Anda di halaman 1dari 8

CONTOH SOAL PSAK 13

(Angelica, Hanny, Sheiren G.) – PPA 43

Soal Klasifikasi

Contoh yang Bukan Properti Investasi PSAK Mana?

Properti yang digunakan sendiri PSAK 16

Properti (selesai/dalam pembangunan) yang diniatkan untuk dijual PSAK 14

Properti yang dibangun atas nama pihak ketiga PSAK 34

Properti yang disewakan pada pihak lain dalam sewa pembiayaan PSAK 30

Properti dalam proses konstruksi / pengembangan yang akan PSAK 13


digunakan sebagai properti investasi

Soal Pengukuran

Pengukuran Setelah Pengakuan Awal

Fair Value Method Revaluation Method


(PSAK 13) (PSAK 16)
Menggunakan nilai apa? Menggunakan nilai wajar Menggunakan nilai wajar
Perubahan nilai wajar diakui Penurunan nilai diakui dalam
Perubahan nilai wajar diakui
dalam laporan laba rugi pada laporan laba rugi, sementara
dalam … ?
periode terjadinya Surplus diakui dalam OCI
Adakah penyusutan? Tidak ada penyusutan Ada penyusutan
Mencerminkan kondisi pasar Tidak spesifik, hanya
Ketentuan penggunaan metode
pada tanggal neraca mengharuskan secara reguler

Soal Pengalihan

●Aset Tetap (PPE) menjadi Properti Investasi


PT. Intan pada 2008 mengadopsi PSAK 13 untuk mencatat investasi properti dan
menggunakan nilai wajar. Pada 31 Des 2014 asset tetap berbentuk gedung memiliki nilai wajar
Rp 1 milyar dan saldo surplus revaluasi sebesar Rp300juta. Gedung tersebut mulai 30 Desember
disewakan untuk memperoleh pendapatan sewa. Nilai propertI investasi berupa gedung pada
tanggal penyewaan sebesar Rp 1,2miliar. Bagaimana implikasi Akuntansi dari kebijakan
tersebut?

Jawaban :

• Properti tersebut harus direklasifikasi sebagai Properti Investasi.

• Dampak dari penyewaan properti tersebut, Perusahaan mereklasifikasi asset tetap


menjadi properti investasi. Dilakukan pengukuran nilai asset tetap sampai dengan tanggal
reklasifikasi

• Dilakukan tambahan revaluasi asset tetap

• Total revaluasi surplus 200juta + 300 juta = 500 juta dihapuskan ke saldo laba

• Properti investasi akan diakui

Dr Gedung 200
Cr Surplus revaluasi 200
Dr Surplus revaluasi 500
Cr Retained Earning 500
Dr Properti Investasi 1,200
Cr Gedung 1,200

●Properti Investasi dengan nilai wajar menjadi Properti yang Digunakan Sendiri (PPE)

PT A memiliki properti investasi yang disewakan kepada pihak lain. Penyajian di neraca
31 Desember 2010, property investasi disajikan pada nilai wajarnya Rp 540 juta sesuai dengan
nilai wajar pada tanggal yang sama. Pada tanggal 4 April 2011, properti investasi tersebut telah
selesai masa sewanya dan diputuskan untuk digunakan sendiri. Harga wajar pada tanggal
perubahan tersebut sebesar Rp 510 juta. Bagaimana pencatatan / jurnal transfer pada tanggal 4
April 2011?

Dr PPE 510
Dr Rugi penurunan nilai 30
Cr Properti Investasi 540

●Properti yang digunakan sendiri (PPE) menjadi Properti Investasi dengan nilai wajar

PT B memiliki bangunan yang dipakai untuk bangunan gedung kantor. PT B mengadopsi


model revaluasi. Penyajian di neraca 31 Desember 2010, bangunan disajikan pada nilai wajarnya
Rp 640 juta sesuai dengan nilai wajar pada tanggal yang sama. Dan saldo Surplus Revaluasi Rp
80 juta. Sisa umur manfaat bangunan masih 16 tahun. Pada tanggal 2 Juli 2011, properti tersebut
telah selesai masa penggunaannya dan diputuskan untuk disewakan. Harga wajar pada tanggal
perubahan tersebut sebesar Rp600 juta. Bagaimana pencatatan / jurnal transfer pada 2 Juli 2011?

Dr Beban penyusutan 20.000


Cr Akumulasi penyusutan 20.000

*(Rp 640 juta : 16) x 6/12 = Rp 20 juta


Nilai tercatat setelah penyusutan 2 Juli 2011 = Rp 640 juta – Rp 20 juta = Rp 620 juta

Jika nilai wajar pada tanggal 2 Juli 2011 Rp 600 juta, maka terdapat penurunan nilai wajar dari
Rp 620 juta adalah Rp 20 juta.

