Anda di halaman 1dari 20

RINGKASAN LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH

KABUPATEN BANDUNG BARAT TAHUN 2015

I. PENDAHULUAN
Penyampaian ringkasan laporan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah ini
merupakan kewajiban konstitusional Kepala Daerah berdasarkan Pasal 69 ayat 1 dan pasal
72 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, yang menyebutkan
bahwa salah satu kewajiban Kepala Daerah adalah menyampaikan ringkasan Laporan
Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) kepada masyarakat.
Ringkasan LPPD yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat ini
merupakan informasi LPPD sesuai pasal 27 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun
2007, dengan maksud untuk menginformasikan kemajuan dan kinerja penyelenggaraan
pemerintahan daerah selama tahun 2015 kepada masyarakat, sebagai perwujudan adanya
transparansi dan akuntabilitas.

II. GAMBARAN UMUM KABUPATEN BANDUNG BARAT


1.Kondisi Geografis dan Demografis
Kabupaten Bandung Barat secara geografis terletak diantara koordinat 107° 1,10'
sampai dengan 107° 4,40' Bujur Timur dan 6° 3,73′ sampai dengan 7o 1,031′ Lintang
Selatan, dengan luas wilayah 1.305,77 km2 yang terbagi atas 16 wilayah kecamatan,165
desa.Berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten
Bandung Barat, jumlah penduduk Kabupaten Bandung Barat pada Tahun 2015 sebesar
1.592.705 jiwa.
Batas-batas wilayah administrasi Kabupaten Bandung Barat adalah sebagai berikut:
Batas Utara : - Kabupaten Cianjur (Kec. Cikalong Kulon)
- Kabupaten Purwakarta (Kec. Maniis, Darangdan, Bojong
dan Kec. Wanayasa)
- Kabupaten Subang (Kec. Sagalaherang, Jalan Cagak dan
Kec. Cisalak)
Batas Timur : - Kabupaten Bandung (Kec. Cilengkrang, Cimenyan,
Margaasih dan Kec. Soreang)
- Kota Bandung (Kec. Cidadap, dan Sukasari)
- Kota Cimahi (Kec. Cimahi Utara, Tengah dan Selatan)
Batas Selatan : - Kabupaten Bandung (Kec. Ciwidey dan Rancabali)
- Kabupaten Cianjur (Kec. Pagelaran)
Batas Barat : - Kabupaten Cianjur (Kec. Campaka, Cibeber,
Bojongpicung, Ciranjang dan Kec. Mande)
Peta Administratif Kabupaten Bandung Barat

2.Perkembangan Indikator Makro Kabupaten Bandung Barat


Capaian Indikator Makro Pembangunan Kabupaten Bandung Barat Tahun 2014-
2015 dapat terlihat pada tabel berikut ini :
TABEL
CAPAIAN INDIKATOR MAKRO PEMBANGUNAN KABUPATEN BANDUNG BARAT TAHUN 2013-2014
NO INDIKATOR SATUAN TAHUN
2014 2015
1 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Poin 74,92 75,35
a. Indek Kesehatan Poin 73,88 73,93
b. Indek Pendidikan Poin 85,81 85,97
c. Indek Daya Beli Poin 65,07 66,16
2 Produk Domestik Regional Bruto
PDRB perkapita
a. adh berlaku Rp 17.046.865 18,529,243.03
b. adh konstan Rp 6.271.665 6,520,538.72
3. Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) % 5,68 5,22
Sumber: Indikator Makro Ekonomi, BPS Kab. Bandung Barat Tahun 2015
3. Kondisi Kepegawaian Kabupaten Bandung Barat

