Anda di halaman 1dari 20

PRA PRAKTIKUM

PENGINDERAAN JAUH I

PRA PRAKTIKUM
PENGINDERAAN JAUH 1
PENDAHULUAN

Menganalisis karakteristik suatu wilayah kajian harus mencakup dan mewakili


seluruh wilayah, selain itu juga gambaran wilayah yang ditampilkan adalah gambar
yang dapat diinterpretasikan dengan mudah oleh operator. Maka dari itu,
diperlukan proses-proses penginderaan jauh untuk memudahkan proses
interpretasi atau analisis.

Citra yang akan di analisis tersebut harus melewati pre processing terlebih dahulu.
Pre processing citra meliputi composite band, penggabungan citra (mosaic)
pemotongan citra (cropping), koreksi radiometrik dan koreksi geometrik.
Didalamnya terdapat proses pemilihan band atau saluran citra untuk klasifikasi
citra, cropping untuk memilih daerah yang akan dikaji, dan proses
penggabungan beberapa citra dengan band yang biasa disebut sebagai mosaic citra.
Pada praktikum preprocessing citra kali ini, akan dibahas bagaimana cara
memperoleh citra satelit, membaca nilai spektral, penggabungan band,
penggabungan citra, dan pemotongan citra satelit.

TUJUAN

Tujuan dilakukannya Pra-Praktikum ini adalah sebagai berikut:


1. Mahasiswa dapat memahami cara memperoleh citra satelit
2. Mahasiswa dapat mengenali objek melalui pantulan spektral
3. Mahasiswa dapat menggabungkan band sebuah citra satelit
4. Mahasiswa dapat menggabungkan citra satelit
5. Mahasiswa dapat memotong citra.

1|Page
PRA PRAKTIKUM
PENGINDERAAN JAUH I
I. DOWNLOAD CITRA

Beberapa citra satelit dapat ditemukan pada situs-situs dan di download secara gratis.
Salah satunya adalah Earthexplorer yaitu merupakan situs milik USGS yan
menyediakan layanan citra satelit gratis, salah satunya citra Landsat 8.
Mendownload citra landsat pada situs ini tidak terlalu sulit, hanya saja data yang
diperoleh memiliki file-file band yang masih terpisah. Berikut adalah langkah –
langkah mendownload citra satelit

1. Membuka situs https://earthexplorer.usgs.gov/ (pastikan terhubung dengan


internet) dan lakukan pendaftaran dengan klik Register.

2. Selanjutnya, lakukan login


3. Setelah itu, untuk menentukan daerah/wilayah yang akan di download
dapat dengan menginput nama pada “Address/Place” atau klik pilihan
“path/row” dengan memasukkan kode path dan row.

2|Page
PRA PRAKTIKUM
PENGINDERAAN JAUH I
4. Klik tombol “show” , maka secara otomatis akan muncul citra dengan daerah
pilihan pada gambar sebelah kanan.
5. Selanjutnya masukkan rentang tanggal akuisisi citra landsat yang ingin
dimunculkan.

6. Klik Landsat collection, lalu berikan check list pada kotak sebelah kiri pada
tampilan landsat yang kita inginkan, kemudian klik Results

7. Tunggu beberapa saat, maka akan muncul beberapa citra yang diakuisisi
pada rentang tanggal yang diminta. Kemudian pilih salah satu citra yang
terlihat bersih dan persentase awannya kecil. Untuk mendownloadnya, klik
simbol download.

3|Page
PRA PRAKTIKUM
PENGINDERAAN JAUH I

8. Akan muncul daftar pilihan data yang dapat kita download. Jika ingin data
lengkap maka lakukan check list pada semua pilihan. Namun, jika hanya ingin
mendownload citra landsat 8 nya saja beri i pada kalimat “Level-1 GeoTIFF
Data Product”. Lalu klik download. (Pastikan ruang penyimpanan cukup).

II. MENGENAL SPEKTRAL CITRA

Data yang digunakan : Landsat

1. Mengenali Objek-objek melalui saluran tunggal dari data penginderaan jauh. Objek
yang dibandingkan adalah vegetasi kerapatan tinggi, tanah lembab, awan, tanah kering,
permukiman/bangunan, jalan aspal, sungai, sawah, laut dangkal, dan laut dalam.
 Baca masing-masing objek 10 kali, kemudian dicari nilai rerata pikselnya (hasil – 1)
 Buatlah grafik untuk masing-masing citra sehingga dapat dikenali kurva pantulan
masing-masing objek (hasil – 2)
 Khusus untuk Citra Landsat, bandingkan antara band 3 dan band 4 dengan cara
membuat grafik dengan band 3 pada sumbu x dan band 4 pada sumbu y sehingga
diperoleh hubungan antara saluran inframerah dan saluran merah (hasil – 3)

