Anda di halaman 1dari 14

DINAMIKA KEPENDUDUKAN DI SINGAPURA

MAKALAH

Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Pelajaran Ilmu Pengetauan Sosial

Disusun Oleh:
Farid Diana Januar
Imam Haerul Insan
Ima Maelani
Herdi Putra Permadi
Leni Agustini

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 BANTARUJEG


Jl. Lapang Olahraga Babakansari, Bantarujeg
2018
KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah
memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan
makalah ini tanpa mengalami hambatan yang berarti. Shalawat beserta salam kita
panjatkan kepada jujunan kita yakni Nabi Besar Muhammad SAW. Tidak lupa
kepada keluarganya, para sahabatnya dan mudah-mudahan sampai kita selaku
umatnya yang taat hingga akhir zaman. Amiin.
Makalah dengan judul “Dinamika Penduduk Singapura” secara khusus
disusun dengan maksud untuk memenuhi salah satu tugas mata pelajaran Ilmu
Pengetahuan Sosial. Selain dari pada itu semoga karya tulis ini dapat memberikan
nilai tambah pengetahuan bagi semua pihak yang membacanya.
Dalam penyusunan makalah ini penyusun telah mendapat banyak bantuan
dan dorongan serta bimbingan dari berbagai pihak, maka dalam kesempatan ini
penyusun mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.
Penyusun menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna,
masih terlalu banyak kekurangan baik dari segi isi maupun dari teknik
penulisannya. Maka dengan rendah hati penulis menerima semua saran dari
semua pihak demi penyempurnaan makalah ini di kemudian hari.
Akhirnya mudah–mudahan Allah SWT., senantiasa memberikan petunjuk
dan bimbingan serta kekuatan kepada penyusun khususnya dan kita semua
sehingga dapat menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.

Bantarujeg, September 2018


Penulis,

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................ i


DAFTAR ISI .......................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN ...................................................................................... 1
A. Latar Belakang ............................................................................................ 1
B. Rumusan Masalah ....................................................................................... 1
C. Tujuan.......................................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN ....................................................................................... 2
A. Profil Negara Singapura .............................................................................. 2
B. Jumlah Penduduk Singapura ....................................................................... 3
C. Perkembangan Jumlah Penduduk Singapura .............................................. 5
D. Sebaran Dan Komposisi Penduduk Singapura ............................................ 6
E. Tradisi Dan Budaya Khas Singapore .......................................................... 6
F. Keadaan Sosial ............................................................................................ 8
G. Perekonomian .............................................................................................. 8
BAB III PENUTUP ............................................................................................. 10
A. Kesimpulan................................................................................................ 10
DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................... 11

ii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Singapura adalah salah satu republik di Asia Tenggara dan anggota
Persemakmuran, yang mencakup sekelompok pulau, dengan P. Singapura
sebagai pulau terbesar. Di sebelah barat dan utara berbatasan dengan Selat
Johor (Malaysia), di sebelah timur dan selatan dengan Selat Singapura
(Indonesia). Negara ini terletak 137 kilometer sebelah utara garis
khatulistiwa. Singapura menjadi negara yang paling strategis karena terletak
di jalur silang pelayaran internasional, yaitu dari Australia, Asia Timur,
Eropa, dan Indonesia. Hal ini menyebabkan Singapura menjadi satu-
satunya negara maju yang ada di kawasan Asia Tenggara. Letak geografis
Singapura adalah 1°22’N, 103°48’E. Lokasi negara ini yang strategis, fasilitas
infrastrukturnya yang berkembang pesat, kontras budayanya yang memesona,
serta atraksi wisatanya, semua berkontribusi terhadap kesuksesannya menjadi
daerah tujuan unggulan baik untuk bisnis maupun wisata.

B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana profil Negara Singapura?
2. Berapa jumlah dan perkembangan jumlah penduduk Singapura?
3. Bagaimanakah sebaran dan komposisi penduduk Singapura?
4. Bagaimanakah keadaan tradisi, kebudayaan, sosial dan ekonomi
Singapura?

