Anda di halaman 1dari 47

Autoimun

Dorta Simamora 
Defenisi Autoimun
Autoimunitas adalah respon imun terhadap antigen
jaringan sendiri yang disebabkan oleh mekanisme
normal yang gagal untuk mempertahankan self
tolerance sel B, sel T atau keduanya.

Kegagalan pada toleransi imunitas sendiri


Penyakit autoimun adalah kerusakan jaringan atau
gangguan fungsi fisiologis yang ditimbulkan oleh
respon autoimun
Kegagalan pada sistem imun

1. Overactive response
‐ Hypersensitivity 
Hypersensitivity
2. Auto‐reactive response 
‐ Autoimmunity
3 Ineffective response
3. Ineffective response
‐ Immunodeficiency
AUTOIMMUNITY VS.
VS AUTOIMMUNE DISEASE

Autoimmunity Autoimmune
A i disease
di
… Bergantung pada faktor 
… Self reaktive limfosit dan
genetik virus dan
genetik virus dan 
antibodinya kurang hormon
… Berpotensi reversibel … Terjadinya kerusakan 

… Insidennya lebih tinggi yang parah pada jaringan


pada usia menua … Gejala klinis

… Kejadiannya perlahan 
tapi fatal
… Familiar clustering
Familiar clustering
Pendahuluan
9 Dalam keadaan normal sistem
imun tubuh tidak akan
menghancurkan antigen sendiri.
sendiri

9 Autoimunitas dapat didefinisikan


sebagai breakdown pada
mekanisme yang bertanggung
jawab pada self tolerance dan
induksi respon imun terhadap
komponen diri.

9 Dalam banyak penyakit autoimun


diketahui bahwa produk sistem
imun menyebabkan kerusakan diri
sendiri.
di i
Postulat Koch = Kriteria autoimun
1. Autoantibodi atau sel T autoreaktif dengan spesifitas
untuk organ yang terkena ditemukan pada penyakit
2. Autoantibodi dan atau sel T, ditemukan di jaringan
dengan cedera.
3. Ambang autoantibodi atau respon sel T
menggambarkan aktivitas penyakit.
4 Penurunan
4. P respon autoimun
i memberikan
b ik perbaikan
b ik
penyakit
5 Transfer
5. T f antibodi
tib di atau
t sell T ke
k pejamu
j sekunder
k d
menimbulkan penyakit autoimun pada resipien
6 Imunisasi dengan autoantigen dan kemudian induksi
6.
respon autoimun menimbulkan penyakit.
Autoimun

… Autoimun
A t i t j di kketika
terjadi tik tubuh
t b h tidak
tid k dapat
d t membedakan
b d k
“self" dari "non-self"
… Terjadi akibat respon imun yang terlalu aktif terhadap
sel dan jaringan “diri sendiri”
… Mempengaruhi 5-8%5 8% dari populasi
… 78% terkena adalah perempuan
… L bih d
Lebih darii 80 kondisi
k di i terkait
t k it d
dengan autoimun
t i
… 15 penyakit yang terhubung langsung ke respon autoimun
Causes of Autoimmunity
Classification of autoimmune diseases

- Autoantibody

- T cell mediated
Penyebab
y p
penyakit
y Autoimune :

9 Kegagalan autoantibodi dan sel T mengenali sel


sendiri (toleransi diri hilang)
9 Autoantibodi dan sel T menyerang sel-sel sendiri
Jika T helper limfosit terlalu aktif.
9 Gangguan klinis yang diproduksi oleh respon
imun ke komponen jaringan normal dari tubuh
9 Ketidakmampuan untuk menghilangkan antigen
penyebab proses inflamasi kronis.
Causes of Autoimmunity
Causes of 
Susceptibility  Triggering factors 
genes (usually 
( ll (probably
(probably 
multiple) environmental)

LLoss of tolerance
ft l
( break down of tolerance )

Auto reactive T  Auto reactive B  Inadequate 


cells activation
cells activation cells activation regulatory
regulatory 
mechanism 
Pathogenesis of autoimmune diseases
Environment Hormones

Autoimmunity Genetic factors Critical Stochastic factors


threshold
(l
(loss off ttolerance)
l )
Initiation of pathogenesis
Dendritic cell
• IFN? Secretion
• T independent Defective
Ab production
Defective priming Antigen presentation
Autoreactive T cell
B cell I
Increased
d activity
i i
T and B cells Increased activity
activation • Increased costimulation
• Cytokine help
Auto Ab production

Inflammation • Abnormal complement fixation • Increased apoptosis


• Defective p
phagocyte
g y activation • Defective AICD
• Circulating immune complex • Defective cytokine production

Disease Tissue
damage
Penyebab
y Kelainan pada
p autoimun

… Destruksi satu type atau lebih pada jaringan tubuh
… Pertumbuhan yang abnormal pada organ
Pertumbuhan yang abnormal pada organ
… Perubahan pada fungsi organ
Factors influencing  autoimmune diseases development 
14

… Genetic HLA, FcgR, FAS/FASL, Complement proteins.
Genetic. HLA AS/ ASL C l i

… Environmental: microbes
Environmental:  microbes

… Gender: females greater than males


Gender: females greater than males.

