Anda di halaman 1dari 79

pabrik bubuk kakao (cocoa powder)

beroperasi tahun 2025

produksi biji kakao 2025 877527.5 ton kapasitas produksi bubuk kakao 2025
produksi bubuk kakao 2020 263257.8 ton untuk memenuhi sekitar 82% perminta
konsumsi bubuk kakao 2025 12172.3 ton

biji kakao
850000
845000 f(x) = 6079.1x - 11432650.1
Tahun Produksi (Ton) R² = 0.9909988187
840000

Produksi (Ton)
2016 760430
835000
2017 828247
830000
2018 835621
825000
2019 841701
820000
2020 846484
815000
2025 877527.5 2016 2017 2018 2019 2020 2021
Tahun

ketersediaan bahan baku :

K2CO3

- cari Patent US4784866 --> k2co3 = 2.5% wt terha


rasio air : k2co3 = 1 : 10 ; r
k2co3 dicampur 80 C air --
P mixing vessel = 2 kg/cm2
lokasi pabrik : daerah Wajok / Jungkat ? campuran lalu dievaporas

2.1 Perancangan Proses batch atau kontinu:


- batch plants are commo
(coulson & richardson's vo

kapasitas produksi 10000 ton/tahun 10000000 kg/tahun


1 tahun 330 hari 30303.0303 kg/hari
1 hari 24 jam 1262.62626 kg/jam
cari harga coklat bubuk ukuran 25 kg --> lebih murah dari kemasan per kg

cari perancangan magnetic separator

cari pengotor2 pada biji kakao asal sulawesi --> apakah ada partikel logam(ex. Besi,) ; kalu tidak ada maka tidak perlu
oduksi bubuk kakao 2025 10000 ton data produksi dan konsumsi : Outlook Kakao 201
enuhi sekitar 82% permintaan bubuk kakao di masyarakat
82.15374 %

bubuk kakao 255000


bubuk kakao
254000
253000 f(x) = 1823.7x - 3429734.70000001
Tahun Produksi (Ton) R² = 0.9910054091 Tahun
Produksi (Ton) 252000
2016 228129 251000 2016
2017 248474 250000 2017
249000
2018 250686 2018
248000
2019 252510 247000 2019
2020 253945 246000 2020
245000
2025 263257.8 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2025
Tahun

K2CO3 diperoleh dari pt --> k2co3 mengimpor

--> k2co3 = 2.5% wt terhadap umpan


rasio air : k2co3 = 1 : 10 ; rasio air alkali : umpan = 1 : 5
k2co3 dicampur 80 C air --> jadi larutan alkali ; larutan alkali dicampur cocoa mass pada mixing vessel pada 100 C, t = 30 menit - 4 jam
P mixing vessel = 2 kg/cm2 ; t mixing vessel = 3 jam
campuran lalu dievaporasi ; T = 120 C ; t = 2 jam ; kadar air < 2% --> dipilih 1%

batch atau kontinu:


- batch plants are commonly used for food products (towler and sinnott, 2008)
(coulson & richardson's vol 6 3rd ed, pp. 7)

dipilih proses kontinu

--> produk
u tidak ada maka tidak perlu pake magnetic separator.
nsumsi : Outlook Kakao 2016, Kementerian Pertanian

bubuk kakao 11600


11500
f(x) = 131.3x - 253710.199999953
Konsumsi (ton) 11400 R² = 0.9998497878
Konsumsi (Ton)

10988 11300
11200
11123 11100
11256 11000
11386 10900
11513 10800
10700
12172.3 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021
Tahun

C, t = 30 menit - 4 jam
2.1 perancangan proses

jenis-jenis proses:
- ekstraksi mekanis
cleaning -> roasting -> winnowing -> grinding -> pressing -> milling -> classification
(US6015913)
- ekstraksi pelarut
cleaning -> roasting -> winnowing -> grinding -> mixing -> sentrifugasi -> drying
(US20060198932A1)

ekstraksi mekanis:
proses ekstraksi secara mekanis meliputi tahap cleaning, roasting, winnowing, grinding, pressing dan milling.
mula-mula umpan berupa biji kakao dipisahkan dari benda asing berdasarkan perbedaan ukuran dan densitasnya.
biji kakao yang telah bersih lalu dipanggang, dimana hal ini bertujuan untuk meningkatkan citarasa dan aroma dari b
Tahap roasting juga bertujuan untuk memudahkan pemisahan antara cangkang (shell) dengan inti kakao (nibs) pada
setelah dipanggang, shell dan nibs pada biji kakao lalu dipisahkan pada tahap winnowing berdasarkan perbedaan de
inti biji kakao yang telah bersih selanjutnya diproses menjadi cairan coklat (cocoa liquor) melalui tahap grinding
cocoa liquor yang dihasilkan selanjutnya dipisahkan antara padatan dengan lemaknya melalui ekstraksi secara meka
cocoa cake lalu diproses pada tahap milling sehingga diperoleh bubuk kakao.
bubuk kakao lalu memasuki tahap classification untuk memperoleh bubuk dengan ukuran yang seragam,
dimana bubuk kakao dengan ukuran yang tidak sesuai akan dikembalikan ke aliran umpan untuk melalui tahap grind
adapun bubuk kakao yang telah melalui tahap classification selanjutnya didinginkan dan dikemas.
bubuk kakao yang diproduksi dengan metode ini akan memiliki kadar lemak sebesar 10% - 20% berat.
berikut diagram blok produksi coklat bubuk dengan proses ekstraksi mekanis:

ekstraksi pelarut:
pada dasarnya proses produksi coklat bubuk dengan ekstraksi pelarut merupakan pengembangan dari proses ekstra
sehingga tahap-tahap pengolahan dari biji kakao menjadi cocoa liquor memiliki kesamaan dengan metode ekstraksi
perbedaannya terletak pada pemisahan antara padatan dengan lemak coklat, dimana pada proses ini cocoa liquor y
akan dipisahkan antara lemak coklat dengan padatannya melalui ekstraksi
menggunakan senyawa hidrokarbon, seperti n-propana, n-butana, dan n-pentana.
adapun separator yang digunakan dapat berupa horizontal decanter centrifuge ataupun belt filter, tergantung kadar
padatan yang telah terpisah dari lemaknya selanjutnya dikeringkan dan didinginkan untuk selanjutnya dikemas,
sedangkan pelarut yang telah digunakan dapat dialirkan kembali ke aliran umpan setelah dipisahkan dari lemak cokl
proses ini cocok digunakan apabila diinginkan coklat bubuk dengan kadar lemak rendah (low fat), yaitu kurang dari 1
diagram blok produksi coklat bubuk dengan metode ekstraksi pelarut dapat dilihat pada gambar berikut:

berdasarkan kedua proses di atas, maka pada perancangan pabrik coklat bubuk ini dipilih proses ekstraksi secara me
hal ini berdasarkan pertimbangan terhadap kualitas produk yang dihasilkan, dimana mengacu pada SNI 3747:2009,
kadar lemak minimal kakao bubuk adalah sebesar 10% berat, sehingga untuk memproduksi coklat bubuk dengan ka
di atas 10% berat lebih tepat digunakan proses ekstraksi secara mekanis. Sebagaimana telah disebutkan di atas, ekst
adapun pada perancangan pabrik ini cocoa liquor yang dihasilkan pada tahap grinding akan dialkalisasi sebelum mem
hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas rasa dan warna dari cocoa cake yang dihasilkan, dimana alkalisasi dila
dengan mencampurkan cocoa liquor dengan larutan k2co3 10% berat.
ing, pressing dan milling.
edaan ukuran dan densitasnya.
katkan citarasa dan aroma dari biji kakao.
ll) dengan inti kakao (nibs) pada tahap winnowing
wing berdasarkan perbedaan densitasnya.
uor) melalui tahap grinding
ya melalui ekstraksi secara mekanis pada tahap pressing sehingga diperoleh cocoa cake.

ukuran yang seragam,


mpan untuk melalui tahap grinding.
dan dikemas.
10% - 20% berat.

engembangan dari proses ekstraksi secara mekanis,


amaan dengan metode ekstraksi mekanis.
na pada proses ini cocoa liquor yang telah dicampur dengan pelarut

pun belt filter, tergantung kadar lemak produk yang diinginkan.


untuk selanjutnya dikemas,
telah dipisahkan dari lemak coklat menggunakan vaporizer, stripping column, dan dekanter.
dah (low fat), yaitu kurang dari 10% berat.
pada gambar berikut:

dipilih proses ekstraksi secara mekanis.


mengacu pada SNI 3747:2009,
roduksi coklat bubuk dengan kadar lemak
na telah disebutkan di atas, ekstraksi menggunakan pelarut lebih tepat digunakan apabila diinginkan coklat bubuk dengan kadar lemak ren
ng akan dialkalisasi sebelum memasuki tahap pressing.
dihasilkan, dimana alkalisasi dilakukan
t bubuk dengan kadar lemak rendah (low fat).
proses:
gudang penyimpanan biji kakao --> T = 30 C, P = 1 atm
1 cleaning, untuk memisahkan biji kakao dari benda asing, prinsip pemisahan berdasarka
T = 30 C ; P = 1 atm ; cocoa bean dialirkan ke vibrating screen dg elevator
asumsi impurities: 1% ; alat = vibratory screen, magnetic separator, destoner (minifie, 1

2.5 winnowing, untuk memisahkan shell dan nibs berdasarkan perbedaan densitas
alat: vibrating screen, 100 C, 1 atm dan separator siklon, kadar shell maksimum pd nibs

3 roasting ; dipilih nibs roasting


alat: drum roaster; T = 125 C ; P = 1 atm ; t = 15 - 20 min (dipilih 15 min)
(minifie, 1989, pp. 46) diasumsikan kadar air pada umpan berkurang seb

6 grinding: pre grinding --> u/ memperoleh ukuran partikel 200 - 300 micrometer (becke
alat: hammer mill, blade mill, disc mill, ball mill (purtle et al., 2006, pp. 1)
dipilih: hammer mill (dasar pemilihan: tabel 12.5, couper et al., 2012, pp. 37
T operasi : 60 - 80 C (beckett, 1994, pp. 87), dipilih 80 C, 1 atm
produk yg keluar didinginkan menggunakan udara dg suhu lingkungan (coup

fine grinding --> menggunakan triple disc mill atau staged agitator ball mill (p
dipilih triple disc mill, 1 atm
alasan: output sama dg ball mill, biaya perawatan lebih rendah (beckett, 199