TABEL
REKAPITULASI PNS PEMERINTAH KABUPATEN BANDUNG BARAT BERDASARKAN GOLONGAN TAHUN 2015

GOL/RUANG JUMLAH
PEGAWAI
NO UNIT ORGANISASI IV III II I PER SKPD
a b c d a b C d a B c D a b c D
1 2 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 20
1 Sekretariat Daerah 9 12 6 36 27 8 15 12 7 5 5 142
2 Sekretariat DPRD 2 4 4 7 3 12 1 4 2 2 41
3 Sekretariat KORPRI 1 1 1 2 1 2 7
4 Sekretariat KPU 2 1 3 6
5 Inspektorat 7 6 1 7 11 2 7 1 2 44
6 Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air dan Pertambangan 6 1 2 16 10 9 24 6 7 4 12 3 13 113
7 Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang 7 1 1 8 14 10 6 12 15 3 2 15 13 8 115
8 Dinas Kebudayaan dan Pariwisata 6 2 5 8 6 2 2 1 1 33
9 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil 5 1 1 3 2 3 7 8 2 2 34
10 Dinas Kesehatan 13 4 2 78 189 132 115 11 20 79 150 1 795
11 Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah 5 4 19 36 10 11 2 9 9 5 110
12 Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga 3827 747 12 1 751 833 392 245 169 112 172 46 13 3 7323
13 Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika 5 1 1 14 8 4 11 5 10 2 4 1 66
14 Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM 4 1 1 21 12 8 15 19 18 9 2 6 8 11 1 136
15 Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan 15 10 1 3 20 10 22 3 8 92
16 Dinas Peternakan dan Perikanan 8 1 1 4 14 6 11 1 2 1 7 1 57
17 Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi 6 3 2 13 4 15 4 1 2 50
18 Badan Kepegawaian Daerah 5 4 14 8 4 7 1 2 1 46
19 Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa 6 1 3 5 3 6 2 2 3 31
GOL/RUANG JUMLAH
PEGAWAI
NO UNIT ORGANISASI IV III II I PER SKPD
a b c d a b C d a B c D a b c D
1 2 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 20
20 Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB 21 2 5 13 46 1 1 89
21 Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu 2 1 4 8 5 5 1 2 1 29
22 Badan Penanggulangan Bencana Daerah 6 1 5 1 3 5 4 1 26
23 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 4 2 1 2 14 10 5 1 3 42
24 Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat 1 1 5 4 3 3 1 2 20
25 Kantor Ketahanan Pangan 1 1 3 7 2 1 15
26 Kantor Lingkungan Hidup 1 1 2 9 2 5 2 22
27 Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah 1 1 6 3 1 12
28 Satuan Polisi Pamong Praja 2 1 2 4 4 2 2 1 1 1 20
29 Kecamatan Batujajar 1 1 1 1 5 3 2 3 2 19
30 Kecamatan Cihampelas 1 1 2 1 4 5 4 4 2 1 25
31 Kecamatan Cikalongwetan 1 1 2 2 1 5 4 3 1 20
32 Kecamatan Cililin 1 1 3 2 3 2 6 1 1 20
33 Kecamatan Cipatat 1 1 2 2 4 3 7 5 1 26
34 Kecamatan Cipeundeuy 2 1 2 2 2 2 2 6 2 21
35 Kecamatan Cipongkor 1 4 1 5 3 2 16
36 Kecamatan Cisarua 2 1 3 4 3 3 4 4 3 27
37 Kecamatan Gununghalu 1 1 1 2 2 5 4 3 2 1 22
38 Kecamatan Lembang 1 1 3 4 2 5 3 7 5 1 1 1 34
39 Kecamatan Ngamprah 1 1 2 2 6 4 6 2 24
40 Kecamatan Padalarang 2 1 2 2 3 2 1 5 3 1 22
41 Kecamatan Parongpong 2 1 6 4 3 2 4 1 23
42 Kecamatan Rongga 1 1 3 2 4 1 1 3 16
43 Kecamatan Saguling 2 1 1 3 4 1 1 1 14
GOL/RUANG JUMLAH
PEGAWAI
NO UNIT ORGANISASI IV III II I PER SKPD
a b c d a b C d a B c D a b c D
1 2 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 20
44 Kecamatan Sindangkerta 1 2 2 5 3 3 1 17
JUMLAH PEGAWAI PER GOLONGAN/RUANG 3999 822 32 1 1023 1321 694 658 313 283 341 254 35 26 46 14 9862
Sumber: Badan Kepegawaian Daerah 2015
III. RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD)
A. Visi
Kebijakan operasional di Kabupaten Bandung Barat tidak terlepas dari Visi Bupati dan
Wakil Bupati Bandung Barat “Bandung Barat Cermat “MEWUJUDKAN
MASYARAKAT YANG CERDAS, RASIONAL, MAJU, AGAMIS DAN SEHAT
BERBASIS PADA PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN POTENSI
WIALAYAH”. Sebagaimana yang dirumuskan pada Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bandung Barat Tahun 2013-2018.

B. Misi
Adapun penjabaran dari Visi tersebut, telah dirumuskan 6 (enam) Misi , yaitu:
1. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui kualitas birokrasi dalam
melayani masyarakat.
2. Meningkatkan kualitas pelayanan prima dalam bidang pendidikan dan kesehatan
yang terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.
3. Meningkatkan kemandirian dan daya saing ekonomi masyarakat, untuk
optimalisasi penyerapan tenaga kerja dan penanggulangan kemiskinan.
4. Memantapkan pengelolaan prasarana dan sarana, sumber daya alam dan
lingkungan hidup melalui pembangunan berkelanjutan.
5. Meningkatan kesalehan dan modal sosial berdasarkan nilai agama dan kearifan
budaya lokal.
6. Meningkatkan pemberdayaan pemerintahan dan masyarakat desa.

