Anda di halaman 1dari 15

DINAMIKA KEPENDUDUKAN VIETNAM

MAKALAH

Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial

KELAS IX E

Disusun Oleh:
Saripah N.
Sindi Febrianti
Sukma Dewi
Rizki Apriatna
Robi Setiadi

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 BANTARUJEG


Jl. Lapang Olahraga Babakansari, Bantarujeg
2018
KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah
memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan
makalah ini tanpa mengalami hambatan yang berarti. Shalawat beserta salam kita
panjatkan kepada jujunan kita yakni Nabi Besar Muhammad SAW. Tidak lupa
kepada keluarganya, para sahabatnya dan mudah-mudahan sampai kita selaku
umatnya yang taat hingga akhir zaman. Amiin.
Makalah dengan judul “Dinamika Penduduk Vietnam” secara khusus
disusun dengan maksud untuk memenuhi salah satu tugas mata pelajaran Ilmu
pengetahuan Sosial. Selain dari pada itu semoga karya tulis ini dapat memberikan
nilai tambah pengetahuan bagi semua pihak yang membacanya.
Dalam penyusunan makalah ini penyusun telah mendapat banyak bantuan
dan dorongan serta bimbingan dari berbagai pihak, maka dalam kesempatan ini
penyusun mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.
Penyusun menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna,
masih terlalu banyak kekurangan baik dari segi isi maupun dari teknik
penulisannya. Maka dengan rendah hati penulis menerima semua saran dari
semua pihak demi penyempurnaan makalah ini di kemudian hari.
Akhirnya mudah–mudahan Allah SWT., senantiasa memberikan petunjuk
dan bimbingan serta kekuatan kepada penyusun khususnya dan kita semua
sehingga dapat menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.

Bantarujeg, September 2018


Penulis,

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................ i


DAFTAR ISI .......................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN ...................................................................................... 1
A. Latar Belakang ............................................................................................. 1
B. Rumusan Masalah ........................................................................................ 1
C. Tujuan .......................................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN ....................................................................................... 2
A. Profil Negara Vietnam ................................................................................. 2
B. Sejarah Negara Vietnam .............................................................................. 3
C. Jumlah Persebaran dan Komposisi Penduduk.............................................. 6
D. Sumber Daya Alam Negara Vietnam ........................................................... 7
E. Kebudayaan Negara Vietnam ...................................................................... 8
BAB III PENUTUP ............................................................................................. 10
A. Kesimpulan ................................................................................................ 10
B. Saran ........................................................................................................... 10
DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................... 12

ii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Vietnam adalah negara terpadat nomor 13 di dunia dengan kepadatan
penduduk 84 juta jiwa. Vietnam adalah sebuah negara yang terletak di Asia
Tenggara, tepatnya di kawasan semenanjung Indochina. Negara yang
memiliki nama lengkap Republik Sosialis Vietnam ini merupakan negara
komunis yang hanya mengakui satu partai yaitu Partai Komunis Vietnam
(Communist Party of Vietnam atau disingkat dengan CPV). Kepala Negara
Republik Sosialis Vietnam adalah Presiden yang juga merupakan Panglima
Tertinggi Militer Vietnam sedangkan kepala pemerintahannya adalah seorang
Perdana Menteri yang ditunjuk oleh Presiden atas persetujuan Majelis
Nasional Vietnam.

B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana profil Negara Vietnam?
2. Bagaimanakah sejarah Negara Vietnam?
3. Bagaimana jumlah sebaran dan komposisi penduduk Negara Vietnam?
4. Bagaimanakah sumber daya alam negara vietnam?
5. Bagaimanakah kebudayaan Negara Vietnam?