Citra Landsat

4|Page
PRA PRAKTIKUM
PENGINDERAAN JAUH I
Objek Band 1 Band 2 Band 3 Band 4 ... dst

vegetasi

AIR
GRAFIK NILAI SPEKTRAL OBYEK
VEGETASI KERAPATAN TINGGI
PADA SETIAP BAND
250 TANAH LEMBAB
NILAI SPEKTRAL

AWAN
200
TANAH KERING
150
PERMUKIMAN/BANGUNAN
100
JALAN ASPAL
50
SUNGAI
0 SAWAH
B1 B2 B3 B4 B5 B6
LAUT DANGKAL
BAND
LAUT DALAM

2. Mengenali nilai piksel untuk berbagai citra penginderaan jauh


Misalnya citra landsat:
Open image file  landsat
Akan keluar Avaliable band list dan muncul jumlah band yang ada pada citra landsat,
yaitu saluran 1, 2,3,4,5, dan 7. Silahkan dipanggil masing-masing band dengan cara:

5|Page
PRA PRAKTIKUM
PENGINDERAAN JAUH I

Tekan “band 1”  Load band; lakukan untuk semua saluran


Tekan menu Tools  link display

Maka selanjutnya akan keluar :

Tekan “yes” untuk semua display, hal ini akan mengakibatkan semua display ter-link-
kan. Apabila digeser cursornya maka kesemuanya akan bergeser.

6|Page
PRA PRAKTIKUM
PENGINDERAAN JAUH I
Lakukan pengamatan untuk masing-masing objek vegetasi kerapatan tinggi, tanah
lembab, awan, tanah kering, perukiman/bangunan, jalan aspal, sungai, sawah, laut
dangkal, dan laut dalam.
Sebagai contoh:

Kemudian masing-masing pindahkan ke dalam microsoft excel..


A. Citra Landsat (Air Dalam)
Jenis Obyek Band 1 Band 2 Band 3 Band 4 Band 5 Band 7

Air dalam 1 74 46 32 13 11 8

Air dalam 2 75 41 31 11 13 10

Air dalam 3 69 43 32 11 11 11

Air dalam 4 70 46 34 12 12 14

Air dalam 5 75 47 33 12 13 12

Vegetasi kerapatan tinggi


Jenis Obyek Band 1 Band 2 Band 3 Band 4 Band 5 Band 7

VKT 56 43 31 77 63 30

VKT 55 41 31 68 55 26

VKT 59 45 33 77 60 29

7|Page
PRA PRAKTIKUM
PENGINDERAAN JAUH I
VKT 56 39 28 30 25 17

VKT 58 46 38 91 76 34

Saluran Band 1 Band 2 Band 3 Band 4 Band 5 Band 7

Air dalam 72,6 44,6 32,4 11,8 12 11

Vegetasi 56,8 42,8 32,2 68,6 55,8 27,2

DAN SETERUSNYA
Setelah mendapatkan 10 objek, kemudian hitung rerata masing-masing band dan
dibuat grafik Amati masing-masing grafik pantulan tersebut kemudian cantumkan
dalam pembahasan (hasil – 4).

3. Mengenali objek-objek air, vegetasi kerapatan tinggi, tanah lembab, awan, tanah kering,
perukiman/bangunan, jalan aspal, sungai, sawah, laut dangkal, dan laut dalam melalui
citra komposit (gabungan beberapa band)
Proses pelaksanaan teknis:

8|Page
PRA PRAKTIKUM
PENGINDERAAN JAUH I
Open image file  landsat

a. Untuk citra Landsat Kombinasi 321 (red, green, blue), letakkan


sesuai dengan RGB pada ENVI software.
b. Kombinas 432 (inframerah, red, green), letakkan pada kombinasi
R=inframerah; G=Red; dan B=green; yang nantinya akan
mengakibatkan komposit yang paling bagus untuk pengmatan
vegetasi dikarenakan vegetasi akan nampak merah.
c. Kombinasi 452 (R=4; G=5; B=2)  komposit warna yang biasanya
digunakan untuk analisis air, vegetasi, dan tanah

9|Page
PRA PRAKTIKUM
PENGINDERAAN JAUH I

Contoh : Landsat 432


Pantulan RGB Pengenalan Objek
Obyek Warna Objek (berdasarkan unsur- Warna Citra
R G B unsur interpretasi)

Air 11 29 42 Biru Tua Laut Dangkal Biru Tua Gelap

Lahan Terbangun 47 67 75 Cokelat Permukiman Cyan

Sungai 49 67 64 Biru Sungai Biru

Cokelat Muda,
Lahan Terbuka 58 74 63 Tanah terbuka Cokelat Muda
tekstur halus

III. LAYER STACKING

Data yang digunakan : Landsat yang sudah di download sebelumnya.