4 alkalisasi untuk meningkatkan kualitas rasa dan warna cocoa cake yg dihasilkan --> nib
T = max. 80 C (minifie, 1989, pp. 64) , dipilih 80 C
T drying = max. 80 C (minifie, 1989, pp. 64)
t = 1 jam (minifie, 1989, pp. 65)
P = dipilih 1 atm (minifie, 1989, p. 65)
kadar k2co3 = 2 - 2.5% terhadap massa cocoa (wissgott, 1988)
dipilih:
2.5 lb k2co3 per 100 lb nib, 20 lb water per 100 lb nib, konsentrasi larutan k2
(minifie, 1989, pp.64)
stelah dialkalisasi campuran dievaporasi sampai kadar air sama atau kurang
alat: tangki silinder berpengaduk

5 drying untuk mengurangi kadar air, dipilih 1.8% berat


T solid inlet = 80 C, (minifie, 1989, pp. 64), alat: direct contact rotary dryer ; T

7 pressing untuk memisahkan cocoa butter dengan solid


alat: horizontal press, expeller press; horizontal press:
T = 95 - 105 C (minifie, 1989, pp. 70), dipilih 100 C (T rata-rata)
P = 12000 lb/in^2 (minifie, 1989,pp. 71)
kadar lemak cocoa cake: 10 - 12% berat, laju alir cocoa cake keluar 1200 - 16
kadar air cocoa liquor yg masuk ke alat press: 1.8% berat (optimum) (minifie
expeller press: dapat menghasilkan cocoa cake dg kadar lemak 8 - 9%
dipilih horizontal press, alasan: u/ menghasilkan cocoa powder dg akdar lem
T umpan masuk = 90 - 100 C (beckett, 1994, pp. 78)
cocoa cake yg dihasilkan lalu dialirkan dg belt conveyor dan didinginkan dg u

8 milling standar bubuk kakao (SNI 3747:2009): lolos ayakan 200 mesh min. 99.5% be
untuk mengubah cocoa cake menjadi cocoa powder
200 mesh = 0.74 micron = 0.074 mm

843.696 cylindrical pressed cake dihancurkan dg roll breaker (minifie, 1989, pp. 72 ; b
816.529 digunakan roll crusher (couper et al., 2012, pp. 370)
sebelum memasuki tahap milling cocoa cake didinginkan dg udara hingga T c
T cocoa cake keluar dari tahap milling = 21 - 24 (minifie, 1989, pp. 73), dipilih
relative humidity udara pendingin = 50 - 60% (minifie, 1989, pp. 73)
size of a pea = 7.5 - 8.5 mm

grinding 1 : roll crusher, T = 45 C, 1 atm


cocoa powder keluaran roll crusher lalu didinginkan dg udara hingga 24 C
grinding 2: menggunakan disc mill (minifie, 1989, pp. 74 ; beckett, 1994, pp.

9 screening untuk memperoleh ukuran powder yg sesuai standar SNI --> 0.74 micron = 0
alat: vibrating screen, T = 24 C, 1 atm
dialirkan dg pneumatic conveyor
powder yg lebih besar dari 0.74 micron dialirkan kembali ke disc mill --> recy

cocoa powder lalu dikemas dg kemasan per kg

gudang penyimpanan cocoa powder --> T = 18 - 22 C, P = 1 atm ; dipilih 22 C (beckett, 2


tangki penyimpanan cocoa butter --> T = 45 C, P = 1 atm (beckett, 1994, pp. 77)
liquid cocoa butter shelf life : up to 1 month (beckett, 2009, pp. 134)

simbol alat --> couper et al., 2012; ulrich, 1984

PFD : T=C --> tanya dasar pemilihan tekanan atau


P = atm untuk kebutuhan transfer panas.
mass flowrate = kg/jam

steam: utility turbine systems:


- high pressure, throttle pressure - 4.8 MPa (696 psia)
- intermediate pressure, 4.8 Mpa (696 psia) - 1 Mpa (145 psia)
- low pressure, 1 Mpa (145 psia) - 5 kPa (38 Torr, 1.5 inHg)
(Steam, Kirk-Othmer, vol. 23, pp. 229)

t operasi:
menit
screening 1 60
drying 1 10
screening 2
drying 2 15 Kebutuhan steam:
mixing berdasarkan appendix b (Ulrich, 1957: 4
alkalisasi 60 (interpolasi tabel 11A, coulson & richar
drying 3
grinding 1 P1 440
grinding 2 P 450
filtering 1 P2 460
grinding 3
grinding 4 diperoleh
screening 3
filtering 2 roaster/dryer:
batch roaster --> drum roaster (beckett, 2009: 129)
tabel 9.1 (couper et al., 2012:

Blower: untuk mengalirkan superheated steam ke air heater asumsi: proses isentropi
entropi pada T1, P1:
T1 100 C 373.15 K P 0.01
P1 0.2213 atm P1 0.0224
dipilih P2 1 atm P2 0.05
Cp/Cv steam 1.3271

V pada P1, T1: V pada P2, T2:


P 0.01 Mpa v 17.1975 m3/kg s
P1 0.0224 Mpa v1 12.92607 m3/kg s1
P2 0.05 Mpa v2 3.4187 m3/kg s2

V1 6213.460496 m3/jam V2
6213460496 cm3/jam
232927.8174 cm3/mol

cek dengan persamaan Redlich-Kwong (Smith et al., 2004:94):

P = (RT/(V-b))-(a(T)/(V(V+b)))

R 83.14 cm3.bar/mol.K R 83.14


T 373.15 K T 574.475
V 232927.8174 cm3/mol V 47296.4
Tc 647.1 K Tc 647.1
Tr 0.576649668 Tr 0.887769
a(Tr) 1.316873253 a(Tr) 1.061329
Pc 220.55 bar Pc 220.55
ψ 0.42748 ψ 0.42748
a(T) 7387807.241 a(T) 5954177
Ω 0.08664 Ω 0.08664
b 21.13454009 b 21.13454
P 0.133066081 bar 0.1313229156 atm P 1.007632
prinsip pemisahan berdasarkan perbedaan ukuran dan densitas vibrating screen (T = 30 C, P = 1 atm)
reen dg elevator magnetic separator X
separator, destoner (minifie, 1989) destoner = vibrating screen (30 C, 1 atm)
with air aspiration

an perbedaan densitas
kadar shell maksimum pd nibs : 1.75% (SNI 3747:2009) ; dipilih 1% berat

T roasting: media: hot air


(dipilih 15 min) the moisture is reduced to 2 - 3 % 125 - 130 C (Minifie, 1989: 37) (beckett, 1994, pp. 60)
air pada umpan berkurang sebesar 1% 110 - 140 C (Beckett, 2009: 129)
dipilih 125 C
el 200 - 300 micrometer (beckett, 1994, pp. 86)
l (purtle et al., 2006, pp. 1)
2.5, couper et al., 2012, pp. 370 ; tabel 10.12, sinnott, 1999, pp.463)
pilih 80 C, 1 atm
dara dg suhu lingkungan (couper et al., 2012, pp. 372) ; dialirkan dg pipa X

atau staged agitator ball mill (purtle et al., beckett) partikel keluaran disc attrition mill --> lolos ayakan 200 m
(mccabe et al., 1993, pp. 978)
tan lebih rendah (beckett, 1994, pp. 89) --> 0.74 micron = 0.074 mm

ocoa cake yg dihasilkan --> nibs alkalization tangki larutan alkali:


air pada 30 C dan k2co3 pada 30 C diumpank

menggunakan warm alkali solution (minifie, 1


dipilih T = 50 C ; P = 1 atm ; t =
(wissgott, 1988)

0 lb nib, konsentrasi larutan k2co3 = 12.5%, ph=7.6, warna = rich brown

ai kadar air sama atau kurang dari 2% berat (wissgott, 1988)

T pengeringan = 70 - 120 C, dipilih 100 C (wissgott, 1988, pp. 3)


: direct contact rotary dryer ; T solid outlet : 100 C

cocoa butter:
kadar air: maksimum 0.2% (SNI 374
00 C (T rata-rata) titik leleh : 31 - 35 C (SNI 3748:200
titik leleh : about 35 C (minifie, 198
lir cocoa cake keluar 1200 - 1600 lb/hr (minifie, 1989, pp. 69) karena cocoa butter dipisahkan dg
1.8% berat (optimum) (minifie, 1989, pp. 70) maka tahap pemurnian yg dilakuka
e dg kadar lemak 8 - 9% (minifie, 1989, pp. 86)
an cocoa powder dg akdar lemak 10 - 20% cukup menggunakan horizontal press alat : filter press (carter, 1993, pp. 9
X T tidak perlu dinaikkan dari 80 ke 90 C
conveyor dan didinginkan dg udara (beckett, 1994, pp. 78)

akan 200 mesh min. 99.5% berat

eaker (minifie, 1989, pp. 72 ; beckett, 1994, pp. 78) sampai seukuran pea

idinginkan dg udara hingga T cake = 43 - 45 C (minifie, 1989, pp. 73), dipilih 45 C


4 (minifie, 1989, pp. 73), dipilih 24 C
minifie, 1989, pp. 73)

inkan dg udara hingga 24 C


89, pp. 74 ; beckett, 1994, pp. 78), T = 24 C, 1 atm

tandar SNI --> 0.74 micron = 0.074 mm

an kembali ke disc mill --> recycle (kealey et al., 2000, pp. 3)

1 atm ; dipilih 22 C (beckett, 2009, pp. 139)


(beckett, 1994, pp. 77)
09, pp. 134)

dasar pemilihan tekanan atau temperatur saturated steam yg digunakan


butuhan transfer panas.

medium-pressure steam is produced in this process to provide some plant


heating/energy requirements. T = 380 C ; P = 4000 kPa
(Ray & Johnson, Chemical Engineering Design Project, pp. 191)

utilities: common specifications process steam


(Couper et al., 2012, pp. xix) (ulrich, 1957, pp. 426)

steam power and process steam


(Rase & Barrow, 1957, pp. 560-574)

kan appendix b (Ulrich, 1957: 426) dipilih saturated steam dengan P= 4.5 bar (low pressure).
asi tabel 11A, coulson & richardson,vol. 1 6th ed., 1999: 808)

kPa T1 147.09 C λ1 2122.3 kJ/kg


kPa T 147.91 C λ 2119.75 kJ/kg
kPa T2 148.73 C λ2 2117.2 kJ/kg

λ 2119.75 kJ/kg

roses isentropi flowrate: 480.6921 kg/jam


T pada P2:
Mpa s 8.4497 kJ/kg.K T 300 C s 8.2146
Mpa s1 8.216022 kJ/kg.K T1 300.422 C s1 8.216022
Mpa s2 7.6959 kJ/kg.K T2 350 C s2 8.3831

mr steam 18.02 gr/mol


V pada P2, T2: m steam 480692.1 gr/jam
8.2146 C v 2.6391 m3/kg n steam 26675.48 mol
8.216022 C v1 2.641059 m3/kg
8.3831 C v2 2.8712 m3/kg