C. Strategi dan Arah Kebijakan Daerah


Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menetapkan 14 (empat belas) strategi
pembangunan sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Daerah (RPJMD), yaitu:
1. Perluasan akses dan mutu pelayanan pendidikan, kesehatan yang terjangkau
masyarakat
2. Perbaikan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan dan jembatan
3. Peningkatan kualitas kinerja birokrasi
4. Peningkatan kapasitas manajemen pemerintahan (professional, efisien, efektif dan
akuntabel)
5. Intensifikasi dan ektensifikasi PAD
6. Pengembangan kawasan pertanian tanaman pangan dan hortikultura serta
agroindustri
7. Peningkatan daya beli masyarakat, daya saing UMKM, koperasi dan ekonomi
kreatif
8. Peningkatan keterampilan kerja
9. Peningkatan penyediaan infrasturktur lainnya seperti jaringan listrik, air bersih, dan
penyehatan lingkungan pemukiman, irigasi dan perhubungan
10.Peningkatan sarana prasarana pendukung investasi dan pengembangan
pariwisata serta pelestarian budaya local
11.Pengurangan resiko bencana dan pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan
12.Peningkatan kapasitas kecamatan dan pemberdayaan desa
13.Peningkatan partisipasi aktif masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan
14.Peningkatan Kerukunan Antar Umat Beragama serta peran forum warga dan
Pemerintah Daerah.

Secara garis besar,arah kebijakan pembangunan Kabupaten Bandung Barat periode


Tahun 2013-2018 adalah sebagai berikut:
1. Arah kebijakan dalam rangka meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang
tercermin dari meningkatnya cakupan dan kualitas pelayanan pendidikan dan
kesehatan secara merata;
2. Arah kebijakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas yang
tercermin dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan pemerataan
pendapatan;
3. Arah kebujakan untuk memperkuat dimensi pembangunan yang harmonis,
kerukunan dan berkeadilan termasuk pengurangan kesenjangan pendapatan,
pengurangan ketimpangan pembangunan antar daerah;
4. Arah kebijakan untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dengan
penerapan prinsip-prinsip antara lain: keterbukaan, akuntabilitas, efektivitas dan
efisiensi, penegakan supremasi hukum, berkeadilan, dan partispiatif.

D. Prioritas Daerah
Dari isu strategis serta dengan mengacu pada arah pembangunan baik nasional
maupun provinsi, maka disusun 11 prioritas pembangunan dan program yang
mendukung, yaitu sebagai berikut:
1. Peningkatan Kualitas Aparatur Pemerintahan
2. Peningkatan KualitasPenyelenggaraan Pendidikan
3. Peningkatan Aksesibilitas dan Kualitas Pelayanan Kesehatan
4. Peningkatan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat
5. Pembangunan Infrastruktur Wilayah
6. Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemberdayaan Ekonomi
Kerakyatan
7. Pemanfaatan Sumber Daya ALam Serta Pengembangan Agrowisata dan
Agroindustri Berwawasan Lingkungan
8. Pengentasan Kemiskinan
9. Pemberdayaan Masyarakat Desa
10.Penanganan Bencana dan Pengendalian Lingkungan Hidup
11.Pembangunan Sarana dan Prasarana Pemerintahan

IV. PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN


A. URUSAN WAJIB
TOTAL REALISASI NAMA SKPD
NO URUSAN WAJIB %
BELANJA BELANJA PELAKSANA
- Dinas
Pendidikan,
Pemuda dan
Olah Raga
1 Pendidikan 944,090,119,220.00 85,1283,677,814.00
90.17 - Kantor
Perpustakaan
dan Arsip
Daerah
2 Kesehatan - Dinas Kesehatan

247,605,161,467.00 177,527,037,173.00 71.70


TOTAL REALISASI NAMA SKPD
NO URUSAN WAJIB %
BELANJA BELANJA PELAKSANA

- Kantor
Lingkungan
23,066,712,708.00 97.51
Hidup
3 Lingkungan Hidup 22,491,851,989.00
- Dinas Cipta
Karya dan Tata
Ruang
- Dinas Bina
Marga dan
Pengairan
4 Pekerjaan Umum 192,007,828,509.00 134,933,449,018.00 70.27 - Dinas Cipta
Karya dan Tata
Ruang
- Kecamatan
- Dinas Cipta
Karya dan Tata
5 Penataan Ruang
2,216,650,150.00 2,181,730,450.00 98.42 Ruang

- Badan
Perencanaan
Perencanaan 95.62
6 10,872,473,166.00 10,396,201,944.00 Pembangunan
Pembangunan
Daerah

