Anda di halaman 1dari 8

4.

2 Menentukan Kapasitas Ground Reservoir dan Roof


Tank
4.2.1 Menggunakan Grafik
Metode penentuan kapasitas ground reservoir dan rooftank
menggunakan grafik ini berdasarkan pada buku Standard
Plumbing Supply- Laila

a. Ground Reservoir
Asumsi Q PDAM = 30 m³/jam
Asumsi suplai waktu PDAM = 00.00 – 24.00
Asumsi waktu pemompaan = 07.00 – 17.00
Q GR = X-Y, dimana X adalah asumsi Q PDAM
Y = Y2-Y1

Diketahui = Y1 = 8,6 m³/jam


Y2 = 21,2 m³/jam
Y = Y2-Y1
= 21,2 – 8,6
= 12,6 m³/jam
Q GR = X – Y
= 30 – 12,6
= 17,4 m³/jam
Q FH (Fire Hidrant) = 5% x Q GR
= 5% x 17,4
= 0,87 m³/jam
Q GR Total = Q GR + Q FH
= 17,4 + 0,87
= 18, 27 m³/jam

 Penentuan Dimensi Ground Reservoir

49
Volume GR = Q GR total x Sisa Jam
= 18,27 x 14
= 255,78 m³
Tinggi GR = Tinggi + Ruang Hampa
= 2 m + 0,5 m
= 2,5 m
Volume GR = S² x t
255,78 = S² x 2,5
102,312 = S²
10,11 =S

b. Roof Tank
Asumsi waktu pemakaian = 06.00 – 18.00
Asumsi waktu pemompaan = 07.00 – 17.00
Q RT = Y – Z
Z = Z2 – Z1
= 11,6 – 1
= 10,6 m³/jam
Q RT = 12,6 – 10,6
= 2 m³/jam
V RF = Q RT x Sisa Jam
=2x2
= 4 m³
 Penentuan Dimensi Roof Tank
Asumsi Diameter = 2 m maka jari-jari = 1 m
V RF = 2πr²t
4 = 2 x 3,14 x (1)² x t
4 = 6,28 x t
0,63 m =t

50
Tinggi RT = 0,63 m + 0,5 m
= 1,13 m

4.2.2 Menggunakan Morimura


a. Ground Reservoir
Qd = 0,350 m³/menit
= 21 m³/jam
= 504 m³/hari
Kehilangan air dalam menara 2% = 2% x 504 =
10,08 m³
Maka Qd = 504 + 10,08 = 514,08 m³
Asumsi PDAM (Qs) = 2/3 x Qh
= 2/3 x 21 m³/jam
= 14 m³/jam
V GR = Qd – Qs x T
= 514,08 – (14 x 6)
= 514,08 – 84
= 430,08 m³

Tinggi GR = 2 m + 0,5 m
= 2,5 m
Volume GR = S² x t
430,08 = S² x 2,5
172,032 = S²
13,11 =S

b. Roof Tank
Rumus :

51
VE = (Qp – Qmax) Tp - Qpu x Tpu

Keterangan :
VE = kapasitas efektif tangki atas (l)
Qp = kebutuhan puncak/Qm max (l/menit)
Qmax = kebutuhan jam puncak (l/menit)
Qpu = kapasitas pompa pengisi/Qh max (l/menit)
Tp = jangka waktu kebutuhan puncak (menit)
Tpu = jangka waktu kerja pompa pengisi (menit)

Qm max = 1,4 m³/menit = 1400 l/menit


Qp = 1400 l/menit
Qpu = Qmax = Qh max
= 42 m³/jam
= 700 l/menit
Tp = 30 menit
Tpu = 10 menit
VE = (1400 – 700) 30 – 700 x 10
= 21.000 – 7.000
= 14.000 l
= 14 m³

Diameter = 2 m maka jari-jari 1 m

Q RT V RT Q GR V GR
Morimura 84 m³/jam 14 m³ 21 m³/jam 430,08 m³
Grafik 2 m³/jam 4 m³ 17,4 255,78 m³
m³/jam
Volume RT = 2πr²t
14 = 2 x 3,14 x (1)² x t
2,23 m =t

