Anda di halaman 1dari 3

Gejala batuk pilek,tidak diikuti

Gejala batuk pilek pada balita


Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan infeksi
gejala peningkatan frekuensi
Bukan pneumonia
napas dan tidak menunjukkan
disertai oleh peningkatan nafas Pneumonia berat pada saluran pernapasan baik saluran pernapasan atas atau
cepat atau kesukaran bernafas
adanya tarikan dinding dada
(Depkes RI, 2012). bawah, dan dapat menyebabkan berbagai spektrum penyakit
bagian bawah. ke dalam.
dari infeksi ringan sampai penyakit yang parah dan
mematikan.(Lebuan & Agus Somia, 2017)

Klasifikasi ISPA didefinisikan sebagai penyakit saluran pernapasan akut


yang disebabkan oleh agen infeksius yang ditularkan dari
manusia ke manusia. (WHO, 2007)

Manifestasi Klinis Etiologi

Gejala awal Gejala


memburuk Virus Bakteri Polusi
ISPA
Batuk Pilek Demam Sakit Nafsu makan Batuk makin Dispnea Takipnea
kering tenggorokan berkurang parah

Pencegahan
Tes Diagnostik

Menjaga kondisi Meningkatkan Menjaga kebersihan


PHBS
Tes darah Sinar-X atau Pemeriksaan udara daya tahan tubuh lingkungan
X-ray kultur
Patofisiologi ISPA

Status gizi buruk

Imunosupresi Resiko infeksi


Bakteri Virus Jamur

Udara terhirup

Partikel debu yang kasar dapat disaring oleh rambut yang terdapat
dalam hidung, sedangkan partikel debu yang halus akan terjerat dalam
membran mukosa.

Pergerakan silia hidung menjadi lambat dan kaku bahkan dapat


berhenti.

Iritasi dan reaksi peradangan

Hipotalamus berespon dengan Sekresi mukus meningkat


menaikkan set point

Batuk Dispnea Orang tua khawatir dengan


Demam kondisi anaknya

Hipertermia
Defisit pengetahuan tentang
perubahan kondisi

Bersihan jalan napas tidak


efektif
DIAGNOSA INTERVENSI

D.0149 D.0130 D.0142 D.0111


Bersihan jalan napas tidak efektif b.d
hipersekresi mukus d.d sputum Hipertermia b.d infeksi d.d suhu tubuh diata Defisit pengetahuan tentang perubahan
berlebih,dispnea,batuk tidak efektif nilai normal Risiko infeksi d.d imununosupresi kondisi b.d kurang terpapar informasi d.d

1. Latihan batuk efektif 1. Manajemen hipertermia menunjukkan perilaku berlebihan (histeria)


1. Manajemen imunisasi/vaksinasi
2. Edukasi dehidrasi
2. Manajemen jalan napas 3. Edukasi program pengobatan 2. Manajemen nutrisi 1. Edukasi keamanan anak
4. Edukasi terapi caiiran 3. Pemantauan nutrisi 2. Edukasi pencegahan infeksi
3. Pemberian obat inhalasi
5. Kompres dingin
3. Edukasi program pengobatan
4. Pengaturan posisi 6. Manajemen cairan
7. Pemantauan cairan 4. Edukasi prosedur tindakan
5. Penghisapan jalan napas 8. Pemberian obat intravena/oral 5. Edukasi proses penyakit
6. Terapi oksigen

Daftar Pustaka

WHO. (2007). Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Saluran Pernapasan Akut ( ISPA ) yang Cenderung Menjadi Epidemi dan Pandemi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi Saluran Pernapasan
Akut (ISPA) Yang Cenderung Menjadi Epidemi Dan Pandemi Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan, 12. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Rasmilah. (2008). Infeksi Saluran Pernafasan Aku t (ISPA) Dan Penanggulangannya. Digitized by USU Digital Library, (6), 1–9. https://doi.org/10.1007/978-1-4614-7007-6_7
Candra,Risky S. 2018. Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA). Diakses pada tanggal 14 February 2019. https://hellosehat.com/penyakit/infeksi-saluran-pernapasan-atas-ispa/
Unknown. 2017. Ketahui Tanda dan Gejala Penyakit ISPA pada Anak Berikut Ini!. Diakses pada tanggal 14 February 2019. ttps://www.guesehat.com/ketahui-tanda-dan-gejala-penyakit-ispa-pada-anak-berikut-ini

PPNI, T. P. S. D. (2016). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (1st ed.). Jakarta: DPP PPNI.
PPNI, T. P. S. D. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan (2nd ed.). Jakarta: DPP PPNI.