- Dinas Cipta
Karya dan Tata
89.40
Ruang
7 Perumahan 174,643,919,655.00 156,128,178,554.00
- Badan
Penanggulangan
Bencana Daerah
- Dinas
Pendidikan,
Pemuda dan
Kepemudaan dan 90.10
19,469,283,800.00 17,542,079,966.00 Olahraga
8 Olahraga
- Sekretariat
Dewan Pengurus
KORPRI
- Badan
Penanaman
96.06
Modal dan
9 Penanaman Modal 6,361,249,964.00 6,110,686,082.00
Pelayanan
Perizinan
Terpadu
- Dinas
Koperasi dan Perindustrian,
10 Usaha Kecil dan 3,090,988,588.00 2,549,165,647.00 82.47 Perdagangan
Menengah dan KUMKM

- Dinas
Kependudukan
Kependudukan 90.07
11 9,484,191,307.00 8,542,143,010.00 dan Pencatatan
dan Capil
Sipil

- Dinas Sosial,
Tenaga Kerja
12 Sosial 10,272,445,827.00 9,948,305,167.00 96.84 dan Transmigrasi

- Kantor
Ketahanan 3,396,853,887.00 3,310,114,627.00 97.45
13 Ketahanan
Pangan
Pangan
TOTAL REALISASI NAMA SKPD
NO URUSAN WAJIB %
BELANJA BELANJA PELAKSANA
- Badan
Pemberdayaan
Pemberdayaan
Perempuan dan 10,926,784,040.00 98.06
14 11,143,383,546.00 Perempuan dan
Perlindungan
Keluarga
Anak
Berencana
- Badan
99.46
Pemberdayaan
KB dan Keluarga 6,407,627,150.00 6,372,923,350.00 Perempuan dan
15
Sejahtera Keluarga
Berencana

- Dinas
Perhubungan
17,506,677,997.00 16,961,669,419.00
16 Perhubungan 96.89

- Dinas
4,720,957,200.00 4,661,406,600.00 98.74 Perhubungan
Komunikasi dan
17 - Sekretariat
Informatika
Daerah

- Satuan Polisi
Pamong Praja
- Kantor
Kesbangpol 20,756,538,406.00 96.91
18 21,417,991,968.00 Kesbangpol
Dalam Negeri
- Badan
Penanggulangan
Bencana Daerah
- Dinas Cipta
Karya dan Tata
Ruang
- Sekretariat
Daerah
- Sekretariat
DPRD
- Inspektorat
Otonomi Daerah,
- Dinas
Pemerintahan
Pendapatan,
Umum,
Pengelolaan
Administrasi 93.76
19 522,241,435,722.29 489,642,166,249.00 Keuangan
Keuangan Daerah,
Daerah
Perangkat Daerah,
- Badan
Kepegawaian dan
Kepegawaian
Persandian
Daerah
- Badan
Penanggulangan
Bencana Daerah
- Sekretariat
Dewan Pengurus
KORPRI
- Kecamatan
- Badan
Pemberdayaan
Masyarakat dan
Pemberdayaan Pemerintahan
20 Masyarakat dan 9,045,185,543.00 8,767,324,983.00 96.93 Desa
Desa - Dinas Cipta
Karya dan Tata
Ruang
- Kecamatan
TOTAL REALISASI NAMA SKPD
NO URUSAN WAJIB %
BELANJA BELANJA PELAKSANA
- Dinas Sosial,
Tenaga Kerja
21 Ketenagakerjaan 6,418,024,382.00 6,082,802,400.00 94.78 dan Transmigrasi

- Sekretariat
Daerah
22 Pertanahan
253,986,950.00 253,986,950.00 100

- Dinas
Kebudayaan dan
Pariwisata
6,563,628,657.00 96.80
- Badan
23 Kebudayaan 6,780,490,177.00
Pemberdayaan
Masyarakat dan
Pemerintahan
Desa
- Kantor
Perpustakaan
dan Arsip Daerah
24 Kearsipan 95.92
476,531,900.00 457,077,900.00

- Kantor
Perpustakaan
94.53 dan Arsip Daerah
25 Perpustakaan 2,424,216,005.00 2,291,669,929.00

2,256,401,002,288. 1,977,668,133,824.
TOTAL BELANJA 87.65
29 00
URUSAN WAJIB

B. URUSAN PILIHAN

TOTAL REALISASI NAMA SKPD


NO URUSAN PILIHAN %
BELANJA BELANJA PELAKSANA
-Dinas Peternakan
84.78
Kelautan dan 3,313,029,050.00 dan Perikanan
1 3,907,613,800.00
Perikanan