52
Tinggi RT = 2,23 m + 0,5 m
= 2,73 m

Tabel 4.1 Perbandingan kapasitas Ground Reservoar dan


Rooftank

Kesimpulan : Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan


cara morimura dan grafik didapatkan debit dan volume untuk
ground reservoir lebih besar jika menggunakan cara morimura.
Sedangkan hasil perhitungan debit dan volume untuk roof tank
juga demikian. Setelah melakukan perhitungan, maka yang
digunakan untuk perencanaan gedung perpustakaan adalah cara
morimura karena hasil perhitungan lebih besar dan bisa dijadikan
antisipasi.

4.3 Tinggi Menara


 Hf total ≤ H statis yang tersedia
 ƩHf + Hf sisa tekan + H alat plumbing terjauh ≤ H
gedung tiap lantai + Tinggi menara RT
3,83 m + 3 m + 1,3190 m ≤ 5,5 m + Tinggi menara RT
8,15 m ≤ 5,5 m + Tinggi menara RT
2,65 m ≤ Tinggi menara RT
Tinggi menara RT = 2,7 m

4.4 Pompa
Dalam perencanaan gedung bertingkat, diperlukan pompa
agar dapat menyuplai kebutuhan air bersih dari lantai dasar
sampai lantai yang paling tinggi. Pompa harus mampu

53
menyulai air dengan debit dan volume yang diinginkan, agar
kebutuhan suatu gedung akan air bersih dapat terpenuhi.
Head pompa = Hf suction + Hf discharge + H total gedung

Diketahui :
H total gedung = 28 m + 1 m + 3,2 m + 2,7 m
= 34,9 m
Q RoofTank = 84 mᶟ/jam
= 0,023 mᶟ/detik
Setelah Head pompa dan debit diketahui, lihat pada
Catalogo Bombas Grunfos untuk mendapat spesifikasi
pompa yang diinginkan sesuai kebutuhan. Dan untuk Head
34,9 m dan Q 84 m3/detik didapat,
Tipe pompa = NK 80-400 => rpm 1450/min
= ø impeller 399 mm
= ø suction 125 mm ; ø discharge 80 mm
Suction
Suction adalah bagian antara ground reservoar dan pompa.
Terdapat beberapa valve dan aksesoris yang
mempengaruhi gesekan dan headloss-nya.
H suction (L) =1m
1,85
0,023
 Hf mayor = ( 0,27835 x 130 x ( 0,125 )
2,63
) x1

= 0,03 m
Q
V suction =
A
0,023
= 1
x 3,14 x ( 0,125 )2
4
= 1,8751 m/detik

54
2
kxv
 Hf minor = xn
2x g
0,13 x ( 1,8751 )2
Gate valve = x1
2 x 9,81
= 0,023 m

0,95 x ( 1,8751 )2
Strainer = x1
2 x 9,81
= 0,17 m
Ʃ Hf suction = 0,03 m + 0,023 m + 0,17 m
= 0,223 m
Discharge
Discharge adalah bagian antara pompa dan rooftank.
Terdapat beberapa valve dan aksesoris yang
mempengaruhi gesekan dan headloss-nya
L discharge = 38,5 m
1,85
0,023
 Hf mayor = ( 0,27835 x 130 x ( 0,08 )
2,63
) x 38,5

= 10,19 m
Q
V discharge =
A
0,023
= 1
x 3,14 x ( 0,08 )2
4
= 4,58 m/detik

k x v2
 Hf minor = xn
2x g
2
0,3 x ( 4,58 )
Elbow 90° = x2
2 x 9,81
= 0,64 m
2
2 x ( 4,58 )
Check valve = x1
2 x 9,81
= 2,14 m

55
Ʃ Hf discharge = 10,19 m + 0,64 m + 2,14 m
= 12,97 m
Head pompa = 34,9 m + 12,97 m + 0,223 m
= 48,093 m

56