Anda di halaman 1dari 27

KELOMPOK 7

MEMPERSEMBAHKAN
Minyak Bumi
Mendapat Julukan Sebagai Emas Hitam

Minyak bumi adalah cairan kental, berwarna hitam atau kehijauan, mudah
terbakar, dan berada di lapisan atas dari beberapa tempat di kerak bumi.
Minyak bumi merupakan salah satu bentuk hidrokarbon, yaitu senyawa kimia
yang mengandung hidrogen dan karbon. Minyak bumi yang belum diolah
disebut minyak mentah (crude oil) dan belum dapat digunakan. Minyak mentah
diolah dengan cara dipisah-pisahkan berdasarkan titik didihnya.
Zat-zat Pengolahan
Minyak Bumi Di Lingkungan Sekitar

LPG ( Liquefied Petroleum Gas)


Secara umum, LPG merupakan salah satu produk hasil
LPG penyulingan minyak mentah berupa gas cair. Unsur utamanya
berupa hidrokarbon ringan, seperti propana (C3H8), butana
(C4H10), serta terdapat juga sejumlah kecil etana (C2H6) dan
pentana (C5H12). Dari segi penggunaannya, LPG umumnya
dimanfaatkan sebagai bahan bakar industri dan rumah tangga.
Bahkan, saat ini sudah ada kendaraan bermotor yang telah
menggunakan gas terutama LPG sebagai bahan bakarnya.
Zat-zat Pengolahan
Minyak Bumi Di Lingkungan Sekitar

Bensin atau dalam bahasa Inggris disebut gasoline adalah


salah satu produk hasil olahan minyak bumi yang cukup
BENSIN familiar di telinga masyarakat. Komponen utama yang terdapat
pada bensin ialah oktana dan n-heptana. Sebagai bahan bakar
kendaraan bermotor, kualitas bensin ditentukan oleh
karakteristik jumlah oktan, sama halnya dengan avgas
Bilangan oktan pada bensin menunjukkan seberapa besar
tenaga yang diberikan terhadap mesin sebelum bensin
terbakar habis, serta mewakili karakteristik anti ketukan yang
terjadi pada mesin ketika pembakaran sedang berlangsung.
Jadi, semakin tinggi jumlah oktan pada bensin maka semakin
tinggi juga kualitas bensin tersebut.
Zat-zat Pengolahan
Minyak Bumi Di Lingkungan Sekitar

Aspal adalah hidrokarbon yang bersifat kental dan


melekat (adhesive), berwarna cokelat hitam, tahan
ASPAL terhadap air serta mengandung sulfur, oksigen dan klor
yang sangat tinggi. Aspal berasal dari fraksi berat minyak
bumi (residu) yang diolah menjadi dua jenis, yaitu aspal
padat dan aspal cair. Fungsi utama aspal pada jalan raya
yaitu: untuk mengikat batuan agar tidak terlepas dari
permukaan jalan, sebagai bahan pelapis dan perekat,
sebagai pengisi ruang kosong antara agregat kasar,
agregat halus dan agregat filter.
Fraksi Fraksi Minyak Bumi
1. Gas
Fraksi minyak bumi yang terbentuk pertama kali ada gas. Gas dari destilasi minyak
bumi merupakan bahan baku dari Liquid Petroleum Gas (LPG) yang biasa kita gunakan
untuk kompor gas. Fraksi gas sendiri merupakan hidrokarbon berantai pendek antara C1
– C5. Karena jumlah ikatan rantai karbonnya yang pendek, titik didih dari fraksi gas
menjadi sangat kecil, yakni antara -164 oC -30 oC.

2. Nafta
Setelah fraksi gas, selanjutnya akan terbentuk fraksi kedua, yaitu nafta. Nafta memiliki
rantai karbon yang juga pendek yakni C5 – C7 dengan titik didih antara 30 oC – 90 oC.
Nafta biasanya digunakan sebagai olefin (perengkah uap) dsan pelarut non folar dalam
proses industri.
Fraksi Fraksi Minyak Bumi
3. Gasolin (Bensin)
Fraksi minyak bumi selanjutnya adalah bensin atau gasolin. Fraksi ini baru terbentuk
pada titik didih 30 oC - 200 oC karena rantai karbonnya yang mulai cukup panjang yakni
C5 – C12. Bensin atau gasolin merupakan fraksi minyak bumi yang sudah cukup akrab
di masyarakat kita. Fraksi ini biasa digunakan sebagai bahan bakar sepeda motor, mobil,
dan mesin-mesin ringan.

