Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN

ASI EKSKLUSIF

A. Indentitas
1. Topik : ASI Eksklusif
2. Hari/Tanggal : Selasa, 12 Maret 2019
3. Waktu : 40 menit
4. Tempat : Ruang Intensif 2, Dewi Kunthi
5. Penyuluhan/Pembicara :
6. Peserta/Sasaran : Ibu Nifas

B. Tujuan Instruksional
1. Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan tentang ASI Eksklusif di harapkan audiens dapat
memahami pentingnya pemberian ASI secara Eksklusif
2. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan tentang ASI Eeksklusif di harapkan audiens
memahami tentang:
a. Pengertian ASI Eksklusif
b. Jenis-jenis ASI
c. Manfaat pemberian ASI bagi ibu dan bayi
d. Cara Menyusui yang benar
e. Cara menyimpan ASI
f. Tips sukses ASI Eksklusif
C. Materi
a. Pengertian ASI Eksklusif
b. Jenis-jenis ASI
c. Manfaat pemberian ASI bagi ibu dan bayi
d. Cara menyusui yang benar
e. Cara menyimpan dan menyajikan ASI
f. Tips sukses ASI Eksklusif
D. Kegiataan Penyuluhan
a. Pembukaan 5 menit :
1) Mengucapkan Salam
2) Memperkenalkan Diri
3) Menjelaskan tujuan
b. Penyajian 20 menit :
1) Pengertian ASI secara Eksklusif
2) Jenis-jenis ASI
3) Manfaat pemberian ASI bagi ibu dan bayi
4) Langkah-langkah pemberian ASI Eksklusif
5) ASI eksklusif untuk ibu bekerja
6) Tips suskses ASI ekklusif
c. Evaluasi 10 menit : Melakukan evaluasi dengan memberikan pertanyaan kepada
audiens
d. Penutup 5 menit :
1) Menutup pertemuan dengan menyimpulkan materi yang telah dibahas
2) Memberi salam penutup
A. Pengertian Asi Eksklusif
ASI ekslusif adalah pemberian ASI tanpa makanan dan minuman tambahan lain
pada bayi berumur 0-6 bulan. Bahkan air putih tidak diberikan dalam tahap ASI eksklusif
ini.
ASI Eksklusif adalah bayi hanya di beri ASI saja, tanpa tambahan cairan seperti
susu formula, jeruk, air teh, air putih, dan tanpa tambahan makanan seperti pisang,
papaya, bubur susu, biskuit dan tim.
Pemberian ASI Eksklusif ini dianjurkan untuk jangka waktu setidaknya selama 4
bulan, tetapi bila mungkin sampai 6 bulan.ia haruss di perkenalkan dengan makanan
padat, sedangkan ASI dapat diberikan sampai bayi berusia 2 tahun atau bahkan lebih dari
2 tahun.
Di dalam Air Susu Ibu (ASI) mengandung suatu emulsi lemak dalam larutan protein,
laktosa dan garam-garam anorganik yang sekresi oleh kelenjar mamae ibu, yang berguna
sebagai makanan bagi bayinya.

B. Jenis-jenis ASI
1. Kolostrum
Kolostrum adalah cairan kental berwarna kekuning-kuningan yang dihasilkan pada
hari pertama sampai hari ke-3. Kolostrum bisa dikatakan sebagai “imunisasi” pertama
yang diterima bayi karena banyak mengandung protein untuk daya tubuh yang
berfungsi sebagai pembunuh kuman dalam jumlah tinggi. Kadarnya 17 kali
dibandingkan dengan ASI.
2. ASI Transisi
ASI Transisi adalah air susu ibu yang di produksi setelah kolostrum antara hari ke-4
sampai dengan hari ke-10. Dalam susu transisi ini terdapat Immunoglobulin, protein
dan laktosa dengan konsentrasi yang lebih rendah dari kolostrum tetapi konsentrasi
lemak dan jumlah kalori lebih tinggi, vitamin larut lemak berkurang, vitamin larut air
meningkat. Bentuk atau warna susu lebih putih dari kolostrum
3. ASI Matur
ASI Matur adalah susu yang keluar setelah hari ke-10. Berwarna putih kental.
Komposisi ASI yang keluar pada isapan-isapan pertama (foremilk) mengandung
lemak dan karbohidratnya lebih banyak dibandingkan hindmilk (ASI yang keluar
pada isapan-isapan terakhir), maka jangan terlalu cepat memindahkan bayi untuk
menyusu pada payudara yang lain, bila ASI pada payudara yang sedang diisapnya
belum habis agar bayi mendapat seluruh manfaat yang tersedia
Saat menyusui, seorang ibu akan mengeluarkan dua macam air susu,
yaitu foremilk dan hindmilk.
a. Foremilk adalah ASI yang diproduksi pada awal proses menyusui. Diproduksi
dalam jumlah banyak, mengandung banyak protein laktosa dan protein lainnya,
berkadar air tinggi, namun kadar lemaknya rendah dan berwarna lebih bening dan
kebiruan. jumlah air yang berlimpah dalam foremilk mampu
memenuhi kebutuhan air pada bayi. Sehingga tidak ada istilah ASI yang paling
baik adalah yang berwarna putih.
b. Hindmilk adalah ASI yang diproduksi pada akhir proses menyusui. Diproduksi
dalam jumlah sedikit, tapi kadar lemaknya lebih tinggi, yaitu 2-3 kali
dibandingkanforemilk. Kadar lemak yang lebih tinggi ini membuat hindmilk lebih
putih dibandingforemilk. Jumlah lemak yang tinggi dalam hindmilk ini akan
memberikan banyak energi pada bayi, dan menimbulkan rasa kenyang yang lebih
lama.

