Joko Jadi Anggota BPK Sedangkan Eddy Rasyidin dan RAPBN 2014
Gunawan Sidauruk masing-masing
Pertengahan Juni 2013, Komisi XI 1 suara dari 56 anggota Komisi XI. Komisi XI dan Pemerintah pada
melakukan fit and proper test kepa- akhir Agustus 2013 akhirnya me-
da 22 calon anggota Badan Pemerik- OJK Aktif nyepakati sejumlah asumsi makro di
sa Keuangan (BPK) Pengganti Antar RAPBN 2014. Asumsi ini sedikit ber-
Waktu, untuk menggantikan Tau-
Per 1 Januari 2014 beda dengan usulan Presiden Susilo
fiqurrachman Ruki yang telah me- Bambang Yudhoyono pada Penyam-
masuki masa pensiun. Sebelumnya, Secara resmi Otoritas Jasa Keua­ paian Keterangan Pemerintah atas
dari 22 nama itu, Dewan Perwakilan ng­an (OJK) akan mengemban tugas RAPBN 2014 beserta Nota Keuang­
Daerah yang juga melakukan uji pengawasan, limpahan dari Bank annya, pada 16 Agustus 2013 lalu.
kepatutan dan kelayakan, terpilih Indonesia. Di penghujung 2013
tiga nama yang akan menjadi ba- ini, Komisi XI berharap OJK dapat Sejumlah asumsi yang disepakati
han pertimbangan Komisi XI, yakni bersiap-siap, dan nantinya dapat diantaranya; untuk pertumbuhan
Hekinus Manao, Eddy Rasyidin, dan memperkuat sistem keuangan In- ekonomi tahun 2014 ditetapkan
Rini Purwandari. donesia. Komisi XI akan melakukan sebesar 6,0 persen dan tingkat in-
pengawasan peralihan fungsi dari flasi 5,5 persen. Sementara itu, suku
Dalam rapat internal Komisi XI BI ke OJK, termasuk dukungan infra- bunga relatif disepakati sebesar 5,5
yang digelar seminggu kemudian, struktur dari pemerintah, setidak­ persen, dan nilai tukar rupiah sebe-
pemilihan diputuskan menggunakan nya dalam 3 tahun mendatang. sar Rp 10.500 per dolar AS. Asumsi
voting. Hasil voting memilih Agus nilai tukar ini lebih lemah diban­
Joko Pramono, dengan rincian Agus DPR dan Pemerintah dingkan usulan sebelumnya, yakni
mendapat dukungan 42 suara, Rp 9.750. (sf) Foto: Naefuroji/Parle.
Muchayat memperoleh 12 suara.
Sepakati Asumsi Makro

32 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


BAKN

Audit Hambalang II Anggaran Vaksin Flu Burung


Hasil audit BPK kedua untuk kasus Hambalang sangat Proyek pengadaan vaksin flu burung menuai banyak
ditunggu publik tak terkecuali DPR. Badan Akuntabili- kejanggalan. Anggarannya sudah muncul di Kementerian
tas Keuangan Negara (BAKN) DPR saat menerima hasil Keuangan. Ironisnya, Kementerian Kesehatan tidak
audit tersebut langsung menelaahnya. Sempat bere- mengetahuinya. BAKN sempat mengadakan pertemuan
dar informasi bahwa dalam dokumen resmi hasil audit dengan Kemenkes, Kemenkeu, BPK, dan BPKP. Proyek ini
BPK kedua untuk Hambalang itu, mencantumkan inisial sebenarnya sudah dimulai sejak 2008. Pada awal 2013
nama-nama anggota Komisi X DPR yang diduga terlibat kejanggalan demi kejanggalan itu diungkap oleh BAKN.
menyalahgunakan anggaran Hambalang. Ketua BAKN
Sumarjati Arjoso, menegaskan, tidak ada inisial apapun Tak tanggung-tanggung anggaran untuk proyek ini
seperti yang ramai diberitakan. Rp 1,4 triliun dengan desain anggaran multi years.
Kerugian negara hasil audit BPK yang diterima BAKN,
Hasil audit BPK yang resmi hanya ada satu. Dan doku- mencapai Rp 600 miliar. Parahnya lagi, PT. Anugerah
men hasil audit BPK tersebut walaupun diserahkan pula Nusantara, perusahaan pemenang tender, tidak
ke KPK tetap sama, karena tidak boleh ada perbedaan. jelas alamatnya. Di tengah jalan, anggaran proyek ini
Begitu Sumarjati sekali lagi menegaskan. Hasil audit ta- dihentikan.
hap II BPK untuk kasus Hambalang, mengungkapkan,
kerugian negara mencapai Rp 463 miliar. Anggaran Proyek ini melibatkan Biofarma, BUMN yang
Hambalang sendiri awalnya hanya single year sebesar sebetulnya tidak berhak mendapat proyek dari negara.
Rp 125 miliar. Kemudian menggelembung menjadi Rp Temuan kejanggalan diserahkan BAKN ke Komisi IX
2,5 triliun dengan sistem multi years. untuk dibicarakan di Panja. Dan BAKN pun meminta
kepada Pimpinan DPR untuk menyerahkan bukti
penyalahgunaan anggaran vaksin flu burung ini ke KPK.
Sejak diserahkan ke penegak hukum, kasus ini jalan di
tempat. Belum ada penahanan terhadap penanggung
jawab proyek ini. (mh) Foto: Wahyu/Parle.

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 33


SUMBANG SARAN

Mengkaji Kinerja
Parlemen Tahun 2013
(Poltak Partogi Nainggolan*)

Apa peran dan kinerja mencolok bosan atas kemandekan Putaran/ lebih rakyat Indonesia di masa de-
DPR sepanjang tahun 2013 ini? Per- Perundingan Doha (Doha Round) pan. Potensi nasional berupa nasib
tanyaan ini menjadi penting diaju- dalam beberapa tahun belakangan. komoditas seluruh sektor perdaga­
kan menjelang berakhirnya tahun Pada 2 dan 5 Desember, di Bali, DPR ngan internasional dan pemasukan
2013, untuk mengevaluasi dan me­ menjadi tuan rumah Konperensi devisa nasional darinya, dipertaruh-
ngukur sejauh mana capaian kinerja Parlemen ke-13 bersama WTO (PC- kan di fora PC-WTO, yang masukan-
parlemen nasional Indonesia selama WTO) tentang Perdagangan Bebas. nya kemudian dibawa dalam MC9.
setahun ini. Di banyak negara, teru- Setelah sebelumnya dilaksanakan Yang artinya, jika keliru atau tidak
tama negara maju, dengan praktek di Manila (Filipina) dan Hong Kong, berkualitas, akan menentukan nasib
demokrasi yang susah sangat ma- DPR kali ini bertanggung jawab negara dan bangsa ke depan, dalam
pan atau terkonsilidasi, pertanyaan mempersiapkan masukan bagi interaksi perdagangan antar-nega-
ini bersifat rutin, karena sudah men- prospek perundingan perdagangan ra, yang penuh taktik dan strategi
jadi bagian dari akuntabilitas politik bebas Konperensi Menteri WTO ke-9 terselubung yang cerdik, egois, dan
nasional. Di Indonesia, kita sudah (MC9) dari perspektif kepentingan bisa memperdaya di balik kampanye
harus terbiasa melakukan penilaian parlemen. Sungguh bukan sebuah slogan perlunya perdagangan bebas
ini, sebagai bagian dari kepedulian tugas yang mudah, karena ini me- dunia.
untuk terus memperbaiki kualitas nyangkut tugas menyusun masukan
praktek demokrasi menuju ke arah bagi parlemen sejagad anggota Uni Namun, di luar itu, Delegasi DPR
konsolidasi yang sesungguhnya. Parlemen Internasional (Inter-Parlia- menyadari kesepakatan perun­
Berbeda dengan pandangan analis mentary Union --IPU). dingan perdagangan bebas pasca-
yang menyimpulkan demokrasi In- Agenda Bali masih belum dapat
donesia sudah terkonsolidasi, pen- Namun, kendala dan keterbatasan dilepaskan dari upaya saling sandera
ulis berpendapat tidak demikian. keterlibatan mereka dalam mem- antar-negara demi memperjuang-
Demokrasi masih harus dibangun persiapkan materi masukan dapat kan kepentingan nasional mereka
ke arah konsolidasi, sebab tanpa diatasi dengan peran sistem pendu- masing-masing. Sebab, dalam ke-
diingatkan, dan bahkan dipaksa, kung permanen dan non-permanen nyataannya, di lapangan, masih ter-
kita masih sering lalai untuk selalu yang dilakukan Sekretariat Jenderal dapat upaya mempertahankan bea
melakukan penilaian kembali atas DPR melalui peran peneliti di P3DI masuk atas produk-produk strategis
apa yang sudah dilakukan sebelum- (Pusat Pengkajian dan Pengolahan mereka untuk bisa memperjuang-
nya. Hal ini yang menggagalkan kita Data dan Pelayanan Informasi) dan kan atau memperoleh pembebasan
mampu mempersiapkan rencana Tenaga Ahli di BKSAP. Peran para bea masuk atas produk-produk
kerja politik nasional baru menuju peneliti dan tenaga ahli menjadi ekspor mereka. Sebagai konsekuen­
ke arah yang lebih baik di tahun- sentral sebab eksistensi bersifat su- sinya, dibutuhkan hasil kesepakat­
tahun berikutnya. dah menjdi bersifat alternatif atau an perundingan perdagangan be-
pengganti mengisi kekosongan pe­ bas multilateral yang adil dan bisa
DPR dan PC-WTO ran anggota DPR dalam masalah mengikat banyak negara tanpa
substansial berupa memberikan diskriminasi, serta juga yang mem-
Dengan melakukan refleksi ke masukan yang menyangkut kepenti­ berikan manfaat bagi semua negara
perjalanan setahun ke belakang, ngan negara dan rakyat Indonesia di yang bersepakat dan terikat dalam
dengan melakukan flashback, masih fora internasional perdagangan be- kesepakatan, tanpa terkecuali.
segar dalam ingatan kita, DPR baru bas WTO. Pekerjaan ini tidak mudah
saja terlibat secara mendalam dalam dilakukan, apalagi oleh anggota DPR Delegasi DPR telah mengungkap-
perhelatan forum Organisasi Perda- yang terbatas pemikiran dan anali- kan bahwa akses ke pasar dan keun-
gangan Dunia (World Trade Organi- sis mereka. Begitu pula, tanggung tungan harus tersedia secara relatif
zation --WTO) bersama Kementerian jawabnya menjadi sangat berat, sama dan berimbang bagi para pe-
Perdagangan untuk mencari tero- sebab menyangkut nasib 230 juta mangku kepentingan di berbagai

34 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


belahan dunia. Sehingga, langkah dan intitusi pemberantas korupsi na- kerja sama antar-negara di kawasan
khusus tetap diperlukan bagi kelom- sional seperti KPK, bersma dengan yang lebih serius dalam pembekuan
pok-kelompok yang lemah dalam para pakar dan institusi akademik, aset koruptor yang telah dibawa ke
masyarakat, terutama di negara telah dilaksanakan di gedung DPR. luar negeri. Demikian pula, kepada
berkembang dan Less Developed para negara anggota telah diminta
Countries (LDCs), agar pendatang Melalui Konperensi SEAPAC di langkah pencegahan, dengan tidak
baru di pasar selalu dapat hadir, dan Medan, DPR telah memberikan mendukung up ay a p encucian
proses perbaikan kesejahteraan dan banyak masukan segar untuk pem- uang (money laundering) melalui
pengentasan kemiskinan dapat di- berantasan korupsi ke depan di berbagai jenis usaha baru yang
lakukan, sejalan dengan dinamisnya kawasan, terutama terkait dengan dilakukan para koruptor yang telah
praktek perdagangan global yang realisasi MLA (Mutual Legal Assis- melarikan diri itu. Pencegahan
berjalan. tance) dalam aksi pemberantasan dengan penolakan terhadap
korupsi. Seruan DPR agar negara- investasi uang haram tersebut
SEAPAC Medan negara anggota SEAPAC menunjuk- d i n e g a r a p e l a r i a n ko r u p t o r
kan komitmen mereka dengan seri- akan sangat membantu perang
Di bulan Oktober 2013, DPR telah us melaksanakan MLA di lapangan, membrantas korupsi. Yang juga
menjadi tuan rumah penyeleng- adalah untuk tujuan lebih efektifnya sama pentingnya adalah, bantuan
garaan Konperensi Anti-Korupsi berbagai tindakan menangani dan kerja sama untuk memulangkan
Anggota Parlemen Asia Tenggara melancarkan perang terhadap ko- para koruptor yang telah melarikan
(Southeast Asia Parliamentarians rupsi secara menyeluruh, termasuk diri ke luar negeri melalui kesediaan
Against Corruption –SEAPAC) di dengan aksi pencegahan (preven- melakukan ekstradisi.
Medan, yang menghasilkan tekad
dan strategi yang lebih realistik
dalam memerangi dan mencegah
korupsi di tingkat regional, melalui
apa yang disebut Deklarasi Medan.
Hal ini merupakan upaya lebih jauh
bersama dengan parlemen negara
di kawasan dalam perang melawan
korupsi secara lebih terkordinasi,
komprehensif, dan sistemik, de­ngan
melibatkan LSM internasional se­
perti Transparancy Indonesia seba­
gai bagian dari Transparancy Inter-
nasional yang bermarkas di Berlin,
Jerman. Ketua DPR, Marzuki Alie,
dan 2 pimpinan DPR lainnya, yaitu
Sohibul Iman dan Pramono Anung,
yang sangat peduli dengan upaya
pemberantasan korupsi melalui
parlemen, terlibat aktif memimpin
sidang-sidang SEAPAC di medan.
Langkah ini melanjutkan apa yang tif). Realisasi MLA ini penting agar Karena itulah, secara khusus, DPR
telah dilakukan Filipina --pelopor koruptor tidak dapat seenaknya lari telah mempertanyakan ketidakha­
gerakan anti-korupsi parlemen di ke luar negeri dan mencari perlin­ diran anggota parlemen Singapura
kawasan Asia Tenggara yang telah dungan di negara-negara yang dalam Konperensi SEAPAC di Me­
mendirikan National Chapter lebih tampak koperatif selama ini, de­ dan. DPR masih mempertanyakan
dulu-- dan Kanada, sebagai motiva- ngan menyediakan safe haven dan kerja sama Singapura di masa depan
tor gerakan anti-korupsi parlemen perlindungan yang nyaman, bah- untuk benar-benar mau membantu
di tingkat global. Sebelum pelaksa- kan untuk keluarganya. Berbagai dalam perang memberantas korup-
naan SEAPAC di Medan, DPR telah aset hasil jarahan mereka bertam- si di kawasan, khususnya terhadap
membentuk Sekretariat Nasional bah, dan tidak dapat dituntut dan negara-negara tetangga yang telah
(National Chapter) GOPAC, yang disita kembali melalui pengadilan, dirugikan dan menjadi korban dari
kepengurusan dan aktifitas sehari- sedang­kan para pelakunya tidak ter- para koruptor yang telah melarikan
harinya di lapangannya melibatkan snetuh sama sekai oleh aparat pene­ diri. Ketua DPR, Marzuki Alie, dalam
anggota DPR secara langsung. Ke­ gak hukum, terutama kepolisian. kesempatan itu telah mengingatkan
giatan seperti workshop atau semi- agar Singapura dapat memperlihat-
nar anti-korupsi yang produktif, Sehingga, dalam kesempatan kan sikap yang lebih maju, dengan
yang melibatkan aktifis anti-korupsi SEAPAC di Medan, DPR meminta tidak lagi menghubung-hubungkan

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 35


SUMBANG SARAN

ekstradisi para koruptor dengan


permintaan diijinkannya Singapura
melakukan latihan militer di tanah
Indonesia, di wilayah Pulau Suma-
tera. Dengan kata lain, Ketua DPR
mengharapkan Singapura bisa me­
ngambil langkah lebih maju de­ngan
tidak mengaitkan lagi ekstradisi
dengan perjanjian kerja sama per-
tahanan kedua negara.

Namun, ironisnya walau, di te­


ngah-tengah meningkatnya se-
mangat DPR dalam aksi pemberan-
tasan korupsi di fora internasional,
kasus-kasus yang melibatkan peran
anggota parlemen Indonesia dalam
korupsi di masa lalu dan, juga yang
baru, terkuak. Ini harus disadari se-
bagai konsekuensi sikap DPR untuk
membersihkan dirinya dari dalam,
termasuk soal tudingan keterlibatan ngungkapkan kegagalan pencapai­ yang dihadapi dunia dan Indonesia
anggota dewan dan fraksi dalam an sasaran penurunan angka kema- dewasa ini dan di masa depan. Na-
pembangunan gedung parlemen tian ibu melahirkan, kematian balita, mun, seperti haknya MDGs, tidak
itu sendiri. Hukum memang seperti kematian akibat penyakit AIDS//HIV adanya kesepakatan yang mengikat,
pedang bermata dua, yang harus dan penyakit menular TBC. Hal ini diperkirakan akan membuat SDGs
dikenakan pula terhadap diri send- belum termasuk, jika telah dilaku- bernasib sama dalam pemenuhan
iri. Sehingga, dengan terkuaknya kan pengkajian secara seksama, sasarannya, apalagi jika tenggat
kasus-kasus baru keterlibatan ang- perhitungan atas upaya penurunan waktu pencapaiannya dibuat sema-
gota DPR dalam berbagai tudingan angka kemiskinan nasional dan kin fleksibel.
perilaku korupsi, paling tidak, DPR dampak kerusakan lingkungan aki-
juga telah memperlihatkan dirinya bat pencemaran dan absennya pen- DPR dan Dunia Islam
masih memiliki niat dan tekadnya egakan amdal, serta terus terjadinya
untuk menciptakan good and demo­ praktek-praktek illegal logging dan Dalam fora internasional di ka-
cratic governance. illegal fishing, dengan pengeboman wasan, sperti Majelis Parlemen Asia
ikan, eksploitasi berlebihan, dan se- (Asian Parliamentary Assembly
DPR dan MDGs bagainya. --APA), DPR, melalui Grup Nasional-
nya, secara rutin mengirimkan de­
Menjelang berakhirnya target Tidak dinafikan bahwa kegagalan legasi dan menghadiri acara-acara
MDGs, yang akan selesai tahun pencapai target MDGs juga disebab- yang telah diagendakan dalam
2015, DPR, yang telah membentuk kan oleh target yang terlalu muluk. kalender tahunannya. Begitu pula
Panitia Kerja (Working Committee) Selain itu,kegagalan disebabkan dengan kegiatan Sidang Umumnya.
MDGs, melakukan evaluasi terhadap oleh kelalaian mengadopsi perspek­ Keterlibatan DPR, terutama Ketua
capaian yang telah diperoleh Indo- tif pembangunan berkelanjutan, DPR Marzuki Alie, cukup aktif, dan
nesia. Dengan diperkuat Tim Asis- sehingga degradasi lingkungan tidak memperlihatkan kecende­
tensi yang berintikan para peneliti dan meningkatnya ancaman atas rungan penurunan. Saling kunjung
dan tenaga Ahli BKSAP, kajian atas keamanan manusia terus terjadi. antar-delegasi tingkat tinggi kepar-
kemampuan capaian nasional telah Karena itulah, DPR, terutama komi- lemenan dengan negara pelopor
dilakukan. Kurangnya koordinasi si-komisi terkait, dan Panja MDGs, APA, Iran, terus berlangsung, se-
antara kementerian dan sektor- yang dipimpin ketuanya, Nurhaya- hingga poros Jakarta-Teheran tetap
sektor pembangunan dan lemah­ ti Assegaf, mendukung langkah menandai mesranya hubungn an-
nya komitmen pejabat dan aparat pemerintah mengkampanyekan visi tar-parlemen kedua negara. Hal ini
telah menyulitkan pencapaian di dan misi baru pembangunan glo­ juga membuktikan cukup suksesnya
lapangan. Kesannya para pemimpin bal, dalam apa yang disebut sebagai Iran membangun dan memelihara
tampak sibuk turun ke lapangan Sustainable Development Goals aliansinya dengan Indonesia me-
dan melakukan evaluasi pada saat- (SDGs). Dengan konsep ini, capaian lalui kekuatan parlemen, sebagai
saat akhir, menjelang berakhirnya pembangunan global yang hendak simbol legitimasi dan dukungan
pelaksanaan tahun anggaran 2012. dicapai tampak lebih realistik de­ rakyat kedua negara, dalam meng-
Adapun laporan yang diterima me­ ngan pemasalahan dan tantangan hadapi tekanan negara besar, AS