1261.654 m3/jam
1261653996 cm3/jam
47296.3998 cm3/mol kondisi steam keluaran BL-01:
T 301.325 C
P 0.994432 atm

P 0.1 Mpa P 0.2


cm3.bar/mol.K T 300 C T 400
K 301.325 C v 2.6391 m3/kg v 1.5494
cm3/mol s 8.2146 kJ/kg.K s 8.2193
K
P 0.101325 Mpa
T 301.325 C
bar v 2.624661 m3/kg
s 8.216022 kJ/kg.K
bar 0.994432 atm
30 C, P = 1 atm) vibrating screen : 2 deck deck 1: - large materials captured --> material2 besar tertahan
deck 2 --> positioned - desired cocoa bean size and impurities with similar size w
screen (30 C, 1 atm) under deck 1 deck 2: - biji kakao dan batu tertahan
- finer impurities lolos ke bawah
(carter, 1993, pp. 3)

cocoa bean setelah tahap roasting didinginkan menggunakan udara dg T = 50 - 60 F


selama 5 menit sehingga diperoleh cocoa bean dg T sekitar 90 F. (32.2222 C)
(Carter, 1993, pp. 4 - 5) ---> dipilih 30 C
cocoa bean hasil roasting didinginkan hingga mencapai T sekitar T lingkungan dg
media: hot air udara bertemperatur 55 F (carter, 1993, pp. 11)
(beckett, 1994, pp. 60) t pendinginan = 3 - 7 menit (carter, 1993, pp. 12) ; dipilih5 menit (t rata-rata)

mill --> lolos ayakan 200 mesh

2co3 pada 30 C diumpankan ke tangki larutan alkali

m alkali solution (minifie, 1989, pp. 62)

cocoa butter hasil pressing dipisahkan dari partikel padat


maksimum 0.2% (SNI 3748:2009) dg sentrifugasi, kecepatan alat = 4000 rpm ; lalu cocoa butt
: 31 - 35 C (SNI 3748:2009) dimurnikan dg cloth filter press sehingga diperoleh clean
: about 35 C (minifie, 1989, pp. 87) cocoa butter (carter, 1993, pp. 11) ; cocoa butter hasil filtra
ocoa butter dipisahkan dg metode mechanical pressing berupa clear & solid-free (kealey et al., 2000, pp. 3)
ap pemurnian yg dilakukan hanya berupa filtrasi partikel padat hasil filtrasi direcycle ke tahap pressing,
1989, pp. 86) cocoa butter disimpan ke tangki penyimpanan.
r press (carter, 1993, pp. 9)
cocoa butter dialirkan ke tangki penyimpanan dg pipa.
T operasi tangki : < 45 C ( beckett, 1994, pp. 77)
dipilih : T = 40 C , P = 1 atm
kJ/kg.K
kJ/kg.K
kJ/kg.K

Mpa
C
m3/kg
kJ/kg.K
material2 besar tertahan impurities removal with
impurities with similar size will pass under therethrough vibrating screen : 1 - 3% berat
(carter, 1993, pp. 4)
dipilih 1%
--> diasumsikan terdapat 1%
impurities yg masuk ke
tahap cleaning

udara dg T = 50 - 60 F
F. (32.2222 C) roasting, meningkatkan aroma dan rasa biji kakao dan untuk mempermudah pemisahan shell dan nib
proses: nib roasting --> paling baik, ada thermal pre-treatment (beckett, 1994) dengan memanaskan n
ar T lingkungan dg
roasting :
nit (t rata-rata) tahap 1 thermal pre-treatment dengan saturated steam, T = 100 C, P = ; kadar air umpan minimum
tahap 2 menggunakan drum roasting, T = 130 C
alat: drum roaster (beckett, 2009, pp. 129)
alasan pemilihan nibs roasting: beckett, 1994, pp. 59 - 60

isahkan dari partikel padat generally up to about 80 - 85% of the fat content
= 4000 rpm ; lalu cocoa butter (of the 50-58%) can be removed from the cocoa
s sehingga diperoleh clean mass by mechanical pressing (purtle et al., 2002,
11) ; cocoa butter hasil filtrasi pp. 2)
ey et al., 2000, pp. 3) --> dipilih 85% lemak pd umpan terpisah dari cake
cycle ke tahap pressing, X --> kadar lemak cake yg menghasilkan pemisahan
ki penyimpanan. komponen non-lemak optimum : 14 - 15% berat

i penyimpanan dg pipa.
ett, 1994, pp. 77)
dah pemisahan shell dan nibs
1994) dengan memanaskan nibs dg saturated steam

; kadar air umpan minimum 3,5% 1st roasting : 100 C, 1 atm, 10 min
the moisture is reduced to between 2 -3 %
2nd roasting: 130 C, 1 atm, 15 - 20 min (dipilih 15 min)
(minifie, 1989, pp. 46)

refining :
no subsequent refining other than filtration is employed (minifie, 1989, pp. 86)
pure pressed butter needs no cleaning at all (besides filtration) (beckett, 1994,
pp. 76)
proses : filtrasi
alat : filter press --> leaf filter (couper et al. 2012, tabel 11.3, pp. 331; tabel 11.13, pp.353)

leaf filter : pressurized, vertical cylindrical vessel (pp. 400)


--> ex. 7.3 (pp.404)
--> ex. 7.4 (pp. 423)
(coulson & richardson's vol. 2 5th ed., 2002)
slow filtering; rate of cake buildup 0.1 - 10 cm/hr
(couper et al., 2012, tabel 11.2, pp.330)
filtrate rate 500 -800 kg/m^2.hr, T = 50 - 70 C --> dipilih 60 C (T rata2)
(couper et al., tabel 11.13)
P = 610 kPa (75 psig) (Perry 8th ed., 2008, pp. 18-103)
komposisi biji kakao (afoakwa et al., 2011): air
protein
lemak
abu
karbohidrat

1 S-01
Masuk Keluar
(kg/jam) W-01 DE-01 disposal
Air 103.58005 103.5800496348 0
Protein 486.826233 486.8262332834 0
Lemak 1382.79366 1382.793662624 0
Abu 72.5060347 72.5060347443 0
Karbohidrat 543.795261 543.7952605826 0
K2CO3 0 0 0
Impurities 26.1565782 0 26.1565781906
2589.501240869 26.1565781906
Total 2615.65782
2615.65781906

2 DE-01
Masuk Keluar
(kg/jam) S-01 S-02 Uap Air
Air 103.58005 74.577635737 29.0024138977
Protein 486.826233 486.8262332834 0
Lemak 1382.79366 1382.793662624 0
Abu 72.5060347 72.5060347443 0
Karbohidrat 543.795261 543.7952605826 0
K2CO3 0 0 0
2560.498826972 29.0024138977
Total 2589.50124
2589.5012408694

3 S-02
Masuk Keluar
(kg/jam) DE-01 T-04 disposal
Air 74.5776357 66.2912317663 8.2864039708
Protein 486.826233 432.7344295853 54.0918036982
Lemak 1382.79366 1229.149922333 153.6437402916
Abu 72.5060347 64.4498086616 8.0562260827
Karbohidrat 543.795261 483.3735649623 60.4216956203
K2CO3 0 0 0
2275.998957308 284.4998696635
Total 2560.49883
2560.4988269717
4 T-03
Masuk Keluar
(kg/jam) T-01 T-02 T-04
Air 455.199791 0 455.1997914616
Protein 0 0 0
Lemak 0 0 0
Abu 0 0 0
Karbohidrat 0 0 0
K2CO3 0 56.8999739327 56.8999739327
455.199791 56.8999739327
Total 512.0997653943
512.0997653943

5 T-04
Masuk Keluar
(kg/jam) T-03 S-02 SR-01
Air 455.199791 66.2912317663 521.4910232279
Protein 0 432.7344295853 432.7344295853
Lemak 0 1229.149922333 1229.149922333
Abu 0 64.4498086616 64.4498086616
Karbohidrat 0 483.3735649623 483.3735649623
K2CO3 56.8999739 0 56.8999739327
512.099765 2275.998957308
Total 2788.098722702
2788.0987227025

6 SR-01
Masuk Keluar
(kg/jam) T-04 SR-02
Air 521.491023 521.4910232279
Protein 432.73443 432.7344295853
Lemak 1229.14992 1229.149922333
Abu 64.4498087 64.4498086616
Karbohidrat 483.373565 483.3735649623
K2CO3 56.8999739 56.8999739327
Total 2788.09872 2788.098722702

7 SR-02
Masuk Keluar
(kg/jam) SR-01 EV-01
Air 521.491023 521.4910232279
Protein 432.73443 432.7344295853
Lemak 1229.14992 1229.149922333
Abu 64.4498087 64.4498086616
Karbohidrat 483.373565 483.3735649623
K2CO3 56.8999739 56.8999739327
Total 2788.09872 2788.098722702

8 EV-01
Masuk Keluar
(kg/jam) SR-02 H-01 uap air
Air 521.491023 40.7989385905 480.6920846373
Protein 432.73443 432.7344295853 0
Lemak 1229.14992 1229.149922333 0
Abu 64.4498087 64.4498086616 0
Karbohidrat 483.373565 483.3735649623 0
K2CO3 56.8999739 56.8999739327 0
2307.406638065 480.6920846373
Total 2788.09872
2788.0987227025

9 F-01
Masuk Keluar
(kg/jam) EV-01 SR-03 F-02
Air 40.7989386 40.7988308168 0.0001077737
Protein 432.73443 432.7332864818 0.0011431035
Lemak 1229.14992 184.3724883499 1044.777433983
Abu 64.4498087 64.4496384122 0.0001702495
Karbohidrat 483.373565 483.3722880914 0.0012768709
K2CO3 56.8999739 56.8998236268 0.0001503059
1262.626355779 1044.780282286
Total 2307.40664
2307.4066380651