C. Tujuan
1. Untuk mengetahui profil negara Vietnam
2. Untuk mengetahui sejarah Vietnam
3. Untuk mengetahui jumlah, sebaran dan komposisi penduduk Vietnam
4. Untuk mengetahui sumber daya alam negara Vietnam
5. Untuk mengetaui kebudayaan negara Vietnam

1
BAB II
PEMBAHASAN

A. Profil Negara Vietnam


Nama Lengkap : Republik Sosialis Vietnam (Socialist
Republic of Vietnam)
Nama Lokal : Cong Hoa Xa Hoi Chu Nghia Viet Nam
Bentuk Pemerintahan : Republik Komunis
Kepala Negara : Presiden Tran Dai QUANG (sejak 2 April
2016)
Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri Nguyen Xuan PHUC
(sejak 7 April 2016)
Ibukota : Hanoi
Luas Wilayah : 331.210 km2
Jumlah Penduduk : 95.261.021 jiwa (2016)
Pertumbuhan Penduduk : 0,95% (2016)
Angka Kelahiran : 15,7 bayi per 1000 penduduk (2016)
Suku Bangsa/Etnis : Kinh/Viet (85,7%), Tay (1,9%), Thai
(1,8%), Muong (1,5%), Khmer (1,5%),
Mong (1,2%), Nung (1,1), Hao (1%), etnis
lainnya (4,3%)
Bahasa Resmi : Bahasa Vietnam
Agama : Tidak beragama (81,8%), Buddha (7,9%),
Katolik (6,6%), Hoahaoisme (1,7%),
Protestan (0,9%), Islam (0,1%)
Mata Uang : Dong Vietnam (VND)
Hari Nasional : 2 September 1945 (Hari Kemerdekaan)
Hari Kemerdekaan : 2 September 1945 (dari Perancis)
Lagu Kebangsaan : “Tien quan ca” (The Song of the Marching
Troops)
Kode Domain Internet : .vn

2
Kode Telepon : 84
Pendapatan Per Kapita : US$ 6.400,-. (2016)
Pendapatan Domestik Bruto Nominal : US$ 594,9 miliar (2016)
Lokasi : Benua Asia (Asia Tenggara)

B. Sejarah Negara Vietnam

Pada tahun
179 Sebelum
Masehi sampai
dengan tahun 938,
Vietnam berada
dibawah kekuasaan raja-raja China. Baru pada tahun 938, dibawah pimpinan
Ngo Quyen, di Bach Dang, berhasil mengalahkan tentara China, yang
merupakan akhir dari pendudukan Dinasti China. Setelah itu, Monarki
Vietnam berada dibawah Pemerintahan Dinasti Ngo (938 - 969), Dinasti
Dinli (969 - 979), Dinasti Le (980 - 1009), Dinasti Ly (1010 - 1225), Dinasti
Tran (1224 - 1400), Dinasti Ho (1401 - 1406). Pada periode tahun 1407 -
1427, Vietnam kembali dikuasai oleh Dinasti dari China yaitu : Dinasti Ming.
Vietnam kembali diperintah oleh Monarki Vietnam, yaitu Dinasti Le (1428 -
1527).
Pada tahun 1527 Dinasti Le jatuh dan diganti oleh Dinasti Mac (1527
- 1592), akan tetapi, semenjak itu banyak perlawanan anti Dinasti Mac yang
menjadikan Negara Vietnam terpecah belah dan terjadi perang saudara, yaitu
Perang Le-Mac (1543 - 1592), Perang Trinh-Nguyen (1627 -1672), dimana
kemudian negara dibagi menjadi 2 (dua), yaitu: Dang Ngoai (utara) dengan
Raja Trinh dan Dang Trong (Selatan) dengan Raja Nguyen yang mendirikan
ibukota di Phu Xuan (sekarang Hue). Gerakan Tay Son (Gerakan Petani di

