Anda di halaman 1dari 14

PENGENALAN ALAT DAN BAHAN LABORATORIUM GENETIKA

MOLEKULER DAN KESELAMATAN KERJA DARI


PENGGUNAAN BAHAN KIMIA

LAPORAN

OLEH:

CITRA APRIANI/160301002
AGROTEKNOLOGI/PEMULIAAN TANAMAN 2016

LABORATORIUM GENETIKA MOLEKULER

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

2019
PENGENALAN ALAT DAN BAHAN LABORATORIUM GENETIKA
MOLEKULER DAN KESELAMATAN KERJA DARI
PENGGUNAAN BAHAN KIMIA

LAPORAN

OLEH:

CITRA APRIANI/160301002
AGROTEKNOLOGI/PEMULIAAN TANAMAN 2016

Laporan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Dapat Memenuhi Komponen Penilaian
di Laboratorium Genetika Molekuler Program Studi Agroteknologi Fakultas
Pertanian Universitas Sumatera Utara

Diketahui Oleh:
Dosen Penanggung Jawab Praktikum,

(Ir. Revandy I.M. Damanik, M.Sc, P.hD)


NIP. 196811191993031003

Diperiksa Oleh:
Asisten Korektor,

(Feber Mediani Zebua)


NIM. 150301006

LABORATORIUM GENETIKA MOLEKULER

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

2019
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT yang mana atas

berkat dan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan ini tepat pada

waktunya.

Adapun judul laporan ini adalah “Pengenalan Alat dan Bahan di

Laboratorium Genetika Molekuler dan Keselamatan Kerja dari Penggunaan

Bahan Kimia” yang merupakan salah satu syarat untuk dapat memenuhi

komponen penilaian di Laboratorium Genetika Molekuler Program Studi

Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan.

Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih

kepada dosen Pengajar Mata Kuliah Genetika Molekuler yaitu

Ir. Revandy I. M. Damanik, M.Sc, P.hD ; Ir. Eva Sartini Bayu, MP ; Diana Sofiah

Hanafiah, SP, MP ; Dr. Khairunisa Lubis, SP., MP serta kepada abang dan

kakak asisten yang telah banyak membantu dalam penyelesaian laporan ini.

Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kata sempurna,

untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dalam

penyelesain laporan ini.

Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih, semoga laporan ini

bermanfaat bagi pihak yang membutuhkan.

Medan, Maret 2019

Penulis
mikrobiologi. Alat-alat laboratorium mempunyai cara dan prinsip kerja yang

berbeda. Setiap pengguna harus mengikuti hal-hal tersebut agar dalam

menggunakan alat-alat laboratorium tidak terjadi kerusakan alat ataupun hal-hal

yang berbahaya (Choudhary, 2008).

Pengenalan alat dibutuhkan agar praktikan dapat memahami fungsi, prinsip

kerja serta aplikasi dari peralatan-peralatan yang ada, sehingga praktikan dapat

menentukan alat yang tepat untuk mendukung praktikum yang akan dilakukan.

Peralatan yang akan dibahas untuk praktikum pengenalan alat biologi molekuler

diantaranya Mikropipet, Sentrifuga, Spektrofotometer, Elektroforesis,

Transiluminator UV, Thermocycler. Mikropipet digunakan untuk mengambil

cairan dalam satuan mikroliter (µL). Sentrifuga digunakan untuk fraksinasi atau

pemisahan beberpa komponen berdasarkan berat molekulnya. Spektrofotometer

digunakan untuk mengukur kuantitas dan kemurnian DNA, baik DNA rantai

ganda maupun tunggal, pada panjang gelombang tertentu (Yulita, 2012).

Tujuan Praktikum

Adapun tujuan dari praktikum ini adalah untuk mengetahui dan mengenal

fungsi dan cara kerja alat dan bahan yang ada di Laboratorium Genetika

Molekuler serta mengetahui SOP yang ditetapkan di Laboratorium Genetika

Molekuler.

Kegunaan Penulisan

Adapun kegunaan penulisan ini adalah sebagai salah satu syarat untuk

dapat memenuhi komponen penilaian di Laboratorium Genetika Molekuler

program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara,

Medan dan sebagai sumber informasi bagi pihak yang membutuhkan.