4. Minyak Tanah (Kerosin)


Minyak tanah atau kerosin merupakan fraksi minyak bumi yang terbentuk pada titik didih
175 oC – 275 oC. Fraksi ini merupakan hidrokarbon rantai panjang dengan jumlah ikatan
C sebanyak C12 – C16. Minyak tanah telah punah dari peredaran dan tidak lagi
diperjualbelikan di dalam negeri. Padahal dulu ia banyak digunakan sebagai bahan bakar
minyak lampu dan kompor minyak.
Fraksi Fraksi Minyak Bumi

5. Solar (Diesel)
Solar merupakan fraksi minyak bumi yang terbentuk pada titik didih antara 250 oC - 400
oC. Ikatan hidrokarbon fraksi ini tergolong panjang yakni C15 – C18. Solar umum
digunakan sebagai bahan bakar mobil, alat berat, dan mesin-mesin berat.

6. Pelumas
Fraksi minyak bumi selanjutnya yang terbentuk pada titik didih >350 oC adalah minyak
pelumas. Minyak-minyak pelumas sudah akrab bagi mesin-mesin yang kita gunakan
sebagai bahan pencegah keausan. Contoh minyak pelumas tersebut misalnya oli dan
gemuk.
Fraksi Fraksi Minyak Bumi

7. Parafin
Parafin atau lilin adalah fraksi minyak bumi yang mengendap di bagian bawah tanur
tinggi. Fraksi ini merupakan rantai hidrokarbon yang panjangnya lebih dari C20. Parafin
digunakan sebagai bahan baku lilin, korek api, dan teknologi pengawetan buah.

8. Residu
Residu yang terbentuk dari proses tanur tinggi juga dapat dimanfaatkan bagi kehidupan
sehari-hari umat manusia. Residu tersebut misalnya digunakan sebagai aspal atau
bahan baku dalam pembuatan jalan raya, bahan bakar boiler (mesin pembangkit
uap), dan bahan pelapis anti bocor.
Dasar Dari Proses
Diestilasi Bertingkat

Destilasi bertingkat adalah proses pemisahan destilasi ke dalam bagian-bagian dengan


titik didih makin lama makin tinggi yang selanjutnya pemisahan bagian-bagian ini
dimaksudkan untuk destilasi ulang.
Destilasi bertingkat merupakan proses pemurnian zat/senyawa cair dimana zat
pencampurnya berupa senyawa cair yang titik didihnya rendah dan tidak berbeda jauh
dengan titik didih senyawa yang akan dimurnikan. Dengan perkataan lain, destilasi ini
bertujuan untuk memisahkan senyawa-senyawa dari suatu campuran yang komponen-
komponennya memiliki perbedaan titik didih relatif kecil. Destilasi ini digunakan untuk
memisahkan campuran aseton-metanol, karbon tetra klorida-toluen, dll. Pada proses
Dasar Dari Proses
Diestilasi Bertingkat

destilasi bertingkat digunakan kolom fraksinasi yang dipasang pada labu destilasi.
Tujuan dari penggunaan kolom ini adalah untuk memisahkan uap campuran senyawa
cair yang titik didihnya hampir sama/tidak begitu berbeda. Sebab dengan adanya
penghalang dalam kolom fraksinasi menyebabkan uap yang titik didihnya sama akan
sama-sama menguap atau senyawa yang titik didihnya rendah akan naik terus hingga
akhirnya mengembun dan turun sebagai destilat, sedangkan senyawa yang titik didihnya
lebih tinggi, jika belum mencapai harga titik didihnya maka senyawa tersebut akan
menetes kembali ke dalam labu destilasi, yang akhirnya jika pemanasan dilanjutkan terus
akan mencapai harga titik didihnya. Senyawa tersebut akan menguap, mengembun dan
turun/menetes sebagai destilat
Knocking
Dengan Bilangan Oktan

Bilangan oktan adalah angka yang menunjukkan


seberapa besar tekanan yang bisa diberikan sebelum
bensin terbakar secara spontan. Di dalam mesin,
“Apa itu Knocking campuran udara dan bensin (dalam bentuk gas) ditekan
oleh piston sampai dengan volume yang sangat kecil dan
dan apakah kemudian dibakar oleh percikan api yang dihasilkan busi.
hubungannya Karena besarnya tekanan ini, campuran udara dan
bensin juga bisa terbakar secara spontan sebelum
dengan bilanngan percikan api dari busi keluar. Jika campuran gas ini
Oktan” terbakar karena tekanan yang tinggi (dan bukan karena
percikan api dari busi), maka akan terjadi knocking atau
ketukan di dalam mesin. Knocking ini akan menyebabkan
mesin cepat rusak, sehingga sebisa mungkin harus kita
hindari.
Pemasaran Elpiji
Dalam Tabung-Tabung Bertekanan

“Mengapa elpiji Dalam kondisi atmosfer, elpiji akan berbentuk


gas. Volume elpiji dalam bentuk cair lebih
dipasarkan dalam
kecil dibandingkan dalam bentuk gas untuk
bentuk cair dalam berat yang sama. Karena itu elpiji dipasarkan
tabung-tabung dalam bentuk cair dalam tabung-tabung
logam bertekanan logam bertekanan.
?”
Pengisiian Elpiji
Tidak Diisi Secara Penuh

