Anda di halaman 1dari 36

LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI

NILAI-NILAI DASAR PROFESI ASN


PADA KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS SOEKARNO - HATTA

OPTIMASI PENGARSIPAN MANIFEST PENUMPANG SEBAGAI BAHAN


LAPORAN KEBERANGKATAN DAN KEDATANGAN PENUMPANG DI
TEMPAT PEMERIKSAAN IMIGRASI

Disusun Sebagai Prasyarat Memenuhi Kelulusan


Pada Latihan Dasar CPNS Golongan III

Disusun oleh:
NAMA : RESKA SETIAWAN, S.E
NIP : 198612012017121001
JABATAN : ANALIS KEIMIGRASIAN PERTAMA
UNIT KERJA : KANIM KELAS 1 KHUSUS
SOEKARNO-HATTA
MENTOR/ATASAN : NYOMAN ASTA B, A.Ms Im, S.H, M.Si.
COACH : SUGIANTO, A. KS., MP

BADAN PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA HUKUM DAN HAM
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III KANWIL DKI JAKARTA
2018
LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI


NILAI-NILAI DASAR PROFESI ASN
KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS SOEKARNO – HATTA

OLEH :
RESKA SETIAWAN, S.E
Peserta Latihan Dasar CPNS Golongan III
NIP. 198612012017121001

Telah diseminarkan pada tanggal 23 Oktober 2018


Di Kantor Wilayah Hukum dan HAM DKI Jakarta

COACH, MENTOR,

(SUGIANTO, A.KS, MP) (NYOMAN ASTA B., A.Md Im, S.H, M.Si.)
NIP. 196610091989101001 NIP. 198702182006041001

PENGUJI, An. Kepala Badan Pengembangan


Sumber Daya Manusia
Hukum dan HAM,
Kepala Bidang Evaluasi ,

(SUWANDI, S.H, M.H) (___________________)


NIP. 195610051980121001 NIP.

i
KATA PENGANTAR

Segala Puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas hidayah-Nya sehingga
penulis mampu menyelesaikan pelaksanaan aktualisasi yang telah dilaksanakan di
tempat penulis bertugas yakni di bidang Darinsuk Unit B 3 Kanim Soekarno-Hatta.
Penyusunan Laporan Aktualisasi ini sebagai syarat untuk melakukan aktualisasi nilai-
nilai dasar Aparatur Sipil Negara pada Pendidikan dan Latihan (DIKLAT) Latsar
Golongan III Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia DKI
Jakarta
Penyusunan Laporan Aktualisasi oleh penulis tidak terlepas dari bantuan dan
bimbingan dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan
terimakasih kepada :
1. Allah SWT atas segala berkat dan rahmat-Nya.
2. Bapak Sugianto, A.KS., MP selaku Coach yang telah banyak membimbing,
membagi ilmu dan pengalamannya dalam penyusunan laporan ini
3. Bapak Nyoman Asta Brata, A.Md. Im, S.H, M.Si selaku Mentor yang telah
banyak membimbing, mengarahkan, memberi ide dan masukan dalam
penyusunan laporan ini.
4. Seluruh rekan-rekan peserta Diklat Latsar Golongan III Tahun 2018, n atas
kerjasamanya selama masa pendidikan latsar
Menyadari laporan aktualisasi tidak terlepas dari kekurangan, maka penulis
mengharapkan kritik dan saran demi perbaikan agar laporan aktualisasi ini nantinya
dapat memberi manfaat dalam bidang pekerjaan dan penerapannya di lapangan serta
mampu dikembangkan lebih lanjut.

Jakarta, 23 Oktober 2018

Reska Setiawan
NIP. 198612012017121001

ii
DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN ..................................................................... i


KATA PENGANTAR ............................................................................. ii
DAFTAR ISI........................................................................................... iii

BAB I PENDAHULUAN..................................................................... 1
A. Latar Belakang. ...................................................................... 1
B. Tujuan dan Manfaat . ............................................................ 4
C. Ruang Lingkup Aktualisasi. .................................................. 4
D. Data Diri. ................................................................................ 5
BAB II DESKRIPSI ORGANISISASI. ................................................ 6
A. Profil Organisasi dan Dasar Hukum. .................................... 6
B. Visi dan Misi Organisasi. ....................................................... 7
C. Struktur Organisasi................................................................ 8
D. Unit Tempat Peserta Bekerja ................................................. 8
BAB III TINJAUAN PUSTAKA DAN CORE ISU ............................. 9
A. Konsepsi Habituasi ................................................................. 9
B. Nilai-Nilai Dasar Aneka ......................................................... 9
C. Identifikasi Isu dan Problem Solving..................................... 11
D. Analisa Dampak ..................................................................... 14
BAB IV AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR ASN ......................... 15
A. Rencana Kegiatan Aktualisasi ............................................... 15
B. Realisasi dan Capaian Kegiatan Aktualisasi ......................... 20
BAB V PENUTUP .................................................................................. 29
A. Kesimpulan ............................................................................. 29
B. Saran ....................................................................................... 29
DAFTAR PUSTAKA ............................................................................. 30
DAFTAR LAMPIRAN ALAT BUKTI.................................................. 31