36 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


dan Barat, yang masih menekan seharusnya keberadaan, organisasi tas belaka, seperti sekedar hadir,
Iran untuk tidak mengembangkan atau perhimpunan parlemen seperti sehingga sering mengundang kritik
program pe­ngayaan nuklirnya un- APA dan PUIC adalah untuk mencip- tentang hasilnya, di tengah-tengah
tuk tujuan pembangunan kapasitas takan perdamaian dengan mencari biaya mahal untuk membiayai tiket,
militer. Tanpa disadari, DPR terus terobosan dan menawarkan resolusi uang harian, dan akomodasinya,
menari dalam irama gendang yang konflik di antara anggotanya dan terutama di saat nilai mata uang
dimainkan Iran. Bedanya, dalam negara di kawasan yang terjerat nasional, Rupiah, mengalami depre­
situasi saat ini, Suriah tidak ikut lagi, dalam siklus kekerasan tanpa henti. siasi.
karena krisis politik yang dihada­
pinya, khususnya terancamnya po- DPR dan Isu Terkini Terakhir, dalam perspektif hubu­
sisi Presiden Assad. Sehingga, troika ngan internasional, reaksi DPR tam-
kepemimpin­a n APA sudah tidak Sementara itu, dalam AIPA, tidak pak telat dalam menyikap masalah
eksis lagi, walaupun tanpa Assad juga tampak hasil yang lebih be- penyadapan para pejabat tinggi In-
pun, APA masih bisa eksis untuk rarti pasca-Sidang Umum di Brunei donesia oleh AS dan Australia. Se­
dijadikan kekuatan alternatif me­ Darussalam, menuju realisasi Ko- perti dalam menghadapi RRC, dalam
ngurangi tekanan negara besar AS munitas ASEAN 2015. Konektifitas menghadapi AS dan Australia, DPR
dan Barat atas Iran. Tetapi, mem- ASEAN masih bermasalah, begitu tidak siap dengan diplomasi koer-
buruknya hubungan Iran dan Arab pula kesenjangan tampak di sana- sif, penuh prasangka dan hipokrisi.
Saudi, yang juga anggota APA, seir- sini di antara negara anggotanya, Lagi-lagi, seperti menghadapi kun-
ing dengan memburuknya perseter- terkait dengan realisasi pilar poli- jungan. Presiden RRC, dalam meng-
uan kaum Sunni dan Syiah di Timur- tik dan keamanan, ekonomi, dan hadapi masalah penyadapan, DPR
Te­ngah, atau antara dua kekuatan sosial-budaya. Pilar ekonomi, dalam hanya mampu menunjukkan sikap
garis keras Al-Qaeda dan Hezbollah, hitung-hitungan angka prosentasi, reaktif dan menunggu. Padahal,
akan mengganggu prospek APA kesiapannya dinilai lebih baik, teta- seharusnya, parlemen harus bisa
di masa depan. Dengan kata lain, pi anggota seperti Indonesia pun, menunjukkan daya tawarnya, de­
hubungan harmoni antar anggota yang diketahui sebagai salah satu ngan menawarkan solusi yang jauh
APA akan mempengaruhi kekuatan pendiri ASEAN, kuatir dengan ke- lebih signifikan daripada yang telah
pengaruh APA yang diusung ber- mampuannya dalam mengimbangi diperlihatkan pemerintah. Lang-
sama antara parlemen Iran dan In- negara-negara anggota lainnya, kah inisiatif juga tidak boleh tidak
donesia. yang dinilai jauh lebih siap. Seda­ logis atau mengada-ada, misalnya
ngkan pilar politik belum dapat men- dengan niat melakukan kunjungan
Dalam fora yang lain, yakni Per- jamin para anggota ASEAN dapat ke Rusia untuk menemui Edward
himpunan Parlemen negara Ang- memecahkan masalahnya sendiri Snowden, tanpa tahu apa target
gota OKI (Parliamentary Union of dalam memelihara perdamaian dan yang hendak dicapai! Sedangkan
Organization of Islamic Countries stabilitas kawasan. Untuk urusan parlemen Jerman (Bundestag),
-PUIC), keterlibatan DPR tidak surut. Laut China Selatan, misalnya, ASE- bersidang secara serius menyikapi
DPR aktif mengikuti kegiatan PUIC AN masih tergantung pada peran masalah penyadapan terhadap Kan-
yang diadakan di negara anggota mitra dialognya, terutama negara selir Merkel, dan dengan kebijakan
manapun. Namun, kecenderungan adidaya AS. Yang lain, masih tidak yang dihasilkan mereka menekan
yang tampak serupa, DPR terlibat berdaya menghadapi tekanan RRC, Pemerintah Merkel agar dapat ber-
secara rutin saja, tanpa bisa mem- dan cenderung menjadi pembawa sikap lebih tegas pada Pemerintah
beri terobosan dan menawarkan pesan kepentingan RRC di kawasan. Obama.
pemecahan masalah atas persoal­ Keadaan ini tampak juga di dalam
an yang dihadapi negara anggot- tubuh AIPA. Padahal, secara sosial- Fungsi Pengawasan dan
anya. DPR dapat dikatakan melan- budaya, ASEAN harus diakui belum Legislasi
jutkan irama gendang Iran, dan tersosialisasi dengan baik sampai
dalam kenyataannya, PUIC dan tingkat akar-rumput. Karenanya, Dapat dilihat, dalam menjalankan
APA tetap mandul dalam konflik tidak banyak yang sudah dilaku- fungsi pengawasan, DPR sangat
Syria dan illegal trafficking in per- kan AIPA, terutama kontribusi DPR, agresif, tetapi, ironisnya juga, tetap
sons, yang mengalir dari kawasan dalam hubungannya dengan upaya tidak berdaya, selain karena terbe-
Timur-Tengah ke Australia melalui memperdalam integrasi ASEAN. ban dan disandera masalah korupsi
jalur transit Indonesia. Sementara, di tubuh para anggotanya, misal-
ironisnya, kekerasan sektarian antar Aktifitas DPR di fora yang lebih nya dalam menkan pemerintah SBY
kelompok Sunni dan Syaih meluas luas, tidak pernah ketinggalan, se­ untuk menuntaskan kasus Century
dan mening­kat frekuensinya secara perti dalam fora IPU dan organ-or- setelah 5 tahun dibahas di parle-
drastis. Sehingga, dapat dikatakan, gan subordinasi PBB. Tetapi, dapat men. Wajar saja, masyarakat belum
tiada hari tanpa aksi kekerasan, kor- dinilai, diplomasi, seperti juga akti- dapat dipulihkan kepercayaannya
ban manusia dan aksi balas dendam fitas di fora internasional yang lain- dan kuatir jika dalam perjalanan ke-
di negara mayoritas Islam. Padahal, nya, keterlibatan DPR hanya rutini- mudian, terjadi barter antar-fraksi

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 37


SUMBANG SARAN

di DPR dan partai, dengan pemerin- menghalau eksistensi Ormas asing legislatif dan presiden. Hal ini akan
tah yang sedang ditekan, sehingga di Indonesia yang dapat menikmati mengulangi keburukan DPR de­ngan
akan melemahkan penegakan hu- kebebasan politik yang maksimal inisiatif studi bandingnya yang tidak
kum di masa depan. Tidak heran dalam era sebelumnya. masuk rasional, namun tetap diter-
Kasus Century dikuatirkan meredup uskan, misalnya, studi ban­ding atas
dan menghilang dengan sendirinya Seiring dengan itu, pertanyaan nama, untuk kamuflase, kunjungan
secara perlahan, sering dengan dan keraguan yang sama diperli- kerja (ke luar ne­geri?), pada saat Si-
mendekatnya pemilu legislatif dan hatkan masyarakat, dengan nafsu dang Paripurna ke AS untuk RRU Ta-
presiden. DPR yang berlebihan untuk meng- nah dan Air, serta ke Finlandia untuk
golkan usulan pemekaran wilayah RUU Perkebunan, yang sulit dijelas-
Terkait dengan fungsi legislasi, dan pembentukan daerah otonom kan relevansinya. Demikianlah,
hal yang menonjol dengan kinerja baru (DOB). Tercatat, lebih dari 60 catatan singkat me­n genai kinerja
DPR adalah “kenekadan” DPR untuk RUU masuk ke DPR belakangan ini, DPR selam setahun ini, yakni 2013,
meloloskan RUU Ormas menjadi dan akan terus dibahas sampai masa yang sayangnya, masih ditutup
UU, sekalipun baru saja disahkan tugas para anggota DPR 2009-2014 dengan cacatan yang masih banyak
di Sidang Paripurna, langsung di berakhir. Padahal, pemerintah sebe- mengundang kritik.
bawa ke Mahkamah Konstitusi (MK), lumnya telah menyatakan kebijakan
untuk dilakukan judicial review. moratorium terkait dengan peme- ----------------
Akibat sikapnya yang seperti ini, karan wilayah, untuk mencegah
bukan tidak mungkin, masyarakat dampak negatif lebih banyak aki- *Prof. Dr. phil Poltak Partogi
pemilih akan menunjukkan bat pembentukan DOB yang dipak- Nainggolan, MA, adalah profesor
sikapnya yang kritis dalam pemilu, sakan. Mengingat begitu besarnya riset untuk masalah - masalah
dengan menghukum mereka biaya yang harus dikeluarkan ne­gara hubungan internasional di P3DI
yang dinilai tidak menghargai untuk membahas dan segera meng- Setjen DPR, menyelesaikan studi
aspirasi masyarakat dan kebebasan golkan semua RUU tentang ini, kri- dok toral di Alber t- Ludwigs-
berserikat. Selain itu, keraguan pihak tik masyarakat yang semakin sinis Universitaet Freiburg, Jerman. Ia
asing terhadap prospek konsolidasi bermunculan. Karya legislasi de­ adalah Kepala Bidang Pengkajian
demokratis di Indonesia menguat, ngan jalan pintas copy and paste ini P3DI, dapat dihubungi di pptogin@
sebab LSM asing menjadi incaran ditengarai kemudian se­bagai upaya yahoo.com
digolkannya RUU Ormas menjadi lain mencari pemasukan pri­b adi
UU, yang dapat mengganggu dan dan kas partai menjelang pemilu Foto: Tim Parle.

38 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


PENGAWASAN

 DPR RI sangat prihatin terhadap kasus


penyadapan yang dilakukan oleh Negara
Amerika Serikat dan Australia. Penyadapan
ini juga merupakan ujian bagi Indonesia di
dalam memaknai kedaulatan Indonesia di
hadapan pada Pemimpin dunia.

M
enurut Anggota kung langkah
Komisi I DPR RI Menteri Luar
Ac hmad D ae n g Negeri RI me-
Sere bahwa manggil Kuasa
penyadapan Usaha Ad Inter-
yang dilakukan Australia terhadap im Kedut aan
In don esia m er up ak an b entuk Besar Amerika
pelanggaran kedaulatan Negara A serikat dan
Kesatuan Republik Indonesia.  Duta Besar Australia sekaligus me- Snowden sebenarnya adalah data
minta penjelasan me­ngenai isu pe- NSA (National Security Agency)
nyadapan ini. atau Badan Keamanan Nasional
Amerika. Amerika Serikat, mengam-
Sebagai negara yang berdaulat, bil keuntungan dari penyadapan
Indonesia sepatutnya tidak terje- yang dilakukan melalui kedutaan
bak dalam kerangka pikir pragmatis besar Australia di beberapa negara
demi kepentingan diplomasi sema- termasuk di Indonesia.
ta, melainkan harus melihat sebagai
ujian kedaulatan bangsa Indonesia. Pemerintah Indonesia melakukan
penarikan Duta Besar RI di Canberra
“Indonesia harus menuntaskan dan penghentian tiga kerjasama
persoalan ini secara tegas, misalnya dengan Australia sebagai bentuk
Kepala Negara minta penjelasan protes at as penyadapan yang
langsung kepada kedua kepala dilakukan negeri yang berbatasan
negara tersebut sekaligus untuk langsung dengan Indonesia.
membangun kesepakatan baru
secara bilateral serta komitmen “ Seharusnya Presiden mengambil
“ Penyadapan yang dilakukan untuk menghentikan penyadapan suatu langkah diplomatik yang lebih
melalui kedutaan besarnya di negara lain,” jelas Daeng Sere.   keras untuk mengatasi masalah
Jakarta, merupakan persoalan serius penyadapan.  Presiden tidak ambil
dalam hubungan antar negara,” S ejak Pemerint ah Indonesia langkah yang keras, tetapi justru
kata Daeng Sere, Anggota Komisi I memastikan Australia menyadap memanggil pulang Dubes kita di
yang membidangi Pertahanan, Luar Presiden SBY, Ibu Negara Ani Australia. Mestinya pemerintah,
negeri dan Komunikasi, kepada Yudhoyono, Wapres Boediono dan usir Dubes Australia pulang ke
Parlementaria. pejabat tinggi lainnya, pusat protes negaranya,” tandas Daeng Sere.
ditujukan ke negara Australia.
Politisi dari PPP Daeng Sere meng­ Penyadapan merupakan pelang­
atakan bahwa Dewan mendu- D at a y an g dib o co r k an o l e h garan. Sebuah negara, kata Daeng,

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 39


Tiap tahun Australia
kelimpungan meng­
hadapi pengungsi yang
mencari suaka. Bila
hubungan bilateral ini
rusak, Australia akan
menjadi geger dengan
jumlah pengungsi. Tidak
ada pilihan, kecuali
Ausie meminta maaf dan
tidak mengulangi.

tidak bisa menggunakan fasilitas “Presiden tidak perlu khawatir situasi.” katanya.
kedataan untuk melakukan kegiatan akan ada tindakan balasan dari AS
mata-mata. “ Walaupun mereka maupun Australia karena ada alasan Menurut dia, penyadapan me­
membangun opini yang disadap untuk melakukan itu,” katanya. langgar hubungan bilateral dua
itu korupsinya dan akan serahkan negara bersahabat dan konvensi
ke KPK. Kalau itu dilakukan ya kita Pertama, AS dan Australia tahu internasional. Saat ini, hubungan
tunggu saja. Pada dasarnya itu tidak betul bahwa aparat intelijen mereka Indonesia dan Australia berada pada
bisa menjadi pembenaran untuk memang melakukan penyadapan. level tertinggi. Pemerintahan Abbot
melakukan kegiatan mata-mata di Buktinya hingga sekarang tidak ada juga dinilai semakin menguatkan
negara lain,” ungkapnya. tuntutan hukum terhadap der Spie- hubungan diplomatik dua negara.
gel maupun Sydney Morning Herald
Daeng Sere menegaskan kegiatan yang memberikan soal penyadapan Dia mengingatkan, tiap tahun
diplomatik harus tetap terbuka oleh AS dan Australia terhadap se- Australia kelimpungan menghadapi
diketahui banyak pihak. “Jadi salah jumlah negara termasuk Indonesia. pengungsi yang mencari suaka. Bila
besar jika Australia menggunakan hubungan bilateral ini rusak, Austra-
fasilitas kedutaannya untuk kegiatan Kedua, Indonesia banyak kepen­ lia akan menjadi geger dengan jum-
mata-mata. Masalah ini serius,” tingan, termasuk ekonomi, dari dua lah pengungsi. “Tidak ada pilihan,
ujarnya. negara tersebut, katanya. Ketiga, kecuali Ausie meminta maaf dan
pengusiran atas diplomat diharap- tidak mengulangi,” kata dia.
Penghentian kerjasama militer kan dapat menjadi tonggak untuk
yang dilakukan SBY, ujar Daeng Sere mengembalikan kepercayaan Indo- Selanjutnya kepada Pemerintah,
juga tidak berdampak. Bila ingin nesia dalam berhubungan dengan Daeng meminta Kementerian Per-
tegas, seperti disampikan mantan AS dan Australia. Pengusiran di­ tahanan, Badan Inteligen Nega-
Menkumham Yusril Ihza Mahendra plomat sepadan dengan kesalahan ra, (BIN), Lembaga Sandi Negara
yang  menyarankan Indonesia yang mereka lakukan. (Lemsaneg) untuk meningkatkan
menghentikan kerjasama terkait kinerjanya, sehingga kejadian
kepentingan utama Australia yakni Selain itu, Daeng Sere meng­ang­ seperti penyadapan dan hal yang
imgran gelap.” Kalau itu diputuskan gap pemerintah Australia tak serius mengganggu kedaulatan Indonesia
Australia akan kelabakan,” tuturnya. menyikapi protes penyadapan tidak terjadi lagi. 
Indonesia. Indikasinya adalah belum
Pengusiran Diplomat ada sikap resmi dari pemerintah Pemerintah juga harus memba­
Australia atas protes Indonesia ngun sistem yang bisa menangkal
Lebih lanjut, dijelaskan Daeng terkait penyadapan ini. penyadapan. “Kedaulatan negara
tindakan tegas Presiden, katanya, itu tidak hanya lewat fisik, tapi ke-
dapat berupa pengusiran diplo- “Saya tidak melihat indikasi pe­ daulatan negara itu harus dijaga
mat. Menteri Luar Negeri dapat merintah Australia menganggap juga melalui teknologi komunika-
meminta kepada Kepala Perwakilan persoalan ini serius, Pemerintah si,” papar Daeng Sere, politisi asal
AS dan Australia untuk memulang- Australia justru berdalih pemerintah Daaerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi
kan di­plomat yang melakukan pe­ setempat masih mengumpulkan Selatan I. (as) Foto: Wahyu/Naefuroji/
nyadapan itu. informasi. Ini semakin memperburuk Parle.

40 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


PENGAWASAN

Pemerintah Belum Mampu Sajikan


Data Kependudukan
Yang Valid
ra, Kementerian Dalam Negeri (Ke-
mendagri) menggunakan Sistem
Informasi Administrasi Kependuduk­
an (SIAK) sebagai basis data kepen-
dudukan.

Sementara itu menurut Anggota


Komisi II dari F-PKS Gamari Sutrisno
dengan adanya 2 sistem penghi-
tungan akan menghasilkan hasil
berbeda, “Adminduk menggunakan
sistem SIAK, sementara KPU meng-
gunakan SIDALIH. Kedua IT ini ber-
beda sistemnya, karena berbeda
maka tentu saja hasil penghitungan
DPT nya juga berbeda,” katanya.