80 85
% %

Untuk memungkinkan terjadinya ekspansi panas (thermal


expansion) dari cairan yang dikandungnya, tabung elpiji tidak diisi
secara penuh, hanya sekitar 80-85% dari kapasitasnya. Rasio antara
volume gas bila menguap dengan gas dalam keadaan cair bervariasi
tergantung komposisi, tekanan dan temperatur, tetapi biasaya sekitar
250:1.
Spesipikasi Elpiji
Terbagi Menjadi Tiga Jenis

CAMPURAN BUTANA
PROPANA

ELPIJI CAMPURAN ELPIJI PROPANA ELPIJI BUTANA


Adalah camuran propane dan elpiji yang masing-masing Adalah elpiji yang mengandung
butana dengan komposisi antara mengandung propane 95 % butana 97,5 % volume dan
70- 80% dan 20-30% volume volume dan diberi odorant diberi odorant (mercaptant),
dan diberi odorant (Mercaptant) (mercaptant), umumnya umumnya digunakan untuk
dan umumnya digunakan untuk digunakan untuk keperluan keperluan industri.
bahan bakar rumah tangga. industri.

“Elpiji yang dipasarkan Pertamina adalah elpiji campuran.!”


Energi Alternatif

Matahari

Matahari adalah sumber energi utama untuk planet bumi.


Energi yang dihasilkan matahari berbentuk sinar dan
panas.Selama ribuan tahun, manusia telah memanfaatkan
energi matahari dalam kehidupannya. Energi matahari dapat
dimanfaatkan langsung oleh manusia, seperti menjemur hasil
panen, membuat garam, dan sebagainya. Pemanfaatan
langsung energi sinar matahari dapat ditingkatkan dengan
menggunakan pengumpul panas yang disebut kolektor. Sinar
matahari dikonsentrasikan dengan kolektor suhu pada suatu
tempat sehingga memperoleh suhu yang lebih tinggi. Selain itu,
energi matahari juga dapat di ubah menjadi energi listrik. Listrik
dihasilkan dengan mengubah energi matahari menggunakan
sel surya yang terdiri dari rangkaian panel unsur
semikonduktor, misalnya lapisan unsur silikon yang tipis.
Energi Alternatif

Panas Bumi

Energi panas bumi adalah panas yang terdapat di dalam


bumi. Biasanya, panas bumi muncul di permukaan bumi
akibat aktivitas vulkanik (gunung berapi). Oleh sebab itu, di
sekitar gunung berapi terdapat tempat-tempat yang
menyemburkan gas atau air panas. Terdapat 3 sumber
utama panas geotermal, yaitu uap alam, air panas, dan
batuan kering panas. Sejauh ini, uap geotermal telah
dipakai, terutama untuk pembangkit listrik. Air panas telah
dimanfaatkan secara luas untuk pemanasan, tetapi
pemakaiannya untuk pembangkit tenaga sedang diteliti.
Batuan kering panas adalah sumber panas terbesar masih
diteliti untuk penggunaan yang tepat.
Energi Alternatif

Angin
Energi angin adalah energi yang berasal dari hembusan
angin. Beberapa negara mulai melirik energi dari alam ini.
Belanda sudah sejak dulu memanfaatkan angin untuk
digunakan sebagai energi. Kincir angin di Belanda
digunakan untuk memompa air irigasi. Kincir angin di
Belanda bentuknya besar dan terlihat berat, sehingga
putarannya lambat. Akan tetapi, baling-baling yang besar
dan berat itu dapat menghasilkan tenaga yang besar pula.
Energi angin juga dapat digunakan untuk menghasilkan
listrik dengan menggunakan kincir angin yang
disambungkan menggunakan generator yang dapat
menghasilkan listrik (turbin angin).
Energi Alternatif

Gas Alam
Gas alam adalah gas yang terkumpul di bawah tanah
dengan berbagai macam komposisi campuran hidrokarbon
yang mempunyai daya tekan tinggi. Gas alam setelah diolah
kita kenal dengan nama elpiji. Selain untuk memasak, gas
ini dapat pula digunakan untuk kendaraan bermotor, bahkan
untuk menggerakkan mesin-mesin pabrik. Gas ini juga
sudah banyak dimanfaatkan untuk pembangkit tenaga listrik
(PLTG).
Energi Alternatif