C. Tujuan
1. Untuk mengetahui profil Negara Singapura
2. Untuk mengetaui perkembangangan, sebaran dan komposiis penduduk
Singapura
3. Untuk mengetahui tradisi, kebudayaan, sosial dan ekonomi Negara
Singapura

1
BAB II
PEMBAHASAN

A. Profil Negara Singapura

Peta Negara Singapore

Nama resmi : Hsi-chia-p'o Kung-ho-kuo (Cina Mandarin);


Republik Singapura (Melayu); Singapore Kudiyarasu
(Tamil); Republic of Singapore (Inggris)
Lagu Kebangsaan : “Majulah Singapura” (Bahasa Melayu)
Ibukota : Singapore
Bentuk Pemerintahan : Republik
Kepala Negara : Presiden
Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri
Bahasa di Singapura : Mandarin, Inggris, Melayu, Tamil
Agama di Singapura : Buddha, Islam, Hindu, tanpa agama, Kristen, Katolik,
dan lainnya
Luas : 710,2 km2
Jumlah penduduk : 4.425.720 (2005)
Pendapatan /kapita : $52.839
Mata uang : Dolar Singapura (SG$)

2
Singapura adalah salah satu republik di Asia Tenggara dan anggota
Persemakmuran, yang mencakup sekelompok pulau, dengan P. Singapura
sebagai pulau terbesar. Di sebelah barat dan utara berbatasan dengan Selat
Johor (Malaysia), di sebelah timur dan selatan dengan Selat Singapura
(Indonesia). Negara ini terletak 137 kilometer sebelah utara garis
khatulistiwa. Singapura menjadi negara yang paling strategis karena terletak
di jalur silang pelayaran internasional, yaitu dari Australia, Asia Timur,
Eropa, dan Indonesia. Hal ini menyebabkan Singapura menjadi satu-
satunya negara maju yang ada di kawasan Asia Tenggara. Letak geografis
Singapura adalah 1°22’N, 103°48’E. Lokasi negara ini yang strategis, fasilitas
infrastrukturnya yang berkembang pesat, kontras budayanya yang memesona,
serta atraksi wisatanya, semua berkontribusi terhadap kesuksesannya menjadi
daerah tujuan unggulan baik untuk bisnis maupun wisata.

B. Jumlah Penduduk Singapura


Singapura merupakan salah satu negara yang paling padat di dunia.
85% dari rakyat Singapura tinggal di rumah susun yang disediakan oleh
Dewan Pengembangan Perumahan (HDB). Penduduk Singapura terdiri dari
mayoritas etnis Tionghoa (77,3%), etnis Melayu yang merupakan penduduk
asli (14,1%), dan etnis India (7,3%), dan etnis lainnya (1,3% ). Mayoritas
rakyat Singapura menganut agama Buddha (31,9%) dan Tao (21,9%). 14,9%
rakyat Singapura menganut agama Islam, 12,9% menganut agama Kristen,
3,3% Hindu, dan lainnya 0,6%, sedangkan sisanya (14,5%) tidak beragama.
Singapura terdiri atas multietnis (Melayu, Cina, India, dan Eropa). Tata
kehidupan masyarakatnya merupakan perpaduan antara budaya Timur dan
budaya Barat.
Singapura mempunyai empat bahasa resmi, yaitu Inggris, Mandarin,
Melayu, dan Tamil. Bahasa Melayu adalah bahasa nasional Singapura tetapi
lebih bersifat simbolis; ia digunakan untuk menyanyikan lagu kebangsaan
(Majulah Singapura) dan juga sewaktu latihan dan dalam perbarisan pasukan
tentera dan polisi. Pemerintah PAP lebih cenderung dengan menggunakan

