Anda di halaman 1dari 2

Persamaan dan Perbedaan Ilmu Keperilakuan dan Akuntansi Keperilakuan

1. Persamaan Ilmu Keperilakuan dan Akuntansi Keperilakuan


Ilmu keperilakuan mempunyai kaitan dengan penjelas dan prediksi keperilakuan
manusia. Akuntansi keperilakuan menghubungkan antara keperilakuan manusia dengan
akuntansi. Ilmu keperilakuan merupakan bagian dari ilmu sosial, sedangkan akuntansi
keperilakuan merupakan bagian dari ilmu akuntansi dan pengetahuan keperilakuan. Oleh
karena itu, ilmuwan keperilakuan terlibat dalam riset terhadap aspek-aspek teori motivasi,
kepuasan sosial maupun bentuk sikap. Sementara itu para akuntan keperilakuan
menerapkan unsur-unsur khusus dari riset atau teori tersebut untuk menghasilkan hubungan
dengan situasi akuntansi yang ada.

2. Perbedaan Ilmu Keperilakuan dan Akuntansi Keperilakuan


Perbedaan antara ilmuwan keperilakuan dan akuntan keperilakuan terletak diluar
persamaan mereka. Akuntansi adalah sebuah profesi dan menjadi akuntan berarti dilatih
untuk berlatih dan bertindak secara professional. Pelatihan ini berbeda dari pengalaman
yang seluruhnya diperoleh dari observasi ketika ingin menjadi ilmuwan.
Perbedaan antara ilmuwan keperilakuan dan akuntan keperilakuan dapat dilihat pada table
dibawah ini :
Perbedaan Ilmu Keperilakuan Akuntansi Keperilakuan
1. Area Keahlian Keutamaan ilmu sosial ; Keutamaan akuntansi ;
tidak ada pengetahuan pengetahuan dasar dari
akuntansi ilmu sosial
2. Kemampuan Elemen kunci dalam Bukan merupakan elemen
mendesain dan pelatihan utama dalam pelatihan
melaksakan proyek
keperilakuan
3. Pengetahuan dan Bukan merupakan elemen Elemen kunci dalam
pemahaman utama dalam pelatihan pelatihan
terhadap pekerjaan
organisasi bisnis
secara umum dan
system akuntansi
secara khusus
4. Orientasi Ilmiah Profesional
5. Pendekatan masalah Teoritis dan Praktik Praktik
6. Fungsi Ilmu lanjutan dan Melayani klien, menasehati
pemecahan masalah manajemen
7. Kepentingan dalam Terbatas terhadap disiplin Terbatas terhadap
ilmu keperilakuan yang luas dalam akuntansi terkait bidang
keperilakuan

Berdasarkan tabel diatas dapat kita ketahui bahwa ketika akuntan keperilakuan dan
ilmuwan keperilakuan memiliki kemampuan yang sama terhadap pendekatan akuntansi
yang berkaitan dengan dilema organisasi baik akuntan keperilakuan dan ilmuwan
keperilakuan memainkan peran yang berbeda, bahkan saling melengkapi dalam
memecahkan masalah. Akuntan keperilakuan memahami struktur dan fungsi dari system
akuntansi serta orang-orang yang terkait di dalamnya dengan lebih baik. Ilmuwan
keperilakuan memiliki pandangan yang mendalam terhadap keseluruhan dinamika
organisasional dan pengembangan dari pola keperilakuan. Secara bersamaan, keduanya
dapat bekerja sama memilih metode riset dalam analisis data dan penulisan laporan.