Gelombang Laut
Selain energi tidal, potensi lain dari lautan yang bisa
dimanfaatkan adalah gelombangnya. Energi yang dimiliki
gelombang laut tersebut dapat dikonversi menjadi listrik.
Prinsip kerjanya adalah dengan mengumpulkan energi
gelombang laut untuk memutar turbin generator. Saat ini
beberapa negara telah berani mengembangkan potensi dari
energi terbarukan ini.
Zat-Zat Berbahaya
Yang Ditimbulkan Dari Hasil Pembakaran Bahan Bakar

• Karbon Monoksida (CO)


• Karbon Dioksida (CO2)
• Oksida Belerang (SO2)
Smog
Dan Penyebab Timbulnya Smog

SMOG

Smog adalah istilah gabungan antara Asap (smoke) dan Kabut


(Fog), yaitu kabut yang mengandung zat-zat pencemar udara.
Smog terdiri dari karbon monoksida (CO2) atau campuran
nitrogen(N) yang dapat merangsang leher dan hidung, sehingga
dapat menimbulkan penyakit pernafasan.
Smog
Dan Penyebab Timbulnya Smog

Pembakaran sampah rumah tangga

Kebakaran Hutan Asap kendaraan


bermotor

SMOG
Cuaca ekstrim Letusan Gunung Merapi

Limbah asap pabrik


Pembukaan lahan dengan
Cara pembakaran
Cara Gas Karbon
Meracuni Darah Dalam Tubuh Manusia

Karbon monoksida dihasilkan melalui pembakaran gas, minyak, bahan bakar padat atau
kayu dan lainnya. Karbon monoksida terbentuk dari kebakaran, mesin dan lainnya. Pada
Umumnya gas karbon monoksida mengakibatkan keracunan saat terhirup atau melalui
jalan pernapasan maupun inhalasi (inhalation route).
Gas karbon monoksida termasuk dalam kelompok bahan kimia asfiksia (asphyxiate). Gas
ini menyebabkan keracunan dengan cara meracuni hemoglobin (Hb) darah. Fungsi
Hemoglogin yaitu mengikat darah dalam bentuk HbO. Apabila Hb teracuni CO kemudian
terbentuk ikatan HbCO sehingga oksigen akan terlepas dalam sel darah.sehingga tubuh
akan mengalami mengalami kekurangan oksigen.Walaupun jumlahnya sedikit gas karbon
monoksida jika terhirup dalam kurun waktu tertentu dapat mengakibatkan gejala
keracunan pada tubuh.
Proses Terjadinya
Hujan Asam

Asap kendaraan atau asap pabrik terdapat zat belerang


dan gas nitrogen yang nantinya bereaksi
dengan oksigen yang berada di udara. Reaksi tersebut
Hujan menghasilkan nitrogen oksidan dan sulfur dioksida. Zat
Asam tersebut akan terbawa ke atmosfer yang akan bereaksi
lagi dengan titik air di awan. Reksi tersebut
menghasilkan asam nitrat dan asam sulfat. Kedua jenis
azam tersebut sangat mudah bercampur dan larut
dengan air hujan. Sehingga air hujan yang jatuh ke
permukaan bumi sudah memiliki pH yang rendah atau
asam.
Langkah-Langkah Menanggulangani
Pencemaran Udara Akibat Pembakaran Bahan Bakar

REBOISASI
Reboisasi atau penanaman pohon kembali setelah digunakan wajib digalakkan. Pohon (tumbuhan) mampu mengurangi emisi
senyawa karbon di udara. Tumbuhan membutuhkan karbondioksida sebagai bahan pembentukan glukosa, zat makanan yang amat
penting dalam rantai makanan di bumi dan menghasilkan oksigen (senyawa penting untuk pernapasan). Ilegal logging yang terjadi
serta pembalakan hutan atau konversi hutan menjadi lahan non produkrif tentu akan meningkatkan polusi udara karena emisi
karbon tidak diolah oleh tumbuhan

GUNAKAN TRANSPORTASI UMUM


Emisi karbon meningkat sebanding dengan meningkatnya kendaraan. Pasar industri otomotif menunjukkan kurva yang terus
naik. Ini artinya penggunaan bahan bakar semakin meningkat, hasil pembakaran bahan bakar ini menghasilkan senyawa
karbon (karbondioksida, karbomonoksida) atau bahkan logam- logam seperti timbal (asap hitam) yang sangat berbahaya.
Penggunaan kendaraan umum tentu akan mengurangi hal – hal tersebut. Dengan demikian udara akan lebih sedikit baik.

KURANGI PENGGUNAAN CFC


Pada artikel sebelumnya telah dijelaskan dampak CFC yang dapat menipiskan lapisan
ozon. Pengurangan CFC melalui pengurangan penggunaan pendingin tentu menjadi pilihan
bijak agar generasi selanjutnya dapat tetap menikmati udara yang sehat. Demi anak cucu
kita, kita bertanggung jawab atas kelangsungan hidup mereka.
That’s all. Thank you! 
Any Questions?

Follow my instagram : nzrzzady .