Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PRAKTIKUM OPERASI TEKNIK KIMIA

DISC BOWL CENTRIFUGE

Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Praktikum Operasi Teknik Kimia

Dosen Pembimbing: Sandra Santosa B.TECH., M.Pd.

DISUSUN OLEH :

KELOMPOK 3
KELAS 2A D4 Teknologi Kimia Industri
Annida Khoirun Nisa Purwadini (1741420080)/04
Fitriyana Rahmi Wibowo (1741420040)/11
Gumawa Windu Manggada (1741420059)/12
Rahmadina Safira (1741420085)/18
Reftian Jalu Prabaswara (1741420051)/19
Rossy Arifatul Chabibah (1741420048)/20

PROGRAM STUDI TEKNOLOGI KIMIA INDUSTRI

JURUSAN TEKNIK KIMIA

POLITEKNIK NEGERI MALANG

2018
I. Judul Praktikum

Disc Bowl Centrifuge

II. Tujuan Percobaan

Dari praktikum yang dilakukan, diharapkan mahasiwa dapat :

 Mahasiswa diharapkan akan dapat menetapkan dan mempraktekan proses pemisahan


bahan-bahan kimIa dalam industri skala kecil dengan benar.
 Mengetahui pengaruh kecepatan putar dan waktu centrifugasi terhadap proses
pengendapan
 Mengetahui jumlah koagulan terhadap proses pengendapan.

III. Dasar Teori (efisiensi, pengaruh kecepatan + sumber)

Sentrifugasi adalah suatu alat yang berfungsi untuk memisahkan campuran cair –
cair atau padat – cair dengan menggunakan gaya sentrifugal. Gaya sentifugal adalah gaya
yang terjadi akibat adanya putaran, arah gayanya adalah dari titik pusat putaran keluar
menuju jari-jari luar. Pemisahan menggunakan gaya ini pada penerapannya biasanya
dikenakan pada pemisahan fasa padat dengan fasa cair yang tercampur. Pemisahan
menggunakan gaya ini dilakukan apabila perbedaan densitas antara kedua fasa tidak terlalu
besar, bisa dalam bentuk campuran suspensi, sehingga pemisahan dengan gravitasi sukar
dilakukan (Fibrianto, 2008).
Pemisahan antara dua fasa cair yang membentuk emulsi juga dapat dilakukan
dengan cara pemberian gaya sentrifugal. Gaya ini berfungsi ganda, yaitu sebagai perusak
sistem emulsi dan memisahkan kedua fasa cairnya.
Centrifuge yang digunakan dalam percobaan ini adalah Disc Bowl Centrifuge yang
beroperasi secara batch. Alat ini terdiri dari piringan – piringan berbentuk mangkok
tersusun membentuk satu kesatuan. Tiap piringan terdapat lubang kecil ditengah untuk
jalannya umpan, sedangkan piringan mangkok membentuk celah sebagai jalan keluar untuk
masing-masing cairan yang mengandung berat jenis berbeda, setelah dikenai gaya
sentrifugal. Perolehan dari masing-masing celah akan terkumpul dan keluar dari dua jalan
yang berbeda.
Disc Bowl Centrifuge memiliki kecepatan sampai 7000 xg atau kecepatan sedang
dari 6000 rpm dalam casing stasioner dari 30 cm sampai 100 cm diameter. Alat ini
mempunyai kapasitas sampai 5000 gal/jam dan kandungan padatannya dalam jumlah
sedang. Alat ini dapat dioperasikan secara kontinyu.
Prinsip sentrifugasi didasarkan atas fenomena bahwa partikel yang tersuspensi
dalam suatu wadah (tabung atau bentuk lain) akan mengendap ke dasar wadah karena
pengaruh gravitasi. Laju pengendapan tersebut dapat ditingkatkandengan cara
meningkatkan pengaruh gravitasional terhadap partikel. Hal ini dapat dilakukan dnegan
menempatkan tabung berisi suspensi partikel ke dalam rotor suatu mesin sentrifugasi
kemudian diputar dengan kcepatan tinggi (Yuwono, 2006).