… Others: injury
Others: injury 

14
Autoimmune Diseases

… Examples
p of Autoimmune Diseases
† Two major categories
„ Systemic autoimmune diseases
„ Single-organ autoimmune diseases

© 2012 Pearson Education Inc.


…
PENYAKIT dimediasi oleh ANTIBODI DAN KOMPLEKS
IMUN

…
Organ-spesifik
g p penyakit
p y autoimun
„ Autoimun hemolitik anemia
„ Autoimun trombositopenia
„ Myasthenia gravis
„ Penyakit Graves
„ Goodpasture
G d t Si d
Sindrom
† Sistemik penyakit autoimun
„ Lupus eritematosus sistemik (SLE)
† Penyakit yang disebabkan oleh autoimunitas atau
reaksi terhadap antigen mikroba
„ Polyarteritis nodosa
PENYAKIT dimediasi oleh T SEL

…
Organ-spesifik penyakit autoimun
† Tipe 1 diabetes mellitus
† Multiple sclerosis

…
Sistemik penyakit autoimun
† Rheumatoid *
arthritis
† Sistemik sclerosis *

† Sjogren syndrome *

…
Penyakit yang disebabkan oleh autoimunitas atau
reaksi terhadap antigen mikroba
† Penyakit
P ki radang
d usus (penyakit
( ki Crohn,
C h ulcerative
l i colitis)
li i )
† Inflamasi myopathies
Organ--specific autoimmune diseases
Organ
Endocrine system
ƒ Autoimmune (Hasimoto’s) thyroiditis
ƒ Hyperthyroidism (Graves’ disease; thyrotoxicosis)
ƒ Type I diabetes mellitus (insulin-dependent or juvenile diabetes)
ƒ Insulin-resistant
I li i t t diabetes
di b t
ƒ Autoimmune adrenal insufficiency (Addison’s disease)
ƒ Autoimmune oophritis

N
Neuromuscular
l system
t Skin
ƒ Myasthenia gravis ƒ Pemphigus and other bullous diseases
ƒ Autoimmune polyneuritis
ƒ Multiple sclerosis
ƒ Experimental allergic encephalomyelitis

Hematopoietic system Cardiopulmonary System


9 Autoimmune haemolytic anemia ƒ Rheumatic
Rh ti carditis
diti
9 Paroxysmal cold hemoglobinuria ƒ Goodpasture’s syndrome
9 Autoimmune thrombocytopenia ƒ Postcardiotomy syndrome (Dressler’s syndrome)
9 Autoimmune neutropenia
p
9 Pernicious anemia
9 Pure red cell anemia
Contoh2 penyakit Autoimun
Beberapa
B b contoh
h penyakit
ki karena
k serangan
sistem imun tubuh sendiri
9 Multiple sclerosis gangguan autoimun yang
mempengaruhi otak dan sistem saraf pusat tulang
b l k
belakang
9 Myasthenia gravis gangguan neuromuskuler yang
melibatkan otot dan saraf
9 Reactive arthritis (peradangan sendi, saluran kencing
dan mata))
9 Grave’s disease gangguan autoimun yang mengarah
ke kelenjar tiroid hiperaktif
9 Type 1 Diabetes mellitus ketidak mampuan /
kurangnya tubuh membentuk insulin
Beberapa contoh penyakit karena serangan
sistem imun tubuh sendiri

9 Hashimoto tiroiditis (gangguan kelenjar tiroid)


9 Pernicious
P i i anemiai (penurunan
( sell darah
d h merah h
yang terjadi ketika tubuh tidak dapat dengan baik
menyerap vitamin B12 dari saluran pencernaan)
9 Penyakit Addison (penyakit yang terjadi ketika
kelenjar
j adrenal tidak memproduksi
p cukup
p hormon))
9 Systemic lupus erythematosus (SLE) gangguan
autoimun kronis, yang mempengaruhi kulit, sendi,
ginjal
i j lddan organ llainnya.
i
Sex-based Differences
21

