Anda di halaman 1dari 3

Fachrul Rasyidin Kadir Thalib

D211 16 301
Mesin Pendingin C

Tugas 1
1. Bagaimana komponen-komponen mesin pendingin?
2. Fungsi / tugas masing-masing komponen?
3. Bagaimana siklus mesin pendingin?

Jawab:

1. Komponen mesin pendingin:

o Kompresor o Evaporator o Fan Motor


o Kondensor o Accumulator o Defrost Heater
o Filter (Receiver Dryer) o Thermostat
o Pipa Kapiler o Katup Ekspansi

2. Fungsi Komponen:
o Kompresor
Dalam system mesin pendingin, kompresor merupakan unit tenaga. Fungsi kompresor
adalah memompa bahan pendingin keseluruh bagian kulkas dan menghisap gas yang
bertekanan rendah. Jadi, kompresor memiliki 3 fungsi yaitu sebagai fungsi penghisap,
fungsi penekanan dan fungsi pemompaan.
o Kondensor
Fungsi kondensor adalah sebagai alat penukar kalor, menurunkan temperature
refrigerant dari bentuk gas menjadi cair.
o Filter (Receiver Dryer)
Fungsi filter ialah untuk menyimpan refrigerant, menyaring benda-benda asing dan uap
air dengan dessicant dan filter agar tidak bersirkulasi pada system mesin pendingin dan
memisahkan gelembung gas dengan cairan refrigerant sebelum dimasukkan ke katup
ekspansi.
o Pipa Kapiler
Pipa kapiler berfungsi untuk menurunkan tekanan cairan bahan pendingin sebelum
masuk ke evaporator.
o Evaporator
Evaporator harus menyerap panas dalam melakukan fungsinya yaitu merubah kembali
zat pendingin cair dari receiver dryer dan kondensor menjadi gas.
o Accumulator
Selain sebagai penampung sementara refrigerant cair bertemperatur rendah dan
campuran minyak pelumas evaporator, accumulator juga berfungsi mengatur sirkulasi
aliran bahan refrigerant agar bisa keluar masuk melalui saluran yang terdapat di bagian
atas accumulator menuju ke saluran isap kompresor.
o Thermostat
Thermostat berfungsi untuk mencegah terjadinya pembekuan/frosting yang terjadi pada
fin evaporator akibat menurunnya aliran udara serta kapasitas pendinginan jika suhu
pengabutan refrigerant menurun dibawah 0 0C. Thermostat ini juga dipasangkan agar
temperature ruang dalam kendaraan dapat disetel sesuai dengan suhu yang diinginkan.
o Katup Ekspansi
Katup ekspansi dipasang pada saluran masuk evaporator untuk menjaga agar
penyerapan panas dan perubahan bentuk zat pendingin dari cair menjadi gas akan
berlangsung dengan sempurna sebelum keluar evaporator.
o Fan Motor
Fan motor disebut juga kipas angin yang berguna untuk menghembuskan angin.
o Defrost Heater
Selain dapat mencegah terjadinya penimbunan bunga es pada bagian rak es dan rak
penyimpanan buah, pemanas berfungsi untuk mencairkan bunga es yang terdapat di
evaporator. Defrost heater berfungsi untuk menghancurkan salju yang ada dalam mesin
pendingin kulkas.

3. Siklus yang mendasari prinsip kerja mesin pendingin baik itu AC maupun lemari es adalah
siklus refrigerasi.
Secara teori, prinsip kerja dan mekanisme perpindahan panas ideal yang terjadi pada
sistem refrigeran adalah sebagai berikut (diambil dari buku termodinamika karangan Moran &
Saphiro):

Saat refrigeran melewati evaporator, terjadi perpindahan panas dari ruang pendinginan
sehingga menyebabkan refrigeran menguap. Besarnya laju perpindahan panas per satuan massa
refrigeran dinyatakan oleh persamaan:

dimana m adalah laju aliran massa refrigerant. Laju perpindahan panas Q merupakan kapasitas
refrigerasi mesin pendingin.

Refrigeran yang meninggalkan evaporator kemudian melewati kompresor sehingga


tekanan dan temperaturnya meningkat. Energi yang diperlukan kompresor agar dapat
beroperasi diperoleh dari energi listrik. Kesetimbangan massa dan energi pada kompresor dapat
dituliskan sebagai:

dimana Wc/m adalah laju daya masukan per satuan massa refrigeran yang diperlukan untuk
menjalankan mesin pendingin

Selanjutnya, refrigeran akan melewati kondensor, dimana refrigeran akan mengembun


dengan cara melepaskan panas ke lingkungan yang temperaturnya lebih rendah. Laju
perpindahan panas dari refrigeran per satuan massanya dinyatakan oleh persamaan:

Akhirnya, refrigeran pada keadaan 3 akan memasuki katup ekspansi dan terkekspansi
hingga temperatur dan tekanannya berkurang, dimana pada keadaan ini, refrigeran berwujud
dua fasa yaitu uap air.