iii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dalam rangka pelaksanaan cita-cita bangsa dan mewujudkan tujuan negara
sebagaimana tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945 perlu dibangun karakter Aparatur Sipil Negara
yang memiliki integritas, profesional, netral dan bebas dari intervensi politik,
bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mampu
menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat dan mampu menjalankan
peran sebagai unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Maka, dibentuklah
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.
Dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014, Aparatur Sipil Negara atau
yang disingkat ASN adalah profesi bagi pegawai negeri sipil dan pegawai
pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada instansi pemerintah. ASN
berfungsi sebagai perencana, sebagai pelaksana sekaligus sebagai pengawas dan
pengendali dalam pelaksanaan pembangunan bangsa. ASN melaksanakan
kebijakan publik yang dibuat oleh pejabat pembina kepegawaian sesuai dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku, memberikan pelayanan publik
yang profesional dan berkualitas serta adil agar tercipta persatuan dan kesatuan.
Persepsi masyarakat pada saat ini terhadap kualitas pelayanan ASN masih
belum memuaskan dan terkesan memiliki alur pelayanan yang berbelit, prosedur
yang kurang jelas bahkan tidak jarang terkesan mempersulit masyarakat awam.
Kondisi demikian menyebabkan kurang positifnya citra kinerja ASN. Banyak
kinerja ASN yang masih kurang disiplin, kurang bertanggung jawab dengan
pekerjaannya, lebih mementingkan kepentingan pribadi dibanding kepentingan
masyarakat dan tak jarang terjerumus dalam kasus korupsi maupun kasus
pelanggaran hukum lainnya.
Menyikapi situasi tersebut Pemerintah mulai melakukan pembenahan dan
pengetatan aturan untuk meningkatkan profesionalitas para ASN. Langkah
awalnya dengan melakukan proses perekrutan model sistem CAT (Computer
Assisted Test) sebagai modal dasar untuk menciptakan ASN yang bersih dari

1
KKN dengan SDM yang berkualitas. Lebih lanjut selain proses rekrutmen
dengan model baru, diberlakukan pula Latihan Dasar CPNS pola baru. Latsar
pola baru ini diharapkan meningkatkan kualitas ASN yang berlandaskan pada
nilai-nilai dasar yang meliputi: Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik,
Komitmen Mutu dan Anti Korupsi yang kemudian dapat disingkat menjadi
ANEKA. Oleh karena itu peserta Latihan Dasar CPNS mampu menjadi Aparatur
Sipil Negara yang profesional sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayanan
publik dan sebagai perekat dan pemersatu bangsa.
Setelah mempelajari dan memahami kelima nilai dasar, peserta diklat
latsar dituntut untuk memliki nilai-nilai dasar tersebut sebagai pedoman dan
prinsip yang menjadi landasan dalam menjalankan profesinya sebagai ASN.
Untuk menunjang aktualisasi nilai-nilai dasar profesi ASN terlaksana dengan
baik, maka peserta diklat latsar perlu membuat aktualisasi kelima dasar tersebut
yang dituangkan dalam dokumen Laporan Aktulisasi yang kemudian akan
diaktualisasikan di tempat tugas masing-masing. Ada harapan besar bahwa nilai-
nilai dasar ASN yang sudah diaktualisasi bisa menjadi suatu pembiasaan
(habituasi) dalam setiap pelaksanaan tugas ASN
Seiring berjalannya waktu pada Diklat Latsar kali ini mengalami
perubahan baru yang di atur dalam Peraturan Kepala LAN No. 25 Tahun 2017
tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil
Golongan III. Pengembangan terhadap konsep diklat terintegrasi sejalan dengan
perkembangan dinamika tuntutan jabatan dan penguatan terhadap kompetensi
bidang sesuai dengan formasi jabatan yang ditetapkan maka nomenklatur Diklat
Latsar diubah menjadi Pelatihan Dasar Calon PNS, Peserta.Pola baru yang
terdapat pada diklat golongan III ini wajib mengikuti Struktur Kurikulum
Pembentukan Karakter PNS, yang terdiri dari:
1. Agenda Sikap dan Perilaku Bela Negara
Kemampuan tersebut diperoleh melalui pembelajaran mata pelatihan
Kesehatan Jasmani dan Mental, Tata Upacara Sipil dan Keprotokolan, dan
Kesiapsiagaan secara terintegrasi. Setelah mempelajari mata pelatihan
tersebut, peserta menerapkannya sebagai proses pembentukan sikap perilaku
sebagai PNS Profesional selama penyelenggaraan pelatihan

2
2. Agenda Nilai–Nilai Dasar PNS
Kemampuan tersebut diperoleh melalui pembelajaran mata Pelatihan
Akuntabilitas PNS, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti
Korupsi. Setelah mempelajari mata Pelatihan tersebut, peserta melakukan
studi lapangan dengan tujuan untuk memperkuat pemahaman terhadap
pembelajaran internalisasi Nilai-Nilai Dasar PNS.
3. Agenda Kedudukan dan Peran PNS Dalam NKRI
Kemampuan tersebut diperoleh melalui pembelajaran mata Pelatihan
Manajemen ASN, Pelayanan Publik, dan Whole of Government. Setelah
peserta mempelajari mata Pelatihan tersebut, peserta melakukan studi
lapangan dengan tujuan untuk memperkuat pemahaman terhadap
pembelajaran Pengetahuan tentang Kedudukan dan Peran PNS dalam NKRI.
4. Agenda Habituasi
Agenda pembelajaran ini memfasilitasi agar peserta melakukan proses
aktualisasi melalui pembiasaan diri terhadap kompetensi yang telah
diperolehnya melalui berbagai mata Pelatihan yang telah dipelajari

Saat ini peserta Diklat Latsar ditugaskan di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus
Soekarno–Hatta Dalam pelaksanaannya, penulis menjadi staff Analis
Keimigrasian Pertama pada Kanim Kelas I Khusus Soekarno – Hatta merupakan
tempat untuk Aktualisasi Dengan disusunnya laporan kegiatan aktualisasi
prinsip-prinsip dasar profesi yang akan dilaksanakan pada Unit B 3 Kanim
Soetta pada 80 hari kerja, diharapkan para Calon Aparatur Sipil Negara dapat
memahami, mengaktualisasikan dan mengimplementasikan prinsip-prinsip
dasar profesi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan
di lingkungan instansi pemerintah terkait sesuaian dengan Sasaran Kinerja
Pegawai (SKP) sehingga mampu memberikan pelayanan yang prima bagi
masyarakat secara luas sebagai abdi Negara.