Estrogen
- causes autoimmunity (generally)
- stimulates prolactin secretion (helps regulate immune response)
- stimulates the gene for CRH (corticotropin-releasing hormone)
that promotes cortisol secretion
- causes more TH1-dominated immune responses
(promotes inflammation)
Testosterone
- can cause autoimmunity or protect against it
Estrogens and Autoimmunity
Examples of Organ Specific
Lungs of a patient with
Goodpasture’s

Vitiligo

Hashimoto s disease
Hashimoto’s Graves-Basedow´s
Graves Basedow s disease

(thyroiditis) Graves-Basedow´s disease


- hyperfunction of thyreoid,
hypofunction of thyreoid thyreotoxicosis
- autoantibodies against TSH
receptor
HASHIMOTO’S THYROIDITIS

Kelenjar tiroid diserang oleh limfosit dan fagosit menyebabkan


keradangan dan tiroid menjadi bengkak (goiter)

a. Gbr
Gb kkelenjar
l j titiroid
id normall sell epitel
it l ffolikularnya
lik l b
berbentuk
b t k sepertiti kkubus
b
b. Hashimoto’s thyroiditis limfositnya mengalami infiltrasi
PENYAKIT AUTOIMUN MENURUT MEKANISME

1
1. Melalui autoantibodi Æ autoantigen (AIHA,(AIHA ITP,
ITP Grave,
Grave
Hashimoto, miksedema primer, miastenia gravis, seliak)
2
2. Melalui antibodi dan sel T Æ terbentuk kompleks imun
Æ RA dan LES (sistemik), sindrome sjogren, guillain
bare,, miastenis g
gravis,, g
grave,, DM,, hashimoto,, ITP,,
pemfigus, dermatomiositis (organ)
3. Melalui kompleks
p antigen-antibodi
g Æ LES,, miastenia
gravis, DM tipe I, sklerosis multipel
4. Melalui komplemen Æ LES
Sex differences in autoimmunity

Nature Immunology 2, 777 - 780 (2001)


Common Autoimmune Diseases
Name Affects…
Addison's disease adrenal cortex
Ankylosing spondylitis spine and sacroiliac joints
Antiphospholipid antibody syndrome (APS) veins and/or arteries.
p
Aplastic anemia bone marrow
Diabetes mellitus type 1 insulin-producing beta cells
Goodpasture's syndrome kidneys and lungs
Gra es' disease
Graves' h perth roidism
hyperthyroidism
Guillain-Barré syndrome (GBS) peripheral nervous system
Hashimoto's disease Hypothyroidism atrofi
Idiopathic thrombocytopenic purpura platelets
Lupus erythematosus All tissue
Multiple sclerosis central nervous system
Rheumatoid arthritis bone joints
Sjögren's syndrome exocrine glands
Syndrome
y Clinical Presentation Immunologic
g
Abnormality

Ataxia Telangiectasia Ataxia Telangiectasia


Ataxia, Variable T and B cell
dysfunction
DiGeorge CHD, facies, Thymic aplasia (CD8)
h
hypoparathyroid
h id
Dysmotile Cilia Situs inversus, male Immotile cilia
infertility, ectopic preg,
URI and Pneum
Hyper IgE (Job) Coarse facies, Elevated serum IgE,
eczematoid rash, p
Eosinophilia
retained prim teeth, Pneu
Wiskott-Aldrich Thrombocytopenia, Variable B and T cell
eczema dysfunction
y
Symptoms

Diagnosa
g beberapa
p simptom
p pada p
p penyakit
y autoimmune p
parah

… Kelelahan … Pembengkakan
… Depresi … Ruam
… Kehilangan otot … Tubuh sakit
… kram … Tremor
… Irritability … Kelelahan
… Keringat berlebihan … Kehilangan nafsu
… I
Insomnia i makan
… Kehilangan koordinasi

Many times there are no symptoms!


Diagnosis

… Berdasarkan gejala dan deteksi antibodi


… Antibodi terhadap antigen sel / jaringan terkait
dideteksi dengan menggunakan imunofluoresensi
… Antibodi terhadap antigen yang larut biasanya
terdeteksi dengan ELISA atau radioimmunoassay
… Juga diuji dengan cara Biological and
biochemical assay
Clinical features of SLE
Immunological
g Tolerance

Ada tiga teori untuk menjelaskan hilangnya


Imunologi Toleransi
† Clonal Deletion Theory- self reactive lymphnoid cells
destroyed during development of immune system
† Clonal Anergy Theory- self reactive T or B cells menjadi
lemah atau inactivated
† Idiotype Network Theory-
Theory network of antibodies mampu
menetralisir self reactive antibodies secara alami dalam
tubuh
Penyebab
y Kegagalan
g g Imun :
… Genetik
… Defisiensi metabolisme dan biokimia
… Defisiensi vitamin dan mineral
… Gangguan embriogenesis
… P
Penyakit
kit autoimun
t i
… Defisiensi imun didapat
Gen gen yang berpengaruh pada autoimun