10 SR-03
Masuk Keluar
(kg/jam) F-01 SR-04
Air 40.7988308 40.7988308168
Protein 432.733286 432.7332864818
Lemak 184.372488 184.3724883499
Abu 64.4496384 64.4496384122
Karbohidrat 483.372288 483.3722880914
K2CO3 56.8998236 56.8998236268
Total 1262.62636 1262.626355779

11 SR-04
Masuk Keluar
(kg/jam) SR-03 recycle dari S-03 S-03
Air 40.7988308 0.205 41.0038308168
Protein 432.733286 2.1745 434.9077864818
Lemak 184.372488 0.9265 185.2989883499
Abu 64.4496384 0.3239 64.7735384122
Karbohidrat 483.372288 2.429 485.8012880914
K2CO3 56.8998236 0.2859 57.1857236268
1262.62636 6.3448
Total 1268.971155779
1268.9711557789

12 S-03
Masuk Keluar
(kg/jam) SR-04 W-02 recycle ke SR-04
Air 41.0038308 40.7988290144 0.2050018024
Protein 434.907786 432.733267365 2.1745191168
Lemak 185.298988 184.3724802049 0.926508145
Abu 64.7735384 64.449635565 0.3239028472
Karbohidrat 485.801288 483.3722667375 2.4290213539
K2CO3 57.1857236 56.8998211131 0.2859025137
1262.6263 6.3448557789
Total 1268.97116
1268.9711557789

13 F-02
Masuk Keluar
(kg/jam) F-01 T-05 waste
Air 0.00010777 0 0.0001077737
Protein 0.0011431 0 0.0011431035
Lemak 1044.77743 1044.777433983 0
Abu 0.00017025 0 0.0001702495
Karbohidrat 0.00127687 0 0.0012768709
K2CO3 0.00015031 0 0.0001503059
1044.777433983 0.0028483035
Total 1044.78028
1044.7802822863

neraca massa total yield

(kg/jam) Masuk Keluar cocoa powder 48.759439852


Air 558.7798411 558.779839 cocoa butter 40.346666667
Protein 486.8262333 486.826214
Lemak 1382.793663 1382.79365
Abu 72.50603474 72.5060319
Karbohidrat 543.7952606 543.795239
K2CO3 56.89997393 56.8999714
Impurities 26.15657819 26.1565782
Total 3127.757584 3127.75753
fresh feed
4% 0.04 Air 103.58005 kg fraksi massa
18.8 % 0.188 Protein 486.826233 kg impurities
53.4 % 0.534 Lemak 1382.79366 kg
2.8 % 0.028 Abu 72.5060347 kg persentase
21 % 0.21 Karbohidrat 543.795261 kg impurities
Impurities 26.1565782 kg
Total 2615.65782 kg umpan tanpa
impurities
(kg/jam)
dengan cleaning dan destoning terdapat pengurangan
massa umpan setelah dipisahkan dari pengotor sebesar
1 - 3% (carter, 1993, pp. 4).
- diasumsikan terdapat 1% impurities pada umpan
- diasumsikan impurites terpisah seluruhnya

digunakan moisture content dengan dry basis, maka


kadar air umpan 0.041666667
4.166666667 %

pada tahap thermal pretreatment kadar air


umpan berkurang menjadi 2 - 3% (minifie, 1989, pp. 46). fraksi baru
- diasumsikan kadar air umpan berkurang menjadi 3% Air 0.029126 2.912621
Protein 0.190129 19.01294
kadar air umpan setelah roasting, dry basis Lemak 0.540049 54.00485
3% 0.03 Abu 0.028317 2.831715
Karbohidrat 0.212379 21.23786

diasumsikan kadar shell pada umpan setelah


melalui tahap winnowing berkurang menjadi 1% masuk t-04
nibs 2253.239 2253.239
nibs 88 % 0.88 shell 307.2599 22.75999
shell 12 % 0.12 total 2560.499 2275.999
(US Paten 6015913)
kadar shell setelah winnowing
diasumsikan komposisi nibs sama dengan 1% 0.01
komposisi shell
2.5 lb k2co3 per 100 lb nib, 20 lb water per 100 lb nib
(minifie, 1989, pp.64)

k2co3 per nib 2.5 % 0.025


water per nib 20 % 0.2
diasumsikan kadar air umpan setelah evaporasi
berkurang menjadi 1.8%
(minifie, 1989, pp. 70)

kadar air setelah evaporasi, dry basis


1.8 % 0.018

80 - 85% of the fat content (of the 50 - 58%) can be removed kg/jam cake
from the cocoa mass by mechanical pressing (purtle et al., 2002, pp. 2) l 184.3725
nl 1078.254
diasumsikan 85% lemak pada liquor terpisah dari cake total 1262.626
cake
lemak pada cocoa butter %l 14.6023
85 % 0.85 % nl 85.3977

this typically leaves a cake comprising about 10 - 20% nl total 1078.257


butter (purtle et al., 2002, pp. 2)
--> kadar lemak pada cake: 14.6023 % % l cake nl butter (kg)
14.6022 -0.0058
14.6023 0.002848
14.6024 0.011495

0.205 fraksi massa


2.1745 0.032312672
0.9265 0.342724738
0.3239 0.146023
2.429 0.05104411
0.2859 0.382830824
0.045064657

berdasarkan SNI 3747:2009 maka diasumsikan umpan yg lolos


ayakan screen sebesar 99.5% berat
fraksi padatan yang lolos 0.995

diasumsikan lemak dan komponen


non lemak terpisah seluruhnya

%
%
0.01 standar biji kakao
kadar air 7.5
(SNI 2323-2008)
1%

2589.501

%
%
%
%
%

disposal
0
284.4999
284.4999
butter % lemak pada cake l + nl pada cake (100%) nl pada cake (kg)
1044.777 10 1843.724883499 1659.3523951491
0.002848 11 1676.1135304537 1491.7410421038
1044.78 12 1536.4374029159 1352.064914566
butter 13 1418.2499103839 1233.877422034
99.99973 14 1316.9463453564 1132.5738570065
0.000273 15 1229.1499223327 1044.7774339828
14.1 1307.6063003539 1123.233812004
kg/jam 14.2 1298.397805281 1114.0253169311
14.3 1289.318100349 1104.9456119991
nl butter (kg) 14.4 1280.3645024299 1095.99201408
14.5 1271.5344024131 1087.1619140632
14.6 1262.8252626706 1078.4527743207
14.7 1254.2346146252 1069.8621262753
14.601 1262.7387737135 1078.3662853636
14.602 1262.6522966025 1078.2798082526
14.603 1262.5658313354 1078.1933429855
14.6021 1262.6436495429 1078.271161193
14.6022 1262.6350026017 1078.2625142518
14.6023 1262.6263557789 1078.253867429
14.6024 1262.6177090746 1078.2452207247
standar bubuk kakao standar lemak kakao
% maksimal kadar air 5% maksimal kadar air
kadar lemak 10 % minimal (SNI 3748-2009)
(SNI 3747-2009) kadar pelarut
kadar pelarut 1 ppm maksimal (Peraturan BPOM no 22 tahu
(Peraturan BPOM no 22 tahun 2016)
komposisi komponen tanpa lemak
kg/jam % fraksi
Air 40.79894 3.783787 0.0378378711
Protein 432.7344 40.13278 0.4013278316
Abu 64.44981 5.977223 0.0597722302
Karbohidrat 483.3736 44.82917 0.4482917267
K2CO3 56.89997 5.277034 0.0527703404
Total 1078.257 100 1

diasumsikan komposisi komponen-komponen


non lemak pada cake dan butter adalah sama.
ndar lemak kakao
0.2 % maksimal
I 3748-2009)
1 ppm maksimal
raturan BPOM no 22 tahun 2016)
komposisi biji: afoakwa et al., 2011
komposisi abu: afoakwa et al., 2011
komposisi protein: voigt et al., 1993
komposisi lemak: lipp & anklam, 1998; bertazzo et al., 2012
komposisi karbohidrat: reineccius et al., 1972 protein lemak
#REF! #REF!
DE-01
Masuk Keluar g/batch wt frc.
(kg/jam) S-01 S-02 Uap Air protein #REF!
Air 103.58 74.57764 29.00241
Protein 486.8262 486.8262 0 albumin #REF! 0.891
Lemak 1382.794 1382.794 0 globulin #REF! 0.109
Abu 72.50603 72.50603 0
Karbohidrat 543.7953 543.7953 0 g/batch wt frc.
K2CO3 0 0 0 lemak #REF!
2560.499 29.00241
Total 2589.501
2589.5012408694 palmitic #REF! 0.24794
stearic #REF! 0.36848
T aliran S-01 30 C oleic #REF! 0.32046
303.15 K linoleic #REF! 0.02744
T aliran S-02 100 C linolenic #REF! 0.00196
373.15 K arachidic #REF! 0.01176
behenic #REF! 0.00196
fosfolipid #REF! 0.006
glikolipid #REF! 0.014

g/batch wt frc.
abu #REF!