3
B. Tujuan dan Manfaat
1. Tujuan Aktualisasi nilai-nilai dasar profesi Aparatur Sipil Negara ini adalah
untuk :
a. Mengerti dan memahami lebih dalam tentang nilai-nilai profesi Aparatur
Sipil Negara yang mencankup Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika publik,
Komitmen mutu, dan Anti korupsi (ANEKA).
b. Memperoleh pengalaman nyata tentang penerapan nilai dasar ANEKA
dalam bentuk Sikap dan Perilaku dan Disiplin, dalam Kedudukan dan
perannya sebagai anggota ASN yang akan diterapkan di instansi tempat
bekerja.
c. Bisa mengaktualisasi kelima nilai dasar yang diperoleh dari latihan Dasar
CPNS golongan III terkait tugas yang diamanatkannya
2. Manfaat dari aktualisasi bagi Aparatur Sipil Negara adalah:
a. Mampu menerapkan nilai-nilai Akuntabilitas sehingga memiliki tanggung
jawab dan integritas terhadap tugas dan jabatan
b. Mampu menerapkan nilai-nilai Nasionalisme sehingga bekerja atas dasar
semangat nilai-nilai Pancasila
c. Mampu menjunjung tinggi standar etika publik dalam pelaksanaan tugas
dan jabatan
d. Mampu menerapkan Nilai-nilai Komitmen Mutu sehingga mewujudkan
pelayanan yang prima di lingkungan kerja
e. Mampu Menerapkan Nilai-nilai Anti korupsi sehingga dapat mewujudkan
sikap disiplin serta menjaga kedisiplinan

C. Ruang Lingkup Aktualisasi


Penulisan ini dibatasi pada kegiatan yang terkait SKP, Perintah Atasan dan
Inisiatif sendiri atas izin atasan di unit kerja bagian Darinsuk Unit B 3 yang
mengandung nilai-nilai dasar profesi PNS yaitu akuntabilitas, nasionalisme, etika
publik, komitmen mutu, dan anti korupsi pada Kanim Kelas I Khusus Soekarno –
Hatta dengan adanya kontribusi pada Visi dan Misi organisasi dan penguatan nilai
– nilai organisasi Kementerian Hukum dan HAM, Kami PASTI !

4
D. Data Diri
1. Mentor/Atasan
Nama : Nyoman Asta Brata, A.Ms Im, S.H, M.Si.
NIP : 198702182006041001
Pangkat/Gol.Ruang : Penata / III c
Jabatan : Analis Muda
Unit Kerja : Kanim Kelas I Khusus Soekarno – Hatta

2. Coach/Pembimbing
Nama : Sugianto, A.KS, MP
NIP : 19661009 1989101001
Pangkat/Gol.Ruang : Pembina / IV a
Jabatan : Widyaiswara Madya
Unit Kerja : BPSDM Hukum dan HAM

3. Peserta
Nama : Reska Setiawan, S.E
NIP : 198612012017121001
Pangkat/Gol.Ruang : Penata muda ( III/a )
Jabatan : Analis Kemigrasian Pertama
Unit Kerja : Darinsuk Unit B 3

5
BAB II
DESKRIPSI ORGANISASI

A. Profil Organisasi dan Dasar Hukum


Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno Hatta merupakan salah satu
Kantor Imigrasi terbesar di Indonesia dengan jumlah pegawai terbanyak yaitu 453
pegawai. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno Hatta membawahi Tempat
Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandar Udara tersibuk di Indonesia. Bandara
Internasional Soekarno-Hatta adalah salah satu Pintu Gerbang utama penerbangan
Internasional yang berfungsi sebagai pelabuhan Pendaratan dan Keberangkatan
bagi Penumpang Warga negara Indonesia dan Warga Negara Asing. Tempat
Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Soekarno-Hatta berada di bawah tanggung jawab
Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta berada di dua terminal yaitu:
1. Terminal 2 (Kedatangan dan Keberangkatan)
2. Terminal 3 (Kedatangan dan Keberangkatan)
Dalam pelaksanaan Tugas dan Fungsi di Bandara Soekarno-Hatta, peran
Keimigrasian dipayungi oleh Undang-Undang Nomor 6 tahun 2011 tentang
keimigrasian serta Permenkumham No.44 Tahun 2015 tentang Tata Cara
Pemeriksaan Masuk dan Keluar Wilayah Indonesia di Tempat Pemeriksaan
Imigrasi. Penerapan prinsip SELECTIVE POLICY yang berarti bahwa hanya
orang asing yang membawa manfaat yang diberikan izin masuk harus selaras
dengan peran Imigrasi dalam menjalankan EMPAT FUNGSI IMIGRASI yang
antara lain pelayanan masyarakat, penegakkan hukum, pengamanan negara dan
fasilitator pembangunan sangat mendukung terciptanya kondisi pemerintahan
yang kondusif dan maju.
Kegiatan keimigrasian di TPI Bandara Soekarno-Hatta dapat diidentifikasi
sebagai berikut:
1. Perlintasan Orang
Kedatangan & keberangkatan penumpang melalui TPI Soetta sekitar 30.000
orang terdiri dari kedatangan 15.000 orang & keberangkatan 15.000 orang.
2. Perlintasan Alat Angkut

6
Perlintasan alat angkut yang datang maupun berangkat sebanyak 184 kali
penerbangan yang dilaksanakan penerbangan asing maupun nasional.
3. Kegiatan keimigrasian
Kegiatan Keimigrasian di TPI Soetta dilaksanakan oleh 3 unit masing-masing
Unit A, B, dan C yang setiap unitnya dikepalai oleh seorang Kepala Seksi Unit
setara eselon IV dengan anggota sebanyak 130 orang per unit.
4. Jam Kerja
Setiap unit terbagi menjadi shift pagi yang dimulai dari pukul 06.00 wib s.d
16.00 wib dan shift sore yang dimulai dari pukul 16.00 wib s.d 06.00 wib,
dengan rincian 2 (dua) unit operasional dan 1 (satu) unit libur.

