Anda di halaman 1dari 41

OVERVIEW KEGIATAN LITBANG

TEKNOLOGI
PREFABRICATED VERTICAL DRAIN
(PVD)
PUSJATAN (2015 – 2019)

DISEMINASI
BALAI GEOTEKNIK JALAN
SEPTEMBER 2016
Diseminasi
teknologi
Penelitian dan
Arah Litbang pengembangan
PVD di material
Pengkinian alami
Pusjatan saat pedoman- buatan
ini pedoman teknis
perencanaan Indonesia
dan (lokal)
pelaksanaan sebagai bahan
PVD pembentuk PVD
Panduan Geoteknik Buku 4 Pedoman (Pd T-13-2004-A),
(Pt T-10-2002-B), Desain dan Desain dan Konstruksi Pita
Konstruksi Timbunan Jalan di Drain Vertikal Prefabrikasi
Atas Tanah Lunak (PDVP) (Depkimpraswil,
(Depkimpraswil, 2002) 2004).

Membahas singkat penyalir


vertikal (penamaan PVD di
dalam buku ini) dimulai dari
Acuan perencanaan, kapan
dibutuhkan penggunaan PVD,
Masih menggabungkan
perencanaan dan pelaksanaan
teknis metode dan prosedur PVD
pemasangan, penggunaan
untuk PVD selimut pasir serta contoh
penggunaan.

Sudah harus dikinikan, Masih menggunakan acuan


FHWA (1986)
mengingat tahun
penyusunan sudah lebih Sudah harus dikinikan,
mengingat tahun penyusunan
dari 5 tahun sudah lebih dari 5 tahun
Kegiatan • Kajian PVD bermaterial polimer
Litbang •

Kajian awal PVD bermaterial alami
Kajian sifat-sifat PVD untuk uji laboratorium
Pusjatan 2015 • Kajian awal spesifikasi PVD untuk perencanaan

terkait PVD
• Pengkinian acuan teknis PVD
• Kajian lanjutan PVD bermaterial alami
2016

• Penyusunan naskah ilmiah kajian kinerja PVD lokal berbasis material alami
• Pembuatan model fisik skala laboratorium PVD lokal berbasis material alami.
2017

• Pembuatan prototipe (model fisik uji coba skala lapangan, trial scale) penerapan
PVD lokal berbasis material alami
2018 • Penyusunan acuan teknis dan spesifikasi PVD lokal berbasis material alami

• Monitoring kinerja model fisik uji coba skala lapangan (trial scale)
• Paten produk PVD lokal alami
2019 • Modul perencanaan dan pelaksanaan PVD lokal alami
KARAKTERISTIK PVD

PERKEMBANGAN DAN APLIKASI


TEKNOLOGI PVD

PENGKINIAN ACUAN TEKNIS


PERENCANAAN &PELAKSANAAN PVD

KAJIAN PARAMETER PENENTU


SPESIFIKASI PVD

PERKEMBANGAN PVD LOKAL BERBAHAN


ALAMI
G R O U N D
I M P R O V E M E N T
T E C H N O L O G Y
 Prefabricated Vertical Drain (PVD) = teknologi geosintetik
komposit yang terdiri dari material inti yang dibungkus oleh
material filter.

Inti

KARAKTERISTIK Filter
PVD

Menangani
permasalahan timbunan
jalan di atas tanah lunak
dengan mempercepat
FUNGSI PVD proses konsolidasi
tanah lunak sehingga
timbunan akan stabil
dan cepat mengalami
penurunan
 Permintaan penggunaan teknologi PVD di Indonesia sangat
besar karena daerah tanah lunak di Indonesia mencakup 10 juta
hektar atau sekitar 10% dari luas daratan Indonesia

Latar
Belakang

KEUNGGULAN PVD
• memiliki daya saing ekonomis
• dapat dikombinasikan dengan teknologi perbaikan tanah lain,
terutama karena gangguan pada massa tanah lebih kecil
dibandingkan dengan drain pasir
• proses instalasinya lebih cepat dan sederhana.
Pelabuhan