Fe #REF! 0.000664
Cu #REF! 0.002565
Mg #REF! 0.109937
Zn #REF! 0.0032
Na #REF! 0.000755
Ca #REF! 0.051558
P #REF! 0.059104
K #REF! 0.772126

g/batch wt frc.
karbohidrat #REF!

fructose #REF! 0.53


sorbose #REF! 0.047
glucose #REF! 0.26
mannitol #REF! 0.093
inositol #REF! 0.07
m Cp wt frc. x.cp
Protein 74.57764 4.181 0.029126 0.121777
Lemak 486.8262 1.1602 0.190129 0.220588
Abu 1382.794 2.7497 0.540049 1.484971
Karbohidrat 72.50603 0.931 0.028317 0.026363
K2CO3 543.7953 1.3443 0.212379 0.285501
Total 2560.499 2.1392
T referensi penentuan Cp air menggunakan persamaan 3-1
20 C (Yaws, 1999, pp. 56)
293.15 K

abu karbohidrat
#REF! #REF! aliran S-01
m (kg/batch)
mol/batch mol frc. kJ/kg.K x.Cp g/mol Air 103.58004963
1.029783 Protein 486.82623328
Lemak 1382.7936626
#REF! 0.941461 0.9392 0.88422 455.363 Abu 72.506034744
#REF! 0.058539 2.4866 0.145563 895.914 Karbohidrat 543.79526058
Total
mol/batch mol frc. kJ/kg.K x.Cp g/mol
2.562891 aliran S-02
m (kg/batch)
#REF! 0.270134 2.5987 0.701997 256.43 Air 74.577635737
#REF! 0.361875 2.5809 0.933963 284.484 Protein 486.82623328
#REF! 0.316961 2.5387 0.804669 282.468 Lemak 1382.7936626
#REF! 0.027336 2.496 0.068231 280.452 Abu 72.506034744
#REF! 0.001967 2.4527 0.004824 278.436 Karbohidrat 543.79526058
#REF! 0.010513 2.5662 0.026978 312.538 Total
#REF! 0.001608 2.554 0.004107 340.592
#REF! 0.002451 1.7403 0.004265 683.828 aliran uap air
#REF! 0.007156 1.9362 0.013855 546.595 m (kg/batch)
Air 29.002413898
mol/batch mol frc. kJ/kg.K x.Cp g/mol
0.930968
entalpi penguapan air pada 100 C
#REF! 0.000454 0.4722 0.000214 55.845 2256.9891 kJ/kg
#REF! 0.001542 0.3933 0.000606 63.55 (appendix 7, mccabe et al., 1993, pp. 1091)
#REF! 0.172852 1.0611 0.183413 24.305
#REF! 0.00187 0.3962 0.000741 65.38 Q total masuk
#REF! 0.001255 1.2766 0.001602 22.99 Q total keluar
#REF! 0.049158 0.6845 0.033649 40.08
#REF! 0.018229 0.1959 0.003571 123.9 Q udara yang dibutuhkan
#REF! 0.754638 0.9371 0.707171 39.1

mol/batch mol frc. kJ/kg.K x.Cp g/mol


3.302894

#REF! 0.530546 3.3061 1.754038 180.156 53


#REF! 0.047048 3.3061 0.155545 180.156 4.7
#REF! 0.260268 3.1544 0.820989 180.156 26
#REF! 0.092066 3.431 0.315878 182.172 9.3
#REF! 0.070072 3.6597 0.256442 180.156 7
neraca energi roaster 1 (direct contact rotary dryer, continuous, cocur
T ref 20 C
1. entalpi udara masuk, T = 175 C
H = Cs(T-To) + Yλo (eq. 7.13, Treybal, 1981, pp. 231)

entalpi udara pada 175 C, 1.05 atm


Cp (kJ/kg.K) ΔT (K) Q (kJ/batch) H1 14.6347 kj/mol
41.9402 4344.1679977 507.3055578 kj/kg
0.984 10 4790.3701355 entalpi penguapan air pada T ref
1.9463 10 26913.313056 λo pada T ref 2466.694 kj/kg
0.7913 10 573.74025293 (interpolasi appendix 7, mccabe et al., 1993, pp. 1090)
1.1402 10 6200.3535612
42821.945003 humid heat (tabel 7.1, treybal, 1981, pp. 234)
Cs = 1.005 + 1.884Y
diperoleh
Cp (kJ/kg.K) ΔT (K) Q (kJ/batch) Y1 0.127425517 kg H2O/kg udara
313.2411 23360.780654
1.1602 80 45185.263668 2. entalpi udara keluar, 1 atm
2.7497 80 304181.41873 berdasarkan fig. 12-1 (perry 8th, pp. 12-7) untuk udara dengan T dry
0.931 80 5400.2494678 0.1274 kg/kg diperoleh:
1.3443 80 58481.917504 Twb 63.354 C Thb
436609.63002
T udara keluaran dryer (eq. 24.8, mccabe et al., 1993, pp. 796), diasum
Tha 88.26694288 C
λ (kJ/kg) Q (kJ/batch) entalpi udara keluar dryer, 88.2669 C, 1 atm
2256.9891 65458.132041
H = Cs(T-To) + Yλo (eq. 7.13, Treybal, 1981, pp. 231)
H2 = (1.005 + 1.884(Y2))(delta T) + (Y2)(λo)
n air pada 100 C
Err:509
be et al., 1993, pp. 1091) diperoleh
H2 = 68.6083 + 2595.3089Y2
42821.945003 kJ/batch
502067.762064 kJ/batch 3. entalpi umpan masuk ke dryer
Hs = Cs(Ts - To) + Xca(Ts - To) + deltaH
459245.817061 kJ/batch
Cs pada 30 C 1.6532 kj/kg.K

Ca pada 30 C 4.181 kj/kg.K


diperoleh Hs1 18.27408

4. entalpi umpan keluar dryer


Hs = Cs(Ts - To) + Xca(Ts - To) + deltaH

Cs pada 100 C 2.141 kj/kg.K

Ca pada 100 C 4.219 kj/kg.K


diperoleh Hs2 181.4056

5. moisture balance
Ss(X1 - X2) = Gs(Y2 - Y1) (eq. 12.39, treybal, 1981, pp
Ss 2485.921191 kg/batch
diperoleh 320.298 + 0.1535Gs - GsY2 = 0 …(1

6 enthalpy balance
SsH's1 + GsH'g2 = SsH's2 + GsH'g1 + Q
diasumsikan tidak ada panas yang hilang sehingga Q = 0
45427.9310087 diperoleh 4874925.403 - 509.4263(Gs) + 2597.3072(Gs
450960.025249
405532.09424 eliminasi & substitusi persamaan 1 dan 2 memperoleh
-437.63135777 Gs 51533.82707 kg/jam
Y2 0.159715296 kg H2O/kg udara
HG2 484.5038888 kj/kg

Q umpan masuk 45427.9310087 kJ/batch


Q umpan keluar 450960.025249 kJ/batch
Q udara masuk 26143396.8841 kJ/batch
Q udara keluar 24968339.6182 kJ/batch
otary dryer, continuous, cocurrent)

bal, 1981, pp. 231)

T 175 C To 20 C
448.15 K delta T 155 C

entalpi udara --> tabel 2-187, perry 8th ed., 2008, pp. 2-213
1993, pp. 1090)

-7) untuk udara dengan T dry bulb 175 C dan kelembapan

175 C Nt 1.5 diasumsikan Nt dryer = 1.5

e et al., 1993, pp. 796), diasumsikan Nt = 1.5

delta T 68.26694288
T 88.26694288 C
bal, 1981, pp. 231) 361.4169429 K

(eq. 11.45, treybal, pp. 700)

Ts 30 C
X1 0.041667
(tabel A.2-5, geankoplis, 1993, pp. 856)
kj/kg dry solid

(eq. 11.45, treybal, pp. 700)

Ts 100 C delta T 80
X2 0.03
(tabel A.2-5, geankoplis, 1993, pp. 856)
kj/kg dry solid

Ss 2485.921191 kg/jam
(eq. 12.39, treybal, 1981, pp. 700) Hs1 18.27408333 kj/kg dry solid
Ss = dry solid Hs2 181.4056 kj/kg dry solid
35Gs - GsY2 = 0 …(1 Hg2 507.3055578 kj/kg

(eq. 12.40, treybal, 1981, pp. 700)


g sehingga Q = 0
509.4263(Gs) + 2597.3072(Gs)(Y2) = 0 …(2

2 memperoleh 0.1535 Gs -1 Gs . Y2 = -320.298


-509.4263 Gs 2597.3072 Gs . Y2 = -4874925.403

398.686655 Gs -2597.3072 Gs . Y2 = -831912.30155


-509.4263 Gs 2597.3072 Gs . Y2 = -4874925.403
+
-110.73964 Gs 0 Gs . Y2 = -5706837.7045

Q total masuk 26188824.82 kJ/batch


Q total keluar 25419299.64 kJ/batch
x 2597.307
x 1
Cooler Conveyor 1
Masuk Keluar aliran S-02
kg/jam S-02 BE-02 kg/jam Cp (kJ/kg.K)
Air 66.29123 66.29123 Air 66.291231766 25.55182386
Protein 432.7344 432.7344 Protein 432.73442959 0.9566953
Lemak 1229.15 1229.15 Lemak 1229.1499223 1.647609374
Abu 64.44981 64.44981 Abu 64.449808662 12.04561531
Karbohidrat 483.3736 483.3736 Karbohidrat 483.37356496 2.552467629
K2CO3 0 0 Total
Total 2275.999 2275.999
aliran T-04
T aliran dari S-02 125 C kg/jam Cp (kJ/kg.K)
398.15 K Air 66.291231766 41.9402
T aliran ke BE-02 80 C Protein 432.73442959 0.984
353.15 K Lemak 1229.1499223 1.9463
Abu 64.449808662 0.7913
fraksi mol umpan: Karbohidrat 483.37356496 1.1402
n mol frc. Total
Air 3679.78 0.275732
Protein 899.3711 0.067391 #REF! 645030.6225
Lemak 4399.496 0.329661 #REF! 36982.73597
Abu 1686.531 0.126375
Karbohidrat 2680.322 0.200841 Q yang dilepas 608047.8865
13345.5
ΔT Q (kJ/jam) Cp umpan masuk 2.6991 kJ/kg.K
105 177855.4971 Cp umpan keluar 2.4198 kJ/kg.K
105 43469.47448 Q umpan masuk 645030.6225 kJ/jam
105 212641.6881 Q umpan keluar 330447.7366 kJ/jam
105 81515.44818 Q dilepas 314582.8859 kJ/jam
105 129548.5146
645030.6225 Q udara yg dibutuhkan
314582.8859 kJ/jam

ΔT Q (kJ/jam)
2780.267519
10 4258.106787
10 23922.94494
10 509.9913359
10 5511.425388
36982.73597

#REF! #REF!
#REF!