B. Visi dan Misi Organsasi


1. Visi Dirjen Imigrasi dan Kanim Kelas I Khusus Soekarno-Hatta
“Masyarakat Memperoleh Kepastian Hukum”
2. Misi Dirjen Imigrasi dan Kanim Kelas I Khusus Soekarno-Hatta
“Melindungi Hak Asasi Manusia”
3. Motto Dirjen Imigrasi dan Kanim Kelas I Khusus Soekarno-Hatta
“Melayani Dengan Tulus”
4. Janji Layanan Dirjen Imigrasi dan Kanim Kelas I Khusus Soekarno-Hatta
“Masyarakat Mendapatkan Kepastian Hukum, Kepastian Biaya, dan Kepastian
Waktu Penyelesaian”

7
C. Struktur Organisasi

D. Unit Tempat Peserta Bekerja


Penulis saat ini bertugas di Bidang Pendaratan dan Ijin Masuk Kantor Imigrasi
Kelas I Khusus Soekarno – Hatta pada Seksi Unit B 3, Selama 3 bulan bertugas
penulis ditempatkan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi yang berada di Bandara
Internasional Soekarno – Hatta dengan ruang lingkup Terminal 2 Internasional
dan Terminal 3 Ultimate internasional baik di area kedatangan maupun
keberangkatan internasional.

8
BAB III
TINJAUAN PUSTAKA DAN CORE ISU

A. Kosepsi Habituasi

Habituasi secara harfiah diartikan sebagai sebuah proses pembiasaan pada/atau


dengan “sesuatu” supaya menjadi terbiasa atau terlatih melakukan “sesuatu” yang
bersifat intrinsik pada lingkungan kerjanya. (Samani dan Haryanto, 2011:239).
B. Nilai-Nilai Dasar ANEKA
Aparatur Sipil Negara (ASN) saat ini dituntut untuk mampu bekerja secara
profesional, yaitu mampu memenuhi standar kompetensi jabatannya sehingga
dalam melaksanakan tugas jabatannya mampu bertindak secara efektif dan efisien.
Standar kompetensi yang harus dipenuhi meliputi aktualisasi nilai-nilai dasar
profesi ASN itu sendiri, yakni akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen
mutu dan anti korupsi.
1. Akuntabilitas
Akuntabilitas merujuk pada kewajiban setiap individu, kelompok atau
institusi untuk memenuhi tanggung jawab yang menjadi amanahnya, yaitu
menjamin terwujudnya nilai-nilai publik. Nilai-nilai publik tersebut adalah :
a) Mampu mengambil pilihan yang tepat dan benar ketika terjadi konflik
kepentingan
b) Memiliki pemahaman dan kesadaran tentang netralitas ASN
c) Memperlakukan warga Negara secara sama dan adil
d) Menunjukkan sikap dan perilaku yang konsisten dan dapat diandalkan
2. Nasionalisme
Nasionalisme adalah semangat kebangsaan, ASN dituntut untuk dapat
mementingkan kepentingan Negara dan masyarakat diatas kepentingan pribadi
atau golongan. Pemerintah juga berperan untuk memperoleh masukan dari
masyarakat atas pelayanan yang dilaksanakan. Empat unsur yang mengaspirasi
pembentukan nasionalisme adalah :
a) Pencapaian persatuan nasional
b) Pencapaian kemerdekaan

9
c) Mandiri
d) Menjaga keunikan nasional
3. Etika Publik
Etika publik adalah refleksi tentang standar/ norma yang menentukan
baik/ buruk, benar/ salah perilaku, tindakan dan keputusan untuk mengarahkan
kebijakan publik dalam rangka menjalankan tanggung jawab pelayanan publik.
Pelayan publik yang profesional tidak hanya memiliki kompetensi teknis serta
sifat leadership, namun juga wajib memiliki etika publik yang baik. Dengan
penerapan kode etik ASN, perilaku pejabat publik harus berubah ke arah yang
lebih baik, diantaranya :

a) Berubah dari dilayani menjadi melayani


b) Berubah dari wewenang menjadi peranan
c) Menyadari bahwa jabatan publik adalah amanah yang harus
dipertanggungjawabkan bukan hanya di dunia tapi juga kepada Tuhan YME
4. Komitmen Mutu
Komitmen Mutu adalah janji pada diri kita sendiri atau pada orang lain
yang tercermin dalam tindakan kita untuk menjaga mutu kinerja pegawai.
Komitmen mutu merupakan pelaksanaan pelayanan publik dengan berorientasi
pada kualitas hasil, dipersepsikan oleh individu terhadap produk/jasa berupa
ukuran baik/buruk. Bidang apapun yang menjadi tanggungjawab ASN semua
harus dilaksanakan secara optimal agar dapat memberi kepuasan kepada
masyarakat. Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta diharapkan mampu
memahami tindakan yang menghargai efektivitas, efisiensi, mengandung
inovasi, dan kinerja yang berorientasi mutu, dalam penyelenggaraan
pemerintahan dan pelayanan publik. Indikatornya adalah peserta dapat:
a) memahami tindakan yang menghargai efektivitas, efisiensi, inovasi dan
kinerja berorientasi mutu dalam penyelenggaraan pemerintahan dan
pelayanan publik;
b) menunjukan sikap perilaku kinerja kreatif dan inovatif yang berorientasi
mutu dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
5. Anti Korupsi

10
Anti korupsi adalah tindakan atau gerakan yang dilakukan untuk
memberantas segala tingkah laku atau tindakan yang melawan norma-norma
dengan tujuan memperoleh keuntungan pribadi, merugikan Negara atau
masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung. KPK bersama
dengan para pakar telah melakukan identifikasi nilai-nilai dasar anti korupsi,
dan dihasilkan sebanyak Sembilan nilai anti korupsi yaitu ; jujur, peduli,
mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani dan adil.
Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta diharapkan mampu membentuk
sikap dan perilaku yang amanah, jujur, dan mampu mencegah terjadinya
korupsi di lingkungannya. Indikatornya adalah peserta dapat:
a) menyadari dampak perilaku dan tindak pidana korupsi bagi kehidupan diri
pribadi, keluarga, masyarakat, dan bangsa;
b) menjelaskan cara-cara menghindari perilaku dan tindak pidana korupsi;
c) menjelaskan pembangunan sistem integritas untuk mencegah terjadinya
korupsi di lingkungannya; dan
d) mengaktualisasikan nilai dasar anti korupsi bagi kehidupan diri pribadi,
keluarga, masyarakat, dan bangsa.
C. Identifikasi Isu dan Problem Solving
1. Identifikasi Isu
Identifikasi Isu
Calon Pegawai Negeri Sipil yang ditempatkan sebagai pelaksana Sub
Bidang Pendaratan dan Ijin masuk sebagai Analis Kemigirasian Pertama dengan
pekerjaan sehari-hari yaitu:
a) Berdasarkan SKP
1. Menyiapkan bahan perlengkapan yang diperlukan untuk
melancarkan kegiatan Pemeriksaan Keimigrasian di Tempat
Pemeriksaan Imigrasi.
2. Mencatat kebutuhan bahan dalam kegiatan Pemeriksaan
Keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi.
3. Mencatat permasalahan dalam kegiatan Pemeriksaan Keimigrasian
di Tempat Pemeriksaan Imigrasi.