Pemilu Legislatif 9 April dan Padahal pemerintah sudah meng-


habiskan anggaran negara sekitar
Pemilu Presiden 9 Juli 2014 Rp 5 triliun lebih untuk proyek e-KTP
sudah semakin dekat. Namun yang diyakini akan menyelesaikan
tahapan-tahapan persiapan yang problem utama kisruh DPT seperti
yang terjadi pada Pemilu 2009 lalu.
dilakukan Komisi Pemilihan Tapi megaproyek e-KTP itu sendiri
Umum (KPU) dianggap masih tak luput dari masalah.
meragukan. Wakil Ketua Komisi II DPR Khatibul
Umam Wiranu mengatakan, meski
bangsa ini sudah 58 tahun merdeka,
Yang paling disorot adalah tahap namun dalam urusan melakukan
pemutakhiran data pemilih, sebab pendataan penduduk yang valid,
tahapan ini merupakan tahapan negara ini masih belum mampu.
penting dalam proses penyelengga-
ran pemilu itu sendiri. Meski sudah “Namun kita harus memaklumi,
diumumkan, sejumlah kalangan di China saja membangun sistem e- Ia menambahkan, permasalahan
DPR dan partai politik meminta KPU KTP itu perlu waktu 20 tahun, sam- ini sebetulnya tidak akan terjadi ka-
memvalidasi kembali Daftar Pemilih pai seluruh warganya terdata, by lau KPU mengacu Data Penduduk
Tetap (DPT), karena berbagai ma- address, by name dan menjadi data Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang
salah klasik yang belum beres. Teru- akurat. Kalau kita kan baru mulai ta- di miliki oleh Dirjen Adminduk,
tama soal akurasi data pemilih. hun 2011 atau tepatnya 2010 pro- “Seharusnya dari awal KPU meng-
gram e-KTP,” ujarnya. gunakan referensi utama DPT itu
Alasannya, sejumlah pihak mene­ mengacu pada DP4 dari Adminduk,
mukan banyak kasus soal pemilih Kesimpangsiuran data pemilih ti- nah karena KPU menggunakan data
ganda, penduduk yang belum di- dak terlepas dari belum sinkronnya sendiri dan IT yang di pakai juga ber-
daftar, nama-nama fiktif, data-data data dari Komisi Pemilihan Umum beda dengan IT yang dipakai Admin-
lama yang belum diperbarui, dan (KPU) dengan data Kementerian duk, maka terjadilah masalah DPT
masih banyak soal dalam daftar pe- Dalam Negeri. KPU sebagai pe­ ini,” jelasnya
milih sementara yang diumumkan nyelenggara memanfaatkan aplikasi
KPU. Sistem Informasi Data Pemilih (SIDA- Pemutakhiran data pemilih harus
LIH) dalam pemilu 2014. Sementa- dilakukan dengan cara sinkronisasi

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 41


serta perbaikan struktur atas data unggulkan program masing-ma­ menyusun daerah pemilihan DPR,
serta dilakukan integralisasi sistem sing untuk data pemilih. “Mendagri DPRD dan kabupaten/kota.
data kependudukan antara pusat, mengandalkan Siak dan KPU sangat
provinsi sampai dengan kabupaten mengandalkan Sidalih makanya DPT Saya kira data SIAK bisa diper­
dan kota. tidak pernah sinkron,” ujarnya. sandingkan dengan data SIDALIH
y ang digunakan K P U, s amp ai
Jika KPU tidak ngotot meng­ dengan tiga hari menjelang Pemilu
gunakan program unggulannya, 2014. Jadi masih sangat cukup
kata Muhammad, kerumitan ini waktu dan saya kira publik tidak
kemungkinan dapat diminimalisir. harus memvonis bahwa ini kisruh
“Dan mengelola data yang didapat DPT,” kata Khotibul Umam Wiranu.
dari Kemendagri, persoalan DPT ini
bisa diminimalisir,” ungkapnya. Begitu, ia juga mengakui lam-
bannya penyandingan dua sistem
“Dalam peraturan perundang-un- administrasi kependudukan antara
dangan, KPU hanya menerima data sistem SIAK dan SIDALIH yang ber-
dari Kemendagri. “Lalu, memuta­ beda.
khirkan menjadi DPT, kan itu yang
diatur oleh UU, tetapi KPU menge- “Kalau kita lihat, sistem e-KTP ini
luarkan aturannya dengan mengu- kan dibangun dengan biaya Rp 5
sung Sidalih,” jelasnya. triliun lebih. Seharusnya dengan
sistem ini, semua departemen bisa
Lebih spesifik, Ketua DPR Marzuki menggunakan, termasuk penggu-
Untuk itu, ujarnya, dirinya me- Alie mengatakan ketidaksinkronan naan transaksi perbankan seperti
nyarankan, agar tim tekhnis KPU dan DPT yang terjadi karena KPU ternyata membayar pajak, listrik atau untuk
tim teknis Adminduk ini di integrasi- mengambil data DPT dari data DPT data BPS. Idealnya memang sistem
kan untuk melakukan pengecekan, Pemilukada dan data Pemilu sebelum- inilah yang dipakai untuk seluruh
“Kan masih ada waktu, karena nanti nya. Kemudian data itu oleh KPU dico- aktifitas resmi pemerintahan ter-
akan dimasukan kedalam Daftar Pe- cokkan langsung di lapangan. masuk didalamnya untuk mendata
milih Khusus, jadi yang belum ma- jumlah penduduk atau pemilih di
suk DPT bisa dimasukan kedalam Dari sini, jelas Marzuki, muncul Pemilu. Nah, masalahnya kan tiba-
Daftar Pemilih Khusus, dan ini ma- berbagai persoalan karena data tiba KPU nya bikin sistem sendiri un-
sih dimungkinkan untuk ditampung, KPU tidak sinkron dengan data tuk mendata pemilih,” jelasnya.
jadi Warga Negara yang belum ter- e-KTP dari Kemendagri. “Data e-KTP
catat dalam DPT itu bisa dimasukan itu sebetulnya sudah cukup valid Terlepas dari itu, politisi dari Partai
kedalam Daftar Pemilih Khusus, dan karena dengan e-KTP tidak mungkin Demokrat itu juga mengakui bahwa
jika selama ini dilakukan dengan satu orang yang sama bisa memiliki permasalahan DPT sangatlah dina-
benar saya kira tidak akan timbul dua NIK. Data itu kan termasuk data mis. Ia mencontohkan, misalnya
masalah,” tegasnya. sidik jari dan retina mata, sehingga hari ini ada orang meninggal dunia,
tidak mungkin orang bisa memiliki maka orang yang meninggal dunia
Ia menegaskan, seharusnya ke- NIK lebih dari satu. Kalaupun ada yang usianya di atas 17 tahun itu,
senjangan data dan perbedaan upaya membuat dua NIK, dengan akan menyebabkan jumlah DPT
verifikasi dalam pemuktahiran yang menggunakan nama lain atau berkurang. Tetapi, pada hari yang
bersumber dari Kemendagri kepada alamat lain, maka dengan data sidik sama, saat ada yang meninggal du-
KPU atau sebaliknya tidak akan ter- jari dan retina tidak mungkin bisa nia, ada anak yang sudah genap 17
jadi dalam Pemilu 2014 seperti yang terjadi,” kata Marzuki di Gedung tahun sehingga dia berhak memiliki
terjadi pada Pilkada di berbagai dae- DPR, Jakarta. hak pilih.
rah,” ujarnya.
Meski begitu, tugas Kemendagri “Disinilah kedinamisannya, karena
Hal ini juga diamini oleh Ketua bukanlah penyelenggara Pemilu, dimana pun diseluruh dunia ini,
Bawaslu, Muhammad. Pihaknya tetapi lebih pada mensuppor t tidak ada negara yang memiliki
mengungkapkan sebenarnya yang sistem kepemiluan. Sebab, Un- daftar pemilih tetap yang akurat,
menjadi akar persoalan kisruh DPT dang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 bahkan di negara maju saja yang
pada pemilu 2014 karena KPU dan mengamanatkan pemerintah dan tingkat akurasinya sudah baik, saya
Kemendagri tidak duduk bersama pemda menyediakan data kepen- kira tidak akan bisa selalu pasti
dalam menyusun DPT. dudukan dalam bentuk daftar agre- namun memang selalu dinamis,”
gat kependudukan dan data WNI ujarnya.(nt) Foto: Rizka/Parle.
Menurut dia, kedua lembaga yang bertempat tinggal di luar ne­
tersebut, terlihat saling meng­ geri sebagai bahan bagi KPU untuk

42 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


LEGISLASI

Kinerja Dewan Harus


Lebih Maksimal
Di Bidang Legislasi (Perundang-undangan), Dewan sering mendapat kritik dari
masyarakat karena rendahnya produk Undang-Undang yang dihasilkan. Dan Dewan
sendiri memahami terhadap kritikan masyarakat ini.
Namun demikian, kata Marzuki
lagi, sebagaimana amanat konstitu-
si, mengharapkan DPR memberikan
yang terbaik dalam usaha menyele-
saikan berbagai hambatan tersebut.

Tahun 2013 ini, Dewan telah


menetapkan Program Legislasi Na-
sional RUU Prioritas 2013 berjum-
lah 75 (tujuh puluh lima) RUU dan
5 (lima) RUU Kumulatif Terbuka.
Dari jumlah tersebut, 16 RUU telah
disahkan menjadi UU.

Sampai dengan masa persidangan


III Tahun Sidang 2013-2014 ini, ada
36 (tiga puluh enam) RUU yang
sudah memasuki Pembicaraan
Tingkat I, 29 (dua puluh sembilan)
RUU diantaranya telah mengalami
perpanjangan waktu pembahasan.

Kesempatan perpanjangan waktu


diharapkan digunakan secara opti-

N
amun, menurut Ketua DPR mal oleh Pansus, Komisi dan Baleg
RI, Marzuki Alie dalam untuk dapat menuntaskannya, an-
pidatony a p ada R ap at Tahun 2013 tara lain RUU tentang Desa dan RUU
Paripurna Pembukaan Masa Sidang ini, Dewan telah tentang Perubahan UU Nomor 30
II Tahun Sidang 2013-2014, 18 menetapkan Program Tahun 2004 tentang Jabatan No-
Nopember 2013 lalu, masyarakat taris.
juga perlu memahami bahwa fungsi Legislasi Nasional RUU
perundang-undangan dilaksanakan Prioritas 2013 berjumlah Disamping 36 (tiga puluh enam)
oleh dua lembaga, yaitu DPR dan 75 (tujuh puluh lima) RUU tersebut, terdapat 65 (enam
Pemerintah. puluh lima) RUU Kumulatif Terbuka
RUU dan 5 (lima) RUU yaitu RUU tentang Pembentukan
Seringkali proses pembahasan Kumulatif Terbuka. Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota
suatu Rancangan Undang-Undang yang sedang ditangani oleh Komisi II.
(RUU) tidak berjalan mulus, karena
Dari jumlah tersebut,
ketidaksepahaman atas materi- 16 RUU telah disahkan RUU Kumulatif Terbuka lainnya
materi perundangan, baik antara menjadi UU. sebagai akibat putusan Mahkamah
DPR dengan Pemerintah maupun Konstitusi, yaitu RUU tentang Pe-
di internal Pemerintah, khususnya rubahan UU Nomor 27 Tahun 2007
untuk RUU yang berasal dari DPR. tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 43


LEGISLASI

penentuan alat kelengkapan Dewan sendiri begitu sangat kuat, teruta-


yang menanganinya. Pembahasan ma saat membahas RUU Pilpres. Ke-
Perppu tersebut diharapkan selesai pentingan politik mewarnai dalam
dalam Masa Sidang II ini. setiap pembahasan. Selama ini, kata
Dimyati, kemacetan itu terjadi pada
Sesuai dengan ketentuan UUD pembahasan, bukan pada ranca­
Negara Republik Indonesia Tahun ngannya.
1945, kewenangan Dewan ter-
hadap Perppu adalah memberikan Politisi Partai Persatuan Pem­ba­ng­
persetujuan atau tidak memberikan un­an ini berharap, RUU yang ada
persetujuan, tanpa melakukan pe- segera diselesaikan pembahasan-
rubahan terhadap substansi Perpu nya. Kepentingan-kepentingan
yang telah ditetapkan oleh Presiden. institusi atau kelompok dikesam­
pingkan dulu. Kepentingan nasional
Menjelang akhir tahun 2013, harus diutamakan. Agar rakyat In-
dalam Masa Sidang II yang relatif donesia punya payung hukum yang
pendek, Dewan hanya memiliki 25 mengatur kehidupan rakyat dengan
(dua puluh lima) hari kerja sampai tertib dan adil.
dan Pulau-Pulau Kecil, dan RUU ten- dengan 20 Desember 2013. Dewan
tang Pengesahan Konvensi Interna- harus mengoptimalkan pelaksanaan Begitu banyak kepentingan politik
sional tentang Penanggulangan Tin- fungsi-fungsi dewan, utamanya mewarnai pembahasan RUU, kata
dakan Terorisme Nuklir. fungsi legislasi. Dimyati, mungkin pada awal me­
ngusulkan tidak terpikir kemungki-
Selain itu, ada 29 (dua puluh “Sedikitnya jumlah RUU yang nan-kemungkinan perubahan yang
sembilan) RUU yang sedang dalam telah disahkan Dewan, bukan ber­ terjadi termasuk tidak terpikir im-
pro­ses penyusunan dan perumus­ arti RUU lainnya belum diapa- pact, outcome, dan benefit dari se-
an, dan beberapa RUU yang su- apakan. Belum selesai itu, artinya buah UU itu.
dah disampaikan kepada Presiden, masih dalam pembahasan di tingkat
menunggu penunjukkan menteri I atau di Tingkat II,” kata Wakil Ketua Seperti pada pembahasan RUU
yang akan menanganinya. Badan Legislasi DPR RI (Baleg), Ah- Pertembakauan terjadi tarik ulur.
mad Dimyati Natakusumah pada Orang Jateng setuju karena ada
Pada saat Masa Reses Masa Persi- parlementaria. petani tembakau, orang Jatim setuju
dangan I Tahun Sidang 2013-2014 karena ada petani tembakau. Tapi
kemarin, Pimpinan Dewan juga Alotnya pembahasan RUU di De- ada juga orang-orang yang tidak
telah menerima Peraturan Peme­ wan, kata Dimyati, karena adanya setuju. Selesainya pembahasan RUU,
rintah Pengganti Undang-Undang tarik ulur kepentingan. Seperti pada juga tergantung dari kesepakatan.
(Perppu) Nomor 1 Tahun 2013 ten- pembahasan RUU Parpol, RUU Pil-
tang Perubahan kedua atas Undang- pres, RUU KPK, RUU Pertembakauan. Keberadaan Tenaga Ahli di semua
Undang Nomor 24 Tahun 2003 ten- Belum lagi, tarik ulur antara Peme­ Alat Kelengkapan Dewan yang me-
tang Mahkamah Konstitusi. rintah dan DPR terkait substansi dan miliki kompetensi, dinilai cukup
pasal-pasal. “Banyak sekali hal-hal baik oleh Dimyati. Namun perlu di­
Perppu ini akan dibahas dalam lain, teknis dan non teknis,” ujarnya. tambah jumlahnya. Karena menu-
r apat Badan Mus yawar ah un - rutnya banyak sekali produk yang
tuk pengaturan penjadwalan dan Polemik yang terjadi di Baleg harus diselesaikan.

Sedikitnya jumlah
RUU yang telah
disahkan Dewan, bukan
berarti RUU lainnya
belum diapa-apakan.
Belum selesai itu,
artinya masih dalam
pembahasan di tingkat I
atau di Tingkat II”,

44 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


Di tahun politik dan di sisa waktu selalu menargetkan RUU Prioritas dewan tahun 2013 belum maksimal.
Periode Anggota DPR RI 2009-2014, setiap tahun begitu tinggi namun Tapi itulah capaian yang ada.
Dimyati menegaskan kinerja Dewan pencapaiannya rendah. Mudah-mudahan di 2014 ini bisa
harus lebih dimaksimalkan. “Karena kejar target. Supaya lebih banyak
di tahun politik seperti sekarang Ditegaskan Dimyati, target me- lagi produk yang diselesaikan,
banyak hambatan-hambatan mang harus lebih besar. Jika tar- karena masyarakat menunggu tapi
tertunda yang disebabkan karena getnya pesimis malah bahaya. “Kita tentunya yang berkualitas bukan
banyak Anggot a Dewan lebih harus tetap optimistis. Pencapaian- yang asal jadi.
banyak ke Daerah Pemilihannya pencapaiannya tinggal dikejar. Tidak
untuk kepentingan politik ke depan. bisa serta merta target banyak ha- “Kalau asal jadi bisa di uji materi,
Jadi sepertinya tugas kenegaraan rus selesai semua, tidak seperti itu,” di judicial review di MK. UU yang
terlupakan,” papar Dimyati. tegasnya. dihasilkan harus harmonis, bulat,
dan mantap, juga harus konstitu-
Ketika ditanya, mengapa Dewan Menurutnya, kinerja legislasi sional,” imbuhnya. (sc) Foto: wy/Parle.

DPR PERLU PROSES LEGISLASI YANG


FOKUS DAN SELEKTIF DALAM SEDIKIT
WAKTU YANG TERSISA
Oleh: Ronald Rofiandri
Direktur Monitoring, Advokasi, dan Jaringan
Pusat Studi Hukum & Kebijakan Indonesia (PSHK)

Masa bakti anggota DPR periode 2009-2014 tersisa dengan kepentingan partai politik dalam kelembagaan
kurang dari satu tahun. Banyak Anggota DPR juga DPR. Salah satunya adalah materi pembahasan tentang
semakin sibuk dengan agenda persiapan Pemilu 2014. keberadaan fraksi di DPR. Ketentuan mengenai fraksi
Apalagi hampir seluruh anggota DPR sekarang kembali seharusnya menjadi salah satu sasaran revisi UU MD3,
mencalonkan diri. terutama mengenai dasar pembentukannya. Penen-
tuan mengenai syarat atau kriteria pembentukan dan
Dalam bidang legislasi, target Prolegnas RUU Prioritas peran fraksi harus diputuskan sebelum Pemilu 2014 di-
Tahun 2013 hampir pasti tidak bisa tercapai. Target 76 laksanakan. Hal ini penting untuk menjaga objektifitas
RUU dalam Prolegnas 2013 sangat jauh dari realisasi. dari para pembentuk undang-undang. Apabila keten-
Sampai penutupan Masa Sidang I Tahun Sidang 2013- tuan itu dibahas setelah diketahui hasil Pemilu 2014
2014, hanya ada 15 RUU yang sudah disahkan, yang dan juga jumlah kursi yang diperoleh, maka ada po-
terdiri dari 6 RUU non kumulatif terbuka dan 9 RUU ku- tensi subyektivitas dalam pembahasan dan mengarah
mulatif terbuka (APBN, pemekaran wilayah, dan penge- kepada bagi-bagi kekuasaan berdasarkan konfigurasi
sahan konvensi). Sedangkan masa sidang sekarang, DPR kekuatan partai politik di internal DPR. Oleh karena itu,
dan Pemerintah sedang membahas 33 RUU pada tahap pembahasan RUU MD3 harus dilakukan dengan disiplin
pembicaraan tingkat I. Dua diantaranya baru masuk se- dan fokus, serta menggunakan skala prioritas terhadap
bagai usul inisiatif DPR, yaitu RUU Kesehatan Jiwa dan materi muatan tertentu.
RUU MPR, DPR, DPD, dan DPRD (RUU MD3). Sedangkan
27 RUU lainnya masih dalam tahap persiapan. PSHK memandang bahwa langkah yang paling tepat
untuk dilakukan oleh DPR sekarang adalah mempriori-
Melihat kondisi yang ada, mustahil DPR dan Peme­ taskan RUU yang sudah masuk dalam tahap pembicara-
rintah mampu menyelesaikan target Prolegnas, apalagi an tingkat I dan menghentikan pembahasan RUU yang
dalam rentang waktu yang sangat singkat. Proyeksi ini masih dalam tahap persiapan.
bahkan disertai dengan kekhawatiran akan kualitas un-
dang-undang yang dihasilkan. Selain itu, DPR dan Pemerintah juga berkesempatan
untuk menarik RUU yang diprioritaskan dalam Proleg-
Pada bidang politik dan hukum, ada sejumlah RUU nas. Preseden penghentian pembahasan dalam tahap
dengan materi muatan yang cukup banyak dan kom- persiapan pernah terjadi pada RUU Pilpres dan RUU KPK,
pleks. RUU dimaksud adalah RUU MD3, RUU KUHP, RUU sedangkan yang ditarik dari Prolegnas juga sudah di-
KUHAP, dan RUU Pemilukada. lakukan terhadap RUU Percepatan Pembangunan Dae-
rah Tertinggal.
Khusus RUU MD3, sangat erat materi muatannya

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 45


LEGISLASI

PELAKSANAAN PROGRAM LEGISLASI NASIONAL


RANCANGAN UNDANG-UNDANG PRIORITAS TAHUN 2013
25 OKTOBER 2013
I. RUU DALAM TAHAP PEMBICARAAN TINGKAT I

PENYIAPAN
NO JUDUL RUU KETERANGAN
RUU DAN NA
1 RUU tentang Komponen Cadangan Pemerintah RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Komisi I (penugasan
Pertahanan Negara. Bamus tgl 14 Feb 2010, Rapat Konsultasi Pengganti
Bamus tgl 26 Okt 2011 menyetujui pembahasan RUU
dipending)
2 RUU tentang Aparatur Sipil Negara. DPR RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Komisi II (8 MP)
3 RUU tentang Pemilihan Kepala Pemerintah RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Komisi II (6 MP)
Daerah.
4 RUU tentang Mahkamah Agung. DPR RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Komisi III (4 MP)
5 RUU tentang Perubahan atas DPR RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Komisi III (4 MP)
Undang-Undang Nomor I6 Tahun
2004 tentang Kejaksaan Republik
Indonesia.
6 RUU tentang Jalan. DPR RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Komisi V (4 MP)
7 RUU tentang Perdagangan Pemerintah RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Komisi VI (1 MP)
8 RUU tentang Perindustrian. Pemerintah RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Komisi VI (1 MP)
9 RUU tentang Jaminan Produk Halal. DPR RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Komisi VIII (5 MP)
10 RUU tentang Tenaga Kesehatan. Pemerintah RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Komisi IX
(3 MP)
11 RUU tentang Pengurusan Piutang Pemerintah RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Komisi XI (8 MP)
Negara dan Daerah.
12 RUU tentang Jaring Pengaman Pemerintah RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Komisi XI
Sistem Keuangan.
13 RUU tentang Usaha Perasuransian. Pemerintah RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Komisi XI (4 MP)
14 RUU tentang Percepatan DPR RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Baleg (6 MP/ditarik
Pembangunan Daerah Tertinggal. dalam tahap pembicaraan Tk. I)
15 RUU tentang Keamanan Nasional. Pemerintah RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Pansus (penugasan
Bamus tgl 13 Juni 2012, Bamus tgl 9 Feb 2012 pembahasan
dialihkan ke Pansus, tgl 11 April 2012 RUU dikembalikan ke
Pemerintah, tgl 9 Mei 2012 Presiden menyampaikan RUU
kembali ke DPR, MP.I 2012-2013 Raker)/pembahasan sdh 3
MP.
16 RUU tentang Perubahan atas DPR RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Pansus (5 MP)
Undang-Undang Nomor 30 Tahun
2004 tentang Jabatan Notaris.
17 RUU tentang Pengawasan Sediaan DPR RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Pansus. (3 MP)
Farmasi, Alat Kesehatan, dan
Perbekalan Kesehatan Rumah
Tangga.
18 RUU tentang Percepatan Pembangu- DPR RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Pansus . (5 MP)
nan Daerah Kepulauan.
(Judul dalam Prolegnas: RUU tentang
Perlakuan Khusus Daerah Kepu-
lauan).