#REF! #REF!
Cp per komponen besar: T 125 C

wt. frc m (gr) g/mol n (mol) mol frc. Cp (kJ/kg.K) x.Cp


air 1 66291.23 18.015 3679.78 0.275732 4.2431 1.169958
protein albumin 0.891 385566.4 455.363 846.7231 0.941461 0.8237 0.775482
globulin 0.109 47168.05 895.914 52.64797 0.058539 7.617 0.445889
lemak palmitic 0.24794 304755.4 256.43 1188.455 0.270134 3.799 1.02624
stearic 0.36848 452917.2 284.484 1592.066 0.361875 3.389 1.226393
oleic 0.32046 393893.4 282.468 1394.471 0.316961 2.3918 0.758108
linoleic 0.02744 33727.87 280.452 120.2626 0.027336 2.6342 0.072007
linolenic 0.00196 2409.134 278.436 8.652379 0.001967 2.858 0.005621
arachidic 0.01176 14454.8 312.538 46.24975 0.010513 2.1631 0.02274
behenic 0.00196 2409.134 340.592 7.073372 0.001608 2.1718 0.003492
fosfolipid 0.006 7374.9 683.828 10.78473 0.002451 3.7733 0.00925
glikolipid 0.014 17208.1 546.595 31.48236 0.007156 2.3172 0.016582
abu Fe 0.000664 42.79467 55.845 0.766312 0.000454 0.4786 0.000217
Cu 0.002565 165.3138 63.55 2.601318 0.001542 0.3958 0.00061
Mg 0.109937 7085.419 24.305 291.521 0.172852 1.0729 0.185453
Zn 0.0032 206.2394 65.38 3.154472 0.00187 0.3998 0.000748
Na 0.000755 48.65961 22.99 2.116555 0.001255 1.301 0.001633
Ca 0.051558 3322.903 40.08 82.90677 0.049158 0.6932 0.034076
P 0.059104 3809.241 123.9 30.74448 0.018229 0.1977 0.003604
K 0.772126 49763.37 39.1 1272.721 0.754638 1.0355 0.781428
karbohidrat fructose 0.53 256188 180.156 1422.034 0.530546 1.4724 0.781176
sorbose 0.047 22718.56 180.156 126.1049 0.047048 1.4724 0.069274
glucose 0.26 125677.1 180.156 697.6017 0.260268 1.3148 0.3422
mannitol 0.093 44953.74 182.172 246.7654 0.092066 1.4627 0.134664
inositol 0.07 33836.15 180.156 187.8158 0.070072 1.2548 0.087926
13345.5 4.979066
1.169958
1.221371

3.140432

1.00777

1.415241
T-03
Masuk Keluar aliran T-01
kg/jam T-03 S-02 SR-01 kg/jam Cp (kJ/kg.K)
Air 455.1998 66.29123 521.491 Air 455.19979146 41.9402
Protein 0 432.7344 432.7344 Total
Lemak 0 1229.15 1229.15
Abu 0 64.44981 64.44981 aliran T-02
Karbohidrat 0 483.3736 483.3736 kg/jam Cp (kJ/kg.K)
K2CO3 56.89997 0 56.89997 K2CO3 0 0.90576167
512.0998 2275.999 Total
Total 2788.099
2788.0987227025
aliran T-04
T aliran T-01 30 C kg/jam Cp (kJ/kg.K)
353.15 K Air 521.49102323 125.5113
T aliran T-02 25 C K2CO3 56.899973933 0.90576167
298.15 K Total
T aliran T-04 50 C
323.15 K #REF! 19091.1703
#REF! 66999.1507

Q steam yang dibutuhkan 47907.9804


ΔT Q (kJ/jam)
19091.17029
19091.17029

ΔT Q (kJ/jam) kapasitas panas k2co3 pada T = 296 - 372 K


5 0 29.9 cal/mol.K
0 0.905762 kj/kg.K
(tabel 2-151, perry 8th ed., 2008, pp. 2-161)

ΔT Q (kJ/jam) mr k2co3 138.21 g/mol


65453.01626 (tabel 2-1, perry 8th ed., 2008, pp. 2-21)
30 1546.134457
66999.15072

#REF!
#REF!

#REF!
T-04
Masuk Keluar aliran D-02
(kg/jam) 521.491 521.491 0 kg/jam Cp (kJ/kg.K)
Air 432.7344 432.7344 Err:509 Air 432.7344296 41.9402
Protein 1229.15 1229.15 Err:509 Protein 1229.149922 0.984
Lemak 64.44981 64.44981 Err:509 Lemak 64.44980866 1.9463
Abu 483.3736 483.3736 Err:509 Abu 483.373565 0.7913
Karbohidrat 56.89997 56.89997 Err:509 Karbohidrat 56.89997393 1.1402
K2CO3 2788.099 2788.099 Err:509 Total
Err:509 Err:509
Total Err:509
Err:509 aliran T-03
kg/jam Cp (kJ/kg.K)
T aliran D-02 30 C Air 432.7344296 125.5113
353.15 K K2CO3 2788.098723 0.905761667
T aliran T-03 50 C Total
323.15 K
T aliran DE-01 80 C #REF! 103981.8867
353.15 K #REF! Err:509

Q steam yang dibutuhkan Err:509


aliran DE-01
ΔT Q (kJ/jam) kg/jam Cp (kJ/kg.K) ΔT Q (kJ/jam)
2780.267519 Air Err:509 250.5933 Err:509
10 4258.106787 Protein Err:509 1.1106 60 Err:509
10 23922.94494 Lemak Err:509 2.4799 60 Err:509
10 509.9913359 Abu Err:509 0.8797 60 Err:509
10 5511.425388 Karbohidrat Err:509 1.2869 60 Err:509
36982.73597 K2CO3 Err:509 0.905761667 60 Err:509
Total Err:509

ΔT Q (kJ/jam)
65453.01626
30 1546.134457
66999.15072

#REF!
#REF!

#REF!
DE-01
Masuk Keluar aliran T-04
(kg/jam) S-01 S-02 Uap Air
Air 103.58 74.57764 29.00241 m Cp 80 C
Protein 486.8262 486.8262 0 Protein 0 4.199
Lemak 1382.794 1382.794 0 Lemak 1229.149922 1.1106
Abu 72.50603 72.50603 0 Abu 64.44980866 2.4799
Karbohidrat 543.7953 543.7953 0 Karbohidrat 483.373565 0.8797
K2CO3 0 0 0 K2CO3 56.89997393 1.2869
2560.499 29.00241 Total 1833.87327
Total 2589.501
2589.5012408694
Cp solid pada 80 C 1.103332
T aliran T-04 80 C
353.15 K Cp larutan k2co3 11.11% berat pada 80 C
T aliran SR-01 100 C m (kg) m (g)
373.15 K Protein 432.7344296 432734.4
T aliran E-01 100 C Total 2589.501241 2589501
373.15 K Total

P dryer 1 atm Cpl pada 80 C 4.199


(tabel A.2-5, geankoplis, 1993, pp. 856)
Cp vapor pada 175 C 1.920757
(interpolasi tabel A.2-12, geankoplis, 1993, pp. 863)

allowable mass velocity in a direct contact rotary dryer ranges from 2000 - 25000 kg/m2.h
(mccabe et al., 1993, pp. 795)

diasumsikan rasio L/D dryer sebesar 15


(perry 8th ed., 2008, pp. 12-72)

diasumsikan L dryer 45.72 m


maka D 3.048 m 1.524 A 7.296605
G #REF!
wt frc. x.cp cp air :
0 0 tabel A.2-5, appendix A.2 (geankoplis, 1993, pp. 856)
0.67024802 0.744377
0.03514409 0.087154
0.26358068 0.231872 dry basis:
0.03102721 0.039929 Xa 0.106095
1.103332 Xb 0.10677 karena konsentrasi larutan alkal
diasumsikan larutan memiliki sif
kj/kg.K yang sama dengan air.
579.0993
erat pada 80 C 2.755905 kj/kg.K entalpi udara pada 175 C, 1 atm
mr (g/mol) n (mol) x Cp (kj/kg.K) x.Cp 16.70583
18.015 24020.78 0.561801 4.199 2.359001 579.1005
138.21 18735.99 0.438199 0.905761667 0.396904
2.755905 mr udara
28.8479
kj/kg.K diasumsikan heat transfer unit (Nt) pada dryer
93, pp. 856) sebesar 1.5
kj/kg.K (mccabe et al., 1993, pp. 796) ms
eankoplis, 1993, pp. 863) mv
qt/ms
LMTD 57.11463 C π 3.1416 qt

csb
(eq. 9.3-6, geankoplis, 1993, pp.
mode: kontinu air properties (flycarpet.net)
direct contact rotary dryer T dry 175 C
aliran : cocurrent/parallel entalpi 579.1005 kj/kg
P 1 atm
inlet gas temperature are typically humid ratio 143.094 g/kg
120 - 175 C (mccabe et al., 1993, pp. 795) relative humidity 2.115 %
--> diasumsikan T gas inlet sebesar T wet bulb 64.721 C
175 C 448.15 K T dew 58.819 C
T saturation 64.275 C
karena konsentrasi larutan alkali rendah maka P vapor 18951 Pa
diasumsikan larutan memiliki sifat termofisik
yang sama dengan air.
diasumsikan komposisi udara mr
entalpi udara pada 175 C, 1 atm N2 0.79 N2 28.01
kj/mol O2 0.21 O2 32
kj/kg
Thb 175 C Nt 1.5
Twb 64.721 C
gr/mol Tha 89.3272 C λ pada Twb 2346.976 kj/kg
1008.986 Btu/lb
(interpolasi appendix 7, mccabe et al., 1993, pp. 1091)
#REF! kg/batch
#REF! kg/batch Cps 1.103332 kj/kg.K Tsa 80 C
26.364265917 kj/kg Cpl 2.755905 kj/kg.K Tsb 100 C
#REF! kJ/batch Cpv 1.920757 kj/kg.K Tv 64.721 C
#REF! kJ/jam Tva 89.3272 C
mg #REF! kg/batch udara kering

1.27401672 kj/kg.K Hb 0.143094 kg/kg Ha #REF! kg/kg


(eq. 9.3-6, geankoplis, 1993, pp. 527) (eq. 24.10, mccabe et al., 1993, pp. 774)
aliran masuk dryer
P saturated vapor 476198 Pa kg/jam Cp (kJ/kg.K)
specific heat 1.163 kj/kg.K Air 486.8262333 250.5933
Protein 1382.793663 1.1106
0.143094 kg/kg Lemak 72.50603474 2.4799
Abu 543.7952606 0.8797
148.4978 F Karbohidrat 0 1.2869
K2CO3 2589.501241 0.90576167
Total

aliran keluar dryer


kg/jam Cp (kJ/kg.K)
Air 486.8262333 334.2273
gr/mol Protein 1382.793663 1.1602
gr/mol Lemak 72.50603474 2.7497
Abu 543.7952606 0.931
Karbohidrat 0 1.3443
K2CO3 2560.498827 0.90576167
Total

e et al., 1993, pp. 1091) Q total masuk Err:509


Q total keluar 533043.587
Xa 0.106095
Xb 0.10677 Cp udara pada 150 C 1.01756619
Q udara masuk #REF!