-Dinas Pertanian,
60,427,256,189.00 57,425,794,431.00 95.03 Perkebunan dan
2 Pertanian Kehutanan
-Dinas Peternakan
dan Perikanan

3,907,613,800.00 3,313,029,050.00 84.78 -Dinas Pertanian,


3 Kehutanan Perkebunan dan
Kehutanan

4 Energi dan Sumber 5,982,926,950.00 5,692,475,250.00 95.15 -Dinas Bina Marga,


Daya Mineral SUmber Daya Air
dan
TOTAL REALISASI NAMA SKPD
NO URUSAN PILIHAN %
BELANJA BELANJA PELAKSANA

Pertambangan

-Dinas Kebudayaan
dan Pariwisata
5 Pariwisata 3,060,484,500.00 2,883,802,356.00 94.23

-Dinas Perindustrian,
Perdagangan dan
6 Industri 96.32 KUMKM
13,693,855,496.00 13,189,374,129.00

-Dinas Perindustrian,
Perdagangan dan
87.11 KUMKM
7 Perdagangan 16,080,012,540.00 14,006,634,577.00

-Dinas Sosial,
Tenaga Kerja dan
95.71 Transmigrasi
8 Ketransmigrasian 318,321,000.00 304,680,000.00

TOTAL BELANJA
106,354,158,389.0
URUSAN PILIHAN 99,689,800,417.00
93.73
0

TOTAL BELANJA
2,362,755,160,677. 2,077,357,934,241,
URUSAN WAJIB 29 00 87.92
DAN PLIHAN
V. TUGAS PEMBANTUAN

SUMBER ALOKASI CAPAIAN


NO PROGRAM SKPD PELAKSANA
BIAYA Rp. PROGRAM
Program Peningkatan Produksi, APBN 11.819.265.000 94,97% Dinas Pertanian, Perkebunan dan
Kehutanan
Produktivitas dan Mutu Tanaman

1 Pangan ; Program Peningkatan


Produksi Produktifitas Hortikultura
Ramah Lingkungan.

Program Pemenuhan Pangan asal APBN 6.742.600.000 86,20% Dinas Peternakan dan Perikanan
ternak dan Agribisnis Peternakan
2
Rakyat;

Program Bina Gizi dan Kesehatan APBN 4.018.363.000 100% Dinas Kesehatan
3 Ibu dan Anak

4 Program Pembinaan dan APBN 3.260 000.000 100% Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang
Pengembangan Infrastruktur
Permukiman
VI. URUSAN BERSAMA

Program dan Kegiatan yang Diterima dan Pelaksanaannya

ALOKASI CAPAIAN
NO PROGRAM SKPD PELAKSANA
Rp. PROGRAM
1 Program Pembinaan dan 2.782.500.00 100% Dinas Cipta Karya dan
Pengembangan Infrastruktur 0 Tata Ruang
Pemukiman
2 Program Pemberdayaan Masyarakat 5.891.610.00 100% Badan Pemberdayaan
dan Pemerintahan Desa 0 Masyarakat dan
Pemerintahan Desa

VII. TUGAS UMUM PEMERINTAHAN

A. Kerjasama Antar Daerah


1.Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dengan
Pemerintah kota Cimahi tentang Kerjasama Regional Pengembangan Sistem
Penyediaan Air Minum, Nomor 690/MoU.1-DCKTR/2015 tanggal 10 Maret 2015.
2.Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kabupaten Cianjur dengan Pemerintah
Kabupaten Bandung Barat tentang Kerjasama Antar Daerah Dalam Pelayanan
Publik, Nomor 100/MoU.11-Tapem/2015 tanggal 4 Desember 2015.