C. Manfaat Pemberian Asi Bagi Ibu Dan Bayi


1. Manfaat ASI untuk ibu menyusui :
a. Penelitian menunjukkan bahwa ibu yang menyusui memiliki resiko lebih rendah
terhadap kanker rahim dan kanker payudara.
b. Menunda kehamilan
c. Menyusui membakar ekstra kalori sebanyak 200-250 per hari. Baik untuk
menurunkan berat badan.
d. ASI lebih praktis karena ibu bisa jalan-jalan ke luar rumah tanpa harus membawa
banyak perlengkapan seperti botol, kaleng susu formula, air panas, dsb
e. Menjalin hubungan kasih sayang antara ibu dengan bayi
f. Mengurangi pendarahan setelah persalinan
g. Mempercepat pemulihan kesehatan ibu
2. Manfaat ASI untuk bayi
a. Asi mengandung zat-zat gizi berkualitas tinggi yang berguna untuk pertumbuhan
dan perkembangan bayi
b. ASI bermanfaat untuk kecerdasan yang penting untuk perkembangan otak
c. Asi meningkatkan kekebalan, sehingga bayi tidak mudah sakit

D. Cara Menyusui yang Benar


1. Sebelum menyusui bayi, terlebih dahulu ibu mencuci kedua tangannya dengan
menggunakan air bersih dan sabun sampai bersih
2. Lalu bersihkan kedua puting susu dengan kapas yang telah direndam terlebih dahulu
dengan air hangat
3. Waktu menyusui bayi, sebaiknya ibu duduk atau berbaring dengan santai, pikiran ibu
harus dalam keadaan tenang (tidak tegang)
4. Pegang bayi pada belakang bahunya, tidak pada dasar kepala.
5. Upayakan badan bayi menghadap kepada badan ibu, rapatkan dada bayi dengan dada
ibu atau bagian bawah payudara ibu
6. Tempelkan dagu bayi pada payudara ibu
7. Jauhkan hidung bayi dari payudara ibu dengan cara menekan pantat bayi dengan
lengan ibu bagian dalam.
8. Bayi disusui secara bergantian dari susu sebelah kiri, lalu kesebelah kanan sampai
bayi merasa kenyang
9. Setelah selesai menyusui, mulut bayi dan kedua pipi bayi di bersihkan dengan kapas
yang telah direndam air hangat.
10. Sebelum ditidurkan, bayi harus disendawakan duu supaya udara yang terhisap bisa
keluar dengan cara meletakan bayi tegak lurus pada ibu dan perlahan-lahan diusap
belakangnya sampai bersendawa. Udara akan keluar dengan sendirinya.
E. Cara Menyimpan ASI
1. Menyimpan ASI dirumah
a. ASI yang disimpan ditempat yang sejuk akan tahan selama 6-8jam
b. ASI yang disimpan didalam termos berbisi es batu akan tahan 24jam
c. ASI yang disimpan didalam lemari es akan tahan 3x24jam.
d. ASI yang disimpan di freezer akan tahan selama 2minggu
2. Cara menyajikan ASI
a. Cuci tangan dengan sabun dan bilas dengan air bersih. apabila ASI diletakan
diruangan sejuk segera berikan sebelum masa simpan berakhir (8jam)
b. Apabila ASI disimpan dalam termos atau lemari es, ASI yang disimpan dalam
gelas bersih tertutup dihangatkan dengan cara direndam dalam mangkok berisi air
hangat, kemudian tunggu sampai asi terasa hangat atau tidak dingin
c. ASI diberikan dengan gelas kecil yang bersih, jangan memakai botol atau dot,
karena botol atau dot lebih sulit dibersihkan dan menghindari bingung puting susu
pada bayi.

F. Tips Sukses Asi Eksklusif


1. Susui bayi sesering mungkin. Payudara kanan dan kiri. Jangan dijadwalkan. Produksi
ASI mengikuti hukum permintaan, semakin sering dihisap, maka semakin banyak
berproduksi.
2. Jangan berikan susu formula kalau bayi masih menangis. Perbaiki posisi pelekatan
3. Pilih menu makanan berkuah banyak.
4. Banyak minum air putih minimal 3 liter hari.
5. Sering-seringlah menyusui di malam hari.
6. Cukup istirahat dan hindari stress
7. Ibu dapat mengkonsumsi minuman pelancar ASI herbal yang aman bagi ibu dan bayi
DAFTAR PUSTAKA

Setyowati, Holy. 2009. “Bayi Cerdas, Kenpa tidak?” Jakarta: Penerbit BPK Gunung Mulia
Michael J. Gibney. 2009. “Gizi Kesehatan Masyarakat”. Jakarta: Penerbit EGC
Yuliarti, Nuhaeni. 2010. “Keajaiban ASI”.Yogyakarta:Penerbit:Andi Offset
Priyono, Yunisa. 2010.”Merawat Bayi Tanpa Baby Sitter ”. Yogyakarta: Penerbit Andi Offset