46 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


PENYIAPAN
NO JUDUL RUU KETERANGAN
RUU DAN NA
18 RUU tentang Percepatan Pembangu- DPR RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Pansus . (5 MP)
nan Daerah Kepulauan.
(Judul dalam Prolegnas: RUU tentang
Perlakuan Khusus Daerah Kepu-
lauan).
19 RUU tentang Perlindungan Pekerja Indo- DPR RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Pansus . (5 MP)
nesia di Luar Negeri.
(Judul dalam Prolegnas: RUU tentang
Perubahan atas Undang-Undang Nomor
39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan
Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di
Luar Negeri).
20 RUU tentang Perjanjian DPR RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Pansus (1 MP)
Internasional.
21 RUU tentang Pemerintahan Daerah. Pemerintah RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Pansus. (5 MP)
22 RUU tentang Desa. Pemerintah RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Pansus . (5 MP)
23 RUU tentang Tabungan Perumahan DPR RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Pansus . (2 MP)
Rakyat.
24 RUU tentang Perubahan atas DPR RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Komisi I (1 MP)
Undang-Undang Nomor 32 Tahun
2002 tentang Penyiaran.
25 RUU tentang Kepalangmerahan. DPR RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Pansus (1 MP)
26 RUU tentang Kitab Undang-Undang Pemerintah RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Komisi III (2 MP)
Hukum Pidana.
27 RUU tentang Kitab Undang-Undang Pemerintah RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Komisi III (2 MP)
Hukum Acara Pidana.
28 RUU tentang Keinsinyuran. DPR RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Pansus (1 MP)
29 RUU tentang Perubahan Harga Pemerintah RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Pansus (1 MP)
Rupiah.
30 RUU tentang Perubahan atas DPR RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Pansus
Undang-Undang Nomor 17 Tahun (pembentukan Pansus tgl 11 Juli 2013/ 1 MP)
2003 tentang Keuangan Negara.
31 RUU tentang Keperawatan. DPR RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Komisi IX (1 MP)
32 RUU tentang Pengakuan dan DPR RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Pansus
Perlindungan Hak-Hak Masyarakat (pembentukan Pansus tgl 11 Juli 2013/1 MP)
Adat.
33 RUU tentang Pertanahan. DPR RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Komisi II (1 MP)
34 RUU tentang Perubahan atas UU Pemerintah RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Komisi IV (1 MP)
Nomor 27 Tahun 2007 tentang
Pengelolaan Wilayah Pesisir dan
Pulau-Pulau Kecil.
(Kumulatif Terbuka)
35 RUU tentang Perubahan atas DPR RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Pansus
Undang-Undang Nomor 18 Tahun (pembentukan Pansus tgl 17 Sept. 2013/1 MP)
2003 tentang Advokat.
36 RUU tentang Panas Bumi Pemerintah RUU dalam tahap Pembicaraan Tk.I di Pansus
(pembentukan Pansus tgl 17 Sept. 2013/1 MP)

II. RUU AKAN MEMASUKI TAHAP PEMBICARAAN TINGKAT I.

1. RUU tentang Perubahan atas DPR Menunggu Surpres.


Undang-Undang Nomor 18 Tahun
2009 tentang Peternakan dan
Kesehatan Hewan.

2. RUU tentang Perubahan atas UU DPR


Nomor 27 Tahun 2009 tentang
MPR,DPR,DPD, dan DPRD.

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 47


LEGISLASI

3. RUU tentang Kesehatan Jiwa. DPR

4. 65 RUU Daerah Otonomi Baru DPR


(Kumulatif Terbuka)

III. RUU DALAM TAHAP PENYUSUNAN DI DPR


1 RUU tentang Pengelolaan Ibadah DPR RUU dalam tahap harmonisasi
Haji. (proses harmonisasi/penyempurnaan draft RUU oleh
Pengusul)
2 RUU tentang Perubahan atas DPR RUU dan NA disiapkan oleh Komisi V (proses harmonisasi di
Undang-Undang Nomor 18 Tahun Baleg)
1999 tentang Jasa Konstruksi.
3 RUU tentang Pencarian dan DPR RUU dan NA disiapkan oleh Komisi V (proses harmonisasi di
Pertolongan. Baleg)
4 RUU tentang Perubahan atas DPR RUU dan NA disiapkan oleh Komisi VI
Undang-Undang Nomor 19 Tahun
2003 tentang Badan Usaha Milik
Negara.
5 RUU tentang Perubahan atas DPR RUU dan NA disiapkan oleh Komisi VII
Undang-Undang Nomor 22 Tahun
2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.
6 RUU tentang Kesetaraan Gender. DPR RUU dan NA disiapkan oleh Komisi VIII
7 RUU tentang Perlindungan Pekerja DPR RUU dan NA disiapkan oleh Komisi IX (Proses harmonisasi di
Rumah Tangga. Baleg/ penyempurnaan draft RUU oleh Pengusul))
8 RUU tentang Kebudayaan. DPR RUU dan NA disiapkan oleh Komisi X
9 RUU tentang Sistem Perbukuan DPR RUU dan NA disiapkan oleh Komisi X
Nasional.
10 RUU tentang Kawasan Pariwisata DPR RUU dan NA disiapkan oleh Komisi X
Khusus.
11 RUU tentang Perubahan Kedua atas DPR RUU dan NA disiapkan oleh Komisi XI
Undang-Undang Nomor 7 Tahun
1992 tentang Perbankan.
12 RUU tentang Perubahan atas DPR RUU dan NA disiapkan oleh Baleg (ditarik dalam tahap
Undang-Undang Nomor 42 Tahun penyusunan)
2008 tentang Pemilihan Umum
Presiden dan Wakil Presiden.
13 RUU tentang Pertembakauan. DPR RUU dan NA disiapkan oleh Baleg
14 RUU tentang Perubahan atas DPR RUU dan NA disiapkan oleh Komisi III
Undang-Undang Nomor 39 Tahun
1999 tentang Hak Asasi Manusia.
15 RUU tentang Konservasi Tanah dan DPR RUU dan NA disiapkan oleh Komisi IV
Air.
16 RUU tentang Kelautan. DPD RUU dan NA disiapkan oleh DPD
(Proses harmonisasi di Baleg dihentikan/sesuai keinginan
DPD)
17 RUU tentang Pengaturan Minuman DPR RUU dan NA disiapkan oleh Baleg
Beralkohol.
18 RUU tentang Radio Televisi Republik DPR RUU dan NA disiapkan oleh Komisi I
Indonesia

48 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


19 RUU tentang Hukum Disiplin Militer DPR RUU dan NA disiapkan oleh Komisi I
20 RUU tentang Perubahan atas Uu DPR RUU dan NA disiapkan oleh Baleg
Nomor 15 Tahun 2006 tentang BPK
RI.
21 RUU tentang Perubahan atas UU DPR RUU dan NA disiapkan oleh Baleg
Nomor 5 Tahun 1999 tentang
Larangan Praktek Monopoli dan
Persaingan Usaha.

IV. RUU DALAM TAHAP PENYUSUNAN DI PEMERINTAH


1 RUU tentang Pengelolaan Keuangan Pemerintah RUU dan NA disiapkan oleh Kementerian Agama
Haji.
2 RUU tentang Pemberantasan Tindak Pemerintah RUU dan NA disiapkan oleh Kementerian Hukum dan HAM
Pidana Korupsi.
3 RUU tentang Administrasi Pemerintah RUU dan NA disiapkan oleh Kementerian PAN dan RB
Pemerintahan.
4 RUU tentang Rahasia Negara. Pemerintah RUU dan NA disiapkan oleh Kementerian Pertahanan.
5 RUU tentang Perubahan Ketiga atas Pemerintah RUU dan NA disiapkan oleh Kementerian Keuangan
Undang-Undang Nomor 23 Tahun
1999 tentang Bank Indonesia.
6 RUU tentang Perubahan atas Pemerintah RUU dan NA disiapkan oleh Kementerian Hukum dan HAM
Undang-Undang Nomor 13 Tahun
2006 tentang Perlindungan Saksi dan
Korban.
7 RUU tentang Standardisasi dan Pemerintah RUU dan NA disiapkan oleh Kementerian Riset dan Teknologi/
Penilaian Kesesuaian. Badan Standardisasi Nasional
8 RUU tentang Perubahan atas Undang- Pemerintah RUU dan NA disiapkan oleh Kementerian Keuangan
Undang Nomor 33 Tahun 2004
tentang Perimbangan Keuangan
Antara Pemerintah Pusat dan
Pemerintah Daerah.
9 RUU tentang Hak Cipta Pemerintah RUU dan NA disiapkan oleh Kementerian Hukum dan HAM

V. RUU YANG SUDAH DISETUJUI MENJADI UU


1 RUU tentang Pencegahan dan Pemerintah Disetujui menjadi UU dlm Rapat Paripurna DPR RI tgl
Pemberantasan Tindak Pidana 12-2-2013.
Pendanaan Terorisme.
2 RUU tentang Pembentukan DPR Disetujui menjadi UU dlm Rapat Paripurna DPR RI tgl
Kabupaten Konawe Kepulauan di 12-4-2013.
Provinsi Sulawesi Tenggara.
(Kumulatif Terbuka)
3 RUU tentang Pembentukan DPR Disetujui menjadi UU dlm Rapat Paripurna DPR RI tgl
Kabupaten Morowali Utara 12-4-2013.
Di Provinsi Sulawesi Tengah.
(Kumulatif Terbuka)
4 RUU tentang Perubahan atas UU DPR Disetujui menjadi UU dlm Rapat Paripurna DPR RI tgl
Nomor 56 Tahun 2008 tentang 12-4-2013.
Pembentukan Kabupaten
Tambrauw di Provinsi Papua Barat.
(Kumulatif Terbuka)

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 49


LEGISLASI

5 RUU tentang Konvensi Rotterdam Pemerintah Disetujui menjadi UU dlm Rapat Paripurna DPR RI tgl
(Prosedur Persetujuan Atas Dasar 12-4-2013.
Informasi Awal Untuk Bahan Kimia
dan Pestisida Berbahaya Tertentu
Dalam Perdagangan Internasional).
(Kumulatif Terbuka)

6 RUU tentang Pengesahan Protokol Pemerintah Disetujui menjadi UU dlm Rapat Paripurna DPR RI tgl
Nagoya (Akses pada Sumber 12-4-2013.
Daya Genetik dan Pembagian
Keuntungan Yang Adil dan
Seimbang Yang Timbul Dari
Pemanfaatan Atas Konvensi
Keanekaragaman Hayati).
(Kumulatif Terbuka)
7 RUU tentang Pembentukan DPR Disetujui menjadi UU dlm Rapat Paripurna DPR RI tgl
Kabupaten Musi Rawas Utara di 11-6-2013.
Provinsi Sumatera Selatan.
(Kumulatif Terbuka)
8 RUU tentang Perubahan atas UU Pemerintah Disetujui menjadi UU dlm Rapat Paripurna DPR RI tgl
Nomor 19 Tahun 2012 tentang 17-6-2013.
APBN Tahun 2013. (Kumulatif
Terbuka)
9 RUU tentang Organisasi DPR Disetujui menjadi UU dlm Rapat Paripurna DPR RI tgl
Kemasyarakatan. 2-7-2013.
10 RUU tentang Pemberantasan DPR Disetujui menjadi UU dlm Rapat Paripurna DPR RI tgl
Perusakan Hutan. 9-7-2013.
(Judul dalam Prolegnas: RUU
tentang Pencegahan dan
Pemberantasan Pembalakan Liar).
11 RUU tentang Keantariksaan. Pemerintah Disetujui menjadi UU dlm Rapat Paripurna DPR RI tgl
9-7-2013.
12 RUU tentang Perlindungan dan DPR Disetujui menjadi UU dlm Rapat Paripurna DPR RI tgl
Pemberdayaan Petani. 9-7-2013.
13 RUU tentang Pendidikan DPR Disetujui menjadi UU dlm Rapat Paripurna DPR RI tgl
Kedokteran. 11-7-2013.
14 RUU tentang Pertanggungjawaban Pemerintah Disetujui menjadi UU dlm Rapat Paripurna DPR RI tgl
dan Pelaksanaan APBN Tahun 3-9-2013.
Anggaran 2012. (Kumulatif
Terbuka)
15 RUU tentang APBN Tahun 2014. Pemerintah Disetujui menjadi UU dlm Rapat Paripurna DPR RI tgl
(Kumulatif Terbuka) 25-10-2013.
16 RUU tentang Perubahan atas Pemerintah Disetujui menjadi UU dalam Rapat Paripurna DPR RI
Undang-Undang Nomor 23 tgl 26-11-2013
Tahun 2006 tentang Administrasi
Kependudukan.
JAKARTA, 25 OKTOBER 2013
PIMPINAN BALEG DPR RI.
KETUA,

ttd

IGNATIUS MULYONO
A-495

50 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


FOTO BERITA

Wakil Ketua Timwas TKI DPR RI Djamal Aziz didampingi anggota Timwas Pius
Lustrilanang berdialog dengan TKI di Tempat Penampungan TKI Tenggareng,
Tanjungpinang, Provinsi Kepri. Rabu (04/12) Foto: Eka Hindra/Parle.

Ketua Timwas TKI DPR RI Adang Daradjatun didampingi anggota Timwas


Zaini Rahman dan Kepala Dinas Sosial Kepri Dimyath, berdialog dengan TKI
Wanita di Rumah Perlindungan Trauma Centre dan Penampungan TKI, Kota
Tanjungpinang, Provinsi Kepri. Rabu (04/12) Foto: Eka Hindra/Parle.

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 51


Rekam Curhat :
Beberapa anggota Tim Pengawas Perlindungan TKI di Luar Negeri tampak
menyimak curahan hati tenaga kerja Indonesia yang berada di shelter KBRI
Kuala Lumpur, Malaysia, 15 November 2013Foto: Rizka/Parle.

52 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


KIAT SEHAT

Menjelang sore, kesibukan para wartawan di press room, Gedung Nusantara


III sangat terlihat. Semua fokus ke layar komputer masing-masing, sambil
jemari menari lincah di tombol keyboard. Maklum saja sedang mengejar
dead line. Jangan coba-coba ganggu kalau sedang konsen begini. Ditengah
kesibukan ini ada seorang wartawan yang terlihat gelisah, Ibnur dari salah
satu media nasional. Dari tadi sambil tetap mengetik, mulutnya selalu
meringis seperti menahan sakit. “Ada apa sih, brisik ah. Lagi konsen nih,”
kata teman wartawan yang ada disebelahnya. Sambil menunjuk lututnya Ibnur
dr. Rolliawati Ameria, SD,
menjawab,” Nggak tahu nih dari tadi ini lutut nyut nyutan. Apa karena makan
Klinik Yankes DPR RI wajik ketan tadi ya?”

Jawaban itu segera disambut koor beberapa wartawan nan pada pria dewasa sedangkan pada wanita jarang
di ruangan itu. “Wah asam urat tuh!” seru mereka. Itu sebelum menopause. Prevalensi gout bertambah de­
sekelumit pengalaman yang mungkin pernah dialami ngan meningkatnya taraf hidup.
siapa saja. Mungkin juga anda, yang pernah nggak kuat
ketemu asam urat atau nama keren-nya Arthritis Gout. Penyakit ini menimbulkan rasa sakit, kekakuan dan
Agar lebih paham mari kita kenali lebih jauh penyakit peradangan di persendian. Biasanya mempengaruhi
ini. sendi yang lebih besar seperti di pergelangan kaki,
tumit,lutut,pergelangan tangan, siku, ibu jari. Tanda
Arthritis Gout atau penyakit asam urat adalah suatu tanda khas dari penyakit gout adalah terjadinya sera­
proses inflamasi yang terjadi karena deposit kristal asam ngan mendadak pada sendi. Serangan pertama sangat
urat pada jaringan sekitar sendi. Penyakit ini ditandai sakit dan sering dimulai pada malam hari. Sendi men-
dengan meningkatnya konsentrasi asam urat dalam jadi bengkak, panas dan kemerahan-merahan. Bahkan
darah (hiperuricemia). pada pria lebih dari 7,0mg/dl dan dengan sentuhan halus pada bagian persendian pen-
pada wanita lebih dari 6,5mg/dl. derita dapat berteriak kesakitan. Pembengkakan yang
khas terjadi di pinggiran sendi yang disertai nyeri kemu-
Arthritis gout merupakan penyakit yang sering dite- dian diikuti dengan meningkatnya suhu tubuh. Meski-
mukan dan tersebar diseluruh dunia. Penyakit ini domi- pun serangan pertama gout yang terjadi misalnya pada

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 53


ibu jari kaki, tetapi sendi-sendi yang lain seperti
lutut, pergelangan kaki dan tangan juga merasa Tidak ada obat untuk menyembuhkan
sakit.Rasa sakit dan bengkak gout dapat hilang penyakit asam urat, yang ada hanya obat
dengan pengobatan dan perubahan gaya hidup. untuk mengelola dan mengendalikannya.
Tujuan utama pengobatan asam urat adalah
Faktor-faktor yang berpengaruh sebagai
penyakit gout adalah : menghentikan rasa sakit dan peradangan,
mencegah serangan di masa depan, dan
1. Faktor keturunan dengan adanya riwayat gout menghindari komplikasi
dalam silsilah keluarga.
PENATALAKSANAAN :
2. Meningkatnya kadar asam urat karena diet tinggi
protein dan makanan tinggi purin. Purin merupakan Medis: Tidak ada obat untuk menyembuhkan penyakit
senyawa yang akan dirombak menjadi asam urat asam urat, yang ada hanya obat untuk mengelola dan
dalam tubuh. mengendalikannya. Tujuan utama pengobatan asam
urat adalah menghentikan rasa sakit dan peradangan,
3. Konsumsi alkohol berlebih,karena alkohol merupakan mencegah serangan di masa depan, dan menghindari
salah satu sumber purin yang juga dapat menghambat komplikasi. Beberapa jenis obat yang biasa diberikan
pembuangan urin melalui ginjal. adalah Analgesik, Kolkisin, Anti Inflamasi Non Steroid,
Kortikosteroid untuk artritis gout yang berulang, Obat
4. Hambatan dari pembuangan asam urat karena –obat penurun asam urat seperti Allopurinol atau
penyakit tertentu, terutama gangguan ginjal. Pasien probenesid.
disarankan untuk minum air sebanyak 1,5 l atau
lebih perhari untuk membantu pembuangan asam Perawatan Penunjang Medis : Memberikan kompres
urat dan meminimalkan pengendapan kristal urat di hangat. melatih pengalihkan rasa nyeri dengan cara
saluran kemih. menarik nafas dalam-dalam. Pembatasan gerak dan
aktifitas fisik berat agar radang sendi tidak bertambah
5. Penggunaan obat tertentu yang meningkatkan parah.
kadar asam urat terutama diuretika (furosemid dan
hidroklorotiazid). Managemen Diet :

6. Penyakit tertentu dalam darah (anemia kronis) yang Diet yang efektif sangat penting untuk menghindari
menyebabkan terjadinya gangguan metabolisme. komplikasi dan mengurangi biaya pengobatan. Hindari
makanan kaya purin berikut dan menggantinya dengan
KOMPLIKASI yang berkadar purin lebih rendah.