B. Kerjasama Daerah Dengan Pihak Ketiga


1.Nota Kesepahaman antara Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat
dengan Bupati Bandung Barat dan Rektor Universitas Padjadjaran tentang Klaster
Agribisnis Sayuran, Nomor 520/MoU.10-Distanbunhut/2015 tanggal 20 Oktober 2015;
2.Nota Kesepahaman antara PT. Pos Indonesia (PERSERO) Kantor Regional V Jabar
dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tentang pemanfaatan layanan jasa
pos dan giro, Nomor: 415.4/MoU.2-DPPKAD/2015 tanggal 24 April 2015;
3.Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dengan BPJS
Kesehatan Cabang Utama Bandung tentang kerjasama pelayanan jaminan
pemeliharaan kesehatan di Kabupaten Bandung Barat, Nomor: 440/MoU.06-
Dinkes/2015, tanggal 12 Agustus 2015;
4.Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dengan Badan
Penyelenggaraan Jaminan Sosial Kesehatan Cabang Utama Bandung tentang
penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Bandung Barat,
Nomor: 560/MoU.12-Dinsosnakertans/2015, tanggal 4 Desember 2015;
5.Nota Kesepakatan Bersama antara Universitas Indonesia dengan Pemerintah
Kabupaten Bandung Barat tentang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada
Masyarakat, Nomor: 074/MoU.13-BAPPEDA/2015, tanggal 4 Desember 2015;
6.Nota Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dengan
UNIKOM tentang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat,
Nomor: 074/MoU.14-BAPPEDA/2015, tanggal 4 Desember 2015;
7.Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dengan RSUD
Soreang Kabupaten Bandung tentang pelayanan kesehatan rujukan bagi peserta
kartu cermat bidang kesehatan diluar quota penerima bantuan iuran jaminan
kesehatan nasional Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2016, Nomor:
440/MoU.15-DINKES/2015, tanggal 30 Desember 2015;
8.Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dengan RSUD
Lembang Kabupaten Bandung Barat tentang pelayanan kesehatan rujukan bagi
peserta kartu cermat bidang kesehatan diluar quota penerima bantuan iuran jaminan
kesehatan nasional Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2016, Nomor:
440/MoU.16-DINKES/2015, tanggal 30 Desember 2015;
9.Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dengan Rumah
Sakit Tk. II.03.05.01 Dustira Kota Cimahi tentang pelayanan kesehatan rujukan bagi
peserta kartu cermat bidang kesehatan diluar quota penerima bantuan iuran jaminan
kesehatan nasional Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2016, Nomor:
440/MoU.17-DINKES/2015, tanggal 30 Desember 2015;
10. Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dengan
pusat mata nasional rumah sakit mata cicendo tentang pelayanan kesehatan rujukan
bagi peserta kartu cermat bidang kesehatan diluar quota penerima bantuan iuran
jaminan kesehatan nasional Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2016,
Nomor: 440/MoU.18-DINKES/2015, tanggal 30 Desember 2015;
11. Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dengan
BBKPM Bandung tentang pelayanan kesehatan rujukan bagi peserta kartu cermat
bidang kesehatan diluar quota penerima bantuan iuran jaminan kesehatan nasional
Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2016, Nomor: 440/MoU.19-
DINKES/2015, tanggal 30 Desember 2015;
12. Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dengan
Rumah sakit Paru H.A. Rotinsulu Bandung tentang pelayanan kesehatan rujukan
bagi peserta kartu cermat bidang kesehatan diluar quota penerima bantuan iuran
jaminan kesehatan nasional Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2016,
Nomor: 440/MoU.20-DINKES/2015, tanggal 30 Desember 2015;
13. Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dengan
Rumah sakit umum Cibabat Kota Cimahi tentang pelayanan kesehatan rujukan bagi
peserta kartu cermat bidang kesehatan diluar quota penerima bantuan iuran jaminan
kesehatan nasional Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2016, Nomor:
440/MoU.21-DINKES/2015, tanggal 30 Desember 2015;
14. Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dengan
Rumah sakit jiwa Provinsi Jawa Barat tentang pelayanan kesehatan rujukan bagi
peserta kartu cermat bidang kesehatan diluar quota penerima bantuan iuran jaminan
kesehatan nasional Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2016, Nomor:
440/MoU.22-DINKES/2015, tanggal 30 Desember 2015;
15. Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dengan
Rsud Cililin Kabupaten Bandung Barat tentang pelayanan kesehatan rujukan bagi
peserta kartu cermat bidang kesehatan diluar quota penerima bantuan iuran jaminan
kesehatan nasional Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2016, Nomor:
440/MoU.23-DINKES/2015, tanggal 30 Desember 2015;
16. Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dengan
Rumah sakit umum pusat Dokter Hasan Sadikin Bandung tentang pelayanan
kesehatan rujukan bagi peserta kartu cermat bidang kesehatan diluar quota penerima
bantuan iuran jaminan kesehatan nasional Kabupaten Bandung Barat Tahun
Anggaran 2016, Nomor: 440/MoU.24-DINKES/2015, tanggal 30 Desember 2015.

C. Koordinasi Dengan Instansi Vertikal Di Daerah


Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat
tentang Urusan Bersama untuk penanggulangan kemiskinan pada program
pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa kegiatan peningkatan pelayanan
sosial dasar melalui program nasional pemberdayaan masyarakat generasi sehat dan
sehat Nomor: 414.2/Perj.1-BPMPD/2015, tanggal 27 Juli 2015.