Reklamasi

Pembangunan jalan & jalan tol


LINGKUP
APLIKASI PVD Timbunan uji

Dam improvement

Stadion

Perumahan
Beberapa
dokumentasi
aplikasi
teknologi PVD
dalam hal
perbaikan
tanah

Dokumentasi: Teknindo Geosistem


Unggul
Beberapa
dokumentasi
aplikasi
teknologi PVD
dalam hal
perbaikan
tanah

Dokumentasi: Teknindo Geosistem


Unggul
Pengkinian
Acuan Teknis
Perencanaan
dan
Pelaksanaan
2015 - 2016
ACUAN PARAMETER
PERENCANAAN
NORMATIF PERENCANAAN

• Penambahan • Pemilihan • Kapasitas aliran tidak


acuan, dengan parameter kritis hanya
acuan tahun terkini penentu spesifikasi dipertimbangkan pada
kondisi lurus
(BS EN 15237- • Pengklasifikasian
Kajian butir- 2007) parameter untuk
• Deformasi saat PVD
tertekuk/terlipat
butir • Revisi acuan Inti, Selimut Filter sangat mempengaruhi
perencanaan standar-standar atau Komposit kinerja
yang perlu pengujian tahun • Efektifitas konstruksi
yang lama tambahan saat
dikinikan dari menggunakan vacuum
Pd- T-13-2004- preloading
A • Nilai minimum dalam
spesifikasi
mempertimbangkan
aplikasi di tanah lunak
Indonesia
• PVD buatan Indonesia
berbasis material
alami, perlu.
PENAMBAHAN PERALATAN TAHAPAN
AHS PEMASANGAN PEMASANGAN

• Disesuaikan dengan • Detailing mandrel, • Melengkapi tahap-


Kajian butir- spesifikasi khusus anchor plate, tahap pemasangan
butir PVD peralatan • Pemasangan di
pelaksanaan • Tidak merujuk penyambungan PVD tanah lunak
yang perlu kepada satu produk • Detailing Sand • Metode
atau merk tertentu blanket filling pemasangan mobile
dikinikan dari sebagai drainase
pd t-13-2004-A • Pemantauan bersifat
horizontal online dengan data
• Jika dipasang logger
bersama PHD, • Pemasangan dengan
koneksinya vacuum preloading
bagaimana?
 SIFAT-SIFAT PVD
UNTUK UJI
LABORATORIUM
PARAMETER
PENENTU
SPESIFIKASI
 PARAMETER
PENENTU
SPESIFIKASI
 Sehubungan dengan material PVD, Kimpraswil
(2004) menyebutkan bahwa sifat PVD yang
diperlukan adalah:
 Kapasitas pengaliran air (discharge capacity)
 Disebutkan pada Kimpraswil (2004) bahwa umumnya persyaratan
minium kapasitas aliran air vertikal adalah 100 m3/tahun (3.500
Kajian sifat- ft3/tahun) yang diukur dalam kondisi gradien dari suatu drain
terkekang akibat tegangan horizontal efektif maksimum di
sifat dan lapangan.
 Karakteristik filter (selimut drainase)
pengujian  Karakteristik penting dari sifat ini adalah daya tahan terhadap
laboratorium potensi pelekatan atau penyumbatan yang terjadi pada selimut
disebabkan oleh pergerakan butiran halus dari tanah remolded
PVD (akibat PDVP diinstal ke dalam tanah).
 Karakteristik permeabilitas selimut yang ditentukan
oleh parameter permitivitas filter.
 Kekuatan, fleksibilitas, dan daya tahan (keawetan)
material.
 Rekomendasi pengujian indeks dan
kinerja menurut ASTM D6917 (ASTM,
2011)