3
tahun 1771), berhasil menurunkan Raja Nguyen dan Raja Trinh serta
mempersatukan negara yang terpecah selama lebih dari 200 tahun. Pada tahun
1802, Dinasti Tay Son dikalahkan oleh Dinasti Nguyen Anh (1802-1945)
yang memberikan nama baru negara menjadi Dai Nam dengan ibukotanya
Hue.
Kehadiran Bangsa Perancis di Vietnam diawali dengan masuknya
misionaris Perancis ke Vietnam sekitar abad ke-16. Pada tahun 1858,
Perancis menyerang Da Nang dan mulailah perang melawan Vietnam.
Perancis menduduki wilayah Selatan lebih dari 20 tahun dan kemudian
wilayah Utara pada tahun 1883 dengan serangannya ke ibukota Hue, dan
memaksa Dinasti Nguyen menandatangani Perjanjian Damai 1883 - 1884
yang mengakui kekuasaan Perancis di seluruh wilayah Vietnam. Perancis
menduduki Vietnam sampai masuknya tentara Jepang. Setelah Jepang
menyerah kepada Sekutu Agustus 1945, Vietnam pada tanggal 2 September
1945 mendeklarasikan kemerdekaannya. Namun kemudian Perancis ingin
kembali masuk ke Vietnam dengan alasan membantu pengaturan penyerahan
tentara Jepang kepada Sekutu. Perlawanan dan pertempuran melawan
Perancis kembali meletus, dimana akhirnya pada tahun 1954, Benteng
terakhir Perancis di Dien Bien Phu jatuh yang menandai berakhimya
penjajahan Perancis di Vietnam.
Pada tanggal 3 Februari 1930 berdiri Partai Komunis Indochina
(Communist Party of Indochina) dibawah pimpinan Nguyen Ai Quoc (Ho Chi
Minh), yang melakukan perjuangan pembebasan dengan tujuan untuk
mencapai : Kemerdekaan Nasional, Demokrasi dan Sosialisme. Melalui
pergerakan-pergerakan seperti Pergerakan Nge Tinh Soviet (1930-1931),
Pergerakan Demokratik (1936-1939), dan Pergerakan bagi Penyelamatan
Nasional selama Perang Dunia Kedua (1939-1945), Rakyat Vietnam
mencapai kemenangan dalam Revolusi Agustus 1945. Pada tanggal 2
September 1945, bertempat di Lapangan Ba Dinh, Hanoi, Presiden Ho Chi
Minh, membacakan Deklarasi Kemerdekaan yang melahirkan Republik
Demokratik Vietnam.

4
Perang pertama mempertahankan kemerdekaan melawan Perancis
berakhir dengan kemenangan gemilang tentara Vietnam di Medan
Pertempuran Dien Bien Phu tahun 1954. Perang kedua mempertahankan
kemerdekaan melawan Amerika Serikat yang berakhir melalui kampanye
bersejarah Ho Chi Minh dengan kemenangan besar tentara Vietnam Utara
pada musim gugur tahun 1975, dengan jatuhnya ibukota Vietnam Selatan,
Saigon (sekarang bernama Ho Chi Minh City), tanggal 30 April 1975.
Tanggal tersebut yang kemudian setiap tahunnya diperingati sebagai Hari
Pembebasan (Liberation Day).
Setelah bersatunya Vietnam Utara dan Selatan, pada tanggal 2 Juli
1976, Vietnam diproklamirkan menjadi Republik Sosialis Vietnam hingga
sekarang. Pada bulan April 1977, di sepanjang 1.000 Km perbatasan Vietnam
- Kamboja terjadi perang Vietnam - Kamboja. Menanggapi seruan Front
Solidaritas Kamboja bagi Penyelamatan Nasional, pada bulan Januari 1979,
sebuah kekuatan Sukarelawan Vietnam bersama-sama dengan kekuatan
patriotik Kamboja berhasil merebut Phnom Penh. Sejak tahun 1982,
sukarelawan Vietnam berangsur-angsur ditarik dari wilayah Kamboja, dan
setelah penarikan yang ketujuh, tanggal 26 September 1989, seluruh
sukarelawan Vietnam beserta peralatan perangnya ditarik kembali ke
Vietnam. Sementara itu, pada tanggal 17 Pebruari 1979, RRC melancarkan
serangan di wilayah-wilayah perbatasan Vietnam - RRC. Serangan RRC
tersebut dikatakan sebagai pelajaran bagi Vietnam yang telah mencoba masuk
ke wilayah RRC.
Untuk memacu pembangunan kembali ekonomi, Kongres Partai
Komunis Vietnam ke-6 bulan Desember 1986, mencanangkan Program
Renovasi (pembaruan) Vietnam yang dikenal dengan “Doi Moi” dengan
sasaran program utamanya adalah di bidang ekonomi. Program-program
pembangunan Vietnam, sejak dicanangkannya Program renovasi "Doi Moi",
dituangkan dalam Rencana Pembangunan Lima Tahun.