Komplikasi yang timbul pada pasien akibat Arthritis - Makanan berkadar purin sangat tinggi yang harus
Gout : dihindari : anchovy, tuna, cakalang, herring, ikan teri,
saripati daging, jeroan, otak, remis, sarden, kerang,
a. Gout kronik bertofus. Tofus merupakan benjolan dis- kepiting, daun dan biji melinjo, jamur kuping.
ekitar sendi yang meradang akibat timbunan kristal
monosodium urat disekitar persendian. Tofus bisa - Makanan berkadar purin tinggi/ sedang yang harus
juga ditemukan di jaringan lunak dan otot jantung, dibatasi : daging unggas,asparagus, bunga kol,
katup mitral jantung, retina mata, pangkal tenggoro- kacang-kacangan, jamur merang, kacang kapri,
kan. bayam, kangkung, tahu, tempe.

b. Nefropati Gout kronik. Hal ini terjadi karena pe­ - Makanan berkadar purin rendah yang aman dimakan.
ngendapan kristal asam urat dalam tubulus ginjal. Mentega, sereal , keju, coklat, jagung, telur,jus buah,
Pada jaringan ginjal terbentuk mikrotofi yang me- buah-buahan, produk susu, mie, umbi-umbian,
nyumbat dan merusak jaringan ginjal. sayuran (kecuali yang disebut diatas), nasi putih.

c. Batu ginjal asam urat. Bisa menyebabkan nyeri, Agar anda tidak meringis lagi seperti Ibnur, nggak
pendarahan,penyumbatan aliran kemih atau infeksi. kuat ketemu asam urat anda juga disarankan: meminum
cukup cairan dan memastikan kecukupan vitamin C
d. Persendian menjadi rusak. untuk merangsang pengeluaran asam urat. Mengurangi
diet tinggi lemak dan fruktosa yang mendukung retensi
asam urat. (*)

54 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


Harry Azhar Azis

Kesederhanaan
Seorang Politisi
PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 55
P
ribadinya sederhana dan anak keenamnya. Adalah Abdul anggar, basket, dan voli juga jadi
tenang. Tutur l embut Azis Abbas dan Daniar Thaher yang favoritnya.
penuh keramahan. Saat sedang berbahagia itu. Tahmid tiada
Parlementaria menemui henti terucap, menyambut kelahiran Memasuki usia sekolah, Harry
di ruang kerjanya, ia menyambut- sang jabang bayi berjenis kelamin memulainya di TK Yalasenastri
nya dengan baik, seraya senang laki-laki. Kalender yang tergantung Angkatan Laut RI, Tanjung Pinang
bisa berbagi kenangan cerita masa di dinding menunjukkan 25 April 1962. Setahun kemudian masuk
kecil dan perjalanan karirnya se­ 1956. Kedua orangtuanya kemudian SDN II Tanjung Pinang. Setiap hari ia
bagai politisi. Inilah Harry Azhar memberi nama Harry Azhar Azis. pergi berjalan kaki ke sekolah yang
Azis, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI tidak jauh dari rumahnya. Gedung
dari Fraksi Partai Golkar. Kini, rumah sederhana itu ke- SD-nya lumayan besar. Tapi entah
d at a n g a n “ j a g o n ke c i l ” y a n g mengapa, gedung SD itu kini seperti
Bicara soal ekonomi makro dan menggemaskan. Setelah kelahiran mengecil, tak sebesar dulu. Semasa
keuangan, Harry adalah orang yang Harry, masih ada empat adiknya duduk di SD, Harry sangat suka
sangat tepat untuk diajak bicara. yang lahir kemudian. Jadi, Harry pelajaran matematika, ilmu ukur,
Pandangannya luas dan tajam adalah anak keenam dari sepuluh sejarah, dan bahasa Indonesia.
penuh keilmuan. Sejak menjadi bersaudara. Harry kecil tumbuh
anggota DPR, Harry selalu berada di menjadi anak periang dan suka ber- Selepas pulang sekolah kadang
komisi yang membidangi ekonomi main. Ia hidup di lingkungan keluar- ia membantu ibunya menjual kue
dan keuangan. Keahliannya di ga sederhana dan religius. Ayahnya ke pelabuhan dekat rumahnya
bidang ekonomi keuangan begitu adalah pegawai rendahan di Dinas untuk sekadar menghidupkan
mumpuni, karena ditopang oleh PU (Pekerjaan Umum) setempat. Se- ekonomi keluarga yang, memang,
latar pendidikan doktoralnya di
bidang ekonomi.

Kenangan Masa Kecil

Tanjung Pinang, Kepulauan Riau,


1956. Dahulu Tanjung Pinang
adalah ibu kota pertama di Riau
sebelum digantikan Pekanbaru.
Mayorit as p enduduk ny a pada
w a k t u i t u b e r p of e s i s e b a g a i
nelayan. Laut menjadi salah satu
sumb e r p e n ghi dup an. S et i ap
hari laut tak pernah sepi dari
aktivitas masyarakat. Ada yang
yang mengayuh perahunya ke
tengah laut, ada yang sedang
membentangkan jala, dan ada pula
anak-anak belia berenang bersuka-
ria.

Lokasinya yang dekat dengan


Singapura, membuat mata uang
Singapura beredar bebas di kota
ini. Bahkan, transaksi perdagangan
kerap menggunakan dollar mentara ibundanya adalah wanita serba kekurangan. Ada kejadian
Singapura. Sebelum reformasi, sederhana penuh perhatian pada menarik. Suatu hari, saat berjualan
Tanjung Pinang menjadi daerah keluarganya. kue di pelabuhan, ia dihampiri
tertinggal. Kemiskinan membelit seorang kapten kapal. Melihat anak
warga. Tanjung Pinang hampir Masa kecil Harry dihabiskan di sekecil Harry berjualan kue, sang
tak tersentuh pembangunan Tanjung Pinang. Ia suka sekali kapten merasa kasihan dan ingin
infrastruktur. bermain bersama sahabat-sahabat memborong semua kue yang ada di
kecilnya di kampung. Berenang nampannya.
Nah, di kota ini pula di tahun 1956, di laut adalah kesukaannya. “Saya
sepasang insan yang hidupnya pernah berenang seharian sampai “ Tapi, wak tu itu enggak ada
penuh kesederhanaan sedang kulit menghitam,” katanya penuh plastik untuk membungkusnya.
berbahagia, karena segera dikarunia tawa. Tak hanya itu, bermain kasti, Akhirnya, dia cuma beli 2 buah

56 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


Tinggal bersama sang kakak, ia
tak pernah meminta uang. Semua
kebutuhan hariannya sudah dijatah,
dari biaya sekolah hingga uang
saku. Adaptasi dengan lingkungan
barunya ia lakukan. Melihat ibu kota
Jakarta, kata Harry, tampak serba
mewah. Banyak gedung bertingkat,
jalan raya selalu ramai, dan rumah-
rumah mewah berjajaran. Tidak
seperti di kampungnya yang serba
sulit dan terbelakang.

Selama di SMP, Harry tak pernah


pegang uang banyak. Semuanya
serba ngepas. Kakaknya pun tak
pernah memberi uang, kecuali
hanya untuk kebutuhan sekolah
saja. Namun, ada kejadian menarik
y an g t ak p e r nah ia lup ak an.
Syahdan, Harry hanya punya uang
Rp 50 di sakunya. Saat berjalan kaki
ia melihat seorang pengemis begitu
merana. Lalu, ia berikan saja uang
Rp 50 itu ke pengemis.

“Sorenya, saya diberi Rp 5000


oleh kakak saya. Saya merasa kaget
dan bertanya-tanya. Kemudian,
kue saja,” kenangnya penuh haru. istilah sekarang mungkin ketua baru saya ingat bahwa tadi siang
Sejak kejadian itu, ibunya selalu geng. saya telah memberikan sedekah dan
membekali Harry dengan plastik diganti 100 kali lipat. Esoknya, saya
pembungkus. Hasil dari menjual kue Di sisi lain, Harry juga tak pernah mencoba bersedekah lagi dengan
disetor ke ibunya untuk membeli lup a b elajar m en gaji. Ib uny a memberi pengemis Rp 100. Tapi,
lauk pauk. sangat mementingkan pelajaran tidak kunjung terbalas,” ceritanya,
agama bagi putra-putrinya. Selain seraya tertawa mengenang kejadian
Selain menjual kue, Harry juga pernah belajar agama di pengajian tersebut. Ternyata, lanjut Harry,
kerap ke lapangan tenis, untuk Muhammadiyah, orangtuanya juga pemberian sedekah dengan penuh
membantu memungut bola para mendatangkan guru ngaji ke rumah. keikhlasan akan segera menuai
pejabat setempat yang sedang Begitulah romantika masa kecil di rezeki yang berlipat ganda.
bermain. Uang tip yang diberikan Tanjung Pinang.
para petenis itu lumayan untuk Prestasi akademik Harry selama di
menambah uang jajan sehari-hari. Hijrah Ke Jakarta SMP sangat baik. Ia pernah menjadi
Namun, di sisi lain ada juga kisah siswa terbaik kedua di sekolahnya.
kenakalannya. Syahdan, ia dan Setamat SD, ia melanjutkan ke Ia suka sekali bermain bola. Bersama
kawan-kawannya pernah mencegat SMPN II Tanjung Pinang, tahun teman-teman SMP-nya ia sering
anak sekolah seusianya. Harr y 1970. Hanya setahun di sekolah ber tanding sepak bola dengan
merampas tas anak sekolah itu. ini, Harry lalu melanjutkan kelas II sekolah SMP lain. “Posisi saya di
di SMPN 74 Rawamangun, Jakarta. gelandang kanan. Senang rasanya
Sang anak yang dirampas tasnya Kepindahannya ke Jakarta, lantaran kalau sudah membuat gol,” kenang
melapor ke orangtua Harry. Sampai sang ayah sudah tak sanggup lagi Harry, penuh senyum.
di rumah, Harr y dimarahi sang membiayai sekolahnya. Apalagi
ayah. “Ayah saya marah sekali dan ayahnya sudah pensiun. Akhirnya, Setamat SMP tahun 1972, ia
memukul pantat saya. Kata ayah, Harr y dititipkan pada kakak melanjutkan studinya ke SMAN
saya tidak boleh mengambil hak sulungnya di Jakarta. Sang kakak 4, sebuah sekolah top di Jakarta.
milik orang lain,” ungkap Harry. seorang dokter bernama Winda Lokasinya berada di Jl. Batu, Gambir,
Bahkan, karena nakalnya, Harry Azis. Usianya terpaut 16 tahun Jakarta Pusat. Dari Rawamangun,
sempat dijuluki teman-temannya dengan Harry. Harry selalu naik bus kota dengan
dengan “Pak Bandar” atau dalam tarif masih Rp25 kala itu. Di SMA

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 57


ini banyak anak pejabat bersekolah. kritis yang mendahului para aktivis dustrian RI.
Gaya hidup mewah para anak mahasiswa 1998.
pejabat sangat kontras dengan Di STMI ia dipercaya menjadi de-
keadaan Harr y yang sangat Karena suara kritisnya itu, Harry wan penasihat Senat Mahasiswa
sederhana. Untuk sekadar jajan di dan sesama aktivis lainnya ditang- STMI. Bahkan, pada 1983-1986,
kantin, kadang Harry tak mampu. kap dan ditahan di sebuah rumah Harry terpilih menjadi Ketua Umum
tahanan di kawasan Bekasi. Di anta- PB HMI. Aktif berorganisasi tentu tak
“Saya tidak cocok dengan gaya ra yang ditahan itu, ada nama Dipo melupakan prestasi akademiknya di
kemewahan. Masa SMA itu, ma- Alam yang kini menjabat Sekretaris kampus. Ia termasuk mahasiswa
sih membekas sampai sekarang Kabinet dan Arif Rahman pakar dengan prestasi cemerlang. Seta-
di karak­ter saya yang selalu ingin pendidikan. Saat itu, penangkapan mat dari STMI, mantan Dewan Per-
tampil sederhana,” aku Harry. Ber- terhadap para aktivis gencar dilaku- timbangan Pemuda DPP KNPI ini,
organisasi sudah mulai digeluti kan, karena sedang memasuki masa melanjutkan studi untuk bidang ke-
Harry di SMA. Wawasan tentang du- Pemilu. bijakan ekonomi publik di University
nia politik juga mulai terbentuk di of Oregon, Amerika Serikat.
sini. Kenangan yang tak terlupakan Sebelum ditahan, Harry sempat
adalah ketika dia menjadi juara ca- berpindah-pindah tempat persem­ Aktivitas berorganisasi dan kece-
tur di SMA. bunyian untuk menghindari pe­ merlangan prestasi akademiknya
nang­kapan. Bahkan, ia sempat kha- terus berlajut di Amerika. Yang
Namun, saat di SMA, rapor Harry watir terhadap penembakan oleh membedakan adalah fisiknya yang
sempat bernilai merah. Ayahnya aparat. Waktu itu, kata Harry, ada kian tambun. “Berat badan saya
marah sekali. “Kamu hanya punya aktivis yang ditembak mati. Namun, meningkat menjadi 105 kg, karena
kesempatan hidup satu kali. Kalau ti- Harry dan kawan-kawan hanya 3 sering makan junk food selama di
dak dimanfaatkan betul, kamu tidak bulan ditahan. Usai Pemilu, semua Amerika,” ujar mantan Dewan Pe-
akan jadi orang,” tutur Harry, me­ aktivis dibebaskan, kecuali ada be- nasihat DPP AMPI itu. Harry sukses
ngutip nasihat ayahnya saat mengo- berapa yang diajukan ke pengadil­ meraih gelar Master of Arts dengan
mentari rapornya yang merah. Nasi- an. Itu sedikit romantika saat men- IPK 3,7 tahun 1990.
hat sang ayah itu sangat membekas jadi aktivis kampus.
di sanubari Harry hingga kini. Sejak Usai menamatkan kuliah S2 di
itulah ia giat belajar dan mangasah negeri Paman Sam, Harry pulang ke
potensi dirinya. Tanah Air. Panggilan dan tawaran
Sebelum kerja banyak menghampirinya.
Dipenjara Sebagai Aktivis ditahan, Harry Tercatat, ia pernah menjadi dosen di
beberapa perguruan tinggi ternama,
Setamat SMA tahun 1974, Harry sempat berpindah-pindah b ai k n e g e r i m au p u n s w as t a.
sempat ingin kuliah di ITB, Bandung. tempat persembunyian untuk Memasuki tahun 1994, Harry terus
Namun, karena Bandung saat itu menghindari penangkapan. memperdalam studi ekonominya
sangat dingin, ia merasa tak sang- pada progr am dok tor alnya di
gup. Akhirnya, ia putuskan kuliah Bahkan, ia sempat khawatir Oklahoma State University, Amerika
di Akademi Pimpinan Perusahaan terhadap penembakan oleh Serikat.
(APP), Departemen Perindustrian RI,
Jakarta, tahun 1975. Ia mengambil
aparat. Dengan IPK 3,8, mantan senior
jurusan marketing. Uang kuliahnya adviser Per s atuan Mahasis wa
masih Rp 46 ribu per semester. Di Indonesia di A mer ika S er ikat
kampus inilah, pemuda Harry mulai (PERMIAS) itu, sukses meraih gelar
bergeliat dengan organisasi kema- Doctor of Philosophy (PhD) bidang
hasiswaan. Harr y termasuk tokoh aktivis ekonomi. Sempat ditawari bekerja
pemuda yang berpengaruh, tidak di Amerika dengan gaji yang sangat
“Waktu kuliah, saya kurus sekali saja di kampus, tapi juga di luar besar, tapi Harry lebih memilih
hanya 48 kg dan rambut gondrong.” kampus. Di kampus, ia pernah men- pulang kampung untuk mengabdi
Sebagai aktivis kampus, ia ter- jadi Presidium Dewan Mahasiswa di negeri sendiri.
gabung dalam HMI. Daya kritisnya APP, 1977 dan pemimpin redaksi
terhadap kondisi politik di zaman majalah kampus APP, 1976-1978. Ia Ke Panggung Politik
ORBA begitu tajam. Sekitar tahun juga tercatat sebagai mahasiswa te-
1978, ia dan para aktivis kampus ladan APP 1976. Usai kuliah di APP Dunia politik baginya sudah tak
sudah menyuarakan agar Presiden pada 1980, Ketua Bidang Ekonomi asing. Sejak mahasiswa, Harry sudah
Soeharto segera turun dari tampuk PPK Kosgoro ini, melanjutkan ku- sering bersentuhan dengan politik.
kekuasaannya. Soeharto dinilai su- liah di Sekolah Tinggi Manajemen Bahkan, sejak masih memimpin
dah terlalu lama berkuasa. Suara Industri (STMI), Departemen Perin- HMI, peraih Scholarship Award for

58 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


Bank syariah
sudah jadi pilihan.
Ia sudah mampu
bersaing dengan bank-
bank konvensional,

ASEAN Youth itu, pernah ditawari


Akbar Tanjung untuk masuk Partai
Golkar. Tawaran yang sama juga
pernah disampaikan mantan Jaksa
Agung Soekarton untuk bergabung
dengan partai beringin tersebut.

Tawaran dari partai lain juga ber-


datangan. Tapi, di mata Harry, ia
tak ingin masuk partai yang masih
memiliki figur sentral. Pilihan, me-
mang, akhirnya jatuh ke Partai Gol-
kar. Namun, sebelum benar-benar
“manggung” di dunia politik praktis
bersama Golkar, Harry sempat men-
jadi Tim Ahli Panitia Ad Hoc (PAH)
II Badan Pekerja MPR RI pada 2001
dan 2002. Bahkan, Harry menjadi
Anggota Komisi Konstitusi 2003-
2004. Ia turut terlibat dalam meng­
arsiteki amandemen UUD 1945.

Ta h u n 2 0 01-2 0 0 4, m a n t a n
Direktur Institute for Transformation dilantik menjadi anggota DPR, di Indonesia. Harry ikut merumus-
Studies (Intrans) ini, dipercaya saya hampir tidak percaya. Tuhan kan UU perbankan syariah. Ketentu-
sebagai staf ahli Fraksi Partai Golkar mengantarkan saya ke lembaga ini. an share-nya 1%. Kini, sudah 3%. Di
MPR RI. Memasuki Pemilu 2004, Dan saya memilih di Komisi XI yang Malaysia, share-nya sudah menca-
Harry resmi menjadi caleg Golkar membidangi ekonomi keuangan,” pai 20%. Mengapa Malaysia begitu
dari dapil Kepulauan Riau. Setelah kilahnya. besar sharingnya? Itu lantaran per-
terpilih, ia pun dilantik menjadi bankan syariah muncul kali pertama
anggota DPR RI untuk periode Bicara soal perbankan, saat ini penerapannya dari pemerintah. Se-
pertamanya, 2004-2009. “Resmi perbankan syariah begitu booming mentara di Indonesia, perbankan

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 59


syariah muncul dari masyarakat.

“Bank syariah sudah jadi pilihan.


Ia sudah mampu bersaing dengan
bank-bank konvensional,” jelas Wakil
Sekjen DPP Partai Golkar ini. Setelah
lima tahun pertama mengabdi di
Komisi XI, Harry kembali terpilih
pada Pemilu 2009 menjadi anggota
DPR periode 20 09 -2014. Pada
periode ini, Harry sempat dipercaya
menjadi Ketua Badan Anggaran
(Banggar) sepanjang Oktober 2009-
Juli 2010.