3
bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar (lingua franca) dan penggunaan
bahasa Melayu hanya terbatas kepada kaum Melayu saja. Hanya segelintir
daripada kaum Tionghoa dan India yang fasih dalam bahasa nasional
(mayoritas daripada mereka telah melewati masa Singapura sebelum merdeka
Berapa banyak jumlah penduduk Singapura tahun 2018? Pertanyaan
tersebut akan kita bahas secara lengkap beserta perkembangan jumlah
populasi dari tahun ke tahun. Republik Singapura merupakan negara terkecil
yang terletak di kawasan Asia Tenggara, memiliki total luas 716 km2. Namun
dengan keterbatasan luas wilayah tersebut, negara Singapura tumbuh dan
berkembang menjadi salah satu negara maju di dunia.
Salah satu faktor kemajuan yang diraih oleh Singapura adalah sebagai
pusat liburan dan tempat singgah bagi para pelancong luar negeri yang akan
berlibur di wilayah Asia Tenggara. Obyek wisata di Singapura menjadi
magnet yang sangat menarik wisatawan berdatangan, khususnya banyak
berasal dari Indonesia. Selain adanya wisata, faktor lainnya adalah
manusianya. Penduduk Singapura sadar akan kekurangan negaranya,
sehingga memanfaatkan sektor ekonomi semaksimal mungkin demi
kemakmuran dan kemajuan bangsanya.
Lalu, berapakah jumlah penduduk di negara Singapura? Apakah lebih
banyak dari Indonesia? atau negara-negara lain yang tergabung dalam
organisasi ASEAN (Association of Southeast Asian Nations)? Berikut
ulasannya secara lengkap, detail, terbaru dan terupdate tahun 2018.

4
Berdasarkan data tabel statistik bersumber
dari woldometers diatas, jumlah penduduk Singapura tahun 2018 yaitu
sebanyak 5.791.901 jiwa. Data tersebut merupakan populasi secara live
(langsung), jadi tiap bulan akan bertambah maupun berkurang tergantung
pertumbuhan penduduk di negara Singapura.
Berdasarkan data dari situs tersebut juga, pertumbuhan penduduk di
negara Singapura mencapai 1.45 % per tahun atau bertambah sekitar 83.057
jiwa generasi baru tiap tahunnya. Berdasarkan peringkat jumlah penduduk di
kawasan Asia Tenggara, Singapura menempati peringkat ke 9 dibawah
Kamboja (16 juta jiwa), Laos (6.8 juta jiwa), sementara peringkat di
bawahnya yakni Timor Leste sebanyak 1.3 juta jiwa dan Brunei Darussalam
430an ribu jiwa.
Kemudian berdasarkan zona yang lebih besar di benua Asia, jumlah
penduduk di Singapura menempati peringkat ke 37, dibawah Kyrgyzsran (6
juta jiwa), Turkmenistan (5,8 juta Jiwa) dan di atasnya Palestina (5 juta jiwa).
Terakhir lingkup yang lebih besar yakni di dunia, Singapura menempati
peringkat ke 113 dibawah Denmark (5,8 juta jiwa) dan Trukmenistan, di
atasnya Finlandia (5,5 juta jiwa).

C. Perkembangan Jumlah Penduduk Singapura


Berikut ini rincian perkembangan jumlah penduduk di negara
Singapura dari tahun ke tahun, tepatnya dari tahun 1950 hingga 2018,
meliputi :
1. Tahun 1950 : 1.022.096 jiwa
2. Tahun 1960 : 1.633.086 jiwa
3. Tahun 1970 : 2.072.290 jiwa
4. Tahun 1980 : 2.411.700 jiwa
5. Tahun 1990 : 3.012.953 jiwa
6. Tahun 2000 : 3.913.960 jiwa
7. Tahun 2010 : 5.074.252 jiwa
8. Tahun 2015 : 5.535.262 jiwa

5
9. Tahun 2017 : 5.708.844 jiwa
10. Tahun 2018 : 5.791.901 jiwa

D. Sebaran Dan Komposisi Penduduk Singapura


Komposisi penduduk di singapura padat, Sebagian besar (95%)
penduduk Singapura tinggal di perkotaan, karena Singapura merupakan
subuah negara kota. Karena padatnya penduduk, sebagian besar (85%)
penduduk Singapura tinggal di rumah susun (apartemen)

