Anda di halaman 1dari 2

 Pencacah BIner Memakai Flip-Flop T

Dari karakteristik flip-flop T dapat disusun tabel masukkannya sebagai berikut:

Tabel Masukkan: Tabel Keadaaan:

Q ̅
𝑄 T T Q ̅
𝑄
0 0 0 0 0 0
0 1 1 0 1 1
1 0 1 1 0 1
1 0 0 1 1 0
Persamaan Masukkan:

T=Q

Dari tabel keadaan yang juga disertakan dalam tabel di atas dapat dilihat bahwa keluaran
flip-flop T akan berubah ke komplemennya hanya bila masukkan T = 1 dan keluaran flip-
flop T itu tetap bila T = 0. Dengan kenyataan ini maka rangkaian pencacah dengan flip-
flop T dapat ditentukan dengan mudah.

Misalkan terdapat satu susunan pencacah biner 3 bit dengan memakai flip-flop T.
berdasarkan tabel masukkan di atas dan dengan memperhatikan hanya 3 bit paling kanan
tabel keadaan pencacah biner seperti pada tabel 1, maka tabel keadaan dan masukkan
rangkaian pencacah yang diinginkan dapat disusun seperti tabel 1 (a) dengan A, B, C =
Keadaan sekarang; A+, B+, C+ = keadaan berikut, dan TA, TB, TC = Masukkan.

Tabel 2. Tabel keadaan dan masukkan pencacah biner dengan flip-flop T


(a). Pencacah Naik (b) Pencacah Turun
A B C 𝐴̅ 𝐵̅ 𝐶̅ TA TB TC
0 0 0 1 1 1 0 0 1
0 0 1 1 1 0 0 1 1
0 1 0 1 0 1 0 0 1
0 1 1 1 0 0 1 1 1
1 0 0 0 1 1 0 0 1
1 0 1 0 1 0 0 1 1
1 1 0 0 0 1 0 0 1
1 1 1 0 0 0 1 1 1