5
C. Jumlah Persebaran dan Komposisi Penduduk
Suku bangsa : Kinh (Viet) 85,7%,Tay 1,9%,Thai 1,8%,Moung 1,5%,
Khmer 1,5%, Mong 1,2%, Nung 1,1% dan lainnya 5,3%.
Agama : Budha 9,3%, katolik 6,7%, Hoa Hao 1,5%, Cao Dai 1,1%,
Protestan0,5%, islam 0,1% dan ateis 80,8 %
Sensus tahun 1999 memperkirakan populasi Vietnam sekitar 76.3 juta
dan perkiraan terkini memperkirakan melebihi 86 juta. Orang-orang Vietnam
membentuk kelompok etnis terbesar, dan juga disebut Viet atau Kinh.
Populasi mereka terkonsentrasi pada delta-delta endapan dan dataran rendah
di tepi pantai. Kelompok sosial yang homogen, orang Kinh memengaruhi
kehidupan nasional melalui kontrol mereka dalam urusan-urusan politik dan
ekonomi dan peran mereka sebagai purveyor (orang yang menyediakan)
kebudayaan yang dominan. Kontrasnya, kebanyakan etnis minoritas seperti
orang Muong, etnis yang paling dekat hubungannya dengan orang Kinh,
kebanyakan ditemukan di dataran tinggi yang meliputi dua pertiga luas
keseluruhan negera. Orang Hoa (etnis Tionghoa) dan Khmer Krom
kebanyakan tinggal di dataran rendah.
Etnis Vietnam aslinya berasal dari Vietnam utara dan Tiongkok
selatan. Dalam tempo beberapa abad kelompok ini telah menaklukkan banyak
wilayah yang dulunya merupakan kepunyaan Kerajaan Champa dan
Kekaisaran Khmer. Mereka merupakan kelompok etnis yang dominan di
kebanyakan provinsi Vietnam, dan jumlahnya cukup besar di Kamboja. Di
bawah Khmer Rouge di Kamboja, mereka adalah kelompok yang paling
dianiaya. Puluhan ribu orang dibunuh dalam sebuah pembantaian yang
diorganisir rezim itu. Kebanyakan dari mereka yang berhasil selamat
melarikan diri ke Vietnam.
Pada abad ke-16, beberapa orang Vietnam bermigrasi ke Thailand dan
Tiongkok. Di Tiongkok, meskipun mereka lebih terpengaruh budaya
Tiongkok, keturunan mereka masih dapat berbahasa Vietnam dan
membentuk suku Gin di Tiongkok. Mereka termasuk kelompok-kelompok