E. Tradisi Dan Budaya Khas Singapore


1. Tradisi Unik
Objek-objek wisata dan budaya dan tradisi di Singapura umumnya
berupa taman hiburan yang berteknologi canggih dan modern. Namun ada
juga tempat wisata berupa peninggalan sejarah/landmark dan pusat-pusat
perbelanjaan. Berikut ini adalah tempat-tempat wisata populer di
Singapora yang menjadi favorit para wisatawan.
2. Transfer Angka Hoki
Pemandangan unik kerap terjadi di Singapura jelang perayaan
Tahun Baru China atau Imlek. Bukan antrian membeli tiket konser atau
perilisan gadget anyar terbaru, tapi antrian panjang di depan mesin ATM
untuk mengirim sejumlah uang ke rekeningnya sendiri.
Uang yang ditransfer bukanlah uang biasa, namun sejumlah uang
yang merepresentasikan angka hoki tahun ini. Sejumlah warga Singapura
peranakan Tionghoa pun memenuhi antrian untuk menyetor uang pada
hari pertama musim semi tradisional. Bukan hanya mengirim sejumlah
uang angka hoki saja, namun waktu transaksi juga disesuaikan dengan
prediksi hoki agar mendapat keberuntungan.
3. Ritual Waisak
Berbeda dan menjadi salah satu ritual yang unik, Singapura
merayakan Hari Raya Waisak dengan cara melepas burung dari
sangkarnya ke udara. Hal ini dianggap melambangkan datangnya hari

6
yang baru dan juga perayaan akan nilai-nilai yang ditinggalkan oleh
Buddha bagi umatnya. Ini tentu menjadi sebuah ritual yang
menyenangkan, sebab akan ada ribuan burung yang diterbangkan dan
bebas dari sangkarnya pada saat perayaan kelahiran Buddha tersebut
berlangsung.

4. Budaya Khas
Karena keragaman penduduk dan latar imigrannya, budaya Singapura
sering disebut sebagai campuran dari budaya Britania, Melayu, Cina,
India dan Peranakan. Warga asing juga membentuk 42% penduduk
Singapura dan memainkan peran penting dalam memengaruhi budaya
Singapura.
5. Masakan
Makan-makan dan belanja sudah menjadi hiburan nasional warga
Singapura. Masakan Singapura adalah contoh dari keberagaman dan
difusi budaya negara ini; dengan pengaruh dari Britania, Cina, India,
Melayu, Tamil, dan Indonesia. Masakan umum Singapura yaitu sate, nasi
lemak, kepiting pedas dan nasi ayam Hainan.
6. Seni
Sejak 1990-an, pemerintah telah berusaha mempromosikan Singapura
sebagai pusat seni dan budaya, khususnya seni drama, dan mengubah
negara ini menjadi "gerbang antara Timur dan Barat" yang kosmopolitan.
Puncak dari usaha pemerintah ini adalah pembangunan Esplanade, sebuah
pusat seni drama kelas atas yang dibuka pada 21 Oktober 2002. Selain itu,
Singapore Arts Festival merupakan kegiatan tahunan yang diadakan

7
National Arts Council. Drama komedi jalanan juga meningkat jumlahnya,
termasuk acara mikrofon terbuka yang diadakan setiap minggu. Singapura
mengadakan Genee International Ballet Competition 2009, sebuah
kompetisi balet klasik bergengsi yang diadakan oleh Royal Academy of
Dance, sebuah dewan juri tari internasional yang berpusat di London,
Britania Raya.

F. Keadaan Sosial
Singapura merupakan salah satu Negara yang paling padat di dunia.
Lahan untuk pemukiman sudah sangat sempit. Delapan puluh lima persen
(85%) penduduk Singapura tinggal di rumah susun (apartemen). Mayoritas
penduduk Singapura adalah suku Cina (76,8%). Sementara penduduk aslinya
adalah Melayu. Lainnya adalah India (7,9%). Bahasa-bahasa yang digunakan
adalah Inggris, Melayu, Cina (Mandarin), dan Tamil. Bahasa Melayu juga
merupakan bahasa kebangsaan tetapi lebih bersifat simbolis. Digunakan
untuk menyanyikan lagu kebangsaan. Penggunaan bahasa kebangsaan hanya
terbatas kepada kaum Melayu saja. Hanya sedikit etnis Cina dan India yang
fasih dalam bahasa Melayu.
1. Suku Bangsa : Cina, Melayu, India, Pakistan
2. Jumlah Penduduk : 4,198 juta (tahun 2004)
3. Bahasa : Inggris(resmi), Melayu, Cina, Tamil
4. Agama : Buddha, Kristen, Islam, Tao, dan Hindu