Jenis Uji PDVP (Geokomposit) Filter


Kajian Uji Indeks - Gramasi (ASTM D5261) - Permitivitas (ASTM D4491)
sifat-sifat - Kuat grab (ASTM D4632) - Permeabilitas (ASTM D4491)

dan - Kapasitas pengaliran, - Ukuran pori-pori (ASTM D4751)


transmisivitas (ASTM D4716) - Abrasi (ASTM D4886)
pengujian - Kompresi (ASTM D6364) - Kuat tusuk statis (ASTM D6241)

laboratoriu - Kuat jahitan (ASTM D4884) - Trap tear (ASTM D4533)

m PVD Uji Kinerja - Kapasitas pengaliran,


-
-
Mullen burst (ASTM D3786)
Permittivity under load (ASTM D5493)
transmisivitas (ASTM D4716) - Clogging Potential by Gradient Ratio
- Daya tahan kimia (ASTM Practice (ASTM D5101)
D5322 / Practice D6389) - Hydraulic Conductivity Ratio (ASTM
- Durabilitas (ASTM Guide D5819) D5567)
Kompilasi rentang nilai parameter PVD
Item Metode uji Satuan Rentang nilai
Komposit
1. Sifat fisik (Pysical properties)
- Jenis polimer - PP/PET -
- Lebar ASTM D 3774, ISO 0505 mm 100 ± 5
- Tebal ASTM D 5199, ISO 9863 mm 2,5 - 5,0

2. Sifat mekanik dan hidraulik


Kajian sifat- (Mechanical & hidraulic
properties)
sifat dan - Kuat tarik ASTM D 4595, ISO 10319 N ≥ 1500
- Kuat tarik pada regangan ≤10% ASTM D 4595, ISO 10319 ≥ 1300
pengujian - Kapasitas pengaliran pada ASTM D 4716
N
≥ 1 x 10
-6

laboratorium kondisi lurus dan tertekuk


PVD Filter
- Kuat tarik ASTM D4595, ISO 10319 kN/m ≥4
- Kuat grab ASTM D4632 N ≥ 350
- Kuat tusuk ASTM D4833, ISO 12236 N ≥ 100
- Kuat sobek ASTM D4533 N ≥ 100
- Ukuran bukaan pori, O95 ASTM D 4751, ISO 12956 µm 50 - 90
-4
- Permeabilitas ASTM D4491 m/s ≥ 1 x 10

Dimensi
Panjang gulungan - m 200 - 320
Kajian PARAMETER KRITIS UNTUK PERENCANAAN
(merujuk ke BS EN 15237-2007)
Sifat Rekomendasi frekuensi pengujian Standar uji
Selimut filter:
Ketebalan 25.000 m2 EN 9863-1
Massa per satuan luas 25.000 m2 EN 9864
Ukuran bukaan pori 200.000 m2 EN 12956
Velocity index 200.000 m2 EN 11058
Kuat tarik arah memanjang 200.000 m2 RSNI 2 ASTM D 4595 (EN ISO 10319).

Kuat tarik arah melintang 200.000 m2 RSNI 2 ASTM D 4595 (EN ISO 10319).

PVD (komposit)
Lebar dan tebal 25.000 m2 EN 9863-1
Massa per satuan luas 25.000 m2 EN 9864
Kuat tarik arah memanjang 100.000 m RSNI 2 ASTM D 4595 (EN ISO 10319).

Elongasi saat kuat tarik maksimum 100.000 m RSNI 2 ASTM D 4595 (EN ISO 10319).

Kapasitas pengaliran saat lurus 500.000 m EN ISO 12958


Kapasitas pengaliran saat tertekuk 500.000 m EN ISO 12958

Kuat tarik sambungan selimut filter 100.000 m EN ISO 10321

Ketahanan (durabilitas) 500.000 m EN ISO 13252


Spesifikasi Selimut Filter
Spesifikasi PVD (komposit)