11
4. Mencatat kegiatan Pemeriksaan Keimigrasian di Tempat
Pemeriksaan Imigrasi yang telah selesai dilaksanakan.
5. Mencatat pengaduan dalam Pemeriksaan Keimigrasian di Tempat
Pemeriksaan Imigrasi
6. Melaksanakan penertiban antrean Pemeriksaan Keimigrasian di
Tempat Pemeriksaan Imigrasi dan/atau Area Imigrasi
7. Menyiapkan bahan laporan keberangkatan dan/atau kedatangan
penumpang di Tempat Pemeriksaan Imigrasi
8. Menyiapkan bahan Tindakan Keimigrasian pada Tempat
Pemeriksaan Imigrasi
9. Membuat laporan pelaksanaan tugas harian
b) Perintah Atasan, yaitu :
1. Memberikan cap pada konter kedatangan/keberangkatan WNI.
2. Memberikan cap kedatangan/keberangkatan di konter crew.
3. Menjaga pintu keluar area imigrasi.
Berdasarkan pengalaman bekerja selama 3 bulan membantu
pimpinan sebagai salah satu petugas di Bidang Darinsuk Unit Bravo 3
dirasakan adanya hal yang perlu diperbaiki/ ditingkatkan dalam
pelaksanaan tugas jabatannya dengan penyusunan isu sebagai berikut:
1. Terbatasnya Informasi tentang nomor Flight
kedatangan/keberangkatan oleh Flight Announcement.
2. Belum optimalnya pengarsipan Manifest Penumpang sebagai bahan
laporan keberangkatan dan atau kedatangan penumpang di Tempat
Pemeriksaan Imigrasi.
3. Kurangnya pemahaman masyarakat pengguna mesin Autogate tentang
proses/urutan pemeriksaan pada mesin Autogate.

12
Beberapa permasalahan diatas dapat dipecahkan dengan
metode enviromental scanning. Enviromental scanning yaitu sikap
peduli terhadap masalah dalam organisasi dan mampu memetakan
hubungan kausalitas yang terjadi. Berdasarkan data tersebut dapat
dijabarkan beberapa isu permasalahan, antara lain:

Kriteria
No Isu Permasalahan Total
Urgency Seriousness Growth
1. Terbatasnya Informasi tentang
nomor Flight
3 4 5 12
kedatangan/keberangkatan oleh
Flight Announcement.
2 Belum optimalnya pengarsipan
Manifest Penumpang sebagai bahan
laporan keberangkatan dan atau 4 5 4 13
kedatangan penumpang di Tempat
Pemeriksaan Imigrasi.
3 Kurangnya pemahaman masyarakat
pengguna mesin Autogate tentang
4 4 3 11
proses/urutan pemeriksaan pada
mesin Autogate.

Berdasarkan hasil analisis USG di atas, maka dapat dikatakan


pokok permasalahannya yaitu “ Belum optimalnya pengarsipan
Manifest Penumpang sebagai bahan laporan keberangkatan dan atau
kedatangan penumpang di Tempat Pemeriksaan Imigrasi ”
2. Problem Solving
Terhadap isu permasalahan yang saya pilih, maka gagasan pemecahan
isu yang saya usulkan adalah:
a. Membuat data informasi jadwal penerbangan harian dalam bentuk Microsoft
Excel untuk memudahkan proses Analisa manifest penumpang dan
penginputan data flight number pada BCM.
b. Membuat digitalisasi arsip manifest penumpang untuk back up data dan
penghematan ruang penyimpanan arsip.
c. Mengunggah data hasil scanning Manifest penumpang ke google drive untuk
mempermudah penggunaan data oleh pihak yang berkepentingan.

13
D. Analisa Dampak
Dampaknya jika isu tidak segera dipecahkan adalah:
a. Arsip manifest penumpang tidak urut/tidak rapi/ada yang hilang karena
kekurangan petugas pengawas serah terima berkas Manifest Penumpang.
b. Memperlambat proses analisa manifest penumpang.
c. Berkurangnya kepedulian pihak maskapai tentang pentingnya ketepatan
waktu penyampaian manifest penumpang.
d. Kesulitan dan perlu banyak waktu dalam pencarian manifest penumpang.

ncian sebagai

14
BAB IV
AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR ASN

A. Rencana Kegiatan Aktualisasi


Dalam membuat penyusunan laporan aktualisasi ini, peserta mengambil sumber dari inisiatif pribadi sebagai dasar dalam pelaksanaan
aktualisasi di tempat tugas/magang. Kegiatan-kegiatan dalam rancangan aktualisasi akan dilaksanakan di tempat kerja secara berurutan
selama 80 (delapan puluh) hari dimulai sejak tanggal 16 Juli 2018 s/d 19 Oktober 2018 dengan jadwal sebagai berikut :
Juli Agustus September Oktober
No Kegiatan
I II III IV I II III IV I II III IV I II III IV
1 Berkonsultasi dengan atasan dan
meminta izin tentang pelaksanaan
kegiatan aktualisasi.
2 Merancang pelaksanaan kegiatan dengan
mengumpulkan data kedatangan dan
keberangkatan yaitu Manifest
penumpang dan informasi.
3 Membuat data informasi penerbangan
dalam bentuk Microsoft Excell.

