Anda di halaman 1dari 1

WAWAN SARWANI, SE

NIM : 530021609
PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS TERBUKA
Email : wawansarwani83@gmail.com
Dosen Pengampu : Dr. Kurniawati

Coba anda analisis penyebab utama perusahaan melakukan riset pemasaran!

Riset pemasaran merupakan kegiatan penelitian dalam bidang pemasaran. Riset pemasaran
harus dilakukan secara sistematis, yakni mulai dari perumusan masalah, perumusan tujuan
dari riset pemasaran, pengumpulan data, pengolahan data, hingga interpretasi dari hasil riset
pemasaran yang diperoleh. Riset pemasaran dilakukan sebagai upaya memberi masukan bagi
pihak manajemen. Dengan adanya riset pemasaran, pihak manajemen akan mengetahui hal
apa saja yang perlu diperbaiki dan strategi pemasaran apa yang masih konkrit dilakukan untuk
merebut peluang.

Menurut Walter B. Wentz dalam bukunya Marketing Research : Management and Method,
riset pemasaran didefinisikan sebagai : Pengumpulan dan penganalisaan informasi untuk
membantu menejemen dalam mengambil keputusan di bidang pemasaran.

Riset pemasaran bertujuan untuk menaksir demand efektif dan demand potensial dari suatu
produk.

Banyak orang yang seringkali masih rancu dengan istilah riset pemasaran. Riset
pemasaran (marketing research) seringkali masih disamakan dengan riset pasar (market
research), padahal keduanya merupakan istilah yang berbeda. Riset pasar berfokus pada
pasar yang telah ditentukan secara spesifik. Sementara itu, riset pemasaran memiliki arti yang
lebih luas. Riset pemasaran tidak hanya terpaku pada aspek pasar atau produk, namun juga
mencangkup hal-hal di luar itu. Singkatnya, riset pasar bisa disebut sebagai bagian dari riset
pemasaran.

Riset pemasaran adalah penting bagi para manajer yang akan membuat keputusan (decision
making).
Decision making sering diawali dengan analisa masalah-masalah melalui beberapa tahap,
yaitu tahap merumuskan masalah, tahap mencari kemungkinan-kemungkinan, tahap
mengukur kemungkinan-kemungkinan itu dan tahap memutuskan kemungkinan yang paling
baik.

Dengan melakukan riset pemasaran, perusahan dapat mengetahui pangsa pasar yang dituju
dan dapat mengetahui perkembangan permintaan pasar serta perusahaan dapat menyusun
rencana dalam pengembangan produk baru untuk dapat mengungguli para pesaing, dan
dengan begitu perusahaan dapat menguasai pasar atau bahkan beberapa pasar sekaligus.