Q masuk
Qkeluar
#REF!
et al., 1993, pp. 774) Q udara keluar
T udara keluar

Cp udara pada 75.489 C


Q udara keluar
neraca massa & energi direct contact rotary dryer, continuous
ΔT Q (kJ/jam) T ref 20 C
Err:509 1. entalpi udara masuk, T = 175 C
60 Err:509 H = Cs(T-To) + Yλo (eq. 7.13, Treybal, 1981, pp. 231)
60 Err:509
60 Err:509 entalpi udara pada 175 C, 1.05 atm
60 Err:509 H1 14.6347 kj/mol
60 Err:509 507.3055578 kj/kg
Err:509 entalpi penguapan air pada T ref
λo pada T ref 2466.694 kj/kg
(interpolasi appendix 7, mccabe et al., 1993, pp. 1090)
ΔT Q (kJ/jam) humid heat (tabel 7.1, treybal, 1981, pp. 234)
162710.6175 Cs = 1.005 + 1.884Y
80 128345.3766 diperoleh
80 15949.5875 Y1 0.127425517 kg H2O/kg udara
80 40501.87101
80 0 2. entalpi udara keluar, 1 atm
80 185536.1349 berdasarkan fig. 12-1 (perry 8th, pp. 12-7) untuk udara dengan T dry bulb 17
533043.5875 0.1274 kg/kg diperoleh:
Twb 63.354 C Thb
#REF!
#REF! T udara keluaran dryer (eq. 24.8, mccabe et al., 1993, pp. 796), diasumsikan
Tha 88.26694288 C
kj/kg.K entalpi udara keluar dryer, 88.2669 C, 1 atm
kj/batch
H = Cs(T-To) + Yλo (eq. 7.13, Treybal, 1981, pp. 231)
Err:509 H2 = (1.005 + 1.884(Y2))(delta T) + (Y2)(λo)
Err:509 diperoleh
H2 = 68.6083 + 2595.3089Y2
udara keluar Err:509
udara keluar C

1.009 kj/kg.K 3. entalpi umpan masuk ke dryer


#REF! kj/batch Hs = Cs(Ts - To) + Xca(Ts - To) + deltaH

Cs pada 30 C 2.3826 kj/kg.K

Ca pada 30 C 4.181 kj/kg.K


diperoleh Hs1 25.56808

4.entalpi umpan keluar dryer


Hs = Cs(Ts - To) + Xca(Ts - To) + deltaH

Cs pada 125 C 2.6991 kj/kg.K

Ca pada 125 C 4.2431 kj/kg.K


diperoleh Hs2 296.7713

5.moisture balance
Ss(X1 - X2) = Gs(Y2 - Y1) (eq. 12.39, treybal, 1981, pp. 70
Ss 2485.921191 kg/jam
diperoleh 29.0024 + 0.1274Gs - GsY2 = 0 …(1

6.enthalpy balance
SsH's1 + GsH'g2 = SsH's2 + GsH'g1 + Q
diasumsikan tidak ada panas yang hilang sehingga Q = 0
diperoleh 674189.7364 - 438.6973(Gs) + 2595.3089(Gs)(Y

63560.24018 737749.9766 -437.631

eliminasi & substitusi persamaan 1 dan 2 memperoleh


Gs 6940.168494 kg/jam
Y2 0.131604436 kg H2O/kg udara
HG2 410.1624633 kj/kg

Q umpan masuk 63560.2401776 kJ/jam


Q umpan keluar 737749.976613 kJ/jam
Q udara masuk 3520786.04893 kJ/jam
Q udara keluar 2846596.60561 kJ/jam

Q total masuk 3584346.28911 kJ/jam


Q total keluar 3584346.58223 kJ/jam

aliran dari S-01


kg/jam Cp (kJ/kg.K) ΔT
Air 103.5800496 4.181 10
Protein 486.8262333 3.4002 10
Lemak 1382.793663 2.5975596304 10
Abu 72.50603474 0.7498350089 10
Karbohidrat 543.7952606 1.1402166 10
Total
dryer, continuous

al, 1981, pp. 231)

T 175 C To 20 C 293.15 K
448.15 K delta T 155 C

entalpi udara --> tabel 2-187, perry 8th ed., 2008, pp. 2-213

ntuk udara dengan T dry bulb 175 C dan kelembapan

175 C Nt 1.5

al., 1993, pp. 796), diasumsikan Nt = 1.5

delta T 68.26694288
T 88.26694288 C
al, 1981, pp. 231) 361.4169429 K

(eq. 11.45, treybal, pp. 700)

Ts 30 C
X1 0.0416666667

kj/kg dry solid

(eq. 11.45, treybal, pp. 700)

Ts 125 C

X2 0.03
kj/kg dry solid

(eq. 12.39, treybal, 1981, pp. 700)


Ss = dry solid
74Gs - GsY2 = 0 …(1

(eq. 12.40, treybal, 1981, pp. 700)


hingga Q = 0 Ss 2485.92119 kg/jam
438.6973(Gs) + 2595.3089(Gs)(Y2) = 0 …(2 Hs1 25.5680833 kj/kg dry solid
Hs2 296.771265 kj/kg dry solid
674189.7 Hg2 507.305558 kj/kg

29.0024 + 0.127425517 Gs + -1
674189.7364 + -438.6973 Gs + 2595.3089

75270.186841 + 330.7085784 Gs + -2595.3089


674189.7364 + -438.6973 Gs + 2595.3089
=
749459.92324 + -107.9887216 Gs + 0

aliran ke S-02
Q (kJ/jam) kg/jam Cp (kJ/kg.K) ΔT Q (kJ/jam)
4344.1652 Air 74.57763574 4.2431 105 33226.2385
16553.0656 Protein 486.8262333 105
35918.89 Lemak 1382.793663 105
543.675632 Abu 72.50603474 105
6200.44383 Karbohidrat 543.7952606 105
63560.2402 Total

aliran uap air


kg/jam Cp (kJ/kg.K) ΔT Q (kJ/jam)
uap air 29.0024139 25
kapasitas panas cocoa bean: T 30 C

wt. frc m (gr) g/mol n (mol) mol frc.


air 1 66291.23 18.015 3679.78 0.2757319
protein albumin 0.891 385566.4 455.363 846.7231 0.0634463
globulin 0.109 47168.05 895.914 52.64797 0.003945
lemak palmitic 0.24794 304755.4 256.43 1188.455 0.0890528
stearic 0.36848 452917.2 284.484 1592.066 0.1192961
oleic 0.32046 393893.4 282.468 1394.471 0.10449
linoleic 0.02744 33727.87 280.452 120.2626 0.0090115
linolenic 0.00196 2409.134 278.436 8.652379 0.0006483
arachidic 0.01176 14454.8 312.538 46.24975 0.0034656
behenic 0.00196 2409.134 340.592 7.073372 0.00053
fosfolipid 0.006 7374.9 683.828 10.78473 0.0008081
glikolipid 0.014 17208.1 546.595 31.48236 0.002359
abu Fe 0.000664 42.79467 55.845 0.766312 5.7421E-05
Cu 0.002565 165.3138 63.55 2.601318 0.0001949
Mg 0.109937 7085.419 24.305 291.521 0.0218441
Zn 0.0032 206.2394 65.38 3.154472 0.0002364
Na 0.000755 48.65961 22.99 2.116555 0.0001586
Ca 0.051558 3322.903 40.08 82.90677 0.0062123
P 0.059104 3809.241 123.9 30.74448 0.0023037
K 0.772126 49763.37 39.1 1272.721 0.095367
karbohidrat fructose 0.53 256188 180.156 1422.034 0.1065553
sorbose 0.047 22718.56 180.156 126.1049 0.0094492
glucose 0.26 125677.1 180.156 697.6017 0.0522724
mannitol 0.093 44953.74 182.172 246.7654 0.0184905
inositol 0.07 33836.15 180.156 187.8158 0.0140733
13345.5
kj/kg dry solid
kj/kg dry solid

Gs.Y2
Gs.Y2

Gs.Y2
Gs.Y2

Gs.Y2
Cp (kJ/kg.K) x.Cp fraksi berat.Cp Cp (?)
4.199 1.157798
0.6636 0.042103 0.591268 1.260179 3.4002
6.1368 0.02421 0.668911
2.0955 0.18661 0.519558 1.945253 2.076044
1.8376 0.219218 0.677119
1.927 0.201352 0.617526
2.1223 0.019125 0.058236
2.3026 0.001493 0.004513
1.7427 0.006039 0.020494
1.7498 0.000927 0.00343
3.04 0.002457 0.01824
1.8669 0.004404 0.026137
0.4589 2.64E-05 0.000305 0.749835 0.634938
0.3863 7.53E-05 0.000991
1.0261 0.022414 0.112806
0.3873 9.15E-05 0.001239
1.2083 0.000192 0.000912
0.6601 0.004101 0.034033
0.1906 0.000439 0.011265
0.7619 0.07266 0.588283
1.1862 0.126396 0.628686 1.140217 1.12422
1.1862 0.011209 0.055751
1.0593 0.055372 0.275418
1.1784 0.021789 0.109591
1.011 0.014228 0.07077
2.19473
Cooler 2
Masuk Keluar aliran DE-01
kg/jam DE-01 SR-01 kg/jam Cp (kJ/kg.K) ΔT
Air 486.8262 486.8262 Air 486.82623328 334.2273
Protein 1382.794 1382.794 Protein 1382.7936626 1.1602 80
Lemak 72.50603 72.50603 Lemak 72.506034744 2.7497 80
Abu 543.7953 543.7953 Abu 543.79526058 0.931 80
Karbohidrat 0 0 Karbohidrat 0 1.3443 80
K2CO3 2560.499 2560.499 K2CO3 2560.498827 0.905761667 80
Total 5046.42 5046.42 Total

T aliran DE-01 100 C #REF! 533043.587492 #REF!


373.15 K #REF! 392782.396362 #REF!
T aliran SR-01 80 C
353.15 K Q yang dilepas 140261.19113 #REF!
aliran SR-01
Q (kJ/jam) kg/jam Cp (kJ/kg.K) ΔT Q (kJ/jam)
162710.6175 Air 486.8262333 250.5933 121995.3923
128345.3766 Protein 1382.793663 1.1106 60 92143.8385
15949.5875 Lemak 72.50603474 2.4799 60 10788.46293
40501.87101 Abu 543.7952606 0.8797 60 28702.60144
0 Karbohidrat 0 1.2869 60 0
185536.1349 K2CO3 2560.498827 0.90576167 60 139152.1012
533043.5875 Total 392782.3964

737749.9766

344967.5803
Heater 1
Masuk Keluar aliran SR-02
kg/jam SR-02 H-01 kg/jam Cp (kJ/kg.K) ΔT
Air 486.8262 486.8262 Air 486.8262333 250.5933
Protein 1382.794 1382.794 Protein 1382.793663 1.1106 60
Lemak 72.50603 72.50603 Lemak 72.50603474 2.4799 60
Abu 543.7953 543.7953 Abu 543.7952606 0.8797 60
Karbohidrat 0 0 Karbohidrat 0 1.2869 60
K2CO3 2560.499 2560.499 K2CO3 2560.498827 0.905761667 60
Total 5046.42 5046.42 Total

T aliran SR-02 80 C #REF! 392782.3964 #REF!


