Anda di halaman 1dari 1

781 Orang Hadir di Kebaktian SSY

Analisa/istimewa. MENYIMAK: Jemaat kebaktian menyimak khotbah yang disampaikan di Kebaktian


Wilayah Sitindangi ni Jahowa di Universitas Simalungun Pematangsiantar, Minggu (3/3). Kebaktian yang
bertema “Patogu Ma Roham” didasarkan pada ayat Alkitab yang dikutip dari Yosua 1:9.

Pematangsiantar, (Analisa). Sebanyak 781 orang hadir di Kebaktian Wilayah Saksi-Saksi Yehuwa (SSY)
berbahasa Batak Toba yang bertema "Patogu ma Roham" di Gedung Universitas Simalungun (USI),
Minggu (3/3). Tema tersebut ditujukan agar hadirin mendapatkan kekuatan agar bisa berdiri teguh dalam
iman.

Ayat tema dari kitab suci Alkitab yang menjadi dasar untuk kuat dikutip dari Yosua 1:9 "Kamu harus
berani dan sangat kuat. Jangan takut atau gentar, karena Yehuwa Allahmu ada bersamamu ke mana pun
kamu pergi.”

Di kebaktian ini, ada berbagai rangkaian acara. Ada ceramah, wawancara, dan nyanyian. Acara kebaktian
yang sama akan diselenggarakan di berbagai tempat di seluruh dunia. Lokasi dan daftar acara bisa dilihat
di situs JW.ORG.

Sekadar informasi, berdasarkan sejarahnya, nama SSY diambil dari Alkitab terdapat di Keluaran 3:13, 15;
Yesaya 43:10. SSY adalah Saksi-Saksi bagi Yehuwa. Atau dalam bahasa Batak Toba, Jahowa. Yehuwa
adalah nama yang diberikan oleh Allah Yang Maha Kuasa bagi diri-Nya sendiri sebagaimana disebutkan
dalam halaman-halaman Alkitab.

Itu adalah nama pribadi, bukan sebutan seperti Allah atau Tuhan. Sepanjang sejarah, siapa pun yang
memberi kesaksian tentang kemuliaan Allah, pada dasarnya dapat disebut saksi dari Yehuwa. Orang-
orang yang menonjol seperti Nuh, Abraham, Ishak, Yakub, Yusuf, Musa dan Daud disebut sebagai Saksi-
Saksi Allah atau Saksi-Saksi dari Yehuwa. Yesus Kristus disebut “saksi yang setia dan benar” sebagaimana
tercatat di Wahyu atau Penyingkapan 3:14. (rel/nai)

http://harian.analisadaily.com/mobile/sumut/news/781-orang-hadir-di-kebaktian-
ssy/703333/2019/03/05