• Multiple sclerosis –
Multiple sclerosis tertentu pada alela 
tertentu pada alela HLA‐DR 
HLA DR
(DRB1*1501, DRB5*0101)
• SLE–
SLE pada
d C1q dan
C1 d C4
• Secara genetik ditentukan melalui rendahnya 
ekspresi yang diberikan oleh non self‐antigen pada
thymus
• Mutasi (biasanya dengan delesi pada gen regulator 
( g g (
autoimun‐1 (autoimmune regulator‐1 gene (AIRE‐1) )
Susceptibility Factors Gender

… Increased risk associated with gender.


† e.g. Female to male ratio for
„ SLE 10:1
„ MS 5:1
„ Hashimoto's thyroiditis 4:1
„ But IDDM is 1:1 and AS is 0.3:1.
0 3:1
Susceptibility Factors Immune regulation genes

… Increased risk associated with changes in expression


of immune regulation genes.
… Decreased expression of Fas, FasL, assoc with SLE.
… Decreased amount of Complement proteins (C1, C2,
C4) has been assoc with SLE.
Faktor yang berperan pada autoimunitas

A Sequestered antigen
A.

adalah antigen sendiri letak anatomi jauh


sehingga tidak terpajan dengan sel B dan
sel T dari sistem imun
imun. Keadaan normal
dilindungi dan tidak ditemukan untuk
dikenal sistem imun.
imun
Faktor yang berperan pada autoimunitas

B. Gangguan presentasi.

Terjadi pada presentasi antigen, infeksi


meningkatkan respon MHC dan kadar
sitokin yang rendah
mis : TGF-β dan gangguan respon terhadap
IL 2
IL-2
Faktor yang berperan pada autoimunitas

C Ekspresi MHC yang tidak benar


C. benar.

Sel β pankreas pada penderita dengan


IDDM mengekpresikan kadar tinggi MHC-1
dan MHC-2,
MHC 2 sedang

subjek sehat mengekpresikan MHC-1


MHC 1 yang
lebih sedikit dan tidak mengekpresikan
MHC 2 sama sekali.
MHC-2 sekali
Faktor yang berperan pada autoimunitas

D. Aktivasi sel B policlonal.

Autoimunitas dapat terjadi oleh karena aktivasi


sel B policlonal oleh oleh virus EBV.

LPS dan parasit malaria merangsang sel B


secara langsung menimbulkan autoimunitas
Faktor yang berperan pada autoimunitas

E. Peran CD 4 dan reseptor MHC

Gangguan yang mendasari penyakit


autoimun sulit diidentifikasi.

Penelitian p
pada model hewan menunjukkan
j
bahwa CD-4 merupakan efektor utama
pada penyakit
p p y autoimun
Faktor yang berperan pada autoimunitas

F Keseimbangan Th1 dan Th2


F.

Penyakit
y autoimun organ
g spesifik
p terbanyak
y terjadi
j
melalui sel T CD4.

Keseimbangan T1 dan th2 dapat mempengaruhi


terjadinya autoimunitas.

Th1 Æ peran pada autoimunitas


Th2 Æ melindungi terhadap induksi dan progres
penyakit
Faktor yang berperan pada autoimunitas

G. Sitokin pada autoimunitas.


p menimbulkan translasi berbagai
Sitokin dapat
faktor etiologis kedalam kekuatan patogenik
dan mempertahankan inflamasi fase kronis
serta destruksi jaringan.
Terapi pada Autoimmune Diseases

… Pharmacotherapy
py
† Anti-inflammatories--steroidsor NSAIDS.
† Other specific drugs for symptoms e.g. insulin

… Possible Immunotherapies
† Block co-stimulation
† Peptide vaccines. Inject peptides to block MHC and
prevent self peptides from binding.
† Oral Tolerance.
Tolerance MBP ingested to induce tolerance.
tolerance
PENGOBATAN

… Prinsip : supresi respons imun atau mengganti


fungsi organ yang rusak
… Kontrol metabolik
… Obat antiinflamasi
… Imunosupresan
… Kontrol imunologisg Æ riset
Summary

… Autoimun : kegagalan pada imunitas self tolerance


… Penyakit autoimun dapat dibagi dalam organ
spesifik dan sistemik
… Defek genetik dalam molekul melibatkan sinyal
transduksi atau komunikasi seluler.
… Penatalaksanaan masih sulit
… Perlu penelitian lebih lanjut