spesifikasi
 BS EN 15237:2007 sudah membedakan spesifikasi untuk material filter
 Parameter-parameter kritis yang disyaratkan untuk perencanaan:
kapasitas pengaliran dan karakteristik filtrasi, seperti ukuran bukaan pori
filter dan permeabilitas
 Kapasitas pengaliran disyaratkan pada saat PVD lurus dan terdeformasi
(tertekuk, melengkung atau terlipat) pada saat pemasangan dan saat PVD
kontak dengan tanah
 Tidak ditetapkan secara khusus spesifikasi PVD untuk perencanaan dan
pelaksanaan seperti spesifikasi pada umumnya, kecuali nilai-nilai yang
disyaratkan pada Tabel 2-5 dan Tabel 2-6
 Diberikan suatu petunjuk tingkat kewajiban (degree of obligation) pasal-
pasal di dalamnya. Kategori pasal yang diberikan adalah bersifat
Spesifikas Persyaratan (Requirement, REQ), Rekomendasi (Recommendation, REC),
i dalam BS Diperbolehkan (Permission, PER) dan Ditetapkan atau harus dilaksanakan
(Statement, ST)
EN
15237:2007  Kesimpulan hasil pengkajian:
 Kapasitas pengaliran dan filtrasi merupakan parameter
paling kritis dalam perencanaan
 Kapasitas pengaliran harus disyaratkan di dalam
spesifikasi dan diuji pula pada kondisi PVD terdeformasi
(tekuk, lengkung, lipat)
 Untuk mengetahui kinerja secara keseluruhan, PVD tidak
hanya diuji sebagai satu kesatuan komposit, selimut filter
PVD perlu diuji kinerjanya secara terpisah.
Rencana litbang
selanjutnya
Pengembangan alat uji kapasitas pengaliran untuk
kondisi PVD saat terdeformasi
Prinsip pengujian: Simulasi
kondisi tanah yang
mempengaruhi PVD dengan
penggunaan membran di
dalam sel air bertekanan

BS EN 15237-2007 Kapasitas aliran air diuji pada


kondisi PVD lurus dan
tertekuk.

Hasil penelitian Dijkastra & Bodamer, 2014

Alat untuk menekuk PVD dari Dutch Guidelines


BRL1120

Mempertimbangkan kondisi tanah di lokasi pemasangan yang bervariasi terutama di area


tanah lunak, maka perlu dipertimbangkan pengujian kapasitas pengaliran pada kondisi
PVD terdeformasi (tekuk, lengkung, terlipat) akibat penurunan konsolidasi yang besar.
Referensi: Effect of deformation of prefabricated vertical drains on discharge
capacity (Tran-Nguyen & T.B Edil, 2010)
Tujuan: mengembangkan PVD lokal (buatan Indonesia) berbasis material
Rencana alami yang mampu mengatasi deformasi (tekuk, lipat, lengkung) saat
Pengembangan Model pemasangan di tanah sangat lunak
fisik skala laboratorium Test apparatus: self-developed consolidation cell apparatus pada prinsipnya
untuk Pengujian PVD merupakan PVD-soil device yang berbentuk silinder berukuran besar dari
alumunium, diberi piezometer dan LVDT untuk mengukur vertical
lokal (buatan displacement, pneumatic air cylinders (untuk pemberian beban), reservoir
Indonesia) berbasis atas-bawah untuk ukur discharge capacity
material alami Metode: PVD dikelilingi oleh tanah di dalam silinder, diukur kapasitas
pengaliran PVD yang terdeformasi secara alami saat dikonsolidasikan.
Kelebihan: dapat lebih tepat memodelkan kondisi aktual lapangan

Kekurangan: pengujiannya time consuming (± 4 – 5 minggu), perakitan alat uji


rumit
Hipotesis: apakah persyaratan kapasitas pengaliran 100 m3/th (FHWA, 1986)
berlaku sama untuk PVD berbasis material alami pada kondisi terdeformasi?
Luaran:
 Consolidation test apparatus (PVD-tanah) – self-developed
 Kapasitas pengaliran PVD lokal berbasis material alami pada kondisi terdeformasi
dengan gradien hidraulik yang bervariasi dan persentase reduksi kapasitas pengaliran
saat PVD terdeformasi
 Faktor-faktor yang mempengaruhi kapasitas pengaliran PVD lokal berbasis material
alami (gradien hidraulik, persentase penurunan konsolidasi, kekakuan PVD, jenis tanah)
untuk memberikan rekomendasi persyaratan kinerja PVD berbasis material alami untuk
Spesifikasi Bina Marga
KAJIAN KINERJA PVD LOKAL (BUATAN INDONESIA)
BERBASIS MATERIAL ALAMI
 Tahun 2016, telah dilaksanakan pertemuan dengan salah satu
produsen produk PVD buatan Indonesia, untuk menjalin
kemungkinan kerjasama dalam hal penelitian dan
pengembangan produk PVD buatan Indonesia yang berbasis
material alami.
 KEUNGGULAN Produk PVD alami:
 Mudah terurai (biodegradable)
Potensi  Lokasi bekas pemasangan PVD dapat cepat dikeruk
kerjasama kembali dan difungsikan untuk konstruksi yang lain,
pengembangan contoh aplikasi: Jepang
 Menyerap tenaga kerja karena sebagian proses
produk PVD pembuatan dikerjakan manual
berbasis KENDALA yang dijumpai produsen PVD alami di Indonesia:
material alami  Sulit bersaing dengan PVD plastik atau polimer karena
harga lebih tinggi
 Harga tinggi karena: bahan pembuat selimut filter (serat
tanaman jute) masih diimpor
 Proses pengolahan membutuhkan banyak tenaga kerja,
sehingga biaya produksi besar
Potensi
kerjasama Bersifat lebih mudah terurai di
dalam tanah, dengan waktu urai
pengembangan kurang lebih 1 tahun; Inti dari
serabut kelapa. Harga jual 2 kali
produk PVD PVD polimer karena material
berbasis selimut filter diimpor

