Anda di halaman 1dari 1

RADAR SURABAYA l KAMIS, 21 DESEMBER 2017 POLITIK l PEMERINTAHAN l DINAMIKA KOTA  HALAMAN 2

Toleransi Beragama; Modal Sosial untuk Tegaknya NKRI


M
asalah toleransi dan kebhin­ne­ka­ ra­­kat terhadap orang atau persekusi, dan tindakan pe­ gaan pelanggaran hukum, bi­ar­lah hukum dari indonesia tentang toleransi dan ke­
an Indonesia selama ini berjalan
re­latif baik. Tidak ada masalah
kelompok ma­sya­ra­kat yang
lain, karena per­be­­daan pen­ OPINI ngusiran terhadap saudara-
saudara kita yang sedang
yang bicara. Tidak ada alasan apa­pun bagi
warga masyarakat untuk me­la­­ku­kan per­se­
bhinnekaan. Banyak best practices dan suc­
sess story tentang bagaimana toleransi dan
se­rius terkait dengan masalah to­ da­p at. Ruang ke­b ebasan menjalankan ajaran dak­wah­ ku­si secara sepihak dan segala kekerasan kebhinnekaan yang dijalankan masyarakat
­leransi dan kebhinnekaan. Indo­ yang diberikan de­mokrasi, nya. Kasus terbaru adalah apapun. Indonesia.
ne­sia sebagai negara berpenduduk muslim ter­nyata belum di­gunakan uja­ran kebencian dan tinda­ Sebagai negara yang majemuk; ragam Dialog interaktif dengan niatan yang positif
ter­besar di dunia sudah cukup matang da­ se­cara bijak dan etis untuk kan persekusi dilakukan se­ suku, agama, etnis, dan budaya, harus men­ ada­lah cara yang paling elegan meminimalisir
lam mempraktekkan makna toleransi dan membangun te­gak­nya NKRI ge­lintir orang yang mengatas­ jadi social capital (modal sosial, Red) yang ketegangan dan menyelesaikan persoalan
ke­bhinnekaan. Faktanya; secara relatif umat yang berbasis ke­ragaman. na­makan “NKRI harga mati” sangat bernilai tinggi yang dapat dijadikan perbedaan di antara kita.
beragama di Indonesia dapat hidup ber­dam­ Keragaman ada­lah warna- yang menimpa ustdaz Abdus sebagai energi luar biasa dalam membangun Direktur Pelaksana Pengembangan Pe­
pi­ngan dengan baik dan harmonis. Umat warni demokrasi yang harus Shomad yang akan ceramah bangsa/NKRI dengan semangat persatuan san­t­ren dan Masyarakat, Masdar Mas’udi,
mayoritas sangat toleran terhadap minoritas, dikelola dengan baik, se­ agama di Bali. dan kesatuan bangsa. Perbedaan latar per­nah mengatkaan :”saya lebih suka hidup
begitu sebaliknya. Perbedaan kepercayaan hingga menghasilkan energi Sebagai negara Pancasila sosial-budaya, tidak kemudian menjadikan de­ngan orang yang berbeda aga­ma tetapi
dan keyakinan agama tidak menjadikan positif untuk kemajuan yang Berketuhanan Yang diri kita renggang, justru harus terus merapat ti­dak tertekan daripada hidup ber­sama de­
umat beragama ini berselisih dan bahkan bangsa. Maha Esa, negara mengakui dan saling bergandeng tangan untuk mem­ ngan orang yang seagama tetapi ter­tekan”.
ko­nflik. Keragaman dalam beragama justru Tentu saja kita sangat me­ Oleh: dan menghormati setiap ba­ngun agenda-aganda pembangunan In­ Sta­tement ini setidaknya bisa men­jadi in­tros­
ha­rus dijadikan modal sosio-kultural bangsa nya­yangkan, dengan ma­rak­ Umar Sholahudin warga dengan kepercayaan do­nesia yang mandiri dan berkemajuan. peksi dan koreksi ke internal kita masing-
un­tuk bersatu dalam satu kesatuan ma­sya­ nya sikap-sikap dan perilaku dan keyakinan pemeluk aga­ Justru karena keberagamaan, negeri kita ma­sing sebagai pemeluk agama. Anar­kis­me
ra­kat pluralistis yang berdasarkan Pancasila. intoleransi yang dilakukan ma masing-masing, dan ter­lihat semakin indah dipandang. Negara- dan sikap intolerans bukanlah inti dasar aja­
Namun, dalam perkembangan kekinian, sebagian orang, baik di dunia nyata maupun meng­­hormati setiap peme­luk­nya untuk ne­gara di dunia sangat mengakui dan hor­ ran agama. (*/nur)
teru­tama di era digital, muncul benih-benih di dunia maya. Ujaran-ujaran kebencian menyebarkan ajarannya dengan aman dan mat terhadap Indonesia yang mampu men­
si­kap intoleransi yang coba dilakukan dan yang diproduksi se­cara sepihak kepada nyaman. Negara kita juga ne­gara ber­da­sar­ ja­ga spirit kebersamaan dalam perbedaan. *) Penulis adalah Dosen Sosiologi Univ.
di­kembangkan sebagian kelompok masya­ kelompok lain yang “berbeda”, tindakan kan pada hukum (role of law). Jika ada du­ Bahkan negara-negara lain banyak belajar Muhammadiyah Surabaya