D. Pembinaan Batas Wilayah


Kegiatan Penataan batas daerah sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam
Negeri Nomor 76 Tahun 2012 tentang Pedoman Penegasan Batas Daerah perlu
memperhatikan aspek yuridis, administrasi dan geografis dimana dalam pelaksanaannya
dilakukan melalui proses kesepakatan antara daerah yang berbatasan sehingga kegiatan
penataan batas daerah yang dilakukan oleh Kabupaten/Kota dapat dirasakan
manfaatnya oleh daerah-daerah yang saling berbatasan. Pada tahun anggaran 2015,
dalam hal pembinaan batas wilayah Kabupaten Bandung Barat melaksanakan kegiatan
Fasilitasi Percepatan Penyelesaian Tapal Batas Wilayah Administrasi Antar Daerah yang
dilaksanakan oleh Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah.
Realisasi Kegiatan Fasilitasi Percepatan Penyelesaian Tapal Batas Wilayah
Admninistrasi Antar Daerah adalah terlaksananya verifikasi 7 Pilar, Penegasan batas
wilayah kabupaten Bandung Barat dengan Kota Cimahi yaitu:
- Desa Ciwaruga Kecamatan Parongpong dengan Kelurahan Isola Kecamatan
Sukasari
- Desa Cihideung Kecamatan Parongpong dengan Kelurahan Geger Kalong
Kecamatan Sukasari
- Desa GudangKahuripan Kecamatan Lembang dengan Kelurahan Isola Kecamatan
Sukasari
- Desa GudangKahuripan Kecamatan Lembang dengan Kelurahan Cimbuleuit
Kecamatan Cidadap
- Desa Wangunsari Kecamatan Lembang dengan Kelurahan Dago Kecamatan
Coblong
- Desa Wangunsari Kecamatan Lembang dengan Kelurahan Hegarmanah
Kecamatan Cidadap
- Desa Pagerwangi Kecamatan Lembang dengan Cimbuleuit Kecamatan Cidadap

E. Pencegahan dan Penanggulangan Bencana


Jenis bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Bandung Barat selama kurun waktu
tahun 2015 adalah sebagai berikut:
a. Kebakaran, terjadi sebanyak 109 kali di 15 Kecamatan.
b. Longsor, terjadi sebanyak 63 kali di 13 Kecamatan.
c. Puting Beliung, terjadi 19 kali di 7 kecamatan.
d. Banjir bandang, terjadi sebanyak 5 kali di 5 Kecamatan.
e. Retakan tanah, terjadi sebanyak satu kali di Kecamatan Cipongkor.
f. Pergerakan tanah, terjadi 2 kali di Kecamatan Cipatat.
g. Pergeseran tanah, terjadi sebanyak satu kali di Kecamatan Cipatat.

Anggaran yang tersedia dalam rangka pencegahan dan penanggulangan bencana di


wilayah Kabupaten Bandung Barat bersumber dari APBD terbagi kedalam beberapa
SKPD, dengan rincian sebagai berikut:
1.Pada Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dilaksanakan Kegiatan
Penanganan Masalah-masalah Strategis yang Menyangkut Tanggap Cepat Darurat
dan Kejadian Luar Biasa.
2.Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), terdapat beberapa kegiatan,
yaitu:
- Pelatihan Simulasi Penanganan Tanggap Darurat Bencana
- Desa Siaga Bencana
- Fasilitasi Sekolah Siaga Bencana (SSBen)
- Penyelengaraan Posko Pengendalian Bencana
- Pelayanan Kebutuhan Dasar Masyarakat Korban Bencana pada Masa Tanggap
Darurat
- Fasilitasi dan Koordinasi Pelaksanaan Perbaikan Lingkungan
- Pelatihan Penaksiran Kerugian Akibat Bencana Alam
3) Pada Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air dan Pertambangan, dilaksanakan
Kegiatan Penyebaran Peta Daerah Rawan Bencana Alam Geologi melalui
Penyusunan Peta Kerentanan Gerakan Tanah di Desa Mukapayung Kecaman Cililin
dan Cara Penanggulangan Bencana di wilayah Kab. Bandung Barat.
4) Anggaran pada pos belanja Biaya Tak Terduga.

F. Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum


Selama kurun waktu tahun 2015 di Kabupaten Bandung Barat telah terjadi
beberapa jenis gangguan terhadap ketentraman dan ketertiban umum, diantaranya:
a. Pelanggaran ijin usaha
b. Penyalahgunaan fasilitas umum
c. Peredaran minuman keras
d. Prostitusi
e. Unjuk rasa

Satuan Kerja Perangkat Daerah yang menangani ketentraman dan ketertiban umum
adalah Satuan Polisi Pamong Praja.
VIII. PRESTASI
Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah terhadap kinerja
penyelenggaraan Pemerintahan Daerah berdasarkan LPPD Kabupaten Bandung Barat
Tahun 2014 menunjukkan kategori dengan prestasi Sangat Tinggi.
Atas dukungan semua pihak, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah
mendapatkan penghargaan dari berbagai bidang pembangunan . Penghargaan ini
tentunya merupakan hasil bersama-sama DPRD Kabupaten Bandung Barat dan seluruh
masyarakat Bandung Barat.