BAHAN DAN METODE

Waktu Dan Tempat Praktikum

Adapun praktikum ini dilaksanakan pada hari rabu, 27 februari 2019 pukul

13.00 WIB sampai dengan selesai di laboratorium Genetika Molekuler Program

Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Alat dan Bahan Praktikum

Adapun alat yang digunakan adalah thermocycler digunakan untuk

memperbanyak segmen DNA melalui Polymerase Chain Reaction (PCR),

elektroforesis untuk menghantarkan arus listrik, mikropipet digunakan untuk

memindahkan cairan dalam jumlah kecil secara akurat, gel doc transiluminator

digunakan untuk mendokumentasikan hasil elektroforesis, spektrofotometer

digunakan untuk mengukur kuantitas dan kemurnian DNA, Sentrifugator

digunakan untuk memutar sampel dengan kecepatan tinggi berukuran molekuler,

Tabung Nitrogen Cair digunakan sebagai tabung atau wadah nitrogen cair, tube

putih digunakan untuk dipasangkan dengan mikropipet yang memiliki kapasitas

volume 20-200 mikroliter dengan tingkat ketelitian hingga 0,1 mikroliter.

Adapun bahan yang digunakan adalah nitrogen cair digunakan untuk

menguapkan cairan pada bahan, buffer TE digunakan sebagai bahan

mengencerkan DNA side, Buffer TAE digunakan sebagai bahan untuk

melancarkan listrik saat elektroforesis, CTAB digunakan sebagai bahan untuk

melisiskan membran sel dan membran fosfolid bliayer, dan PVPP digunakan

sebagai bahan untuk mencegah terjadinya browning, Agaros sebagai bahan

pemadat saat elektroforesis.


Prosedur Praktikum

1. Digambar/ difoto masing-masing alat dan bahan yang digunakan

2. Dikenali masing-masing bagian dan fungsi dari alat dan bahan yang

digunakan

3. Dilaporkan hasil yang di dapat dalam praktikum tersebut.


HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil

Alat di Laboratorium Genetika Molekuler

Gambar Nama Alat Kegunaan

Sentrifugator Untuk memutar sampel


dengan kecepatan tinggi
berukuran molekuler
sehingga molekul DNA
yang berukuran lebih
besar akan mengendap
dibawah
Tabung Nitrogen Cair Digunakan sebagai

tabung atau wadah

nitrogen cair

Gel Doc Transiluminator Digunakan untuk

mendokumentasikan hasil

elektroforesis

Tube Putih digunakan untuk

dipasangkan dengan

mikropipet yang

memiliki kapasitas

volume 20-200 mikroliter

dengan tingkat ketelitian

hingga 0,1 mikroliter


Spektrofotometer Digunakan untuk

mengukur kuantitas DNA

dan kemurnian nya.

PCR Hood Digunakan untuk tempat

inokulasi pada pengujian

dan melakukan pekerjaan

dalam pembuatan larutan.

Rak Blue Tipe Digunakan sebagai

tempat atau rak dari blue

tipe.

Power Suplly Digunakan untuk

menghantar kan listrik

Ultra Low Temperature Digunakan sebagai

Freezer tempat menyimpan

larutan
Mortar Danalu menghancurkan suatu

bahan atau sample seperti

daun, akar, seedling, biji,

dan lain-lain, untuk

tujuan isolasi DNA,

RNA, atau protein

Thermocycler Digunakan untuk

memperbanyak segmen

DNA melalui polymerase

chain reaction (PCR)

Chamber Well Digunkan untuk sebagai

alat elektroforesis dan

mmenvisualisasikan

genetic pada agar.

Vortex Digunakan untuk

mencampurkan bahan

yang sudah dihancurkan

dengan mortaspestle dan

larutan buffer agar

homogen.
Sisir Chamber Well Untuk membuat sumur

pada agar.

Sample Distruptor Digunakan untuk

mencampurkan sampel.