Setelah itu, Harry dipercaya men-


jadi Wakil Ketua Komisi XI hingga
kini. Di Komisi XI, ia menumpah-
kan semua pengetahuannya ten-
tang ekonomi. Selama berkiprah di
komisi ini, Harry ikut terlibat dalam
merumuskan berbagai UU. Ia per-
nah menjadi Ketua Pansus RUU Pa-
jak Daerah/Retribusi Daerah, Pansus
RUU BPK, Pansus Surat Berharga
Syariah Negara, dan Pansus RPJPN
2005-2025.

voritnya adalah ke Wakatobi, Toba, khas melayu ini begini syahdu di


Biak, atau wisata laut. Bila ditanya telinga Harry. “Kalau saya disuruh
hobi, Harry suka sekali berenang, nyanyi, ya lagu Fatwa Pujangga
walau sudah tak rutin ia lakukan. yang saya nyanyikan, karena cuma
Hobi yang membawanya pada ke- itu yang saya bisa dan suka,” kilah­
nangan masa kecil sebagai anak pe- nya, penuh derai tawa. Namun, bila
sisir di Tanjung Pinang. sekadar mendengar musik, maka
musik country ia sukai.
Kini, hobi yang paling disuka
Suka Makan di Warteg adalah jalan kaki di pagi hari. Saat Kesibukannya sebagai pejabat
kunjungan kerja ke daerah, misal- negara, tentu tak melupakan per-
Pada Pemilu 2014, ia kembali di- nya, selepas salat subuh ia lang- annya sebagi kepala rumah tangga.
percaya partainya untuk menjadi ca- sung bergegas ke luar hotel untuk Di rumahnya ada Amanah Abdulka-
leg dari dapil Kepulauan Riau. Tugas menikmati mentari pagi dan me- dir, istri tercinta yang ia nikahi pada
berat lima tahun mendatang sudah lihat suasana masyarakat setem- 1986. Sang istri sama-sama aktivis
menanti. Sebagai Anggota DPR, ke­ pat. So­soknya yang sederhana dan HMI. Dari hasil pernikahannya, ia
sibukannya luar biasa. Bahkan, telah merakyat, kerap tak sungkan untuk dikarunia 3 buah hati tercinta, ma-
banyak menyita waktu kebersa- singgah di warteg mana saja atau sing-masing, Mina Azhar, Hanifah
maanya dengan keluarga. Ini sudah sekadar makan lesehan bersama Azhar, dan Ibrahim Azhar.
menjadi konsekuensi dari pilihan masyarakat lain yang mungkin tidak
hidup. Istri dan anak-anaknya sudah dikenalnya. Ketika ditanya, ke mana ia akan
terbiasa dan mengerti dengan pro- berkiprah bila tak lagi di DPR, “Saya
fesi ini. “Makan di Warteg atau lesehan akan kembali ke kampus menjadi
rasanya lebih nikmat,” akunya. Se- dosen,” jawabnya, mengakhiri
Namun, bila ada waktu bersama mentara bila bicara lagu kesukaan, perbincangan. (mh) Foto: Naefuroji/
keluarga, Harry suka mengajaknya ada satu lagu yang sangat disukai­ Doc/Parle.
berwisata. Nah, lokasi destinasi fa- nya, yaitu “Fatwa Pujangga”. Lagu

60 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


KUNJUNGAN KERJA

Atensi Khusus Komisi V


untuk Provinsi di Wilayah
Batas Negara
Hanna Gayatri geleng-geleng daerah di Indonesia yang pernah frastruktur di wilayah perbatasan
kepala. Anggota Komisi V DPR RI ini dicobanya tetap lebih lezat. “Tetap negara, beranda terdepan bang-
tertegun ketika mampir disebuah lebih enak oleh-oleh makanan khas sa, membuat Komisi V memben-
toko oleh-oleh di Kota Tarakan, Indonesia. Saya rasa membanjirnya tuk 2 Tim Kunjungan Kerja ke dua
Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). makanan, kue impor ini karena provinsi yaitu Papua dan Kaltara
Sebagian besar kue, makanan masalah infrastruktur sehingga dalam waktu bersamaan. Kedua
kering lainnya yang terpajang pada akhirnya orang lebih mudah daerah ini memang berada di po-
di rak toko itu ternyata produksi mendatangkan barang dari negara sisi strategis, Kaltara berbatasan
negara tetangga. Satu pojok yang tetangga dari pada daerah lain langsung dengan negara tetangga,
benar-benar memajang produk seperti Makasar atau Surabaya, yaitu Negara Bagian Sabah dan Se-
asli daerah adalah aneka olahan biayanya lebih mahal,” kata Hanna rawak, Malaysia Timur. Sedangkan
ikan diantaranya ikan asap, ikan p o lit isi FPA N D P R dis e la - s e la Provinsi Papua, belahan timurnya
asin. Ketika mencoba salah satu Kunjungan Kerja di Kaltara beberapa berbatasan dengan negara Papua
kue impor itu, wakil rakyat dari waktu lalu. Nugini, sementara di selatan berha-
daerah pemilihan Sumatera Selatan dapan langsung dengan Samudera
ini mengaku kue dari sejumlah Peduli pada pembangunan in- Hindia, Teluk Carpentaria, Australia.

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 61


KUNJUNGAN KERJA

Dalam kunjungan ke Provinsi Papua kondisi saat ini tidak ada kata tidak. pihak tentang usulan program
yang dipimpim oleh Wakil Ketua Demi mengatasi kemacetan di Jaya- pembangunan infrastruktur yang
Komisi V Michael Wattimena tiga pura, dalam rangka pengembangan menjadi prioritas kedepan. Baginya
proyek pembangunan infrastruktur kota, kita lihat sendiri saat ini kota Papua adalah provinsi yang luasnya
menjadi fokus utama yaitu Pemba­ Jayapura sudah semakin padat dan jauh lebih besar dari Jawa dengan
ngunan Ring Road Jayapura, Pele- macet. Harapannya aspek pengem- b er agam p otensi y ang masih
baran Jalan Jayapura-Sentani, dan bangan kota akan membuka pusat- terpendam, untuk menggalinya
Rencana Pembangunan Jembatan pusat pertumbuhan baru,” papar tentu diperlukan anggaran yang
Holtekamp. Michael. tidak sedikit dan perlu perencanaan
yang matang.
Komisi yang membidangi infra- Pada bagian lain ia menyebut
struktur ini perlu mendukung pro- selama ini kita sering mendengar Sementara itu, Kepala Balai Besar
gram pembangunan yang dilakukan ada pihak yang menyebut banyak Pelaksanaan Jalan Nasional X Ober
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, dana masuk ke Papua tapi realisasi Gultom melaporkan pembangunan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Pa­ program pembangunannya tidak Ring Road Jayapura merupakan
pua. Sejauh ini pembangunan Ring terlihat. Namun setelah Tim Kunker p ro gr am p e mb an gun an jal an
Road Jayapura pada segmen per- Komisi V meninjau langsung ke baru yang dicanangkan Pemprov
tama masih membutuhkan dana lapangan dapat dipastikan informasi Papua sepanjang 41,2 kilometer
sebesar Rp 400 miliar, kemudian itu tidak benar. “Kita datang ke dan terdiri dari lima segmen.
pelebaran jalan Jayapura-Sentani P apua dan melihat langsung, Proyek pembangunan Ring Road
membutuhkan Rp 100 miliar, dan ternyata apa yang dikatakan itu Jayapyura saat ini sudah mencapai
Rencana Pembangunan Jembatan tidak benar adanya. Pembangunan 60 persen, diperkirakan rampung
Holtekamp membutuhkan sekitar terjadi dan terlihat di mana-mana 2015. Kemajuan cukup signifikan
Rp 821 miliar. Berarti total total di Papua. ”Disamping meninjau berlangsung pada proyek pelebaran
anggaran yang dibutuhkan untuk sejumlah proyek yang sedang jalan Jayapura-Sentani yang sudah
penuntasan 3 proyek ini adalah dibangun, Komisi V menurutnya m en c ap ai hampir 8 0 p er s en.
Rp.1,3 triliun lebih. “Memperhatikan menghimpun masukan dari segenap S e d a n g k a n P r o y e k J e m b at a n

62 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


H oltek amp dit argetk an mulai dulu,” kata Ketua Komisi V Laurens penumpang. Ia mengakui dengan
dilaksanakan pada tahun 2014 saat Bahang Dama di Tanjung Selor, Kal- terbentuknya provinsi Kaltara akhir
ini masih menunggu rencana tata tara. Pelabuhan yang diproyeksikan tahun lalu jumlah penumpang akan
ruang kota baru yang dipersiapkan untuk ditingkatkan menjadi pelabu- meningkat pesat. “Sekarang Kaltara
oleh Pemkot Jayapura. Jembatan han ekspor adalah Pelabuhan Me- sudah terbentuk disini akan men-
Holtekamp dirancang memiliki lundung yang berada di Tarakan. jadi pintu gerbangnya, otomatis
panjang 800 meter diharapkan akan ada pertambahan pergerakan
membangun koneksi antarwilayah
serta menjadi kebanggaan warga
Papua. Sekaligus nantinya dapat
menjadi landmark Indonesia Bagian
Timur.

Sementara itu Gubernur Papua


Lukas Enembe memaparkan pem-
bangunan di tanah Papua perlu di-
lakukan percepatan terutama untuk
meningkatkan konektivitas daerah.
Sampai saat ini akunya karena lu-
asnya wilayah masih ada kawasan
yang masuk kategori tertinggal
karena belum tersentuh pemban-
guan infrastruktur. “Masih ada yang
belum tersambung antarkawasan
yang menyebabkan kawasan ter-
tentu tertinggal,” ujarnya. Kondisi
ini juga berdampak pada enggannya
pengusaha berinvestasi di provinsi
ini. Untuk mengejar ketertinggalan
itu gubernur yang baru menjabat
enam bulan ini telah mencanang-
kan program pembangunan menu- Proyek lain yang ditinjau adalah orang,” ungkapnya. Kepada Tim
ju Papua Bangkit, Mandiri dan Se- pengembangan Bandara Internasi- Kunker Komisi V ia memaparkan
jahtera. onal Juwata di Kota Tarakan. Ang- pembangunan sudah sesuai jadwal
gota Tim Kunkungan Kerja (Kunker) dan menyisakan 30 persen peker-
Pelabuhan dan Bandara di Komisi V DPR RI Agung Budi Santoso jaan. Diperkirakan akhir tahun 2014
Kaltara menilai pengembangan bandara ini nanti terminal baru Bandara Juwata
belum sesuai tantangan yang akan sudah dapat berfungsi.
Tim Kunjungan Kerja Komisi V ke dihadapi kedepan, terutama pening-
Provinsi Kaltara yang dipimpin Lau- katan jumlah penumpang. Kondisi Terkait perkembangan transporta-
rens Bahang Dama memukan fakta ini menurutnya terjadi karena per- si udara di provinsi termuda ini Komi-
transportasi dan air baik sungai dan encanaan dilakukan belum menga- si V DPR RI meminta peme­r intah
laut berkembang sangat pesat. Itu- cu pada terbentuknya provinsi Kal- tidak mempersulit birokrasi pengu-
lah sebabnya komisi yang membi- tara. “Sekarang sudah jadi provinsi rusan izin penerbangan di sejumlah
dangi masalah perhubungan dan sendiri dan sudah dibangun ya sele- jalur perintis di Provinsi Kalimantan
transportasi ini mendukung dae- saikan dulu. Kalau dilihat sejumlah Utara (Kaltara). Transportasi udara
rah pecahan Kalimantan Timur ini kasus, memang selalu lebih cepat menjadi andalan masyarakat setem-
segera mempunyai pelabuhan ber- pertambahan penumpang dari pada pat karena medan darat di provinsi
taraf ekspor yang dapat mendorong kapasitas bandara, ini harus dianti- dengan luas wilayah 72.567 km2 ini
pertumbuhan ekonomi. Langkah sipasi manajemen Bandara Juwata belum mendukung. “Kalau pertim-
ini dilakukan seiring pembenahan kedepan,” ujarnya. bangannya adalah keselamatan, itu
sejumlah pelabuhan untuk men- perlu karena dalam bisnis penerban-
dukung moda transportasi sungai Dalam penjelasannya Kabid Ke- gan satu saja syarat tidak dipenuhi
dan laut yang menjadi andalan ma- amanan Penerbangan Bandara Ju- bisa fatal. Tetapi jangan masalah ini
syarakat. “Kita juga siapkan pelabu- wata, Gozali Panjaitan menjelaskan terjadi karena birokrasi, kalau per-
han yang punya standar bisa ekspor. saat ini penumpang yang dilayani syaratan sudah lengkap segera di-
Apalagi Kaltara berada didekat neg- sudah mencapai 1,1juta/tahun, percepat saja karena ini dibutuhkan
ara tetangga, serta jangan malah sedangkan perluasan akan meng- masyarakat. Tidak boleh memper-
harus ke Makasar atau ke Surabaya kerek kapasitas menjadi 2,2 juta lambat proses pemberian izin,” kata

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 63


KUNJUNGAN KERJA

anggota Komisi V DPR, Abdul Ha- anggaran yang sudah ditetapkan muda ini patut memiliki kantor SAR
kim. Ia meminta pemerintah dalam secara sepihak itu tidak dapat digu- (Search and Rescue) sendiri. “Se-
hal ini Ditjen Perhubungan Udara, nakan dengan efektif. lama ini Pos SAR Tarakan dibawah
Kementrian Perhubungan transpar- koordinasi Kantor SAR Balikpapan.
an dalam menyelesaikan proses “Saya diminta mempersiapkan Melihat tantangan ke depan sebai-
pengurusan perizinan. Apabila ada perluasan bandara Tanjung Hara- knya Provinsi Kaltara punya Kantor
persyaratan yang harus dilengkapi, pan di ibukota provinsi. Jelas tidak SAR sendiri,” kata Hetifah anggota
pemerintah menurut Politisi FPKS mungkin karena keterbatasan la- Tim Kunker Komisi V DPR. Untuk
ini patut melakukan asistensi agar han, panjang landasan 1600 meter menanggulangi keadaan darurat
masyarakat calon pengguna jasa di tidak dapat ditambah. Lebih baik saat ini sudah berdiri Pos SAR Tara-
wilayah yang baru dimekarkan ini dialihkan ke lokasi lain,” tambahnya. kan dengan 16 orang tenaga peny-
tidak terhambat aktifitasnya. Ia meminta dalam penetapan ang- elamat. Mereka harus siaga meng-
garan, pemerintah pusat sebaiknya hadapi tantangan di wilayah dengan
Sebelumnya Penjabat Gubernur melibatkan daerah sampai pada luas 72.567,49 km2 yang memiliki 1
Kaltara, Irianto Lambrie dalam per- pembahasan terkecil. Saat ini lanjut- bandara internasional dan 7 ban-
dara perintis. Tidak seperti provinsi
lain sebagian besar penduduk juga
mengandalkan transportasi sungai,
ditambah pelayaran internasional
dari Laut Cina Selatan yang melin-
tas di perairan provinsi pemekaran
dari Kaltim ini. “Kita tentu tidak mau
terlambat dalam merespon keadaan
darurat di perbatasan dengan Sabah
dan Serawak Malaysia Timur,” lanjut
politisi dari Fraksi Partai Golkar ini.

Sementara itu Kepala Kantor


SAR Balikpapan Hendra Sudirman
menjelaskan saat ini koordinasi
dengan Pos SAR Tarakan sejauh ini
masih berlangsung baik. Hanya saja
ia menyebut kalau mencermati tan-
tangan di lapangan dan memban­
dingkan dengan petugas dan pera-
temuan dengan Tim Kunker Komisi nya Kaltara sudah memiliki 7 banda- latan pendukung memang jauh dari
V di Gubernuran Tanjung Selor ra perintis yang tersebar di 4 kabu- memadai. “Sebaiknya memang ada
mengeluhkan sulitnya memperoleh paten dan 1 bandara internasional Kantor SAR sendiri di Kaltara seba­gai
izin bagi maskapai penerbangan di Kota Tarakan. Selain itu dibangun Unit Pelaksana Teknis Basarnas se-
yang akan membuka jalur perintis pula bandara Long Ampung di Kab. hingga sumber daya akan dilengka-
di wilayahnya. “Padahal ini investasi Malinau dan Long Bawan di Kab. pi. Respon terhadap kecelakaan juga
swasta, mereka sudah siap berop- Nunukan yang berada di perbatasan akan lebih cepat,” jelasnya. Ia juga
erasi tapi izin permanen tidak kun- Kaltara dengan Malaysia. Proyek menyebut dalam pelaksanaan tugas
jung keluar,” tandasnya. Karena per- di kawasan strategis nasional ini di lapangan petugas Pos Tarak­an ti-
mintaan masyarakat tinggi akhirnya bekerja sama dengan TNI AD. dak jarang bertemu dengan rescuer
perusahaan penerbangan tersebut dari negara tetangga Malaysia. Ka-
melayani dengan izin sementara Kaltara Perlu Punya lau bicara SDM ia meyakini timnya
yang setiap bulan diperpanjang. Kantor SAR Sendiri dapat menandingi tetapi kalau bi-
Kondisi tersebut menurut mantan cara kelengkapan (alut) sudah ter-
Sekda Kaltim ini jelas menyulitkan Tantangan geografis serta lalu lin- tinggal. Ini menurutnya juga mem-
karena tidak gampang memper- tas transportasi baik di darat, laut pengaruhi respon dilapangan. “Kita
panjang izin tepat waktu, setiap dan udara yang padat membuat re- tentu tidak mau saat menyelamat-
bulannya. Pada bagian lain ia juga siko kecelakaan di Provinsi Kaltara kan warga negara kita di perbatasan
melaporkan lemahnya koordinasi tergolong tinggi. Untuk meningkat- ternyata didahului oleh tim SAR dari
pemerintah pusat dalam penetapan kan respon tanggap terhadap negara lain,” demikian Hendra. (iky/
anggaran pengembangan sejumlah iw) Foto: Iwan Armanias/Ical/Parle.
bandara di wilayahnya. Akibatnya kecelakaan/bencana provinsi ter-

64 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


Komisi VII DPR
Soroti Illegal Tapping
dan Infrastruktur Gas
Pada masa reses kali ini, Komisi VII DPR “Ini mengapa masih kerap terjadi pencurian minyak dan
bagaimana penanganannya,” tanya Gusti Iskandar Sukma
menerjunkan dua tim kunjungan kerja yaitu Alamsjah dari Partai Golkar.
ke Provinsi Sumsel dan DKI Jakarta. Pada Menurutnya, terkesan adanya pembiaran oleh aparat
setempat. Bakan dibeberapa daerah tidak terjadi kasus
kunjungan ke Sumsel, Palembang, Tim separah ini. “Pencoleng tidak boleh dibiarkan yang utama
harus koordinasi dengan Pemerintah daerah setempat,”
menemukan bahwa maraknya illegal tapping tegasnya.
di daerah tersebut, sehingga Komisi VII DPR Komisi VII DPR kritisi kinerja PLN Cabang Sumatera
berencana memanggil Kepala SKK Migas Selatan. Pasalnya masih maraknya pemadaman bergilir
di wilayah tersebut. Hal itu mengemuka saat Tim Kunker
dan jajarannya untuk meminta penjelasannya Komisi VII DPR mengadakan RDP dengan jajaran Direksi
PLN Cabang Sumsel, baru-baru ini.
terkait illegal tapping di Sumsel yang diduga
“Ini ada keanehan padahal daya PLN Sumsel surplus
merugikan negara hingga 3000 barel perhari tapi mengapa masih banyak pemadaman,ini persoalan
utamanya transmisi,” ujar anggota DPR Asmin Amin dari
atau setara 3 miliar perhari. FPKS.

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 65


KUNJUNGAN KERJA

Menurutnya, PLN ini merupakan PGN Wilayah DKI Jakarta. Kunjungan Saat ini peningkatan peman-
lembaga yang sangat maja padahal ini bertujuan untuk mendapatkan faatan gas bumi untuk pemenuhan
sudah dikasih margin 7 persen dari informasi dan melihat secara lang- kebutuhan domestik menjadi salah
APBN. “Itu luar biasa sekali meskipun sung perkembangan infrastruktur satu fokus nasional. oleh karenanya
tidak ada dasar hukum yang jelas,” gas di PT PGN wilayah DKI Jakarta. perlu mendapatkan dukungan dan
tegasnya. partisipasi semua pihak terkait.
“Kita ingin mengetahui secara
Hal senada disampaikan oleh langsung dan mendapatkan infor- General Manajer Strategic Busi-
Djamaludin Jafar dari Fraksi PAN. masi mengenai pengembangan ness Unit (SBU) Transmisi- Sumatra
Dia mengaku her an terhadap infrastruktur gas bumi seperti ja­ Jawa Melanton Ganap menjelas-
kinerja PLN. Padahal listrik surplus ringan pipa transmisi dan distribusi kan bahwa “Strategic Business Unit
di wilayah itu. “Masih ada ribuan serta stasiun pengisian bahan bakar (SBU) Transmisi Sumatra Jawa yang
desa yang listriknya sering mati,” gas (SPBG),” ujar Ketua Komisi VII dikelola di Stasiun gas di Muara
katanya. DPR Sutan Bhatoegana. Bekasi mengoperariskan jaringan
pipa transmisi dari Stasiun Grissik di
Sementara Milton Pakpahan dari Menurutnya, ketersedian gas bu­ Sumatra Selatan kemudian menuju
Partai Demokrat mengatakan, Perlu mi yang didukung dengan pengem- ke Stasiun Pagardewa yang meneri-
didorong pembangunan pembang- bangan infrastrukturnya sangat ma pasokan gas dari Pertamina lalu
kit. Selain itu, perlu variasi gas dan penting untuk meningkatkan pasok­ menuju ke Jawa Barat yaitu ke Stasi-
energi terbarukan untuk menunjang an gas di berbagai sektor seperti in- un Bojonegara dan terakhir menuju
kinerja PLN. “Ini perlu kesadaran dustri, pembangkit listrik, komersial ke Stasiun Muara Bekasi. (si) Foto: Su-
bersama membangun PLN,” tam- dan rumah tangga khususnya di ibu- geng/Wahyu/Parle.
bahnya. kota Jakarta.