15
4 Melakukan scanning berkas Manifest
penumpang dan mengubahnya ke dalam
bentuk pdf.
5 Evaluasi dan mengunggah data hasil
scanning Manifest penumpang ke google
drive.dan memberikan link kepada Tata
Usaha Unit B.

16
B. Capaian dan Realisasi Aktualisasi

KEGIATAN KONTRIBUSI
PENGUATAN
N BERDASARKAN NILAI-NILAI TERHADAP VISI
TAHAPAN KEGIATAN OUTPUT NILAI-NILAI
O INISIATIF DASAR DAN MISI
ORGANISASI
SENDIRI ORGANISASI
1 2 3 4 5 6 7
1 1.Berkonsultasi 1.Bertemu langsung dengan Output : Foto 1. Etika Publik, 1.Mewujudkan layanan 1.Nilai organisasi
dengan atasan. atasan untuk meminta izin dan manajemen yang terpenuhi
arahan tentang pelaksanaan administrasi yang baik. adalah Akuntabel
kegiatan aktualisasi. 2.Mewujudkan aparatur dan Inovatif.
2.Meminta tanda tangan surat Kementrian Hukum 2.Nilai organisasi
izin pelaksanaan aktualisasi 2. Akuntabilitas, dan HAM yang yang terpenuhi
Komitmen professional dan adalah Akuntabel.
Mutu. berintegritas.
2.Merancang 1.Mengumpulkan berkas Output : Berkas 1. Akuntabilitas, 1.Mewujudkan layanan 1.Nilai organisasi
pelaksanaan manifest penumpang sesuai Manifest Etika Publik, manajemen yang terpenuhi
kegiatan dengan dengan shift kerja dari pihak penumpang dan Nasionalisme administrasi yang baik. adalah
mengumpulkan maskapai , dan Profesionalisme

17
data kedatangan jadwal informasi Komitmen 2.Mewujudkan aparatur Akuntabel, dan
dan penerbangan. Mutu Kementrian Hukum Sinergi.
keberangkatan 2.Mengumpulkan data 2. Akuntabilitas dan HAM yang
yaitu Manifest informasi penerbangan harian dan profesional dan 2.Nilai organisasi
penumpang dan dari aplikasi flight info Komitmen berintegritas. yang terpenuhi
informasi Mutu adalah Akuntabel,
penerbangan. dan
Profesionalisme.
3.Membuat data 1.Menyiapkan data informasi Output : Data 1. Akuntabilitas 1.Mewujudkan layanan Nilai orgnisasi yang
informasi penerbangan dari aplikasi informasi dan manajemen terpenuhi
penerbangan flight info penerbangan Komitmen administrasi yang baik. Akuntabel,
dalam bentuk Microsoft Mutu 2.Mewujudkan aparatur Inovatif., dan
Microsoft Excell. 2.Membuat data informasi Excell. 2. Akuntabilitas Kementrian Hukum Profesionalisme.
penerbangan dalam bentuk dan dan HAM yang
Microsoft Excell. Komitmen profesional dan
Mutu berintegritas.
4.Melakukan 1.Menyiapkan berkas Manifest Output : 1. Akuntabilitas 1.Mewujudkan layanan Nilai organisasi
scanning berkas penumpang. Manifest dan manajemen yang terpenuhi
Manifest administrasi yang baik. adalah Akuntabel,

18
penumpang dan 2.Melakukan scanning berkas penumpang Komitmen 2.Mewujudkan aparatur Inovatif., dan
mengubahnya ke Manifest penumpang ke bentuk pdf. Mutu Kementrian Hukum Profesionalisme.
dalam bentuk pdf. dalam bentuk pdf. 2. Akuntabilitas dan HAM yang
dan profesional dan
Komitmen berintegritas.
Mutu

3.Menyimpan data hasil 3. Akuntabilitas


scanning ke folder sesuai dan
tanggal dan bulan. Komitmen
Mutu
5.Evaluasi kegiatan 1.Memeriksa kelengkapan data Output : 1. Akuntabilitas 1.Mewujudkan layanan Nilai organisasi
dan pelaporan hasil scanning dan Manifest dan manajemen yang terpenuhi
membandingkan dengan data penumpang Komitmen administrasi yang baik. adalah Akuntabel,
penerbangan harian. bentuk pdf di Mutu 2.Mewujudkan aparatur Inovatif., dan
2.Mengunggah data hasil google drive. 2. Akuntabilitas Kementrian Hukum Profesionalisme
scanning Manifest ke google dan dan HAM yang
drive Komitmen profesional dan
Mutu berintegritas.

19
3.Memberikan link data hasil 3. Akuntabilitas
scanning Manifest kepada dan
Tata Usaha Unit B. Komitmen
Mutu

20
Kegiatan 1 : Berkonsultasi dengan atasan.
Tanggal pelaksanaan : 16 Juli 2018
Output :

 Tahapan Kegiatan:
1. Bertemu langsung dengan atasan untuk meminta arahan dan izin tentang
pelaksanaan kegiatan aktualisasi.
2. Meminta tanda tangan surat izin pelaksanaan aktualisasi

 Hasil Kegiatan:
1. Mendapatkan arahan dan dukungan dari atasan tentang pelaksanaan kegiatan
aktualisasi
2. Mendapatkan izin dari atasan tentang pelaksanaan kegiatan aktualisasi di
tempat kerja dengan bukti surat izin yang telah ditanda tangani oleh Kepala
Unit B TPI Soekarno-Hatta.
3.Dalam kegiatan ini berhasil dilakukan 100 %

 Nilai-Nilai Dasar :
a. Akuntabilitas : Mendengarkan dan melaksanakan arahan dari atasan dengan
baik dan penuh rasa tanggung jawab.
b. Nasionalisme : Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam
berkomunikasi dengan atasan.

21
c. Etika Publik : Dalam berbicara dengan pejabat/atasan dilakukan dengan sopan
dan sikap yang baik.
d. Komitmen Mutu : bahwa pelaksanaan aktualisasi akan membawa perbaikan
dan kemajuan di tempat kerja.

 Kontribusi Visi dan Misi Organisasi:


a. Mewujudkan aparatur Kementrian Hukum dan HAM yang professional dan
berintegritas.
b. Mewujudkan layanan manajemen administrasi Kementrian Hukum dan HAM
yang baik.