2018, PDAM Siap Bangun Zona Air Siap Minum


Kawasan Ngagel Tirto ngun proyek zo­na air mi­
num prima. Pemba­ngu­nan
“Tar­get kami bisa terea­
li­sasi dan hal itu akan me­
ter­kait kualitas air mi­
num. Selain bersih, zona
Jadi Percontohan yang akan dilaksanakan nguntungkan pe­lang­gan,” air mi­num prima tersebut
di Nga­gel Tirto akan dija­ jelasnya.  ju­ga bi­sa lang­sung di­mi­
SURABAYA–PDAM di­kan pro­yek percontohan Dia menambahkan, un­ num. Ke­ter­gan­tu­ng­an ma­
Surya Sem­­bada Surabaya air minum dari PDAM.  tuk me­rea­lisasikan pro­ sya­rakat untuk membeli
akan menja­di­kan kawasan “Kami akui saat ini air gram tersebut ma­ka ada air kemasan akan bisa te­
Ngagel Tirto sebagai ka­ PDAM me­mang hanya bi­ be­­berapa hal yang harus di­ re­duksi. 
wa­­san zona air minum. sa di­gunakan un­tuk keper­ ­l­akukan oleh mana­je­men. Sementara itu Wakil Ke­
Nan­­ti­nya PDAM akan me­ lu­an sehari-hari dan tidak Salah sa­tunya per­ba­i­kan tua DPRD Surabaya Ratih
ng­in­ves­tasikan anggaran bisa langsung diminum, “ pi­pa dari sum­ber air Um­­bu­ Re­tnowati me­ngatakan,
pada 2018 yang sebagian ka­tanya, Rabu (20/12).  lan di Pasuruan yang juga pe­ningkatan kua­li­tas air
di­gu­na­kan untuk proyek Menurutnya, sumber air menjadi pasokan air. PDAM Surya Sembada
infra­s truk­t ur zona air d­ari sungai Brantas me­ “Selain sungai Bran­ me­mang harus dilakukan.
minum.  mang belum efektif secara tas, Umbulan juga men­ja­ Se­lain itu, pelanggan juga
Direktur Utama PDAM langsung digunakan un­ di pe­masok air bagi pe­ ha­rus diberikan pelayanan
Surya Sembada Mujiaman tuk minum. Dengan in­ves­ lang­­gan,” ucapnya.  yang baik untuk pasokan
ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA
me­n gatakan, dari total ta­si tek­nologi pengolahan, Seiring berjalannya pro­ air. “Jika ada rencana un­
SETINGGI BETIS: Kendaraan bermotor mogok dan didorong oleh seorang anak saat melintas di
Jalan Krembangan Barat. Genangan air terjadi akibat hujan deras yang mengguyur Kota
investasi senilai Rp 520 nan­ti­nya sumber air dari yek ter­se­but, PDAM juga tuk air bisa langsung di­mi­
Surabaya, Rabu (20/12) sore. mi­­li­ar, di antaranya akan PDAM bisa lang­sung di­mi­ akan mem­bangun keperca­ num ma­lah lebih baik,”
di­gu­­na­kan untuk memba­ num tanpa dimasak. ya­an terhadap ma­syarakat ujarnya.  (vga/nur) 

layouter: triongko