Dorong Infrastruktur Gas Saat ini peningkatan pemanfaatan gas bumi untuk
Sementara pada kunjungan ke pemenuhan kebutuhan domestik menjadi salah satu
Ibukota Negara, tim meninjau Stasi-
un Pengisian Bahan Bakar Gas (SPB-
fokus nasional. oleh karenanya perlu mendapatkan
BG) Muara Gembong, di wilayah dukungan dan partisipasi semua pihak terkait.
Bekasi. kunjungan kali ini, DPR RI
melakukan kunjungan kerja ke PT.

66 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


SOROTAN

Pemerintah
Diminta Serius
Tangani TKI Overstay
Terdapat 101.067 orang TKI yang melakukan pengurusan dokumen setelah Arab Saudi memberikan
amnesti. Kemudian yang sudah dilayani dokumen itu sebanyak 17.655 orang. Dari jumlah tersebut
sebanyak, 6.257 orang akan pulang ke tanah air.

B
erdasarkan perkiraan cara langsung kondisi para TKI yang Menurut Hasanuddin, banyak juga
masih ada sekitar melewati batas izin kerja (over- para TKI yang telah mendapatkan
75.000 orang pekerja stayer) di Arab Saudi, Komisi I DPR rekomendasi untuk kerja kembali di
migran Indonesia dan mengirimkan tim yang akan berto- majikannya atau majikan baru dan
keluarganya yang ber- lak dari tanggal 2-7 Desember 2013. itu tersebar di berbagai wilayah.
status tidak berdokumen. Bahkan “Komisi I DPR akan menemui Duta “Sekarang ini ada tersebar yang
banyak kendala saat pengurusan Besar RI di Arab Saudi serta Konsulat mereka siap kembali ada ratusan
amnesti oleh pekerja migran antara Jenderal. Serta melihat sejauh mana orang di KJRI Jeddah, dan ratusan
lain akses layanan yang sulit dijang­ KBRI dan KJRI ini menyelenggarakan org di KBRI Riyadh,” jelasnya.
kau oleh pekerja migran dan pela­ fungsi pelayanan kepada mereka,”
yanan di KJRI yang kurang optimal. kata Wakil Ketua Komisi I DPR TB Dia menambahkan, Komisi I DPR
Hasanuddin kepada wartawan di juga ingin mendapatkan gambaran
Karena itu, guna mengetahui se- Gedung DPR, baru-baru ini. penuh terkait kendala di lapangan,

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 67


Pelayanan Medis di Tarhil Sumaysi.

Dia juga mendesak kepada peme­


rintah untuk meminta keterangan
kepada otoritas setempat menge-
nai praktek sweeping barang TKI di
Tarhil yang disita, hilang dan tanpa
ada pemberitahuan serta tidak ada
resi. “Pihak petugas Tarhil Sumaysi
terus melakukan sweeping barang-
barang TKIO termasuk peralatan
mandi. Barang disita tanpa diberi
resi. Bahkan, salah satu TKIO me­
laporkan dia mendapat izin keluar
ruangan untuk periksa tasnya dan
kedapatan semua perhiasan dan
uang hilang dari tas,” jelasnya.

Dia mendesak kepada pemerintah


untuk segera memulangkan TKIO
secara massal menggunakan arma-
da laut. Menurutnya, jika menggu-
nakan pesawat akan besar biayanya
dan TKI tidak dapat langsung dipu-
langkan karena semua penerbangan
diprioritaskan bagi rombongan haji
yang pulang ke negara masing-ma-
sing.

“Perlu segera diberikan akses dan


membantu menyalurkan hasil sum-
bangan dari masyarakat berupa
minuman, makanan, obat-obatan,
kondisi tempat penampungan serta alasan untuk menunda pemulangan pampers, pembalut perempuan
bagaimana proses dokumen keimi- sekitar 7 ribu tenaga kerja Indonesia yang sangat diperlukan bagi para
grasian apakah sudah berjalan atau (TKI) yang overstay di Arab Saudi. TKIO. Karena hanya KBRI/KJRI yang
tidak. “Pemerintah kan punya anggaran,” mempunyai akses masuk ke dalam,”
kata anggota Timwas TKI, Poempida tambahnya,
Sementara anggota Komisi IX Hidayatullah di gedung DPR, belum
DPR dari Partai Golkar Poempida lama ini. Pasalnya, pemberian konsumsi
Hidayatullah Pemerintah tak ada dan obat-obatan yang disediakan
Anggaran dimaksud, lanjutnya, oleh K JRI/KBRI dan pemerintah
terkait situasi darurat. Pemulangan Arab Saudi tidak optimal dan tidak
TKI termasuk masalah darurat dan sebanding dengan jumlah TKI
dana itu, katanya bisa digunakan sehingga kesehatan para TKIO
untuk menyewa pesawat.” Tapi menurun.
kenapa seolah-olah pemerintah
gamang dalam merespon persoalan “Kita mendesak pemerintah seriu-
TKI di Arab Saudi,” ujarnya si persoalan TKI di luar negeri, Ne­
gara berkewajiban melindungi war-
Sementara Anggota Komisi IX ga negaranya tanpa pandang bulu,
DPR RI, Rieke Diah Pitaloka meminta jelang ekonomi Asean harus siap-
pemerintah untuk menambah kon- kan secara matang tenaga kerja In-
sumsi, obat-obatan dan jumlah tim donesia agar bisa bersaing dengan
medis untuk para Tenaga Kerja In- Negara lain. Siapkan Tenaga kerja
donesia Overstayer (TKIO) di Tarhil yang mampu bersaing dan mindset
Sumaysi, Arab Saudi. Berdasarkan dipekerjakan luar negeri dapat di-
data dari KBRI, terdapat kurang le­ luar negeri,” terangnya. (si) Foto: Eka
bih 7.885 TKIO Butuh Makanan dan Hindra/Parle.

68 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


LIPUTAN KHUSUS

Bali Session of the PC on the WTO


Berakhir, Terima Kasih DPR
Tepuk tangan bergemuruh ketika pimpinan sidang Vital Moreira dari Parlemen Uni Eropa
menyampaikan kata penutup dalam hajat anggota perlemen dari seluruh dunia Bali Session of the
PC on the WTO. “Izinkan saya mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada tuan rumah
DPR RI. Tidak hanya fasilitas yang mereka sediakan untuk kita tetapi juga dukungan mendalam
kepada kita selama sidang beberapa hari ini,” katanya.

P
ertemuan parlemen dari 39 negara ini Point ke dua yang disetujui, aktifitas perdagangan
berlangsung tanggal 2-5 Desember dilak- internasional memiliki peran penting sebagai salah
sanakan secara bersama oleh 3 lembaga satu alat untuk mendorong pembangunan. Selain
yaitu IPU (Inter-Parliamentary Union) , Parle- itu, perlu ada keselarasan antara Preferential Trade
men Eropa dan DPR RI. Kegiatan yang dilak- Agreement s, termasuk diantaranya kerjasama
sakan paralel dengan Konferensi Tingkat Menteri ke-9 perdagangan plurilateral, regional, dan bilateral,
Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) menghasilkan se- dengan sistem perdagangan multilateral. Sidang ini juga
jumlah kesepakatan penting. Dalam Keterangan Pers, mengharapkan adanya perkembangan dalam berbagai
Ketua Badan Kerja Sama Antara Parlemen (BKSAP) DPR bidang, termasuk dalam negosiasi perdagangan untuk
RI Surahman Hidayat menyampaikan beberapa hal yang produk barang dan jasa lingkungan. Mendukung
telah disepakati itu adalah menegaskan komitmen un- keterlibatan negara berkembang dalam proses negosiasi
tuk mendukung sistem perdagangan multilateral yang perdagangan bebas dan menyuarakan agar WTO dapat
terbuka dan adil berdasarkan prinsip non-diskriminasi. lebih mengakomodasi keterlibatan parlemen untuk

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 69


LIPUTAN KHUSUS

meningkatkan transparansi dalam sistem perdagangan Sementara anggota BKSAP Nurhayati Ali Assegaf yang
internasional. juga menjabat sebagai anggota Executive Committee
Inter-Parliamentary Union (IPU) mengatakan, Indonesia
Surahman menambahkan, Indonesia juga memberikan akan mengajukan diri untuk menjadi anggota Steering
masukan amandemen terhadap Outcome Document Committee PCWTO pada tahun 2014, bersamaan den-
yang disebutnya Bali Outcome, yaitu menekankan gan rotasi anggota Steering Committee.
bahwa seluruh lapisan masyarakat memiliki kepentingan
untuk mendapatkan keuntungan dari mekanisme Perdagangan Bebas Tidak Boleh Ganggu
perdagangan multilateral. Hasil kesepakatan Doha Ketahanan Ekonomi Nasional
Development Agenda harus seimbang dan lebih
adil bagi kelompok negara berkembang dan kurang Sementara itu dalam upacara pembukaan PC WTO,
berkembang, serta mendorong partisipasi negara Ketua DPR RI Marzuki Alie mengingatkan agar upaya
berkembang untuk meneruskan agenda pembangunan mewujudkan perdagangan bebas tidak sampai meng-
pasca 2015. gangu ketahanan ekonomi nasional suatu negara. Ini-
lah yang mendorong anggota parlemen berkumpul
Secara khusus, anggota BKSAP, Edwin Kawilarang pada saat pelaksanaan sidang WTO untuk mengkritisi
dalam sidang pleno menyuarakan WTO seharusnya dan memastikan perdagangan bebas berjalan secara
mengeliminasi berbagai kampanye negatif terhadap adil dan bermanfaat. “Tantangan inilah yang menjadi
komoditi minyak sawit dan produk turunannya serta kepedulian kita sebagai penerima mandat dari rakyat
membuka akses pasar bagi produk sawit di negara-neg- mengawal pembangunan nasional dari potensi dam-
ara maju, terutama karena tanaman sawit di Indonesia pak negatif kerjasama perdagangan bebas yang dapat
diproduksi secara tradisional dan menyerap lapangan mengganggu ketahanan ekonomi nasional masing-
kerja dalam jumlah besar. Intinya, DPR ingin memasti- masing negara. Penting menjaga perdagangan bebas
kan ketentuan WTO diimplementasikan sejalan dengan diatas ketahanan ekonomi nasional suatu bangsa,” ka-
upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. tanya.
Kompetisi dan rivalitas yang timbul dari mekanisme
perdagangan bebas harus dapat memberikan kontribusi Dihadapan peserta sidang ia menekankan peran par-
bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. lemen dalam isu perdangan bebas dunia tidak hanya

70 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


ra bangsa-bangsa namun lebih dari itu parlemen adalah
miniatur rakyat yang menentukan sendiri eksistensi
dan corak kerja sama ekonomi lainnya yang diinginkan.
Ketua DPR juga berharap anggota parlemen yang hadir
dalam pertemuan PC WTO dapat mendukung pengua-
tan sistem perdagangan multi lateral dan upaya peny-
elesaian Doha Develpment Agenda termasuk isu utama
Bali Package.

Sementara itu anggota Komite Eksekutif IPU Phai-


roj Thambanjong yang bicara mewakili Ketua IPU juga
menyampaikan apresiasi. “Saya mengucapkan terima
kasih kepada parlemen Indonesia yang telah meluang-
kan waktu dalam menyiapkan acara ini dengan sebaik
mungkin”, ujarnya. Baginya kehadiran parlemen adalah
untuk memastikan WTO bisa mengatasi hambatan
yang dihadapi negara berkembang dalam mengakses
pasar negara industri. Parlemen yang tergabung dalam
PC WTO juga mendukung negara berkembang untuk
mendapat dorongan melalui adanya perlakuan khusus,
mendorong terwujudnya kerja sama internasional fasilitasi perdagangan dan bantuan untuk perdagangan.
dalam bidang ekonomi, perdagangan, investasi dianta- (tt/iky) Foto:Rizka/Parle.

AYO BELI BATIK...


Kehadiran parlemen dari 39 nega-
ra anggota IPU (Inter-Parliamentary
Union) ditambah European Parlia-
ment tentu kesempatan yang baik
untuk memperkenalkan kekaya­
an budaya Indonesia, salah sa-
tunya adalah batik. Itu pula yang
dilakukan anggota delegasi Indo-
nesia Nurhayati Ali Assegaf yang
mendapat kehormatan memimpin
jalannya diskusi sesi ketiga PC WTO
(Parliamentary Conference on the
WTO).

“Iyalah kita ajak para delegasi un-


tuk sebanyak mungkin membeli ba-
tik Indonesia yang khas, bisa juga
untuk oleh-oleh setelah mengikuti
konferensi di Bali ini,” katanya usai
sidang di Hotel Patra Jasa, Denpasar,
Bali, beberapa waktu lalu. Presiden
Perempuan Parlemen IPU ini juga
menghadiri sidang dengan me­ WTO Officials. “Please buy batik, our batik Indonesia dan tergerak untuk
ngenakan batik dan menarik perha- product of Indonesian culture,” seru- langsung mengenakan dalam si-
tian sejumlah delegasi yang rata-ra- nya disambut tepuk tangan peserta dang kali ini.
ta mengenakan stelan jas lengkap. sidang.
“Iya ini batik Indonesia, saya suka.
Himbauan yang sama juga disam- Ternyata dari sejumlah delegasi Saya juga sudah beli batik sebagai
paikan Menteri Perdagangan Gita PC WTO, ada anggota delegasi yai- oleh-oleh untuk saudara saya yang
Wirjawan saat menjadi pembicara tu Senator dari Kenya, Katherine ada di Kenya,” jelasnya sambil me-
dalam sesi diskusi tentang Policy Mukhte Nabwala yang sudah me- mamerkan batik yang dikenakan-
Dialogue with Minister and Senior makai batik. Ia mengaku menyukai nya. (iky)

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 71


SELEBRITIS

Fatin Sidqia Lubis


Juara I X Factor Indonesia

Tahun 2013 agaknya menjadi


tahun penuh “mukjizat” bagi
Fatin Sidqia Lubis. Betapa
tidak, setelah menjuarai
X Factor pada Mei lalu,
praktis perjalanan hidupnya
berubah 180 derajat. Saat
ditemui Rahayu Setiowati
dari Parlementaria baru-baru
ini, gadis kelahiran Jakarta,
30 Juli 1996 ini menceritakan
suka dukanya memasuki dunia
hiburan yang notabene menjadi
dunia baru baginya.

72 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


Fatin, tak jauh beda dengan garis-garis, dengan malu-malu ia Dalam kesempatan itu Fatin
g a dis r e m aj a l ainny a. S e l ain tampil dihadapan para juri yang mengakui keunggulan olah vocal
mengikuti olahraga beladiri, ia notabene merupakan artis senior dari Novita Dewi. Meski demikian hal
pun tak ketinggalan mengikuti dan ternama itu. itu tak menyurutkan semangatnya
perkembangan musik tanah air untuk memberikan yang terbaik
dan mancanegara. Tak jarang Tak disangka, lewat lagu Grenade yang ia bisa. Bahkan dengan sekuat
ia bersenandung di dalam milik Bruno Mars, Fatin mendapat tenaga ia mencoba menutupi segala
kamar ataupun di kamar mandi tepukan tangan meriah dari kekurangannya, termasuk dalam
m e ny any ik an l a gu - l a gu y an g keempat juri, Rossa, Ahmad Dhani, hal menghafal lirik lagu. Maklum,
memang tengah “in” di kalangan Mulan dan Bebi Romeo. Dapat dalam beberapa babak Fatin pernah
anak muda. Namun, saat itu sama diduga, ia pun dapat dengan mulus beberapa kali lupa lirik.
sekali tidak ada dalam pikirannya melenggang ke babak berikutnya.
jika ia harus menggeluti dunia tarik Satu per satu “saingannya” Namun, t akdir b erkat a lain,
suara, apalagi menjadi seorang artis ditinggalkannya“competitor” nya dewi fortuna menghampirinya.
terkenal. ditinggalkanny a. Dan singkat Lewat lagu “Katakan Tidak” yang
cerita, masuklah ia dalam babak ia nyanyikan secara duet dengan
Nasib, berkata lain. Suatu hari Final. Novita Dewi menjadi saingan penyanyi remaja Afgansyah
ia dengan slogan “coba- coba” terberat Fatin ketika itu. Reza, disusul dengan lagu
mengikuti ajang X Factor Indonesia, kemenangannya b er titel “Aku
yang memang baru pertama kali Memilih Setia”, putri pasangan Fatin
diadakan di tanah air. Masih diingat Bahari Lubis dan Nurseha ini pun
Fatin, kondisinya ketika itu bisa didapuk sebagai pemenang X Factor
dikatakan kurang fit. Namun, Indonesia musim pertama.
karena orangtua dan pihak
sekolah mengijinkanny a Album dan Film Perdana
untuk mengikuti audisi
ajan g p e n c ar ian b ak at Dapat diduga, usai menjadi jawara
bernyanyi itu, ia pun tak di ajang X Factor, praktis hari-hari
kuasa untuk menggagalkan Fatin pun berubah. Dari nobody
niat coba-cobanya m e n j a d i s o m e b o d y. S e m a k i n
mengikuti kompetisi banyak orang yang mengenal
tersebut. Dengan masih dirinya, tak sedikit yang memanggil-
m e n g e n ak an s e r a g am manggil namanya ketika ia
sekolah abu - abu y ang tengah melewatkan kebersamaan
dipadukan dengan sweater dengan orangtua ataupun teman-
temannya. Tidak hanya itu, jika
sebelumnya, selepas pulang
sekolah ia langsung
kembali pulang ke
rumah, kini hari-harinya
disib uk k an d e n gan
berbagai jadwal
ke g i at a n , l at i h a n ,
wawancara, syuting
d a n s h o w. M e s k i
waktu kebersamaan
d en gan or an gtua
dan adiknya sedikit
tersita, namun itu
tak mengurangi
rasa syukurnya.
Ia bersyukur bisa
merasakan semua
itu di usianya yang
masih ter bilan g
muda. Padahal
tidak sedikit
orang yang ingin
mencapai posisi