 Penguatan Nilai-Nilai Organisasi:


Pada kegiatan ini terdapat penguatan nilai organisasi yaitu pada nilai Profesional,
Akuntabel dan Inovatif.

Kegiatan 2 : Merancang pelaksanaan kegiatan dengan mengumpulkan data kedatangan


dan keberangkatan yaitu Manifest penumpang dan informasi penerbangan.
Tanggal pelaksanaan : 16 Juli 2018 – 19 Oktober 2018
Output :

22
 Tahapan Kegiatan:
1. Mengumpulkan berkas manifest penumpang sesuai dengan shift kerja dari
pihak maskapai
2. Mengumpulkan data informasi penerbangan harian dari aplikasi flight info

 Hasil Kegiatan:
1. Berkas manifest yang diserahkan pihak maskapai disusun rapi berdasarkan
tanggal dan terminal.
2. Tersedianya data informasi penerbangan dari aplikasi flight info.
3. Dalam kegiatan ini berhasil dilakukan 60 % disebabkan karena proses
penyerahan berkas dari maskapai terlambat/tidak diserahkan.

 Nilai-Nilai Dasar :
a. Akuntabilitas : Melaksanakan proses pengumpulan berkas manifest
penumpang dan pengumpulan data penerbangan dengan penuh rasa tanggung
jawab, teliti dan benar.
b. Nasionalisme : Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam
berkomunikasi dengan pihak maskapai.
c. Etika Publik : Menggunakan tutur kata yang sopan dan tingkah laku yang baik
dalam berkomunikasi dengan pihak maskapai.
d. Komitmen Mutu : Memastikan proses pengumpulan berkas manifest
penumpang dan pengumpulan data penerbangan telah benar sesuai dengan
shift kerja.

 Kontribusi Visi dan Misi Organisasi:


a. Mewujudkan aparatur Kementrian Hukum dan HAM yang profesional dan
berintegritas.
b. Mewujudkan layanan manajemen administrasi Kementrian Hukum dan HAM
yang baik.

 Penguatan Nilai-Nilai Organisasi:


Pada kegiatan ini terdapat penguatan nilai organisasi yaitu pada nilai Profesional,
Sinergi, Akuntabel dan Inovatif.

23
Kegiatan 3 : Membuat data informasi penerbangan dalam bentuk Microsoft Excell.
Tanggal pelaksanaan : 16 Juli 2018 – 19 Oktober 2018
Output :

 Tahapan Kegiatan:
1. Menyiapkan data informasi penerbangan dari aplikasi flight info
2. Membuat data informasi penerbangan dalam bentuk Microsoft Excell.

 Hasil Kegiatan:
1. Catatan data informasi penerbangan dari aplikasi flight info.
2. Tersedianya data informasi penerbangan dalam bentuk Microsoft Excell.
3. Dalam kegiatan ini berhasil dilakukan 100%

 Nilai-Nilai Dasar :
a. Akuntabilitas : Melaksanakan proses pembuatan data penerbangan dalam
bentuk Microsoft Excell dengan penuh rasa tanggung jawab.
b. Komitmen Mutu : Memastikan kebenaran dan meneliti kembali hasil data
penerbangan dalam bentuk Microsoft Excell yang sesuai dengan shift kerja.

24
 Kontribusi Visi dan Misi Organisasi:
a. Mewujudkan aparatur Kementrian Hukum dan HAM yang profesional dan
berintegritas.
b. Mewujudkan layanan manajemen administrasi Kementrian Hukum dan HAM
yang baik.

 Penguatan Nilai-Nilai Organisasi:


Pada kegiatan ini terdapat penguatan nilai organisasi yaitu pada nilai Profesional,
Akuntabel dan Inovatif.

Kegiatan 4 : Melakukan scanning berkas Manifest penumpang dan mengubahnya ke


dalam bentuk pdf.
Tanggal pelaksanaan : 16 Juli 2018 – 19 Oktober 2018
Output :

 Tahapan Kegiatan:
1. Menyiapkan berkas Manifest penumpang.
2. Melakukan scanning berkas Manifest penumpang ke dalam bentuk pdf.
3. Menyimpan data hasil scanning ke folder sesuai tanggal dan bulan.

25
 Hasil Kegiatan:
1. Berkas manifest penumpang yang tersusun rapi dan siap di scan.
2. Tersedianya data Manifest penumpang ke dalam bentuk pdf.
3. Tersedianya data hasil scanning didalam folder yang sesuai tanggal dan bulan.
3. Dalam kegiatan ini berhasil dilakukan 100%

 Nilai-Nilai Dasar :
a. Akuntabilitas : Melaksanakan proses scanning berkas Manifest penumpang ke
bentuk pdf dengan penuh rasa tanggung jawab, teliti dan benar.
b. Komitmen Mutu : Memastikan hasil scanning berkas Manifest penumpang
dapat terbaca dengan baik.

 Kontribusi Visi dan Misi Organisasi:


a. Mewujudkan aparatur Kementrian Hukum dan HAM yang profesional dan
berintegritas.
b. Mewujudkan layanan manajemen administrasi Kementrian Hukum dan HAM
yang baik.

 Penguatan Nilai-Nilai Organisasi:


Pada kegiatan ini terdapat penguatan nilai organisasi yaitu pada nilai Profesional,
Akuntabel dan Inovatif.

26
Kegiatan 5 : Evaluasi kegiatan dan pelaporan
Tanggal pelaksanaan : 12 Oktober 2018 – 19 Oktober 2018
Output :

 Tahapan Kegiatan:
1. Memeriksa kelengkapan data hasil scanning dan membandingkan dengan data
penerbangan harian.
2. Mengunggah data hasil scanning Manifest ke google drive
3. Melaporkan link data hasil scanning Manifest kepada Tata Usaha Unit B.