6
minoritas yang diakui di Republik Rakyat Tiongkok yang khususnya tinggal
di atau di sekitar Provinsi Guangxi.
Ketika Perancis meninggalkan Vietnam pada 1954, sejumlah orang
Vietnam bermigrasi ke Perancis. Namun demikian, di Perancis sudah ada
sejumlah etnis Vietnam yang menetap atau belajar di Perancis sejak setidak-
tidaknya akhir Perang Dunia I. Sebagai akibat dari pembagian Vietnam
Utara dan Vietnam Selatan, hampir satu juta orang Vietnam bermigrasi dari
utara ke selatan untuk melarikan diri dari penganiayaan yang sesungguhnya
ataupun yang hanya diduga akan terjadi. Sementara itu, sekelompok orang
selatan dalam jumlah yang jauh lebih kecil bergabung dengan pihak utara.
Akhir Perang Vietnam mendorong banyak orang lainnya untuk
meninggalkan negara itu. Banyak yang kemudian menetap di Amerika
Utara, Eropa Barat dan Australia. Puluhan ribu dikirim untuk bekerja atau
belajar di Eropa Tengah dan Eropa Timur dan belakangan menetap di sana,
sebagian terbesar di antaranya dari utara atau mereka yang tinggal di Vietnam
yang dipersatukan kembali setelah 1975.

D. Sumber Daya Alam Negara Vietnam


Negara Vietnam yang berbatasan dengan Laut Cina Selatan di sebelah
Timur dengan bentuk wilayah memanjang dari Utara ke Selatan menjadikan
negara ini memiliki garis pantai yang cukup panjang. Bentang alamnya
bervariatif dari dataran pantai hingga pegunungan. Banyaknya gunung api
dan lembah sungai menyebabkan kondisi tanahnya sangat subur sehigga
sangat menunjang kegiatan di sektor agraris. Di bidang pertanian Vietnam
mampu menjadi lumbung beras di Asia Tenggara. Sementara itu hasil
perkebunan meliputi tembakau, teh, kopi, dan karet. Sedangkan hasil
pertambangan berupa minyak bumi, batubara, dan bijih besi.
Contoh Barang Perdagangan Negara Vietnam
Komoditas ekspor utama Vietnam masih didominasi oleh pertanian,
perkebunan, dan hasil tambang yang meliputi beras, karet, kopra, aneka kayu,

7
minyak bumi, dan bijih besi. Sedangkan impor utama adalah bahan bakar,
besi, baja, pupuk, obat-obatan, dan bahan kimia.
Ekspor barang dan tenaga kerja, industri pariwisata dan pengiriman
uang dari luar negeri Vietnam telah sangat dipromosikan untuk menghasilkan
pendapatan asing meningkat untuk Vietnam.

E. Kebudayaan Negara Vietnam


Kebudayaan Vietnam sangat dipengaruhi nleh negara tetangga, RRT.
Karena asosiasi lama dengan RRT, kebudayaan Vietnam tetap kuat
berpegang teguh kepada Konfusianisme yang menekankan pada tugas-tugas
yang kekeluargaan. Pendidikan dihargai sangat tinggi. Dalam sejarah, lulus
dalam ujian Mandarin kerajaan adalah satu-satunya cara bagi seorang
Vietnam untuk maju secara sosial.Dalam era sosialis, kehidupan kebudayaan
Vietnam banyak dipengaruhi oleh media yang dikontrol pemerintah dan
program budaya sosialis. Untuk beberapa dekade, pengaruh kebudayaan asing
dihindarkan dan ditekankan kepada penghargaan dan sharing kebudayaan
negara-negara komunis seperti Uni Soviet, Republik Rakyat Cina, Kuba, dll.
Sejak tahun 1990an, Vietnam telah terekspos secara besar kepada kebudayaan
dan media Asia Tenggara, Eropa dan Amerika.
Pakaian tradisional wanita disebut Ao Dai dan dipakai dalam momen-
momen spesial seperti pernikahan, Tahun Baru Imlek atau festival-festival.
Ao Dai dahulu dipakai oleh wanita dan pria tetapi sekarang kebanyakan
dipakai oleh wanita.
Musik Vietnam sedikit berbeda berdasarkan tiga wilayah: Bac atau
Utara, Trung atau Tengah dan Nam atau selatan. Musik klasik Utara adalah
yang tertua di Vietnam dan secara tradisional lebih formal. Musik tradisional
Vietnam dapat ditilas balik pada invasi Mongol, ketika orang-orang Vietnam
menangkap sebuah grup opera Tiongkok. Musik klasik Tengah menunjukan
pengaruh kebudayaan Champa dengan melodi melankolisnya. Musik Selatan
memancarkan sikap laissez-= peraturan yang memperbolehkan kepemilikan
swasta tanpa kontrol pemerintah / kebebasan.