Dr Surplus Revaluasi 20.000


Cr Akumulasi penyusutan 20.000

*Karena entitas memiliki saldo Surplus Revaluasi sebesar Rp 60 juta maka penurunan
nilai diperlakukan sebagai pengurang saldo Surplus Revaluasi

Jurnal untuk mencatat TRANSFER :

Dr Properti Investasi 600.000


Dr Akumulasi Penyusutan 40.000
Dr Surplus Revaluasi 60.000
Cr Bangunan (PPE) 640.000
Cr Saldo Laba (R/E) 60.000

*Saldo surplus revaluasi harus ditransfer ke saldo laba pada saat PPE ditransfer ke PI

●PPE dengan metode cost ke PI dengan metode cost

PPE senilai 100.000, akumulasi penyusutan 20.000, Fair Value 82.000

Dr Properti Investasi 100.000


Dr Akumulasi penyusutan-PPE 20.000
Cr PPE 100.000
Cr Akumulasi penyusutan-PI 20.000

●PPE dengan metode revaluasi ke PI dengan metode cost

PPE senilai 110.000 dengan saldo surplus 10.000, akumulasi penyusutan 20.000, Fair
Value 82.000

Dr Properti Investasi 110.000


Dr Akumulasi penyusutan-PPE 20.000
Cr PPE 110.000
Cr Akumulasi penyusutan-PI 20.000

Dr surplus revaluasi 20.000


Cr retained earnings 20.000
●PPE dengan metode cost ke PI dengan metode fair value

Jika tahun sebelumnya belum ada impairment, maka peningkatan nilai belum boleh
diakui. PPE dengan cost 100.000, akumulasi penyusutan 20.000, Fair Value 82.000

*Book value adalah 80.000. Terdapat gain 2.000 tetapi belum boleh diakui sehingga :
Dr Properti Investasi 80.000
Dr Akumulasi penyusutan-PPE 20.000
Cr PPE 100.000

Jika tahun sebelumnya sudah ada impairment (sudah diakui adanya loss), maka gain
boleh diakui. PPE dengan cost 100.000, akumulasi penyusutan 20.000, Fair Value 82.000

*Book value adalah 80.000. Terdapat gain 2.000 tetapi belum boleh diakui sehingga :

Dr PPE 2.000
Cr Gain 2.000

Dr Properti Investasi 82.000


Dr Akumulasi penyusutan-PPE 20.000
Cr PPE 102.000

Soal Pengakuan

Entitas memiliki gedung 20 lantai. 10 lantai digunakan untuk kegiatan entitas, sedangkan
sisanya disewakan. Aktivitas utama entitas bukan menyewakan gedung. Bagaimana
pengakuannya?

Jawaban : Bagian gedung yang digunakan disajikan sebagai aset tetap, bagian gedung yang
disewakan disajikan sebagai properti investasi. Alokasi dapat dilakukan berdasarkan jumlah
lantai

PT. Melati membeli tanah dan bangunan pada 1 Januari 2012 senilai 4.500juta, dengan
harga bangunan seharga 3000juta. Umur bangunan adalah 10 tahun. Nilai wajar tanah dan
bangunan dapat dilihat dalam tabel berikut:

31/12/2012 31/12/2013
TANAH 2.000 2.100
BANGUNAN 3.000 2.800
Bagaimana jurnalnya bila perusahaan menggunakan

(a) fair value method

Dr Properti Investasi 4.500


Cr Kas 4.500

Dr Properti Investasi 500


Cr Keuntungan Peningkatan Nilai 500

Dr Kerugian Penurunan Nilai 100


Cr Properti Investasi 100

(b) cost method

Dr Properti Investasi 4.500


Cr Kas 4.500

Dr Depreciation Expense 300


Cr Akumulasi Penyusutan-PI 300

Dr Depreciation Expense 300


Cr Akumulasi Penyusutan-PI 300

Pada tanggal 1 Januari 2010, entitas D membeli gedung yang diniatkan untuk investasi.
Harga perolehan gedung Rp1 miliar dengan biaya transaksi Rp10 juta. Jumlah yang dapat
disusutkan adalah Rp300 juta. Properti tersebut memiliki umur manfaat 50 tahun. Pada akhir
tahun pertama nilai wajar dari properti investasi tersebut naik menjadi Rp1,3 miliar. Berapa
jumlah yang seharusnya dimasukan dalam laporan keuangan entitas D pada tanggal 31 Desember
2010, dengan menggunakan:

(a) Cost method


Dalam lap posisi keuangan, properti akan disajikan sbb
Properti Investasi Rp1.010.000.000,00
Akumulasi Penyusutan (Rp6.000.000,00)
Nilai tercatat Rp1.004.000.000,00
Dalam lap laba rugi akan dicatat beban penyusutan Rp6.000.000,00
(b) Fair Value method
Dalam lap posisi keuangan, properti investasi akan disajikan sebesar Rp1.300.000.000,00
Menurut model nilai wajar, property investasi ini tidak disusutkan dan perubahan nilai
wajar akan dilaporkan dengan jurnal sbb
Properti Investasi 290.000.000
Unrealized Holding Gain or Loss-Income 290.000.000
Keuntungan ini akan dilaporkan pada INCOME STATEMENT

PT. ABC membangun sebuah gedung dengan biaya Rp500juta, serta mengeluarkan biaya
untuk mengadakan fasilitas lift sebesar Rp50juta (1 Januari 2010). Umur dari bangunan sendiri
diperkirakan adalah 20 tahun, dan umur dari lift adalah 10 tahun.

Data Fair Value Bangunan pada 31 Desember 2010 adalah Rp460juta, sedangkan Fair Value dari
lift adalah Rp40juta.

Buat jurnal dengan:

a. Cost Method

Dr Properti Investasi 500juta


Cr Kas 500juta
Dr Lift 50juta
Cr Kas 50juta
Dr Depreciation Expense 30juta
Cr Akumulasi Penyusutan-PI 25juta
Cr Akumulasi Penyusutan-Lift 5juta
b. Fair Value Method

Dr Properti Investasi 500juta


Cr Kas 500juta
Dr Properti Investasi 50juta
Cr Kas 50juta

Dr Unrealized hOLDING Loss-Income 90juta


Cr Properti Investasi 90juta