material alami
Terbuat dari bahan sintetik
polietilena lokal yang
dipress ulang (repunched)
sehingga harganya lebih
murah dibandingkan PVD
1, namun waktu urai lebih
lama karena ada unsur
material sintetiknya. Inti
dari serabut kelapa.
 Akibat sifat materialnya, bahaya tertekuknya PVD (kinking) dapat
dihindari karena walaupun tertekuk, air tetap dapat teralirkan
dari pori-pori material PVD
 Potensi pengembangan produk:
Penggunaan kombinasi material sintetik dengan alami
Potensi untuk menekan biaya produksi sehingga produk yang
dihasilkan memenuhi kriteria: lebih baik, lebih murah dan
kerjasama lebih cepat serta kontinuitas bahan baku yang dapat
pengembangan diprediksi
produk PVD  Jika memanfaatkan serabut kelapa, perlunya dipertimbangkan:
berbasis Pemanfaatan bahan limbah sabut kelapa yang dihasilkan dari
pengolahan serabut kelapa sebagai produk PVD (coco peat)
material alami
PENGUJIAN KAPASITAS PENGALIRAN PVD BERBASIS MATERIAL ALAMI DI
LABORATORIUM GEOSINTETIK, PUSJATAN

Tim litbang melakukan pengujian PVD berbahan dasar serabut kelapa dan serat jute untuk diuji kinerja di
laboratorium
Kode uji: PVD 1 & PVD 2

Pengujian PVD 1
Benda uji disiapkan oleh dalam bentuk sudah terpotong dengan lebar 95 mm, panjang 400 mm dan tebal 15
mm sebanyak 3 buah
Pengujian kapasitas aliran mengacu pada EN ISO 12958
Pemberian tegangan normal: 20 kPa, 100 kPa, 200 kPa
Gradien hidraulik: 0,1 dan 1,0
Alir mengalir dari luar contoh uji, atau terjadi kebocoran pada alas karet yang menjepit contoh uji
Inidikasi awal: contoh uji yang tebal dengan ukuran inti serabut kelapa yang tidak homogeny
Alas karet (gambar 4-4) berhasil mengatasi kebocoran, dan contoh dapat diuji.
Pengujian PVD 2
Benda uji disiapkan oleh dalam bentuk sudah terpotong dengan lebar 95 mm,
panjang 400 mm dan tebal 15 mm sebanyak 5 buah
Pengujian kapasitas aliran mengacu pada EN ISO 12958
Pemberian tegangan normal: 20 kPa, 100 kPa, 200 kPa
Gradien hidraulik: 0,1 dan 1,0
Jumlah air yang ditampung dalam interval waktu tertentu adalah minimal 0,5
liter.
Meskipun berasal dari satu gulungan yang sama, ketiga contoh uji PVD 2
Pengujian secara visual tidak tampak homogen, terutama pada posisi dan ukuran inti
kapasitas PVD sehingga bacaan pengukuran volume air cukup fluktuatif.
pengaliran PVD
berbasis
material alami
HASIL UJI PVD 1 (GONI-JUTE) VS PVD 2 (SINTETIK PE - JUTE)

