Anda di halaman 1dari 2

II.

TINJAUAN PUSTAKA

A. Detektor Radiasi

Detektor radiasi merupakan tranduser (sensor) yang dapat mengenali adanya

radiasi nuklir, baik alfa, beta, maupun gamma. Pendeteksian radiasi ionisasi

di alam sekitar menjadi sangat penting karena tubuh manusia tidak mampu

mengindera kehadiran radiasi ionisasi. Konsep dasar pendeteksian radiasi

ionisasi didasarkan atas interaksi partikel radiasi dengan materi penyusun

detektor, sehingga terjadi ionisasi.

Pengetahuan tentang inti isotop radioaktif dapat diperoleh dengan

menganalisa partikel-partikel yang dipancarkan oleh inti tersebut. Analisa ini

diantaranya digunakan untuk mengetahui informasi jenis partikel radiasi, arah

gerak, kecepatan, momentum, muatan, massa dan spin. Dengan demikian,

untuk mengetahui informasi tentang partikel radiasi diperlukan suatu

eksperimen menggunakan peralatan deteksi radiasi. Namun sayangnya semua

informasi ini tidak dapat diperoleh jika hanya menggunakan satu jenis

peralatan deteksi.

Apabila material detektor tersebut terbuat dari gas, maka interaksi antara

semua partikel radiasi alpha (α), beta positif (β+), beta negatif (β-), gamma

(γ) dan netron dengan gas akan terjadi proses ionisasi yang menghasilkan ion
positif dan elektron. Dengan demikian, diperlukan teknik untuk memisahkan

dua jenis partikel tersebut dalam waktu yang sangat singkat, karena apabila

kedua jenis partikel ini tetap berdekatan maka mereka akan bergabung

kembali sehingga tidak menimbulkan sinyal listrik. Pemilihan material

detektor sangat bergantung pada jenis partikel radiasi yang akan dideteksi

serta tujuan yang ingin diperoleh dari pendeteksian. Partikel alpha (α)

memiliki daya tembus kecil, sehingga detektor untuk partikel radiasi alpha

(α) memiliki ukuran sangat tipis. Berdasarkan daya tembus partikel, maka

biasanya detektor partikel beta (β) memiliki ketebalan sekitar 0,1 mm - 1 mm

sedangkan detektor gamma (γ) memiliki ketebalan sekitar 5 cm. Sinar

radioaktif tidak dapat dilihat dengan mata biasa, sehingga untuk

mendeteksinya harus digunakan alat. Alat deteksi sinar radioaktif dinamakan

detektor radiasi (Anonim A, 2016).

B. Tipe Detektor Radiasi

Anonim A. 2016. Pengertian Detektor Radiasi.


http://lamahfitri.blogspot.com/20 16/04/a.html. Diakses pada 13
November 2018 Pukul 14.39 WIB.