G. Perekonomian
Singapura memiliki ekonomi pasar yang sangat maju, yang secara
historis berputar di sekitar perdagangan entrepôt. Bersama Hong Kong, Korea
Selatan dan Taiwan, Singapura adalah satu dari Empat Macan Asia.
Ekonominya sangat bergantung pada ekspor dan pengolahan barang impor,
khususnya di bidang manufaktur yang mewakili 26% PDB Singapura tahun
2005 dan meliputi sektor elektronik, pengolahan minyak Bumi, bahan kimia,
teknik mekanik dan ilmu biomedis. Tahun 2006, Singapura memproduksi

8
sekitar 10% keluaran wafer dunia. Singapura memiliki salah satu pelabuhan
tersibuk di dunia dan merupakan pusat pertukaran mata uang asing terbesar
keempat di dunia setelah London, New York dan Tokyo. Bank
Dunia menempatkan Singapura pada peringkat hub logistik teratas dunia.
Ekonomi Singapura termasuk di antara sepuluh negara paling
terbuka, kompetitif dan inovatif di dunia. Dianggap sebagai negara paling
ramah bisnis di dunia, Ratusan ribu ekspatriat asing bekerja di Singapura di
berbagai perusahaan multinasional. Terdapat juga ratusan ribu pekerja manual
asing.
Sebagai akibat dari resesi global dan kemerosotan pada sektor
teknologi, PDB negara ini berkurang hingga 2.2% pada 2001. Economic
Review Committee (ERC) didirikan bulan Desember 2001 dan menyarankan
beberapa perubahan kebijakan dengan tujuan merevitalisasi perusahaan.
Sejak itu, Singapura pulih dari resesi, terutama karena banyaknya perbaikan
dalam ekonomi dunia; ekonomi negara ini tumbuh 8,3% pada 2004 dan 6,4%
pada 2005 and 7.9% in 2006.
Singapura memperkenalkan Pajak Barang dan Jasa (GST) dengan
nilai awal 3% pada 1 April 1994 yang menambah pendapatan pemerintah
hingga S$1,6 miliar (US$1 miliar, €800 juta) dan menyeimbangkan keuangan
pemerintah. Nilai GST ditingkatkan menjadi 4% pada 2003, 5% pada 2004,
dan 7% pada 1 Juli 2007.
Banyak perusahaan di Singapura terdaftar sebagai perusahaan
berkewajiban terbatas swasta (umumnya disebut perseroan terbatas swasta).
Sebuah perseroan terbatas swasta di Singapura adalah entitas hukum terpisah
dan pemegang saham tidak berkewajiban atas utan perusahaan yang melebihi
jumlah modal saham yang ditanamkan.

9
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Singapura nama resminya Republik Singapura, adalah sebuah negara
pulau di lepas ujung selatan Semenanjung Malaya, 137 kilometer (85 mil) di
utara khatulistiwa di Asia Tenggara.
Singapura terdiri dari 63 pulau, termasuk daratan Singapura. Pulau
utama sering disebut Pulau Singapura tetapi secara resmi disebut Pulau
Ujong(Melayu: berarti pulau di ujung daratan (semenanjung)). Terdapat dua
jembatan buatan menuju Johor, Malaysia: Johor–Singapore Causeway di
utara, danTuas Second Link di barat.
Dalam sistem klasifikasi iklim Köppen, Singapura memiliki iklim
tropik khatulistiwa tanpa musim yang nyata berbeda, kesamaan suhu,
kelembapan tinggi, dan curah hujan yang melimpah.
Singapura merupakan salah satu negara yang paling padat di dunia.
85% dari rakyat Singapura tinggal di rumah susun yang disediakan oleh
Dewan Pengembangan Perumahan (HDB).
Singapura merupakan salah satu Negara yang paling padat di dunia.
Lahan untuk pemukiman sudah sangat sempit.
Singapura memiliki ekonomi pasar yang sangat maju, yang secara
historis berputar di sekitar perdagangan entrepôt. Bersama Hong Kong, Korea
Selatan dan Taiwan, Singapura adalah satu dari Empat Macan Asia.

10
DAFTAR PUSTAKA

http://dahlansyuhada25.blogspot.com/2013/10/keadaan-fisik-penduduk-sosial-
ekonomi.html
http://romadantii.blogspot.com/2014/01/makalah-negara-maju-singapura.html
https://www.cheria-travel.com/2017/04/keunikan-tradisi-dan-budaya-khas-
singapura.html

11