Anda di halaman 1dari 1

KOMPAS.

com - Mungkin banyak di antara Anda yang sudah pernah membaca


tanda-tanda atau gejala serangan jantung dari berbagai literatur. Dari sekian banyak
gejala, nyeri dada dan rasa sesak mungkin merupakan tanda yang paling populer dari
serangan yang bisa mematikan ini.

Menurut spesialis penyakit jantung dan pembuluh darah dr. Muhammad Zaini, Sp.JP
(K), sebenarnya tidak ada gejala yang khas dari serangan jantung. Namun rasa sakit di
dada tengah atau kiri menjadi gejala yang paling sering dikenali.

"Rasa sakit ini bisa menyebar ke daerah lain. Namun rasa sakit ini berbeda dengan rasa
pegal atau masuk angin," kata Zaini pada seminar awam 'Penyakit Jantung Bisa
Diobati', yang diadakan RS. Premier Jatinegara Jakarta, Minggu (2/6/2013).

Rasa sakit ini disertai dapat sesak nafas yang dapat menyebabkan penderita mengalami
kematian mendadak. Rasa sakit di dada bagian tengah atau kiri disebabkan oleh aliran
darah yang mengalir cepat pada pembuluh darah yang sempit.

Sempitnya pembuluh darah pada penderita penyakit jantung koroner (PJK) disebabkan
"bisul" yang banyak ditemukan pada saluran darah bagian dalam. "Bisul" ini berisi
kapur, lemak, atau kolesterol.

Zaini mengatakan, 90 persen penyakit jantung disebabkan banyaknya "bisul" atau


"benjolan" di pembuluh darah bagian dalam. "Bisul" yang pecah mengakibatkan darah
menggumpal, dan mengahalangi aliran pembuluh koroner ke dalam jantung. Akibatnya,
jantung kekurangan pasokan nutrisi dan oksigen.