353.15 K #REF! 533043.5875 #REF!
T aliran H-01 100 C
373.15 K Q steam yang dibutuhkan 140261.1911 #REF!
aliran H-01
Q (kJ/jam) kg/jam Cp (kJ/kg.K) ΔT Q (kJ/jam)
121995.3923 Air 486.8262333 334.2273 162710.6175
92143.8385 Protein 1382.793663 1.1602 80 128345.3766
10788.46293 Lemak 72.50603474 2.7497 80 15949.5875
28702.60144 Abu 543.7952606 0.931 80 40501.87101
0 Karbohidrat 0 1.3443 80 0
139152.1012 K2CO3 2560.498827 0.90576167 80 185536.1349
392782.3964 Total 533043.5875
Cooler 3
Masuk Keluar aliran H-01
Air H-01 SR-03 kg/jam Cp (kJ/kg.K) ΔT
Protein 40.79883 40.79883 Protein 40.798830817 334.2273
Lemak 432.7333 432.7333 Lemak 432.73328648 1.1602 80
Abu 184.3725 184.3725 Abu 184.37248835 2.7497 80
Karbohidrat 64.44964 64.44964 Karbohidrat 64.449638412 0.931 80
K2CO3 483.3723 483.3723 K2CO3 483.37228809 1.3443 80
Total 56.89982 56.89982 Total 56.899823627 0.90576167 80
Err:509 1262.626 1262.626 Total

T aliran H-01 100 C #REF! 155265.191 #REF!


373.15 K #REF! 41864.9768 #REF!
T aliran SR-03 45 C
318.15 K Q yang dilepas 113400.214 #REF!
aliran SR-03
Q (kJ/jam) kg/jam Cp (kJ/kg.K) ΔT Q (kJ/jam)
13636.08306706 Protein 40.79883082 104.6473 4269.487488
40164.5727181 Lemak 432.7332865 1.0224 25 11060.6628
40557.52249726 Abu 184.3724883 2.0875 25 9621.939236
4800.20906894 Karbohidrat 64.44963841 0.8119 25 1308.166536
51983.7893505 K2CO3 483.3722881 1.1847 25 14316.27874
4123.014328144 Total 56.89982363 0.905761667 25 1288.441978
155265.19103 Total 41864.97678
Cooler 4
Masuk Keluar aliran SR-04
Air SR-04 S-03 kg/jam Cp (kJ/kg.K) ΔT
Protein 184.3725 184.3725 Protein 184.3724802 104.6473
Lemak 64.44964 64.44964 Lemak 64.449635565 1.0224 25
Abu 483.3723 483.3723 Abu 483.37226674 2.0875 25
Karbohidrat 56.89982 56.89982 Karbohidrat 56.899821113 0.8119 25
K2CO3 1262.626 1262.626 K2CO3 1262.6263 1.1847 25
Total 1268.971 1268.971 Total 1268.9711558 0.905761667 25
Err:509 0 0 Err:509

T aliran SR-04 45 C #REF! 41864.97678 #REF!


318.15 K #REF! 8693.785587 #REF!
T aliran S-03 22 C
295.15 K Q yang dilepas 33171.1912 #REF!
aliran S-03
Q (kJ/jam) kg/jam Cp (kJ/kg.K) ΔT Q (kJ/jam)
4269.487488 Protein 184.3724802 8.3986 1548.470712
11060.6628 Lemak 64.44963557 0.9634 2 124.1815578
9621.939236 Abu 483.3722667 1.8768 2 1814.38614
1308.166536 Karbohidrat 56.89982111 0.7824 2 89.03684008
14316.27874 K2CO3 1262.6263 1.1163 2 2818.939477
1288.441978 Total 1268.971156 0.905761667 2 2298.770859
41864.97678 Err:509 8693.785587
Cooler 5 aliran H-01
Masuk Keluar kg/jam Cp (kJ/kg.K) ΔT
Air H-01 H-02 Protein 0 334.2273
Protein 0 0 Lemak 0 1.1602 80
Lemak 0 0 Abu 0 2.5629 80
Abu 0 0 Karbohidrat 0 0.931 80
Karbohidrat 0 0 K2CO3 0 1.3443 80
K2CO3 0 0 Total 0 0.905761667 80
Total 0 0 Err:509
Err:509 0 0
#REF! 0 #REF!
T aliran H-01 100 C #REF! 0 #REF!
373.15 K
T aliran H-02 60 C Q yang dilepas 0 #REF!
333.15 K
aliran H-02
Q (kJ/jam) kg/jam Cp (kJ/kg.K) ΔT Q (kJ/jam)
0 Protein 0 167.2069 0
0 Lemak 0 1.0605 40 0
0 Abu 0 2.1121 40 0
0 Karbohidrat 0 0.8375 40 0
0 K2CO3 0 1.2288 40 0
0 Total 0 0.905761667 40 0
0 Err:509 0
Cooler 6 aliran H-02
Masuk Keluar kg/jam Cp (kJ/kg.K) ΔT
Air H-02 T-05 Lemak 0 2.1121 40
Lemak 0 0
Total 0 0 #REF! 0 #REF!
#REF! 0 #REF!
T aliran H-02 60 C
333.15 K Q yang dilepas 0 #REF!
T aliran T-05 45 C
318.15 K
aliran T-05
Q (kJ/jam) kg/jam Cp (kJ/kg.K) ΔT Q (kJ/jam)
0 Lemak 0 1.9619 25 0
Evaporator 1 single effect
Masuk Keluar
(kg/jam) SR-02 H-01 uap air P evaporasi:
Air 521.491023 40.79893859 480.6921 titik didih air pada P evaporasi
Protein 432.73443 432.7344296 0
Lemak 1229.14992 1229.149922 0 titik didih thick liquor
Abu 64.4498087 64.44980866 0
Karbohidrat 483.373565 483.373565 0 boiling point elevation
K2CO3 56.8999739 56.89997393 0
2307.406638 480.6921 entalpi superheated water vapor (Hv) pada
Total 2788.09872
2788.0987227025 interpolasi steam table, T = 100 C:

T aliran SR-02 80 C P1 10
353.15 K P 22.4237
T aliran H-01 100 C P2 50
373.15 K
T ref 20 C panas laten (λ) saturated steam pada 4.5 ba
293.15 K

rate of heat transfer and steam consumption (eq. 16.4, McCabe et al., 1993: 477):

aliran masuk aliran keluar (H-01)


m (kg/jam) Cp (kJ/kg.K) ΔT Q (kJ/jam)
Air 521.491023 4.1729 60 130567.7934 Air
Protein 432.73443 1.0058 60 26114.65736 Protein
Lemak 1229.14992 2.3284 60 171717.1607 Lemak
Abu 64.4498087 0.8797 60 3401.789801 Abu
Karbohidrat 483.373565 3.0283 60 87828.01001 Karbohidrat
K2CO3 56.8999739 0.9058 60 3092.399783 K2CO3
Total 422721.8111 Total

total Q masuk total Q keluar


Q umpan 610192.134 kJ/jam Q umpan 483503.2 kJ/jam
Q steam 1164699.03 kJ/jam Q uap air 1291388 kJ/jam
Q kondensat 0 kJ/jam

1774891.17 1774891

eq. 8.4-6 (Geankoplis, 1993: 497)

total Q masuk total Q keluar


Q umpan 610192.134 kJ/jam Q umpan 483503.2 kJ/jam
Q steam 1507089.5 kJ/jam Q uap air 1291388 kJ/jam
Q kondensat 342390.5 kJ/jam

2117281.64 kJ/jam 2117282 kJ/jam


kadar solid: Cp feed liquor
feed, 80 C 0.812958193 Cp thick liquor
168.1952 mmHg thick liquor, 100 C 0.9823182711
r pada P evaporasi 62.5901 C
335.7401 K entalpi:
100 C feed liquor (Hf) 218.856 kJ/kg
373.15 K thick liquor (H) 209.544 kJ/kg
37.4099 C

rheated water vapor (Hv) pada 100 C, 0.2213 atm:


team table, T = 100 C:

kPa Hv1 2688.13 kJ/kg


kPa Hv 2686.51802 kJ/kg
kPa Hv2 2682.94 kJ/kg

(λ) saturated steam pada 4.5 bar: 2119.75 kJ/kg

q = ms.λs = (mf - m).Hv - mf.Hf. + m.H ms 549.4511298


q 1164699.032 kJ/jam ekonomi 0.87485867

iran keluar (H-01) aliran keluar (uap air)


m (kg/jam) Cp (kJ/kg.K) ΔT Q (kJ/jam) m (kg/jam) 480.692085
40.7989386 4.1933 80 13686.5751 H (kJ/kg) 2686.51802
432.73443 1.0298 80 35650.3932 Q (kJ/jam) 1291387.95
1229.14992 2.5629 80 252015.067
64.4498087 0.931 80 4800.22175 entalpi kondensasi steam pada 4.5 bar
483.373565 3.3029 80 127722.764
56.8999739 0.9058 80 4123.19971 P1 4.4 bar
437998.221 P 4.5 bar
P2 4.6 bar

entalpi steam pada 4.5 bar (interpolasi tabel 11A, coulso

P1 4.4 bar
P 4.5 bar
P2 4.6 bar

steam 549.4511298 kg/jam


3.6476 kJ/kg.K
thick liquor 2.6193 kJ/kg.K

kg/jam

aliran keluar (kondensat)


m (kg/jam) 549.4511
H (kJ/kg) 623.15
Q (kJ/jam) 342390.5

(interpolasi tabel 11A, coulson & richardson,vol. 1 6th ed., 1999: 808)

hs1 619.6 kJ/kg


hs 623.15 kJ/kg
hs2 626.7 kJ/kg

terpolasi tabel 11A, coulson & richardson,vol. 1 6th ed., 1999: 808)

Hs1 2741.9 kJ/kg


Hs 2742.9 kJ/kg
Hs2 2743.9 kJ/kg