Penghargaan yang diterima selama Tahun 2015 terdiri dari:


1. Penghargaan 99 Top Inovasi Pelayanan Publik melalui Kegiatan PIK Remaja Formasi
Kab. Bandung Barat Tingkat Nasional;
2. Lomba Kelompok UPPKS dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) di Bogor
a.n Kelompok UPPKS Kenanga;
3. Penghargaan Tingkat Nasional dari Presiden RI, Satyalencana Kebaktian Sosial
untuk Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial Kabupaten Bandung Barat
dan Ketua Umum Ikatan Pekerja Sosial Bandung Barat pada HKSN Tk Nasional Di
Kupang NTT;
4. KBB sebagai Pembina Kabupaten terbaik kedua , Kategori Peningkatan Kapasitas
Masyarakat Desa dari KEMENDES, Pembangunan Daerah Tertinggal dan
Transmigrasi Republik Indonesia (Anugerah Desa Membangun Indonesia);
5. KBB sebagai Pemda yang peduli Penegakan nilai-nilai HAM dari KEMENKUMHAM;
6. Juara III Tingkat Provinsi Lomba Kelompok BKB dalam rangka Hari Keluarga
Nasional (Harganas) di Bogor;
7. 1st Award, The Best Stand For Program and Material AITIS 2015;
8. 3rd Award The Best Stand For Designd AITIS 2015;
9. Penghargaan dari Gubernur Jawa Barat kepada P2WKSS Desa Bojongsalam
Kecamatan Rongga;
10. Pos Daya Tingkat Nasional;
11. Juara Harapan II Tk Provinsi Lomba Duta Remaja Putri a.n Riska Nurmala;
12. Juara II Tingkat ProvinsiLomba Kelompok KB Pria a.n Sauyunan;
13. Juara III Tk Provinsi Lomba Motivator KB Pria a.n Prio Sasongko;
14. Juara Harapan II Tk Provinsi Lomba Pengelola KB Pria a.n Ati Nuryati (TPD Kec.
Cililin);
15. Juara 1 Festival Musik Kolaborasi, Etnis IX Tingkat Provinsi Jawa Barat;
16. Penyaji Teater Terbaik I Pasanggiri Tari, Musik dan Teater BKPP Wilayah Priangan II;
17. Penyaji Tari Terbaik III Pasanggiri Tari, Musik dan Teater BKPP Wilayah Priangan II;
18. Penyaji MusikTerbaik II Pasanggiri Tari, Musik dan Teater BKPP Wilayah Priangan II;
19. Juara Harapan Satu Lomba Tekhnologi Tepat Guna ke-5 Tingkat Provinsi Jawa
Barat;
20. Penghargaan Anugerah Revitalisasi Posyandu Tahun 2015 kepada Bupati Bandung
Barat dari Gubernur Jawa Barat;
21. Juara Posyandu Tingkat Provinsi Jawa Barat;
22. LPSE KBB memenuhi standar LPSE 2014, Standar Pengorganisasian Layanan dari
LKPP;
23. LPSE KBB memenuhi standar LPSE 2014, Standar Pengelolaan Anggaran Layanan;
24. Juara Jambore SATPOL PP tingkat Provinsi;
25. Juara I tim Bulu Tangkis Puteri Beregu pada Pekan Olahraga Pemerintah Daerah
(PORPEMDA) Jawa Barat;
26. Juara I Golf Perorangan pada Pekan Olahraga Pemerintah Daerah (PORPEMDA)
Jawa Barat;
27. Juara III Tim Tarumpah Panjang Puteri pada Pekan Olahraga Pemerintah Daerah
(PORPEMDA) Jawa Barat;
28. Juara III Tim Hadang Puteri pada Pekan Olahraga Pemerintah Daerah (PORPEMDA)
Jawa Barat;
29. Juara III Tim Teknis Meja Putera Beregu pada Pekan Olahraga Pemerintah Daerah
(PORPEMDA) Jawa Barat.
IX. PENUTUP
Demikian Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2015
untuk diketahui oleh masyarakat. Informasi secara lengkap dapat dilihat pada website
www.bandungbaratkab.go.id. Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan masukan, saran,
dan tanggapan guna peningkatan penyelenggaraan pemerintahan kedepan, dapat
menyampaikan melalui Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah atau Bappeda
Kabupaten Bandung Barat, Jl. Raya Padalarang – Cisarua KM.2 Kecamatan Ngamprah.