 Hasil Kegiatan:
1. Adanya data maskapai yang sudah menyerahkan berkas manifest dan yang
belum menyerahkan berkas manifest.
2. Tersedianya data hasil scanning Manifest di akun google drive
(https://drive.google.com/folderview?id=1sHyQ3Lbuzhfq0ilGU8Nz4b7Ppa
ZItyhg)
3. Adanya pengetahuan pegawai TU tentang link di google drive yang
menyimpan data manifest penumpang Unit B3 yang siap diakses oleh pihak
yang berkepentingan.
3. Dalam kegiatan ini berhasil dilakukan 100%

27
 Nilai-Nilai Dasar :
a. Akuntabilitas : Melaksanakan proses pembuatan data penerbangan dalam
bentuk Microsoft Excell dengan penuh rasa tanggung jawab, teliti dan benar.
b. Komitmen Mutu : Memastikan proses pengumpulan berkas manifest
penumpang dan pengumpulan data penerbangan telah benar sesuai dengan
shift kerja.

 Kontribusi Visi dan Misi Organisasi:


a. Mewujudkan aparatur Kementrian Hukum dan HAM yang profesional dan
berintegritas.
b. Mewujudkan layanan manajemen administrasi Kementrian Hukum dan HAM
yang baik.

 Penguatan Nilai-Nilai Organisasi:


Pada kegiatan ini terdapat penguatan nilai organisasi yaitu pada nilai Profesional,
Akuntabel dan Inovatif.

28
BAB V
PENUTUP

A. Kesimpulan
Berdasarkan laporan aktualisasi kegiatan yang telah dilakukan, maka dapat diambil
kesimpulan sebagai berikut:
1. Dalam kegiatan aktualisasi ini terdapat 5 kegiatan yang bersumber dari
inisiatif pribadi. Semua kegiatan tersebut mencerminkan nilai-nilai dasar
profesi yaitu ANEKA serta memenuhi visi dan misi Kementrian Hukum dan
Hak Asasi Manusia,
2. Penulis mengutamakan melakukan prinsip ANEKA dalam pelaksanaan
kegiatan aktualisasi ini yang merupakan kepanjangan dari Akuntabilitas,
Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi.
3. Laporan Aktualisasi dalam tulisan ini telah diterapkan di Kantor Imigrasi
Kelas I Khusus Soekarno-Hatta pada bidang Pendaratan dan Izin Masuk,
pada Unit B 3 dan merupakan syarat kelulusan Latihan Dasar CPNS
berdasarkan peraturan Kepala LAN No. 24 Tahun 2017 tentang pedoman
pelaksanaan pelatihan dasar CPNS Golongan III yang berorientasi pada
nilai-nilai dasar ASN.
4. Dengan mengikuti kegiatan Pelatihan Dasar CPNS diharapkan terciptanya
ASN yang memiliki karakter nilai-nilai dasar ASN dan berintegritas tinggi

B. Saran
Penulis berharap dengan adanya pelatihan pendidikan dasar dan pelaksanakan
aktualisasi selama 80 (Delapan Puluh) hari kerja ini dapat mewujudkan penerapan nilai
– nilai ANEKA sesuai yang telah dirancang khususnya bagi penulis dan untuk semua
ASN pada umumnya.
Sekian saran dari penulis dan penulis mengharapkan saran dari para pembaca untuk
menyempurnakan rancangan aktualisasi yang telah dibuat.

29
DAFTAR PUSTAKA

Lembaga Administrasi Negara. 2014. Akuntabilitas: Modul Pelatihan Dasar Calon


PNS Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara. 2014. Nasionalisme: Modul Pelatihan Dasar Calon


PNS Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara. 2014. Etika Publik: Modul Pelatihan Dasar Calon
PNS Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara. 2014. Komitmen Mutu: Modul Pelatihan Dasar


Calon PNS Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara. 2014. Anti Korupsi: Modul Pelatihan Dasar Calon
PNS Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

30
DAFTAR LAMPIRAN ALAT BUKTI
FORMULIR : PENGENDALIAN COACH

Nama Peserta : Reska Setiawan, S.E.


Unit Organisasi
: Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno Hatta
Tempat : Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara Internasional
Aktualisasi Soekarno Hatta Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno
Hatta
NO TANGGAL KEGIATAN OUTPUT PARAF
1 12 Oktober Konsultasi format Arahan mengenai
2018 laporan aktualisasi format Bab IV dan
arahan
melampirkan
formulir kendali
coach dan mentor
pada halaman
lampiran dan alat
bukti
2 16 Oktober Konsultasi terkait Arahan
2018 progres kegiatan penjabaran
aktualisasi minimal 5 tahapan
kegiatan
3 17 Oktober Konsultasi laporan Revisi pada tabel
2018 aktualisasi sebelum rencana kegiatan
evaluasi aktualisasi
pelaksanaan
aktualisasi

4 18 Oktober Konsultasi laporan Hasil akhir


2018 aktualisasi sebelum laporan disetujui.
evaluasi
pelaksanaan
aktualisasi

Jakarta, 22 Oktober 2018


COACH

Sugianto, A.KS, MP
NIP. 19661009 1989101001

31
FORMULIR : PENGENDALIAN MENTOR

Nama Peserta : Reska Setiawan, S.E.


Unit Organisasi
: Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno Hatta
Tempat : Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara Internasional
Aktualisasi Soekarno Hatta Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno
Hatta
NO TANGGAL KEGIATAN OUTPUT PARAF
1 26 Agustus Konsultasi kegiatan Arahan mengenai
2018 pelaksanaan aktualisasi tahapan kegiatan
dalam
pelaksanaan
aktualisasi
2 12 Konsultasi Bab 4 Format
September menyesuaiakan
2018 arahan Coach dan
seragam.
3 17 Oktober Konsultasi tentang Arahan mengenai
2018 realisasi capaian capaian kegiatan
kegiatan. sesuai dengan
kondisi yang
sebenarnya.
4 19 Oktober Konsultasi laporan Hasil akhir
2018 aktualisasi sebelum laporan disetujui.
evaluasi pelaksanaan
aktualisasi.

JAKARTA, 19 Oktober 2018


MENTOR

Nyoman Asta Brata, A.Md.Im., S.H., M.Si.


NIP. 198702182006041001

32