Mikropipet Digunakan untuk

memindahkan cairan

dalam jumlah kecil secara

akurat

Bahan di Laboratorium Genetika Molekuler

Gambar Nama Bahan Kegunaan

EDTA menginaktivasi enzim

yang dapat

mendenaturasi DNA

yang diisolasi

Buffer Tae Digunakan sebagai bahan

untuk melancarkan listrik

saat elektroforesis
Agarose Digunakan sebagai bahan

pengawet saat

eletroforesis

Buffer TE Digunakan sebagai bahan

untuk mengencerkan

DNA side

CTAB Digunakan sebagai bahan

untuk untuk melisiskan

membran sel dan

membran fosfolipid

bilayer

PVPP Digunakan sebagai bahan

untuk mencegah

terjadinya browning

Loading dye Sebagai pemberat saat uji

kualitas, agar tidak keluar

dari sumuran.
Primer Untuk menentukan

berapa banyak daerah

DNA untuk melakukan

proses amplikasi DNA

sehingga menghasilkan

banyak segmen DNA

Go Tag Green Master Untuk menggandakan

Mix DNA dan amplifikasi

efisien templat DNA oleh

PCR.
KESIMPULAN

1. Genetika molekuler merupakan cabang ilmu biologi yang berbasi molekuler

yang mempelajari di tingkat gen.

2. Peralatan yang akan dibahas untuk praktikum pengenalan alat biologi

molekuler diantaranya Mikropipet, Sentrifuga, Spektrofotometer,

Elektroforesis, Transiluminator UV, Thermocycler, Mikropipet.

3. Prinsip kerja spektrofotometer adalah bila cahaya (monokromatik maupun

campuran) jatuh pada suatu medium homogen, sebagian dari sinar masuk

akan dipantulkan, sebagian diserap dalam medium itu, dan sisanya

diteruskan.

4. 2-mercaptoethanol befungsi untuk menghilangkan kandungan senyawa

polifenol dalam sel tumbuhan. 2-mercaptoethanol dapat menghilangkan

polifenol dalam sel tanaman

5. Alat yang digunakan dalam proses PCR (Polymerase Chain Reaction) ini

adalah thermocycler.
DAFTAR PUSTAKA

Barahima, A. 2011. Prinsip Dasar Teknik Kultur Jaringan. Alfabeta. Bandung.

Biotechnology Laboratorium. 2002. University Of California Dav-IS. California.

Cheesbrough, Monica. 2005. District Laboratory Practice in Tropical


Countries, ed.vol.2. Cambridge: Cambridge University Press

Choudhary. 2008. Keselamatan dan Keamanan di Laboratorium. Yudistira.


Jakarta.

Daisy, Ami. 2004. Nama fungsi dan cara kerja alat alat laboratorium
mikrobiologi. Penerbit Kanisius: Yogyakarta

Endang. 2011. Penuntun Praktikum Kultur Jaringan. UNJA. Jambi.

Hafsah. 2009. mikrobiologi umum. Makassar

John dan Rachmawati. 2011.Chemistry 3A. Erlangga. Jakarta

Klug, W. S. & M. R. Cummings. 1994. Concepts of genetics. 4th ed. Prentice


Hall. Englewood cliffs: xvi + 779 hlm

Lodish. 2005. Molecular Cell Biology. New York : Scientific American Books

Sandra, E. 2011. Modul Praktikum Bioteknologi Pertanian. Universitas Brawiaya,


Malang.

Stansfield, W.D., Colome, J.S., Cano, R.J. 2006. Scaum’s easy outline Biologi
Molekuler dan Sel. Jakarta: Erlangga.

Sudarmadji, Slamet, Haryono, Bambang, dan Suhardi. 1997. Prosedur Analisa


untuk Bahan Makanan dan Pertanian. Liberty. Yogyakarta

Sugiyarto, L. 2008. Pengenalan Laboratorium Kultur Jaringan Tumbuhan,


Pembuatan Media dan Metode Sterilisasi. FMIPA Universitas Negeri
Yogyakarta, Yogyakarta.

Suryo. 2002. Genetika. UGM Press. Yogyakarta.

Universitas Halu Oleo. 2017.Profil dan Pengembangan Laboratorium Biologi.


FMIPA.Universitas Halu Oleo.

Yulita. 2012. Pengenalan Alat Laboratorium Bioteknologi. FP UNHAS.


Semarang.