 Pada tegangan normal maksimum sebesar


200 kPa dan gradien hidraulik maksimum
sebesar 1, diperoleh hasil uji sebesar 1,78 x
10-5 m3/detik per meter lebar atau sama
dengan 17,8 ml/det
 Pada tegangan normal terkecil yaitu 20 kPa
dan gradien hidraulik 0,1 diperoleh hasil uji
sebesar 8,12 x 10-5 m3/detik per meter lebar
atau sama dengan 81,2 ml/det.

Kesimpulan:
 Jika dibandingkan dengan PVD 2, maka
PVD 1 dengan selimut filter dari serabut
kelapa dan inti dari serat tanaman jute
memberikan kapasitas pengaliran yang
lebih tinggi daripada PVD 2 dengan selimut
filter dari bahan sintetik polietilena (PE)
repunched.
HASIL UJI PVD 1 (GONI-JUTE) VS PVD 2 (SINTETIK PE - JUTE)
DAN PVD POLIMER (LITBANG 2015)

 Diperoleh pola peningkatan kapasitas


pengaliran yang sesuai antara PVD
polimer dan PVD alami
 Pada pemberian tegangan normal yang
sama, kapasitas pengaliran PVD polimer
mencapai 10 kali lebih besar daripada
PVD alami. Pada pemberian tegangan
normal sama yaitu 100 kPa, kapasitas
pengaliran PVD polimer 1134 m//det,
PVD 1 sebesar 133,6 ml/det dan PVD 2
sebesar 121,3 ml/det.
Kesimpulan sementara hasil pengujian
 Masih diperlukan pengujian lanjutan terhadap masing-
masing komponen PVD yaitu inti dan selimut filter untuk
mengetahui komponen yang berkontribusi lebih besar
terhadap nilai kapasitas pengaliran pada saat diberikan
tegangan yang sama.
Pengujian
kapasitas  Apabila selimut filter PVD yang lebih berpengaruh, maka
untuk kegiatan litbang selanjutnya (TA 2017, sesuai
pengaliran PVD roadmap kegiatan) perlu dipertimbangkan pengkajian
berbasis material selimut filter yang paling efektif memperbesar
material alami kapasitas pengaliran PVD.
 Demikian halnya jika inti PVD yang lebih berpengaruh,
maka perlu dipertimbangkan pengkajian lanjutan untuk
memperoleh material inti PVD berbahan alami yang paling
efektif.
Informasi
lainnya
Pemanfaatan jute
dan sabut kelapa
Hasil kajian pustaka Pusjatan
Jute
Origin: Bangladesh & India
Pemanfaatan sabut kelapa
Korea
COCO MESH SOIL BIOENGINEERING: Teknik
rekayasa pemulihan tanah yang alami,
di tepi sungai atau tepi pantai;
reklamasi bekas tambang berbatu

COCO MESH ATAU


COIR GEOTEKXTILE

•Coir Roll / Sabut Gulungan


•Sabut Blok
•Sabut Bantal
•Kasur Sabut
COCO MESH
•Cocosheet
•Cocomesh / Coir Geotextile / Cocon

PRODUKSI COCO MESH

COIR MAT, BANYAK DIPAKAI


DI KOREA

COCO PEAT
 Nama : Cocomesh, Coconet (Indonesia), Coir Net,
Coir Roll (Korea), Coir Geotextile (India, Inggris)

 Fungsi : Cocomesh berfungsi sebagai media


tumbuh tanaman, sangat cocok untuk reklamasi
COCOMESH bekas tambang, atau pantai, penguatan tebing,
pencegah erosi, penguatan tanah, penguatan jalur
(sumber: rumahsabut.com)
sepanjang rel kereta, penguatan tebing jalan atau
jembatan.
 Penggunaan : diletakkan di areal bekas tambang
atau pantai dengan cara dipatok sisi-sisinya.

Sekian dan
terimakasih
Balai Geoteknik Jalan
PUSJATAN
2016

Dokumentasi: https://www.layfieldgroup.com/