Citra satelit landsat 8 memiliki 11 band yang masing-masing memiliki kegunaannya


tersendiri. Untuk menampilkan tampilan baku dari citra landsat, maka dilakukan
proses penggabungan band/kanal atau disebut sebagai proses stacking.

1. Membuka semua file band di aplikasi envi yang sudah terinstall dengan cara
File > Open Image

10 | P a g e
PRA PRAKTIKUM
PENGINDERAAN JAUH I

2. Lakukan stacking dengan klik menu basic tools > layer stacking > import file
(masukkan semua fie band) > OK. Ubah projection menjadi UTM 48s >
tentukan lokasi penyimpanan > OK

3. Tunggu proses selesai, hasilnya dapat dilihat dengan bergabungnya seluruh


band menjadi 1 file.

IV. PENGGABUNGAN CITRA (MOSAIC)

11 | P a g e
PRA PRAKTIKUM
PENGINDERAAN JAUH I
Penggabungan citra atau mosaik citra merupakan penggabungan beberapa cira ke
dalam satu citra pada suatu kenampakan yang utuh dari suatu wilayah. Dengan
menampilkan dua citra akan memberatkan suatu pekerjaan atau pengolahan. Maka
penggabungan citra dapat mempemudah pekerjaan sehinggan proses analisis
terhadap citra dapat lebih cepat. Mosaik citra dilakukan denan menggabungkan 2
citra satelit dengan kualitas dan band yang sama. Setelah proses mosaik maka dapat
dilakukan pemotongan citra untuk daerah penelitian.

1. Buka aplikasi ENVI 5.1 – klik file pada sudut kiri atas – klik open

2. Pilih citra yang akan di-mosaic – klik open

3. Berikut tampilan citra yang belum disatukan (mosaic)

12 | P a g e
PRA PRAKTIKUM
PENGINDERAAN JAUH I

4. Cari seamless mosaic pada toolbox – double klik – pada window seamless mosaic -
klik add scene seperti gambar berikut.

5. Pilih citra yang akan di mosaic atau klik select all – klik Ok –klik finish

13 | P a g e
PRA PRAKTIKUM
PENGINDERAAN JAUH I

6. Tunggu hingga proses selesai

7. Hasil proses mosaic adalah sebagai berikut

14 | P a g e
PRA PRAKTIKUM
PENGINDERAAN JAUH I

V. PEMOTONGAN CITRA
Pemotongan cira atau resize data dilakukan untuk membatasi daerah penelitian
sehingga memudahkan dalam proses analisis pada komputer. Selain itu,
pemotongan cira juga membantu dalam meminimalisir penyimpanan di komputer
sehingga memudahkan dalam proses pengolahan data citra. Pemotongan citra dapat
dilakukan denan menggunakan data vektor, koordinat geodetik atau dengan
menentukan ROI (Region Of Interest) sendiri.
Berikut merupakan langkah – langkah proses resize data menggunakan aplikasi
ENVI:
1. Buka aplikasi ENVI 5.1 – klik File – Open

2. Pilih citra yang akan dipotong (subset/resize). Pilih citra dengan format TIF File
– klik Open

15 | P a g e
PRA PRAKTIKUM
PENGINDERAAN JAUH I

3. Pada toolbox – ketik resize data untuk memotong citra – double klik – pilih
citra yang akan dipotong

4. Klik spatial subset – OK.

16 | P a g e
PRA PRAKTIKUM
PENGINDERAAN JAUH I

5. Akan muncul window baru (select spatial subset) – klik image

6. Pada window subset by image, drag kotak merah ke bagian citra yang akan
diperkecil -Ok

17 | P a g e
PRA PRAKTIKUM
PENGINDERAAN JAUH I

7. Klik OK

8. Simpan citra dengan klik choose – simpan ditempat yang diinginkan dengan
nama file subset/resize – klik OK

18 | P a g e
PRA PRAKTIKUM
PENGINDERAAN JAUH I

9. Tunggu hingga loading selesai

10. Berikut merupakan hasil subset/resize

19 | P a g e
PRA PRAKTIKUM
PENGINDERAAN JAUH I

11. Untuk menonaktifkan citra yang lama, klik tanda ceklis di bagian kiri pada
layer manager.

20 | P a g e