IV. Alat & Bahan

 1 set Disc Bowl Centrifuge


 Minyak
 Etanol 60%

V. Langkah Kerja

a. Menyiapkan peralatan yang akan digunakan. Membersihkan terlebih dahulu bowl dari
sisa kotoran yang ada terutama pada saluran sampel
b. Membersihkan bagian-bagian sentrifuse dengan cara dicuci kemudian dikeringkan
sebelum dipakai untuk percobaan dan susun kembali tiap bagiannya
c. Memasukkan sampel ke dalam bowl dan tutup lubang pada penampung. Membuka
lubang pada penampung/bowl jika alat mulai dijalankan
d. Menyiapkan terlebih dahulu corong pisah sebagai wadah sampel. Mengukur laju
alirnya dengan menggunakan stopwatch
e. Memasukkan sampel pada corong pisah. Sampel dapat berupa campuran minyak- air
atau campuran biodiesel – air
f. Meletakkan beaker pada masing-masing keluaran, Mengeluaran heavy liquid dan light
liquid
g. Menghidupkan peralatan pada kecepatan yang telah ditentukan oleh pembimbing
h. Menunggu +5 menit, atau sampai sentrifuse terdengar stabil
i. Membuka lubang pada bowl atau kran pada corong pisah, menunggu sampai aliran
pada masing-masing keluaran berhenti menetes
j. Mencatat densitas dan volume atau berat masing-masing keluaran
k. Mengulangi percobaan dengan variasi kecepata putaran yang lain
l. Membersihkan alat dan area kerja
VI. Data Pengamatan
 Variabel : 7288 rpm, 7994 rpm, 10000 rpm.
 Minyak : etanol
3 : 2
60 ml : 40 ml
 Data menguji densitas tiap bahan

Data Minyak Etanol 60%


Massa Pikno 33.81 gram 33.9302 gram
Volume Pikno 25 ml 25 ml
Massa Pikno isi 56.46 gram 57.36 gram
Massa Isi 22.65 gram 23.4298 gram
Densitas 0,906 gram/ml 0,937 gram/ml

Tabel 1. Data Pengujian Densitas Bahan

 Data setelah diuji dengan disc bowl

Volume Volume Densitas


N Tegangan
Percobaan Total Awal Minyak Minyak
(Rpm) (Volt)
(ml) (ml) (g/ml)
1 7288 179.4 100 43 0.9016
2 7994 199.9 100 45 0.9032
3 10000 215 100 51 0.9052
Tabel 2. Data Pengujian Densitas Bahan setelah
Dipisahkan
VII. Perhitungan
 Perhitungan Efisiensi Minyak
 Percobaan 1
𝑣𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 𝑚𝑖𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑠𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑑𝑖𝑝𝑖𝑠𝑎ℎ𝑘𝑎𝑛
Efisiensi = 𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 𝑚𝑖𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑠𝑒𝑏𝑒𝑙𝑢𝑚 𝑑𝑖𝑐𝑎𝑚𝑝𝑢𝑟 𝑥 100%
43
= 60 𝑥100%

= 71.67 %

 Percobaan 2
𝑣𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 𝑚𝑖𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑠𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑑𝑖𝑝𝑖𝑠𝑎ℎ𝑘𝑎𝑛
Efisiensi = 𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 𝑚𝑖𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑠𝑒𝑏𝑒𝑙𝑢𝑚 𝑑𝑖𝑐𝑎𝑚𝑝𝑢𝑟 𝑥 100%
45
= 60 x100%

= 75 %

 Percobaan 3
𝑣𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 𝑚𝑖𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑠𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑑𝑖𝑝𝑖𝑠𝑎ℎ𝑘𝑎𝑛
Efisiensi = 𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 𝑚𝑖𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑠𝑒𝑏𝑒𝑙𝑢𝑚 𝑑𝑖𝑐𝑎𝑚𝑝𝑢𝑟 𝑥 100%
51
= 60 x100%

= 85 %
IX. Kesimpulan

X. Daftar Pustaka

1. Fibrianto, Dian Nur. 2008. Panduan Kimia Praktis SMP. Jakarta: Pustaka
Widyatama.

2. Lab, Team OTK-1. 2018. Petunjuk Praktikum Operasi Teknik Kimia 1. Jurusan
Teknik Kimia Politeknik Negeri Malang. Malang.

3. Armid. 2009. Penuntun Praktikum Metode Pemisahan Kimia. Jurusan Kimia FMIPA
Universitas Haluoleo. Kendari.

4. Brown, G.G. 1950. “Unit Operations”. Modern Asia Edition, John Wiley and Sons,
Inc. New York.

5. McCabe, W. Smith, J.C., and Harriot, P. 1993. “Unit Operation of Chemical


Engineering”. McGraw Hill Book, Co. United States of America.