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 73


SELEBRITIS

album perdananya tersebut, label mengambil lokasi syuting di Vienna,


Sony Musik yang menaunginya Austria. Di film tersebut Fatin
menggandeng Gustav Efraimsson, berperan sebagai Fatin. Selain itu ia
seorang penulis lagu dan produser pun ditunjuk untuk mengisi Original
musik asal Swedia yang pernah Soundtrack (OST) film tersebut.
terlibat pembuatan single All in My Ia pun melakukan syuting video
Head yang dibawakan boys band klipnya di Paris, Perancis. Ia sangat
NKOTBSB (New Kids On The Block & gembira dengan perjalanannya
Backstreet Boys). tersebut. Bukan hanya karena ia
bisa mengunjungi Eropa secara
“Alhamdulillah, Album perdanaku gratis namun karena pengalaman
F o r Yo u y an g b e r isi 12 l a gu yang ia rasakan ketika mengunjungi
mendapat tempat yang baik dari tempat-tempat bersejarah di Eropa.
masyarakat. Buktinya, dalam waktu
sembilan hari penjualan mencapai “Ini pengalaman baru buat aku.
80 ribu keeping. Padahal industri Dan alhamdulillah keluarga dukung
musik katanya lagi lemah karena b an g e t . A k u s e n an g b an g et .
banyaknya pembajakan dan illegal Pelajaran berharga untukku, aku
download,” ungkap Fatin. ceritain ke keluarga dan ke teman-
teman, wah seru deh,” papar dara
Siswi kelas 12 SMAN 97 Jakarta ini yang sebentar lagi akan mengikuti
dengan antusias menceritakan seja- Ujian Nasional itu.
rah dibalik nama album perdananya
itu. Gadis manis ini pun mengisah- Tetap Utamakan Pendidikan
kan nama for you karena saat itu
oleh teman maupun para Fatinistic Berbicara tentang masa
(sebutan untuk penggemar Fatin) depannya, Fatin tak menampik jika
sering dipanggil Foya. Gara-garanya profesinya sebagai artis bukan tidak
ketika ia lolos audisi X Factor Indo- mungkin bisa dijadikan sandaran
nesia, ia menyanyikan lagu “Gre- hidupnya kelak. Namun mengingat
nade” dimana dalam lagu tersebut banyaknya pesaing yang terus
ada lirik “for ya”yang ditempatkan menerus berganti dalam dunia
di chorus (reffrain), sehingga diple- hiburan, maka ia bertekad untuk
setkan menjadi foya. tetap mengedepankan pendidikan
akademisnya sebagai bekal masa
“Pas audisi X Factor nyanyi kan depannya. Baginya pendidikan
Grenade, nah ada foya gitu, jadinya sangat penting, meskipun ia berada
for you,” jelas kata Fatin ketika di industri hiburan. Terlebih lagi,
ditemui di studio 4 RCTI Kebun keinginannya kelak mengambil
Jeruk, Jakarta. jurusan sastra Inggris, tentu hal ini
akan semakin mendukung karirnya.
Selain lagu Aku Memilih Setia,
dalam album tersebut, ia juga “A ku mauny a ambil jur us an
menjadikan lagu “Dia Dia Dia” sebagai sastra Inggris. Sudah ada sih
single lainnya. Tak tanggung- beberapa kampus yang ingin aku
seperti dirinya harus menunggu tanggung, video klip single tuju untuk kuliah nanti. Dan yang
hingga bertahun-tahun lamanya. teranyar Fatin itu pun mengambil pasti aku tetap harus kuliah dan
latar belakang di kawasan Vienna mengutamakan pendidikan,”jelas
Rasa syukurnya semakin dalam (Austria) dan Paris (Perancis). Kedua Fatin.
tatkala single miliknya yang bertitle kota tersebut dipilih karena dinilai
Aku Memilih Setia yang notabene memiliki keindahan arsitektur untuk Fatin pun mencerit akan
menjadi lagu kemenangannya itu ditampilkan dalam video klip Fatin. pengalamannya beberapa waktu
menjadi hits ditengah lemahnya lalu yang mendapat undangan di
industri musik tanah air. Bahkan Berbicara tentang kepergiannya salah satu acara untuk menghibur
terakhir lagu tersebut termasuk ke beberapa negara di Eropa itu, para undangan termasuk Menteri
dalam 11 lagu lainnya dalam album Fatin mencerit akan bahwa ia Pendidikan M. Nuh. Ia sangat senang
bertajuk For You yang baru dirilis dipercaya untuk terlibat dalam karena sebagian besar undangan
pada 11 November 2013 lalu. Tak pembuatan pembuatan film ’99 ikut bernyanyi bersamanya. “Artinya
tanggung-tanggung, dalam merilis C ahaya di L angit Eropa’ yang beliau-beliau itu kan tahu laguku,”

74 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


ungkap Fatin sambil tersenyum. gadis berhijab ini pun mengatakan tanda penduduk). Malah diakuinya,
Bahkan saking senangnya mereka bahwa untuk saat ini dirinya belum ia pun sudah mendapat SIP, atau
mendengarkan suara merdu Fatin, tertarik dengan dunia tersebut. surat ijin pacaran, lho kok?!!..
sampai-sampai gadis manis itu pun Hal tersebut sangat dimaklumi
didapuk untuk kembali menyanyikan mengingat tahun ini Fatin baru “Ia aku sudah 17 tahun, sudah
lagu tambahan. memasuki usia 17 tahun. Usia punya KTP, sudah punya SIP atau
yang baru tergolong dewasa dalam surat ijin pacaran dari orangtua,
“Terus mereka minta tambah dua undang-undang. hehe,”ujar Fatin terkekeh.
lagu lagi, padahal kan harusnya aku
sudahan. Tapi ya gak apa-apa aku Usia 17 tahun bagi Fatin adalah Fatin mengatakan orangtuanya
akhirnya nyanyi lagi,” katanya. usia yang sudah tidak dikatakan memang membolehkannya untuk
anak-anak lagi. Dan untuk pertama m e m i l i k i p a c ar, n am u n s an g
Berbicara tentang dunia politik, kalinya ia mengantongi KTP (kartu pacar jika ingin mengajak pergi
harus terlebih dahulu meminta
ijin langsung kepada ayahnya.
Begitupun jika sepulang mereka
dari berpergian, sang pacar harus
menyerahkan kembali Fatin kepada
sang ayah.“Beratkan syaratnya,”
tawa Fatin.

Tahu n 2014 b is a dik at ak an


menjadi tahun perdana dirinya
untuk menjadi pemilih dalam
sebuah pemilihan umum. Ia pun
mengaku sudah memiliki jawara
yang akan di pilihnya sebagai wakil
rakyat mendatang.

“Aku udah punya calon yang nanti


akan aku coblos di pemilu April
mendatang. Tapi masih rahasia
ya,”ungkapnya,

Berbicara tentang pemilu, Fatin


memiliki pengalaman lucu. Dalam
pemilihan umum tahun 2009 lalu,
ia belum berhak memilih, namun
karena ingin dikatakan sudah
dewasa, dengan iseng ia ikut
mencelupkan jarinya ke tinta para
petugas di TPS (tempat pemungutan
suara) saat kedua orangtuanya
tengah menggunakan hak suaranya.

“Dulu biar dibilang udah dewasa,


aku ikut ibuku ke TPS terus celupin
tinta ke tanganku. Tapi besok aku
bener-bener menjadi pemilih,”kata
Fatin s ambil ter t awa. I a pun
berharap ke depannya ia tidak salah
dalam memilih wakil rakyat yang
akan memperjuangkan aspirasi
masyarakat Indonesia. (Ayu) Foto:
Ayu/Doc?Parle.

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 75


PERNIK

LENGKAP SIH, TAPI…


Lulu tampak duduk termenung di depan ruang fitness, Lapangan Jantung Sehat, Kompleks
DPR RI. Sesekali kepalanya melongok ke dalam ruang yang cukup ramai itu. Pagi itu, udara
masih cukup segar, ditambah suasana ramai usai senam bersama. Pegawai di TU BAKN
Setjen DPR ini kembali menyeka keringatnya. Akhirnya, setelah 10 menit menunggu, ia
memasuki ruang fitness, dan langsung menuju salah satu alat, treadmill.
Ia mengaku, harus menunggu struktur Senam di Pelayanan Kese­ bagai tempat untuk berolahraga.
untuk bisa meng­g unakan salah hatan Setjen DPR RI. Walaupun alat-alatnya sudah cu-
satu alat di ruang fitness.Pasalnya, kup bagus dan lengkap, namun
walaupun alat cukup lengkap, “Dulu, ruang fitness berada di memang panjang, lebar dan tinggi
namun jumlahnya cukup terbatas. Nusantara V, tepatnya di Gedung ruangan kurang layak untuk tem-
Sehingga, ketika pegawai yang Pustaka Loka. Namun karena terjadi pat berolahraga. Panjang ruangan
berolahraga cukup banyak, harus terjadi reformasi, ruangan yang di itu tidak sampai 10 meter, lebar 3
saling bergantian. Tak jarang, sana dipakai untuk rapat. Kemudian, meter, tingginya juga cuma 2,5 me-
harus menunggu di luar ruangan, sempat juga dipindah ke ruangan ter. Ia menilai, luas ruangan ini tak
atau mencoba jenis olahraga yang Ins­t alasi, sekitar 2 tahunan berada sebanding dengan jumlah peminat
lain terlebih dulu, ke jogging track di sana. Kemudian baru dipindah ke olahraga fitness.
misalnya. Lapangan Jantung Sehat ini. Dulu
waktu di Nusantara V, sampai me- “Alat-alat sudah cukup lengkap,
Untuk mencari tahu hal ini, Tim miliki satu ruangan khusus untuk fit- bagus, dan banyak juga. Peminatnya
Parle memutuskan untuk menemui ness dan aerobic. Di sini jauh lebih cukup banyak, tapi ya itu, ruangan-
pengurus ruang fitness. Info di- sempit dibanding ruangan sebelum- nya sempit. Peminatnya dari tahun
dapat, pengurusnya adalah Bagian nya,” ujar Yani. ke tahun juga semakin banyak. Coba
Pelayanan Kesehatan Setjen DPR. ruangannya lebih luas, mungkin
Akhirnya kami bertemu dengan Ia mengakui, luas ruang fitness akan lebih banyak lagi yang datang
Yani, seorang ahli Fisioterapi dan In- yang baru ini kurang memadai se- untuk berolahraga. Karena enggak

76 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


tanya, dan akan dimonitor dari wak-
tu ke waktu,” ujar Yani memastikan.

Berharap Diperluas Lagi

Yani selalu berharap, ruang fitness


dapat diperluas, atau dipindahkan
ke tempat yang lebih layak lagi.
Sehingga, pegawai yang ingin
berolahraga cukup lega dan nyaman
menjalankan aktifitas olahraganya.

“Saya dan teman-teman berharap


ada ruangan baru. Jadi, kelas aero-
bic dapat dibuka lagi.Ruangan juga
harus yang layak. Lalu, layak itu
yang seperti apa? Syarat pertama,
luas dan memiliki fasilitas yang
lengkap. Kalau yang sekarang kan
pendek dan sempit. Padahal pemi-
cukup tempatnya, bahkan ada alat “Dulu semua pegawai diperiksa, natnya banyak. Kalau lagi banyak
fitness yang sampai dititipkan di ru- dan didata riwayat penyakitnya. yang di dalam ruangan, itu sampai
angan Pelayanan Kesehatan,” imbuh Dari kolesterol, gulanya, tensinya. ‘kembrobyos’ (berkeringat karena
Yani. Yang mempunyai penyakit dicatat. kepanasan, RED),” harap Yani.
Kemudian, setiap p e gawai di
Efek dari sempitnya ruangan, program, di treatment, kemudian Terkait dengan jumlah alat, ia
akhirnya kelas aerobic ditiadakan. diberi obat. Semingga sekali di cek memastikan dengan ruangan yang
Sebagai gantinya, bagi peminat kondisi kesehatannya oleh dokter,” luas, alat-alat fitness dapat di­
aerobic bergabung dengan olahraga jelas Yani. tambah lagi. Sehingga, nantinya
senam setiap Jumat pagi. Selain pegawai yang ingin berolahraga tak
itu, karena harus mengantri untuk Anak per tama dari lima ber­ perlu antri lagi.
menggunakan alat, beberapa orang saudara ini menambahkan, untuk
enggan untuk berkunjung ke ruang memonitor, pegawai dapat meme­ “Untuk saat ini, jumlah alat dasar-
fitness. riksakan dirinya ke ruang pemerik- dasar fitness sudah mencukupi.
saan dokter yang letaknya tepat di Nanti, kalau sudah ada ruangan
“Akibat tempat yang sempit, Ang- sebelah ruang fitness. yang luas, jumlah alat akan menye-
gota Dewan juga menjadi urung suaikan. Yang sangat urgent seka-
untuk berolahraga di sini. Mereka “Jadi, pegawai yang berolahraga rang itu cuma ruangan yang kurang
mengeluhkan ruangan yang sem- dapat berkonsultasi dengan dokter luas. Saya yakin, kalau ruangan su-
pit, dan juga fasilitas seperti kamar jaga. Mereka yang memiliki potensi dah cukup, nantinya akan banyak
mandi yang kurang layak. Ya pemi- penyakit seperti darah tinggi, dia- pegawai yang datang berolahraga.
natnya dari waktu ke waktu semakin betes ataupun lainnya, kita monitor Dan itu artinya kesadaran akan
banyak, banyak yang sudah sadar terus. Diharapkan, hal ini memotiva- pentingnya olahraga pelan-pelan
diri pentingnya berolahraga,” jelas si pegawai untuk terus berolahraga terbentuk,” tambah Yani.
ibu dari dua anak ini. dan tetap menjaga kesehatannya,”
imbuh Yani. Untuk mencari jawaban dari
Dipantau Dokter harapan Yani dan ‘penggila’ fitness,
Yani menambahkan, untuk dapat Tim Parle pun mencari petinggi
Banyak segi positif yang didapat mendapatkan monitor dari dokter Setjen DPR . Wakil Sekjen DPR
dari berolahraga. Selain menyegar- Yankes, pegawai harus mendaftar Achmad Djuned pun ditemui usai
kan badan, kesehatan pun didapat. terlebih dahulu. Selanjutnya, pega- menghadiri acara dengan tokoh
Namun, bukan berarti langkah mu- wai akan mendapatkan program apa masyarakat Lampung Selatan di
dah untuk ‘menyadarkan’ para pega- saja yang akan didapatkan. Program Gedung Nusantara III.
wai DPR akan pentingnya olahraga. olahraga ini bisa disesuaikan de­
Berbagai langkah telah ditempuh ngan jenis penyakit, atau ke­mauan “Untuk sarana fitness memang
Yani dan tim Yankes, salah satunya dari masing-masing pegawai. dianggap belum memenuhi syarat.
dengan melakukan pendataan ri- Itu harus kita akui. Gedung kita
wayat kesehatan seluruh pegawai. “Disesuaikan dengan masing-ma­ belum memiliki sarana khusus un-
sing pegawai. Dokter memiliki da­ tuk berolahraga. Gedung yang kita

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 77


miliki saat ini kebanyakan untuk ruang fitness, karena Setjen juga
ruang kerja maupun ruang rapat. mempunyai fasilitas olahraga yang
Untuk membangun ruang untuk fit- lain.
ness masih harus kita pikirkan,” ujar
Djuned. “Kalau pagi hari, banyak terlihat
di halaman Gedung Nusantara yang
Djuned menambahkan, untuk olahraga dengan berlari, berjalan
saat ini ada hal-hal lain masih men- santai, atau juga bersepeda untuk
jadi prioritas Setjen DPR. Namun ia berolahraga. Kesadaran pegawai
memastikan, nantinya ruang fitness untuk berolahraga cukup tinggi.
akan diperbaiki atau dibangun kem- Ini sebagai bentuk pencegahan
bali, walaupun ia tidak dapat me- dan kesadaran akan pentingnya
nyebut kapan kepastiannya. berolahraga, bukan karena sakit,”
aku pria yang sesekali berangkat ke
“Untuk ruang fitness bukan dalam kantor menggunakan sepeda ini.
waktu dekat ini. Masih ada prioritas
yang lain. Kita masih ada prioritas Walaupun belum ada kepastian
untuk membuat tempat penitipan Setjen untuk membenahi ruang
anak. Untuk ruang fitness saat ini, fitness, diharapkan hal ini tidak
dianggap masih cukup,” tambah pria hanya dibuka hanya pada pagi hari, menyurutkan para pegawai Setjen
berkacamata ini. dari pukul 06.00 hingga 09.00 pagi. DPR untuk berolahraga. Karena
olahraga bukan melulu dengan
Ia mengusulkan, untuk sementa- Pria yang dilantik menjadi fitness, namun bisa dengan fasilitas
ra jadwal buka ruang fitness diatur Wasekjen pada pertengahan 2013 olahraga yang lain, seperti lari di
kembali, sehingga dapat menga- ini mengakui bahwa minat pegawai jogging track, ataupun bersepeda di
komodir peminat olahraga fitness. Setjen DPR untuk berolahraga halaman gedung, bahkan olahraga
Misal dengan menambah jam buka cukup tinggi. Ia juga mengusulkan, ringan di meja kerja masing-masing.
ruang fitness. Saat ini, ruang fitness untuk berolahraga tidak harus di Salam olahraga! (sf) Foto: Rizka/Parle.

Mensana en corporesano, atau Dengan berolahraga ringan, Idealnya, olahraga dapat dilaku-
yang artinya didalam jiwa yang dapat membantu memperbaiki kan seba­nyak 3 sampai 5 kali dalam
sehat, terdapat tubuh yang kuat. metabolisme tubuh, menurunkan seminggu. Namun, bagi seseorang
Mungkin kata-kata ini sudah tak as- kolesterol, asam urat, memperbaiki yang berusia diatas 35 tahun, ja­
ing bagi sebagian orang. Sehat be- kerja jantung (hipertensi/hipotensi), ngan melakukan olahraga yang
rarti dapat melakukan aktifitas rutin Pankreas (pada penderita diabetes), cukup menguras tenaga dan meli-
tanpa ada gangguan atau keluhan mencegah kegemukan (obesitas) batkan banyak aktifitas fisik seperti
yang berarti. Sehat dapat dikate­ dan menjadikan awet muda. bulutangkis, tenis, ataupun sepak-
gorikan menjadi dua, yaitu sehat bola, karena dikhawatirkan men-
jasmani dan sehat rohani. Untuk Berolahraga harus sesuai dosis gakibatkan cedera fatal.
mendapatkan sehat jasmani, bisa latihan dan umur. Pemanasan dapat
dilakukan dengan berolahraga. dilakukan selama 15 menit, meliputi Olahraga dapat dilakukan dengan
peregangan dan olahraga ringan, durasi 30 sampai 60 menit dalam
Olahraga ringan merupakan olah- misalnya jalan kaki perlahan. Aktifi- sehari. Bahkan, disela-sela kesibuk­
raga tanpa adanya benturan dan tas berikutnya ditingkatkan dengan an bekerja, dapat melakukan olah-
intensitas sedang.Olahraga ringan menaikkan denyut nadi 10 sampai raga ringan. Dengan berolahraga
bisa dilakukan dengan jalan cepat 20 dari denyut nadi awal. dapat meningkatkan kualitas hidup
di treadmill ataupun berjalan cepat lebih baik, dan berbagai efek positif
dioutdoor, Senam Low Impact sam- Aktifitas olahraga terakhir adalah lainnya. Jadi, kini tak ada alasan lagi
pai Mix Impact, renang, dan sepeda pendi­nginan, yaitu gerakan olahra- untuk tidak berolahraga kan?
(sepeda static maupun mov). Olahra- ga dari inti, dengan intensitas perla-
ga ini bisa dilakukan berdurasi mini- han diturunkan sehingga mencapai (Ditulis oleh Yani SSt Ft, Fisioterapi dan
Instruktur Senam di Yankes Setjen DPR
mal 30 menit hingga satu jam. nadi awal ketika memulai olahraga. RI. Disarikan oleh Tim Parlementaria)

78 PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013


POJOK PARLE

Kali Ini DPR Ditantang


Pada setiap rapat DPR, biasanya para anggota dewan melontarkan kata-kata yang isinya
meminta pemerintah atau pasangan kerja untuk meningkatkan kinerjanya berkaitan dengan
kepentingan masyarakat atau pelayanan umum. Kata-kata itu seperti mendesak, meminta,
menghimbau, mendorong dan kata-kata lain yang sejenis.
Namun dalam rapat dengan se- Islam Indonesia Yogyakarta melihat mengatakan, dua hal yaitu secepat-
jumlah pakar hukum pidana dan kinerja KPK ini lambat dan terkesan nya DPR melakukan revisi UU KPK.
tata negara kali ini, para anggota takut. Contohnya untuk menetap- Namun ditanggapi oleh anggota
Dewan yang tergabung dalam Tim kan dua tersangka kasus Century, Timwas” Berani nggak? Yang kedua,
Pengawas kasus Bank Century, gilir­ Deputi Gubernur BI BM dan SF saja Pimpinan KPK diminta pertang-
an yang mendapat tantangan. Tidak debatnya panjang di kala­ngan KPK. gungjawabannya oleh publik. Harus
main-main. Tantangannya adalah Apalagi mengusut aktor-aktor lain- diminta pertanggungjawabannya,
berani tidak DPR merevisi UU ten- nya. sebab kasus yang hampir 5 tahun
tang KPK. Mungkin di mata publik ini malah berlarut-larut tidak tuntas.
kinerja KPK Pimpinan Abraham Sa- Dari situ diketahui bahwa Pimpin­
mad dinilai berani dan penuh ge- an KPK tidak solid, lain dengan dulu. Dengan nada prihatin Prof. Romli
brakan. Seolah tak pandang bulu, Padahal, sebenarnya kasus Century mengatakan bahwa mereka yang di
semua koruptor dilibas dan diberan- sudah terang benderang, tidak per- fit and propertest di DPR, ternyata
tas habis. lu muter-muter sebab ada preseden- tidak lagi fit and proper. “Aneh ya,
nya, yaitu kasus cek pelawat. Dalam apakah memang sengaja Komisi III
Namun ternyata tidak di mata kasus cek pelawat jelas Dewan Gu- DPR memilih orang yang aneh-aneh
pengamat, terutama pakar hukum bernur BI bertangung jawabnya seperti itu,” ujarnya disambut gelak
pidana. Prof. Romli Asmasasmita karena kolektif kolegial. tawa anggota Timwas Century DPR.
dari Universitas Padjajaran Ban­dung (mp) Foto: Wahyu/Parle.
dan Prof. Mudzakir dari Universitas Lalu bagaimana solusinya, Romli

PARLEMENTARIA EDISI 108 TH. XLIII, 2013 79