8
Sepak bola adalah olahraga paling populer di Vietnam. Olahraga dan
games seperti bulu tangkis, tenis, ping pong dan catur juga populer dengan
porsi besar masyarakat. Baseball diperkenalkan selama kehadiran Amerika di
Vietnam, juga mendapatkan cukup kepopuleran. Komunitas expat Vietnam
membentuk bagian penting dalam kehidupan berbudaya Vietnam,
memperkenalkan olahraga, film, musik dan aktivitas-aktivitas barat lainnya
kepada Vietnam.

9
BAB III
KESIMPULAN

A. Kesimpulan
Negara Vietnam secara astronomis, wilayah Vietnam terletak 8˚ LU - 23˚ LU
dan 102˚ BT - 109˚ BT. Adapun secara geografis wilayah Negara Vietnam
memiliki batas batas wilayah sebagai berikut :
1. Sebelah Utara berbatasan dengan Negara Republik Rakyat Cina
2. Sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Cina Selatan
3. Sebelah Timur berbatasan dengan Laut Cina Selatan
4. Sebelah Barat berbatasan dengan Negara Laos dan Kamboja.
Republik Sosialis Vietnam adalah sebuah negara partai tunggal.
Sebuah konstitusi baru disahkan pada April 1992 menggantikan versi 1975.
Peran utama terdahulu Partai Komunis disertakan kembali dalam semua
organ-organ pemerintah, politik dan masyarakat. Hanya organisasi politik
yang bekerjasama atau didukung oleh Partai Komunis diperbolehkan ikut
dalam pemilihan umum. Ini meliputi BarisanTanah Air Vietnam
(Vietnamese Fatherland Front), partai serikat pedagang dan pekerja.
Meskipun negara tetap secara resmi berjanji kepada sosialisme sebagai
doktrinnya, makna ideologi tersebut telah berkurang secara besar sejak tahun
1990-an.
Presiden Vietnam adalah kepala negara dan secara nominal adalah
panglima tertinggi militer Vietnam, menduduki Dewan Nasional untuk
Pertahanan dan Keamanan(Council National Defense and Security). Peran
presiden sebagai kepala negara tidak pernah lepas dari bantuan seorang
kepala pemerintahan, yaitu Perdana Menteri.

B. Saran
Ketika kita membuat sebuah makalah tentang identias sebuah negara di dunia,
sebaiknya kita membaca beberapa referensi dalam beberapa buku. Hal ini
bertujuan agar makalah yang kita buat terhindar dari kesalahan dengan

10
pembaca. Bisa saja pembaca sudah mengetahui hal tentang identitas dari
negara yang akan kita buat, sehingga tidak membuat pembaca bingung
dengan makalah yang kita buat ini. Mudah-mudahan makalah ini dapat
bermanfaat bagi semua kalangan yang membacanya.

11
DAFTAR PUSTAKA

Achmad Chaldun, 1995. Atlas Pengetahuan Sosial Indonesia Wawasan Nusantara


dan Dunia, Surabaya: Karya Pembina Swajaya.
http://jaenulhumaedilah.blogspot.com/2015/02/bab-i-pendahuluan-1.html
https://pandri-16.blogspot.com/2016/06/sejarah-singkat-terbentuknya-negara.html
http://mulairuangcatatan.blogspot.com/2013/02/negara-vietnam.html

12